Anda di halaman 1dari 7

BAB III

ORGANISASI

A. Analisa Data Umum


1. Wilayah Kerja Puskesmas Tretep
Wilayah Kerja Puskesmas Tretep adalah Kecamatan Tretep yang terdiri dari 11 desa
dengan luas wilayah 3.415 Hektar. Sebagian besar wilayahnya merupakan areal
pegunungan dengan ketinggian berkisar 879 2.459 m dari permukaan laut. Suhu
udara berkisar 150C 200C. Batas wilayah kerja Puskesmas Tretep adalah sebagai
berikut :
Batas Utara

Kabupaten Kendal

Batas Selatan :

Kecamatan Wonoboyo Kabupaten Temanggung

Batas Barat

Kabupaten Wonosobo

Batas Timur

Kecamatan Bejen dan Kecamatan Candiroto

Puskesmas Tretep memiliki 11 desa binaan sebagai berikut :


a. Desa Tretep
b. Desa Donorojo
c. Desa Nglarangan
d. Desa Sigedong
e. Desa Bonjor
f. Desa Tempelsari
g. Desa Campurejo
h. Desa Bojong
i. Desa Bendungan
j. Desa Simpar
k. Desa Tlogo

Peta wilayah Tretep

2. Keadaan sumber daya yang ada mencakup :


a. Ketenagaan
Ketenagaan Puskesmas Tretep adalah sebagai berikut :
1) Dokter umum

: 1 orang

2) Dokter gigi

3) SKM

: 1 orang

4) Perawat umum

: 5 orang

5) Perawat gigi

: 2 orang

6) Bidan puskesmas

: 4 orang

7) Bidan desa

: 8 orang

8) Petugas gizi

: 1 orang

9) Petugas sanitarian

: 1 orang

10) Petugas laboratorium : 1 orang


11) Lain lain
Jumlah

: 4 orang
: 28 orang

b. Obat dan bahan habis


Obat, bahan habis pakai dan alat kesehatan yang diperlukan untuk pelayanan
kesehatan masyarakat hampir seluruhnya berasal dari Instalasi Farmasi dan Alat
Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung.
c. Peralatan
Peralatan yang ada di Puskesmas Tretep berasal dari dari Dinas Kesehatan
Kabupaten Temanggung yang digunakan untuk menunjang kegiatan pelayanan baik
di Puskesmas induk maupun di PKD. Sebagian besar kondisi alat yang ada dapat
berfungsi dengan baik, namun harus ada penambahan alat maupun peningkatan
jumlah dan kualitas seiring dengan meningkatnya kunjungan pasien ke puskesmas
Tretep.
d. Sumber Pembiayaan di Puskesmas Tretep
Sumber pembiyaan di Puskesmas Tretep berasal dari Pengembalian retribusi,
Jamkesmas, Askes, APBD Kabupaten dan dari berbagai sumber lain yang totalnya
mencapai Rp. 174.458.964,e. Sarana dan Prasarana
Sarana Kesehatan
Sarana Pelayanan Kesehatan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Tretep yaitu :
1) Puskesmas Induk

: 1 buah

2) Pustu

: 2 buah

3) Polindes/PKD

: 8 buah

4) Posyandu

: 34 buah

Keadaan sarana dan prasarana di puskesmas Tretep berdasarkan data yang ada
adalah baik, namun ada beberapa sarana kesehatan yang membutuhkan perbaikan
karena mengalami kondisi rusak baik ringan maupun berat.
f. Data Peran serta Masyarakat
Berdasarkan data yang ada selama tahun 2013 dengan jumlah Posyandu
sebanyak 34 buah, jumlah kader yang ada dan aktif dalam menunjang program

puskesmas adalah mencapai 100%, akan tetapi peran serta tokoh masyarakat dalam
menunjang program puskesmas yang dapat disimpulkan sangat rendah.
g. Penduduk dan sasaran program
Penduduk wilayah kerja Puskesmas Tretep berjumlah 20.414 jiwa yang
terdiri dari 11.254 Laki Laki dan 10.848 Perempuan yang terdiri dari 5.653
Keluarga dan menempati 4.967 rumah tempat tinggal. Kepadatan penduduk wilayah
kerja Puskesmas Tretep

adalah 5,9 jiwa per hektar tanah dengan kepadatan

penghuni rumah 4 jiwa per rumah. Jumlah KK miskin di wilayah Kecamatan Tretep
sebanyak 1.552 kk.
h. Data Sekolah
Jumlah sekolah dari jenjang TK SMP di kecamatan Tretep sejumlah 34
buah, dengan perincian sebagai berikut :
1) TK sejumlah 15 buah dengan jumlah siswa 452 orang
2) SD/MI sejumlah 16 buah dengan jumlah siswa 2043
3) SMP/MTs sejumlah 3 buah dengan jumlah siswa 527 orang
i. Data Kesehatan Lingkungan
Data kesehatan lingkungan di wilayah kerja Puskesmas Tretep terdiri dari
jumlah rumah yang diperiksa sejumlah 1.890 buah, Tempat Pengolahan Makanan
(TPM) sejumlah 3 buah, Tempat Tempat Umum (TTU) sejumlah 118 buah, Tempat
Pembuangan Akhir (TPA) sejumlah 1.890 buah, Sarana Air Bersih (SAB) sejumlah
1.890 buah, Jamban Keluarga Sehat sejumlah 2735 buah, dan Sarana Pembuangan
Air Limbah (SPAL) sejumlah 954 buah.
j. Data Kematian
Jumlah Kematian berdasarkan kelompok usia yaitu pada bayi (0-1 tahun)
sejumlah 4 orang, Usia Sekolah 2 orang, WUS sebanyak 2 orang, PUS ada 1 orang
dan Pra Lansia 3 serta lansia 110 orang dengan berbagai macam penyebab.
.

