Anda di halaman 1dari 35

BAHAN AJAR DIKLAT PRAJABATAN

POLA BARU GOLONGAN III


TAHUN 2015

Bersama :

KAFARUDIN

Widyaiswara Badan Diklat Prov.


Sultra

Mata Diklat Etika Publik ini,


memfasilitasi pembentukan nilai-nilai
dasar etika publik pada peserta diklat
melalui pembelajaran Kode Etik dan
perilkau pejabat publik, bentuk-bentuk
kode etik dan implikasinya aktualisasi
kode etik PNS.
Keberhasilan peserta dinilai dari
kemampuannya mengatualisasikan
nilai-nilai dasar etika dalam mengelola
pelaksanaan tugas jabatannya.
2

Peserta mampu :
Memiliki pemahaman tentang kode etik dan
perilaku pejabat publik
Mengenali berbagai bentuk sikap dan
perilaku yang bertentangan dengan kode
etik dan perilaku dan implikasi dari
pelanggaran kode etik dan perilaku bagi
dirinya.
Menunjukkan sikap dan perilaku yang
sesuai dengan kode etik dan perilaku
selama diklat.
3

DARI BERBAGAI MEDIA DAPAT


DISIMPULKAN BAHWA NEGARA KITA
MASIH UN-GOOD GOVERNANCE

APA PENDAPAT ANDA ?


MENGAPA DEMIKIAN ?
APA SOLUSINYA ?

1. Amanat UU No. 5 Tahun 2014,


Tentang ASN untuk Mewujudkan ASN
yang berkrakter dan Profesional
Pemerintah;
2. Aparatur Sipil Negara terutama PNS
yang Memiliki Etika dan Moralitas
yang tinggi dalam menjalankan
tugasnya tentu akan memiliki
akuntabilitas dan Penghormatan
yang tinggi terhadap tuntutan
aspirasi dan kepentingan masyarakat
5
yang dilayani;

MATERI ETIKA PUBLIK UNTUK PRAJABATAN

KODE ETIK DAN PERILAKU


PEJABAT PUBLIK
Pengertian Etika
Pengertian Kode Etik
Kode Etik Aparatur Sipil Negara
Nilai-Nilai Dasar Etika Publik
Definisi dan Lingkup Etika Publik
Dimensi Etika Publik
Tuntutan Etika Publik dan
Kompetensi
Perilaku Pejabat Publik

03/18/16

Etika berasal dari bahasa Yunani


yaitu Ethos : Merupakan Nilainilai Perilaku yang Baik yang
ditunjukan oleh Seseorang atau
Organisasi tertentu dalam
interaksinya dengan lingkungan;
Etika Merupakan nilai-nilai
moral yang mengikat seseorang
atau kelompok orang dalam
7

Melayani dengan santun dan ramah


Penampilan
Sabar
Pelayanan prima
Acuh terhadap keluhan masyarakat
8

Moral atau Morale diartikan


sebagai semangat atau
dorongan batin dalam diri
seseorang untuk
melakukan atau tidak
melakukan sesuatu. Moral
dapat melatar belakangi
etika seseorang.
9

Etika

Nilai-nilai Normatif
Atau pola perilaku
Seseorang, Lembaga
Atau organisasi
Sebagai suatu
Kelaziman yang
Dapat diterima
umum

Moralitas

Nilai-nilai normatif yang


Menjadi Keyakinan dalam diri
seseorang, Badan, lembaga
atau organisasi yang
menjadi faktor pendorong
Untuk melakukan atau
Tidak melakukan
sesuatu

10

Etika

etiket

11

1. Baik
2. Benar;
3. Adil;
4. Sesuai dengan hati nurani
5. Sesuai dengan pendapat umum
6. Sesuai dengan kaidah atau
keyakinan yang dianut oleh
seseorang;
12

TEORI-TEORI ETIKA :

13

PRINSIP-PRINSIP ETIKA :

14

PRINSIP-PRINSIP ETIKA :

15

MATERI ETIKA PUBLIK UNTUK PRAJABATAN


Pengertian Kode Etik dan Kode
Perilaku Aparatur Sipil Negara
Kode Etik dan Kode Perilaku ASN adalah
rumusan
eksplisit
tentang
kaidahkaidah atau norma yang harus ditaati
secara sukarela oleh para ASN di dalam
organisasi publik. Kode etik biasanya
merupakan hasil dari kesepakatan atau
konsensus dari sebuah kelompok sosial
dan pada umumnya dimaksudkan untuk
menunjang
pencapaian
tujuan
03/18/16
16
organisasi.

