Anda di halaman 1dari 49

Spesifikasi Teknis

Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi
Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara

SYARAT-SYARAT TEKNIS
PEKERJAAN REHABILITASI GEDUNG RUANG RAWAT INAP SRIKANDI
TAHUN ANGGARAN 2016
PASAL : 01. URAIAN UMUM
Skope Pekerjaan yang dilaksanakan pada pekerjaan ini adalah Pekerjaan Rehabilitasi
Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun
Anggaran 2016, meliputi pekerjaan :
A. Pekerjaan Persiapan
Pekerjaan persiapan meliputi pembersihan lokasi, air kerja, Listrik, pembuatan
gudang dan barak kerja, pemasangan bowplank, papan nama proyek dan lain-lain
sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
B. Pekerjaan Tanah dan Pasir
Pekerjaan tanah dan pasir, meliputi :
-

Pekerjaan Galian tanah pondasi (dalam 0 – 1 meter)

-

Pekerjaan urugan tanah eks galian pondasi

-

Pekerjaan urugan pasir alas pondasi

-

Dan pekerjaan lain yang dibutuhkan pada saat pelaksanaan tanah dan pasir.

C. Pekerjaan Batu dan Pasangan
Pekerjaan batu dan pasangan, meliputi :
- Pekerjaan pasangan Batu kosong
- Pekerjaan pasangan Pondasi batu gunung, adukan 1 Pc : 5 Psr
- Pekerjaan pasangan Dinding bata, adukan 1 Pc : 2 Psr
- Pekerjaan pasangan Dinding bata, adukan 1 Pc : 5 Psr
- Dan pekerjaan lain yang dibutuhkan pada saat pelaksanaan pekerjaan batu dan
pasangan.
D. Pekerjaan Beton
Pekerjaan beton, meliputi :
-

Pekerjaan pasangan Sloof, Uk. 15 x 20 beton bertulang 1 Pc : 2 Psr : 3 Krl

-

Pekerjaan pasangan Ring balok, Uk.10 x 15 cm beton bertulang 1 Pc : 2 Psr : 3 Krl

-

Pekerjaan pasangan Rabat beton keliling bangunan 1 Pc : 3Psr : 5 Krl

-

Dan pekerjaan lain yang dibutuhkan pada saat pelaksanaan pekerjaan beton.

Tahun Anggaran 2016

Spesifikasi Teknis
Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi
Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara

E. Pekerjaan Plesteran
Pekerjaan plesteran, meliputi :
-

Pekerjaan Plesteran Dinding Trasram campuran 1Pc : 2 Psr T. 15 mm

-

Pekerjaan Plesteran Dinding campuran 1Pc : 5 Psr T. 15 mm

-

Dan pekerjaan lain yang dibutuhkan pada saat pelaksanaan pekerjaan plesteran

F. Pekerjaan Penutup Lantai
Pekerjaan pasangan lantai, meliputi :
-

Pekerjaan Pasangan Lantai Keramik 40 x 40 cm

-

Pekerjaan Pasangan Tegel Plint Keramik 10/40 cm

-

Pekerjaan Lantai Keramik anti slip 20 x 20 cm

-

Pekerjaan Dinding Keramik 20 x 25 cm

-

Dan pekerjaan lain yang dibutuhkan pada saat pelaksanaan pekerjaan penutup
lantai.

G. Pekerjaan Kusen Pintu, Jendela dan Kaca
Pekerjaan kusen pintu, jendela dan Kaca, meliputi :
-

Pekerjaan Kusen Pintu, Jendela kayu kalapi/sejenis

-

Pekerjaan Pintu panil kayu jati

-

Dan pekerjaan lain yang dibutuhkan pada saat pelaksanaan pekerjaan kusen
pintu, jendela dan kaca.

H. Pekerjaan Kuda-Kuda dan Kap
Pekerjaan Kuda-Kuda dan Kap, meliputi :
-

Pekerjaan Pasangan Kuda-Kuda, Jurai, skur dan konsol kayu klas II

-

Pekerjaan Pasangan Gording dan balok nok kayu klas II

-

Pekerjaan Listplank Papan Kayu Kls II

-

Pekerjaan Pasangan Atap Asoka Roof

-

Pekerjaan Pasangan Nok Asoka Roof

-

Pekerjaan Pasangan Talang patahan atap

-

Dan pekerjaan lain yang dibutuhkan pada saat pelaksanaan pekerjaan KudaKuda dan Kap.

I.

Pekerjaan Rangka dan Plafond
Pekerjaan rangka dan plafond, meliputi :
-

Pekerjaan Pasangan Rangka Plafond Kayu Kelas II 60 x 60 cm

Tahun Anggaran 2016

Spesifikasi Teknis
Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi
Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara

-

Pekerjaan Pasangan Plafond Gypsumboard

-

Pekerjaan Pasangan List Plafond Gypsumboard

-

Dan pekerjaan lain yang dibutuhkan pada saat pelaksanaan pekerjaan rangka
dan plafond.

J.

Pekerjaan Penggantung/Pengunci
Pekerjaan penggantung/pengunci, meliputi :
-

Pekerjaan Pasangan kunci tanam biasa (KM/WC)

-

Pekerjaan Pasangan Engsel pintu dalam type kupu-kupu

-

Dan pekerjaan lain yang dibutuhkan pada saat pelaksanaan pekerjaan
Penggantung/Pengunci

K. Pekerjaan Instalasi Listrik
Pekerjaan instalasi listrik, meliputi :
-

Pasangan Instalasi Titik Lampu + kabel + Pipa Listrik

-

Pasangan Lampu SL 30 Watt

-

Pasangan Lampu SL 18 Watt

-

Pasangan Fitting Plafond

-

Pasangan Saklar Tunggal

-

Pasangan Saklar Ganda

-

Pasangan Stop Kontak

-

Dan pekerjaan lain yang dibutuhkan pada saat pelaksanaan pekerjaan instalasi
listrik.

L. Pekerjaan Sanitair
Pekerjaan Sanitair, meliputi :
-

Pekerjaan Pasangan Kloset Jongkok

-

Pekerjaan Pasangan Saluran air hujan keliling bangunan

-

Dan pekerjaan lain yang dibutuhkan pada saat pelaksanaan pekerjaan Sanitair.

M. Pekerjaan Pengecatan/Finishing
Pekerjaan Pengecetan/Finishing, meliputi :
-

Pekerjaan Mengikis/mengerok permukaan tembok lama

-

Pekerjaan cat tembok baru 3 x jalan

-

Pekerjaan cat tembok lama

Tahun Anggaran 2016

Spesifikasi Teknis
Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi
Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara

-

Pekerjaan cat plafond baru 3 x jalan

-

Pekerjaan cat dasar/kilap kosen baru 3 x jalan

-

Pekerjaan cat kilap kusen lama

-

Pekerjaan cat kilap Jalusi lama

-

Pekerjaan cat dasar/kilap Listplank baru 3 x jalan

-

Pekerjaan Vernis daun pintu baru 3 x jalan

-

Pekerjaan Vernis daun pintu/jendela lama

-

Pekerjaan residu rangka atap

-

Dan pekerjaan lain yang dibutuhkan pada saat pelaksanaan pekerjaan
pengecatan.

N. Pekerjaan Pembersihan
-

Pekerjaan Pembersihan akhir

PASAL 02. URAIAN KHUSUS

AYAT 02.A. PEKERJAAN PERSIAPAN
Lingkup pekerjaan ini meliputi :
a.

Pembersihan lokasi
Sebelum kegiatan pelaksanaan pekerjaan lokasi harus dalam kondisi bersih dari
tumbuhan dan sisa material atau bongkaran

b.

Pembuatan gudang dan barak kerja
Pembuatan direksi keet menggunakan bangunan semi permanen berbahan rangka
kayu dengan penutup atap asbes, atau menggunakan material lain yang pada
prinsipnya bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Untuk menunjang kegiatan
pelaksanaan kegiatan pekerjaan direksi keet dilengkapi dengan peralatan mebeler,
papan tulis, dan penerangan. Penempatan direksi keet harus mendapat ijin dari
pihak Pemberi Tugas. Direksi keet harus dilengkapi dengan kelengkapan sanitasi (
KM /WC )

c.

Pengukuran dan pemasangan bowplank
Bahan, menggunakan Papan ukuran 2/20 sebelum dipasang papan bagian atas
harus di serut agar betul-betul rata untuk penetuana elevasi, dengan patok ukuran
5/7.

Tahun Anggaran 2016

untuk mencegah galian tergenang air. elevasi. dan semua bahan serta peralatan lainnnya untuk menghindarkan galian dari genangan air tanah dan air permukaan. e. Titik As ditulis dengan cat warna merah. Tanah yang berdekatan dengan struktur tidak boleh diganggu tanpa ijin Konsultan Pengawas. titik ini harus tetap terjaga sampai dengan pekerjaan Struktur selesai apabila mengganggu pekerjaan bisa dipindahkan ke pagar proyek atau diganti dengan papan petunjuk. berikut pembuangan bahan-bahan sisa. PEKERJAAN TANAH DAN PASIR Lingkup pekerjaan ini meliputi : a. - Memberitahu apapun.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Untuk penentuan titik as. Pengadaan air Kerja dan Listrik Penyedia jasa wajib menyediakan fasilitas air kerja dan listrik sendiri. Dalam pekerjaan galian.B. Konsultan Pengawas agar elevasi penampang sebelum melintang memulai suatu galian dan pengukuran dapat diketahui dan dilakukan pada tanah yang belum terganggu. kecuali untuk tempattempat dimana penggunaan mesin-mesin itu dapat merusak benda-benda Tahun Anggaran 2016 . Kontraktor / Pemborong harus : - Dengan inisiatif sendiri mengambil tindakan untuk mengatur drainase alamiah dari air yang mengalir pada permukaan tanah. Elevasi dan notasi as harus tertulis jelas dengan huruf balok warna merah pada papan bowplank d. Pekerjaan galian tanah Pekerjaan galian ini mencakup pengurugan kembali dengan material yang disetujui oleh Konsultan Pengawas. AYAT 02. dan sudut menggunakan alat ukur Theodolit dengan tenaga ahli dalam bidangnya. - Penggunaan mesin untuk penggalian diperbolehkan. Pemasangan Bowplank mengelilingi Bangunan / tidak dipasang hanya pada as-as saja. Pembuatan papan nama proyek Kontraktor/pemborong harus memasang Papan Nama Proyek sesuai dengan ketentuan yang berlaku atas biaya Kontraktor/Pemborong.

