Anda di halaman 1dari 40

BERJUMPA DENGAN ALLAH DALAM KELUARGA

(IMAMAT 26:12)
PENDALAMAN IMAN ADVEN 2014

STASI FRANSISKUS XAVERIUS SAMBIKARTO


KABUPATEN LAMPUNG TIMUR
2014

Pertemuan I :
MEMAKNAI ADVEN
Tujuan :
Umat semakin menyadari bahwa Yesus adalah sungguh Allah dan
sungguh manusia, Dia adalah Sukacita Allah yang ditunggu dan
didambakan kedatanganNya untuk menyelamatkan seluruh umat
manusia.
Pembukaan
Lagu Puji Syukur No.
Tanda Salib dan Salam
P : Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Semoga Allah, Sumber Sukacita kita menunjukkan kerelaan hatiNya, dan
memberikan damai sejahtera kepada kita semua yang berhimpun dalam
namaNya.
U : Sekarang dan selama-lamanya.
Pengantar
P : Masa Adven mempunyai arti yang sangat penting bagi umat beriman
karena merupakan saat persiapan diri untuk menerima kedatangan Tuhan
yang akan dirayakan pada hari Natal. Dalam pertemuan ini, kita akan
mendalami makna Adven dan pelaksanaannya agar pemahaman kita
semakin mendalam. Tema Adven 2014 masih berhubungan dengan
keluarga dan sekaligus menjadi tema Natal tahun ini yaitu Berjumpa
dengan Allah dalam Keluarga (Imamat 26:12), sedangkan dalam
pertemuan pertama ini kita akan memaknai masa Adven yang
sesungguhnya.
2

Sebelum memulai pertemuan ini marilah kita menyadari segala kesalahan


dan kelemahan kita sehingga kita pantas mendengarkan sabda Tuhan.
Doa tobat
P : Saudara-saudara yang terkasih, kita ini adalah mahluk ciptaan Tuhan yang
lemah, tidak luput dari dosa dan kesalahan. Maka marilah kita
menghadap ke hadirat Allah yang maharahim, mohon ampun atas segala
dosa dan kesalahan kita dengan berdoa saya mengaku... .
PU: Saya mengaku .
P : Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita,
dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U : Amin.
Doa pembukaan (Bersama)
Doa Keluarga
Allah Bapa Yang Mahakasih, Puji dan syukur kami hunjukkan kepada-Mu,
Allah yang mengasihi dan membimbing keluarga kami.
Jadikanlah keluarga kami milik-Mu, dengan meneladan cara hidup keluarga-Mu
yang kudus.
Semoga kami dapat meneladan Bunda Maria, mengasihi keluarga dengan hati
keibuannya.
Belajar menjadi seperti Santo Yosef, memimpin dan melindungi keluarga
dengan kasih.
Serta meneladan hidup Yesus, yang memberi tempat tertinggi bagi kemuliaanMu
3

Semoga dalam masa adven ini, keluarga kami masing-masing menjadi


persembahan yang pantas bagi kemuliaan-Mu dan kebaikan sesama kami.
Menjadi masa penuh rahmat untuk merenung dan waktu yang baik untuk berani
berubah.
Semoga keluarga kami semakin saling melayani, menjadi bagian dari
kehadiran-Mu sendiri yang memberkati dan membawa kami pada iman,
pengharapan dan kasih
Semoga pelayanan kami berbuah kebaikan bagi keluarga-keluarga di sekitar
kami. Sampai akhirnya kami pun Engkau muliakan sebagai umat pilihan yang
Engkau kasihi.
Doa ini kami panjatkan demi Yesus yang kami nantikan kelahiran-Nya yang
hidup bersama Engkau dan Roh Kudus Kini dan sepanjang segala masa
Amin
.
Bacaan Kitab Suci
P : Tuhan berserta kita.
U : Sekarang dan selama-lamanya.
P : Inilah Injil Tuhan kita Yesus Kristus menurut Santo Lukas (1: 26 -56)
U : Dimuliakanlah Tuhan.
P : Pemberitahuan tentang kelahiran Yesus serta Maria dan Elisabeth
26

Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah
kota di Galilea bernama Nazaret, 27kepada seorang perawan yang bertunangan
dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. 28
Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: Salam, hai engkau
4

yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau. 29Maria terkejut mendengar


perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. 30Kata
malaikat itu kepadanya: Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih
karunia di hadapan Allah. 31Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan
melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
32
Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan
Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
33
dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya
dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan. 34Kata Maria kepada malaikat itu:
Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami? 35Jawab
malaikat itu kepadanya: Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang
Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu
akan disebut kudus, Anak Allah. 36Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu,
iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah
bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. 37Sebab bagi Allah tidak
ada yang mustahil. 38Kata Maria: Sesungguhnya aku ini adalah hamba
Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu. Lalu malaikat itu
meninggalkan dia.
39

Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke


pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. 40Di situ ia masuk ke rumah
Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. 41Dan ketika Elisabet mendengar
salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh
dengan Roh Kudus, 42lalu berseru dengan suara nyaring: Diberkatilah engkau
di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. 43Siapakah aku ini
sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? 44Sebab sesungguhnya, ketika
salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak
kegirangan. 45Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang
dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana. 46Lalu kata Maria: Jiwaku
memuliakan Tuhan 47dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,
48
sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai
dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, 49karena Yang
5

Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan namaNya adalah kudus. 50Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut
akan Dia. 51Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan
mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; 52Ia menurunkan orangorang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang
rendah; 53Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan
menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; 54Ia menolong Israel,
hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, 55seperti yang dijanjikan-Nya
kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selamalamanya. 56Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan
Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.
P : Demikianlah Injil Tuhan
U : Terpujilah Kristus
Lagu PS No .
Panduan pertanyaan seputar Adven :
1. Apa artinya masa Adven ? Apa maknanya ?
2. Apa itu korona Adven ? Apa maknanya ?
1. Beberapa pengertian
Kata adven berasal dari kata Latin adventus yang berarti kedatangan.
Maka masa adven berarti masa untuk menunggu kedatangan Tuhan
Yesus. Masa adven berlangsung selama 4 minggu, yakni dari Minggu
Adven I sampai dengan Minggu Adven IV.
2. Perkembangan tradisi adven
Dalam bentuk awalnya, yang bermula dari Perancis, Masa Adven
merupakan masa persiapan menyambut Hari Raya Epifani, hari di mana
para calon dibaptis menjadi warga Gereja; jadi persiapan Adven amat
mirip dengan Prapaskah dengan penekanan pada doa dan puasa yang
6

