Anda di halaman 1dari 5

Laboratorium Geologi Komputasi 2016

TUGAS ARTIKEL VULKANOSTRATIGRAFI


Vulkanostratigrafi merupakan ilmu yang mempelajari urutan dari rekaman
kegiatan vulkanik dengan pemahaman satuan vulkanostratigrafi, yaitu satuan
satuan lapisan yang terpetakan terdiri dari batuan vulkanik yang terbentuk di darat
(subaerial) atau di dalam air (subaqueous) oleh proses proses vulkanik yang
penentuannya berdasarkan sumber, jenis litologi dan genesanya (Sutikno Bronto,
1996) .

Satuan morfostratigrafi merupakan penggolongan stratigrafi dengan


penglompokan batuan menurut berbagai cara untuk mempermudah hubungan
lapisan satu terhadap lapisan lain. Penggolongan stratigrafi berdasarkan
kenampakan morfologinya, bentang alam dari endapan maupun batuan gunung
api dari berbagai fase erupsi secara berturut turut akan saling tindih menindih,
sehingga mempunyai nilai stratigrafi.
Sebagai satuan dasar konsep satuan morfostratigrafi adalah Morfoset
(morphocet : morfological dan facet). Morfoset adalah suatu bentang alam yang
tersusun dari suatu endapan atau komplek endapan gunungapi hasil dari erupsi atu
fase erupsi, yang mempunyai ciri-ciri bentang alam tertentu, yang dapat
dibedakan dengan bentang alam yang tersusun dari suatu endapan atau komplek
endapan gunungapi hasil erupsi atau fase erupsi sebelumnya, sesudahnya atau
sistem gunungapi lainya.
Jika suatu morfoset tersusun dari suatu komplek batuan seperti lava, breksi
atau tuff, dan apabila setiap bataun tersebut secara sendiri memiliki bentang alam
tertentu yang bias dibedakan satu dengan lainnya, maka bentang alam dari setiap
batuan tersebut dinamai Morfonit (morphonit : morfological unit). Jadi morfonit

Nama :Maghfur Zakiy A.H.


NIM :111140192
Plug :8

Page 1

Laboratorium Geologi Komputasi 2016

merupakan bagian dari morfoset, yaitu suatu bentang alam yang mencirikan suatu
batuan tertentu dan biasanya dibedakan satu dengan yang lainya.
Gabungan dari beberapa morfoset yang membentuk bentang alam tertentu
dinamakan Morfotem (morphotem : morphological sistem). Morfotem adalah
suatu bentang alam yang dihasilkan oleh suatu rangkaian proses atau sistem
gunungapi.
Satuan volkanostratigrafi adalah satuan-satuan lapisan yang terpetakan yang
terpetakan terdiri dari batuan vulkanik yang terbentuk di darat (subaerially) atau di
dalam air (subaqueously) oleh proses vulkanik.
Beberapa macam satuan vulkanostrigrafi yang dikenal yaitu :
1. Aliran lava, lava banjir, aliran lava pahoehoe, aliran lava aa, aliran lava
bongkah.
2.

Endapan subaqueous dan interglasial (basalt).

3.
Lahar, terbentuk dari breksi tuff, batu breksi lapili, dan tuff lapili dengan
berbagai komposisi.
4.
Endapan debris avalanche, endapan bongkah dan abu dengan komposisi
mirip lahar.
5. Aliran lapa piroklastik, mirip dengan endapan aliran lumpur dan avalanche,
tetapi prosentase fragmen yang lebih kasar berkomposisi silika lebih sedikit.
6.
Ignimberite, aliran abu terdiri dari batuapung, abu, kadang-kadang cinder
basalt, yang terbentuk endapan tefra.

Nama :Maghfur Zakiy A.H.


NIM :111140192
Plug :8

Page 2

Laboratorium Geologi Komputasi 2016

Fasies gunung api dapat dibagi menjadi fasies sentral, fasies proksimal,
fasies medial, dan fasies distal berdasarkan komposisi batuan penyusunnya (Bogie
& Mackenzie, 1998) (Gambar ).

