Anda di halaman 1dari 15

Penjelasan dari gambar diatas sebagai berikut :

1. Open berfungsi untuk membuka file yang sudah dibuat sebelumnya.


2. Create digunakan untuk merancang file yang baru.
3. Explore digunakan untuk membuat file dengan menggunakan contoh
perusahaan yang disediakan oleh program.
4. Whats New untuk melihat atau mencari informasi yang baru seputar
program Myob
5. Exit berguna untuk keluar dari Program Myob.

Pada awal kita buka program Myob, maka akan diperlihatkan sebuah
tampilan dengan beberapa pilihan yang disediakan. Untuk selanjutnya kita
akan membuat file untuk perusahaan bar, langkahnya sebagai berikut :

1.

Pilih Create,

kemudian

akan

tampil

gambar

sebagai

berikut.

2. Klik next saja, karena itu adalah informasi awal program Myob.
3. Langkah berikutnya adalah isi data perusahaan, termasuk nama
Perusahaan, alamat, No. Telepon, Fax dam Email, lalu klik Next.

4.

Langkah

berikutnya

adalah

setting

periode

Akuntansi.

Untuk setting diatas, anda harus pastikan settingan tahun benar yaitu 2008
dan

settingan

bulan

bulan desember pada Last


akuntansi)

serta

juga
month

harus
of

tepat

yaitu

financial(bulan

bulan Januari pada Conversion

di

akhiri

akhir

periode

Month (bulan

awal

periode akuntansi). Karena kalau anda sala, makapada waktu menjurnal


nantinya akan berpengaruh. Kemudian klik Next.
5. Maka akan tampil informasi yag telah di set tadi. Pada tahap ini cukup
klik Next saja.
6. Pada langkah ini anda diperlihatkan 3 pilihan untuk memilih Perkiraan.
Pilihan pertama = bila menggunakan perkiraan dari program Myob
Pilihan kedua = bila ingin mengimpor perkiraan dari perusahan lain / file
lain
Pilihan ketiga = bila ingin membuat sendiri perkiraan tersebut.
Anda boleh memilih apa saja, karena nantinya akan anda set juga
perkiraannya, standarnya pilih saja No. 1 lalu klik Next.
7. Kemudian silahkan jenis Perusahaan anda, dan type bisnis dari
perusahaan tersebut. Ini pun boleh anda abaikan, lalu klik aja Next.

8.

Pada

langkah

ini

tentukan

tempat

penyimpanan

file

anda.

Setelah itu, silahkan klik Next. maka tampil proses dari settingan awal file
anda.
9. Kemudian pada pilihan terakhir , pilih Command Center.
10.Setelah anda klik Command Center maka akan muncul tampilan awal
file anda seperti gambar dibawah ini :

Demikian settingan awal dalam membuat file data Myob.

Setelah anda setting pada awal membuat data / file di program Myob,
maka untuk selanjutnya kita akan mengenal beberapa perintah awal
tampilan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Pada gambar diatas diperlihatkan beberapa gambar yang merupakan


perintah secara cepat, atau bisa juga menggunakan perintah lain yaitu
yang terdapat pada bagian atas dari program Myob tersebut. Kita akan
jelaskan beberapa perintah gambar diatas, yaitu :
1.

Account

Digunakan untuk membuat daftar perkiraan dan melakukan jurnal umum.


2.

Banking

Untuk mencatat perkiraan yang berhubungan dengan transaksi bank,


selain membeli maupun menjual barang dagang.
3.

Sales

Untuk mencatat penjualan barang, termasuk penerimaan piutang dan


segala yang berhubungan dengan penjualan tersebut.
4.

Time

Billing

Untuk mencatat dan mengatur waktu yang diset secara otomatis untuk
pembayaran baik untuk klien maupun aktivitas-aktivitas yang berhubungan
dengan dengan waktu.

5.

Purchase

Untuk mencatat pembelian barang, termasuk membayar hutang dan lain


sebagainya yang berhubungan dengan pembelian barang tersebut.
6.

Payroll

Untuk mencatat tentang gaji, upah, pajak dan lain sebagainya yang
berhubungan dengan pegawai atau karyawan.
7.

Inventory

Untuk mencatat persediaan barang dagang khusunya perusahaan dagang


8.

Card

File

Untuk mencatat dan mengatur secara permanen data-data pelanggan,


pemasok, pegawai dan hubungannya dengan pihak lain.
Sebelum memulai langkah berikutnya di MYOB ini, pertama sekali kita
harus tahu jenis usaha yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Karena
hal ini tentu akan disesuaikan dengan kebutuhan di program tersebut.
Perusahaan jasa dan dagang tentu berbeda kebutuhan perkiraan yang
dibutuhkan, begitu juga untuk jenis perusahaan yang lain.
Perkiraan
Karena itu, sebaiknya tentukan dulu jenis perusahaan tersebut dan susun
jenis perkiraan yang dibutuhkan. Secara garis besar jenis perkiraan
dikelompokkan menjadi 5 yaitu :
1. HARTA
2. HUTANG
3. MODAL
4. PENDAPATAN
5. BIAYA

Kemudian susun perkiraan tersebut, misalnya isi dari Harta adalah Kas,
Kas Bank, Piutang dan lain-lain. Isi dari Hutang misalnya Hutang usaha,
Hutang Bank dan lain-lain. Begitu juga untuk jenis kelompok yang lainnya.
Untuk

mengisi

perkiraan,

pilih

di

bagian Accounts,

kemudian

klik Accounts List. Maka akan diperlihatkan gambar seperti dibawah ini.