berlangsung selama tiga minggu dan kemudian diperpanjang menjadi 40


hari.
1. Pada tahun 380-381, Konsili lokal Saragossa, Spanyol menetapkan
tiga minggu masa puasa sebelum Epifani. Diilhami oleh peraturan
Prapaskah, Konsili lokal Macon, Perancis, pada tahun 581 menetapkan
bahwa mulai tanggal 11 November (pesta St. Martinus dari Tours)
hingga Hari Natal, umat beriman berpuasa pada hari Senin, Rabu dan
Jumat. Lama-kelamaan, praktek serupa menyebar ke Inggris. Di Roma,
masa persiapan Adven belum ada hingga abad keenam, dan dipandang
sebagai masa persiapan menyambut Natal dengan ikatan pantang puasa
yang lebih ringan. Gereja secara bertahap mulai lebih membakukan
perayaan Adven. The Gelasian Sacramentary, yang menurut tradisi
diterbitkan oleh Paus St. Gelasius I (wafat thn 496), adalah yang
pertama menerapkan Liturgi Adven selama lima Hari Minggu.
Praktek adven semakin melembaga sejak abad ke 7, yakni pada saat
Paus Gregorius Agung berkuasa (590-604). Adven ditetapkan
berlangsung selama 4 minggu dan diisi dengan puasa. Sekitar abad
kesembilan, Gereja menetapkan Minggu Adven Pertama sebagai awal
tahun penanggalan Gereja.
3. Tradisi adven
1. Pada awalnya tradisi adven sebenarnya tidak berasal dari Gereja
Katolik Roma, tetapi merupakan tradisi Gereja Timur untuk
mempersiapkan Epifani, yang jatuh pada tanggal 6 Januari. Pada
peristiwa tersebut kanak-kanak Yesus dikunjungi oleh orang majus
dari timur. Bagi Gereja Timur itulah Natal.
2. Maka mereka merayakannya secara meriah. Tradisi Katolik
menghayati masa adven dengan melakukan ibadat bersama dan
puasa. Selain itu juga mulai diciptakan simbol-simbol yang disebut
dengan Korona Adven (lingkaran Adven). Kebiasaan membuat
Korona Adven berasal dari Eropa Utara, khususnya dari Skandinavia.
3. Korona Adven berbentuk sebuah lingkaran yang diuntai dengan daundaun pinus atau cemara dan diatasnya dipasang empat lilin (tiga lilin
7

berwarna ungu dan satu lilin berwarna merah); selain itu juga masih
diberi asesoris lain seperti pita berwarna ungu dan merah.
4. Apa makna dari Korona Adven tersebut?
5. Korona Adven adalah symbol yang mau menunjukkan pesan-pesan
tertentu, yakni:
a. Korona Adven berbentuk suatu lingkaran. Lingkaran adalah suatu
bentuk tanpa awal dan akhir. Lingkaran ini melambangkan
Tuhan yang abadi, tanpa awal dan akhir. Kita juga diajak untuk
merenungkan bagaimana kehidupan kita, di sini dan sekarang ini,
ikut ambil bagian dalam rencana keselamatan Allah yang kekal
dan bagaimana kita berharap dapat ikut ambil bagian dalam
kehidupan kekal di kerajaan surga.
b. Lingkaran Adven terbuat dari tumbuh-tumbuhan segar, sebab
Kristus datang guna memberi kita hidup baru melalui sengsara,
wafat dan kebangkitan-Nya. Warna hijau merupakan symbol
pengharapan. Selain itu juga dipilih daun pinus atau cemara
yang tidak kunjung putus. Warna hijau juga melambangkan
Kristus, Yang mati namun hidup kembali untuk selamanya.
Evergreen juga melambangkan keabadian jiwa kita. Kristus
datang ke dunia untuk memberikan kehidupan yang tahan pada
bermacam-macam musim. Daun cemara tidak rontok dan tetap
hijau pada musim gugur dan musim dingin. Ungkapan
pengharapan yang tanpa akhir bagi kita.
c. Tiga batang lilin berwarna ungu dan satu lilin berwarna merah
muda. Warna ungu melambangkan tobat, keprihatinan, matiraga
atau berkabung, persiapan dan kurban; warna ini juga dipakai
pada masa Prapaskah, tidak hanya untuk warna lilin, tetapi juga
pakaian liturgi lain. Warna merah muda melambangkan hal
yang sama, tetapi dengan menekankan Minggu Adven Ketiga,
Minggu Gaudate, saat kita bersukacita karena persiapan kita
sekarang sudah mendekati akhir. Selain itu warna merah juga
merupakan tanda cinta kasih.
8

d.

e.

Lilin juga sebagai simbol terang. Terang itu sendiri


melambangkan Kristus, yang datang ke dalam dunia untuk
menghalau kuasa gelap kejahatan dan menunjukkan kepada kita
jalan kebenaran. Gerak maju penyalaan lilin (setiap minggu satu
lilin) menunjukkan semakin bertambahnya kesiapan kita untuk
berjumpa dengan Kristus. Persiapan, kerinduan dan harapan kita
tidak terjadi serta merta, tetapi tahap demi tahap. Kerinduan kita
yang semakin besar akan Yesus yang datang sebagai Terang
Dunia, dilambangkan dengan menyalakan lilin satu demi satu.
Penyalaan lilin secara bertahap ini rupanya juga dipengaruhi oleh
tradisi Yahudi, khususnya pentahbisan Bait Allah (Hanukkah).
Pesta Hanukkah dirayakan selama delapan hari. Delapan lilin
dinyalakan satu per satu setiap hari hingga genap delapan lilin
pada hari ke delapan. Jumlah lilin ada 4 batang mengungkapkan
lama masa adven berlangsung, yakni 4 minggu .
Selain Korona Adven, Gereja Katolik juga tidak
mengumandangkan madah kemuliaan atau Gloria; madah yang
berkaitan dengan nyanyian para malaikat saat kelahiran Yesus,
Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai
sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya
(Luk 2, 14). Madah ini akan dikidungkan pada saat Natal. Maka
juga tidak tepat kalau umat Katolik merayakan Natal pada masa
adven.

