Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN PRAKTIKUM PENGINDERAAN JAUH

ACARA 4
INSTALASI DAN PENGENALAN SOFTWARE PENGOLAH
CITRA DIGITAL ENVI 4.5
Dosen Pengampu : Purwanto, S.Pd, M.Si

Oleh:
Nama Mahasiswa
NIM
Offering
Hari, tanggal
Asisten

: Ita Meitasari
: 150722602320
:G
: Senin, 16 Februari 2016
: 1. Muhammad Nurdinansa
2. Fatma Roisatin Nadhiroh

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


Fakultas Ilmu Sosial
Jurusan Geografi
Program Studi S1 Geografi
2016

ACARA 4

I.

TUJUAN
1. Mahasiswa mampu melakukan instalasi software ENVI 4.5.
2. Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan tools-tools yang terdapat pada
software ENVI 4.5.

II.

ALAT DAN BAHAN


1. Software ENVI 4.5
2. Notebook atau komputer

III.

DASAR TEORI
ENVI (The Environment For Visualizing Images) merupakan suatu image
processing system yang revolusioner yang dibuat oleh Research System, Inc
(RSI). Dari permulaannya ENVI dirancang untuk kebutuhan yang banyak dan
spesifik untuk mereka yang secara teratur menggunakan data penginderaan jauh
dari satelit dan pesawat terbang. ENVI menyediakan data visualisasi yang
menyuluruh dan analisis untuk citra dalam berbagai ukuran dan tipe, semuanya
dalam suatu lingkungan yang mudah dioperasikan dan inovatif untuk digunakan.
Beberapa keuntungan dari penggunaan ENVI
Satu dari kekuatan ENVI adalah pendekataan yang unik dalam pengolahan
citra, mengkombinasikan teknik file-based dan band-based dengan fungsi yang
interaktif. Ketika file data input dibuka, band (saluran) dari citra disimpan dalam
sebuah daftar, dimana semua saluran bisa diakses oleh semua fungsi system. Jika
multiple files dibuka, saluran dalam tipe data yang terpisah dapat diproses sebagai
sebuah grup. ENVI menampilkan saluran tersebut dalam 8 atau 24 bit. Grup
tampilan ENVI terdiri dari Image window, Zoom window, dan Scroll window,
semuanya bisa diubah ukurannya. ENVI menyediakan penggunanya dengan
banyak kemampuan analisis yang interaktif dan unik, diakses dalam window
tersebut. Kemampuan multiple dynamic overlay ENVI, memberikan kemudahan
membandingkan citra dalam multiple displays.
Ekstraksi real-time dan spatial / spectral profiling dari multiband dan
data hyperspectral memberikan pengguna cara baru dalam melihat data dengan
dimensi tinggi. ENVI juga menyediakan tools interaktif untuk melihat dan
menganalisis data vektor dan atribut Sistem Informasi Geografis (SIG). Kemampuan
standar seperti perentangan kontras dan scatter plots dua dimensi adalah beberapa
dari fungsi interaktif yang tersedia untuk pengguna ENVI.
ENVI mempunyai visual antarmuka yang baik serta menggabungkan
secara komprehensif dengan algoritma pemrosesannya. ENVI memasukan semua
fungsi dasar pengolahan citra dalam antarmuka pengguna grafis yang mudah.

