Anda di halaman 1dari 33

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kuliah kerja nyata adalah suatu pendidikan mahasiswa yang dilakukan dengan
cara memberikan pengalaman belajar secara nyata, untuk hidup ditengah-tengah
masyarakat dan secara langsung mengidentifikasi serta membantu menangani masalahmasalah pembangunan masyarakat. Dalam hal ini Kuliah Kerja Nyata dilaksanakan di
desa .
Kuliah Kerja Nyata ini berlangsung selama lebih kurang dua bulan (3 Desember31 Januari) dengan program kerja mengidentifikasi, merumuskan dan memecahkan
permasalahan yang ada di Dusun Pulau Beringin Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten
Bengkulu Tengah
Mahasiswa diharapkan mampu merealisasikan ilmu pengetahuan dan
keterampilan yang diperoleh selama bangku kuliah, sehingga dapat meningkatkan
pembangunan di desa yang mulai bangkit dan mandiri seperti desa ini.
Mahasiswa KKN melaksanakan program kerja yang disusun secara bersama
dengan masyarakat. Sehingga secara otomatis program kerja yang dilaksanakan dapat
sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan masyarakat.
B. Tujuan Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Kuliah Kerja Nyata dilaksanakan dengan tujuan sebagai berikut:
1)

Agar mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang berharga melalui


keterlibatannya dalam masyarakat yang secara langsung menemukan, merumuskan,
memecahkan dan menanggulangi permasalahan pembangunan secara programatis dan
interdisipliner.

2)

Agar masyarakat dapat memberikan pemikiran berdasarkan ilmu pengetahuan,


teknologi dan seni dalam upaya untuk menumbuhkan, mempercepat gerak serta
mempersiapkan kader-kader pembangunan.

3)

Agar

Universitas

Bengkulu

dapat

menghasilkan

sarjana-sarjana

pengisi

teknostruktur dalam masyarakat dan lebih menghayati gerak dan permasalahan


komplek yang dihadapi oleh masyarakat dalam melaksanakan pembangunan.
4)

Meningkatkan hubungan antara Universitas Bengkulu dengan Pemerintah Daerah,


instansi-instansi dan masyarakat, sehingga Universitas Bengkulu dapat lebih berperan
1

dan dapat menyesuaikan kegiatan pendidikan serta penelitiannya dengan tuntutan


nyata dari masyarakat yang sedang membangun.
C. Metode
Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kuliah kerja nyata, yaitu:
1)

Survey
Sebelum menempati lokasi KKN, mahasiswa harus melakukan survey lapangan.
Survey dilakukan untuk mengetahui dimana lokasi berada, selain itu juga untuk
mengamati keadaan lokasi yang mencakup masalah potensi dusun (SDA, SDM).
Kondisi sosial ekonomi, budaya dan keamanan. Pengamatan aspek-aspek diatas
dijadikan sebagai dasar serta pertimbangan dalam pembuatan program.

2)

Observasi
Dalam melakukan pengamatan serta mengumpulkan data mahasiswa KKN
menggunakan teknik observasi dan survey. Observasi merupakan penempatan pokokpokok permasalahan sebagai dasar penentuan jenis program setelah sampai di lokasi,
mahasiswa KKN diberi waktu satu minggu pertama untuk mengamati dan
menganalisa situasi desa. Setelah pengamatan dilakukan diharapkan mahasiwa dapat
menetapkan pokok permasalahan yang akan dijadikan dasar penetapan program.

3)

Wawancara
Disamping melakukan survey dan observasi dalam menghimpun organisasi,
peserta KKN juga melakukan wawancara baik secara formal maupun informal dengan
tokoh-tokoh masyarakat baik perangkat desa maupun tokoh sosial. Data yang
diperoleh dengan cara ini akan disingkronkan dengan analisis ataupun pengamatan
yang dilakukan oleh masyarakat peserta KKN.

BAB II
DESKRIPSI HASIL PENDEKATAN SOSIAL DAN OBSERVASI
Pada tanggal 3 Desember 2012 Mahasiswa KKN dilepas oleh Rektor Universitas
Bengkulu di Lapangan Rektorat Universitas Bengkulu. Keberangkatan dilaksanakan pada
tanggal 3 Desember 2012 pada pukul 10.00 WIB. Setelah sampai di pusat pemerintahan
Kabupaten Bengkulu Tengah seluruh mahasiswa KKN melakukan upacara serah terima yang
dilakukan di Rumah Dinas Bupati Kabupaten Bengkulu Tengah pada pukul 13.00 WIB.
Kemudian mahasiswa KKN melakukan interaksi dengan masyarakat yang ada disekitar
wilayah tempat tinggal KKN. Keberadaan Mahasiswa KKN pada waktu itu mendapat
antusias dan simpatik dari masyarakat.
Dengan berbagai metode pendekatan kami melakukan observasi dengan masyarakat
setempat, personel approach lebih sering kami lakukan, dengan metode ini kami berusaha
mencari informasi serta menghimpun data menyangkut data monografi, demografi, dan
potensi Dusun Pulau Beringin, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah.
Selain itu juga, kami melakukan hal tersebut untuk menyatukan peserta KKN dengan
masyarakat setempat.
Setelah tiga hari berada dilokasi memang belum terjadi keselarasan antara masyarakat
umum dengan mahasiswa KKN. Dalam selang waktu itu mahasiswa masih sibuk dengan
kegiatan pencarian informasi dan masyarakat sedikit yang berkunjung ke Sekretariat kami.
Akan tetapi warga sekitar sekretariat cukup antusias menerima kedatangan kami, hal ini
terbukti dengan banyaknya kunjungan pemuda-pemudi, ibu-ibu dan bapak-bapak pada sore
hari maupun malam hari.
2.1. Letak dan Luas Wilayah
Dusun Pulau Beringin terletak di Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu
Tengah dengan luas wilayah 94,61 Ha.
Secara adminstrasi batas-batas Dusun Pulau Beringin dapat dilihat pada tabel 1
berikut ini :

Tabel 1. Batas-batas wilayah Dusun Pulau Beringin, Kecamatan Pondok Kelapa,


Kabupaten Bengkulu Tengah

Batas Desa tanah hitam


Barat
Berbatasan dengan Desa Pal
Selatan Berbatasan dengan Desa Pasar Pedati
Utara
Berbatasan dengan Desa Sidorejo/Harapan
Timur
Berbatasan dengan Desa Taalang Pauh
Sumber : Profil Dusun Pulau Beringin 2012

Jarak Dusun Pulau Beringin dengan Ibukota Kecamatan adalah 5 km dengan waktu
tempuh 10 menit dengan mengendarai sepeda motor. Jarak Dusun Pulau Beriungin dengan
ibukota Kabupaten adalah 25 km dengan waktu tempuh 1 jam dengan mengendarai
mobil. Sedangkan jaarak Dusun Pulau Beringin dengan Ibukota provinsi adalah 12 km
dengan waktu tempuh 30 menit dengan mengendarai transportasi darat (mobil/sepeda
motor).
Dusun Pulau Beringin memiliki luas wilayah 94,61 Ha meliputi 5 Rukun Tetangga
(RT) dengan perincian sebagai berikut :
Tabel 1. Rukun Tetangga (RT)
Rukun Tetangga
I
II

1.
2.
3.
4.
5.