Mari kita memasuki masa Adven dengan penuh kerinduan akan pertobatan hati
dan budi. Sehingga kita semakin layak menyambut Sang Bayi Yesus di
Palungan seperti Bunda Maria dan Elisabet .
Saudara-saudara yang terkasih dalam Kristus,
Injil hari ini mengajar kita, bahwa Allah tidak melihat kekayaan kita, Allah
tidak memandang kemampuan kita, Allah tidak menganggap kepintaran kita,
9

tetapi Allah berkenan pada ketulusan dan kesetiaan seseorang. Betapa tulus dan
setianya Maria saat ia menjawab: Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan, jadilah
padaku menurut perkatataanmu itu.(Luk1:38). Menunjukkan jawaban yg sarat
dengan kepercayaan sepenuhnya pada Tuhan. Kesederhanaan batin membuat
hati selalu gembira dan percaya dengan tulus pada Tuhan Allah. Tuhan
memberkati Amin
Marilah kita menyatakan iman kita dengan Syahadat Para Rasul :
Aku Percaya akan Allah ...
Doa umat
P : Marilah kita menyampaikan doa-doa permohonan kita.
Saudara-saudara, kehadiran Ibu Maria di dunia ini telah membuka
harapan baru yaitu bahwa penebusan umat manusia segera terlaksana.
Marilah dalam doa bersama ini kita bersyukur kepada Bapa sambil
memohon kepada-Nya.
1 :`Ya Bapa, Engkau telah memilih Maria menjadi ibu Gereja. Semoga para
pemimpin Gereja dan seluruh umat-Mu senantiasa penuh hormat
kepadanya, dan dengan setia hidup sebagai putera-puteranya. Marilah
kita mohon
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
2 : Ya Bapa, Ibu Maria adalah teladan ibu keluarga yang baik. Semoga
keluarga kami menjadi anggota yang baik dan giat bagi masyarakat dan
bangsa kami. Marilah kita mohon.
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
3 : Ya Bapa, Ibu Maria berkata: Terjadilah padaku menurut perkataanmu.
Semoga teladan Maria itu mendorong kami untuk berjuang melawan
10

kemauan diri sendiri yang egois, sehingga kami dapat menyerahkan diri
kepada kehendak-Mu yang kudus. Marilah kita mohon..
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
4 : Ya Bapa, Ibu Maria telah mendidik dan membesarkan Yesus dengan
penuh perhatian. Semoga para orangtua dapat mendidik anak-anak mereka,
bukan saja supaya pandai di dunia atau supaya dapat mengejar pangkat
yang tinggi, melainkan lebih-lebih supaya pandai mengabdi dan
memuliakan Dikau. Marilah kita mohon.
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
5 : Ya Bapa, Engkau memberikan Santa Maria kepada kami sebagai ibu dan
teladan. Kami mohon kepada-Mu, supaya terus menerus mendampingi
kami dalam melaksanakan kehendak-Mu menyelamatkan dan
membahagiakan bangsa kami. Marilah kita mohon
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
P : Marilah kita hening sejenak untuk memanjatkan doa-doa pribadi kita
kepada Allah Bapa di Surga. (Hening sejenak). Marilah kita mohon ...
Demikianlah ya Bapa doa syukur dan permohonan kami. Kabulkanlah bila
sesuai dengan kehendakMu. Demi Kristus Tuhan dan Pengantara kami.
Amin

Bapa Kami
P

: Saudara-saudara, marilah dengan hati yang hangat kita mohon datangnya


kabar sukacita Allah di dunia ini dengan mengucapkan doa yang
diajarkan Yesus sendiri.
11

: Bapa kami

: Ya Bapa, bebaskanlah kami dari segala kemalangan. Dan bantulah kami


meneladan hidup Bunda Maria yang seluruhnya dikuduskan bagi-Mu,
supaya kami selalu dapat hidup dengan tenteram sambil mengharapkan
kedatangan penyelamat kami, Yesus Kristus, Sukacita Allah.

U : Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.


Salam Maria (3x)
PU : Salam Maria . (3X)
Kemuliaan
PU : Kemuliaan kepada Bapa .
Penutup
Doa penutup
P

: Marilah berdoa ..

: Allah Bapa yang bertahta di dalam surga, kami merindukan kedatangan


Sukacita Allah yang adalah Putera-Mu sendiri, sebab Dialah penyelamat
yang membebaskan kami dari pengaruh dosa dan kematian. Buatlah kami
mampu meneladan Bunda Maria yang rendah hati dan tulus menerima
kabar sukacita dan mempersiapkan diri untuk terlibat aktif dalam karya
keselamatan seluruh alam semesta ini. Seperti Bunda Maria, kami ingin
berjumpa dengan Engkau sendiri dan dengan sesama dalam suatu relasi
yang saling menghargai, menghormati, percaya satu kepada yang lain
untuk bersama-sama mewujudkan karya keselamatan yang telah dimulai
oleh Yesus Kristus, Putera-Mu dan Tuhan kami, yang hidup dan bertahta
bersama dengan Engkau dan Roh Kudus, kini dan selama-lamanya.
Amin.
12

Doa mohon berkat


P : Marilah kita mohon berkat Tuhan, supaya segala upaya kita menyiapkan
perayaan natal, menyongsong kedatangan sukacita Allah, mencapai hasil
seperti yang kita harapkan.
P : Semoga dalam masa persiapan Natal, menyongsong sukacita Allah, Allah
meneguhkan iman kita.
U : Amin.
P : Semoga Allah mendorong kita supaya lebih giat mengamalkan cinta bakti
kepada sesama dengan menjumpai mereka.
U : Amin.
P

: Semoga Roh Kudus, pemersatu umat manusia, senantiasa membina


kesatuan dan kerukunan kita sebagai satu umat beriman.

U : Amin.
P : Semoga kita semua dilindungi dan dibimbing oleh berkat Allah yang
mahakuasa, Bapa dan Putera, dan Roh Kudus.
U : Amin.
P : Saudara sekalian, pertemuan adven pertama kita sudah selesai.
U : Syukur kepada Allah.

Lagu penutup Puji Syukur No.