Beberapa dari fungsi tersebut antar lain transformasi data, filtering, klasifikasi,
registrasi dan koreksi geometri, analisis spektral, dan radar. ENVI tidak membatasi
jumlah saluran yang dapat diproses, sehingga data multispektral atau hiperspektral
dapat digunakan.
ENVI dapat digunakan dalam area masalah pengolahan citra pada umumnya
seperti input dari tipe data yang tidak standar, menampilkan dan menganalisis citra
berukuran besar, dan ekstensi untuk kemampuan analisis (ada fungsi plug-in).
Perangkat lunak memasukkan perlengkapan untuk pengolahan citra dalam
berbagai disiplin, dan mempunyai fleksibilitas untuk mengijinkan implementasi
strategi analisis yang berbeda dari biasanya.
ENVI + IDL, ENVI, dan IDL
ENVI dibuat dalam bahasa Interactive Data Language (IDL), bahasa
pemrograman yang cukup ampuh dalam mengintegrasikan pengolahan citra.
Fleksibilitas ENVI menggunakan kemampuan dari IDL, IDL harus ada untuk
menjalankan ENVI.
Gambaran fungsi-fungsi ENVI
ENVI menyederhanakan pengolahan yang interaktif dan komprehensif untuk
data set multi saluran yang besar, mengubah ukuran citra, mengeplot spektral dan
librarynya, kemampuan menampilkan secara fleksibel dan geografis.
Pengolahan Citra
Kegunaan umum fungsi pengolahan citra termasuk transformasi data seperti
transformasi principal component, band ratio, hue-saturation-value (HSV),
perentangan, indeks vegetasi. Fungsi filtering termasuk convolution kernels untuk
low pass, high pass, median, directional, dan penajaman tepi, serta filtering
lainnya yang bisa kustomisasi.
Pengolahan Data Hiperspektral
ENVI menyediakan perlengkapan untuk memproses data hiperspektral,
termasuk perangkat pemetaan special yang digunakan oleh endmember citra atau
library untuk linear spectral unmixing dan matched filtering. Pixel Purity Index
(PPI) mengijinkan pengguna untuk mencari nilai spektral yang paling murni
dalam citra untuk menentukan spectral endmembers. n-Dimensional visulizer
yang unik dalam ENVI membentuk animasi yang interaktif menampilkan scatter
plots dalam n-dimensions. Spectral Feature Fitting dari data hiperspektral ke
library spectral membantu dalam mengidentifikasi batuan, mineral, vegetasi, dan
material lainnya. Spectral Analist digunakan untuk mengidentifikasi material
berdasarkan perbandingan dari spectral libraries. Fungsi Band Math dan
Spectral Math yang fleksibel memudahkan pengguna untuk memasukkan
ekspresi matematika sesuai yang dibutuhkan.
Pengolahan SAR (Citra Radar)

ENVI juga memiliki kemampuan untuk pengolahan citra Radar secara


komprehensif seperti antenna pattern correction, slant-to-ground range
correction, adaptive dan texture filters, sampai dengan polarimetric analysis.
Pemetaan
ENVI pada akhirnya menyediakan perlengkapan untuk menghasilkan peta
akhir, seperti konversi data ke format vektor SIG, layout peta.
ENVI menggunakan Graphical User Interface (GUI). ENVI menggunakan
format data raster dan Ascil (text) sebagai header file. Data raster disimpan
sebagai binary stream of bytes berupa format Band Sequential (BSQ), Band
Interleaved by Pixel (BIP) dan Band Interleaved by Line (BIL). ENVI juga
mendukung berbagai tipe format lainnya seperti : byte, integer, long integer,
floating-point, double-precision, complex dan double-precision complex.
ENVI memiliki tiga jendela utama yaitu The Main Display Window yaitu
untuk menampilkan semua tampilan citra dalam full resolution yang dibatasi oleh
kotak pada scroll, The Scroll Window yaitu untuk menampilkan seluruh citra pada
file, dan The Zoom Window yaitu untuk menampilkan perbesaran dari main
display window yang dibatasi oleh kotak pada window. ENVI memiliki beberapa
menu utama diantaranya adalah : File Management, Display Management,
Interactive Display Functions, Basic Tools, Classification, Transform, Filters,
Spectral Tools, Map Tools, Vector Tools, Topographic Tools, Radar Tools.
Tabel 4.1 Spesifikasi ENVI
N
o

Spesifikasi

Uraian

Nama Software

ENVI
(The Enviroment for
Visualizing Images)

Merupakan salah satu software


pengolahan citra digital yang
dibuat oleh RSI

Versi/Release

5.1

Versi yang terbaru adalah versi


5.1

Diluncurkan
tahun

2005

Tahun diluncurkannya
software ENVI Versi 4.0.2

Vendor/Pembuat

Research System, Inc


(RSI)

Perusahaan pembuat software


Image Processing berasal dari
Amerika Serikat.

Minimum
Hardware
Processor
RAM
VGA Card
Free space

Pentium x86
64 MB
32 bit
400 MB harddisk

Keterangan

Software ini menggunakan


spesifikasi hardware yang
cukup besar karena data yang
dapat diolah merupakan data
yang kompleks baik data raster
maupun vector. Semakin

tinggi kapasitas hardware yang


ada maka akan lebih
mempercepat dalam proses
pada saat analisis.
6

Operating System

Windows 98, NT 4.0,


2000, XP, Linux

Software ini dapat beroperasi


di berbagai macam sistem
windows minimal windows
98.

Kategori Software

GIS
- Viewer

Software GIS ini termasuk


viewer karena kurang
memiliki fasilitas lengkap
dalam pengolahan data SIG..
Image processing software ini
termasuk profesional dengan
fasilitas pengolahan data
digital yang lengkap.