maka Kontraktor / Pemborong harus bertanggung jawab terhadap kerusakan bangunan tersebut dan harus menggantinya / memperbaikinya atas biaya Kontraktor / Pemborong. baik mengenai kualitas bahan maupun sumber bahan itu sendiri sebelum dibawa atau digunakan di dalam lokasi pekerjaan.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara yang berada didekatnya.  Semua bahan urugan harus mendapat persetujuan dari Konsultan Pengawas.  Semua tanah lantai bangunan sampai permukaan yang ditentukan dengan kepadatan CBR 3% atau sesuai Gambar Kerja. bangunan-bangunan ataupun pekerjaan yang telah rampung. b. Setiap kali penghamparan harus mendapat persetujuan dari Konsultan Pengawas Tahun Anggaran 2016 .  Semua bahan urugan harus mendapat persetujuan dari Konsultan Pengawas.  Bahan-bahan urugan yang sudah ditempatkan di lokasi pengurugan tetapi tidak memenuhi standar. - Bahan Urugan  Bahan urugan yang dipakai adalah tanah merah atau tanah urug kelas C atau yang memenuhi persyaratan sebagai bahan urugan. baik mengenai kualitas bahan maupun sumber bahan itu sendiri sebelum dibawa atau digunakan di dalam lokasi pekerjaan.  Terkecuali untuk tempat tertentu / khusus. harus dibuang dan diganti oleh Kontraktor / Pemborong atas biaya sendiri. Pasangan urugan tanah - Pekerjaan Urugan Pekerjaan pengurugan dan pemadatan tanah ini untuk :  Semua galian sampai permukaan yang ditentukan dengan kepadatan CBR 2% atau sesuai Gambar Kerja. - Apabila terjadi kerusakan bangunan (roboh) yang diakibatkan oleh pekerjaan galian.  Ketebalan perlapis setelah dipadatkan tidak boleh melebihi 20 cm. kepadatan tanahnya seperti tercantum dalam Gambar Kerja atau petunjuk Konsultan Pengawas / Konsultan Perencana. - Pengurugan  Penghamparan tanah urugan dilakukan lapis demi lapis dan langsung dipadatkan sampai mencapai permukaan / peil yang diinginkan.

Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara yang menyatakan bahwa lapisan di bawahnya telah memenuhi kepadatan yang disyaratkan. kadar air harus dijaga agar tidak lebih besar dari 2 % kadar air optimum. - Perataan Bila terdapat bagian-bagian yang lebih tinggi dari permukaan tanah yang direncanakan.  Untuk air siraman digunakan air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak. - Syarat-syarat pelaksanaan/pengurugan Tahun Anggaran 2016 .  Kontraktor / Pemborong diwajibkan melakukan tes kepadatan tanah apabila diminta oleh Direksi / Konsultan Pengawas. Apabila dipandang perlu. dan seluruh prosedur pemadatan ini harus ditulis dalam Berita Acara yang disetujui Konsultan Pengawas. perataan pada bagian ini harus dilakukan sedemikian rupa sehingga kelebihan tanah tersebut dapat diangkut ke tempat lain yang ditentukan oleh Konsultan Pengawas. seluruh area pembangunan harus dikeringkan terlebih dahulu. asam alkali dan bahan-bahan organis lainnya. pemadatan harus dihentikan. dan dipadatkan sampai mencapai paling sedikit  90% (modified proctor) dari kepadatan kering maksimum seperti yang ditentukan dlam AASHTO T 99. sebanyak titik yang ditentukan oleh Konsultan Pengawas. Pekerjaan urugan pasir alas lantai - Persyaratan bahan  Pasir yang digunakan harus terdiri dari butir-butir yang bersih. c.  Pelaksanaan pemadatan harus dilakukan dalam cuaca baik. serta memenuhi syaratsyarat yang ditentukan dalam NI-3 pasal 10. direksi dapat meminta kepada kontraktor agar air yang digunakan agar diperiksa di laboratorium yang sah dan resmi atas biaya yang ditanggung oleh kontraktor. Apabila hari hujan.  Pemadatan tanah harus dilakukan lapis demi lapis dengan ketebalan tiap lapisan maksimum 30 cm. - Pemadatan  Sebelum pelaksanaan pemadatan. tajam dan keras. bebas dari lumpur. serta konsisten terhadap NI-3 (PUBI tahun 1982) pasal 14 ayat 3. tanah lempung dan sebagainya. Selama pekerjaan ini. yang harus disaksikan oleh Konsultan Pengawas dan dibuatkan laporan tertulis untuk tiap titik meliputi area 150 m2.

Cara pembuatannya menggunakan mixer selama 3 (tiga) menit. Persyaratan bahan - Semen Sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam Buku Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis Struktur. garam. AYAT 02..  Adukan kedap air adalah campuran 1pc : 2ps dan campuran 1pc : 3ps. disiram air dan dipadatkan menggunakan alat pemadat yang disetujui oleh konsultan pengawas. Adukan ini untuk pasangan batu bata dan batu tempel serta untuk menutup semua permukaan dinding pasangan bagian dalam bangunan. - Air Air yang dipakai harus bebas dari lumpur. b. o Semua bagian dan keseluruhan permukaan dinding pasangan yang disyaratkan harus kedap air hingga ketinggian 175 cm dari permukaan lantai kecuali ditentukan lain dalam Gambar Kerja.C.  Setiap lapisan pasir urug harus diratakan. Aduk plesteran ini untuk : o Menutup semua permukaan dinding pasangan pada bagian luar / tepi luar bangunan. PEKERJAAN PONDASI a. hingga mencapai tebal yang disyaratkan.. basa. Tahun Anggaran 2016 . bersih dari tanah dan lumpur dan tidak mengandung bahan-bahan organis. yang dinyatakan tidak kedap air seperti tercantum dalam Gambar Kerja. Persyaratan pelaksanaan - Campuran adukan yang dimaksud adalah campuran dalam volume. asam. - Jenis adukan :  Adukan biasa adalah campuran 1pc: 4ps dan campuran 1pc: 5ps.  Pemadatan dilakukan hingga mencapai kepadatan tidak kurang dari 95% dari kepadatan optimum hasil laboratorium.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara  Lapisan pasir urug dilakukan lapis demi lapis maksimum ± 10 cm. - Pasir Pasir yang digunakan adalah jenis pasir pasang dengan butir-butir yang tajam. bahan organik dan kotoran lainnya dalam jumlah yang dapat merusak. minyak.

- Setiap jarak 50 cm.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara o Semua pasangan bata di bawah permukaan tanah hingga ketinggian sampai 30 cm dari permukaan lantai. Pasangan Batu-bata - Persyaratan bahan yang digunakan  Batu bata yang digunakan tingkat kekerasannya harus memenuhi ketentuan dalam NI-10. Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1pc : 5ps. d. bersih dari tanah dan lumpur dan tidak mengandung bahan-bahan organis. diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat. Sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam Buku Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis Struktur. kecuali ditentukan lain dalam Gambar Kerja.stek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut. kemudian dasar galian harus diurug dengan pasir urug tebal 10 cm.  Semen. - Stek-stek harus tertanam dengan baik dalam pondasi sedalam minimum 40-d dan jarak antar stek-stek ini adalah tiap 100 cm atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja. Di atas lapisan pasir tersebut diberi pasangan batu kali kosong yang dipasang sesuai dengan Gambar Kerja. Pasangan batu gunung. c.  Pasir. campuran 1 Pc : 5 Psr - Galian pondasi harus telah disetujui secara tertulis oleh Konsultan Pengawas. As-as harus ditanam stek ∅ 10 mm. untuk sloof dan dinding pasangan yang tercantum dalam Gambar Kerja. adalah jenis pasir pasang dengan butir-butir yang tajam. - Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah. terkecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam Gambar Kerja. Tahun Anggaran 2016 . - Pada perletakan kolom beton beton harus ditanamkan stek. - Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1pc : 5ps. disiram sampai jenuh.