III
IV
V
Sumber : Profil Dusun Pulau Beringin 2012

2.2. Kondisi Geografis


Dusun Pulau Beringin mempunyai luas wilayah 94,61 Ha dengan perincian
penggunaan lahan seperti pada tabel 3 berikut :

Tabel 3. Penggunaan lahan di Dusun Pulau Beringin, Kecamatan Pondok Kelapa,


Kabupaten Bengkulu Tengah
No
1.
2.

Penggunaan lahan
Permukiman Umum
Bangunan

Luas

Lahan

(Ha)
33 Ha

Presentase (%)
34.8%

a. sekolah
b. tempat beribadadatan
c. kuburan/makam
d. jalan
3.
Pertanian Sawah
a. sawah tanah hujan
b. sawahpadang
surut/lahan tidur
4.
Perkebunan Rakyat
5.
Rawa
Jumlah
Sumber: Profil Dusun Pulau Beringin 2012

1 Ha
0,5 Ha
0,5 Ha
1 Ha

0,9461%
0,052%
0,025%
0,9461%

23 Ha
-

24,31%
-

35,61 Ha
94,61 Ha

37,36%
100%

2.3. Perhubungan dan Transportasi


Sarana perhubungan yang digunakan oleh masyarakat Dusun Pulau Beringin
menggunakan perhubungan darat, yaitu mobil dan motor, jalan yang menghubungkan Dusun
dengan Desa yang lain sangat baik yaitu aspal.
Tabel 3. Sarana penghubung
No
1.

2.
3.
1.

Sarana
Jalan
Jalan Desa
Jalan Setapak (kebun)
Kendaraan
Sepeda motor
Mobil
Komunikasi
Televisi
Hand phone

Luas lahan
7 KM
Tidak teridentifikasi
80 Buah
7 Buah
270 Buah
Hampir setiap keluarga

Sumber : Profil Dusun Pulau Beringin 2012


2.4. Penduduk
Komposisi penduduk secara keseluruhan berjumlah 831 jiwa (Laki-laki 428 jiwa dan
perempuan 403 jiwa) dengan jumlah Kepala Keluarga sebanyak 374 KK. Mayoritas warga
Dusun Pulau Beringin beragama Islam sebanyak 818 jiwa, Kristen 5 dan Katolik 8 jiwa, .
Menurut golongan umur di daerah KKN ini dapat dilihat pada tabel 4 berikut :

Tabel 4. Komposisi Penduduk Berdasarkan Golongan Umur di Dusun Pulau


Beringin, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah
No

1
2
3
4

Golongan Umur

0 4 tahun
5 19 tahun
20 59 tahun
di atas 60 tahun

Jumlah

103
231
450
47

Jumlah
831
Sumber: Profil Dusun Pulau Beringin 2012
2.5. Keadaan Pendidikan
Komposisi penduduk menurut tingkat pendidikan di Dusun Pulau Beringin dapat
dilihat pada tabel 5 berikut :
Tabel 5. Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan di Dusun Pulau Beringin
No
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Pendidikan
Buta Huruf
mb
Tidak tamat SD
Tamat SD
Tamat SMP/sederajat
Tamat SMA/sederajat
Tamat Diploma
Tamat S1
Tamat S2
Jumlah
Profil Dusun Pulau Beringin 2012

Jumlah (jiwa)
18
94
132
111
109
3
29
3
499

Su
er:

2.6. Kesehatan
Sarana dan prasaarana kesehatan Dusun Pulau Beringin yang tersedia terdapat
posyandu dan Puskermas Pembantu (PUSTU) untuk memperhatikan dan menanggulangi
masalah kesehatan warga Desa Tanah Hitam. Dalam menunjang kesehatan warga desa, desa
Tanah Hitam meliki satu bidan desa, 2 manteri kesehatan, dan beberapa ibu kader posyandu.
2.7. Sarana dan Prasarana
6

Sarana dan prasarana dusun Pulau Beringin sudah cukup memadai, diantaranya
adalah sebagai berikut :
Tabel 6
Sarana dan Prasarana
Ketersediaan Sarana Sosial
Jumlah
1. Masjid
2. Surau
1
3. Sekolah
1 (Sekolah Dasar)
4. Puskesmas Pembantu
5. Kantor Dusun
1
6. KUA
7. Balai Dusun
1
Sumber: Profil Dusun Pulau Beringin 2012
2.8. Kelembagaan
Struktur kelembagaan Dusun Pulau Beringin terdiri dari Kepala dusun, Sekretaris
Dusun, Bendahara Dusun, Kepala Adat dan 5 Ketua RT (Rukun Tetangga). Selain itu Dusun
Pulau Beringin juga memiliki Imam, Khatib, Bilal, dan Gharim pada setiap masjid/surau.
Sedangkan Organisasi kemasyarakatan yang ada di Desa Tanah Hitam antara lain : Gabungan
Kelompok Tani, Kelompok ibu-ibu PKK, Majelis Talim, Karang Taruna, dan Risma.

BAB III
MASALAH DAN ALTERNATIF PEMECAHAN
3.1. Sarana-Prasarana yang tidak optimal digunakan dan dirawat
Masalah:Kesibukan masyarakat akan pekerjaannya membuat fasilitas yang ada
didesa tidak digunakan dengan sebaik-baiknya, malahan tidak mengalami perawatan
berkelanjutan. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya kerusakan berat akibat gempa bumi
pada musholah. Selain itu juga masjid tidak aktif dalam pelakasanaan ibadah dikarenakan

masjid berada didesa sebelah dan digunakan bersama. Masjid hanya digunakan pada hari-hari
tertentu saja.
Pemecahan: Untuk menyelesaikan hal ini mahasiswa akan mengajak masyarakat
untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang ada dan memberikan pengertian akan
penggunaan sarana dan prasarana secara optimal, serta perawatan yang berkelanjutan,
sehingga musholah dapat digunakan, dan masyrakat tidak perlu memerlukan banyak waktu
untuk pergi ke tempat ibadah.

3.2. Administrasi desa yang tidak lengkap.


Masalah:Walaupun Dusun Pulau Beringin telah memiliki system pemerintah dusun
akan tetapi administrasi desanya belum terlalu lengkap seperti halnya Pos jaga Desa.
Pemecahan:Dalam usaha untuk melengkapi administrasi desa ini, mahasiswa akan
bekerja sama dengan masyarakat dan perangkat desa untuk melakukan pembangunan dalam
hal kelengkapan administrasi desa ini.

