Anda di halaman 1dari 10

D

I
S
U
S
U
N

Globalisasi

Page 1

Assalamualaikum Wr.Wb.
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan
hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul " Sikap
terhadap pengaruh dan implikasi globalisasi terhadap bangsa dan negara indonesia ".
Dalam menyelesaikan makalah ini, kami banyak menerima bantuan dari berbagai
pihak sehingga dalam waktu yang relatif singkat makalah yang sederhana ini dapat
terwujud. Oleh karena itu, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih
kepada semua pihak yang membantu.
Kami sadar bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu,
kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak. Dengan
iringan doa semoga makalah ini bisa bermanfaat dalam pengembangan pendidikan
dan wacana berpikir kita bersama. Amin

Patobong,07 Februari 2014

Penyusun

Globalisasi

Page 2

A. Latar Belakang Masalah


Globalisasi merupakan perkembangan kontemporer yang mempunyai pengaruh
dalam mendorong munculnya berbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang
akan berlangsung. Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan
rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama
lain. Globalisasi akan membawa perspektif baru tentang konsep Dunia Tanpa Tapal
Batas yang saat ini diterima sebagai realitas masa depan yang akan mempengaruhi
perkembangan budaya dan membayar perubahan baru.
Globalisasi adalah suatu fenomena khusus dalam peradaban manusia yang
bergerak terus dalam masyarakat global dan merupakan bagian dari proses manusia
global itu. Kehadiran teknologi informasi dan teknologi komunikasi mempercepat
akselerasi proses globalisasi ini.
B. Rumusan masalah
1. Bagaimana sikap terhadap pengaruh globalisasi terhadap Bangsa dan
Negara Indonesia ?
2. Bagaimana sikap terhadap dan implikasi globalisasi terhadap Bangsa dan
Negara Indonesia ?
C. Tujuan
1. Dapat menentukan sikap terhadap pengaruh globalisasi terhadap Bangsa
dan Negara Indonesia
2. Dapat menentukan sikap terhadap implikasi terhadap Bangsa dan Negara
Indonesia

Globalisasi

Page 3

A. Sikap Selektif terhadap Pengaruh Globalisasi terhadap Bangsa dan


Negara
Globalisasi mempunyai akibat positif dan negative. Untuk menghadapi supaya
tidak terimbas dengan pengaruh negative maka kita harus selektif dalam
memilih dan memilah serta harus disesuaikan atau disaring dengan norma
norma masyarakat dan Nilai Pancasila, sebab Pancasila dan norma masyarakat
adalah filter atau penyaring dari dampak globalisasi.
Adapun pengaruh globalisasi terhadap Bangsa dan Negara yaitu :
NO

Sisi Positif Globalisasi

Sisi negative Globalisasi

Liberalisasi barang , jasa dan komoditi


lainnya
memberikan
peluang
bagi
Indonesia untuk ikut bersaing merebut
pasar perdagangan luar negeri terutama
hasilpertanian,tekstil dan baha tambang.
Bidang jasa indonesia punya peluang
untuk menarik wisatawan mancanegara
untuk menikmati keindahan alam, budaya
tradisional yang beraneka ragam.

-Arus masuk perdagangan luar


negeri menyebabkan defisit
perdagangan nasional.
-Maraknya
penyelundupan
barang ke Indonesia.
-Masuknya
wisatawan
ke
Indonesia
melunturkan
nilai
luhur bangsa.

Ada kecendrungan perusahaan asing


memindahkan
operasi
produksi
perusahaannya ke Negara-negara sedang
berkembang dengan tujuan keuntungan
geografis (bahan baku, areal luas, tenaga
kerja murah).
Indonesia
memiliki
peluang untuk dipilih menjadi tempat
baru perusahaan itu.

-perusahaan dalam negeri lebih


tertarik bermitra perusahaan
luar negeri. Akibatnya industri
dalam negeri sulit berkembang.
-Terjadi kerusakan lingkungan
dan polusi limbah industri.
-Bila perusahaan asing tersebut
nantinya pindah atau pulang
kampung maka akan terjadi
pemutusan
hubungan
kerja
secara besar-besaran.

Globalisasi

Page 4

Kecendrungan
global
terbatasnya
investasi langsung luar negeri akan
memberipeluang
bagi
pasar
modal
Indonesia seperti BEJ (Bursa Efek
Jakarta)
untukmeningkatkan
transaksinya tanpa saingan investor
asing.

-Perkembangan
perusahaan
nasional mejadi lambat karena
investasinya lebih banyak malalui
bursa efek dari pada mendirikan
perusahaan baru.