13

Pertemuan 2
MENGAPA AKU HARUS MELAYANI

TUJUAN : Yesus telah memberikan teladan melayani kepada kita (Bdk. Mat
20: 28 Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan
untuk melayani... ) melalui peristiwa-peristiwa dalam hidup-Nya.
Pembukaan
Lagu Puji Syukur No.
Tanda Salib dan Salam
P : Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Semoga Allah, Sumber Sukacita kita menunjukkan kerelaan hatiNya, dan
memberikan damai sejahtera kepada kita semua yang berhimpun dalam
namaNya.
U : Sekarang dan selama-lamanya.
Pengantar
Bapak -Ibu, saudari-saudara yang terkasih. Selama masa adven ini, kita
diajak untuk mempersiapkan diri menyambut kedatangan Tuhan di masa
natal, hari kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus. Persiapan akan hari mulia
ini, tidak hanya kita isi secara jasmani tetapi terlebih adalah persiapan
batin agar Tuhan sungguh kita terima dan mendapat tempat yang istimewa
dalam diri dan keluarga kita.
Selama masa adven ini, marilah kita mohon rahmat Allah, agar kita siap
menerima kedatangan Tuhan secara rohani dan jasmani di keluarga kita
masing-masing. Kita bersyukur sekaligus berharap keluarga kita hidup
dalam kebahagiaan dan kesejahteraan.
14

Pada kesempatan kedua ini, marilah kita mohon rahmat Allah agar kita
diberi kemampuan untuk menyadari, memahani dan akhirnya menghayati
Mengapa aku harus melayani ?
Sebelum memulai pertemuan ini marilah kita menyadari segala kesalahan
dan kelemahan kita sehingga kita pantas mendengarkan sabda Tuhan.
Doa tobat
P : Saudara-saudara yang terkasih, kita ini adalah mahluk ciptaan Tuhan yang
lemah, tidak luput dari dosa dan kesalahan. Maka marilah kita
menghadap ke hadirat Allah yang maharahim, mohon ampun atas segala
dosa dan kesalahan kita dengan berdoa saya mengaku... .
PU: Saya mengaku .
P : Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita,
dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U : Amin.
Doa Pembukaan :
Doa Keluarga
Allah Bapa Yang Mahakasih, Puji dan syukur kami hunjukkan kepada-Mu,
Allah yang mengasihi dan membimbing keluarga kami.
Jadikanlah keluarga kami milik-Mu, dengan meneladan cara hidup keluarga-Mu
yang kudus.
Semoga kami dapat meneladan Bunda Maria, mengasihi keluarga dengan hati
keibuannya.
Belajar menjadi seperti Santo Yosef, memimpin dan melindungi keluarga
dengan kasih.
15

Serta meneladan hidup Yesus, yang memberi tempat tertinggi bagi kemuliaanMu
Semoga dalam masa adven ini, keluarga kami masing-masing menjadi
persembahan yang pantas bagi kemuliaan-Mu dan kebaikan sesama kami.
Menjadi masa penuh rahmat untuk merenung dan waktu yang baik untuk berani
berubah.
Semoga keluarga kami semakin saling melayani, menjadi bagian dari
kehadiran-Mu sendiri yang memberkati dan membawa kami pada iman,
pengharapan dan kasih
Semoga pelayanan kami berbuah kebaikan bagi keluarga-keluarga di sekitar
kami. Sampai akhirnya kami pun Engkau muliakan sebagai umat pilihan yang
Engkau kasihi.
Doa ini kami panjatkan demi Yesus yang kami nantikan kelahiran-Nya yang
hidup bersama Engkau dan Roh Kudus Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Bacaan Kitab Suci


P : Tuhan berserta kita.
U : Sekarang dan selama-lamanya.
P : Inilah Injil Tuhan kita Yesus Kristus menurut Santo Matius (20: 26-28)
U : Dimuliakanlah Tuhan.

16

P : Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa menjadi besar di antara


kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi
terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti
Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan
untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.
P : Demikianlah Injil Tuhan.
U : Terpujilah Kristus
Lagu PS No.

Refleksi Kitab Suci


1.

Menurut bacaan tersebut, Siapa yang melayani dan siapa yang dilayani ?
(Melayani : Seseorang yang ingin menjadi besar dan ingin menjadi
terkemuka) (Dilayani : kamu / kita).

2. Mengapa kita harus saling melayani ?


(Makhluk sosial, saling membutuhkan, saling melengkapi, dll)
3. Apa manfaat dari sikap saling melayani ?
(Kebutuhan kita saling terpenuhi, pekerjaan menjadi lancar, dll)
Rangkuman.
1. Pelayanan itu meningkatkan mutu hidup seseorang.
2. Pelayanan kepada orang lain bukan hanya menjadi kewajiban atau kenyataan
hidup, melainkan juga suatu kesadaran untuk mengabdi Tuhan dengan lebih
nyata
3. Kemampuan kita melayani bahkan disamakan dengan pribadi Yesus sendiri
yang datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani
17

4. Pelayanan itu tanpa batas, sampai mengorbankan nyawapun dapat dianggap


sesuatu yang baik asalkan untuk tujuan yang benar-benar baik dan jelas
5. Yesus melayani sampai mati, karena Ia tahu bahwa dengan jalan itu Dia dapat
menyelamatkan banyak orang yang percaya kepada-Nya.
Kita sebagai anak-anak Allah, dibaptis untuk membawa berkat bagi orang lain
juga. Baptisan perlu diwujudkan melalui banyak sikap, buah pikiran, dan
terutama perbuatan baik. Pelayanan adalah salah satu bukti yang paling nyata
bahwa kita memenuhi panggilan Tuhan.
Paulus mengatakan bahwa kita perlu memperhatikan kepentingan orang lain,
dan bukan hanya kepentingan diri sendiri saja (Flp.2:4). Dasar Sakramen
perkawinan sendiri mempunyai buah yang sama, yaitu pelayanan satu sama
lain.
Sangatlah penting setiap orang dan anggota keluarga sadar akan perannya untuk
melayani orang lain. Orang hanya akan melayani dengan baik jika ia mengenal
dirinya dan mengenal apa yang terbaik yang dapat diberikan untuk sesamanya.
Semoga Tuhan memberkati .... Amin
Marilah kita hening sejenak untuk meresapkan bacaan yang baru saja kita
dengan dengan membangun niat di dalam diri kita.
(Dibacakan saat hening)
Saya akan berusaha untuk melayani dengan sukacita
Saya akan selalu melayani tanpa pamrih/balasan
Saya akan membantu tanpa diminta
Saya akan belajar peka pada kebutuhan orang lain
Saya akan melayani tanpa keluh kesah karena itu juga untuk Tuhan
18