3.3. Kurangnya minat masyarakat untuk berwirausaha.


Masalah: Masyarakat Dusun Pulau Beringin kebanyakan bermata pencaharian pada
areal pertanian dan persawahan. Hal ini membuat sedikitnya masyarakat yang berjiwausaha.
Pemecahan:Untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan ini, maka mahasiswa akan
memberikan pengetahuan tentang kewirausahaan dan mempraktekkan contoh-contoh produk
yang sesuai dengan potensi desa untuk dijadikan lahan usaha baru dalam hal ini industry
rumah tangga.

3.4. Tingginya angka Perkelahian antar pemuda


Masalah : Berdasarkan hasil observasi dengan masyarakat di dusun Pulau Beringin,
didapatkan informasi bahwa para remaja terutama anak remaja laki-lakinya sering mengalami
perkelahian antar mereka maupun antar remaja dengan desa tetangga.
Pemecahan : Untuk menjaga hubungan baik antara remaja akan kami lakukan
penyuluhan mengenai Perkelahian remaja di lihat dari kacamata hukum.

3.5. Kekerasan dalam rumah tangga terhadap ibu-ibu


Masalah: Berdasarkan hasil wawancara dengan ibu-ibu di dapatkan informasi bahwa
di dusun Pulau Beringin sering terlihat ataupun mendapat cerita bahwa ibu-ibu di Pulau
Beringin sering mengalami kekerasan dalam rumah tangga.
Pemecahan: Sosialisasi mengenai kekerasan dalam rumah tangga dan dasar hukum
untuk kekerasan rumah tangga.

3.6 Tingkat kebersihan anak-anak (kuku dan gigi)


Masalah : anak-anak di dusun Pulau Beringin cenderung kurang dapat menjaga
kebersihan diri misalnya menjaga kebersihan kuku, mencuci tangan dan gigi
Pemecahan : Akan dilakukan penyuluhan dan praktek cara mencuci tangan dan gigi
yang baik dan benar.

3.7 Tingkat kesadaran perwatan kendaraan bermotor


Masalah : masyarakat khususnya anak muda di dusun Pulau Beringin cenderung
kurang dapat menjaga kestabilan kendaraan motornya karena alasan kurang mengerti
mengenai komponen motor.
Pemecahan : Akan dilakukan penyuluhan dan praktek tentang komponen-komponen
motor.

BAB IV
RENCANA KERJA
Rencana kegiatan dan program kerja yang akan dilakukan selama 55 hari penuh di
Dusun Pulau Beringin adalah sebagai berikut:
1. Bidang Perekonomian dan Produksi

Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan untuk
mengembangkan jiwa kewirausahaan. Kegiatannya

meliputi peyuluhan

pentingnya

berwirausaha dan praktek pembuatan brownis kukus.

2. Bidang Administrasi Pemerintahan Desa


Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperbaiki administrasi pemerintahan desa.
Adapun jenis kegiatan adalah pembuatan Pos jaga dusun bersama warga.
3. Bidang Sarana dan Prasarana
Kegiatan yang dilakukan adalah memperbaiki sarana dan prasarana yang ada.
Kegiatan yang akan dilaksanakan adalah pembenahan mushola, serta kebersihan lingkungan
Balai Dusun dan lapangan olahraga.
4. Bidang Kesehatan
Kegiatan yang akan dilakukan adalah menberikan penyuluhan kepada warga untuk
berperilaku hidup bersih dan sehat . Selain itu untuk meningkatkan kepedulian masyarakat
terhadap gizi keluarga dan hidup bersih, maka di lakukan program membantu kegiatan
posyandu, penyuluhan kepada anak-anak untuk kebersihan tangan dan gigi, serta penyuluhan
pada ibu-ibu.
5. Bidang Peningkatan Peranan Wanita.
Kegiatan yang dilakukan dalam peningkatan peranan wanita adalah berbentuk demo
memasak Tongseng. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan kemeriahan dan kebersamaan
pada tiap ibu-ibu dalam satu desa.

BAB V
PELAKSANAAN KEGIATAN

I. KEGIATAN UMUM
5.1 Bidang Sarana dan Prasarana
5.1.1. Pembuatan Pos Jaga

Tujuan kegiatan

: Untuk sarana menjaga keamanan dan ketertiban dusun


10

Jenis program

: Fisik

Sasaran

: Dusun Pulau Beringin

Waktu

: 9 Desember 2012 27 Januari 2013

Lokasi

: Dusun Pulau Beringin

Biaya/sumber dana

: Swadaya Kelompok Mahasiswa KKN

Teknis kegiatan

: --------

3.1.2. Pembersihan Musolah

Tujuan kegiatan

: Menciptakan masjid yang bersih dan nyaman

Jenis program

: Fisik

Sasaran

: Masyarakat Dusun Pulau Beringin

Waktu

: 14,15,28 Juli dan 3 agustus 2012

Lokasi

: Masjid Al-Muhajirin Desa Tanah Hitam

Biaya/sumber dana

: Swadaya Mahasiswa KKN UNIB dan masyarakat Desa


Tanah Hitam

Teknis kegiatan

: Kegiatan Gotong Royong ini di lakukan bersama-sama

dengan warga Desa Tanah Hitam membersihkan masjid. Bapak-bapak, pemuda serta
mahasiswa KKN UNIB membersihkan bagian depan dan memotong rumput
menggunakan mesin potong rumput. Sedangkan mahasiswi dan pemudi Desa Tanah
Hitam membersihkan masjid bagian dalam menggunakan sapu,pengepel lantai serta
pembersih kaca.
3.1.3. Kegiatan Pembuatan Gapura HUT RI ke-67

Tujuan kegiatan

: Memberikan tanda pemmbatas desa dan hias desa dalam


rangka 17 Agustus 1945

Jenis program

: Fisik

Sasaran

: Daerah Desa Tanah Hitam

Waktu

: 26-30 Juli 2012

Lokasi

: Desa Tanah Hitam

Biaya/sumber dana

: Swadaya masyarakat dan Mahasiswa KKN

11

Teknis kegiatan

:Pembuatan gapura dilakukan secara gotong royong antara

mahasiswa KKN dengan masyarakat dan pemuda karang taruna desa tanah hitam.
Pembuatan gapura ini dibuat menggunakan bahan dasar bambu kemudian disusun
dan lapisi cat untuk memperindah bentuk gapura.
3.1.4. Kegiatan Perbaikan Sarana Olahraga

Tujuan kegiatan

: Menyediakan fasilitas olahraga masyarakat desa

Jenis program

: Fisik

Sasaran

: Seluruh lapisan masyarakat Desa Tanah Hitam

Waktu

: 14,30 dan 31 Juli 2012

Lokasi

: Lapangan Volly, Badminton, Takraw di Desa Tanah Hitam

Biaya/sumber dana

: Swadaya Kelompok

Teknis kegiatan

:Perbaikan sarana olahraga yang dilakukan adalah perbaikan


lapangan voli. Kegiatan yang dilakukan adalah menyediakan
sarana permainan Volly. Mengganti net bola Volly,
mengganti bola Volly, membersihkan lingkungan sekitar
lapangan bola Volly, dan memberikan line atau garis
lapangan yang jelas pada arena tempat bermain. Kegiatan ini
dilakukan bersama-sama oleh mahasiswa KKN dan Karang
Taruna.