KODE ETIK DAN KODE


PRILAKU ASN:
1. melaksanakan tugasnya dengan jujur,
bertanggung jawab, dan berintegritas
tinggi;
2. melaksanakan tugasnya dengan cermat
dan disiplin;
3. melayani dengan sikap hormat, sopan,
dan tanpa tekanan;
4. melaksanakan tugasnya sesuai dengan
ketentuan peraturan
perundangundangan;
5. melaksanakan tugasnya sesuai dengan
perintah atasan atau Pejabat yang
Berwenang sejauh tidak bertentangan
dengan ketentuan peraturan perundangundangan dan etika pemerintahan;

KODE ETIK DAN KODE


PRILAKU ASN:
8. menggunakan kekayaan dan barang
milik negara secara bertanggung
jawab, efektif, dan efisien;
9. menjaga agar tidak terjadi konflik
kepentingan dalam melaksanakan
tugasnya;
10.memberikan informasi secara benar
dan tidak menyesatkan kepada pihak
lain yang memerlukan informasi
terkait kepentingan kedinasan;

KODE ETIK DAN KODE


PRILAKU ASN:
10.tidak menyalahgunakan informasi
intern negara, tugas, status,
kekuasaan, dan jabatannya untuk
mendapat atau mencari
keuntungan atau manfaat bagi diri
sendiri atau untuk orang lain;
11.memegang teguh nilai dasar ASN
dan selalu menjaga reputasi dan
integritas ASN; dan
12.melaksanakan ketentuan
peraturan perundang-undangan
mengenai disiplin Pegawai ASN.

1. MEMEGANG TEGUH NILAI-NILAI DALAM IDEOLOGI


NEGARA PANCASILA
2. SETIA DAN MEMPERTAHANKAN UUD NEGARA RI
TAHUN 1945 SERTA PEMERINTAHAN YANG SAH.
3. MENJALANKAN TUGAS SECARA PROFESIONAL DAN
TIDAK BERPIHAK
4. MEMBUAT KEPUTUSAN DENGAN PRINSIP
KEAHLIAN
5. MENCIPTAKAN LINGKUNGAN KERJA YANG NON
DISKRIMINATIF
6. MEMELIHARA DAN MENJUNJUNG TINGGI STANDAR
ETIKA YANG LUHUR
7. MEMPERTANGGUNGJAWABKAN TINDAKAN DAN
KINERJA KPD PUBLIK
8. MEMILIKI KEMAMPUAN DALAM MELAKSANAKAN
KEBIJAKAN DAN PROGRAM PEMERINTAH
03/18/16
20

9. MEMBERIKAN LAYANAN KEPADA PUBLIK


SECARA JUJUR, TANGGAP, CEPAT, TEPAT,
AKURAT, BERDAYA GUNA, BERHASIL GUNA
DAN SANTUN
10.MENGUTAMAKAN KEPEMIMPINAN
BERKUALITAS TINGGI
11.MENGHARGAI KOMUNIKASI, KONSULTASI,
DAN KERJASAMA
12.MENGUTAMAKAN PENCAPAIAN HASIL DAN
MENDORONG KINERJA PEGAWAI
13.MENDORONG KESETARAAN DALAM
PEKERJAAN
14.MENINGKATKAN EFEKTIVITAS SISTEM
03/18/16
21
PEMERINTAHAN YANG DEMOKRATIS SEBAGAI

