Anda di halaman 1dari 11

OLEH :

HASRIANI
MUTMAINNAH
ERNI
RISKA
HARTOMO

PERBANDINGAN PELAKSANAAN SISTEM


PEMERINTAHAN INDONESIA DENGAN NEGARA LAIN
Berikut ini perbandingan sistem pemerintahan negara Indonesia dengan negara
lain, baik yang menerapkan sistem pemerintahan presidensial maupun parlementer.
1. Perbandingan sistem pemerintahan Indonesia dengan negara kawasan Asia
No
.

Ketegori

Bentuk
negara

Indonesia
Kesatuan dengan
otonomi luas.

India

China

Federal dengan 26
negara dan 7
kesatuan teritorial.

Kesatuan
dengan 23
provinsi.

Bentuk
Republik.
Pemerintahan

Republik.

Republik.

Sistem
Presidensial untuk
Pemerintahan masa jabatan 5 tahun.

Parlementer untuk
masa jabatan 5
tahun.

Parlementer.

Eksekutif

Presiden sebagai
kepala negara dan
kepala pemerintahan.
Dipilih langsung oleh
rakyat.

Presiden sebagai
kepala negara dan
perdana menteri
sebagai kepala
pemerintahan.
Presiden dipilih oleh
anggota perlemen.
Perdana Menteri
dipilih oleh
mayoritas anggota
parlemen.

Presiden
sebagai
kepala
negara.
Presiden
dan wakil
dipilih oleh
Kongres
Rakyat
Nasional.

Legislatif
atau
Parlemen

Bikameral, yaitu DPR


dan DPD. Anggota
DPR dan DPD
menjadi anggota
MPR.

Bikameral, yaitu
Dewan Negara
(Rajya Sabha) dan
Majelis Rakyat (Lok
Sabha).

Unikameral,
yaitu
Nasional
People's
Congress
atau Qu
Anguo
Ranim
Daibiao
Dahuo

untuk masa
5 tahun.
6

Yudikatif

Mahkamah Agung,
Supre Court.
badan peradilan
dibawahnya, dan
Mahkamah Konstitusi.

Supre
Court, Local
People
Courts,
Special
Court.

2. Perbandingan Sistem Pemerintahan Indonesia dengan Malaysia


Sistem pemerintahan negara Indonesia berdasarkan UUD 1945 adalah sistem
presidensial. Sementara itu, sistem pemerintahan kerajaan Malaysia adalah
parlementer. Letak perbedaan kedua sistem pemerintahan tersebut antara lain :
1. Badan Eksekutif
1. Badan eksekutif Kerajaan Malaysia terletak pada perdana menteri yang memeng
kuasa pengatur dan sebagai penggerak pemerintahan negara.
2. Badan eksekutif negara Indonesia terletak pada presiden yang mempunyai dua
kedudukan sekaligus, yaitu sebagai kepala negara dan sebagai kepala pemerintahan.
2. Badan Legisilatif atau Badan Perundangan
1. Di Malaysia terdapat dua dewan utama dalam badan perundangan, yaitu Dewan
Negara dan Dewan rakyat. Kedua Dewan ini mempunyai peranan untuk membuat
undang-undang.
2. Di Indonesia badan legislatif berada di tangan DPR (Dewan Perwakilan Rakyat).
Badan mempunyai peranan untuk membuat undang-undang dengan persetujuan
presiden.

3. Perbandingan Sistem Pemerintahan Indonesia dengan negara kawasan Afrika


No
.

Kategori

Bentuk negara

Indonesia
Kesatuan dengan

Afrika Selatan
Kesatuan dengan 9

Mesir
Kesatuan.

otonomi luas.

provinsi.

Bentuk
Pemerintahan

Republik.

Republik.

Republik.

Sistem
Pemerintahan

Presidensial untuk
masa jabatan 5
tahun.

Presidensial untuk
masa jabatan 5
tahun.

Presidensial
untuk masa
jabatan 6
tahun.

Eksekutif

Presiden sebagai
kepala negara dan
kepala pemerintahan.
Dipilih langsung
oleh rakyat.

Presiden sebagai
kepala negara dan
kepala
pemerintahan.
Dipilih oleh Majelis
Nasional.

