Anda di halaman 1dari 4

Dimensi Moral dalam Sistem Informasi

Hak Informasi: Privasi dan Kebebasan di Era Internet


Privasi adalah hak seseorang untuk tinggal seorang diri, bebas dari pengawasan maupun campur
tngan ataupun pihak lain dalam organisasi, termasuk negara. Sebagian besar undang-undang
yang mengatur hak-hak privasi di Amerika dan Eropa disusun berdasarkan aturan yang hidup
disebut Praktik Informasi yang Adil (Fair Information Practice FIP). FIP merupakan
rangkaian prinsip yang mengatur dalam pengumpulan dan penggunaan informasi untuk sesorang.
Prinsip-prinsip FIP didasari oleh gagasan tentang kepentingan yang saling memberi manfaat
antara pemegang rekaman dengan individu.

PRINSIP-PRINSIP PRAKTIK PELAKSANAAN INFORMASI YANG WAJAR DARI KOMISI


PERDAGANGAN FEDERAL
1. Perhatian/kesadaran (prinsip inti). Situs web harus mengungkapkan praktik pelaksanaan
informasi mereka sebelum mengumpulkan data.
2. Pilihan/persetujuan (prinsip inti). Harus ada aturan pilihan yang dipilih para pelanggan untuk
menggunakan informasinya
3. Akses/partisipasi. Pelanggan harus dapat menguji dan memeriksa akurasi dan kelengkapan
data yang diperoleh tentang diri mereka.
4. Keamanan. Data pelanggan yang diperoleh harus dapat dipastikan aman.
5. Penegakan. Harus dilaksanakan suatu mekanisme untuk menegakkan prinsip-prinsip dalam
FIP.

Instruksi Eropa Mengenai Perlindungan Data


Di Eropa, perlindungan terhadap privasi lebih ketat daripada Amerika Serikat. Adapun
yang disebut izin sepengetahuan (inform consent) adalah persetujuan yang menyertakan
pengetahuan terhadap setiap aspek yang diperlukan guna membuat keputusan yang masuk akal.
Selain itu, Uni Eropa juga mengajukan peraturan baru yang memiliki penekanan kuat pada
aturan pelacakan, mendorong transparansi, membatalkan periode penyimpanan data, dan
penyertaan persetujuan pengguna. Departemen Perdagangan AS, bekerja sama dengan Uni Eropa
mengembangkan kerangka kerja Safe harbor yaitu aturan kebijakan internal yang dibuat pihak
swasta dan mekanisme yang mendorong tercapainya tujuan yang diharapkan peraturan
perundang-undangan dan pemerintah.

Tantangan Internet terhadap Privasi


Informasi pengguna melalui jaringan ini akan melewati berbagai macam system berbeda yang
dapat memantau, menangkap, dan menyimpan setiap pertukaran informasi yang melewatinya.
Hal ini terjadi karena semakin banyaknya file pelacak yang berfungsi untuk melacak privasi
pengguna internet secara rahasia. Cookies adalah teks kecil yang tersimpan pada hard disk ketika
pengguna mengunjungi berbagai situs, yang dapat mengidentifikasi perangkat lunak yang
digunakan oleh pengunjung. Adapun dua model persetujuan informatifnya yaitu opt-out,
mengizinkan pengumpulan informasi pribadi sampai konsumen secara spesifik meminta
penghentian pengambilan data. Opt in, menegaskan pelarangan perusahaan untuk mengambil
informasi pribadi apapun sampai konsumen menyetujui pengambilan informasinya secara
spesifik.

Solusi Teknik
Sebagai pelengkap undang-undang, ada beberapa teknologi yang dapat melindungi
privasi pengguna selama berinteraksi dalam dunia maya. Perangkat tersebut biasanya digunakan
untuk mengenkripsi surel dan berselancar di dunia maya secara anonym.