 Batu bata yang kurang dari 1/2 (setengah) tidak boleh dipasang kecuali pada bagian-bagian yang membutuhkan sebagai pengisi kekurangan. dengan tulangan pokok 4 diameter 10 mm.  Pemasangan dinding batu bata dilakukan bertahap. plastik atau sejenisnya  Bidang dinding ½ batu yang luasnya lebih besar dari 12 m2 ditambahkan kolom dan balok penguat (kolom praktis ) dengan ukuran 12 x 12 cm. dinding di daerah basah setinggi 160cm dari permukaan lantai. harus bebas dari lumpur.  Pencampuran adukan/ spesi harus menggunakan beton molen dengan rpm 20/ mnt dalam jangka waktu minimal 2 menit  Pasangan dinding batu bata sebelum diplester harus di basahi dengan air terlebih dahulu dan siar-siar telah dikerok serta dibersihkan. beuguel diameter 6mm jarak 20 cm.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara  Air.  Untuk semua dinding luar.5 m setiap harinya. - Metode Pelaksanaan  Batu bata sebelum dipasang harus direndam dalam air terlebih dahulu sampai jenuh. setiap hari sekali pada pagi hari.  Pasangan batu bata yang telah berdiri harus terus menerus dibasahi air selama 7 (tujuh) hari. bahan organik dan kotoran lainnya dalam jumlah yang dapat merusak. asam.  Pembuatan lubang pada pasangan bata yang berhubungan dengan setiap bagian pekerjaan beton (kolom) harus di beri penguat stek-stek besi beton diameter 8 mm jarak 50cm. serta semua dinding yang pada gambar menggunakan simbol aduk trasraam/ kedap air digunakan aduk rapat air dengan campuran 1PC = 2 pasir pasang.  Pasangan batu bata dilakukan bertahap setinggi 1 meter ditunggu sampai kuat betul minimal 1 hari untuk pasangan berikutnya. garam. diikuti dengan cor kolom praktis.dan selanjutnya pada malam hari dinding bata tersebut bagian atasnya harus ditutup dengan kertas bekas kantong semen. yang terlebih dahulu ditanam dengan baik pada bagian pekerjaan beton dan bagian yang ditanam dalam pasangan bata sekurang-kurangnya 30cm dengan bentuk L kecuali ditentukan lain. basa. Tahun Anggaran 2016 . minyak. semua dinding lantai dasar mulai dari permukaan sloof sampai ketinggian 30cm diatas permukaan lantai dasar. setiap tahap berdiri maksimum 1.

c. 3. pelaksanaan harus cermat. Pekerjaan Kolom. Pekerjaan Sloof/ Tie Beam Pembuatan sloof dengan mutu beton f’c 24. Pembuatan kolom struktur dengan mutu beton f’c 24. e. maka sebagai dasar pelaksanaan digunakan peraturan sebagai berikut : a. untuk dimensi dan detail penulangannya bisa dilihat pada gambar rencana 2. Tahun Anggaran 2016 . AYAT 02. d. f. Tata cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung (SK SNI T-151991-03). Mutu dan Cara Uji Agregat Beton (SII 0052-80).00 Mpa atau setara K-275 READYMIX. pondasi dan balok harus dipasang angkur besi beton dengan diameter 8 panjang 40 cm jarak 60 cm dan beton yang berhubungan langsung dengan dinding bata harus diketrik rata atau dikasarkan dulu agar pasangan tembok dapat merekat dengan baik. Persyaratan Umum Bahan Bangunan di Indonesia (PUBI-1982)-NI-3. Pekerjaan Balok Pembuatan balok struktur dengan mutu beton f’c 24. 4. Peraturan-peraturan Kecuali ditentukan lain dalam persyaratan selanjutnya. Mutu dan Cara Uji Semen Portland (SII 0013-81). g.00 Mpa atau setara K-275 READYMIX .Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara  Pasangan batu bata untuk dinding 1/2 batu harus menghasilkan dinding finish lebih kurang setebal 15 cm dan untuk dinding 1 batu finish adalah 25cm. Peraturan Portland Cement Indonesia 1972 (NI-8). Peraturan Perencanaan Tahan Gempa Indonesia untuk Gedung 1983 dan penggantinya tahun 2002. b.D. PEKERJAAN BETON BERTULANG 1. Pedoman Perencanaan untuk Struktur Beton Bertulang Biasa dan Struktur Tembok Bertulang untuk Gedung 1983. rapi dan benar-benar tegak lurus  Antara sambungan dinding dengan kolom. untuk dimensi dan detail penulangannya bisa dilihat pada gambar rencana.00 Mpa atau setara K-275 READYMIX. untuk dimensi dan detail penulangannya bisa dilihat pada gambar rencana.

Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara h. 4) Saat pengangkutan semen harus terlindung dari hujan. 3) Semua semen yang akan dipakai harus dari satu merk yang sama (tidak diperkenankan menggunakan bermacam-macam jenis/ merk semen untuk suatu konstruksi/struktur yang sama). Semen. d. c. Baja Tulangan Beton (SII 0136-84). Apabila Direksi/ Pengawas Ahli memandang perlu. e. Semua pekerjaan yang dihasilkan harus mempunyai mutu yang sesuai dengan gambar dan spesifikasi struktur. 6.1987 UDC:699. Semua semen yang digunakan adalah semen portland lokal yang memenuhi syarat-syarat dari: 1) Peraturan-peraturan relevan yang tercantum pada pasal ini butir 2. termasuk kekuatan.04).3. 5. Semen harus diterima dalam sak (kantong) asli dari pabriknya dalam keadaan tertutup Tahun Anggaran 2016 . untuk melaksanakan pekerjaan-pekerjaan yang sulit dan atau khusus Pemborong harus meminta nasihat dari tenaga ahli yang ditunjuk Direksi/ Pengawas Ahli atas beban Pemborong. Persyaratan Bahan a. dalam keadaan baru dan asli. Petunjuk Perencanaan Struktur Bangunan untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran pada Bangunan Rumah dan Gedung (SKBI-2. Pemborong harus bertanggung jawab terhadap seluruh pekerjaan beton sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang disyaratkan.81:624. harus dibuatkan lantai kerja dari beton tak bertulang dengan beton mutu B0 setebal minimum 5 cm atau seperti tercantum pada gambar pelaksanaan. Peraturan Pembangunan Pemerintah Daerah Setempat.53. Semua pekerjaan harus dilaksanakan oleh ahli-ahli atau tukang-tukang yang berpengalaman dan mengerti benar akan pekerjaannya. 2) Mempunyai sertifikat uji (test sertificate) dari laboratorium yang disetujui secara tertulis dari Direksi / Pengawas Ahli. Keahlian dan Pertukangan a. Khusus untuk pekerjaan beton bertulang yang terletak langsung diatas tanah. dikirim dalam kantong-kantong semen yang masih disegel dan tidak pecah. i. j. toleransi dan penyelesaian. b. Peraturan Bangunan Nasional 1978. k.

Setiap pengiriman baru harus ditandai dan dipisahkan. dan harus disimpan digudang yang cukup ventilasinya dan diletakkan pada tempat yang ditinggikan paling sedikit 30 cm dari lantai. yang keras permukaannya dan dicegah supaya tidak terjadi percampuran dengan tanah dan terkotori.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara rapat. harus memenuhi syarat-syarat : 1) Peraturan-peraturan relevan yang tercantum pada pasal ini butir 2. 2) Bebas dari tanah/tanah liat (tidak bercampur dengan tanah/tanah liat atau kotoran-kotoran lainnya). Sak-sak semen tersebut tidak boleh ditumpuk sampai tingginya melampaui 2 m atau maximum 10 sak. untuk penggunaanya harus mendapat persetujuan tertulis Direksi/ Pengawas Ahli. b. sudah mulai membantu. dianggap sudah rusak. Gradasi dari agregat-agregat tersebut secara keseluruhan harus dapat menghasilkan mutu beton yang diisyaratkan. Semua pemakaian batu pecah (agregat kasar) dan pasir beton. c. dengan maksud agar pemakaian semen dilakukan menurut urutan pengirimannya. tidak mengandung bahan-bahan kimia (asam alkali). padat dan mempunyai daya kerja yang baik dengan semen dan air. 5) Apabila ada perubahan sumber dari mana agregat tersebut disupply. 5) Untuk semen yang diragukan mutunya dan terdapat kerusakan akibat salah penyimpanan. maka Pemborong diwajibkan untuk memberitahukan secara tertulis kepada Direksi/ Pengawas Ahli. dalam proporsi campuran yang akan dipakai. Bahan yang telah ditolak harus segera dikeluarkan dari lapangan paling lambat dalam waktu 2x24 jam atas biaya Pemborong. tulangan. Aggregat (Aggregates). 4) Direksi/ Pengawas Ahli harus meminta kepada Pemborong untuk mengadakan test kwalitas dari agregat-agregat tersebut dari tempat penimbunan yang ditunjuk oleh Direksi/ Pengawas Ahli. 6) Agregat harus disimpan ditempat yang bersih. setiap saat di laboratorium yang disetujui Direksi/ Pengawas Ahli atas biaya Pemborong. tidak berwarna. 3) Kerikil dan batu pecah (agregat kasar) yang mempunyai ukuran lebih besar dari 38 mm. dapat ditolak penggunaannya tanpa melalui test lagi. Air yang digunakan untuk semua pekerjaan dilapangan adalah air bersih. Tahun Anggaran 2016 .

d. 5) Kecuali bila ditentukan lain di dalam gambar maka mutu besi beton yang digunakan ≤ ø12mm : BJTP U-24 ( Tulangan Polos ).Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara minyak atau lemak dan memenuhi syarat-syarat Peraturan Beton Indonesia serta uji terlebih dahulu oleh Laboraturium yang disetujui secara tertulis oleh Direksi/ Pengawas Ahli. > ø12mm : BJTD U-40 (Tulangan Ulir).3 (tiga) batang untuk tiap-tiap jenis percobaan. Semua besi beton yang digunakan harus memenuhi syarat-syarat: 1) Peraturan-peraturan relevan yang tercantum pada pasal ini butir 2. harus mendapat persetujuan tertulis Perencana Struktur. berjumlah min. lapisan minyak/ karat dan tidak cacat (retak-retak. mengelupas. 3) Dari jenis baja dengan mutu sesuai yang tercantum dalam gambar dan bahan tersebut dalam segala hal harus memenuhi ketentuan-ketentuan Peraturan Beton Indonesia. Tahun Anggaran 2016 . 9) Contoh besi beton yang diambil untuk pengujian tanpa kesaksian Direksi/ Pengawas Ahli tidak diperkenankan sama sekali dan hasil test yang bersangkutan tidak sah. Air yang mengandung garam (air laut) sama sekali tidak diperkenankan untuk dipakai. Percobaan mutu besi beton juga akan dilakukan setiap saat bilamana dipandang perlu oleh Direksi/ Pengawas Ahli. 7) Sebelum mengadakan pemesanan Pemborong harus mengadakan pengujian mutu besi beton yang akan dipakai. bebas dari kotoran-kotoran. yang diameternya sama dan panjangnya ± 100 cm. luka dan sebagainya). 6) Pemakaian besi beton dari jenis yang berlainan dari ketentuan-ketentuan diatas. Besi beton harus disupply dari satu sumber (manufacture) dan tidak dibenarkan untuk mencampur adukan bermacam-macam sumber besi beton tersebut untuk pekerjaan konstruksi. Besi Beton ( Steel Bar ). 4) Mempunyai penampang yang sama rata. sesuai dengan petunjukpetunjuk dari Direksi/ Pengawas Ahli. 8) Barang percobaan diambil dibawah kesaksian Direksi/ Pengawas Ahli. 2) Baru.