Marilah kita menyatakan iman kita dengan Syahadat Para Rasul :


Aku Percaya akan Allah ...
Doa umat
P : Sabda Allah yang tadi kita dengar, memperkuat iman kita akan kehadiran
dan belas kasih Tuhan yang membawa damai sejahtera dalam hidup kita.
Karena itu, dengan penuh iman kita haturkan doa-doa permohonan kita
kepada-Nya.
1. Ya Tuhan, karuniakanlah kepada kami iman yang teguh, dan pengharapan
yang kuat, agar dalam menghadapi berbagai derita dan situasi yang
malang, kami tetap membuka hati kami bagi kehadiran-Mu, karena
Engkaulah sumber kehidupan dan keselamatan kami. Kami mohon...
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
2. Ya Tuhan, ada banyak orang yang menderita di sekitar kami. Karuniakanlah
kepada kami kasih dan kerelaan untuk membantu mereka, agar mereka
dapat mengalami damai sejahtera dari-Mu. Kami mohon...
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
3.

Ya Tuhan, semoga segala niat yang telah kami bangun dalam hati kami,
untuk dapat semakin berkenan di hadapan-Mu, sungguh dapat kami
wujudkan dalam hidup kami, yaitu melayani dengan suka cita, melayani
tanpa pamrih, melayani tanpa diminta, melayani tanpa mengeluh, dan peka
terhadap kebutuhan orang lain. Kami mohon..

U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.


P : Marilah kita hening sejenak untuk memanjatkan doa-doa pribadi kita
kepada Allah Bapa di Surga. Hening sejenak. Marilah kita mohon ...
19

U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.


P.

Demikianlah Tuhan, doa-doa yang kami sampaikan kepada-Mu dengan


penuh iman. Sudilah kiranya Engkau mendengarkan dan mengabulkannya,
karena Engkaulah Tuhan dan Pengantara kami, kini dan sepanjang masa.

U. Amin.
Bapa Kami
3. Bapa Kami.
P
P

: Marilah kita satukan seluruh doa-doa kita dengan doa yang diajarkan
oleh Yesus Kristus, Tuhan Kita. Bapa kami...
: Bapa kami

Salam Maria (3x)


Kemuliaan ...
Terpujilah ...
Penutup
Doa penutup
P

: Marilah berdoa ..

: Ya Tuhan, kami bersyukur karena Engkau berkenan hadir melalui Kitab


Suci yang kami baca dan renungkan bersama. Engkau datang ke dunia ini
untuk melayani kami bahkan menyerahkan nyawa untuk menebus dosadosa kami. Bantulah kami untuk melayani dan membawa terang-Mu
kepada semua orang yang kami jumpai, agar dengan demikian damai
sejahtera terwujud dalam hidup kami. Engkaulah Tuhan dan Pengantara
kami, kini dan sepanjang masa.
20

Berkat
P : Marilah kita mohon berkat Tuhan, supaya segala upaya kita menyiapkan
perayaan natal, menyongsong kedatangan sukacita Allah, mencapai hasil
seperti yang kita harapkan.
P : Tuhan Beserta kita
U : Sekarang dan selama-lamanya
P : Semoga kita semua dilindungi dan dibimbing oleh berkat Allah yang
mahakuasa, Bapa dan Putera, dan Roh Kudus.
U : Amin.
P : Saudara sekalian, pertemuan adven kedua kita sudah selesai.
U : Syukur kepada Allah.

Lagu penutup Puji Syukur No

Pertemuan 3
SIAPA YANG KULAYANI

21

TUJUAN : Allah juga melayani kita dengan menyediakan orang-orang yang


melayani dalam hidup kita, seperti ayah, ibu dan seisi keluarga kita.
Pembukaan
Lagu Puji Syukur No.
Tanda Salib dan Salam
P : Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Semoga Allah, Sumber Sukacita kita menunjukkan kerelaan hatiNya, dan
memberikan damai sejahtera kepada kita semua yang berhimpun dalam
namaNya.
U : Sekarang dan selama-lamanya.
Pengantar
Bapak -Ibu, saudari-saudara yang terkasih. Selama masa adven ini, kita
diajak untuk mempersiapkan diri menyambut kedatangan Tuhan di masa
natal, hari kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus. Persiapan akan hari mulia
ini, tidak hanya kita isi secara jasmani tetapi terlebih adalah persiapan
batin agar Tuhan sungguh kita terima dan mendapat tempat yang istimewa
dalam diri dan keluarga kita.
Selama masa adven ini, marilah kita mohon rahmat Allah, agar kita siap
menerima kedatangan Tuhan secara rohani dan jasmani di keluarga kita
masing-masing. Kita bersyukur sekaligus berharap keluarga kita hidup
dalam kebahagiaan dan kesejahteraan.
Pada kesempatan ketiga ini, marilah kita mohon rahmat Allah agar kita
diberi kemampuan untuk menyadari, memahani dan akhirnya menghayati
Siapa yang kulayani ?

22

Sebelum memulai pertemuan ini marilah kita menyadari segala kesalahan


dan kelemahan kita sehingga kita pantas mendengarkan sabda Tuhan.
Doa tobat
P : Saudara-saudara yang terkasih, kita ini adalah mahluk ciptaan Tuhan yang
lemah, tidak luput dari dosa dan kesalahan. Maka marilah kita
menghadap ke hadirat Allah yang maharahim, mohon ampun atas segala
dosa dan kesalahan kita dengan berdoa saya mengaku... .
PU: Saya mengaku .
P : Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita,
dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U : Amin.
Doa Pembukaan (Bersama)
Doa Keluarga
Allah Bapa Yang Mahakasih, Puji dan syukur kami hunjukkan kepada-Mu,
Allah yang mengasihi dan membimbing keluarga kami.
Jadikanlah keluarga kami milik-Mu, dengan meneladan cara hidup keluarga-Mu
yang kudus.
Semoga kami dapat meneladan Bunda Maria, mengasihi keluarga dengan hati
keibuannya.
Belajar menjadi seperti Santo Yosef, memimpin dan melindungi keluarga
dengan kasih.
Serta meneladan hidup Yesus, yang memberi tempat tertinggi bagi kemuliaanMu
23

