Anda di halaman 1dari 8

PENENTUAN FEE AUDIT OLEH

INSTITUT AKUNTAN PUBLIK


INDONESIA (IAPI)

RIZKA NURMALA
142140168
EA-A

Hal-hal sebagai pertimbangan dalam


menetapkan imbal jasa (fee) audit:

Kebutuhan Klien;
Tugas dan tanggung jawab menurut hukum;
Independensi;
Tingkat keahlian dan tanggung jawab yang
melekat pada pekerjaan, serta kompleksitas
pekerjaan;
Banyaknya waktu yang diperlukan oleh Akuntan
Publik dan stafnya untuk menyelesaikan
pekerjaan;
Basis penetapan fee yang disepakati.

Panduan Penetapan Imbal Jasa (Fee) Audit:


Pengantar
a. Panduan dikeluarkan dalam menetapkan besaran
imbalan atas jasa profesional yang diberikan oleh
anggota IAPI sebagai akuntan publik.
b. Dikeluarkan dengan maksud membantu anggota
dalam menetapkan imbalan sesuai jasa profesi.
c. Memberi kepastian kepada anggota dan pemakai
bahwa fee mencerminkan tanggung jawab dan risiko.

Prinsip Dasar
a. Pertimbangan dalam menetapkan imbalan
b. Imbalan dihubungkan dengan waktu yang
dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan
c. Imbalan jasa harus mencerminkan kewajaran
sesuai pekerjaan yang diberikan pada klien
d. Anggota menjelaskan kepada klien mengenai
imbal jasa, sebelum perikatan disepakati

e. Klien diberitahu sebelumnya dalam hal


peningkatan substansial imbal jasa
f. Imbal jasa atas pekerjaan pertama tidak boleh di
diskon sebagai imbal jasa perkenalan
g. Organisasi nirlaba dimungkinkan mengenakan
imbal jasa khusus sepanjang menutup biaya pokok
jasa
h. Untuk mempertahankan independensi, anggota
sudah harus menerima fee untuk periode
berikutnya

i. Anggota yang imbal jasanya belum dibayar


boleh menahan dokumen tertentu milik klien
j. Anggota tidak diperkenankan menerima
perikatan jika klien belum bayar lunas
kewajiban pada auditor terdahulu

Penetapan Tarif Imbal Jasa


a. Menggambarkan remunerasi yang pantas bagi
anggota dan stafnya.
b. Tarif ditetapkan dengan perhitungan yang
sesuai.
c. Tarif imbal jasa per jam ditetapkan untuk
setiap kelompok dan partner.

Pencatatan waktu
Pencatatan yang memadai menggunakan
time sheet yang perlu dilakukan teratur untuk
menghitung imbal jasa secara akurat dan
realistis.
Penagihan Bertahap
Penagihan dilakukan secara bertahap atas
pekerjaan yang diselesaikan untuk periode lebih
dari satu bulan