3.1.5. Pembersihan TPU

Tujuan kegiatan

: Membersihkan TPUdi desa Tanah Hitam

Jenis program

: Bekerja sama dengan karang taruna desa Tanah Hitam

Sasaran

: Anggota karang taruna

Waktu

: 14 - 15 Juli 2012

Lokasi

: TPU RT Kedurang dan TPU RT Suka Nanti

Biaya/sumber dana

:-

Teknis kegiatan

:-

12

3.2 Bidang Pendidikan, Sosial Budaya dan Spritual


3.2.1 Kegiatan Bimbingan Belajar Luar Sekolah

Tujuan

: Membantu kesulitan belajar anak

Masalah

: Kurangnya minat anak untuk belajar

Lokasi

: Sekretariat KKN UNIB

Waktu

: 4 Juli 2 Agustus 2012

Pelaksana

: Mahasiswa KKN

Sasaran

: Pelajar di Desa Tanah Hitam

Biaya

: Rp 10.000,-

Sumber Dana

: Mahasiwa KKN

Kerjasama

: Mahasiswa KKN dan anak-anak

Hasil Kegiatan : Anak-anak dapat mengatasi kesulitan belajar dan lebih


rajin belajar

3.2.2 Kegiatan Memberikan Bantuan Mengajar SD di desa Tanah Hitam

Tujuan

: Memperlancar proses Belajar Mengajar di SD Tanah


Hitam

Masalah

: Kurangnya guru-guru di SD Tanah Hitam

Lokasi

: SDN 11 Desa Tanah Hitam

Waktu

: 17 Juli 9 Agustus 2012

Pelaksana

Sasaran

: Siswa - siswi SD Tanah Hitam

Biaya

: Rp 10.000,-

Sumber Dana

: Mahasiswa KKN

Kerjasama

: Mahasiswa KKN dan Guru

Mahasiswa KKN

3.2.3 Kegiatan Memberikan Bantuan Mengajar PAUD di desa Tanah Hitam


Tujuan
: Memperlancar proses Belajar Mengajar di PAUD
Tanah Hitam
Masalah
: Kurangnya tenaga pengajar di PAUD Tanah Hitam
Lokasi
: PAUD Teratai Desa Tanah Hitam
Waktu
: 17 Juli 2 Agustus 2012
Pelaksana
: MahasiswiKKN
13

Sasaran
Biaya
Sumber Dana
Kerjasama

:
:
:
:

Anak murid PAUD Teratai


Rp 10.000,Mahasiswa KKN
Mahasiswa KKN dan Guru

3.2.4 Kegiatan Memberikan Bimbingan Belajar Pengenalan Komputer di desa Tanah


Hitam
Tujuan

: Memperkenalkan Teknologi komputerkepada siswaSiswi di Desa Tanah Hitam


: Kurangnya pengetahuan siswa di desa Tanah Hitam
tentang teknologi canggih
: Sekretariat KKN UNIB
: 4 Juli 9 Agustus 2012
: Mahasiswa KKN
: siswa-siswi di desa Tanah Hitam
: Rp 10.000,: Mahasiswa KKN
: Mahasiswa KKN dan siswa-siswi

Masalah

Lokasi
Waktu
Pelaksana
Sasaran
Biaya
Sumber Dana
Kerjasama

Hasil Kegiatan : Anak-anak dapat mengenal dan menggunakan


Computer

3.2.5 Kegiatan Memberikan Penyuluhan tentang Hukum di desa Tanah Hitam


Tujuan
: Menambah pengetahuan warga Desa Tanah Hitam
tentang hukum-hukum yang berlaku disekitar kita
Masalah
: Kurangnya pengetahuan warga desa Tanah Hitam
tentang hukum yang menyangkut kehidupan
bermasyarakat.
Lokasi
: Balai Desa Tanah Hitam
Waktu
: 24 Juli 2 Agustus 2012
Pelaksana
: Mahasiswa KKN
Sasaran
: warga desa Tanah Hitam
Biaya
: Rp 10.000, Sumber Dana : Mahasiswa KKN
Kerjasama
: Mahasiswa KKN, perangkat desa, dan warga desa
Tanah Hitam

Hasil Kegiatan : warga tidak buta mengenai hukum yang berlaku di


kehidupan bermasyarakat

3.3 Bidang Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan


3.3.1 Percontohan MCK Sehat dan Bersih

Tujuan Kegiatan : Memberikan pendidikan PHBS pada masyarakat


14

Masalah Pokok
Waktu
Tempat
Sasaran
Biaya
Keterangan
Sumber Dana

: Masyarakat masih menggunakan aliran sungai untuk BAB


: 3-9 Juli 2012
: Sekretariat KKN Tanah Hitam
: Masyarakat
: Rp 3.850.000,00
: Bantuan tenaga dan dana
: Swadaya masyarakat dan KKN

3.3.2 Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut, serta Sikat Gigi Sehat
Tujuan Kegiatan : Meberikan salah satu contoh perilaku hidup bersih dan sehat

pada anak-anak.
Masalah Pokok : Anak-anak Desa Tanah Hitam belum memiliki kesadaran

untuk hidup bersih dan sehat


Waktu
: 31 Juli 2012
Tempat
: SD Negeri 11 Padang Jaya
Sasaran
: Siswa kelas V dan VI SD
Biaya
: Rp 30.000,00
Keterangan
: Bantuan tenaga dan uang

3.3.3 Penyuluhan Cara Mencuci Tangan yang Bersih dan Sehat


Tujuan Kegiatan :Meberikan salah satu contoh perilaku hidup bersih dan sehat

pada anak-anak
Masalah Pokok

untuk hidup bersih dan sehat


Waktu
: 30 Juli 2012
Tempat
: SD Negeri 11 Padang Jaya
Sasaran
: Siswa kelas V dan VI SD
Biaya
: Rp 30.000,00
Keterangan
:Bantuan tenaga dan uang

: Anak-anak Desa Tanah Hitam belum memiliki kesadaran

3.3.4 Penyuluhan Pengenalan mengenai Hipertensi


Tujuan Kegiatan : Memberikan informasi mengenai hipertensi kepada

masyarakat
Masalah Pokok
Waktu
Tempat
Sasaran
Biaya
Keterangan

: Tingginya kasus hipertensi di Desa Tanah Hitam


: 6 Agusutus 2012
: Posyandu Lansia
: Lansia
: Rp 7.000,00
: Bantuan tenaga dan uang

15

3.3.5

Penyuluhan Pengenalan mengenai Rheumatik Arthritis


Tujuan Kegiatan : memberikan informasi mengenai Penyakit Rheumatik kepada

3.3.6

3.3.7

masyarakat
Masalah Pokok
Waktu
Tempat
Sasaran
Biaya
Keterangan

: Tingginya kasus penyakit Reumatik di Desa Tanah Hitam.


