Anda di halaman 1dari 4

Indikasi

Nama pasien
Jenis kelamin
Umur
Diagnosa Awal

:
:
:  Laki-laki
:
: DHF dewasa

KEGIATAN
PEMERIKSAAN FISIK
PEMERIKSAAN
PENUNJANG
1. Laboratorium

CLINICAL PATHWAY DHF
dewasa

 Perempuan

No. Rekam Medis
Tanggal Masuk
Rujukan
Pengirim
DPJP

:
:
:
 Ya
 Tidak
:
: Dokter KPTI, Internist

HARI KE

URAIAN KEGIATAN
Oleh DPJP atau dokter jaga

1

1. Darah lengkap

2. Trombosit

3. NS I Ag

4. Dengue blood test IgG, IgM

2

3

4

5

KETERANGAN
6

7

6. SGOT

Hari ke 1 – 3 sakit, bila pasien
setuju
Hari ke 5 – 7 sakit, bila pasien
setuju
Bila Trombosit < 30.000,
pemeriksaan hanya atas indikasi
- Atas indikasi

7. SGPT

- Atas indikasi

5. Bleeding time

2.Radiologi

1. USG abdomen/paru

-

2. Thorak foto
KONSULTASI

1. Internis / KPTI

3. Hematologist

ASUHAN GIZI oleh
petugas gizi
RENCANA
PEMULANGAN
STANDING ORDER/SO
PEMASANGAN IV.LINE

4. Ahli lainnya
Penjelasan tentang diagnosis awal,
rencana pemeriksaan dan pengobatan
serta komplikasi yang mungkin terjadi
Pemberian makan lunak (diet disesuaikan
kondisi dan keluhan pasien) enteral /
parenteral
1. Identifikasi kebutuhan di rumah.
2. Kebutuhan perawatan suportif
3. Rencana transportasi

Atas indikasi
Atas indikasi

DPJP

-

2.Ahli penyakit paru
EDUKASI

- Bisa hanya Hb, Leukosit,
platelet, tanpa diff
- Bila turun tapi belum
mencapai 20.000/mm3,
maka pemeriksaan platelet
boleh tiap 2 – 3 hari
- Bila turun kurang dari
20.000/mm3, harus
diperiksa setiap hari
- Bila sudah naik bisa tidak
diperiksa setiap hari

Atas indikasi

Atas indikasi
Atas indikasi
Di jelaskan oleh DPJP/Perawat,
dokter ruangan, di isi dilembar
edukasi.


- dilakukan oleh perawat atau
DPJP atau dokter jaga

1.Order pemasangan infus
2.Informasi tentang pemasangan IV line

3. Pemasangan IV line

oleh DPJP, atau dokter jaga
- Oleh perawat

-

Sesuai SPO, oleh

perawat
4. Pemberian cairan infus

◦ Jenis RL/NaCl/lainnya

-

sesuai dengan instruksi
DPJP
yang disesuaikan dengan
kondisi dan kebutuhan pasien

1

7. SO oleh DPJP atau dokter jaga ruangan. Diberikan sampai hari bebas demam/sesuai kondisi 6. SO oleh DPJP 3. Penghentian obat oleh DPJP. Penghentian obat oleh DPJP. Ranitidin 2 x 1 tab c. Ranitidin (sesuai yang tersedia) 2 x 1 amp intravena atau b. nyeri ulu hati 2. Sukralfat tab / syr 3 x 1 tab/C Obat lambung Injeksi a. Lama hari pemberian sesuai klinis 3. Lama pemberian tergantung klinis Diberikan atas indikasi 1. PRC 1. dosis sesuai.atau Lansoprazole atau Pantoprazole. 1. SO oleh DPJP atau dokter jaga ruangan. Esomeprazole. Diberikan sesuai indikasi 1. Omeprazole. dokter jaga 2. H2 antagonis. Obat dihentikan oleh DPJP 5. Lansoprazole. PPI 1. Penghentian obat oleh DPJP. Ondansetron injeksi 2 – 3 x 8 mg i. Obat anti emetic oral a. Penghentian obat oleh DPJP. SO oleh DPJP atau dokter jaga ruangan. Ondansetron ( sesuai dengan yang tersedia ) 3 x 1 tab Obat anti emetic intravena a. Bila mual (+). √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √      √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Diberikan atas indikasi 1. 5. Penghentian obat oleh DPJP Diberikan atas indikasi Diberikan atas indikasi           2 . 3. SO oleh DPJP. Paracetamol tablet 3 – 4 x 1 tab pc ATAU 2. Diberikan atas indikasi 1. Penghentian obat oleh DPJP 3. Dosis. 2. 2. atau 3. atau 2. Trombosit Diberikan atas indikasi 1. SO DPJP atau dokter jaga ruangan 3. atau Esomeprazole intravena. 3. sesuai b. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √      √ √ √ √ √ √ √ Steroid 1. Omeprazole. SO oleh DPJP atau dokter jaga 2. Lama pemberian tergantung klinis Diberikan atas indikasi 1. Pantoprazole. 2. Lama pemberian tergantung klinis. Bila obat dari golongan sama dapat dipilih salah satu.v. atau 4. Opinacea 2 x 1 tablet Transfusi darah 1. Antacida tab/syr 3 x 1 tab/C d. 4. Domperidone (sesuai dengan yang tersedia ) 3 x 1 tab atau b.Methyl prednisolon atau dexamethason dosis sesuai Obat lain a.TERAPI Obat antipiretik Oral 1. Diberikan pada typhoid yang berat. Ibuprofen 2 x 1 tab Obat anti piretik intra vena Paracetamol intravena 3x1 gr Obat lambung tablet a.

