Anda di halaman 1dari 17

Abdul Aziz, Adara R, Adeela Sandria, Rafdi Fayyadh, Raisa Shafira

X MIIA 3

Ciri/karakteristik
Vertebrata akuatik (hidup di air)
Tubuh terdiri dari kepala, badan, dan ekor
Kulit pada umumnya bersisik dan berlendir
Ada 4 tipe sisik: ganoid, plakoid, stenoid, dan sikloid

Bernafas dengan insang


Insang ditutupi operkulum
Ada yang mengalami perluasan yang disebut labirin

Berenang dengan sirip


Endoskeleton tersusun dari tulang rawan atau tulang keras
Poikiloterm (berdarah dingin)

Ciri/karakteristik
Sistem peredaran darah tertutup tunggal
Sistem pencernaan lengkap dari mulut,
kerongkongan, lambung, usus, dan anus
Alat ekskresi berupa ginjal dengan tipe pronefron dari
mesonefron
Sistem koordinasi terdiri dari sistem saraf pusat dan
sistem hormon
Alat indra berupa sepasang mata, sepasang telinga
dalam, indra pembau, dan gurat sisi
Gurat sisi berfungsi untuk mengetahui perubahan
tekanan air

Sistem Reproduksi
Alat kelamin terpisah atau hermafrodit
Fertilisasi terjadi secara eksternal atau internal
Bersifat ovipar, vivipar, atau ovovivipar

Klasifikasi

a) Agnatha (Cyclostomata): tidak berahang


b) Chondrichthyes: bertulang rawan
c) Osteichthyes: bertulang sejati

Agnatha

Adalah ikan tidak berahang


Memilliki habitat di air laut dan air tawar
Memakan bangkai atau hidup sebagai parasit pada ikan lain
Tubuh nya silindris memanjang
Mulut berbentuk lingkaran dan berparut
Lidah dan gigi tersusun dari zat tanduk
Kulit tidak bersisik
Sirip tidak berpasangan
Tubuh lunak dan berlendir
Hermafrodit
Fertilisasi eksternal
Cth: belut laut atau lamprey laut (Petromyzon marinus), lamprey
sungai (Lampetra fluviatilis), dan hagfish (Myxina sp.)

lamprey laut (Petromyzon marinus)

lamprey laut (Petromyzon marinus)

Chondrichthyes

Hidup di laut
Kuit ditutup oleh sisik plakoid yang kasar
Otot tubuh memiliki segmen
Rangka tersusun dari tulang rawan
Alat pencernaan lengkap
Ovipar atau Ovivipar
Alat kelamin terpisah
Fertilisasi eksternal atau internal
Contoh : a. ikan hiu (Squalus sp.)
b. ikan pari (makararaja sp)
c. ikan pari listrik (torpedo marmorata)

ikan hiu (Squalus sp.)

ikan pari (makararaja sp)

Osteichthyes
Hidup di laut, air tawar, dan rawa-rawa
Bertulang sejati, endoskeleton mengandung matriks
kalsium fosfat yang keras
Kulit ditutupi sisik bertipe ganoid, sikloid, atau
stenoid, namun ada juga yang tidak bersisik
Otot tubuh bersegmen
Memiliki rahang, gigi, dan lidah
Bernafas dengan insang
Memiliki gelembung renang untuk membantu
pernafasan dan sebagai alat hidrostatik
Darah berwarna pucat

Osteichthyes
Alat pencernaan lengkap
Memiliki hati berukuran besar dan kantong empedu
Alat ekskresi berupa sepasang ginjal berwarna
kehitaman
Alat indra berupa mata, telinga, saku olfaktoris, dan
gurat sisi
Alat kelamin terletak terpisah
Ovipar, fertilisasi eksternal (ada juga yang vivipar dan
fertilisasi internal)
Contoh: ikan mas koki (Carrasius auratus), ikan
terbang (Cypselurus sp.), kuda laut (Hippocampus sp.)

ikan mas koki (Carrasius auratus)

kuda laut (Hippocampus sp.)

ikan terbang (Cypselurus sp.)

Peranan

Daging ikan merupakan sumber protein dan mengandung


asam lemak tidak jenuh
Kulit ikan tertentu dapat dibuat tas, dompet, sepatu, dan
jaket
Tulang ikan untuk bahan pembuatan lem
Sisa ikan dibuat tepung untuk campuran makanan ternak
atau pupuk tanaman

Peranan
Dipelihara menjadi ikan hias
Pemberantasan nyamuk secara biologi
Dapat menyerang dan membahayakan hewan hidup
lainnya (cth: piranha, hiu, ikan macan, ikan kumis,
salem-parker)