Semoga dalam masa adven ini, keluarga kami masing-masing menjadi


persembahan yang pantas bagi kemuliaan-Mu dan kebaikan sesama kami.
Menjadi masa penuh rahmat untuk merenung dan waktu yang baik untuk berani
berubah.
Semoga keluarga kami semakin saling melayani, menjadi bagian dari
kehadiran-Mu sendiri yang memberkati dan membawa kami pada iman,
pengharapan dan kasih
Semoga pelayanan kami berbuah kebaikan bagi keluarga-keluarga di sekitar
kami. Sampai akhirnya kami pun Engkau muliakan sebagai umat pilihan yang
Engkau kasihi.
Doa ini kami panjatkan demi Yesus yang kami nantikan kelahiran-Nya yang
hidup bersama Engkau dan Roh Kudus Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Bacaan Kitab Suci


P : Tuhan berserta kita.
U : Sekarang dan selama-lamanya.
P : Marilah kita bersama-sama mendengarkan Injil Yesus Kristus menurut
Santo Yohanes ( 2 :1-11)
U : Dimuliakanlah Tuhan.
P:

Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus
ada di situ; Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan
itu. Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepadaNya: "Mereka kehabisan anggur." Kata Yesus kepadanya: "Mau
apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba." Tetapi ibu
24

Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan


kepadamu, buatlah itu!" Di situ ada enam tempayan yang disediakan
untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya
dua tiga buyung. Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah
tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan merekapun
mengisinya sampai penuh. Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang
cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu merekapun
membawanya. Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah
menjadi anggur itu--dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi
pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya--ia memanggil
mempelai laki-laki, dan berkata kepadanya: "Setiap orang
menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum,
barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur
yang baik sampai sekarang." Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di
Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu
Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya
kepada-Nya.
P : Demikianlah Injil Tuhan.
U : Terpujilah Kristus
Lagu PS No.
Panduan pertanyaan :
1. Siapa yang kita layani ?
( Semua orang, lihat-lihat orangnya, dll)
2. Siapa yang sering kita layani ?
(Anggota keluarga, teman, dll )
3. Apakah aku juga melayani orang yang tidak aku kenal bahkan yang aku
tidak suka/benci ? Mengapa ?
(Ya karena ... / tidak karena .... )
25

Kesimpulan
Kita tidak bisa hidup sendiri
Melayani dimulai dari diri sendiri dan keluarga sendiri
Kapasitas tiap orang dalam melayani berbeda
Melayani adalah panggilan hati
Kita harus saling melengkapi dengan keunikan dan kekuatan yang telah
Tuhan berikan pada diri kita masing-masing
Pelayanan yang baik akan membuahkan kebaikan juga, terbukti pemilik pesta
dibuat terhormat dengan pelimpahan anggur baru yang lebih lezat dari anggur
yang telah dihidangkan.
Pelayanan yang baik hanya dapat dilakukan jika orang mempunyai motivasi
yang baik pula. Motivasi yang baik tidak hanya berasal dari kemauan yang baik,
melainkan juga dari Roh Allah yang membimbing.
Jika kita menerima diri dibimbing oleh Roh, maka kita akan menemukan buahbuah Roh yang membuat pelayanan kita semakin bersemangat: tidak mudah
mengeluh, gembira, bersungguh-sungguh, tidak mencari untung, dan
memberikan hasil yang baik bagi hidup bersama orang lain.
Sebaliknya, jika kita melakukannya dengan kekuatan sendiri, dengan motivasi
yang tidak baik, maka kita akan mengalami kelelahan, kemarahan, kesedihan,
ketidakpuasan, dan akhirnya merasa tidak berguna bagi orang lain. Kedekatan
dengan Allah menjadi dasar pelayanan yang baik, supaya Roh Kudus
dicurahkan bersama dengan pelayanan kita itu. Tuhan memberkati .... Amin
Marilah kita hening sejenak untuk meresapkan sabda Tuhan dan membangun
niat untuk diri kita sendiri. (Hening sejenak)
(Dibacakan saat hening)
26

Membangun Niat
Siapa yang perlu kulayani dalam keluargaku?
Apa yang akan kulakukan untuk keluargaku?
Bagaimana caraku membangkitkan semangat untuk melayani keluargaku?
Apa yang akan kulakukan bagi orang lain/keluarga lain yang membutuhkan
pelayananku atau pelayanan keluargaku?

Marilah kita menyatakan iman kita dengan Syahadat Para Rasul :


Aku Percaya akan Allah ...
Doa umat
P.

Hidup adalah sebuah pelayanan. Pelayanan membuat hidup makin berarti.


Oleh karena itu, dengan penuh iman kita haturkan doa-doa syukur dan
permohonan kita kepada-Nya.

1.

Ya Tuhan, bukalah hati kami dengan kuasa Roh Kudus-Mu agar FirmanMu senantiasa menjadi cahaya yang menerangi hati kami, sehingga kami
tidak hidup hanya untuk kepentingan kami sendiri, tapi melayani sesama
kami dengan penuh ihklas. Kami mohon...

U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.


2.

Ya Tuhan, bantulah kami untuk sungguh menjadi anak-anak terang yang


memancarkan terang Kristus kepada sesama kami. Kami mohon...

U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.


3.

Ya Tuhan, semoga segala niat yang telah kami bangun dalam hati kami,
untuk dapat semakin melayani keluarga dan melayani sesama yang
27

membutuhkan pertolongan, sungguh dapat kami wujudkan dalam hidup


kami sehari-hari. Kami mohon..
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
P : Marilah kita hening sejenak untuk memanjatkan doa-doa pribadi kita
kepada Allah Bapa di Surga. Hening sejenak. Marilah kita mohon ...
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
P.

Demikianlah Tuhan, doa-doa yang kami sampaikan kepada-Mu dengan


penuh iman. Sudilah kiranya Engkau mendengarkan dan mengabulkannya,
karena Engkaulah Tuhan dan Pengantara kami, kini dan sepanjang masa.

U. Amin.
Bapa Kami
3. Bapa Kami.
P
P

: Marilah kita satukan seluruh doa-doa kita dengan doa yang diajarkan
oleh Yesus Kristus, Tuhan Kita. Bapa kami...
: Bapa kami

Salam Maria (3x)


Kemuliaan ...
Terpujilah ...
Penutup
Doa penutup

28

P.