825 Mpa atau setara K-275 (untuk pekerjaan semua pondasi Bore Pile). ring balok pada pasangan bata. 14) Untuk menjamin mutu besi beton.2 Mpa atau setara K-400. Kecuali bila ditentukan lain dalam gambar. harus mendapat persertujuan tertulis Perencana Struktur. 11) Penggunaan besi beton yang sudah jadi seperti steel wiremesh atau yang semacam itu. bagian-bagian lain yang tidak memikul beban dan bagian-bagian yang dicantumkan dalam gambar. 4) Evaluasi penentuan karakteristik ini digunakan ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam Peraturan Beton Indonesia. 3) Mutu beton K-175 hanya digunakan untuk kolom-kolom praktis. Direksi / Pengawas Ahli mempunyai wewenang untuk juga meminta Pemborong melakukan pengujian tambahan untuk setiap pengiriman 5 ton dengan jumlah 3 (tiga) buah contoh untuk masing-masing diameter atas biaya Pemborong atau setiap saat apabila Direksi/ Pengawas Ahli mempunyai keraguan terhadap mutu besi beton yang dikirim. kualitas beton adalah : 1) Beton Ready Mix mutu beton f’c 24. 13) Besi beton yang tidak memenuhi syarat-syarat karena kwalitasnya tidak sesuai dengan spesifikasi struktur harus segera dikeluarkan dengan site setelah menerima instruksi tertulis dari Direksi/ Pengawas Ahli. dalam waktu 2X24 jam atas biaya Pemborong.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara 10) Semua biaya-biaya percobaan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemborong. dilampiri juga dengan sertifikat pabrik yang sesuai untuk besi tersebut. Tahun Anggaran 2016 . 5) Pemborong harus memberikan jaminan atas kemampuannya membuat kualitas beton ini dengan memperhatikan data-data pengalaman pelaksanaan di lain tempat dan dengan mengadakan trial-mix di laboraturium. e. 12) Besi beton harus dilengkapi dengan label yang memuat nomor pengecoran dan tanggal pembuatan. 2) Beton Ready Mix mutu beton f’c 22.90 Mpa atau setara K-300 (untuk pekerjaan semua struktur beton bertulang kecuali kolom lantai Basement 1 s/d lantai 3 memakai beton f’c 33. Kualitas Beton.

Syarat-syarat Pelaksanaan a. 8) Pemborong harus membuat laporan tertulis atas data-data kualitas beton yang dibuat dengan disahkan oleh Direksi / Pengawas Ahli dan laporan tersebut harus dilengkapi dengan perhitungan tekanan beton karakteristiknya. menurut ketentuan-ketentuan yang disebut dalam Peraturan Beton Indonesia mengingat bahwa W/C faktor yang sesuai disini adalah sekitar 0. 7. Cetakan slump dibasahkan dan ditempatkan diatas kayu yang rata atau plat beton. 9) Setiap akan diadakan pengecoran atau setiap 5 m3. b. Laporan tertulis tersebut harus disertai sertifikat dari laboraturium. Cetakan diisi sampai kurang lebih sepertiganya. Cara pengujian sebagai berikut: 10) Contoh beton diambil tepat sebelum dituangkan kedalam cetakan beton (bekisting).5 m3 beton hingga dengan cepat dapat diperoleh 20 benda uji yang pertama. segera cetakan diangkat perlahan-lahan dan diukur penurunannya.55 maka pemasukan adukan kedalam cetakan benda uji dilakukan menurut Peraturan Beton Indonesia tanpa menggunakan penggetar. Pada dasarnya pelaksanaan Pekerjaan Beton Bertulang harus dilakukan dengan peraturan-peraturan yang disebutkan pada butir 03 pasal ini. 7) Pada masa-masa pembetonan pendahuluan harus dibuat minimum 1 benda uji per 1. dengan syarat minimum 8 cm dan maksimum 12 cm. Syarat Khusus untuk Beton Ready Mix. Pengambilan benda uji harus dengan periode antara yang disesuaikan dengan kecepatan pembetonan. 11) Pengisian dilakukan dengan cara serupa untuk dua lapisan berikutnya. Kemudian adukan tersebut ditusuk-tusuk 25 kali dengan besi diameter 16 mm panjang 30 cm dengan ujung yang bulat (seperti peluru).Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara 6) Selama pelaksanaan harus dibuat benda-benda uji berupa silinder beton atau kubus beton. Setelah atasnya diratakan. 12) Slump Test dilakukan dibawah pengawasan Direksi / Pengawas Ahli dan dicatat secara tertulis. Tahun Anggaran 2016 . Setiap lapisan ditusuk-tusuk 25 kali dan setiap tusukan harus masuk dalam satu lapisan yang dibawahnya.52-0. harus dilakukan pengujian slump (slump test).

2) Disyaratkan agar pemesanan Beton Ready Mix dilakukan pada supplier Beton Ready Mix yang sudah terkenal mengenai stabilitas mutunya. untuk mengecek mutu beton yang dipakai maka baik Pemborong maupun Supplier Beton Ready Mix masing-masing harus membuat silinder atau kubus beton percobaan untuk di Test di Laboratorium yang ditunjuk/ disetujui secara tertulis oleh Direksi/ Pengawas Ahli dan jumlah silinder atau kubus beton dibuat sesuai dengan Peraturan Beton Indonesia. 7) Pemborong harus meminta jaminan tertulis kepada Supplier Beton Ready Mix jaminan tentang mutu beton. Aggregat. kontinuitas penyediaannya dan mempunyai/ mengambil material-material dari tempat tertentu yang tetap dan bermutu baik. karena akan merusak komposisi yang ada dan bisa menurunkan mutu beton yang direncanakan. Usaha-usaha yang menghaluskan/ menghancurkan Beton Ready Mix yang sudah mengeras atau menggumpal sama sekali tidak diperbolehkan. 3) Selain mutu beton maka harus diperhatikan betul-betul tentang kontinuitas pengadaan agar tidak terjadi hambatan dalam waktu pelaksanaan. baik mengenai persyaratan Material Semen.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara 1) Pada prinsipnya semua persyaratan-persyaratan untuk yang dibuat dilapangan berlaku juga untuk Beton Ready Mix. termasuk didalamnya dengan memperhitungkan kemungkinan macetnya transportasi dari/ ke Lapangan. Tahun Anggaran 2016 . 4) Direksi / Pengawas Ahli akan menolak setiap Beton Ready Mix yang sudah mengeras dan menggumpal untuk tidak digunakan dalam pengecoran. air ataupun Admixture. 5) Penambahan air dan material lainnya kedalam Beton Ready Mix yang sudah berbentuk adukan sama sekali tidak diperkenankan. maka Pemborong harus merencanakan secermat mungkin mengenai kapan Beton Ready Mix harus tiba di Lapangan dan berapa jumlah volume yang dibutuhkan. stabilitas mutu dan kontinuitas pengadaan dan jumlah/ volume beton yang digunakan. Slump dan sebagainya. 8) Walaupun demikian. 6) Untuk mencegah terjadi pengerasan/ penggumpalan beton sebelum dicorkan. Testing Beton.

2) Untuk benda uji berbentuk silinder. Test Kubus Beton (Pengujian Mutu Beton) 1) Direksi/ Pengawas Ahli berhak meminta setiap saat kepada Pemborong untuk membuat benda uji silinder atau kubus dari adukan beton yang dibuat. Adukan Beton Yang Dibuat di tempat (Site Mixing). d. e. Adukan beton harus memenuhi syarat-syarat: 1) Semen diukur menurut berat. Untuk benda uji berbentuk kubus. dengan jumlah sesuai dengan peraturan beton bertulang yang berlaku. 4) Adukan beton dibuat dengan menggunakan alat pengaduk mesin (concrete batching plant). Tahun Anggaran 2016 . c. Segala akibat biaya yang ditimbulkannya menjadi beban dan resiko Pemborong. 3) Pengambilan adukan beton. walaupun disupply oleh Perusahaan Beton Ready Mix. tetap merupakan tanggung jawab sepenuhnya dari Pemborong. yaitu terhitung sejak dituangkannya air kecampuran beton kedalam truk ready mix di plant/ pabrik sampai selesainya beton ready mix tersebut dituangkan dicor. 4) Prosedurnya harus memenuhi syarat-syarat dalam Peraturan Beton Indonesia. 6) Mesin pengaduk yang tidak dipakai lebih dari 30 menit harus dibersihkan lebih dulu. tidak dapat digunakan atau dengan perkataan lain akan ditolak. percetakan benda uji kubus dan curingnya harus dibawah pengawasan Direksi/ Pengawas Ahli. cetakan harus berbentuk silinder dengan ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm dan memenuhi syarat dalam Peraturan Beton Indonesia.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara 9) Beton Ready Mix yang tidak memenuhi mutu yang disyaratkan. 5) Jumlah adukan beton tidak boleh melebihi kapasitas mesin pengaduk. 3) Pasir diukur menurut berat. 2) Agregat diukur menurut berat. Pengujian. 10) Beton Ready Mix yang sudah melebihi waktu 3 (tiga) jam. cetakan harus berbentuk bujur sangkar dalam segala arah dengan ukuran 15x15x15 cm dan memenuhi syarat dalam Peraturan Beton Indonesia. sebelum adukan beton yang baru dimulai.