Kalau kita perhatikan tampilan perkiraan diatas, maka perkiraan di bagi


menjadi 8 kelompok besar dengan nomor perkiraan menggunakan 5 digit
angka termasuk angka yang paling depan merupakan kelompoknya. Tapi
secara garis besar yang 5 kelompok tersebut masih ada, cuma ditambah 3
kelompok lagi yaitu Cost of Sales, Other Incomedan Expense Income.
Untuk membuat perkiraan baru pastikan berada pada kelompok yang
sesuai, misalnya Asset (=Harta), lalu klik New dan isi Nomor Perkiraannya
kemudian Enter terus isi Nama Perkiraan tersebut.
Jurnal
Jurnal adalah melakukan pencatatan awal setelah adanya transaksi, jadi
pastikan anda sudah membuat Nama perkiraan dengan cara diatas. Kalau
sudah selesai maka kembali ke tampilan awal Myob. Lalu untuk menjurnal
klik Record Journal Entry. Kemudian tukar tanggal dengan cara tekan
spasi di keyboard. Lalu memo adalah sebagai keterangan dari jurnal.

Untuk mengisi jurnalnya klik kolom pertama sebelah kiri dan tepat pada
baris pertama juga, maka akan keluar tanda panah kebawah, klik saja. Itu
adalah untuk perkiraan sebelah Debet, dan ketikkan jumlah debetnya.
Kemudian klik dibawah No perkiraan, artinya pada baris kedua dan klik
tanda panah kebawah juga seperti pada langkah pertama tadi dan pilih
perkiraannya serta isi jumlahnya. Langkah terakir adalah klik Record untuk
merekam jurnal anda.
Pada tutorial Myob sebelumnya saya telah menguraikan bagaimana
membuat daftar perkiraan yang digunakan untuk melakukan jurnal datadata transaksi keuangan. Berikutnya adalah bagaimana langkah kita untuk
menjurnal, menampilkan hasil jurnal dan mengeditnya. Dalam pembahasan
ini saya fokuskan kepada perusahaan jasa terlebih dahulu, karena ada
beberapa komentar dari pengunjung yang menanyakan bagaimana aplikasi
myob untuk perusahaan dagang. Untuk jawabannya, tentu ini akan saya
buat juga dalam pembahasan berikutnya. Kita mulai yang lebih mudah
dulu, yaitu perusahaan jasa.
Langkah adalah sebagai berikut :
1. Pada tampilan awal program Myob pilih Record Journal Entry
2. Kemudian akan tampil gambar seperti dibawah ini.

3. General Journal merupakan nomor urut transaksi dan akan muncul


secara oromatis.
4. Date, silahkan anda sisi tanggal Transaksi jurnal anda.

5. Memo, adalah keterangan dari dari jurnal transaksi, hal ini boleh apa
saja yang penting nyambung dengan transaksi nya.
6. Kemudian klik dibawah ACCt# , lalu klik panah kebawah disebelah
kanannya, dan pilih jenis perkiraan yang digunakan, misalny KAS. Maka
akan keluar secara otomatis pada kolom Name, kemudian isikan nilainya
pada bagian Debet.

7. Untuk baris dibawahnya lakukan yang sama sperti perintah diatas, dan
berikan jumlah nilainya pada bagian kredit. Setelah Balance anatara Debet
dan Kredit jangan lupa KlikRecord untuk merekamnya.
Untuk

menampilkan

Jurnal

yang

anda

buat,

silahkan

klik

tulisan Journal disebelah kiri bawah dari tampilan tersebut. Lalu tukar
tanggal awal dan tanggal akhir dari jurnal yang ingin anda tampilkan. Biar
cepat cukup tekan saja Spasi, jangan lupa setelah di tukar tanggalnya
tekan Enter.