Peredaran uang secara langsung dan


tanpa batas negara memiliki aspek
positif, antara lain para pengusaha dapat
melakukan transaksi tanpa batas ruang
dan waktu, memberikan peluang bank
Indonesia untuk berebut peluang jasa
layanan kartu kredit,transferantar bank,
ATM dll.

-Maraknya
kejahatan
pembobolan
rekening
bank
melaui jaringan online.
-Banyaknya pemalsuan
mata
uang baik rupiah maupun asing.

Kebebasan gerak para pekerja yang -Maraknya pekerja illegal.


semakin
menggelobal
memberikan -banyaknya pelanggaran HAM
kesempatan pekerja dari Indonesia terhadap TKI di luar negeri.
untuk
memperoleh
pekerjaan
di
perusahaan asing baik di dalam negeri
atau luar negeri.

Kecenderungan melemahnya kedaulatan


Negara justru dapat dipakai sebagai alat
uji empiris terhadap pemerintah RI
sejauh mana pemerintah dapat melakukan
lobi diplomatik untuk menyeimbangkan
kekuatan dengan iplom luar dan maju.

Globalisasi

Page 5

-Gagalnya berbagai program


pembangunan nasional karena
pemerintah harus memenuhi
tuntutan lembaga internasional
atau pemilik modal dari luar
negeri.
-Maraknya demonstrasi yang
berakhir rusuh.

Meski organisasi internasional seperti


Bank Dunia, WTO, IMF menunjukkan
kecendrungan sangat berkuasa dalam
hubungan internasional, namun sisi
positifnya adalah memberi peluang pada
menteri ekonomi dan keuangan dan
perwakilan diluar negeri untuk melakukan
lobi diplomatik untuk menemukan jalan
keluar dalam penyelesaian persoalan
ekonomi Indonesia.

-Melemahnya
posisi
tawarmenawar dalam proses dilomasi
yang
dilakukan
pemerintah
Indonesia.
-munculnya rasa ketidak adilan
global yang berpengaruh pada
sikap apatis dalam pergaulan
Internasional.

Distribusi citra (image) dan informasi


global terutama malalui media elektronik
seperti TV, Video dan Internet
memberikan sikap positif :
1) Menjadi sarana pendidikan bagi orang
Indonesia
untuk
meningkatkan
pengetahuan dan keterampilannya.
2) Memudahkan memperoleh barangbarang manufaktur berkat citra global.

-Munculnya sikap materialistis,


gaya hidup konsumtif dan
mentalitas instan.

Globalisasi
turisme
internasional
memberikan sumbangan positif seperti
menambah lapangan kerja baru agen
perjalanan, meningkatkan pendapatan
hotel, transportasi,dll

-Maraknya penyelundupan obat


terlarang.
-Maraknya penyakit masyarakat
seperti (prostitusi, perdagangan
wanita,kawin kontrak).
-Berkembangnya
penyakit
menular seperti HIV-AIDS, plu
Babi.

-Maraknya
pornografi
dan
pornoaksi.
-Melemahnya nilai luhur bangsa.

B. Implikasi Globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia


1. Menghapus berbagai jenis subsidi untuk rakyat, sikap ini bukanlah arif
dan bijak sebab hanya untuk kepentingan Negara-negara pemberi hutang.
Apalagi hal itu dilakukan dimana rakyat Indonesia sedang bergulat
melawan krisis ekonomi. Ironisnya Negara kreditur atau pemberi hutang
Globalisasi

Page 6

memberikan subsidi besar-besaran terhadap rakyatnya dalam berbagai


sector kehidupan padahal kondisi ekonomi rakyat dari negar G -8 sangat
2.

3.

4.

5.

6.