3) Semua biaya untuk pembuatan dan percobaan benda uji kubus menjadi tanggung jawab Pemborong. deviasi standard. maka kelompok adukan yang tidak memenuhi syarat itu tidak boleh dipakai. Percobaan-percobaan ini harus memenuhi syarat-syarat dalam Peraturan Beton Indonesia. 5) Semua benda uji kubus harus di Test diLaboraturium yang disetujui oleh Direksi/ Pengawas Ahli. dan Pemborong harus menyingkirkannya dari tempat pekerjaan. Tahun Anggaran 2016 . dengan mencantumkan besarnya kekuatan karakteristik. 2) Jika beton tidak memenuhi syarat-syarat pengujian slump. Jika pengujian tekanan gagal maka perbaikan-perbaikan atau langkah-langkah yang diambil harus dilakukan dengan mengikuti prosedur-prosedur Peraturan Beton Indonesia atas biaya Pemborong. 9) Semua biaya-biaya untuk percobaan dan akibat-akibat gagalnya pekerjaan tersebut menjadi tanggung jawab Pemborong. bagian struktur yag bersangkutan dan lain-lain data yang perlu dicatat. 8) Apabila gagal. campuran adukan dan berat benda uji kubus tersebut. maka bagian pekerjaan tersebut harus dibongkar dan dibangun baru sesuai dengan petunjuk Direksi/ Pengawas Ahli.7 dan 14 hari dan juga untuk umur beton 28 hari. 4) Benda uji kubus harus ditandai dengan suatu kode yang menunjukkan tanggal pengecoran. maka Direksi/ Pengawas Ahli berhak meminta Pemborong supaya mengadakan percobaan-percobaan non destruktif atau bila perlu untuk mengadakan percobaan loading (Loading Test) atas biaya Pemborong.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara 1) Pada umumnya pengujian dilakukan sesuai dengan Peraturan Beton Indonesia. Percobaan/ test kubus beton dilakukan untuk umur-umur beton 3. 6) Laporan asli (bukan photo copy) hasil Percobaan harus diserahkan kepada Direksi/ Pengawas Ahli segera sesudah selesai percobaan. 7) Apabila dalam pelaksanaan nanti ternyata bahwa mutu beton yang dibuat seperti yang ditunjukkan oleh benda uji kubusnya gagal memenuhi syarat spesifikasi. termasuk juga pengujian-pengujian susut (slump) dan pengujian tekan (Crushing test).

sebelum alat-alat tersebut didatangkan ketempat pekerjaan. Penggunaan alat-alat pengangkut mesin harus mendapat persetujuan tertulis dari Direksi/ Pengawas Ahli. atas biaya Pemborong sendiri. Tahun Anggaran 2016 . 6) Kondisi bagian pekerjaan yang akan dicor sudah tidak memenuhi syarat lagi misalnya tulangan. 7) Jika tidak ada persetujuan tertulis dari Direksi/ Pengawas Ahli. 8) Adukan beton harus secepatnya dibawa ketempat pengecoran dengan menggunakan cara (metode) yang sepraktis mungkin. 3) Atas pertimbangan khusus Direksi / Pengawas Ahli dan pada keadaankeadaan khusus misalnya untuk volume pekerjaan yang akan dicor relatif sedikit/ kecil dan sederhana maka izin pengecoran dapat dikeluarkan lebih awal dari 3 (tiga) hari tersebut. Pemborong harus mengajukan permohonan izin pengecoran tertulis kepada Direksi/ Pengawas Ahli minimum 3 (tiga) hari sebelum tanggal/ hari pengecoran.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara f. pembersihan bekesting atau hal-hal lain yang tidak sesuai gambar-gambar & spesifikasi. 4) Izin pengecoran tertulis yang sudah dikeluarkan dapat menjadi batal apabila terjadi salah satu keadaan sebagai berikut : 5) Izin pengecoran tertulis telah melewati 7 (tujuh) hari dari tanggal rencana pengecoran yang disebutkan dalam izin tersebut. pada setiap waktu harus dibersihkan dari sisa-sisa adukan yang mengeras. Semua alat-alat pengangkut yang digunakan. 2) Permohonan izin pengecoran tertulis tersebut hanya boleh diajukan apabila bagian pekerjaan yang akan dicor tersebut sudah “siap” artinya Pemborng sudah mempersiapkan bagian pekerjaan tersebut sebaik mungkin sehingga sesuai dengan gambar dan spesifikasi. maka Pemborong akan diperintahkan untuk menyingkirkan/ membongkar beton yang sudah dicor tanpa persetujuan tertulis dari Direksi/ Pengawas Ahli. sehingga tidak memungkinkan adanya pengendapan agregat dan tercampurnya kotoran-kotoran atau bahan lain dari luar. Pengecoran Beton 1) Sebelum melaksanakan pekerjaan pengecoran beton pada bagian-bagian struktural dari pekerjaan beton.

g. 3) Pemborong harus menyiapkan vibrator-vibrator dalam jumlah yang cukup untuk masing-masing ukuran yang diperlukan untuk menjamin pemadatan yang baik.5 m yang akan menyebabkan pengendapan/ pemisahan agregat. data-data bahan. 5) Untuk itu Pemborong diharuskan memberitahukan nama perdagangan admixture tersebut dengan keterangan mengenai tujuan. dan juga adukan yang tumpah selama pengangkutan. yaitu memperlihatkan permukaan yang halus bila cetakan dibuka. Pemadatan Beton 1) Beton yang dipadatkan dengan menggunakan vibrator dengan ukuran yang sesuai selama pengecoran berlangsung dan dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak merusak acuan maupun posisi/ rangkaian tulangan. nama pabrik produksi jenis bahan mentah utamanya. 4) Pada umumnya dengan pemilihan bahan-bahan yang seksama. Tahun Anggaran 2016 . maka tempat-tempat yang akan dicor terlebih dahulu harus dibersihkan dari segala kotoran-kotoran (potongan kayu. cara mencampur dan mengaduk yang baik dan cara pengecoran yang cermat tidak diperlukan penggunaan sesuatu admixture. Jika penggunaan admixture masih dianggap perlu. 12) Pengecoran harus dilakukan secara terus menerus (continue/ tanpa berhenti). Adukan yang tidak dicor (ditinggalkan) dalam waktu lebih dari 15 menit setelah keluar dari mesin adukan beton. tidak diperkenankan untuk dipakai lagi. tanah dan lain-lain) dan dibasahi dengan air semen. 10) Sebelum pengecoran dimulai.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara 9) Pengecoran beton tidak dibenarkan untuk dimulai sebelum pemasangan besi beton selesai diperiksa dan mendapat persetujuan tertulis dari Direksi/ Pengawas Ahli. 11) Pengecoran dilakukan selapis demi selapis dan tidak dibenarkan menuangkan adukan dengan menjatuhkan dari suatu ketinggian lebih dari 1.batu. 2) Pekerjaan beton yang telah selesai harus bebas kropos (honey comb). Pemborong diminta terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Perencana Struktur dan Direksi/ Pengawas Ahli mengenai hal tersebut. cara-cara pemakaiannya resiko/ efek sampingan dan keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu.

Tahun Anggaran 2016 . Pemborong bertanggung jawab atas retaknya beton karena susut akibat kelalaian ini. permukaan dari beton lama supaya dibersihkan dengan seksama dan dikasarkan. 10) Untuk pengecoran dengan luasan dan atau volume besar maka untuk menghindarkan / meminimalkan retak-retak akibat susut. curing dan perlindungan atas beton harus lebih diperhatikan. maka curing beton dapat dilakukan dengan cara menutupi dengan karung basah sedangkan untuk lantai selama 7 hari pertama dengan cara menutupi dengan karung basah. hujan atau aliran air dan perusakan secara mekanis atau pengeringan sebelum waktunya. 3) Terutama pada pengecoran beton pada waktu cuaca panas. Setelah permukaan siar tersebut bersih. Kotoran-kotoran disingkirkan dengan air dan menyikat sampai agregat kasar tampak. 9) Sebelum pengecoran beton baru. 2) Semua permukaan beton harus dijaga tetap basah terus menerus selama 14 hari. Bentuk siar pelaksanaan harus vertikal dan untuk siar pelaksanaan yang menahan gaya geser yang besar harus diberikan besi tambahan/ dowel yang sesuai untuk menahan gaya geser tersebut. Curing Dan Perlindungan Atas Beton. Khusus untuk kolom.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara 6) Siar Pelaksanaan dan Urutan / Pola Pelaksanaan 7) Posisi dan pengaturan siar pelaksanaan harus sesuai dengan peraturan beton yang berlaku dan mendapat persetujuan tertulis dari Direksi/ Pengawas Ahli. 1) Beton harus dilindungi sejauh mungkin terhadap matahari selama berlangsungnya proses pengerasan. “Calbond” harus dilapiskan merata seluruh permukaan. pengecoran harus dilakukan dalam pentahapan dengan pola papan catur. mnyemprotkan air atau menggenangi dengan air pada permukaan beton tersebut. h. 8) Umumnya posisi siar pelaksanaan terletak pada 1/3 bentang tengah dari suatu konstruksi. urutan pekerjaan harus diusulkan oleh Pemborong untuk mendapat persetujuan tertulis dari Direksi / Pengawas Ahli. pengeringan oleh angin.

panjang penjangkaran. 4) Pemasangan dan penyetelan berdasarkan peil-peil. tidak boleh dengan api. dengan menggunakan alat-alat (Bar Bender) sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan cacat patah. Prosedur perbaikan beton yang keropos harus mendapat persetujuan Direksi/ Pengawas Ahli. 8) Apabila ada Keraguan tentang rangkaian tulangan maka Pemborong harus memberitahukan kepada Direksi/ Pengawas Ahli/ Perencana Struktur untuk klarifikasi. dan pemotongan harus dengan “Bar Cutter”. 1) Pembengkokan besi harus dilakukan dengan hati-hati dan teliti/ tepat pada posisi pembengkokan sesuai gambar dan tidak menyimpang dari Peraturan Beton Indonesia. dan sebagainya.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara 4) Konstruksi beton secara natural harus diusahakan sekedap mungkin. rencana kerja pemotongan dan pembengkokan besi beton (bending schedule) yang diserahkan kepada Direksi/ Pengawas Ahli untuk mendapatkan persetujuan tertulis. dan pemborong tidak dikenakan biaya tambahan untuk perbaikan tersebut. retak-retak. besi beton harus bebas dari kulit besi karat. Pembengkokan dan Penyetelan Besi Beton. 3) Sebelum penyetelan dan pemasangan besi beton dimulai. letak sambungan dan lain-lain harus sesuai dengan gambar standar penulangan. 5) Pemasangan selimut beton (beton decking) harus sesuai dengan gambar detail standard penulangan. 7) Pemasangan rangkaian tulangan yaitu kait-kait. Beton yang keropos/ bocor harus diperbaiki. lemak. overlap. sesuai dengan gambar dan harus sudah diperhitungkan mengenai toleransi penurunannya. 2) Pembengkokan tersebut harus dilakukan oleh tenaga ahli. 6) Sebelum besi beton dipasang. Tahun Anggaran 2016 . Semua pembengkokan tulangan harus dilakukan dalam keadaan dingin. Pemborong diwajibkan membuat gambar kerja (Shop Drawing) berupa penjabaran gambar rencana Pembesian Struktur. kotoran serta bahan-bahan lain yang dapat mengurangi daya lekat. i.

