Anda di halaman 1dari 3

Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh

aspek yang berkaitan dengan

individu,

perusahaan, industri dan juga masyarakat.

Kesemuanya ini mencakup bagaimana kita menjalankan bisnis secara adil, sesuai dengan
hukum yang berlaku, dan tidak tergantung pada kedudukan individu ataupun perusahaan di
masyarakat.
Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yakni bisnis
dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan mentaati kaidahkaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Dalam berbisnis jika terdapat
suatu kesalahan dalam beretika pastinya ini akan menimbulkan masalah. Dan masalah yang
dihadapi ini memiliki 3 jenis masalah yang akan ada kaitannya dengan masalah sistematik,
individu, dan korporasi. Berikut saya akan memberikan beberapa contoh etika berbisnis
dalam lingkungan pekerjaan jasa persewaan Bus Pariwisata Parikesit.

Etika Bisnis Positif :


1. Saling Oper Order.
Apabila ada calon customer yang ingin menyewa bus pada waktu tertentu, tetapi
tanggal tersebut telah dibooked oleh customer lain, maka biasanya kami sesama teman
anggota ORGANDA (Organisasi Angkutan Darat) Yogyakarta akan saling membantu
memberikan referensi kepada PO (Perusahaan Otobus) lain sehingga saling menguntungkan,
customer memperoleh bus pada tanggal tersebut dan perusahaan PO bus mendapat orderan
untuk menutupi target bulanan.
2. Saling Memberikan Informasi
Sesama pengusaha bus pariwisata kami terkumpul dalam wadah organisasi
ORGANDA yaitu daling memberikan informasi terupdate guna meningkatkan pelayanan
kepada customer. Informasi yang dibahas meliputi mengenai objek wisata, tarif terupdate,
kondisi jalan lalu lintas, tempat wisata kuliner, tempat penginapan murah di masing-masing
daerah.

3. Saling Memberikan Bantuan


Jika terdapat armada bus yang mengalami gangguan teknis di jalan seperti kendala
mesin atau sistem ac, maka kami akan saling membantu dengan cara mengirim teknisi ke
lokasi atau memberikan lokasi bengkel terdekat.
4. Update Biro Nakal
Bayak pengusaha mengalami gulung tikar diantaranya disebabkan oleh tagihan macet.
Untuk mencegah resiko kerugian tersebut kami saling memberikan informasi mengenai data
biro jasa yang nakal. (lambat membayar tagihan) sehingga biro tersebut akan ter black-list
dan sulit mendapatkan kepercayaan lagi oleh bus laen

Etika Bisnis Negatif :


1. Menjatuhkan Tarif
Untuk menjaga kondisi persaingan yang sehat, maka ORGANDA menerapkan tarif
yang telah disepakati bersama mengenai tarif dasar minimum persewaan bus pariwisata.
Tetapi pada kenyataannya beberapa perusahaan memberikan tarif bawah minimum guna
mengejar target yang ditetapkan sehingga timbul persaingan tidak sehat yang berdampak
merugikan sesama pengusaha bus
2. Saling Menjatuhkan
Untuk menjaga konsistensinya dalam penguasaan pangsa pasar, ada beberapa oknum
yang saling menjatuhkan lawannya dengan cara memberikan informasi negatif sehingga
calon customer tidak menggunakan armada bus lawan dan beralih kepadanya.
3. Menjanjikan Informasi Palsu Kepada Customer
Untuk menarik calon customer, ada beberapa marketer menjanjikan fasilitas mewah
dengan kualitas premium seperti armada bus terbaru, terdapat layanan selimut dan bantal,
terdapat safety belt dan coolerbox didalam bus, tetapi pada hari H bus yang datang tidak

sesuai perjanjian. Tentuna akan merugikan customer dan berimbas pada group PO bus
tersebut.