Anda di halaman 1dari 8

Filsafat Ilmu

Wisnu Pribadi
Arrazy Nurul Hidayat
Ary Asyari
Murtala
Zaldi Zulfikri
Supriyanto

:
:
:
:
:
:

201243501363
201243501367
201243501662
201243502153
201243502154
201243502156

Ontologi Ontologi merupakan salah satu kajian kefilsafatan yang paling kuno yang berasal dari yunani. ontologi berasal dari kata On/Ontos yang berarti “ada” dan logos yang berarti “ilmu” sehingga ontologi dapat diartikan sebagai ilmu tentang sesuatu yang ada. . Menurut istilah ontologi adalah ilmu yang membahas tentang hakikat yang ada. 2009). Menurut bahasa yunani. yang merupakan ultimate reality baik yang berbentuk jasmani/konkret maupun rohani/abstrak (Bakhtiar dalam amrull4h99 Blog.

maka metafisika dapat diartikan sebagai cabang filsafat yang mempelajari penjelasan asal atau hakekat objek (fisik) di dunia.Metafisika Metafisika dalam bahasa Yunani diambil dari kata μετά (meta) =”setelah atau di balik”. Metafisika adalah studi keberadaan atau realitas . dan φύσικα (phúsika) =”hal-hal di alam”.

Asumsi diperlukan untuk menyuratkan segala hal yang tersirat. Asumsi dapat diartikan pula sebagai gagasan tanpa penumpu yang diperlukan untuk menumpu gagasan lain yang akan muncul kemudian. McMullin (2002) menyatakan hal yang mendasar yang harus ada dalam ontologi suatu ilmu pengetahuan adalah menentukan asumsi pokok (the standard presumption) keberadaan suatu obyek sebelum melakukan penelitian.Asumsi Asumsi dapat dikatakan merupakan latar belakang intelektual suatu jalur pemikiran. .

probabilitas acapkali digunakan sebagai perangkat eksplanasi ilmiah. namun juga mencakup wilayah konversasi yang lebih serius dan refleksif. yaitu sains. .Probabilitas Probabilitas merupakan salah satu konsep yang sering kita gunakan untuk mendeskripsikan realitas di dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain. Bahkan. aplikasinya tidaklah terbatas hanya pada percakapan keseharian tersebut.

. atau mengetahui. tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode  yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. mengerti. 2010). Namun para ilmuwan memberi suatu kompromi.Asumsi dalam Ilmu Ilmu merupakan terjemahan dari kata science yang secara etimologis berasal dari kata scire yang berarti to know sedangkan dalam bahasa Arab "ilm" berarti memahami.dkk. artinya ilmu merupakan pengetahuan yang berfungsi membantu manusia dalam memecahkan kehidupan praktis sehari-hari dan tidak perlu memiliki kemutlakan seperti agama yang berfungsi memberikan pedoman terhadap hal-hal yang paling hakiki dalam kehidupan ini (Masyhudin.. Ilmu bukan sekadar  pengetahuan (knowledge).

mengeksplorasi kekayaan alam. Temuan-temuan itu dianggap benar sepanjang masih ditopang oleh data atau informasi serta bisa dijelaskan melalui kekuatan nalarnya (Suprayogo. dan sebagainya. Pembatasan ini disebabkan fungsi ilmu itu sendiri adalah sebagai alat bantu manusia dalam menanggulangi masalah-masalah dalam kehidupan manusia sehari-hari. irigasi. Keterbatasan alat untuk menangkap fenomena alam dan juga sosial itu menjadikan ilmu pengetahuan yang dihasilkan juga terbatas dan bahkan juga relatif sifatnya. . 2007:91). 2009). Ilmu diharapkan dapat membantu umat manusia dalam membangun rumah. jembatan.Batas Batas Penjelajahan Ilmu Ilmu memulai penjelajahannya pada pengalaman manusia dan berhenti di batas pengalaman manusia(Suriasumantri.

TERIMAKASIH .