Anda di halaman 1dari 3

Struktur Organisasi Proyek Sistem Swakelola

Project Manager
1. Memimpin proyek secara keseluruhan
2. Berkoordinasi dengan owner atau wakil owner mengenai masalah-masalah non
teknis ataupun teknis.
3. Project Manager tidak diwajibkan standby di proyek tiap saat.
Site Manager
1. Harus standby di proyek tiap saat.
2. Bertanggung jawab terhadap seluruh permasalahan teknis di proyek
3. Mengkoordinasi seluruh staf proyek di lapangan agar bekerja sesuai dengan
jobdesknya
4. Bertanggung jawab terhadap BMW (Biaya, Mutu dan Waktu)
5. Membuat time schedule proyek yang dibantu oleh cost control proyek
6. Mengatur dan membuat kebijakan metode pelaksanaan proyek.
Cost Control & Logistic
1. Menghitung estimasi volume material struktur dan arsitektur secara keseluruhan.
2. Mencari penawaran-penawaran harga terbaru dari supplier atau vendor
3. Membuat RAP (rencana anggaran pelaksanaan)
4. Membuat laporan mingguan berupa progress pekerjaan lapangan
5. Membuat laporan bulanan berupa progress dan laporan keuangan.
6. Mengadakan tender kepada supplier, subkon atau basborong.
7. Bersama site manager melakukan negosiasi kepada supplier atau subkon
8. Order material bahan ke supplier
9. Menghitung Evaluasi Biaya pelaksanaan pekerjaan (EBPP).Dari EBPP dapat
diketahui jumlah margin biaya yang sudah dikeluarkan.
10. Melakukan opname pekerjaan bassborong atau subkon

Pelaksana Struktur
1. Mengarahkan dan mendampingi proses pelaksanaan pekerjaan struktur.
2. Kontrol pekerjaan struktur baik bekisting, pembesian, dan pembetonan.
3. Menghitung progres lapangan untuk keperluan opname
Pelaksana Arsitek
1. Mengarahkan dan mendampingi proses pelaksanaan pekerjaan finishing atau
arsitektur.
2. Kontrol pekerjaan arsitektur seperti dinding, openingan, keramik, dan
sebagainya.
3. Menghitung progres lapangan untuk keperluan opname.
Pelaksana MEP
1. Mengarahkan dan mendampingi proses pelaksanaan pekerjaan MEP.
2. Kontrol pekerjaan mekanikal elektrikal dan plumbing.
3. Menghitung progres lapangan untuk keperluan opname.
4. Order bahan material MEP
5. Membuat bidding penawar-penawar material MEP
6. Melakukan opname pekerjaan MEP
Surveyor
1. Setting out bangunan
2. Marking level pinjaman
3. Marking pekerjaan dinding
4. Cek seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan level dan sipatan.
Drafter
1. Super impose antara gambar arsitek dan struktur
2. Membuat shopdrawing gambar arsitek, struktur, dan MEP sebelum dimulai
pekerjaan
3. Melakukan perubahan gambar perencana apabila diperlukan
4. Membuat asbuilt drawing ketika bangunan sudah dikerjakan
Admin Keuangan
1. Membuat laporan pajak tiap bulannya.
2. Membuat laporan keuangan yang meliputi biaya pengeluaran dan pemasukan
3. Menerima invoice atau tagihan dari supplier atau subkon
4. Berhubungan dan berkoordinasi dengan akuntan dari owner dengan
sepengetahuan cost conrol dan site manager.
Gudang
1. Menerima dan seleksi bahan material yang datang ke proyek.
2. Melakukan pembukuan tentang barang yang masuk dan barang yang keluar.
3. Selalu berkoordinasi dan persetujuan dari cost control