3) Jika Pemborong tidak berhasil mendapatkan diameter besi yang sesuai dengan yang ditetapkan dalam gambar. 13) Beton decking harus digunakan untuk menahan jarak yang tepat pada tulangan. diajukan kepada Direksi/ Pengawas Ahli untuk mendapatkan persetujuan tertulis. 11) Ikatan dari kawat harus dimasukkan dalam penampang beton. 12) Sengkang-sengkang harus diikat pada tulangan utama dan jaraknya harus sesuai dengan gambar. spacers atau besi penggantung lainnya sedemikian rupa sehingga rangkaian tulangan terpasang kokoh. j. sehingga tidak menonjol kepermukaan beton. Tahun Anggaran 2016 . 14) Sebelum pengecoran semua penulangan harus betul-betul bersih dari semua kotoran-kotoran. Penggantian Besi 1) Pemborong harus mengusahakan supaya besi yang dipasang adalah sesuai dengan apa yang tertera pada gambar. terpasang pada kedudukan yang teguh untuk menghindari pemindahan tempat. 2) Dalam hal ini dimana berdasarkan pengalaman Pemborong atau pendapatnya terdapat kekeliruan atau kekurangan atau perlu peyempurnaan pembesian yang ada maka pemborong dapat menambah ekstra besi dengan tidak mengurangi pembesian yang tertera dalam gambar. Usulan pengganti tersebut harus disetujui oleh Direksi/ Pengawas Ahli.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara 9) Untuk hal itu sebelumnya Pemborong harus membuat gambar pemengkokan baja tulangan (bending schedule). kuat dan tidak bergerak saat dilakukan pengecoran beton. 10) Penyetelan besi beton harus dilakukan dengan teliti. dan minimum mempunyai kekuatan beton yang sama dengan beton yang akan dicor. Pembesian harus ditunjang dengan beton atau penunjang besi. maka dapat dilakukan penukaran diameter besi dengan diameter yang terdekat dengan catatan: 4) Harus ada persetujuan tertulis dari Direksi/ Pengawas Ahli.

6) Penggantian tersebut tidak boleh mengakibatkan keruwetan pembesian ditempat tersebut atau didaerah overlapping yang dapat menyulitkan pembetonan atau pencapaian penggetar/ vibrator. 5) Tiap pertemuan dinding. Lingkup pekerjaan Tahun Anggaran 2016 .E. PASAL 02. Pemasangan Alat-Alat Didalam Beton. 7) Untuk lisplank bata dan dinding-dinding lainnya yang tingginya > 3 m harus diberi kolom praktis setiap jarak 3m dan bagian atasnya diberikan ring balok. 3) Kolom Praktis dan Ring Balok untuk Dinding 4) Setiap dinding yang bertemu dengan kolom harus diberikan penjangkaran dengan jarak antara 60 cm. membuat lubang atau memotong konstruksi beton yang sudah jadi tanpa sepengetahuan dan ijin tertulis dari Direksi / Pengawas Ahli. jumlah luas penampang besi pada tumpuan juga tidak boleh lebih besar jauh dari pembesian aslinya. 2) Ukuran dan pembuatan lubang. 7) k. 1) Pemborong tidak dibenarkan untuk membobok. Tidak ada Pekerjaan Tambah dan tambahan waktu pelaksanaan. dengan ukuran minimal 12 cm x 12 cm. harus sesuai gambar atau menurut petunjuk-petunjuk Direksi/ Pengawas Ahli. dinding dengan luas yang lebih besar dari 9 m² dan dinding dengan tinggi lebih besar atau sama dengan 3 m harus diberi kolom-kolom praktis dan ring-ring balok. PEKERJAAN PLESTERAN a. pemasangan alat-alat didalam beton.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara 5) Jumlah luas besi di tempat tersebut tidak boleh kurang dari yang tertera dalam gambar. 6) Tulangan kolom praktis/ ring balok adalah 4 diameter 12mm dengan sengkang diameter 8 mm jarak 20 cm. panjang jangkar minimum 60 cm di bagian dimana bagian yang tertanam dalam bata dan kolom masing-masing 30 cm dan berdiameter 10 mm. Khusus untuk balok induk. pemasangan sparing dan sebagainya.

Persyaratan pelaksanaan - Pekerjaan plesteran dapat dilaksanakan bilamana pekerjaan dinding pasangan bata atau bidang beton telah disetujui secara tertulis oleh Konsultan Pengawas. minyak. - Air Air yang dipakai harus bebas dari lumpur. - Jenis plesteran  Plesteran biasa (1pc : 5psr) adalah adukan untuk pasangan batu bata dan batu tempel serta untuk menutup semua permukaan dinding pasangan bagian dalam bangunan.  Plesteran kedap air (1pc : 3ps) adalah adukan plesteran ini untuk menutup semua permukaan pekerjaan beton (balok. asam. - Pasir Pasir yang digunakan adalah jenis pasir pasang dengan butir-butir yang tajam. Persyaratan bahan - Semen Sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam Buku Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis Struktur. Tahun Anggaran 2016 . bersih dari tanah dan lumpur dan tidak mengandung bahan-bahan organis.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Lingkup pekerjaan plesteran ini adalah meliputi keseluruhan pekerjaan plesteran dan acian tembok dengan spesifikasi sesuai dengan gambar kerja dan mengikuti aturan teknis yang berlaku sesuai SNI. bahan organik dan kotoran lainnya dalam jumlah yang dapat merusak.  Plesteran kedap air (1pc : 2ps) adalah adukan plesteran ini untuk : o Menutup semua permukaan dinding pasangan pada bagian luar / tepi luar bangunan. o Semua bagian dan keseluruhan permukaan dinding pasangan yang disyaratkan harus kedap air seperti tercantum dalam Gambar Kerja hingga ketinggian 150 cm. b. c. ring balk dan sloof) atau sesuai dengan yang tercantum dalam gambar kerja kecuali ditentukan lain dalam Gambar Kerja. garam. kolom. dari permukaan lantai. yang dinyatakan tidak kedap air seperti tercantum dalam Gambar Kerja. basa.

kemudian dikasarkan (“scratched”). atau sudah kering benar. permukaannya harus dibersihkan dari sisa-sisa bekisting. penuh dan padat. tidak mengandung kerikil ataupun benda-benda lain yang membuat cacat. Semua lubang -lubang bekas pengikat bekisting atau form tie harus tertutup aduk plesteran. Sedang untuk permukaan beton yang akan diplester. dari permukaan lantai. terutama untuk plesteran kedap air.  Kontraktor harus menyediakan Pekerja / Tukang yang ahli untuk pelaksanaan pekerjaan plesteran ini. kecuali ditentukan lain dalam Gambar Kerja. tidak berongga dan berlubang.  Untuk semua bidang dinding yang akan dilapis dengan cat / wallpaper dipakai plesteran aci halus di atas permukaan plesterannya. Untuk bidang dinding pasangan yang menggunakan bahan / material akhir lain. khususnya untuk plesteran aci halus.  Terkecuali untuk plesteran kasar.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara o Semua pasangan bata di bawah permukaan tanah hingga ketinggian sampai 20 cm.  Untuk permukaan dinding pasangan. Pekerjaan plesteran halus ini dilaksanakan sebagai lapisan dasar telah berumur sesudah aduk plesteran 8 (delapan) hari.  Kontraktor harus mengusahakan agar tenggang waktu antara waktu pencampuran aduk plesteran dengan waktu pemasangan tidak melebihi 30 menit. permukaan semua aduk plesteran harus diratakan. Permukaan plesteran tersebut khususnya plesteran halus / aci harus rata. tidak bergelombang. Plesteran halus ini merupakan pekerjaan penyelesaian akhir dari dinding pasangan. - Pelaksanaan  Adukan semua jenis plesteran tersebut di atas harus disiapkan sedemikian rupa sehingga selalu dalam keadaan masih segar dan belum mengering pada waktu pelaksanaan pemasangan. sebelum diplester harus dibasahi terlebih dahulu dan siar-siarnya dikerok sedalam kurang lebih 1 cm. permukaan plesterannya harus diberi alur-alur garis horizontal untuk Tahun Anggaran 2016 .  Plesteran halus / aci halus adalah campuran PC dengan air yang dibuat sedemikian rupa sehingga diperoleh campuran yang homogen.