MATERI ETIKA PUBLIK UNTUK PRAJABATAN


Definisi dan Lingkup Etika Publik
Etika Publik merupakan refleksi tentang
standar/norma yang menentukan baik/buruk,
benar/salah perilaku., tindakan dan keputusan
untuk mengarahkan kebijakan publik dalam
rangka menjalankaan tanggung jawab
pelayanan publik.
Lingkup Etika Publik :
1.Pelayanan Publik yang berkualitas dan
relevan;
2.Sisi dimensi reflektif, Etika Publik berfungsi
sebagai bantuan dalam menimbang pilihan
sarana kebijakan publik dan alat evaluasi
03/18/16
22
3.Modalitas Etika, menjembatani antara norma

MATERI ETIKA PUBLIK UNTUK PRAJABATAN


TUJUAN

Pelayanan
Publik yg
Berkualitas
Dan Relevan

DIMENSI
ETIKA
PUBLIK
MODALITAS

TINDAKAN

Akuntabilitas
Transparansi
03/18/16
Netralitas

Integritas
Publik 23

MATERI ETIKA PUBLIK UNTUK PRAJABATAN


Tuntutan Etika Publik dan
Kompetensi

Pejabat Publik tidak hanya


dituntut memiliki
kompetensi teknis dan
leadership, namun juga
harus memiliki
kompetensi
Kompetensi
etika
:
etika
Menjadikan
pejabat publik
peka, peduli dan tidak
diskrimanatif dalam

03/18/16

24

MATERI ETIKA PUBLIK UNTUK PRAJABATAN


Perilaku Pejabat
Publik
DIPERLUKAN PERUBAHAN MINDSET
PENGUASA
WEWENANG

PELAYAA
N
PERANAN

JABATAN ADALAH AMANAH YANG


HARUS DIPERTANGGUNGJAWABKAN
03/18/16

25

1. Agama

SUMBER
ETIKA

2, Lingkungan masyarakat umum


3. Peraturan-peraturan formal
4. Lingkungan ketetanggaan
5. Lingkungan keluarga
6. Hatinurani individual
Diadaptasi dari : Djadja. Saefullah (2009)

SUMBER

ETIKA PEJABAT PUBLIK

1. Agama
2. Norma dan nilai masyarakat
3. Idiologi negara
4. Undang-undang Dasar
5. Undang-undang
6. Peraturan Pemerintah
PERILAKU
7. Peraturan-peraturan lain
PEJABAT
PUBLIK
(Baik umum maupun Departemental)
8. Peraturan & ketentuan unit kerja/
lembaga setempat
9. Perintah atasan
Diadaptasi dari : Djadja. Saefullah (2009)

TUGAS DISKUSI KELOMPOK :


KELOMPOK I
Jelaskan Pentingnya Etika
Dalam Urusan Pelayanan
Publik dan Penggunaan
Kekuasaan untuk melegitimasi
Kebijakan
KELOMPOK III
Jelaskan dan berikan
Contoh perilaku ASN yang
sesuai dengan Kode Etik
dan Kode Perilaku ASN
KELOMPOK IV
Jelaskan dan berikan contoh/
prosedur pengenaan
Sanksi/hukuman Disiplin yang
diterima ASN bila melanggar PP

KELOMPOK II
Jelaskan perilaku-perilaku
yang berkaitan dengan
konflik kepentingan yang
memperburuk citra
organisasi Pemerintah dan
Bagaimana strategi
menghindari Konflik
Kepentingan dalam
pelaksanaan tugas sebagai
ASN

KELOMPOK V
Jelaskan
implikasi/dampak
apabila Nilai Dasar
Etika Publik Tidak
diaplikasikan dalam
pelaksanaan tugas
28
jabatan masing-

Hukuman Disiplin PNS :