IP
- Profesional

Struktur Data/File

Raster dan vektor

Mampu menampilkan data


baik dari format raster maupun
vektor. Sangat banyak
mendukung format data raster
seperti *.tiff dll. Format data
vektor yang didukung antara
lain format data ArcView yaitu
*.shp.

Format Data/File

*.evf

*.evf merupakan format data


vektor asli yang ada pada
ENVI.
*.hdr (header) merupakan jenis
format data untuk membuka
data raster.

*.hdr

10

Fasilitaspada
Software Inti
(core)
Input + editing

Processing

Citra dengan format data


baik raster maupun
vektor.
Koreksi geometrik dan
radiometrik,
transformasi,

Input data yang ada yaitu


dapat menggunakan citra baik
berupa data raster maupun data
vektor.
Proses dalam ENVI
menggunakan formulaformula tertentu sehingga

Output (layout)
11

Fasilitas paket
program yang
terintegrasi
dengan software
inti

12

Format I/O data

13

pemfilteran, perhitungan
statistik, klasifikasi
supervised dan
unsupervised.
Print, export file, layout

dapat menghasilkan data yang


akurat.

IDL 6.2

Merupakan bahasa
pemrograman yang digunakan
untuk membuat suatu project
pada ENVI.

Input :
Data raster baik format
data asli dari satelit,
software IP, software
GIS serta software grafis
lainnya. Data vektor
dapat berupa *.evf,
*.shp, *.mif, *.dgn,
*.dxf, *e00, *.ddf dan
*dlg.
Output:
*.ENVI standar
*.ENVI meta
*.ERDAS IMAGINE
*.PCI
*.ArcView raster
*.ASCII
*.ER Mapper
*.JPEG2000
*.NITF
*.TIFF/GeoTIFF
*.ESRI GRID

Fasilitas
khusus/fasilitas
lainnya

Radar tools

Analisis hiperspektral

Output dapat berupa print


citra, layout dan eksport file.

Format input data yang


mendukung software ENVI
sangat banyak berupa format
raster dan format vektor.

Format output data didukung


beberapa software IP maupun
GIS lainnya seperti ERDAS,
PCI, ArcView, dan ER
Mapper.

Tools standard dan advanced


untuk analisa deteksi citra
radar.
Analisis dengan menggunakan
beberapa bahkan puluhan
saluran.

IV.

LANGKAH KERJA
Prosedur Instalasi Software ENVI 4.5:
1. Buka folder ENVI 4.5 pada komputer Anda.

2. Dobel klik setup Envi45winx86_32.exe

3. Setelah kotak dialog ENVI 4.5-InstalllShield Wizard muncul, kliktombol Next.

4. Pada jendela License Agreement, klik Yes.

5. Selanjutnya, pilih direktori penyimpanan software pada kolom Destination


Folder dengan menekan tombol Browse. Jika sudah klik tombol Next.

6. Pada bagian Select Features centang semua pilihan, kemudian klik Next.

7. Di bagian File Type Association langsung klik Next.

8. Pada jendela Start Copying Files langsung klik Next.

9. Tunggu hingga proses instalasi selesai.

10. Ketika muncul pilihan untuk proses lisensi, klik No.

11. Klik Finish untuk menyelesaikan proses instalasi.

12. Selanjutnya copy file license.dat kedirektori ITT > License pada drive C.

13. Jika sudah buka software ENVI 4.5.

14. Identifikasi dan jelaskan fungsi beberapa tools yang terdapat pada software
ENVI 4.5.

V.

HASIL
A. Kelebihan dan Kelemahan ENVI 4.5

1.
2.

3.
4.
5.
6.

Kelebihan :
Menggunakan pendekataan yang unik dalam pengolahan citra, mengkombinasikan
teknik file-based dan band-based dengan fungsi yang interaktif.
ENVI dapat digunakan dalam area masalah pengolahan citra pada umumnya seperti input
dari tipe data yang tidak standar, menampilkan dan menganalisis citra berukuran besar,
dan ekstensi untuk kemampuan analisis (ada fungsi plug-in).
Kemampuan multiple dynamic overlay ENVI, memberikan kemudahan
membandingkan citra dalam multiple displays.
ENVI memasukan semua fungsi dasar pengolahan citra dalam antarmuka pengguna
grafis yang mudah.
ENVI dibuat dalam bahasa Interactive Data Language (IDL), bahasa pemrograman
yang cukup ampuh dalam mengintegrasikan pengolahan citra.
Ekstraksi real-time terkait tata ruang/spektral profil dari data multispektral dan
hyperspektral yang menyediakan cara-cara baru melihat data dimensi tinggi.
Kelemahan :

1. Aplikasi terlalu berat sehingga membuat beberapa notebook beroperasi lambat bahkan
program tidak berjalan sama sekali. Hal ini dikarenakan spesifikasi notebook yang
tidak memadai.
2. Kemampuan ENVI masih standar, seperti kontras, peregangan dan scatter plot 2D.