 Untuk setiap pertemuan bahan / material yang berbeda jenisnya pada satu bidang datar.  Tidak dibenarkan pekerjaan penyelesaian dengan bahan/material akhir di atas permukaan plesteran dilakukan sebelum plesteran berumur lebih dari 2 (dua) minggu. Pembasahan tersebut adalah selama 7 (tujuh) hari setelah pengacian selesai.  Untuk permukaan yang datar. noda dan cacat lain seperti yang disyaratkan tersebut di atas. Kontraktor wajib memelihara dan menjaganya terhadap kerusakan. dan tidak dapat di-klaim sebagai pekerjaan tambah. untuk seluruh bangunan. untuk memperkuat daya lekat plesteran. harus diberi naat / celah dengan ukuran lebar 7 mm.  Ketebalan plesteran harus mencapai ketebalan permukaan dinding/kolom seperti yang dinyatakan dan dicantumkan dalam Gambar Kerja. maka diharuskan menggunakan kawat ayam yang diikatkan / dipakukan ke permukaan dinding pasangan yang bersangkutan. pipa plumbing. Tahun Anggaran 2016 . batas toleransi pelengkungan atau pencembungan bidang tidak boleh melebihi 5 mm untuk setiap jarak 2 m.5 cm. Hal ini dilakukan dengan membasahi permukaan plesteran setiap kali terlihat kering dan melindunginya dari sinar matahari langsung dengan bahan penutup yang dapat mencegah penguapan secara cepat. Jika ketebalan melebihi 2. cukup kering.5 cm. Kontraktor harus selalu menyiram dengan air sekurang- kurangnya 2 (dua) kali sehari sampai jenuh. dan dalam 5 mm. dan maksimal 2.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan ikatan yang lebih baik terhadap bahan / material yang akan digunakan tersebut. Tebal plesteran adalah minimal 1. - Pemeliharaan  Kelembaban plesteran harus dijaga sehingga pengeringan berlangsung dengan wajar. bersih dari retak.  Selama permukaan plesteran belum dilapis dengan bahan/material akhir.kerusakan dan pengotoran dengan biaya ditanggung oleh Kontraktor.5 cm.  Pekerjaan plesteran dinding hanya diperkenankan setelah selesai pemasangan instalasi pipa listrik.

bersih dari tanah dan lumpur dan tidak mengandung bahan-bahan organis. kemudian hasil ujinya diserahkan ke konsultan pengawas selambat-lambatnya 9 hari kerja terhitung sejak haris pelaksanaan pekerjaan. NI-2-1970. garam.F. SII-0241-1970.  Biaya untuk perbaikan tersebut ditanggung oleh Kontraktor dan tidak dapat dijadikan sebagai pekerjaan tambah. PEKERJAAN PASANGAN KOSEN / PINTU / JENDELA - Bahan yang digunakan  Bahan yang digunakan untuk kusen adalah jenis kayu Bitti atau setara ukuran 5/14 cm Tahun Anggaran 2016 . campuran 1 pc : 3 psr setebal minimal 2 cm atau lebih dengan memperhatikan kemiringan lantai. PEKERJAAN RABAT BETON a. minyak.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara  Apabila hasil pekerjaan tidak memenuhi semua yang disyaratkan oleh Konsultan Pengawas.  Semen. Sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam Buku Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis Struktur. PUBI 1982 (NI-3). adalah jenis pasir pasang dengan butir-butir yang tajam. dan aturan-aturan lain yang relevan dan berlaku. maka Kontraktor harus membongkar dan memperbaiki sampai disetujui oleh Konsultan Pengawas. b. bahan organik dan kotoran lainnya dalam jumlah yang dapat merusak. pelat beton diberi lapisan plesteran. AYAT 02. basa. AYAT 02. Seluruh jenis bahan yang digunakna harus sesuai dengan standar-standar yang diterapkan dalam NI-2-1971. kontraktor wajib melakukan uji mutu pekerjaan dengan menggunakan kubus beton ukuran 15cm x 15cm x 15cm dan diuji di laboratorium resmi.G. Bahan yang digunakan  Rabat beton menggunakan adukan campuran 1 semen : 3 pasir : 5 kerikil.  Setelah pekerjaan rabat beton selesai. harus bebas dari lumpur. asam. NI-8-1972. Pemasangan :  Untuk pasangan di atas pelat beton lantai.  Air.  Pasir.

dengan bidang-bidang yang tampak. tidak cacat/mata kayu serta tidak mempunyai bidang yang lemah/tidak keropos. vernis. memiliki serat yang teratur.  Kusen tidak diperkenankan dipulas dengan cat. terkecuali untuk seluruh jenis kayu lain seperti dinyatakan dalam gambar.  Untuk bahan perekat digunakan lem kayu yang bermutu baik. cara pemasangan. termasuk mempelajari bentuk. Pada setiap sisi kusen pintu yang tegak dipasang 3 angker dan untuk sisi kusen jendela 2 angker.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara  Bahan yang digunakan untuk daun pintu adalah jenis kayu jati atau setara dengan ukuran rangka pintu 4/12. meni atau finishing lainnya sebelum diperiksa dan diteliti oleh Konsultan Pengawas/MK. ketahanan terhadap perubahan udara.  Harus diperhatikan semua sambungansiku/ sudut untuk rangka kayu dan penguat lain yang diperlukan hingga terjamin memperhatikan/menjaga kerapian terutama untuk kekuatannya.  Bahan kayu halus tidak diperkenankan dipasang dengan cara dipaku.  Ukuran-ukuran kayu yang digunakan harus sesuai dengan gambar kerja.tidak ada lobang-lobang atau bekas penyetelan. Untuk kayu kelas II kering setempat kelembaban tidak dibenarkan melebihi 12%.  Sebelum pemasangan.  Kayu yang digunakan harus kering.  Semua kusen yang melekat pada dinding beton / bata diberi penguat angker diameter minimum 10 mm. penimbunan kayu di tempat pekerjaan harus ditempatkan pada ruang / tempat dengan sirkulasi udara yang baik.  Jenis kayu yang dipakai harus sesuai dengan pekerjaan kayu yang disebutkan diatas. Kontraktor diwajibkan untuk meneliti gambargambar yang ada dan kondisi di lapangan (ukuran dan lubang-lubang). lurus. - Syarat-syarat pelaksanaan  Sebelum melaksanakan pekerjaan. layout / penempatan. tidak terkena cuaca langsung dan terlindung dari kerusakan dan kelembaban. Tahun Anggaran 2016 .  Permukaan kayu yang terlihat bekas pemakuan harus didempul atau sejenisnya sehingga permukaan menjadi rata kembali. mekanisme dan detail-detail sesuai gambar. pola.  Syarat-syarat kelembaban kayu yang dipakai harus memenuhi syarat PPKI.  Bahan Kayu tersebut memiliki defleksi maksimum 2 mm diantara dua tumpuan. memiliki ketahahan terhadap beban angin.

 Kaca harus bebas dari keretakkan garis – garis ( baret baret ) pecah pada kaca baik sebagian atau seluruh tebal kaca)  Kaca harus bebas dari gumpilan tepi (tonjolan pada sisi panjang dan lebar kearah luar atau masuk). Tahun Anggaran 2016 .  Toleransi ukuran panjang dan lebar sesuai dengan PUBI – 1082 tidak boleh melampaui 2 mm untuk kaca tebal 5 mm atau 6 mm atau sesuai dengan yang ditentukan oleh produsen. gelombang adalah permukaan kaca yang berubah dan mengganggu pandangan. AYAT 02. dapat diperoleh dari prosesproses tarik. awan (cloud). mempunyai sifat tembus cahaya. maksimal toleransi adalah 2mm.  Kaca lembaran yang berbentuk segi empat harus mempunyai sudut serta tepi potongan yang rata dan lurus. antara kusen dan daun pintu/jendela tidak terjadi gap/jarak yang besar.  Harus bebas dari benang (string) dan gelombang (wave) benang adalah cat garis timbul yang tembus pandangan. PEKERJAAN PASANGAN KACA JENDELA - Persyaratan bahan  Kaca adalah bahan terbuat dari bahan glass yang pipih pada umumnya mempunyai ketebalan yang sama.  Cacat-cacat lembaran bening yang diperbolehkan harus sesuai ketentuan dalam PUBI-1982.  Harus bebas dari bintik-bintik (spots).  Setelah terpasang perlu diberi pelindung terhadap benturan dan pengotoran dari pelaksanaan pekerjaan lain.  Mutu kaca lembaran yang digunakan mutu AA. bebas lengkungan ( lembaran kaca yang bengkok). toleransi kesikuan maksimum yang diperkenankan adalah 1. dan goresan (scratch). dapat diperoleh dari proses-proses tarik tembus cahaya.5 mm per meter.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara  Setelah kusen dan daun pintu/jendela dipasang. gilas dan pengambangan (float glass).  Kaca yang digunakan harus bebas dari gelembung ( ruang-ruang yang berisi gas yang terdapat pada kaca). mempunyai permukaan yang rata dan tidak bergelombang.H.

atau sesuai dengan Gambar detail.  Pembersih akhir dari kaca harus menggunakan kain katun yang lunak dengan menggunakan cairan pembersih kaca merk Clear. sisi tepi harus lurus dan rata.  Kaca yang telah terpasang harus terkunci dengan sempurna dan tidak bergeser dari sponing.  Bahan untuk kaca Eksterior menggunakan Clear Float Glass dengan ketebalan sesuai gambar atau sesuai perhitungan dan rekomendasi dari produsen. Tahun Anggaran 2016 . tebal 5 mm. jenis kaca sesuai dengan yang telah disebutkan dalam syarat pemakaian bahan material dalam uraian dan syarat pekerjaan tertulis. - Pengujian Mutu Pekerjaan  Mutu bahan harus memenuhi persyaratan yang tertulis dalam buku ini dan gambar rencana kerja.  Semua kaca yang terpasang tidak boleh terjadi retak tepi. tidak diperkenankan retak dan pecah pada sealant/tepinya. minimal 10 mm masuk kedalam alur kaca pada frame / rangka. dan diberi tanda untuk mudah diketahui. harus sesuai SII 0189/78 dan PBVI 1982. tanda-tanda harus dibuat dari potongan kertas yang direkatkan dengan menggunakan lem sagu. Untuk ketebalan kaca 5 mm kira -kira 0.  Kaca yang terpasang sesuai dengan contoh yang telah diserahkan dan semua yang terpasang harus disetujui Perencana dan Pengawas.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara  Ketebalan kaca lembaran yang digunakan tidak boleh melampaui toleransi yang ditentukan oleh pabrik.  Kaca harus terpasang rapi. diharuskan menggunakan alat-alat pemotong kaca khusus dan disesuaikan ukuran rangka.  Hubungan kaca dengan kaca dan kaca dengan frame / kusen harus diisi dengan lem silikon merk Dowcorning warna transparan cara pemasangan dan persiapanpersiapan pemasangan harus mengikuti petunjuk yang dikeluarkan produsen kaca dan produsen sealant termasuk pemasangan setting block dan alin-lain. bebas dari segala noda dan bekas goresan.3 mm.  Pemotongan kaca harus rapi dan lurus.  Bahan kaca dan cermin. tanda-tanda tidak boleh menggunakan kapur. digunakan produk Asahi Mas. - Syarat-syarat pelaksanaan  Bahan yang telah terpasang harus dilindungi dari kerusakan dan benturan.