Gambar . Pembagian fasies gunung api menjadi fasies sentral, fasies proksimal,
fasies medial, dan fasies distal beserta komposisi batuan penyusunnya (Bogie &
Mackenzie, 1998).
Fasies sentral merupakan bukaan keluarnya magma dari dalam bumi ke
permukaan. Oleh sebab itu daerah ini dicirikan oleh asosiasi batuan beku yang
berupa kubah lava dan berbagai macam batuan terobosan semi gunung api
(subvolcanic intrusions) seperti halnya leher gunung api (volcanic necks), sill,
retas, dan kubah bawah permukaan (cryptodomes). Batuan terobosan dangkal
tersebut dapat ditemukan pada dinding kawah atau kaldera gunung api masa kini,
atau pada gunung api purba yang sudah tererosi lanjut. Selain itu, karena daerah
bukaan mulai dari conduit atau diatrema sampai dengan kawah merupakan lokasi
terbentuknya fluida hidrotermal, maka hal itu mengakibatkan terbentuknya batuan
ubahan atau bahkan mineralisasi. Apabila erosi di fasies sentral ini sangat lanjut,
batuan tua yang mendasari batuan gunung api juga dapat tersingkap.
Fasies proksimal merupakan kawasan gunung api yang paling dekat
dengan lokasi sumber atau fasies pusat. Asosiasi batuan pada kerucut gunung api
komposit sangat didominasi oleh perselingan aliran lava dengan breksi
piroklastika dan aglomerat. Kelompok batuan ini sangat resistan, sehingga
biasanya membentuk timbulan tertinggi pada gunung api purba.

Nama :Maghfur Zakiy A.H.


NIM :111140192
Plug :8

Page 3

Laboratorium Geologi Komputasi 2016

Fasies medial, karena sudah lebih menjauhi lokasi sumber, aliran lava dan
aglomerat sudah berkurang, tetapi breksi piroklastika dan tuf sangat dominan, dan
breksi lahar juga sudah mulai berkembang.
Sebagai daerah pengendapan terjauh dari sumber, fasies distal didominasi
oleh endapan rombakan gunung api seperti halnya breksi lahar, breksi fluviatil,
konglomerat, batupasir, dan batulanau. Endapan primer gunung api di fasies ini
umumnya berupa tuf. Ciri-ciri litologi secara umum tersebut tentunya ada
kekecualian apabila terjadi letusan besar sehingga menghasilkan endapan aliran
piroklastika atau endapan longsoran gunung api yang melampar jauh dari
sumbernya. Pada pulau gunung api ataupun gunung api bawah laut, di dalam
fasies distal ini batuan gunung api dapat berselang-seling dengan batuan
nongunung api, seperti halnya batuan karbonat.
Tabel 1. Dan tabel 2 meberikan gambaran ciri khusus yang dimilki oleh
suatu endapan gunung api berdasarkan tekstur , ukuran butir, dan kenampakan di
lapangan.
SATUAN BATUAN

CIRI

KETERANGAN

Aliran piriklasik

-mirip dengan endapan


alavalanche, dibedakan
dengan kehalusan dan
bongkah yang tersebar.
Terbatas pada lereng dan
tofografi rendah, bentuk
lobate.

-distal, proksimal ; 1
1000 km2, tebal 10
200m.

Ignimbrites, aliran
debu

- Semburan gas panas,


campuran bongkah, lapili,
batuapung, banyak endapan
debu berlapis. Bersal dari
pusat gunungapi , kerucut
parasit, atau rekahan. Dapat
diremas samapi sangat keras,
kompak, masif. Perlapisan
dihasilkan oleh perbedaan
pengelasan dan zona
kristalin. Permukaan halus,
tertutup debu dan batuapung.
Terbatas pada daerah
topografi rendah.

- Distal , proksimal ;
100 100000 km2,
tebal 10 100 m.

Endapan Jatuhan Debu

Tutupan debu, berasal dari

- Distal, proksmila,

Nama :Maghfur Zakiy A.H.


NIM :111140192
Plug :8

Page 4

Laboratorium Geologi Komputasi 2016

kawah atau kerucut parasit,


dapat diremas, terkompaksi
oleh penimbunan dan
semenstasi. Berlapisan
berdasarkan ukuran fragmen,
kompsisi, warna dan volume
erupsi yang dikeluarkan.
Permukaan halus menutupi
topografi.

pusat ; basaltik
cinder pusat 1 -1000
km2 , 1000
1000000 km2 , tebal
0,1 10 m.

Tabel 1. Satuan batuan untuk vulkanostratigrafi (1).

SATUAN BATUAN

CIRI

KETERANGAN

-Lava cair dalam volume besar


keluar dengan kecepatan yang
tinggi dari rekahan sepanjang
0,5 10 km, menempati daerah
topografi rendah.

- Distal ; 100
100.000 km2 , tebal
antara <10 100=""
m.="" o:p="">

Aliran lava
-pahoehoe basalt

-Volume lava cair lebih sedikit


dibanding pahoehoe basalt,
keluar dari rekahan atau pusat
erupsi.
-Pahoehoe lava (basalt
andesit)

- Aa Lava

- Cairan lava dalam jumlah


sedikit, umumumnya keluar
dari pusat erupsitau rekahan
perlapisan larutan teramati
-Volume lebih sedikit , keluar
dari pusat membentuk pola
lobate pada kemiringanlereng,
permukaan tidak teratur,
rekahan memanjang. Perlapisan
larutan teramati dengan jelas.

-Bongkah Lava

Nama :Maghfur Zakiy A.H.


NIM :111140192
Plug :8

Page 5