Menilai kondisi pasien.………… Direktur RSA.. Pemantauan efek terapeutik obat. Pemberian obat pulang √ √ √ √ √ . Pasien bebas demam. Informasi komplikasi penyakit 1. Bandung 3 . bila : Panas Mual/muntah/sakit Sesak. memeriksa dan merekomendasikan terapi. Monitoring komplikasi 1. Pola tidur 6.Panas . BAB d.Informasi kepada DPJP atau dokter jaga bila ada kelainan . Oleh perawat. Informasi kepada pasien dan atau keluarga 4. Pasien pulih dari penyakit tanpa PERSIAPAN PASIEN PULANG mengalami komplikasi 1. DPJP atau dokter jaga        2.. Tentukan hari kontrol 5. Mobilisasi di tempat tidur c. Penilaian / pemeriksaan a. 2. Pemeriksaan tanda-tanda vital (tensi/nadi/suhu/nafas/warna kulit & kesadaran)     1. Tanda-tanda vital (kesadaran/tensi/nadi/suhu/nafas/ warna kulit) b.Bila DPJP tak ada ditempat .Lama hari perawatan bisa bervariasi √ Disesuaikan dengan kondisi Bandung.Mual/muntah. Tidak ada keluhan subjektif 3.Kolaborasi dengan petugas gizi . Pemantauan efek samping obat 1. Pola makan/minum.Sesak. Aktifitas harian mandiri 2.. ……………. Pemeriksaan fisik c. Pada kasus DIC HARI KE URAIAN KEGIATAN 1 REHABILITASI   2 3 4 5 KETERANGAN 6 7 1.. Menilai.2.Informasi kepada DPJP bila ada kelainan - Bila DPJP tak berada ditempat atau susah dihubungi Berkoordinasi dengan DPJP Berkoordinasi dengan DPJP . 2. Perkembangan penyakit.Lama hari perawatan bisa bervariasi 2. Terapi 3.Kesadaran . 1. Tidak terjadi pemanjangan hari perawatan 1.Informasi kepada DPJP atau dokter jaga bila ada kelainan . Oleh fisioterapist 1. sakit perut . 3. Rekonsiliasi obat 2. Tirah baring b. dll 3. dll 1. Menilai dan mengkonfirmasi hasil laboratorium / penunjang medis lain 4. Pola Bab/bak (warna) 4. Komponen darah lain KEGIATAN     ASUHAN KEPERAWATAN oleh perawat jaga ASUHAN FARMASI oleh petugas farmasi ASUHAN DOKTER JAGA ASUHAN DPJP HASIL KLINIS Oleh perawat : a. Persiapan dirumah baik 4. Atas indikasi . Evaluasi produksi urin        3. Intake (makan/minum)               5. Bila ada kegawat-daruratan               √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √         √ √   √ √   √ √   √ √   √ √   √ √   √ √           √ √   √ √   √ √   √ √   √ √   √ √   √ √ √ √ √ √ √ √ √ 2. . Plasma pheresis 2.

......................................(dr.) 4 ......... ................