stabil.
Meliberalisasi keuangan, kebijakan pemerintah yang meliberalisasi
keuangan pada tahun 1997 ternyata telah mengakibatkan terpuruknya
ekonomi Indonesia ke dasar yang paling dalam. Liberalisasi ini adalah
suatu kesepakatan untuk menggunakan dolar Amerika sebagai nilai kurs
Indonesia. Awlanya nulai 1 dolar Rp 2.500,00 melonjak menjadi Rp
19.000,00, lonjakan ini jelas menguntungkan pemilik dolar dan disisi lain
memperburuk kondisi ekonomi Indonesia. Sebab melonjak nilai hutang
luar negeri, harga barang inpor melonjak.
Kita harus belajar dari Negara RRC yang tidak mengkurs atau
meliberalisasi mata uangnya, walaupun mendapat tekanan dari Negara G-8
terutama Amerika Serikat. RRC tidak terkena dampak krisis ekonomi
tahun 1997 bahkan barang-barang dari RRC diminati pasar dunia yag
sedang krisis karena harganya sangat murah sebab biaya produksinya
murah Karena mata uangnya tidak dukurskan sehingga nilai tukarnya
menjadi murah dalam perdagangan internasional.
Meliberalisasi
perbankan, kebijakan ini semakin memperparah
perekonomian nasional. Karena modal masyarakat dapat saja dimasukkan
ke bank asing, sebab adanyakemudahan bank asing untuk beroperasi dan
menawarkan suku bungan yang tinggi sehingga bank bank nasional
bersaing ketat, dan bank nasional sering dipakai sebagai pundi-pundi para
pengusaha dan pejabat Negara untuk menarik keuntungan. Akibatnya
bank-bank nasional sering mengalami kerugian dan sering dibobol. Oleh
nsebab itu kerugian bank sering ditutup oleh BLBI (Bantuan Likuiditas
Bank Indonesia) yang mencapai nilai triliunan rupiah.
Melakukan Privatisasi BUMN (Badan Usaha Milik Negara), adalah
kebijakan untuk menjual sebagian atau seluruhnya saham BUMN kepada
pihak swasta dengan alasan adanya korupsi dan salah pengelolaan terhadap
BUMN tersebut, sehingga mengalami kerugian terus menerus, maka untuk
mengatasi hal tersebut pemerintah mengadakan privatisasi atau
menswatanisasikan BUMN tersebut.
Perumus kebijakan di tingkat nasional, yaitu peningkatan srategi dan
langkah-langkah operasional untuk menciptakan iklim yang menguntungkan
dunia usaha,aparat, penegak hukum dll.
Pelaku ekonomi, Daya saing makin banyak maka perlu untuk
mempertahankan dan meningkatkan pasar bagi hasil produksi nasional.

Globalisasi

Page 7

7. Pemerintah, dapat memainkan peran sebagai fasilitator, bimbingan,


kepada cendekiawan dan tenaga ahli untuk meningkatkan daya saing dalam
kancah internasional.
8. Bagi dunia Usaha, harus lebih jeli mempelajari peluang yang ada di pasar
danmenigkatkan produksi dan daya saing perusahaannya.
Beberapa sikap yang perlu kita miliki dalam rangka menghadapi pengaruh
globalisasi dan implikasinya terhadap bangsa dan negara antara lain :
1. Memiliki wawasan global.
2. Memahami era globalisasi dan hubungan interdependensi ekonomi.
3. Memahami perkembangan dunia yang sangat cepat.
4. Memanfaatkan globalisasi untuk pembangunan.
5. Implikasi globalisasi terhadap bangsa dan negara.

Globalisasi

Page 8

a. Kesimpulan

1. Sikap Selektif terhadap Pengaruh Globalisasi terhadap Bangsa dan Negara


Globalisasi mempunyai akibat positif dan negative. Untuk menghadapi supaya
tidak terimbas dengan pengaruh negative maka kita harus selektif dalam memilih
dan memilah serta harus disesuaikan atau disaring dengan norma norma
masyarakat dan Nilai Pancasila, sebab Pancasila dan norma masyarakat adalah
filter atau penyaring dari dampak globalisasi.
2. Implikasi Globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia yaitu :
a. Menghapus berbagai jenis subsidi untuk rakyat
b. Meliberalisasi keuangan
c. Meliberalisasi perbankan
d. Melakukan Privatisasi BUMN (Badan Usaha Milik Negara)
e. Perumus kebijakan di tingkat nasional
f. Pelaku ekonomi
g. Pemerintah
h. Bagi dunia Usaha
3. sikap yang perlu kita miliki dalam rangka menghadapi pengaruh globalisasi dan
implikasinya terhadap bangsa dan negara antara lain :
a. Memiliki wawasan global.
b. Memahami era globalisasi dan hubungan interdependensi ekonomi.
c. Memahami perkembangan dunia yang
d. Memanfaatkan globalisasi untuk pembangunan.
e. Implikasi globalisasi terhadap bangsa dan negara.

b. Saran
Globalisasi memiliki dampak negative dan dampak positif oleh karena itu
kita harus bersikap selektif

Globalisasi

Page 9

KATA PENGANTAR..............................................................................i
DAFTAR ISI.......................................................................................... ii
BAB 1 PENDAHULUAN
a. LATAR BELAKANG.....................................................................1
b. RUMUSAN MASALAH...............................................................1
c. TUJUAN........................................................................................1
BAB 2 PEMBAHASAN
a. SIKAP SELEKTIF TERHADAP PENGARUH GLOBALISASI
TERHADAP BANGSA DAN BEGARA ....................................2
b. IMPLIKASI GLOBALISASI TERHADAP BANGSA DAN
NEGARA........................................................................................4
BAB 3 PENUTUP
a. KESIMPULAN..............................................................................7
b. SARAN........................................................................................... 7

Globalisasi

Page 10