: 6 Juli 2012
: Posyandu Lansia
: Lansia di Desa Tanah Hitam
: Rp 7.000,00
: Bantuan tenaga dan uang

Penyuluhan Filariasis
Tujuan Kegiatan : Memberikan informasi mengenai salah satu wabah yang

sering muncul di pedesaan


Masalah Pokok : Faktor resiko filariasis di Desa Tanah Hitam yang

kemungkinan tinggi
Waktu
: 7 Agustus 2012
Tempat
: Posyandu Imunisasi
Sasaran
: Masyarakat Desa Tanah Hitam
Biaya
: Rp 7.000,00
Keterangan
: Bantuan tenaga dan uang

Penyuluhan Gizi dalam Keluarga


Tujuan Kegiatan : Memberikan informasi untuk gizi yang sehat dan berimbang

bagi keluarga
Masalah Pokok

: Kesadaran warga desa yang kurang memperhatikan gizi

keluarga
Waktu
Tempat
Sasaran
Biaya
Keterangan

: 7 Agustus 2012
: Posyandu Imunisasi
: Masyarakat Desa Tanah Hitam
: Rp 7.000,00
: Bantuan tenaga dan uang

3.3.8 Membantu Kegiatan Posyandu dan Melakukan Pemeriksaan Kesehatan (Tekanan


Darah) Gratis
Tujuan Kegiatan
Masalah Pokok
Waktu
Tempat
Sasaran
Biaya
Keterangan

: Membantu memberikan pelayanan kesehatan


: Tenaga medis yang minim di Desa Tanah Hitam
: 8 Juli-15 Agustus 2012
: Sekretariar KKN dan Pustu Desa Tanah Hitam
: Masyarakat Desa Tanah Hitam
::Bantuan tenaga

16

3.4. Bidang Administrasi Pemerintahan Desa


3.4.1. Kegiatan Membantu Pembuatan Peta Desa

Tujuan kegiatan

: Mengetahui batas wilayah Desa Tanah Hitam

Jenis program

: Bekerjasama dengan pemerintahan desa

Sasaran

: Pemerintahan desa

Waktu

: 28-29 Juli 2012

Lokasi

: Balai desa

Biaya/sumber dana

:-

Teknis kegiatan
desa

: Pada kegiatan pembuatan peta

yang dilakukan adalah menggambarkan letak lokasi desa secara tepat

kedalam karton dan diberi simbol-simbol sebagai perwakilan dari keadaan yang
sebenarnya. Dana yang digunakan dalam kegiatan ini berasal dari dana kas desa
yaitu sebesar Rp 15.000,- yang digunakan untuk membeli keperluan dalam
pembuatan peta desa.
3.4.2 Kegiatan Mengaktifkan Karang Taruna Curug IX

Tujuan kegiatan

:Mengaktifkan karang taruna Di desa Tanah Hitam

Jenis program

: Bekerja sama dengan karang taruna desa Tanah Hitam

Sasaran

: Anggota karang taruna

Waktu

: 13-15 Juli dan 5-7 Agustus 2012

Lokasi

: Balai desa

Teknis kegiatan

: Kegiatan ini dilakukan pada malam hari pukul 19.35 wib


yang dilakukan di balai Desa Tanah Hitam. Dalam kegiatan
ini di fokuskan untuk pembentukan karang taruna yang baru
setelah kepengurusan yang lama yang sudah tidak aktif lagi
sekaligus membentuk panitia untuk HUT RI ke-67.

3.4.3. Kegiatan Membantu Perbaikan Struktur Organisasi Desa

Tujuan kegiatan

: Melengkapi Administrasi Desa

Jenis program

: Bekerja sama dengan pemerintahan desa

Sasaran

: Pemerintahan desa

17

Waktu

: 23-24 Juli 2012

Lokasi

: Balai desa

Teknis kegiatan

: Bekerjasama dengna karang taruna dan pemerintah desa


mengisi dan memperbaiki white board sebagai sarana
penulisan struktur organisasi desa.

3.5. Bidang perekonomian


3.5.1 Penyuluhan Koperasi

Tujuan kegiatan

: memberikan pengetahuan tentang Perkoperasi yang baik .

Jenis program

: Non Fisik

Sasaran

: Semua lapisan masyarakat

Waktu

: 16,17,24,25,29 dan 30 Juli 2012

Lokasi

: Balai Desa Tanah Hitam

Biaya/sumber dana

: Swadaya Mahasiswa KKN

Teknis kegiatan

: Memberikan penyuluhan kepada masyarakat desa. Metode


yang digunakan pada penyuluhan ialah dengan presentasi
komunikasi dua arah dan pengarahan kepada masyarakat
tentang perkoperasian. Penyuluhan ini dilakukan secara
berkala dan disesuaikan dengan jadwal dan hari yang
disarankan oleh warga setempat.

3.5.2. Pembuatan Pupuk Hijau

Tujuan kegiatan

: Memanfaatkan limbah pertanian disekitar lingkungan

Jenis program

: Fisik

Sasaran

: Warga masyarakat

Waktu

: 28 Juli 2012

Lokasi

: Balai Desa Tanah Hitam

Biaya/sumber dana

: Swadaya Mahasiswa KKN

Teknis kegiatan

18

3.6. Bidang Peranan wanita


3.6.1. Pengenalan tentang Pentingnya Kesatuan Ibu PKK

Tujuan kegiatan

: Membuka pemikiran para ibu-ibu untuk lebih maju

Jenis program

: Non Fisik

Sasaran

: Seluruh lapisan masyarakat Desa Tanah Hitam

Waktu

: 09 juli 2012

Lokasi

: Balai Desa Tanah Hitam

Biaya/sumber dana

Teknis kegiatan: Melakukan Pengarahan

3.6.2. Demo Masak Kue Coklat Cocorants

Tujuan kegiatan

: Untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Jenis program

: Non Fisik

Sasaran

: Seluruh lapisan masyarakat Desa Tanah Hitam

Waktu

: 16 Juli 2012

Lokasi

: Balai Desa Tanah Hitam

Biaya/sumber dana

: Rp.50.000

Teknis kegiatan: Melakukan Demo masak cocorants di balai desa

3.6.3. Belajar Tari Persembahan Bengkulu

Tujuan kegiatan

: Untuk menanamkan rasa cinta akan seni tradisional

Jenis program

: Fisik

Sasaran

: Seluruh ibu-ibu masyarakat Desa Tanah Hitam

Waktu

: 06 Agustus 2012

Lokasi

: Rumah Bu Kades

Biaya/sumber dana

: -

Teknis kegiatan: Melakukan latihan tari persembahan Bengkulu

3.7 Perayaan Hari Besar


3.7.1. Perayaan HUT RI

Tujuan kegiatan

:Untuk memperingati HUT RI


19

Jenis program

: Bekerja sama dengan pemuda dan karang taruna

Sasaran

: Masyarakat desa

Waktu

: 16-18 Juli & 9-17 Agustus 2012

Lokasi

: Lapangan volley, lapangan badminton, SDN 11 Padang Jaya.