Data Kunjungan

Jumlah kunjungan baru ke Puskesmas Tretep selama tahun 2013 adalah


sebesar 7.777 jiwa.
l. Sepuluh Penyakit Terbanyak
Rhinitis/influenza masih menduduki peringkat pertama nama penyakit yang
banyak diderita pasien yang berkunjung ke puskesmas Tretep sejumlah 2.083 kasus.
m. Data Kejadian Luar Biasa ( KLB)
Selama tahun 2013 terdapat satu kasus kejadian luar biasa di kecamatan
Tretep yaitu Diare.
n. Cakupan Program Pelayanan Kesehatan
Program upaya kesehatan wajib yaitu promosi kesehatan ada 2 poin yang tidak
mencapai target yaitu rumah Penyuluhan Flu Burung (target 8%) dengan
pencapaian 5,2% dan penyuluhan lainnya (target 2%) dengan pencapaian 1,3%.
Upaya kesehatan wajib lainnya seperti penyuluhan Napza, HIV AIDS dan KIA
telah mencapai target yang ada.
Program upaya kesehatan wajib yaitu kesehatan lingkungan ada 4 poin yang
tidak mencapai target yaitu cakupan jaga target 88% dengan pencapaian 52%,
cakupan sarana pembuangan air limbah(SPAL) target 85% dengan pencapaian
52,5%, Rumah sehat target 65% dengan pencapaian 55,9%, dan yang terakhir
Tempat Pembuangan Sampah (TPS) target 80% dengan pencapaian 33,3%.
Kesehatan Ibu dan anak dengan indikator K-1 dengan pencapaian 74,05%
(target 95%), K-4 dengan pencapaian 68,73% (target 90%), persalinan oleh nakes
pencapaian 100% (target 90%), KN-2 pencapaian 100% (target 90%), kunjungan
bayi pencapaian 100% (target 90%), bumil risti yang di rujuk pencapaian 100%
(target 100%), bumil risti/komplikasi yang ditangani pencapaian 100% (target
90%).
Cakupan imunisasi yaitu HB-O, BCG ,Polio 1, DPT-HB1, DPT-HB3, Polio-4,
campak, TT-5 ,BIAS yaitu imunisasi TT dan DT memenuhi target.

Program perbaikan gizi yang memiliki indikator Byi yang ditimbang dengan
pencapaian 83,9% (target 85%), Bayi yang ditimbang naik 84,4% (target 80%),
bufas mendapat vit A dengan pencapaian 100% (target 100%), ASI Eksklusif
dengan pencapaian 71,7% (target 80%), Kadarzi 26,78% (target 80%)
Program P2M dengan indikator cakupan balita pneumonia dan diobati dengan
pencapaian 100% (target 80%).
Program pelayanan kesehatan pada jumlah kunjungan rawat jalan dengan
pencapaian 58,01 % (target 15%).
Cakupan pemeriksaan siswa SD dengan target 100% mencapai 100%,
sedangkan cakupan pemeriksaan siswa SMP dan MTs dengan target 80% mencapai
81 %.
Menurut Peraturan bupati temanggung Nomor : 52 tahun 2008 Tentang
Penjabaran tugas pokok, fungsi dan tata kerja Dinas kesehatan kabupaten
temanggung bAhwa tugas pokok dan fungsi dokter umum adalah mendukung
tupoksi puskesmas sebagai usaha kesehatan perorangan dan usaha kesehatan
masyarakat yaitu:
I.1
1.

Tugas :
Melaksanakan pelayanan di unit layanan termasuk gawat darurat :
a.

Melaksanakan anamnesa, pemeriksaan fisik untuk


menemukan tanda tanda fisik dan melakukan tindakan
medik sesuai kompetensi;

b.

Menerima rujukan dari unit layanan lain;

c.

Memberikan rujukan ke layanan rujukan;

d.

Memberikan penjelasan atau KIE kepada pasien tentang hal


hal yang menyangkut penyakitnya;

e.

Melaksanakan terapi.

2.

Melakukan pencatatan medis di buku rekam medis dengan jelas dan benar;

3.

Melaksanakan P3K dan safari kesehatan;

4.

Supervisi dan pembinaan Puskesmas Pembantu;

5.

Melakukan Menjaga, memelihara dan bertanggung jawab atas sarana dan


prasarana di unitnya;

6.

Pencatatan, pelaporan, pengolahan dan analisa data hasil kegiatannya serta


merencanakan dan melaksanakan upaya tindak lanjut;

7.
I.2

Melaksanakan tugas dinas lainnya yang diberikan oleh atasan.


Fungsi :

Membantu Kepala Puskesmas dalam pelayanan kesehatan umum


I.3

Wewenang :
i. Mendiagnosa penyakit;
ii. Memberikan terapi dan tindakan medis;
iii. Menulis resep;
iv. Menandatangani visum;
v. Menandatangani surat rujukan;
vi. Memberikan keterangan medis;
vii. Menandatangani surat keterangan medis (sehat/sakit);
viii. Menggunakan alat bantu pemeriksaan medis;
ix. Menolong persalinan normal;
x. Memasang alat kontrasepsi.

I.4

Dalam melaksanakan tugasnya dokter berada di bawah dan bertanggung jawab

kepada kepala Puskesmas.