HAK KEKAYAAN: KEKAYAAN INTELEKTUAL


Kekayaan Intelektual dianggap sebagai harta tidak berwujud yang diciptakan oleh
seseorang ataupun organisasi. Hal ini dilakukan untuk memproteksi informasi yang
terkomputerisasi yang dapat dengan mudah disalin atau disebarluaskan melalui jaringan.
1. Rahasia Dagang
Rahasia dagang merupakan setiap produk hasil karya intelektual yang mencakup formula,
perangkat, pola, ataupun kompilasi data-data yang digunakan untuk tujuan bisnis. Hukum rahasia
dagang melindungi ide pokok dalam pengerjaan suatu produk, tidak hanya manifestasi mereka.
2. Hak Cipta
Hak cipta adalah hak yang dijamin oleh undang-undang untuk melindungi pencipta karya
intelektual dari tindakan duplikasi yang dilakukan oleh pihak lain dengan tujuan apapun
sepanjang hidup pencipta karya tersebut ditambah 70 tahun sesudah kematiannya. Hak cipta
memberikan perlindungan terhadap tindakan menyalin keseluruhan isi maupun bagiannya.
Merusak dan menghilangkan juga merupakan bagian dari pelanggaran. Kekurangan dari hak
cipta adalah ide/pemikiran yang terkandung dalam karya tersebut tidak dilindungi, hanya hasil
karyanya saja.

3. Paten
Paten mengizinkan pemiliknya melakukan monopoli eksklusif terhadap ide yang
diperolehnya selama 20 tahun. Konsep utama dari undang-undang hak paten adalah orisinalitas,
kebaruan, dan penemuan. Kekuatan perlindungan hak paten adalah pemberian hak monopoli
terhadap ide dan konsep yang terkandung dalam perangkat lunak tersebut. Kesulitannya adalah
proses pendapatannya yang ckup lama.
Tantangan bagi Hak Kekayaan Intelektual
Penyebaran jaringan elektronis termasuk internet, telah mempersulit perlindungan
terhadap kekayaan intelektual. Hal ini terjadi karena internet diciptakan untuk memindahkan
informasi secara leluasa ke seluruh dunia, sehingga orang-orang dapat mendistribusikan
informasi apapun walaupun pendistribusian tersebut bersifat illegal.
KUALITAS SISTEM: KUALITAS DATA DAN KESALAHAN SISTEM
Dalam beberapa kasus, meskipun perusahaan perangkat lunak telah berupaya untuk
memperbaiki kelemahan pada produknya sebelum dipasarkan, namun faktanya produk itu akan
tetap dipasarkan karena waktu dan biaya yang digunakan untuk menyempurnakan produk
tersebut dapat menghilangkan kesempatan pemasaran perangkat lunak tersebut secara
keseluruhan.
KUALITAS HIDUP: KEADILAN, AKSES, DAN BATASAN
Majunya teknologi selain membawa dampak positif dalam kehidupan global ini, juga
membawa banyak pengaruh negative yang dapat merugikan diri kita sendiri. Adapun beberapa
konsekuensi negative dibidang sosial yang ditimbulkan oleh system dengan mempertimbangkan
respon dari individu, sosial, maupun instansi politik yaitu:
1. Menyeimbangkan kekuatan. Dalam kasus ini, kekuasaan semakin terpusat di tangan-tangan
perilaku oligopoly.
2. Kecepatan perubahan. Segala sesuatu dewasa ini dapat diukur dengan uang sehingga
menjadikan masyarakat yang just-in-time
3. Mengelola batasan. Dalam kasus ini, waktu yang diluangkan dengan penggunaan internet dan
media sosial menyebabkan berkurangnya waktu dalam menjalin kekeluargaan.
4. Ketergantungan dan kerentanan.
5. Kejahatan dan penyalahgunaan computer.
6. Masalah ketenagakerjaan.
7. Kesetaraan hak dan akses.

8. Meningkatkan resiko penyakit.