B. Tabel 4.2 Menu-Menu yang terdapat pada ENVI 4.5


No.
1

Menu
Basic Tools

Fungsi
-Untuk
mengakses
berbagai fungsi
dasar ENVI.

Tools
Resize Data
(Spatial/Spectral)
Statistic

-Bermanfaat
mengetahui tipe
spesifik dari citra
yang akan
dianalisis.
Region of
Interest
Stretch Data

Spectral Math

Keterangan
Untuk mengubah ukuran
gambar.
Gunakan Statistik dalam
menu Basic Alat pull-down
untuk menghasilkan laporan
statistik dan
tampilan plot histogram ,
spektrum berarti ,
eigenvalues , dan informasi
statistik lainnya untuk file
gambar .
Dapat digunakan pada multiple
displays.
Untuk mengubah berbagai
data file masukan yang
diberikan .
Untuk menerapkan ekspresi
matematika atau prosedur
IDL untuk spektrum (dan
juga gambar multiband
yang dipilih). Spektrum
dapat dari multiband sebuah
image (yaitu, profil Z ),
perpustakaan spektral, atau
file.

2.

Classification

Fungsi ini

Supervised

meliputi
supervised dan
unsupervised
classification,

Unsupervised

collecting end
members,
classifying
previous rule

Decision Tree

images,
menghitung class
statistics dan
confusion
matrices,
penerapan

Collecting
Endmember
Spectral

mayoritas dan
analisis minoritas
ke klasifikasi

Create class
image from ROls

citra, clumping
dan sieving

Post clasification

classes,
mengkombinasika
n kelas, overlay
kelas pada citra
grayscale,
menghitung
daerah
penyangga/buffer,
menghitung

Cluster piksel dalam satu


set data masuk ke dalam
kelas
sesuai dengan kelas
pelatihan yang ditetapkan
pengguna .
Penggunaan piksel klaster
dalam kumpulan data
berdasarkan statistik saja,
tanpa kelas pelatihan yang
ditetapkan pengguna.
Melakukan klasifikasi
multistage dengan
menggunakan serangkaian
keputusan biner untuk
menempatkan piksel ke
dalam kelas.
Untuk memilih spektrum
endmember dari berbagai
sumber untuk digunakan
dalam klasifikasi dan teknik
analisis spektral canggih.
Untuk mengkonversi ROI
dipilih menjadi ENVI gambar
klasifikasi.
Mengklasifikasikan gambar
aturan, untuk menghitung
statistik kelas dan matriks
kebingungan, untuk
menerapkan sebagian atau
analisis minoritas ke gambar
klasifikasi,
rumpun, saringan, dan
menggabungkan kelas,
untuk overlay kelas pada
gambar, untuk menghitung
gambar zona penyangga,
untuk menghitung gambar
segmentasi, dan output
kelas untuk vector lapisan.

segmentasi, dan
pengeksporan
kelas ke layer
vektor.

3.

Transform

-Untuk
mengakses fungsi
transformasi.
-Operasi
pengolahan yang
mengubah data ke
ruang data lain,

Image Sharpening

Calculating Band
Ratios

Secara otomatis
menggabungkan gambar warna
beresolusi rendah dengan
grayscale gambar beresolusi
tinggi (dengan resampling ke
pixel beresolusi tinggi).
Untuk meningkatkan perbedaan
spektral antar band dan untuk

biasanya dengan
menerapkanfungs
i linear.

mengurangi efek topografi.


Principal
Component
Analysis

Minimum Noise
Fraction
Transform

Color Transforms

4.

Spectral

Mengakses tool
khusus untuk
meneliti citra
multispectral dan
hyperspectral dan
tipe data spektral
lain.

Creating
Synthetic Color
Images
Spectral Libraries
Use

Spectral Slices

Pixel Purity Index

CN Spectral
Sharpening

Resampling
Spectral Data
Files

VI.

