Anda di halaman 1dari 14

14

Managemen Agribisnis

MAKALAH
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA REPOEBLIK TELO
DI PURWODADI

Dosen Pengampuh :
Vita Mukti, SP

Oleh :
Nanda Kusuma Arum(14111005)
Qurrotu Aayuni
Anjas Diar Septiansyah

(14111006)
(14111007)

Muhammad Yunus Ichwan (14111008)


Mierza Aditya Nova (14111009)

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK
2015
| Strategi Pengembangan Usaha Repoeblik Telo di Purwodadi

14

Managemen Agribisnis

KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan
hidayah kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas untuk
membuat makalah dengan baik, dengan judul Strategi
Pengembangan Usaha Repoeblik Telo Di Purwodadi sesuai dengan
jadwal yang ditentukan.
Makalah ini disusun dengan bekal ilmu yang terbatas dan jauh dari
kata sempurna. Selain itu, keberhasilan penyusunan ini tidak terlepas dari dukungan,
kerjasama dan partisipasi dari semua pihak yang terkait. Sehingga tanpa bantuan dan
dukungan dari beberapa pihak, penulis tidak akan dapat menyelesaikan
makalah ini. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1. Vita Mukti, SP selaku dosen pembimbing.
2. Semua pihak yang tidak sempat penulis sebutkan satu persatu yang
turut membantu kelancaran dalam penyusunan makalah ini.
Dengan kerendahan hati, penulis menyadari banyak kekurangan yang
terdapat dalam penyusunan makalah ini. Oleh sebab itu, penulis
memohon kritik dan saran dari semua pihak untuk perbaikan makalah ini.
Akhirnya dengan iringan doa yang tulus ikhlas semoga makalah ini
dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi para pembaca pada
umumnya.
Gresik, 26 Desember 2015

Penulis

| Strategi Pengembangan Usaha Repoeblik Telo di Purwodadi

14

Managemen Agribisnis

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGATAR .................................................................................................
DAFTAR ISI ..............................................................................................................
BAB 1 PENDAHULUAN ..........................................................................................
1.1 Latar Belakang ....................................................................................................
1.2 Tujuan .................................................................................................................
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ...............................................................................
2.1 Profil Perusahaan ...............................................................................................
BAB 3 PEMBAHASAN .............................................................................................
3.1 Waktu dan Tempat Observasi ..............................................................................
3.2 Metode Observasi ...............................................................................................
3.3 Agroindustri ........................................................................................................
3.3.1 Pengelolahan Pasca Panen .............................................................................
3.3.2 Pemasaran ......................................................................................................
3.3.3 Nilai Tambah ...................................................................................................
3.4 Analisis SWOT ......................................................................................................
3.5 Strategi Pengembangan Produk ..............................................................................
BAB 4 PENUTUP ........................................................................................................
4.1 Simpulan ..................................................................................................................

| Strategi Pengembangan Usaha Repoeblik Telo di Purwodadi

14

Managemen Agribisnis

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pembangunan Pertanian sebagaimana pembagunan perekonomian nasional yang
harus dilakuakan dengan memberdayakan potensi sumberdaya ekonomi dalam negeri
yang dimiliki, serta memperhatikan perkembangan ekonomi dunia yang terus
berkembang secara terus-menerus. Basis kekuatan ekonomi nasional berada di pedesaan
yang sebagian besar memiliki lahan bercocok tanam, dan kekayaan agraris di Indonesia
berupa pertanian harus tetap dijaga. Salah satunya adalah Sentra Pengembangan
Agrobisnis Terpadu (SPAT) yang merupakan puncak aktivitas bisnis pertanian, SPAT
duginakan sebagai media untuk memposisikan para petani dan kelompok usaha kecil
untuk langsung berinteraksi pasar.
SPAT menyajikan Bakpao Telo sebagai produk unggulan untuk menarik minat beli
konsumen. Bakpao Telo ini adalah bakpao yang berbahan dasar yang kemudian
dihancurkan menjadi tepung ubi jalar. Untuk tetap mempertahankan minat beli terhadap
Bakpao

Telo

manajemen

harus

mengantisipasi

strategi

pemasaran

dengan

mempertahankan kepuasan konsumen. Kunci utama untuk memenangkan persaingan


adalah memberi nilai dan kepuasan kepada konsumen melalui penyampaian produk dan
jasa yang berkualitas dengan harga bersaing.

