Anda di halaman 1dari 5

Laporan Rekonsiliasi Pendapatan dan Bagi Hasil

Laporan

ini

dibuat

dengan

tujuan

untuk

melakukan

rekonsiliasi

antara

pendapatan bank syariah yang menggunakan dasar akrual dengan pendapatan


yang dibagihasilkan kepada pemilik dana yang menggunakan dasar kas. Dalam
laporan ini juga dapat disajikan sumber-sumber pendapatan utama bank syariah
sehingga dapat diketahui pula arus kas pendapatan utama bank syariah.
Hal-hal yang disajikan dalam laporan ini adalah:
1. Pendapatan usaha utama bank syariah (menggunakan dasar akrual)
2. Penyesuaian dengan cara:
a. Dikurangi dengan pendapatan usaha utama bank syariah pada
periode berjalan yang kas atau setara kasnya belum diterima;
b. Ditambah dengan pendapatan usaha utama bank syariah pada
periode sebelumnya yang kas dan setara kasnya diterima pada
periode berjalan.
3. Pendapatan yang tersedia untuk dibagihasilkan
4. Hak untuk bank atas pendapatan yang tersedia untuk dibagihasilkan
5. Hak pemilik dana/pihak ketiga tas pendapatan yang tersedia untuk
dibagihasilkan.
Berikut ini adalah penghitungan pendapatan yang tersedia untuk dibagihasilkan
Pendapatan usaha utama
Pendapatan
usaha

periode

utama + yang

periode berjalan

kasnya

kas

sebelumnya
atau

setara -

diterima

periode berjalan

di

Pendapatan

usaha

utama periode berjalan


yang kas atau setara
kasnya belum diterima

Penyesuaian atas pendapatan usaha utama dilakukan untuk menentukan


pendapatan usaha utama yang sudah teralisasi dalam kas atau setara kas.

Gambar 1 Contoh Laporan Rekonsiliasi Pendapatan dan Bagi Hasil Bank BNI Syariah tahun 2014

Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Zakat


Zakat merupakan suatu kewajiban bagi entitas yang menganut dasar Syariah.
Laporan Sumber dan Penyaluran Dana Zakat perlu dibuat sebagai bentuk
transparansi dari kegiatan pengumpulan dan penyaluran dana zakat. Laporan ini

meyajikan sumber dan penyaluran dana akat kepada entitas pengelola akat
selama suatu jangka waktu tertentu dan juga saldo dana zakat yang belum
disalurkan pada tanggal tertentu.
Pembayaran zakat dilakukan setelah nisab dan haulnya terpenuhi dari harta
yang sesuai dengan kriteria wajib zakat. Sumber dana zakat dapat berasal dari
internal Bank (pemilik maupun karyawan) maupun eksternal Bank. Sumber dana
zakat yang berasal dari pemilik Bank diperhitungkan dari laba neto sebelum
pajak selama periode satu tahun. Sedangkan sumber dana zakat dari eksternal
bank didapat dari dana yang disetor atau dipotong dari rekening nasabah atas
perintah nasabah tersebut dan dari dana zakat masyarakat bukan nasabah Bank
yang disetor melalui bank.
Sesuai perundang-udangan yang berlaku, penyaluran dana zakat hanya dapat
dilakukan oleh lembaga atau badan amil zakat. Oleh karena itu, pencatatan
penyaluran dana zakat dari Bank cukup dengan menyebutkan nama lembaga
atau badan amil zakat tersebut.

Gambar 2: Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Zakat Bank BNI Syariah tahun 2014

Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Kebajikan


Dalam menjalankan usahanya, Bank syariah akan menemui transaksi-transaksi
yang tidak sesuai dengan prinsip Syariah dan menimbulkan penerimaan
nonhalal. Contoh dari penerimaan nonhalal adalah penerimaan jasa giro atau
bunga yang berasal dari bank umum konvensional dan ini tidak bisa dihindari
dalam kegiatan operasional bank. Pendapatan ini tidak bisa diakui sebagai
pendapatan operasional bank. Penerimaan nonhalal ini nantinya akan digunakan
untuk keperluan dana sosial bank syariah.
Agar para pemangku kepentingan dapat mengevaluasi aktivitas bank syariah
dalam

mengelola

dana

sosial,

diperlukan

adanya

Laporan

Sumber

dan

Penggunaan Dana Kebajikan. Sumber dana kebajikan selain dari penerimaan


nonhalal juga dapat berasal dari infak, sedekah, dan denda. Infak dan sedekah

adalah dana yang diterima dari pihak eksternal bank atau dari rekening nasabah
atas permintaan nasabah tersebut. Sedangkan denda adalah salah satu contoh
lain dari penerimaan nonhalal karena diterima dari nasabah atas kelalaian atau
kesngajaan yang mengakibatkan
tidak

terpenuhinya

nasabah

sesuai

kewajiban

dengan

akad

kebajikan

yang

yang telah dibuat.


Seluruh

dana

diterima oleh bank syariah dapat


disalurkan sebagai dana bergulir
untuk dana kebajikan produktif,
sumbangan,

atau

umum lainnya.

Gambar 3: Laporan Sumber dan Penggunaan Dana


Kebajikan Bank BNI Syariah tahun 2014

kepentingan