Presiden
sebagai
Kepala
Negara.
Perdana
Menteri
sebagai
kepala
pemerintahan.
Presiden
diajukan oleh
Majelis
Rakyat yang
dikuatkan
oleh
referendum
Perdana
Menteri
ditunjuk oleh
Presiden.

Legislatif atau
Parlemen

Bikameral, yaitu
DPR dan DPD.
Anggota DPR dan
DPD menjadi
anggota MPR.

Bikameral terdiri
dari Majelis
Nasional dan
Dewan Nasional
Provinsi.

Bikameral
terdiri atas
Majelis
Rakyat
(Majelis
Alsha'b) dan
Dewan
Penasehat
(Majelis AlShura).

Yudikatif

Mahkamah Agung,
badan peradilan
dibawahnya, dan
Mahkamah

Constitutional
Court dan Spreme
Court.

Upreme
Consitutional
Court.

Konstitusi .

4. Perbandingan Sistem Pemerintahan Indonesia dengan negara kawasan Eropa


No
.

Kategori

Bentuk negara

Kesatuan dengan
otonomi luas.

Kesatuan.

Kesatuan
dengan 23
daerah
(region).

Bentuk
Pemerintahan

Republik.

Monarki
Konstitisional.

Republik.

Sistem
Pemerintahan

Presidensial untuk
masa jabatan 5
tahun.

Parlementer untuk
masa jabatan 5
tahun.

Demokrasi
presidensial
untuk masa
jabatan 5
tahun.

Eksekutif

Presiden sebagai
kepala negara dan
kepala pemerintahan.
Dipilih langsung
oleh rakyat.

Ratu/Raja sebagai
kepala negara dan
perdana menteri
sebagai kepala
pemerintahan.

Presiden
sebagai
kepala negara
dipilih
langsung oleh
rakyat
sedangkan
perdana
menteri
diusulkan
mayoritas
Majelis
Nasional dan
diangkat
presiden.

Legislatif atau
Parlemen

Bikameral, yaitu
DPR dan DPD.
Anggota DPR dan
DPD menjadi

Bikameral terdiri
atas Majelis
Nasional dan
Dewan Nasional

Bikameral
terdiri atas
Majelis
Rakyat

Indonesia

Inggris

Prancis

Yudikatif

anggota MPR.

Provinsi.

(Majelis Al
Asembly).

Mahkamah Agung,
badan peradilan
dibawahnya, dan
Mahkamah
Konstitusi.

Supreme Court of
England, Wales,
and Northern
Ireland, Scotland's
Court of Session,
and Court of The
Justiciary.

Supreme
Court of
Appeal's dan
Constitutional
of State.

5. Perbandingan Sistem Pemerintahan Indonesia dengan negara kawasan Amerika


No
.

Kategori

Bentuk negara

Indonesia

Amerika Serikat

Brazil

Kesatuan dengan
otonomi luas.

Federal dengan 50
negara bagian dan 1
distrik.

Federal
dengan 26
negara bagian
dan 1 distrik
federal.

Bentuk
Pemerintahan

Republik.

Republik.

Republik.

Sistem
Pemerintahan

Presidensial untuk
masa jabatan 5
tahun.

Presidensial untuk
masa jabatan 4
tahun

Presidensial
untuk masa
jabatan 5
tahun.

Eksekutif

Presiden sebagai
kepala negara dan
kepala pemerintahan.
Dipilih langsung
oleh rakyat.

Presiden sebagai
kepala negara dan
kepala
pemerintahan.
Dipilih langsung
oleh rakyat.

Presiden
sebagai
kepala negara
dan kepala
pemerintahan.
Dipilih
langsung oleh
rakyat.

Legislatif atau
Parlemen

Bikameral, yaitu
DPR dan DPD.
Anggota DPR dan
DPD menjadi
anggota MPR.

Bikameral yaitu
Kongres terdiri atas
Senat dan The
House of
Representative.

Bikameral
yaitu Kongres
Nasional
terdiri atas
federal Senat

dan The
Chamber of
Deputies.
6

Yudikatif

Mahkamah Agung,
badan peradilan
dibawahnya, dan
Mahkamah
Konstitusi.

Supreme Court
United States Court
of Appeal Unite
States District
Country Court.

Supreme
Federal
Tribunal
Higher
Tribunal or
Justice.
Reginal
Federal
Tribunal.

