Anda di halaman 1dari 2

MENENTUKAN SIKAP TERHADAP PENGARUH

GLOBALISASI
TERHADAP BANGSA DAN NEGARA INDONESIA

DAN

IMPLIKASI

1. Implikasi Globalisasi Terhadap Bangsa dan Negara Indonesia


Bagi negara, globalisasi merupakan ancaman bagi negara nasional karena tidak bisa
lagi mengendalikan secara penuh bangsa dan negaranya.
Contoh : Munculnya perusahaan-perusahaan multinasional dan bank-bank
internasional dalam negara tertentu, mereka dapat mengendalikan
perekonomian di negara tersebut, dengan cara mempermainkan harga,
menarik ketersediaan uang tertentu sehingga nilai tukar menjadi tinggi dan
sebagainya.
Ekses negatif dari globalisasi :
Dalam bidang ekonomi
a. Berkurangnya kontrol negara (dan rakyat) terhadap perusahaan multinasional dan transnasional
serta penanaman modal asing, sehingga terjadi pelarian
keuntungan yang tidak terbatas ke luar negeri.
b. Merugikan kepentingan rakyat miskin akibat penanganan urusan publik yang berorientasi pada
keuntungan (profit oriented) atau sering disebut dengan swastanisasi aset publik. Seperti
perusahaan negara, dan layanan publik lainnya yang dianggap tidak efisien dan tidak mampu
bersaing dalam era globalisasi.
c. Pemberian insentif bagi penanaman modal asing dalam bentuk penyediaan tenaga kerja yang
murah, keringanan pajak, dan beberapa fasilitas lain menyebabkan pihak-pihak tertentu
seringkali menarik investasi modal asing internasional dengan alasan atas dasar tanggungan
rakyat banyak yang kehilangan fasilitas publik.
d. Dampak eksploitasi SDA yang lebih besar karena dihapusnya hambatan terhadap daya jangkau
perusahaan sangat terasa dalam bidang pertambangan dan energi, dan kehutanan.
e. Meningkatkan kemiskinan akibat persaingan bebas antara kekuatan-kekuatan yang tidak
seimbang, baik antara rakyat biasa dengan pihak yang di atasnya maupun antara industri
domestik yang sangat lemah daya saingnya dengan perusahaan multinasional.
Dalam bidang sosial budaya
a. Menurunnya nasionalisme dan patriotisme sebagai dampak dari sikap individualis dan materialis
Jika orang sudah tidak peduli dengan sesama kemungkinan orang tersebut juga akan kurang
peduli terhadap negaranya, karena ia akan lebih mementingkan diri sendiri.
b. Terjadinya erosi nilai-nilai budaya Indonesia
Hal ini mulai tampak pada kelas golongan tertentu terutama kaum orang kaya, pengusaha muda
sukses, atau anak-anak muda yang telah memiliki gaya hidup tersendiri, baik teman bergaul,
tempat makan, jenis pakaian, dan sebagainya.
c. Kehilangan kepercayaan diri
Ketika tingkat ketergantungan terhadap orang lain semakin tinggi maka kita tidak dapat berfikir
kreatif, ulet, dan inovatif, sebaliknya kita akan menyerah dengan keadaan.
d. Gaya hidup konsumtif

Meningkatnya jumlah barang-barang luar negeri akan mendorong perilaku konsumtif, apalagi
pola hidup konsumtif sudah melekat pada kehidupan masyarakat kita.
2. Sikap Selektif Terhadap Pengaruh Globalisasi
Ada banyak hal yang harus kita perhatikan dalam menyikapi pengaruh globalisasi yang sangat
kuat. Karena bagaimanapun kita tetap harus berprinsip pada kepribadian negara kita yang telah
terbentuk sejak kemerdekaan tercetus bahkan pada leluhur-leluhur kita terdahulu. Jika kita tidak
selektif dalam menanggapi atau bahkan memilih pengaruh dari globalisasi tak menutup
kemungkinan negara kita akan menjadi negara yang tak punya jati diri.
Sikap terhadap dampak globalisasi ada beberapa poin antara lain :
Mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Tuhan Y.M.E

Mempertebal nasionalisme dan patriotisme engan tindakan yang lebih konkrit, contohnya
dengan memakai produksi dalam negeri, tidak bergaya hidup konsumtif dll

Memperkuat kepribadian dengan selalu melestarikan nilai-nilai budaya bangsa seperti nilai
kekeluargaan, gotong royong, kesetiakawanan, dan lain-lain
Meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa
Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu bersaing dengan tenaga
asing
Menciptakan kemandirian, dalam arti menghindari ketergantungan dengan pihak asing
Contoh : Memanfaatkan tanah kita yang ada seoptimal mungkin agar dapat
menopang kehidupan kita
Selalu menyeleksi budaya asing yang masuk ke negara kita
Selalu memegang teguh iman
Tidak meninggalkan nilai luhur budaya
Tetap mengikuti informasi dan teknologi agar kita tidak ketinggalan zaman
Tidak asal memakai barang-barang produksi luar negeri apalagi barang yang kita dapat buat
sendiri (buatan lokal)
Penemuan karya ilmiah terapan sebaiknya dipatenkan sebagai hak cipta.
Strategi untuk menghadapi keberadaan globalisasi
Strategi menghadapi globalisasi yang terpenting adalah mengelola globalsasi itu sendiri, dengan
cara sebagai berikut :
1. Tidak hanya mengandalkan dari keunggulan fisik (lahiriah) dan keunggulan komperatif saja
(dari sumber daya alam yang melimpah dan jumlah penduduk yang besar)
2. Tapi juga meningkatkan keunggulan kompetitif (meninggalkan sumber daya manusia yang luas