Biaya/sumber dana

: Rp. 2.000.000,- / swadaya masyarakat dan sumbangan


mahasiswa KKN

Macam Kegiatan

: - Kompetisi Volly Ball Putra-Putri


: - Kompetisi Futsal
: - Turnamen Bulu Tangkis
: - Turnamen Pimpong
: - Turnamen Sepak Takraw
: - Tarik Tambang
: - Panjat Pinang
: - Paku dalam Botol
: - Makan Kerupuk
: - Lari Kelereng

Teknis kegiatan

: Kegiatan dalam rangka memeriahkan peringatan 17 agustus


dilakukan pada tanggal 11-26 agustus yaitu tepatnya pada
sore hari sekitar jam 3. Seminggu sebelum kegiatan telah
dilakukan persiapan mulai dari pembentukan panitia 17-an,
acara yang akan dilakukan dalam

kegiatan serta hadiah-

hadiah yang akan diberikan, sumber dana untuk pelaksanaan


kegiatan. Sehari sebelum pelaksanaan kegiatan seluruh
persiapan

telah selesai. Dana yang digunakan dalam

kegiatan ini berasal dari swadaya masyarakat dan sumbanagn


KKN.
3.7.2 KegiatanBulan ramadhan

Tujuan kegiatan

: Memeriahkan kegiatan selama bulan suci ramadhan

Jenis program

:Fisik

Sasaran

: Masyarakat Desa Tanah Hiam

Waktu

: 21-22 Juli, 25 dan 27 juli serta 3-7 Agustus 2012


20

Lokasi

: Masjid Al-Muhajirin

Biaya/sumber dana

: Rp. 300.000,- / swadaya masyarakat dan sumbangan


mahasiswa KKN

Macam Kegiatan

: - Lomba Adzan
: - Lomba Fation show anak-anak putra-putri
: - Lomba membaca Al-Quran
: - Lomba Hafalan Surat Pendek
: - Memperingati Nuzulul Quran
: - Tadarusan

Teknis kegiatan

: Kegiatan dalam rangka memeriahkan bulan suci ramadhan


banyak kegiatan yang di lakukan. Mulai dari pembersihan
masjid hingga perlombaan yang berhubungan dengan
kegiatan yang religi. Kegiatan ini bekerjasama dengan
masyarakat dan pemuda setempat.

3.8 Bidang Kelestarian Lingkungan Hidup


3.8.1. Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Tujuan kegiatan

: Menyediakan tanaman obat bagi masyarakat desa.

Jenis program

: Fisik

Sasaran

: Ibu Ibu PKK Desa Tanah Hitam

Waktu

: 12-20 Juli 2012

Lokasi

: Desa Tanah Hitam

Biaya/sumber dana

: Swadaya Mahasiswa KKN

Teknis kegiatan

:Kegiatan pembuatan TOGA dilakukan di kebun sekretariatan


KKN dan rumah Kepala Desa, pada kegiatan ini tanaman
TOGA yang digunakan diambil dari lingkungan sekitar
rumah warga yang dipindahkan kedalam perkarangan yang
telah dipagar yang akan digunakan sebagai tempat TOGA.

3.8.2. Penanaman Tanaman Sayuran

Tujuan kegiatan

: Menyediakan tanaman Sayuran bagi masyarakat desa.

Jenis program

: Fisik
21

Sasaran

: Ibu Ibu PKK Desa Tanah Hitam

Waktu

: 11-22 Juli 2012

Lokasi

: Desa Tanah Hitam

Biaya/sumber dana

: Swadaya Mahasiswa KKN

Teknis kegiatan

:Kegiatan pembuatan Tanaman Sayuran dilakukan di kebun


sekretariatan KKN.

22

II. PROGRAM UNGGULAN KELOMPOK


1. Justifikasi Pembuatan Percontohan MCK Bersih dan Sehat
A. Latar Belakang
Desa Tanah Hitam yang banyak dilalui aliran sungai menyebabkan warga desa
lebih memilih untuk menggunakan aliran sungai untuk kebutuhan MCK. Hal ini tanpa
disadari telah menimbuulkan dampak buruk bagi kesehatan, khususnya anak-anak.
Hal teridentifikasi dari tingginya kasus penyakit infeksi saluran pencernaan pada
anak-anak di desa ini. hal ini harus dicarikan solusi segera, sebelum permasalahan ini
menimbulkan dampak lebih lanjut.
Kesadaran untuk menggunakan MCK di dalam rumah masih rendah di desa
ini. Berdasarkan data, hanya ada 30 KK dari 270 KK yang ada di desa ini yang
memiliki MCK di dalam rumah.
Salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk menyelesaikan permasalahan ini
adalah dengan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan MCK di
dalam rumah. Untuk meningkatkan kesadaran warga desa ini, harus diawali dengan
memberikan percontohan. Sehingga warga desa memiliki arahanan untuk mulai
membangun dan menggunakan MCK di dalam rumah. Tentunya, MCK percontohan
ini harus memperhatikan unsur kebersihan dan kesehatannya. Meninjau keadaan
warga Desa Tanah Hitam, kesederhanaan alat bangunan harus juga diperhatikan.
B. Rumusan Masalah
MCK merupakan salah satu instalasi yang perlu diperhatikan di dalam rumah.
Karena

MCK

menunjang

kebersihan

lingkungan

dan

kesehatan

keluarga.

Ketidaktersedian MCK yang bersih dan sehat, menyebabkan tercemarnya lingkungan


sekitar dan menyebarnya wabah penyakit. Selanjutnya, hal ini akan meningkatkan
kerentanan kesehatan keluarga. Dan nantinya keluarga harus menyiapkan dana khusus
untuk kesehatan. Permasalahan ini akan menjadi siklus yang tidak terselesaikan
nantinya.

23

C. Tujuan Pelaksanaan
Program Pembuatan Percontohan MCK Bersih dan Sehat ini dilaksanakan
dengan beberapa tujuan. Tujuan tersebut antara lain:

Tujuan Umum
Tujuan umum dari pelaksanaan program ini adalah menciptakan masyarakat
yang memiliki kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat.

Tujuan Khusus
Tujuan khusus adalah tujuan yang hendak dicapai dan diprioritaskan pada warga

belajar. Secara khusus tujuan tersebut adalah untuk meningkatkan taraf kesehatan warga desa
yang nantinya dapat menunjang taraf kesejahteraan warga desa tersebut.
D. Manfaat
Pelaksanaan program ini mempunyai manfaat antara lain:

Warga mendapatkan informasi yang memadai mengenai peranan MCK yang bersih

dan sehat.
Warga mendapat arahan dan rancangan MCK yang bersih dan sehat.
Peningkatan taraf kesehatan dan kesejahteraan warga desa.