1.2 Tujuan
1. Untuk mengetahui Strategi Pengembangan Usaha Repoeblik Telo di Purwodadi dari
hulu sampai hilir ?

| Strategi Pengembangan Usaha Repoeblik Telo di Purwodadi

14

Managemen Agribisnis

BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Profil Perusahaan
Pada 16 April 1999 Sentra Pengembangan Agrobisnis Terpadu (SPAT) di resmikan
oleh Mentri Pemuda dan Olahraga. Sentra Pengembangan Agrobisnis Terpadu (SPAT)
dirikan oleh Ir Unggul Abinowo alumni Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya
Malang tahun 1984 yang sekaligus perintis penerapan sistem terminal agrobisnis di
Kabupaten Pasuruan Jawa Timur (Jatim). Sejak tahun 2000 merintis pengelolahan pasca
panen khususnya ubi jalar dan pemasaran produk UKM. Sejak tahun 2000 sentra ini rutin
melakukan enam kegiatan, mulai dari pusat pendidikan dan pelatihan terpadu, pusat data
dan informasi, pusat kajian dan strategi gerakan pembangunan desa, pusat
pengembangan teknologi tepat guna, pusat kajian investasi dan pembiayaan, hingga
terminal agrobisnis.
Luas lahan yang dimiliki Sentra Pengembangan Agrobisnis Terpadu (SPAT)
seluas8.000 meter persegi di perbatasan Kabupaten Pasuruan dan Malang, dengan tanah
seluas itu Ir Unggul Abinowo membangun terminal agrobisnis yang terdiri atas Kantor
Sekretariat SPAT, ruang pamer produk tanaman hias, hidroponik, dan pupuk. Sementara
bangunan terakhir yang menjadi inti terminal agrobisnis adalah ruang pamer produk agro
hasil olahan dan hasil kerajinan dari Kabupaten Pasuruan dan beberapa daerah
lain. Terminal agrobisnis ini juga memiliki fungsi untuk media berpromosi, pusat data,
sekaligus tempat pengolahan produk pertanian untuk mendapatkan nilai tambah yang
tinggi.
Setra Pengembanagan Agrobisnis Terpadu adalah sebagai pusat pemandu potensi
aksi dan gerakan pemberdayaan masyarakat. SPAT menjadi mediator masyarakat dengan
menyediakan berbagai macam program. Program ini merupakan komitmen dan
didasarkan pada visi para pemuda pelopor tingkat nasional. Dalam visi tersebut
disepakati bahwa kegiatanyang dilaksanakan akan senantiasa mengabdikan diri dengan
cara bergerak di pedesaan dan berwawasan agrobisnis.SPAT berdiri dengan
mengembangkan usaha yang bergerak dari hulu sampai hilir, dengan mengambil produk
tanaman ubi jalar sebagai bahan baku utama.

| Strategi Pengembangan Usaha Repoeblik Telo di Purwodadi

14

Managemen Agribisnis

Pak unggul abinowo menggangap ubi jalar adalah tanaman prospektif karena
telah banyak dikembangkan dan digunakan sebagai produk olahan di Negara-negara
maju. Disamping itu ubi jalar juga memiliki nutrisi yang tidak kalah dengan produkproduk pertanian lainnya.