Maka akan tampil beberapa jurnal yang sudah di input tadi, kemudian
untuk mengedit atau memperbaiki jurnal yang salah, lihat di masing-masing
kelompok jurnal tersebut ada tombol panah putih disebelah kiri, silahkan di
klik, maka akan tampil seperti waktu anda menjurnal pertama kalinya,
silahkan di edit, dan jangan lupa klik OK.
Program Myob Accounting yang pernah saya gunakan adalah Myob versi
12 dan 13, Sebelumnya saya menggunakan prgoram Dea (Dac Easy
Accounting). Lalu, kenapa tidak meng-upgrade ke versi yang lebih tinggi?
Bukannya tidak pernah menggunakan versi yang diatasnya. Pernah saya
menggunakan Myob ver 17, sekedar coba-coba mencicipi hal yang baru.
Setelah di intall dikomputer, dan mencoba menjalankannya ternyata fiturfiturnya malah tidak sebanyak yang ver 13. Fitur untuk Billing Time dan
Payroll. Jadi malah heran nih, versi yang lebih tinggi kok malah nggak
lengkap. Mungkin pengembang ingin memisahkan antara akuntansi untuk
pembukuan dengan akuntansi yang mencatat tentang penggajian. Artinya,
untuk penggajian dan akan dibuat pada versi yang lain.
Oh, ya dalam mengatur setting rupiah dalam Myob versi 12 dan 13
sepertinya belum ada fasilitas dari myob itu sendiri untuk merubah setting
mata uang. Sehingga jika ingin merubah setting ke rupiah yang di rubah

adalah settingan windowsnya. Akibatnya semua aplikasi yang ada dalam


windows tersebut semuanya berpengaruh. Misalnya rumus-rumus di Excel
jadi berubah, yang biasanya menggunakan perintah , (koma) harus diganti
menjadi ; (titik koma).
Jadi, kalau misalnya waktu memasukkan rumus di excel, tidak bisa-bisa,
sedangkan rumusnya sudah bener, kemungkinan settingan mata uangnya
berubah yaitu dari English (United State) menjadi Indonesian. Oleh
karenanya waktu memasukkan rumus yang biasanya menggunakan
tanda , (koma) harus diganti menjadi ; (titik koma).
Nah, berikut cara untuk merubah format menjadi rupiah di Windows
1. Klik Start, Setting
2. Klik Control Panel
3. Double Regional and Language Option
4. Pada Select and Item / Location, pilih Indonesian
Nah, sekarang, silahkan cek di Myob, yaitu bagian Account List sudah
berubah menjadi rupiah. Selamat mencoba.
Bagimana

rekan-rekan

netter

semua.

Sudah

paham

mengenai

pembahasan Myob pada postingan sebelumnya? Ya, mungkin sebagian


udah ada yang paham atau mungkin juga ada yang belum. Nah, kalau ada
yang belum paham, silahkan isi komentarnya, nanti akan dibahas sesuai
kemampuan. Selanjutnya berikut ini adalah contoh kasus, yang bisa
dipraktekkan untuk perusahaan jasa di Myob Accounting. Sebelumnya ada
yang menanyakan bagaimana kalau ada contoh kasusnya.
Buatlah pencataan akuntansi dari PT. Jasa Pratama untuk periode tahun
2008 dengan perkiraan sebagai berikut :

Kemudian

masukkan

saldo

awal

dibawah

ini

dengan

cara

klik Setup, Balance, Account Opening Balance.

Dalam mengisi saldo awal, yang perlu diperhatikan yaitu : tampilannya tidak seperti neraca
diatas yang dipisahkan debet dan kredit, tapi tampilannya kebawah. Kemudian untuk data yang
merupakan dalam kurung artinya minus. Jadi pengisiannya harus tambahkan minus baru
ketikkan nilainya, contohnya Akm. Penyusutan Bangunan. Lalu untuk mengecek data yang
kita buat benar, lihat dibagian bawah ada Ammount left to be allocated, kalau nilainya sudah
nol ,maka sudah benar. Kalau belum nol berarti pengetikannya ada yang salah.
Transaksi yang terjadi selama 1 tahun 2008 adalah sebagai berikut :

Khusus untuk penyesuaian, harus dicari dulu secara manual baru dijurnal kedalam Myob.

Kalau pada postingan nomor 5 yang lalu, kita sudah mempelajari


bagaimana cara menjurnal dan mengeditnya, berikut ini kita akan melihat
bagaimana laporan / report. Begitu mudahnya dalam menggunakan
Komputer akuntansi, sehingga kita tidak perlu mengikuti urutan siklus
akuntansi pada teori, karena semuanya sudah diprogram secara singkat.
Kuncinya adalah cukup kita melakukan jurnal lalu laporannya sudah dapat
kita lihat. Jadi, buku besar dan worksheet tidak perlu dibuat. Berikut
langkah yang dilakukan.
1. Pada tampilan awal pastikan yang aktif adalah Accounts, lalu klik
Report pada bagian kanan bawah.

2.Kemudian pastikan yang aktif pada bagian Accounts (kenapa selalu


Account? ya karena kita masih membahas perusahaan Jasa, sedangkan
kalau perusahaan dagang yang kita perlukan bukan hanya Account, tapi
juga ada Purchase, Sales, Inventory dan lain-lain).
Kita akan diperlihatkan banyak tulisan. Semuanya itu adalah laporan.
Namun yang paling pokok sebagaimana halnya diteori adalah hanya ada
beberapa laporan yaitu : Laporan Labar rugi, Laporan Perubahan Modal
dan Neraca.

Keterangan :
General Ledger (Detail) = Buku besar dalam bentuk Detail
Standar Balance Sheet = Laporan Neraca
Profit and Loss (Acrrual) = Laba Rugi
General Journal = Laporan Jurnal