Untuk menghasilkan band


keluaran berkorelasi, untuk
memisahkan ketidakselarasan
komponen, dan untuk
mengurangi dimensi dari data
set.
Untuk menentukan dimensi
yang melekat dari data gambar,
untuk memisahkan noise dalam
data, dan untuk mengurangi
persyaratan komputasi untuk
pengolahan selanjutnya
Mengkonversi 3-band merah,
hijau, biru (RGB) gambar untuk
salah satu beberapa ruang warna
tertentu dan dari ruang warna
yang dipilih kembali ke RGB.
Untuk mengubah citra grayscale
menjadi gambar warna sintetis.
Untuk membangun dan
memelihara perpustakaan
pribadi material spektrum, dan
untuk mengakses beberapa
domain publik perpustakaan
spektral yang disertakan dengan
ENVI.
Untuk mengekstrak spasial
profil spektral/gabungan dari
multiband sebuah gambar.
Untuk menemukan yang paling
spektral murni (ekstrim) piksel
di gambar multispektral dan
hyperspectral.
Perpanjangan dari Normalized
algoritma Color sering
digunakan untuk mempertajam
3-band RGB gambar.
Resample file data spektral di
ENVI. File-file data dapat
akan resampled untuk
mencocokkan baik respon dari
instrumen yang dikenal.

PEMBAHASAN

Praktikum Acara 4 ini adalah Instalasi dan Pengenalan Software Pengolah Citra
Digital ENVI 4.5. Pada acara ini yang dibahas adalah bagaimana cara dan langkah-langkah

penginstalan ENVI 4.5 pada notebook praktikan. Pertama praktikan diberi file ENVI 4.5 oleh
asisten praktikan dan praktikan harus menginstallnya di notebook masing-masing. Langkah
pertama dalam penginstalan ini adalah membuka file ENVI yang telah dicopy di notebook
lalu klik dua kali file Setup Envi45winx86_32. Tunggu proses sampai selesai hingga muncul
kotak dialog ENVI 4.5-InstallShield Wizard kemudian klik tombol Next dan akan muncul
jendela License Agreement, klik Yes. Selanjutnya, pilih direktori penyimpanan software pada
kolom Destination, pilih folder dengan menekan tombol Browse. Kemudian klik tombol Next
akan muncul bagian Select Features centang semua pilihan, kemudian klik Next. Lalu di
bagian File Type Association langsung klik Next. Pada jendela Start Copying Files langsung
klik Next. Pada saat software akan melakukan proses instalasi tunggu sampai proses ini
selesai kemudian akan muncul pilihan untuk proses Lisensi, klik No. Klik Finish untuk
menyelesaikan proses instalasi. Saat proses ini selesai selanjutnya copy file license.dat ke
direktori ITT pindahkan License pada drive C dan software ENVI pun sudah terinstal dan
langsung bisa digunakan.
Di dalam menu ENVI terdapat tools-tools yang harus dipelajari praktikan sebelum
menggunakan ENVI. Tools-tools yang paling mendasari tersebut antara lain, yaitu :
1. Basic Tools yang berfungsi untuk mengakses berbagai fungsi yang terdapat pada
ENVI. Fungsi yang biasanya berguna terlepas dari jenis tertentu dari data gambar yang
dianalisis. Pada Basic Tools terdapat beberapa tools yang membantu dalam
pengoperasian menu ini antara lain seperti : Resize Data (Spatial/Spectral), Statistic,
Region of Interest, Stretch Data, Spectral Math yang fungsinya telah dijelaskan pada
hasil praktikum di atas.
2. Yang kedua yaitu Classification yang digunakan untuk mengakses fungsi klasifikasi
ENVI. Fungsi termasuk diawasi dan klasifikasi terawasi, mengumpulkan endmembers,
mengelompokkan gambar aturan sebelumnya, menghitung statistik kelas dan matriks
kebingungan, menerapkan mayoritas dan analisis minoritas gambar klasifikasi,
penggumpalan dan kelas penyaringan, menggabungkan kelas, overlay kelas gambar
grayscale, menghitung gambar zona penyangga, menghitung gambar segmentasi, dan
mengekspor kelas untuk lapisan vektor. Menu ini memiliki tools-tools yang
mendukung kinerjanya dalam pengoperasian Envi 4.5 antara lain seperti : Supervised,
Unsupervised, Decision Tree, Collecting Endmember Spectra, Create class image
from ROls, dan Post classification yang fungsi dari masing-masing telah dijelaskan di
hasil praktikum di atas.
3. Selanjutnya yaitu Menu Transform yang berguna untuk mengakses dan mengubah
fungsi. Mentransformasi adalah operasi pengolahan citra yang mengubah data ke
ruang data lain, biasanya dengan menerapkan fungsi linear. Tujuan dari sebagian besar
transformasi adalah untuk meningkatkan penyajian informasi. Gambar berubah sering
lebih mudah diinterpretasikan dari data asli. Dalam menu Transform terdapat toolstools pendukung antara lain seperti : Image Sharpening, Calculating Band Rations,
Principal Component Analysis, Minimum Noise Fraction Transform, Color Transform,
Creating Synthetic Color Images, dll yang fungsinya telah dijelaskan di hasil
praktikum di atas.
4. Yang keempat adalah Menu Spectral yang digunakan untuk mengakses alat khusus
untuk menganalisis multispektral dan gambar hyperspectral dan tipe data spektral
lainnya. Alat termasuk bangunan, resampling, dan melihat perpustakaan spektral;
penggalian irisan spektral; melakukan matematika spektral; menentukan endmembers