Ya Tuhan, kami bersyukur karena Engkau berkenan hadir melalui Kitab


Suci yang kami baca dan renungkan bersama. Engkau pun berkenan hadir
dalam hidup kami, untuk mendampingi kami menghadapi berbagai
persoalan. Bantulah kami untuk memberikan pelayanan yang terbaik
terutama dalam keluarga kami dan masyarakat pada umumnya, sehingga
terang-Mu dapat bercahaya diseluruh bumi. Engkaulah Tuhan dan
Pengantara kami, kini dan sepanjang masa.

Berkat
P : Marilah kita mohon berkat Tuhan, supaya segala upaya kita menyiapkan
perayaan natal, menyongsong kedatangan sukacita Allah, mencapai hasil
seperti yang kita harapkan.
P : Tuhan Beserta kita
U : Sekarang dan selama-lamanya
P : Semoga kita semua dilindungi dan dibimbing oleh berkat Allah yang
mahakuasa, Bapa dan Putera, dan Roh Kudus.
U : Amin.
P : Saudara sekalian, pertemuan adven ketiga kita sudah selesai.
U : Syukur kepada Allah.

Lagu penutup Puji Syukur No


Pertemuan 4
BERJUMPA DENGAN ALLAH DALAM KELUARGA

29

TUJUAN : Allah juga melayani kita dengan menyediakan orang-orang yang


melayani dalam hidup kita, seperti ayah, ibu dan seisi keluarga kita.
Pembukaan

Lagu Puji Syukur No.


Tanda Salib dan Salam
P : Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Semoga Allah, Sumber Sukacita kita menunjukkan kerelaan hatiNya, dan
memberikan damai sejahtera kepada kita semua yang berhimpun dalam
namaNya.
U : Sekarang dan selama-lamanya.
Pengantar
Bapak -Ibu, saudari-saudara yang terkasih. Malam ini adalah pertemuan
yang terakhir untuk masa Adven 2014 ini. Kita telah bersama-sama
mengikuti pendalaman iman Adven selama tiga pertemuan dengan sub
tema memaknai Adven, mengapa aku harus melayani, dan siapa yang
harus aku layani. Untuk malam ini adalah penutupan pertemuan yang
sekaligus tema Natal KWI dan PGI yaitu Berjumpa Dengan Allah dalam
keluarga.
Kita bersyukur sekaligus berharap keluarga kita hidup dalam kebahagiaan
dan kesejahteraan.
Sebelum memulai pertemuan ini marilah kita menyadari segala kesalahan
dan kelemahan kita sehingga kita pantas mendengarkan sabda Tuhan.
Doa tobat
30

P : Saudara-saudara yang terkasih, kita ini adalah mahluk ciptaan Tuhan yang
lemah, tidak luput dari dosa dan kesalahan. Maka marilah kita
menghadap ke hadirat Allah yang maharahim, mohon ampun atas segala
dosa dan kesalahan kita dengan berdoa saya mengaku... .
PU: Saya mengaku .
P : Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita,
dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U : Amin.
Doa Pembukaan (Bersama)
Doa Keluarga
Allah Bapa Yang Mahakasih, Puji dan syukur kami hunjukkan kepada-Mu,
Allah yang mengasihi dan membimbing keluarga kami.
Jadikanlah keluarga kami milik-Mu, dengan meneladan cara hidup keluarga-Mu
yang kudus.
Semoga kami dapat meneladan Bunda Maria, mengasihi keluarga dengan hati
keibuannya.
Belajar menjadi seperti Santo Yosef, memimpin dan melindungi keluarga
dengan kasih.
Serta meneladan hidup Yesus, yang memberi tempat tertinggi bagi kemuliaanMu
Semoga dalam masa adven ini, keluarga kami masing-masing menjadi
persembahan yang pantas bagi kemuliaan-Mu dan kebaikan sesama kami.
Menjadi masa penuh rahmat untuk merenung dan waktu yang baik untuk berani
berubah.
31

Semoga keluarga kami semakin saling melayani, menjadi bagian dari


kehadiran-Mu sendiri yang memberkati dan membawa kami pada iman,
pengharapan dan kasih
Semoga pelayanan kami berbuah kebaikan bagi keluarga-keluarga di sekitar
kami. Sampai akhirnya kami pun Engkau muliakan sebagai umat pilihan yang
Engkau kasihi.
Doa ini kami panjatkan demi Yesus yang kami nantikan kelahiran-Nya yang
hidup bersama Engkau dan Roh Kudus Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Bacaan Kitab Suci


P:

Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Kolose 3: 12-21

Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihiNya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan
dan kesabaran. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah
seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang
lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah
demikian. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang
mempersatukan dan menyempurnakan. Hendaklah damai sejahtera Kristus
memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi
satu tubuh. Dan bersyukurlah.
Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu,
sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang
lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani,
kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. Dan segala sesuatu yang
kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam
nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.
32

Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam


Tuhan. Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar
terhadap dia. Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena
itulah yang indah di dalam Tuhan. Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu,
supaya jangan tawar hatinya.
P : Demikianlah Sabda Tuhan
U : Syukur kepada Allah
Lagu PS No.

Sharing bersama :
Bapak-Ibu serta saudara/i yang terkasih dalam Kristus, setelah kita
mendengarkan Sabda Tuhan marilah kita sharing bersama, terutama bagi
bapak/ibu yang telah lama berkeluarga untuk berbagi tips agar keluargakeluarga muda dan anak-anak bisa meneladan bagaimana kehidupan dalam
suatu keluarga dapat bertahan dalam iman dan dalam kebersamaan. Yang
menjadi pokok kita adalah hal pelayanan.
Apakah hal-hal berikut ini dilakukan di dalam tiap-tiap keluarga ?
Rupa Pelayanan

1. Lisan, misalnya:
a. Ucapan perhatian dan kasih sayang:
- Terima kasih, Ibu sudah mempersiapkan makanan buat kami semua
dengan kasih sayang
33

- Papa telah bekerja keras seharian bagi kami sekeluarga, aku merasa
dicintai Papa
- Bapak & Ibu merasa bangga kamu mau membereskan kamar sendiri
b. Saling mendoakan dalam doa bersama
2. Tulisan, misalnya: Memberi kabar apabila sedang bepergian atau berada di
luar kota (melalui surat, email , SMS, whatsapp, BBM dsb).
3. Perbuatan, misalnya:
a. Ibu mempersiapkan makanan untuk keluarga, mulai dari belanja, meracik,
memasak sampai menghidangkannya di atas meja makan.
b. Orangtua bekerja mencari nafkah, dari pagi sampai malam demi
menghidupi keluarganya.
c. Anak-anak membantu ibu mempersiapkan makanan, membersihkan/
merapikan rumah.
d. Kakak membantu ayah memperbaiki lampu yang rusak.
e. Anak-anak belajar dengan baik dan sungguh-sungguh agar mendapat nilai
yang baik, menghormati dan menghargai orangtua yang telah bekerja
mencari nafkah untuk membiayai sekolah dan pendidikannya.