Sentra

Pengembangan

Agribisnis

Terpadu(Integrated

Farming

Development

Centre)merupakan perwujudan usaha agribisnisterpadu dari hulu hingga hilir, adapun


Visi, Misi, Motto dan Tujuan SPAT adalah :
Visi :
Menjadi industri terkemuka di bidang agribisnisdengan Model Usaha
Agribisnis

Terpadu

yangkreatif,

inovatif,

modern,

berdaya

saing

danberdimensi kerakyatan
Misi :
Produk Negeri Sehat untuk Indonesia (Healthy is Our Priority)
Motto :
Thinks Big, Start Small, Lets do it (Berfikir Besar, Memulai dari Kecil,
Kerjakan)
Tujuan :
1. Menghasilkan produk agribisnis yang mempunyai daya saing tinggi
2. Rebuilding image produk lokal
3. Peningkatan kesejahteraan UKM dan Petani

BAB 3
METODOLOGI

| Strategi Pengembangan Usaha Repoeblik Telo di Purwodadi

14

Managemen Agribisnis

3.1 Waktu dan Tempat


Waktu

: Rabu, 16 Desember 2015

Tempat

: Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu (SPAT) Jl. RayaPurwodadi No. 1


Kabupaten Pasuruan

3.2 Metode Pengumpulan Data


Penulis melakukan pengumpulan data primer dan pengumpulan
data skunder.

BAB 4
PEMBAHASAN
| Strategi Pengembangan Usaha Repoeblik Telo di Purwodadi

14

Managemen Agribisnis

4.1 Agroindustri
4.1.1 Pengelolahan pasca panen
Pengelolahan paska panen pada ubi jalar dibedakan menjadi 2 yaitu produk
kering dan produk basah :
Pada Pengelolahan produk kering ubi jalar terlebih dahulu disortir dan dicuci.
Kemudian dipotomg tipis-tipis dan digoreng dijadikan kripik ubi jalar dengan
berbagai macam variasi.
Pada pengelolahan produk basah ubi jalar terlebih dahulu disortir dan di cuci
hingga bersih kemudian dipotong kecil-kecil dan direbus hingga lunak. Ubi
jalar yang telah lunak dijadikan pasta untuk membuat produk olahan ubi jalar
berupa ice crean, telo, jus, dan lainnya.
3.3.2 Pemasaran
Produt (Produk)

: Produk yang di hasilkan oleh Repoeblik Telo, adalah


Bakpo Telo, Brownis Telo, Bakpia Telo, Cookis
Telo, Kue Tradisional, Kripik Telo, Mie Telo,

Price (Harga)

: Harga produk olahan ubi jalar Repoeblik Telo


bermacam-macam seperti cookies Rp 14.000 ,
bakpia Rp 15.000, ice cream Rp 5.000, aneka kripik
Rp 7.000, dan lain-lain.

Place (Tempat)

: Jakarta, Malang, semarang, Surabaya, Bandung,


Malaysia, Singapura, Thailand,

Promosion (Promosi)

: Adapun Promosi yang dilakukan oleh Sentra


Pengembangan

Agrobisnis

Terpadu

(SPAT)

Repoeblik Telo adalah dengan cara : Melalui


Websait

http://www.spat-indonesia.or.id

sedangkan Promosi yang di lakukan Secara


Langsung yaitu

bekerja sama kampus untuk

mengadakan bazar / pameran.

3.3.3 Nilai Tambah

| Strategi Pengembangan Usaha Repoeblik Telo di Purwodadi

14

Managemen Agribisnis

Ubi jalar adalah jenih sayuran yang kaya akan gizi, sebagian besar orang
menganggap ubi jalar hanya makanan orang desa yang tidak memiliki nilai
ekonomis ketika hanya dikonsumsi langsung, Repoeblik Telo membuat olahan
berbagai macan makanan dan minuman yang berbahan baku ubi jalar sehingga
menciptakan nilai tambah. Adapun beberapa olahan ubi jalar yang bisa
memberikan nilai tambah secara ekonomis.
Tabel 1. Lima puluh Produk Varian Repoeblik Telo Olahan dari Ubi Jalar :