Perbandingan Pelaksanaan Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Dengan Negara


Lain
Sistem pemerintahan Negara RI berdasarkan UUD 1945 adalah sistem Presidential
Kabinet. Dengan sistem pemerintahan itu, baik para penyelenggara negara maupun ranyat
dan bangsa Indonesia merasa sesuai, sejalan dengan perkembangan dan dinamika politik
masyarakat, penyelenggaraan negara dengan sistem Presidensial cabinet telah mengalami
perunahan dan penyempurnaan hingga sekarang ini.
Berikut ini akan dilihat bagaimana pelaksanaan sistem pemerintahan di Indonesia dan
perbandingannya dengan negara lain yang menerapkan sistem pemerintahan presidensial
maupun parlementer.
Perbandingan Sistem Pemerintahan
Negara Indonesia
Setelah Amandemen UUD 1945

Bentuk pemerintahan adalah Republik, dengan sistem pemerintahan adalah Presidensial.

Kekuasaan Eksekutif ada pada Presiden, baik sebagai kepala Negara mapupun sebagai
kepala Pemerintahan.

Presiden dan Wakilnya dipilih secara langsung oleh rakyat dalam satu paket untuk masa
jabatan 2004 2009.

Kabinet atau Mentri diberhentikan oleh Presiden, serta bertanggung jawab kepada Presiden.

Parlemen terdiri dari 2 bagian (bikameral) yaitu DPR dan DPD.

Kekuasaan legislatif ada pada DPR yang memiliki tugas membuat UU dan mengawasi
jalannya pemerintahan.

Kekuasaan Yudikatif dijalankan oleh MA dan badan peradilan dibawahnya yaitu


Pengadilan Tinggi Negeri serta sebuah mahkamah konstitusi dan komisi Yudisial.

1.
2.

3.
4.

Kelebihan Sistem Pemerintahan Indonesia


Adanya pernyataan bahwa Indonesia adalah Negara berdasar atas hukum dan sistem
konstitusional artinya memberikan kepastian hukum dan supremasi hukum dalam
penyelenggaraan pemerintahan Negara.
MPR yang terdiri dari anggota DPR dan anggota DPD = Dewan Perwakilan Daerah, dapat
memberhentikan presiden / Wakil Presiden dalam masa jabatannya menurut UUD 1945.
Contoh Presiden Soekarno tahun 1967, B.J.Habibi tahun 1999, dan K.H. Abdurrahman
Wahid tahun 2002.
Jabatan eksekutif atau presiden tidak dapat dijatuhkan oleh DPR dan sebaliknya Presiden
tidak dapat membubarkan DPR. Presiden bekerjasama dengan DPR dalam pembuatan
Undang-undang.
Jalannya pemerintahan cenderung stabil tidak terjadi krisis kabinet, sebab menteri diangkat,
diberhentikan, dan bertanggung jawab pada presiden. Para menteri adalah pembantu
presiden.

Kelemahan Sistem Pemerintahan Indonesia


1. Hukum belum banyak memihak rakyat, polisi, hakim, jaksa masih dapat diajak kolusi.
2. Keputusan MPR dan DPR masih mengikuti politik rezim yang berkuasa. Contoh masa Orde
Baru dimana perubahan atau amandemen terhadap UUD 1945 dipersulit, harus melalui
referendum atau jajak pendapat rakyat.
3. Pengawasan rakyat terhadap pemerintah lemah sehingga eksekutif lebih dominan dari pada
legislative. Contoh, di masa Orde Lama Presiden soekarno dapat membubarkan DPR dan
lembaga lembaga Negara lainnya seperti pembantu presiden. Di masa Orde Baru lembaga
Negara kurang berfungsi karena didominasi oleh eksekutif atau presiden.
4. Jika para menteri tidak jujur, bersih dan professional maka program pemerintah tidak berjalan
efektif tidak berpihak pada rakyat (populis). KKN merajalela

Negara Lain
1. Prancis

Kedudukan eksekutif (Presiden) kuat karena dipilih langsung oleh rakyat.

Kepala negara dipegang presiden dengan masa jabatan selama 7 tahun.

Presiden diberu wewenang untuk bertindak pada masa darurat dalam penyelesaikan kritis.

Jika terjadi pertentangan antara kabinet dengan legislative, presiden boleh membubarkan
legislative.