Kebutuhan pokok manusia


1. Mencintai & Dicintai (aku rela mendahulukan kepentingan orang yang aku
cintai daripada kepentinganku sendiri; perhatikan bahwa menuruti semua
permintaan yang dicintai belum tentu adalah perbuatan mencintai)
34

2. Harga Diri (dihargai sebagai pribadi; contoh: didengarkan, diperhatikan, tidak


direndahkan)
3. Kebebasan (menjadi diri sendiri, tidak terkekang atau terpaksa)
4. Keterlibatan (diikutsertakan)
Renungan Singkat
Sebagai orang yang dikuduskan dan dipilih Allah menjadi anak-anak-Nya, kita
harus berbenah diri, tidak melakukan pelayanan secara asal-asalan. Pelayanan
kita harus sepenuh hati, sesuai kebutuhan yang dilayani, dengan kasih dan
kreatif. Pelayanan itu seperti kepada Tuhan sendiri, sehingga ketika kita
melayani, kita juga seperti menyanyi dan memuji Tuhan jika melakukannya
dengan sukacita.
Pelayanan yang baik dilakukan dengan motivasi yang baik, semangat dan
didasari kebaikan rohani, seperti kemurahan, kasih, sabar, penuh syukur, dan
melakukannya dengan sukacita. Semua pekerjaan yang sesuai dengan
kharisma/kekhasan masing-masing akan menjadi baik jika dilakukan dengan
sukacita dan dilakukan di dalam Tuhan.
Orang disebut baik jika mereka mewujudkan secara nyata kebaikan Allah yang
telah mereka terima lewat pelayanan dan sikap yang ramah pada sesama. Kasih
tidak dapat hanya dikatakan, tetapi lebih perlu diwujudkan dalam praktik hidup
setiap hari. Jika kita mau hidup dengan teratur, maka keteraturan itu ada dalam
peran masing-masing anggota yang menjalankan perannya dengan Love in cinta
kasih, sabar, lembut, dan sukacita.
Action
Jika kita melayani, pastikanlah bahwa pelayanan kita membawa kebaikan dan
sukacita bagi orang yang akan kita layani dan pada kita sendiri. Ada begitu
banyak kesempatan untuk melayani jika kita rajin melihat keperluan dan
35

kebutuhan orang lain di dekat kita. Kita perlu melakukannya secara kreatif,
gembira, dan terus menerus, bukan hanya sesaat saja. Tuhan memberkati ....
Amin
Marilah kita hening sejenak untuk memerapkan Sabda Tuhan yang baru saja
kita dengar. (Hening sejenak )

(Dibacakan saat hening)


Keluargaku melayani
Melayani dengan rendah hati, dengan rasa syukur atas berkat dari Allah
Melayani memberikan rasa nyaman dari yang dilayani
Melayani adalah bahasa cinta yang paling nyata
Pelayanan memerlukan sikap rendah hati Perlu ketulusan
Pelayanan harus menjadi ungkapan syukur

Marilah kita menyatakan iman kita dengan Syahadat Para Rasul :


Aku Percaya akan Allah ...
Doa umat
P. Kedekatan dengan Allah mendorong kita untuk melayani. Mari kita ambil
kesempatan untuk melayani. Dengan penuh iman dan kasih marilah kita
haturkan doa-doa syukur dan permohonan kita kepada-Nya.
1. Allah Bapa yang penuh kasih, bimbinglah kami selalu agar kami dapat
melakukan pelayanan dengan gembira dan tulus hati serta lebih peka
36

melihat sekeliling kami, supaya kami dapat melakukan pelayanan. Kami


mohon...
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
2.

Allah Bapa di Surga, kami mohon rahmat-Mu agar kami dapat


memperbaiki hidup rohani kami, agar kami makin melayani, membiasakan
makan dan doa bersama, membiasakan mengikuti ekaristi bersama
seluruh keluarga, dan melibatkan seluruh keluarga dalam pelayanan di
lingkungan dan paroki. Kami mohon...

U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.


P.

Umat di persilahkan untuk mengungkapkan doa syukur maupun


permohonan.

P : Marilah kita hening sejenak untuk memanjatkan doa-doa pribadi kita


kepada Allah Bapa di Surga. Hening sejenak. Marilah kita mohon ...
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
P.

Demikianlah Tuhan, doa-doa yang kami sampaikan kepada-Mu dengan


penuh iman. Sudilah kiranya Engkau mendengarkan dan mengabulkannya,
karena Engkaulah Tuhan dan Pengantara kami, kini dan sepanjang masa.

U. Amin.

Bapa Kami
3. Bapa Kami.
P

: Marilah kita satukan seluruh doa-doa kita dengan doa yang diajarkan
oleh Yesus Kristus, Tuhan Kita. Bapa kami...
37

: Bapa kami

Salam Maria (3x)


Kemuliaan ...
Terpujilah ...
Penutup

Doa penutup
P.

Ya Tuhan, kami bersyukur karena Engkau telah bersama kami selama


pendalaman Iman Adven ini. Kami mohon bimbingan-Mu agar keluarga
kami menjadi teladan pelayanan dalam keluarga kami sendiri dan dalam
masyarakat lingkungan kami, sehingga terang-Mu dapat bercahaya
diseluruh bumi. Engkaulah Tuhan dan Pengantara kami, kini dan
sepanjang masa.
Amin

Berkat
P : Marilah kita mohon berkat Tuhan, supaya segala upaya kita menyiapkan
perayaan natal, menyongsong kedatangan sukacita Allah, mencapai hasil
seperti yang kita harapkan.

P : Tuhan Beserta kita


U : Sekarang dan selama-lamanya
P : Semoga kita semua dilindungi dan dibimbing oleh berkat Allah yang
mahakuasa, Bapa dan Putera, dan Roh Kudus.
38

U : Amin.
P : Saudara sekalian, pendalaman iman kita sudah selesai.
U : Syukur kepada Allah.
Lagu penutup Puji Syukur No

39