Ice cream Telo

Jus Telo

Bakpo Telo

Brownis Telo

Mie Telo
Pang-pang Telo

Stick Telo

Kripik Telo ungu

Telobar

Cookies Telo

Bakpia Telo

Aneka Kue
Tradisional

Pizza Telo

Burger Telo

Nasi Telo

| Strategi Pengembangan Usaha Repoeblik Telo di Purwodadi

14

Managemen Agribisnis

3.4 Analisis SWOT


Agar perusahaan dapat maju dan berkembang, maka perlu adanya analisi
SWOT. Dengan melakukan analisis SWOT maka dapat menentukan pemasaran dan
distribusi produk dari suatu perusahaan. Dimana dan bagaimana suatu produk akan
dipasarkan. Serta menentukan solusi dari permasalahan yang terjadi dalam sebuah
perusahaan.
Analisa SWOT adalah suatu metode penyusunan strategi perusahaan atau
organisasi, merupakan singkatan dari Strength (S), Weakness (W), Opportunities (O),
dan Threats (T) yang artinya kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman atau
kendala, dimana secara sistematis dapat membantu dalam mengidentifikasi faktorfaktor luar (O dan T) dan faktor di dalam perusahaan (S dan W). Kata-kata tersebut
dipakai dalam usaha penyusunan suatu rencana matang untuk mencapai tujuan baik
untuk jangka pendek maupun jangka panjang.
Tabel 2. Menentukan Analisis SWOT Sentra Pengembangan Agrobisnis Terpadu
(SPAT).
Eksternal / Internal

STRENGTH
1. Produk yang
diproduksi sesuai
dengan keahlian
pendiri usaha
2. Bahan baku mudah
didapatkan
3. Peralatan Industri yang
memadi
4. Mempunyai 6 divisi

OPPORTUNITIES
1. Peluang pasar yang
luas.
2. Banyak yang
meminati produk
tersebut.
3. Masih belum banyak

WEAKNESS
1. SDM yang kurang
2. Perekrutan karyawan
melalui sistem
kekeluargaan
3. Produk tidak tahan
lama
4. Pasokan bahan baku
berkurang saat musim
hujan

usaha
5. Mutu produk terjamin
6. Kemasan yang menarik
SO
WO
1. Meningkatkan peluang 1. Perlu adanya teknologi
pasar dengan

baru, jika pada musim

meningkatkan mutu

hujan kesediaan bahan

produk.
2. Dengan peluang pasar

baku masih tetap ada.

yang luas maka

| Strategi Pengembangan Usaha Repoeblik Telo di Purwodadi

14

Managemen Agribisnis

produk olahan dari


telo.

peluang penjualan luas.


3. Dengan keahlian yang
dimiliki maka produk
ini masih bisa

THREATS
1. Adanya produk

diinovasikan.
ST
1. Meningkatkan mutu

pesaing luar negeri

produk agar bisa

WT
1. Memperbaiki sistem
perekrutan karyawan.

bersaing dengan
produk luar negeri.

3.5 Strategi Pengembangan Produk


1. Sistem Jaminan Halal (SJH) dan HACCP
Tahun 2004, SPAT mendapatkan sertifikat mutu yakni HSCCP (hazard
analysis and critical control point) dari PT Mutu Agung Lestari dan setifikat halal
dari MUI. pada tahun 2006 SPAT juga mendapatkan penghargaan sebagai pelaku
usaha (UKM) yang menerapkan sistam jaminan mutu dari mentri pertanian. Untuk
salah satu produk olahan dari ubi jalar (bakpao telo) mendapatkan penghargaan
sebagai produk inovasi makanan terbaik dalam pemeran SMEsCO tahun 2006.
Jaminan mutu ini sangat berpengaruh terhadap pemasaran produk olahan Bakpao
Telo ini.
2. Ketersediaan Bahan Baku melalui Petani Plasma
Dengan bekerja sama dengan para petani untuk ketersediaan bahan baku maka
Sentra Pengembangan Agribisnis Terpau (SPAT) Repoeblik Telo tidak pernah
mengalami keterlambatan bahan baku untuk tetap stabil memproduksi produk
Telonya.