spektral; visualisasi data spektra di dimensi; klasifikasi spektral. Pada Spectral


terdapat beberapa tools yang membantu dalam pengoperasian menu ini antara lain
seperti : Spectral Libraries Use, Spectral Slices, Pixel Purity Index, CN Spectral
Sharpening, Resampling Spectral Data Files.
Dari beberapa tools-tools di atas masih banyak tools lainnya yang membantu dalam
pengoperasian software ENVI seperti File, Filter, Spectral, Map, Vector, Topographic,
Radar, Window, dan Help. Tools-tools tersebut memiliki fungsi dan kegunaan masingmasing yang berbeda dalam membantu pengoperasian ENVI.
Software ENVI juga terdapat kelebihan dan kekurangan dalam pengoperasiannya.
Kelebihan penggunaan ENVI antara lain yaitu ENVI menggunakan pendekataan yang unik
dalam pengolahan citra, mengkombinasikan teknik file-based dan band-based dengan fungsi
yang interaktif; ENVI dapat digunakan dalam area masalah pengolahan citra pada umumnya
seperti input dari tipe data yang tidak standar, menampilkan dan menganalisis
citra berukuran besar, dan ekstensi untuk kemampuan analisis (ada fungsi plug-in);
kemampuan multiple dynamic overlay ENVI, memberikan kemudahan membandingkan
citra dalam multiple displays; ENVI memasukan semua fungsi dasar pengolahan citra dalam
antarmuka pengguna grafis yang mudah; ENVI dibuat dalam bahasa Interactive Data
Language (IDL), bahasa pemrograman yang cukup ampuh dalam mengintegrasikan
pengolahan citra; dan ekstraksi real-time terkait tata ruang/spektral profil dari data
multispektral dan hyperspektral yang menyediakan cara-cara baru melihat data dimensi
tinggi.
Sedangkan kelemahan dari penggunaan ENVI yaitu kemampuan ENVI yang masih
standar, seperti kontras, peregangan dan scatter plot 2D; serta aplikasi ENVI terlalu berat
sehingga membuat beberapa notebook beroperasi lambat bahkan program tidak berjalan
sama sekali. Hal ini dikarenakan spesifikasi notebook yang tidak memadai. Sementara
hanya itu kelebihan dan kelemahan software ENVI yang diketahui oleh praktikan.
VII.

KESIMPULAN
Dalam penginstalan software ENVI 4.5 tidak ditemukan kesulitan saat

penginstalan berlangsung. Setelah penginstalan selesai dan ENVI 4.5 siap untuk langsung
dijalankan oleh pengguna terdapat tools-tools yang perlu dipelajari sebelum
mengoperasikan ENVI 4.5. di dalam pengoperasiannya ENVI 4.5 terdapat kelebihan dan
kelemahan saat pengoperasiannya.
VIII.

DAFTAR PUSTAKA
Harahap, Barlin. Modul Praktikum Pemanfaatan Perangkat Lunak Komputer.
Yogyakarta: Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada.
Purwanto, Taufik Heri dan Karen Slamet Hardjo. 2006. Modul Praktikum
Pemanfaatan Perangkat Lunak Komputer. Yogyakarta: Fakultas Geografi
Universitas Gadjah Mada.
Farda, Nur Mohammad. 2007. Modul Tutorial ENVI. Yogyakarta: Fakultas
Geografi Universitas Gadjah Mada.