Anda di halaman 1dari 11

TEORI EKONOMI

MAKRO
ANALISIS FUNGSI INVESTASI
Kelompok : 3
1. Ayuni Nilam C
2. Dela Meilinda

INVESTASI • Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. • Investasi berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan dimasa depan. (Sadono Sukirno. • Pengertian investasi menurut para ahli : Investasi dapat diartikan sebagai pengeluaran atau pembelanjaan penanam-penanam modal atau perusahaan untuk membeli barangbarang modal dan perlengkapan-perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang-barang dan jasa-jasa yang tersedia dalam perekonomian. 1997: 107) . • Investasi disebut juga sebagai penanaman modal.

• Investasi adalah suatu komponen dari Produk Domestik Bruto atau GDP (Gross Domestic Product). . sebagai berikut: Rumus : I = f(Y. i). Y = Pendapatan i = Tingkat Bunga • Suatu pertambahan pada pendapatan akan mendorong investasi yang lebih besar. dengan rumus : Rumus : GDP = C + I + G + (X-M) I = Investasi. dimana tingkat bunga yang lebih tinggi akan menurunkan minat untuk investasi sebagaimana hal tersebut akan lebih mahal dibandingkan dengan meminjam uang. investasi berarti pembelian (dan produksi) dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang (barang produksi).RUMUS KOMPONEN DARI PRODUK DOMESTIK BRUTO ATAU GDP (GROSS DOMESTIC PRODUCT) • Berdasarkan teori ekonomi. X = Ekspor C = Konsumsi M = Impor G = Pengeluaran Pemerintah GDP = Produk Domestik Bruto • Investasi adalah suatu fungsi pendapatan dan tingkat bunga.

belanja investasi menurun menjadi $0. . investasi naik menjadi $0. semakin tinggi tingkat bunga.  Jika tingkat bunga turun menjadi 6 persen.7 triliun.  Jika tingkat bunga naik menjadi 10 persen. perhatikan kurva permintaan investasi.5 triliun.ANALISA HUBUNGAN INVESTASI DENGAN TINGKAT PENDAPATAN NASIONAL • Besar kecilnya permintaan investasi tergantung pada tingkat bunga yang berlaku.  Untuk lebih jelasnya. Jadi hubungan antara tingkat bunga dengan tingkat investasi adalah berbanding terbalik. maka semakin kecil permintaan investasi.

4. 1. Tingkat pendapatan nasional dan perubahan-perubahannya 6.Besar kecilnya pengeluaran investasi perusahaan ditentukan oleh faktor-faktor berikut ini. Tingkat bunga yang berlaku. Keuntungan yang diperoleh perusahaan-perusahaan. 2. Dalam analisis penghitungan pendapatan nasional suatu negara. 3. Kemajuan teknologi suatu negara . 5. Tingkat keuntungan yang akan diperoleh dari investasi. Rumus : Y = C + I atau S = I Y = Pendapatan C = Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga I = Pengeluaran Investasi Perusahaan S = Besarnya Kebocoran I = Besarnya Suntikan •. Prediksi atau ramalan keadaan ekonomi di masa depan. keseimbangan perekonomian negara pada perekonomian dua sektor dapat dirumuskan sebagai berikut. . •. Grafik keseimbangan pendapatan dalam perekonomian dua sektor bergeser dari besarnya Break Even Point atau Break Even Income ( Y = C ) menjadi Y = C + I.

Investasi akan menambah jumlah daripada kapital. • Tanpa investasi maka tidak akan ada pabrik/mesin baru. . dan dengan demikian tidak ada ekspansi.• Pertumbuhan ekonomi sangat tergantung pada tenaga kerja dan jumlah kapital.

2. . khusuusnya mengenai peran ganda yang di miliki investasi.• Harold dan Domar memberikan peranan kunci kepada investasi di dalam proses pertumbuhan ekonomi. Menciptakan pendapatan. Memperbesar kapasitas produksi perekonomian dengan cara meningkatkan stok kapital. yaitu : 1.

Formula dari angka penggandaan investasi adalah sebagai berikut . apabila kita ingin mengetahui besarnya perubahan pendapatan nasional ekuilibrium (keseimbangan) yang diakibatkan oleh perubahan investasi termaksud. K1 = Angka penggandaan Investasi C = Marginal propensity to consume . angka pengganda memberikan gambaran kepada kita tentang intensitas hubungan kausal antara sebuah variabel tertentu dengan pendapatan nasional. Suasana perusahaan yang bertambah optimis Entah fenomena mana yang menyebabkan berubahnya investasi. maka ini berarti bahwa perubahan yang terjadi pada variabel tersebut akan besar pengaruhnya terhadap tingkat pendapatan nasional. Angka yang menunjukanperbandingan antara berubahnya tingkat pendapatan nasional ekuilibrium dengan berubahnya jumlah pengeluaran investasi inilah yang disebut angka pengganda investasi. Apabila angka pengganda tersebut menunjukan angka yang tinggi. perubahan pengeluaran untuk investasi suatu masyarakat akan selalumengakibatkan berubahnya tingkat pendapatan nasional ekuilibrium. dengan tetap mempergunakan ceteris paribus.MULTIPLIER INVESTASI Multiplier Investasi adalah bilangan dengan mana investasi harus kita kalikan.

komunikasi.FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG MEMPENGARUHI INVESTASI 1. 3. 5. Kondisi Sarana dan Prasarana Prasarana dan sarana pendukung tersebut meliputi sarana dan prasarana transportasi. utilitas. Kualitas Sumber Daya Manusia Manusia yang berkualitas merupakan daya tarik investasi yang cukup penting. 2. Pendapatan nasional per kapita untuk tingkat negara (nasional) dan PDRB per kapita untuk tingkat propinsi dan Kabupaten atau Kota Pendapatan nasional per kapita dan PDRB per kapita merupakan cermin dari daya beli masyarakat atau pasar. . pembuangan limbah dan lain-lain 4. Birokrasi Perijinan Birokrasi perijinan merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi investasi karena birokrasi yang panjang memperbesar biaya bagi investor. Suku Bunga • Faktor yang sangat penting dalam menarik investasi karena sebagian besar investasi biasanya dibiayai dari pinjaman bank.

Upah Minimum. Peraturan dan Undang-undang Ketenagakerjaan • Peraturan undang-undang ketenagakerjaan ini antara lain menyangkut peraturan tentang pemutusan hubungan kerja (PHK). kontrak kerja dan lain-lain. 8. Stabilitas Politik dan Keamanan • Stabilitas politik dan keamanan penting bagi investor karena akan menjamin kelangsungan investasinya untuk jangka panjang.6. Pengaruh Nilai Tukar • Secara teoritis dampak perubahan tingkat / nilai tukar dengan investasi bersifat uncertainty (tidak pasti).Faktor Sosial Budaya • Faktor sosial budaya ini misalnya selera masyarakat terhadap makanan. . Tingkat Inflasi • Tingkat inflasi berpengaruh negatif pada tingkat investasi hal ini disebabkan karena tingkat inflasi yang tinggi akan meningkatkan resiko proyek-proyek investasi dan dalam jangka panjang. Faktor . 9. 7. 10.