1- 5 Hari

Teguran Lisan

6 - 10 Hari

Teguran Tertulis

11 - 15 Hari

Pernyataan Tidak Puas

16 - 20 Hari

Penundaan KGB selama 1 Tahun

21 - 25 Hari

Penundaan KP selama 1 Tahun

26 - 30 Hari
31 - 35 Hari
36 - 40 Hari
41 - 45 Hari

Penurunan Pangkat Setingkat Lebih Rendah


Selama 1 Tahun
Penurunan Pangkat Setingkat Lebih Rendah
Selama 3 Tahun
Pemindahan unuk Penurunan Jabatan 1 Tingkat
lebih rendah
Pembebasan dari Jabatan

Pemberhentian dgn Hormat tdk atas permintaan


sendiri atau Pemberhentian tdk dgn hormat
Catatan : Terlambagt/Cepat Pulang dihitung secara kumulatif 71/2 Jam
29
terhitung 1 Hari
46 ke atas

SUMBER KODE ETIK PNS :


1.PP No. 11 tahun 1959 tentang Sumpah
Jabatan PNS dan Angkatan Perang;
2.PP No. 21 tahun 1975 tentang Sumpah/Janji
PNS;
3.PP No. 30 tahun 1980 tentang Displin PNS;
4.PP No. 10 tahun 1983 jo PP No. 45 tahun 1990
tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi
PNS
5.PP No. 42 tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa
Korps dan Kode Etik PNS;
6.PP No. 46 tahun 2011 tentang Penilaian
Prestasi Kerja PNS;
7.PP No. 53 tahun 2010 tentang Displin PNS;
8.Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang
ASN
30

JENJANG
HIRARCKI JABATAN
PNSSTRUKTURAL
:
PANGKAT/GOL/RUANG

TINGKAT PENDIDIKAN

Pembina Utama /IV/e

Eselon I.a

Pembina Utama Madya /IV/d

Eselon I.b

Pembina Utama Muda /IV/c

Eselon II.a

Pembina Tk. I /IV/b

Eselon II.b

Pembina /IV/a

Eselon III.a

Penata Tk. I / III/d

Eselon III.b

S-3

Penata / III/c

Eselon IV.a

S-2/Spesialis

Penata Muda Tk. I /III/b

Eselon IV.b

S-1/D-4

Penata Muda / III/a

Eselon V.a

Pengatur Tk. I / II/d

Eselon V.b

D-3

Pengatur / II/c

D-2/Sarmud

Pengatur Muda Tk. I / II/b

SMA/D-1

Pengatur Muda / II/a


Juru Tk. I / I/d

SMP

Juru / I/c
Juru Muda Tk. I / I/b

31

MATERI ETIKA PUBLIK UNTUK PRAJABATAN

AKTUALISASI ETIKA APARATUR SIPIL NEG


Identifikasi Kegiatan-kegiatan yang
saudara rencanakan dalam :
Aktualisasi Etika Publik untuk
Meningkatkan Pelayanan Publik
Aktualisasi Kode Etik dan Kode
Perilaku ASN Untuk Melawan Korupsi
Aktualisas Kode Etik dan Kode
Perilaku Untuk Peningkatan Kinerja
Organisasi
Aktualisasi Kode Etik dan Kode
Perilaku Untuk Peningkatan
03/18/16
32
Integritas Publik

MATERI ETIKA PUBLIK UNTUK PRAJABATAN


Menganalisis Dampak apabila nilai dasar Etika
Publik tidak diaplikasikan dalam Pelaksanaan
Tugas Jabatan Masing-masing.
Memintah Kepada peserta secara
berkelompok ( 8 s/d 10 Orang) untuk
mendiskusikan Hal-hal berikut :
Dampak Tidak Disiplin
Dampak Tidak Jujur
Dampak melakukan KKN
Dampat Tidak Adil
Dampak Kekuasan dan Kewenangan
03/18/16

33

MOTIVASI PENYIMPANGAN ETIKA :


1. Itikat Baik;
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Keserakahan;
Kewenangan dan Kekuasaan;
Persahabatan;
Kepentingan Pribadi dan Keluarga;
Kebodohan atau Pura-purah Bodoh;
Ikut Arus;
Mengikuti Perintah;
Jaminan Keselamatan
34

35