Jika suatu UUD telah di setujui legislative, namun tidak di setujui presiden, maka dapt di
ajukan langsung kepada rakyat melalui referendum atau diminta pertimbangan dari MK.

Penerimaan Mosi dan Interpelasi di persukar, misalnya sebelum sebuah mosi boleh di
ajukan dalam siding badan legislatif, hrus didukung oleh 10% dari jumlah anggota badan itu.

Catatatn : suatu pemerintahan yang dikembangkan oleh prancis ini sebenarnya bukan parlementer
murni, tapi pemisah jabatan kepala negara dan kepala pemerintah memang menunjukan cirri
parlementerisme.

2. Inggris

Kepala negara di pegang oleh Raja atau Ratu yang bersifat simbolis dan tak dapat di
ganggu gugat.

Peraturan perundang-undangan dalam penyelenggaraan negara lebih banyak bersifat


konvensi (aturan tak tertulis)

Kekuasaan pemerintahan berada di tangan perdana Menteri atau sering disebut Cabinet
Government (Pemerintahan Kabinet). Perdana menteri mempunyai kekuasaan cukup besar,
antara lain :

a.

Memimpin cabinet yang anggotanya telah dipilih sendiri

b. Membimbing majelis rendah.


c.

Menjadi penghubung dengan Raja.

d. Memimpin partai mayoritas.

Kabinet yang tidak memperoleh kepercayaan badan legislatifharus segera meletakkan


jabatan.

Perdana menteri sewaktu-waktu dapat mengadakan pemilihan umum sebelum masa jabatan
perlemen yang lamanya li tahun berakhir.

Hanya ada 2 partai besar (partai konservatif dan partai buruh) hingga yang menang pemilu
(posisi) memperoleh dukungan mayoritas, sedangkan yang kalah menjadi oposisi.

3. India

Badan eksekutif terdiri dari seorang presiden sebagai kepala Negara dan menteri-menteri
yang dipimpin oleh seorang perdana menteri.

Presiden dipilih untuk masa jabatan lima tahun oleh anggota badan legislatif baik di pusat
maupun di Negara bagian.

Dalam penyelenggaran pemerintahan, sangat mirip dengan Inggris dengan model Cabinet
Garerment.

Pemerintahan dapat menyatakan keadaan darurat dan pembatasan kegiatan bagi para
pelaku politik dan kegiatan media massa agar tak mengganggu usaha pembangunannya.

4. Amerika Serikat

Badan eksekutif terdiri dari presiden beserta menteri-menteri yang merupakan


pembantunya.

Presiden dinamakan Chief Executive dengan masa jabatan 4 tahun dan dapat diperpajang
jadi 8 tahun.

Presiden sama terpisah dari badan legislatif dan tidak mempengaruhi organisasi dan
penyelenggaraan pekerjaan Kongres.

Presiden tak dapat membubarkan Kongres dan sebaliknya kongres juga tidak dapat
memberhentikan presiden.

Mayoritas UU disiapkan pemerintah dan diajukan dalam kongres dengan perantaraan


anggota separtai dalam kongres.

Presiden memiliki wewenang untuk mem-Veto suatu rancangan UU yang telah diterima,
baik dengan mayoritas 2/3 dalam tiap majelis, maka Veto presiden dianggap batal.

Dalam rangka checks and balances, maka presiden di samping boleh memilih menterinya
sendiri, tapi untuk jabatan Hakin Agung dan Duta Besar harus disetujui oleh Senat. Demikian
pula untuk setiap perjanjian Internasinal yang sudah di tandatangani presiden, harus pula
disetujui oleh senat.

5. Pakistan

Badan eksekutif terdiri dari presiden yang beragama Islam serta menteri-menterinya.

Perdana menteri adalah pembantunya yang tidak boleh merangkap anggota legislative.

Presiden puya wewenang mem_Veto rancangan UU yang telah diterima oleh badan
legislatif, namun Veto dapat dibatalkan, jika rancangan UU diterima oleh mayoritas 2/3 suara.

Presiden berwenang membubarkan legislatif, tapi presiden juga harus mengundurkan diri
dalam waktu 4 bulan dan mengadakan pemilu baru.

Dalam keadaan darurat, presiden berhak mengeluarkan Ordinances yang diajukan pada
legislatif dalam masa paling lama 6 bulan.

Presiden dapat di pecat oleh legislative jika melanggar UU / berlaku buruk