3. Membangun Brand
Brand adalah sebuah elemen kunci dari strategi pemasaran perusahaan, merek
yang kuat membantu membangun identitas di pasar dan pengembangkan waralaba
pelanggan yang solid. Apabila ingin masuk ke pasar internasional maka produk
| Strategi Pengembangan Usaha Repoeblik Telo di Purwodadi

14

Managemen Agribisnis

tersebut harus memiliki brand yang kuat, mudah diucapkan, mudah diingat dan
mudah dilihat. Jadi brand adalah ibarat sebuah nyawa dari perusahaan tersebut.
4. Diversifikasi pangan mengikuti trend
Salah satu strategi yang dilakukan SPAT untuk pengembangan produknya
adalah dengan menciptakan inovasi baru yang mengikuti trand sesperti Ktelo,
Telobar, Black rice dan Red rice agar dapat bersaing dengan produk-produk luar
negeri dan mampu mempertahankan eksistensi bahan baku dalam negeri.
5. Pamasaran yang meluas
Untuk pemasaran Republik Telo sendiri telah mendirikan Galeri Telo yang
terletak di Malang. Di galeri inilah dijual berbagai macam olahan dari bahan baku
telo yang dihasilkan oleh Republik Telo. Selain dipasarkan dipusat yang terletak di
Malang, Republik Telo juga memiliki cabang di Bandung. Galeri Telo yang berada
di Bandung ini berisi restaurant, tempat pemancingan, serta sebuah supermarket
yang menjual aneka oleh-oleh khas yang dihasilkan Republik Telo ini.
Supermarket tersebut selain menjual oleh-oleh, juga menjual makanan siap saji
seperti burger telo, ice cream telo, dan berbagai makanan basah lainnya. Selain di
dalam Negeri, Republik Telo juga memasarkan produknya ke luar Negeri seperti
Singapura, Malaysia dan Thailand.

BAB 5
PENUTUP
5.1 Simpulan
| Strategi Pengembangan Usaha Repoeblik Telo di Purwodadi

14

Managemen Agribisnis

Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu (SPAT) adalah pusat pemanduan potensi,


aksi dan gerakan pemberdayaan masyarakat untuk berperan aktif dalam pembangunan
masyarakat pertanian Indonesia. Strategi pengembangan yang digunakan perusahaan
Bakpao Telo melalui SPAT adalah konsep pertanian terpadu dalam mengembangkan
usaha yang bergerak dari hulu hingga hilir.

DAFTAR PUSTAKA

| Strategi Pengembangan Usaha Repoeblik Telo di Purwodadi

14

Managemen Agribisnis

Afrillita,

Nur.

2013.

Analisis

SWOT

dalam

Menentukan

Pemasaran.

(http://ejournal.adbisnis.fisip-unmul.ac.id/site/wp
content/uploads/2013/03/jurnal.pdf) diakses 26 Desember 2015.
Aji. 2009. Strategi Pengembangan Agrobisnis Bakpao Telo di Purwodadi. 15 Juli 2009
(https://ajichrw.wordpress.com/2009/07/15/strategi-pengembangan-agrobisnisbakpao-telo-di-purwodadi/) diakses 26 Desember 2015.
Sosek . 2014. Profil SPAT Unggul. November 2014
(http://sosek.ub.ac.id/wp-content/uploads/2014/06/profil_spat_unggul.pdf)
diaskes 26 Desember 2015.

| Strategi Pengembangan Usaha Repoeblik Telo di Purwodadi