Anda di halaman 1dari 14

Dimensi Moral dalam

Sistem Informasi

Hak Informasi: Privasi dan


Kebebasan di Era Internet
Praktik Informasi yang Adil (Fair
Information Practice FIP). FIP
merupakan rangkaian prinsip yang
mengatur dalam pengumpulan dan
penggunaan informasi untuk
sesorang. Prinsip-prinsip FIP didasari
oleh gagasan tentang kepentingan
yang saling memberi manfaat antara
pemegang rekaman dengan individu.

PRINSIP-PRINSIP PRAKTIK PELAKSANAAN INFORMASI


YANG WAJAR DARI KOMISI PERDAGANGAN FEDERAL
1. Perhatian/kesadaran (prinsip inti). Situs web harus
mengungkapkan praktik pelaksanaan informasi
mereka sebelum mengumpulkan data.
2. Pilihan/persetujuan (prinsip inti). Harus ada aturan
pilihan yang dipilih para pelanggan untuk
menggunakan informasinya
3. Akses/partisipasi. Pelanggan harus dapat menguji
dan memeriksa akurasi dan kelengkapan data yang
diperoleh tentang diri mereka.
4. Keamanan. Data pelanggan yang diperoleh harus
dapat dipastikan aman.
5. Penegakan. Harus dilaksanakan suatu mekanisme
untuk menegakkan prinsip-prinsip dalam FIP.

Instruksi Eropa Mengenai


Perlindungan Data
Izin sepengetahuan (inform consent)
adalah persetujuan yang menyertakan
pengetahuan terhadap setiap aspek yang
diperlukan guna membuat keputusan
yang masuk akal. Selain itu, Uni Eropa
juga mengajukan peraturan baru yang
memiliki penekanan kuat pada aturan
pelacakan, mendorong transparansi,
membatalkan periode penyimpanan
data, dan penyertaan persetujuan
pengguna

Tantangan Internet
terhadap Privasi
Informasi pengguna melalui jaringan ini
akan melewati berbagai macam system
berbeda yang dapat memantau,
menangkap, dan menyimpan setiap
pertukaran informasi yang melewatinya.
Hal ini terjadi karena semakin
banyaknya file pelacak yang berfungsi
untuk melacak privasi pengguna
internet secara rahasia.

Cookies adalah teks kecil yang tersimpan


pada hard disk ketika pengguna
mengunjungi berbagai situs, yang dapat
mengidentifikasi perangkat lunak yang
digunakan oleh pengunjung.
Opt-out, mengizinkan pengumpulan
informasi pribadi sampai konsumen secara
spesifik meminta penghentian
pengambilan data.
Opt in, menegaskan pelarangan
perusahaan untuk mengambil informasi
pribadi apapun sampai konsumen
menyetujui pengambilan informasinya
secara spesifik.

Solusi Teknik
Sebagai pelengkap undangundang, ada beberapa teknologi
yang dapat melindungi privasi
pengguna selama berinteraksi dalam
dunia maya. Perangkat tersebut
biasanya digunakan untuk
mengenkripsi surel dan berselancar
di dunia maya secara anonym

HAK KEKAYAAN: KEKAYAAN


INTELEKTUAL
Kekayaan Intelektual dianggap
sebagai harta tidak berwujud yang
diciptakan oleh seseorang ataupun
organisasi. Hal ini dilakukan untuk
memproteksi informasi yang
terkomputerisasi yang dapat dengan
mudah disalin atau disebarluaskan
melalui jaringan.

Rahasia Dagang
Rahasia dagang merupakan setiap produk hasil karya
intelektual yang mencakup formula, perangkat, pola,
ataupun kompilasi data-data yang digunakan untuk
tujuan bisnis. Hukum rahasia dagang melindungi ide
pokok dalam pengerjaan suatu produk, tidak hanya
manifestasi mereka.
2. Hak Cipta

Hak cipta adalah hak yang dijamin oleh undangundang untuk melindungi pencipta karya intelektual
dari tindakan duplikasi yang dilakukan oleh pihak lain
dengan tujuan apapun sepanjang hidup pencipta karya
tersebut ditambah 70 tahun sesudah kematiannya.
Hak cipta memberikan perlindungan terhadap tindakan
menyalin keseluruhan isi maupun bagiannya. Merusak
dan menghilangkan juga merupakan bagian dari
pelanggaran. Kekurangan dari hak cipta adalah
ide/pemikiran yang terkandung dalam karya tersebut
tidak dilindungi, hanya hasil karyanya saja.

3. Paten

Paten mengizinkan pemiliknya


melakukan monopoli eksklusif terhadap
ide yang diperolehnya selama 20 tahun.
Konsep utama dari undang-undang hak
paten adalah orisinalitas, kebaruan, dan
penemuan. Kekuatan perlindungan hak
paten adalah pemberian hak monopoli
terhadap ide dan konsep yang
terkandung dalam perangkat lunak
tersebut. Kesulitannya adalah proses
pendapatannya yang ckup lama.

Tantangan bagi Hak


Kekayaan Intelektual
Penyebaran jaringan elektronis termasuk
internet, telah mempersulit perlindungan
terhadap kekayaan intelektual. Hal ini
terjadi karena internet diciptakan untuk
memindahkan informasi secara leluasa
ke seluruh dunia, sehingga orang-orang
dapat mendistribusikan informasi
apapun walaupun pendistribusian
tersebut bersifat illegal.

KUALITAS SISTEM:
KUALITAS DATA DAN
KESALAHAN SISTEM

Dalam beberapa kasus, meskipun


perusahaan perangkat lunak telah
berupaya untuk memperbaiki kelemahan
pada produknya sebelum dipasarkan,
namun faktanya produk itu akan tetap
dipasarkan karena waktu dan biaya yang
digunakan untuk menyempurnakan
produk tersebut dapat menghilangkan
kesempatan pemasaran perangkat lunak
tersebut secara keseluruhan.

KUALITAS HIDUP:
KEADILAN, AKSES, DAN
BATASAN

Adapun beberapa konsekuensi negative


dibidang sosial yang ditimbulkan oleh
system dengan mempertimbangkan
respon dari individu, sosial, maupun
instansi politik yaitu:
1. 1. Menyeimbangkan kekuatan. Dalam
kasus ini, kekuasaan semakin terpusat
di tangan-tangan perilaku oligopoly.

2. Kecepatan perubahan. Segala sesuatu


dewasa ini dapat diukur dengan uang
sehingga menjadikan masyarakat yang
just-in-time
3. Mengelola batasan. Dalam kasus ini,
waktu yang diluangkan dengan
penggunaan internet dan media sosial
menyebabkan berkurangnya waktu dalam
menjalin kekeluargaan.
4. Ketergantungan dan kerentanan.
5. Kejahatan dan penyalahgunaan computer.
6. Masalah ketenagakerjaan.
7. Kesetaraan hak dan akses.
8. Meningkatkan resiko penyakit.