E. Pemabahasan
Desa Tanah Hitam dengan kesibukan warganya dan keadaan ekonomi yang
serba berkecukupan, menyebabkan masyarakat tidak terlalu memperdulikan sanitasi
lingkungan. Percontohan MCK ini merupakan suatu program yang ditujukan untuk
menginisiasi masyarakat agar memiliki kesadaran akan MCK yang bersih dan sehat.
Program Pembuatan Percontohan MCK yang Bersih dan Sehat ini terlaksana
karena adanya bantuan swadaya masyarakat, berupa sumbangan bahan materil dan
tenaga. Pembangunan ini dilakukan dalam beberapa hari, sejak tanggal 3 hingga 9 Juli
2012.
Mahasiswa KKN ikut berpartisipasi dalam pembiayaan dan pembuatannya.
Namun mayoritas pendanaan berasal dari warga.
Estimasi Dana
Tabel 8. Rincian Dana Pembuatan Percontohan MCK Bersih dan Sehat
24

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

Nama Barang/Jasa
Semen
Seng
Bata
Pasir
Upah tukang (borongan)
Closet
Papan dan Tiang
Paralon
Cat
Paku
Kuas

Kuantitas
5 sak
10 keping
1000 buah
1 m3
1 unit
0,25 m3
2 buah
4 kaleng
1 kg
3 buah
T O TAL

Harga
Satuan
60.000,00
30.000,00
700,00
150.000,00
1.400.000,00
150.000,00
2.000.000,00
50.000,00
50.000,00
20.000,00
10.000,00

Jumlah
300.000,00
300.000,00
700.000,00
150.000,00
1.400.000,00
150.000,00
500.000,00
100.000,00
200.000,00
20.000,00
30.000,00
3.850.000,00

F. Kesimpulan dan Saran


1. Kesimpulan
Program pembuatan percontohan MCK yang bersih dan sehat ini dimaksudkan
untuk memotivasi dan menginisiasi masyarakat Desa Tanah Hitam menggunakan dan
membangun MCK bersih dan sehat.

Sehingga kegiatan ini dapat menunjang

terciptanya peningkatan taraf kesehatan dan kesejahteraan warga desa. Program ini
Kegiatan ini terlaksana karena swadaya masyarakat dan mahasiswa KKN.
2. Saran
Kegiatan ini diharapkan dapat senantiasa dikontrol oleh perangkat desa dan
tenaga kesehatan di desa ini. Selain itu perlu adanya penyuluhan kesehatan dan
kebersihan lebih lanjut. Tenaga medis juga harus proaktif dalam menanggapi
wabah/penyakit yang diderita warga desa, sehingga lebih mudah ditanggunnglangi
dan tidak menimbulkan masalah kesehatan yang lebih kompleks lagi.

2. Justifikasi Pembutan Pupuk Hijau


A. Latar Belakang
Penduduk Desa Tanah Hitam Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara
sebagian besar mata pencahariannya adalah kopi, sawit. Masyarakat desa Tanah Hitam yang
memiliki ternak cukup banyak, namun kotorannya tidak dimanfaatkan.
Untuk kotoran kerbau umumnya belum memenuhi syarat kesehatan, letak
kandang yang belum benar, konstruksi kandang belum baik, kebersihan feses belum
rutin dibersihkan dan sirkulasi udara yang jelek.
25

Untuk kotoran kerbau maupun yang lainnya yang dipelihara oleh masyarakat
desa Tanah Hitam, pada saat ini tidak dimanfaatkan sehingga banyak yang menumpuk
di sekitar kandang. Hal ini disebabkan belum mengetahui fungsi sebenarnya kotoran
ternak tersebut sangatlah bermanfaat untuk kesuburan pada tanaman yang dapat juga
menambah pendapatan. Untuk itu kami mencoba mengangkat hal ini untuk di
diskusikan.
B. Masalah
1. Masyarakat tidak mengetahui cara pembuatan pupuk Kompos.
2. Kurangnya ketersediaan waktu untuk mengelola kotoran ternak.
3. Adanya kotoran ternak yang belum dimanfaatkan
C. Tujuan
1. Memberi bimbingan teknis tentang cara pembuatan pupuk kompos.
2. Mengajak masyarakat untuk bisa memanfaatkan kotoran ternak menjadi pupuk yang
berkualitas.
D. Pembahasan
Didalam pembuatan pupuk kandang plus ini kita membutuhkan kotoran ternak, sekam
padi , dedak padi , EM4, gula pasir, air dan peralatan lainnya. Semuanya dapat mudah
didapat didesa Tanah hitam dan hanya sebagian saja dibeli di toko.
Dengan dibantu oleh anak KKN maka dilakukan bimbingan untuk mengolah
kotoran ternak, adapun cara kerja dalam pembuatan pupuk kompos ini adalah:
Gula pasir dan EM4 dilarutkan kedalam air, aduk hingga merata.
Kotoran ternak, sekam dan dedak dicampur hingga merata.
Campuran kotoran ternak-sekam-dedak disiram dengan larutan gula pasir,
EM4 dan air lalu diaduk hingga merata.
Setelah itu ditutup dengan karung, didiamkan hingga seminggu
3 hari sekali dibalik-balik
Setelah 10-14 hari diayak
Pupuk siap digunakan
Adapun kegunaan pupuk ini adalah menyuburkan tanah dan menyehatkan tanaman
yang ada. Dengan adanya tambahan nutrisi maka tanaman dapat tumbuh baik sesuai yang
26

diharapkan. Kendala yang dihadapi adalah perolehan EM4. EM4 ini biasanya di jual di tokotoko pertanian. Jadi perlu ada toko pertanian yang menjual EM4.
Alat dan Bahan dalam Pelatihan kompos
Pada produksi pelatihan produksi kompos, dilakukan menggunkan alat yang
masih sangat sederhana, manual dengan olahan masyarakat dan dilakukan selama 1
hari. Pada pembuatan kompos diperlukan bahan dan alat sebagai berikut :
Bahan-bahan :
1. EM4
2. Gula Pasir
3. Kotoran kambing
4. Sekam padi
5. Sekam kopi
6. Wedelia
Alat-alat :
1.

plastic hitam

2.

cangkul

3.

bak persegi

4.

ember

Cara pembuatan :
Menyisiapkan bak papan untuk bak penampung bahan segar yang akan
dikomposkan.
Mencampurkan bahan segar kelompok pertama dengan seksama dan melarutkan
dalam air yang diletakkan di dalam ember bervolume 10 sampai 15 liter.
Bahan segar kelompok kedua masing-masing dipilih dan dicacah dengan rincian
sebagai berikut : Pupuk kandang dipilih yang telah matang (biasanya berumur 1-2
tahun); sekam padi dipilih yang telah lapuk (ingat : jangan digunakan yang masih
segar atau baru); dedaunan dapat dipilih dari reruntuhan daun berdaun lebar (ingat:
jangan daun berdaun jarum); WEDELIA dan leguminosae dipotong-potong sampai
berukuran 15 cm.

27

Menimbang Masing-masing bahan segar sesuai dengan perbandingannya (5:2:2:1)


bila dibuat 1000 kg maka dibutuhkan 500 kg pupuk kandang, dan 100 kg masingmasing untuk bahan lain.
Mencampur Bahan-bahan segar merata di dalam bak papan dengan menggunakan
cangkul atau sekop.
Mencampur Bahan segar yang telah merata disiram dengan larutan bahan segar
kelompok pertama.
Menyiram dengan air sebayak mungkin sampai lantai bak papan penampung basah.
Menututup dengan terpal rapat-rapat dan setiap ujung terpal diikatkan ke pengait
yang dibuat dan besi yang ditancapkan ke tanah.
Biaya Produksi
Rincian biaya produksi pupuk hijau adalah sebagai berikut :
Perkembangan Usaha :
Izin Layak
No

Produksi

Pengemasan

Pemasaran

Depkes /
Deperindag

Pupuk

Lingkup kecil

hijau

Perhitungan Marketing :
A. Bahan baku dan biaya (satu kali produksi)
- Bekatul

2 karung x @ Rp 8000 : 16.000

- EM4

1 Botol x @ RP 20.000 : 20.000

kotoran kambing 300 kg x @ Rp 5000 : Rp 30.000,Gula pasir 1 kg x @ Rp 10.000

: Rp 10.000

Total Biaya

Rp76.000,-

B. Peralatan (Satu Kali Produksi)


- cangkul

: Rp 80.000

- plastic penutup kompos :

: Rp 35.000

Plastik untuk bungkus


Total Biaya

: Rp 20.000,Rp 1.35000,-

C. Perhitungan Penjualan (Satu Kali Produksi)


Penjualan Pupuk hijau : Rp 2.000,- per kg
28

Satu kali proses produksi menghasilkan 300 kg pupuk hijau, Sehingga jumlah pendapatan
untuk satu kali produksi = 300 kg x Rp 2.000,- = Rp 600.000,-.
D. Perhitugan Laba Rugi (Satu Kali Produksi)
-

Pendapatan atas penjualan 1x produksi

Pengeluaran
Pembelian bahan baku + peralatan

: Rp.600.000,: Rp. 210.000,-

LABA BERSIH

= Pendapatan Pengeluaran

Rp. 600.000,- Rp. 210.000,-

Rp. 3.89.000,-

B/C Ratio
=

Rp. 600.000,Rp. 210.000,-

Rp. 2,85 (menguntungkan)

E. Kesimpulan dan Saran


1. Kesimpulan

Untuk membuat pupuk kompos kita membutuhkan EM4.

Masyarakat disini sangat butuh penyuluhan yang mengarah ke produksi.

2. Saran
Sebaiknya disini harus ada yang membimbing dan memberikan informasi sehingga
mereka dapat mengolah sumber daya alam yang ada.

BAB IV
29

KESIMPULAN DAN SARAN


A.

KESIMPULAN
Dari hasil pelaksanaan kegiatan KKKN Universitas Bengkulu periode 67 tahun
2012 di Desa Tanah Hitam, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara,
dapat diambil beberapa kesimpulan :
1. Masyarakat sangat antusias terhadap kedatangan mahasiswa KKN UNIB di Desa
Tanah Hitamdan ditanggapi secara positif oleh perangkat desa, kecamatan dan
kabupaten, terutama sekali masyarakat Desa Tanah Hitam.
2. Semua program mahasiswa KKN UNIB periode 67tahun 2012 dapat berjalan dengan
baik dan lancar, walaupun ada beberapa program berjalan tidak sesuai dengan yang
diharapkan.
3. Berdasarkan pelaksanaan program selama KKN UNIB dapat dilihat bahwa di Desa
Tanah Hitam mempunyai rasa kekeluargaan dan rasa gotong royong yang cukup
tinggi serta adanya keinginan untuk menerima inovasi pembangunan sehingga
program dapat berjalan dengan baik.
4. Dari hasil pelaksanaan kegiatan KKN UNIB terlihat bahwa warga Desa Tanah
Hitamantusias dalam menerima sesuatau yang baru, dan memberikan manfaat dalam
kemajuan desa.
Semua kegiatan yang sudah dilakukan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung
oleh masyarakat terutama pada kegiatan yang dapat memberikan tambahan
pengetahuan bagi masyarakat yang nantinya akan sangat berpengaruh pada tingkat
pendapatan dari masyarakat, perilaku dalam masyarakat sehari-hari. Pada bidang
program unggulan baik kelompok maupun individu telah dirasakan manfaatnya oleh
masyarakat sehingga dapat dijadikan sumber penghasilan dan mengurangi beban
ekonomi rumah tangga.

B.

SARAN
Adanya tujuan KKN dapat mendatangkan manfaat bagi masyarakat maka
hendaknya Pusat Pengelolaan dan Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (P3KKN)
Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bengkulu menempatkan
mahasiswa KKN di daerah yang benar-benar membutuhkan.
Agar mahasiswa dapat melaksanakan kegiatan dengan baik, maka diharapkan
adanya koordinasi yang baik dengna semua pihak yang terkait sehingga program

30

KKN yang merupakan bagian integral dari pembangunan dapat tercapai dengan
sukses.
Setelah berakhirnya Mahasiswa KKN Universitas Bengkulu periodeke-67 ini,
semoga

semua

kegiatan

tersebut

dapat

diteruskan

dan

dipelihara

secara

berkesinambungan oleh warga masyarakat, dan sampai pada saatnya nanti kiranya
dapat dilanjutkan dan diteruskan oleh Mahasiswa KKN pada periode berikutnya.

31

TEKNOLOGI YANG DITERAPKAN

Adapun teknologi yang diterapkan dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN)


Universitas Bengkulu ke 67 Tahun 2012 di Desa Tanah Hitam, Kecamatan Padang
Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara yaitu ;
1. Teknik Partisipasi, yaitu suatu teknik pendekatan dimana mahasiswa bekerjasama
dengan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan secara bersama-sama.
2. Teknik Tatap Muka, yaitu mahasiswa dalam menyampaikan materi dengan bertatap
muka secara langsung dengan masyarakat.
3. Teknik Representatif Objektif, yaitu mahasiswa dalam hal ini meminta bantuan dari
seorang ahli atau nara sumber yang bersangkutan dalam menyajikannya di depan
masyarakat.

32

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2012. Panduan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bengkulu Periode

67. Bengkulu.
Anonim. 2009.Profil Desa Tanah Hitam, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten
Bengkulu Utara, Bengkulu: Bengkulu.

33