 Tegel plint ukuran 10 x 60 cm Ex. NI-2-1970. PUBI 1982 (NI-3). semua kaca tidak boleh bergelombang. peralatan. kwalitas seperti yang diproduksi “ROMAN. minyak. dan tidak bernoda. Sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam Buku Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis Struktur. dipasang pada daerahdaerah seperti tertera dalam gambar. b) Keramik yang terpasang harus dalam keadaan baik. tidak retak.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara  Pada saat terpasang.I. NI-8-1972. garam. - Syarat-syarat pelaksanaan a) Sebelum pekerjaan ini dilakukan. Seluruh jenis bahan yang digunakna harus sesuai dengan standar-standar yang diterapkan dalam NI-2-1971. SII-0241-1970.  Lantai Keramik: ukuran 60 x 60 cm Ex. - Bahan yang digunakan  Semen. basa. PEKERJAAN PASANGAN LANTAI - Lingkup pekerjaan ini meliputi : Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. kwalitas seperti yang diproduksi “ROMAN. dipasang pada daerahdaerah seperti tertera dalam gambar. tenaga untuk pekerjaan rabat beton lantai dan pemasangan keramik pada lantai selasar seperti yang ditunjukkan dalam gambar kerja. bahan organik dan kotoran lainnya dalam jumlah yang dapat merusak.  Pada setiap sudut pertemuan dinding dan lantai keramik harus dipasang SKIRTING ukuran 8x30 setara ex” ROMAN”. Kontraktor diwajiban mengadakan pengecekkan terhadap peil lantai dan kemiringannya dan membuat shop drawing mengenai pola lantai. Tahun Anggaran 2016 . apabila masih terlihat bergelombang maka kaca tersebut harus dibongkar oleh Kontraktor. asam. Warna dan pola akan ditentukan oleh Pengawas/Perencana kemudian. tidak cacat. AYAT 02. harus bebas dari lumpur. KIA (menyesuaikan gambar)” atau yang setaraf. Granito. dan aturan-aturan lain yang relevan dan berlaku. KIA (menyesuaikan gambar)” atau yang setaraf.  Pasir.  Air. Granito. adalah jenis pasir pasang dengan butir-butir yang tajam. bersih dari tanah dan lumpur dan tidak mengandung bahan-bahan organis.

Tetapi jika area yang kotor tidak bisa dibersihkan hanya dengan air maka boleh menggunakan campuran air dengan hidrochloric acid perbandingan 30:1. untuk siar-siar yang berpotongan harus membentuk sudut siku yang saling berpotongan tegak lurus sesamanya. Setelah dibersihkan dengan asam ini. k) Sebelum pemasangan kontraktor harus mengajukan dahulu contoh bahan yang akan dipasang untuk mendapat persetujuan Direksi/Perencana. kain lap. dan sebagainya. d) Bahan keramik sebelum dipasang harus direndam dalam air bersih (tidak mengandung asam alkali) sampai jenuh.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara c) Adukan pasangan pengikat dengan adukan campuran 1 pc : 3 psr da ditambah bahan perekat seperti yang disyaratkan atau dapat pula digunakan acian PC murni ditambah bahan perekat. g) Keramik yang terpasang harus dihindarkan dari sentuhan/beban selama 3 x 24 jam dan dilindungi dari kemungkinan cacat akibat pekerjaan lain. Untuk mengimbangi lenturan lantai sebaiknya setiap 6 x 6 m2 dipasng satu baris sealant karet. - Pemasangan a) Pengisi celah antara keramik. f) Pemotongan unit-unit keramik tiles harus menggunakan alat pemotongan keramik khusus sesuai dengan persyaratan dari pabrik. j) Material harus disimpan sesuai petunjuk dari pabrik. digunakan acian Portland Cement sesuai dengan warna keramik yang dipasang atau warna lain atas persetujuan Pengawas . h) Pelaksanaan pekerjaan harus dilakukan oleh tenaga/tukang yang ahli atau oleh sub kontraktor khusus yang berpengalaman dan mempunyai reputasi hasil pekerjaan yang baik. i) Permukaan yang akan dipasang keramik harus bersih dan bebas dari kontaminasi material yang mengandung bahan kimia. pasangan keramik sudah dapat diisi nat-natnya dan dapat langsung dibersihkan. b) Setelah terpasang delapan jam. permukaan tile dibersihkan dengan air. e) Jarak antara siar-siar keramik adalah maksimum 3 mm yang membentuk garisgaris sejajar dan lurus yang sama lebar dan dalamnya. dibersihkan dengan air biasa hingga tidak ada campuran asam yang tersisa. Tahun Anggaran 2016 . menggunakan sikat. c) Secara prinsip.

dan reng adalah jenis kayu Kelas II atau setara ukuran sebagai berikut: a. terkecuali untuk seluruh jenis kayu lain seperti dinyatakan dalam gambar. termasuk mempelajari bentuk. Untuk kayu kelas II kering setempat kelembaban tidak dibenarkan melebihi 12%.  Sebelum pemasangan.tidak ada lobang-lobang atau bekas penyetelan. Tahun Anggaran 2016 . ketahanan terhadap perubahan udara. balok kaso.  Syarat-syarat kelembaban kayu yang dipakai harus memenuhi syarat PPKI.  Harus diperhatikan semua sambungan siku/ sudut untuk rangka kayu dan penguat lain yang diperlukan hingga terjamin memperhatikan/menjaga kerapian terutama untuk kekuatannya.dengan bidang-bidang yang tampak. PEKERJAAN KUDA-KUDA DAN KAP - Bahan yang digunakan  Bahan yang digunakan untuk kuda-kuda.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara AYAT 02. Reng : 2/3 cm  Bahan Kayu tersebut memiliki defleksi maksimum 2 mm diantara dua tumpuan. memiliki serat yang teratur.  Jenis kayu yang dipakai harus sesuai dengan pekerjaan kayu yang disebutkan diatas. Kontraktor diwajibkan untuk meneliti gambargambar yang ada dan kondisi di lapangan (ukuran dan lubang-lubang). Kuda-kuda : 8/12 cm dan 6/12 cm b. mekanisme dan detail-detail sesuai gambar. lurus. pola. tidak cacat/mata kayu serta tidak mempunyai bidang yang lemah/tidak keropos. cara pemasangan. Balok kaso : 5/7 cm c.  Ukuran-ukuran kayu yang digunakan harus sesuai dengan gambar kerja. tidak terkena cuaca langsung dan terlindung dari kerusakan dan kelembaban.  Kayu yang digunakan harus kering. - Syarat-syarat pelaksanaan  Sebelum melaksanakan pekerjaan. penimbunan kayu di tempat pekerjaan harus ditempatkan pada ruang / tempat dengan sirkulasi udara yang baik.J.  Besi strip untuk plat sambungan kayu dan diperkuat dengan balok kunci ukuran 8/12 cm. layout / penempatan. memiliki ketahahan terhadap beban angin.  Kuda-kuda tidak diperkenankan dipulas dengan residu/ter lainnya sebelum diperiksa dan diteliti oleh Konsultan Pengawas/MK.

- Persyaratan Pelaksanaan Pekerjaan  Kontraktor harus menyediakan semua peralatan dan bahan yang dibutuhkan dalam pemasangan atap zincalume seperti bor listrik. - Persyaratan bahan  Bahan atap yang digunakan adalah setara Sakura Roof dengan spesifikasi sebaga berikut : o Bahan baku : gemilang AZ100 (Zincalume : 55% aluminium) o Tebal (tergantung tipe): 0. tembakan lem. Zincalume baru dapat dimulai setelah rangka atap dipasang dengan jarak sesuai dengan luas Zincalume yang akan dipasang dan telah disetujui Konsultan Pengawas. dan pemasangan nok zincalume.  Zincalume yang mempunyai cacat tidak boleh dipakai. PEKERJAAN PENUTUP ATAP - Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan penutup atap ini meliputi pemasangan atap zincalume. Tepi-tepi Zincalume dan alur-alurnya garis-garis lurus baik dari atas kebawah maupun dari sisi yang lainnya. lem sealent dan lain-lain.22 mm-0. menentukan posisi titik pemasangan atap dan hal-hal yang dibutuhkan dalam proses pemasangan atap. AYAT 02.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara  Setelah terpasang perlu diberi pelindung terhadap benturan dan pengotoran dari pelaksanaan pekerjaan lain.  Pemasangan Zincalume harus dilakukan dengan penuh ketelitian dan kerapian. Hal ini bisa tercapai bila dalam pemasangan Tahun Anggaran 2016 .5 kg o Sudut kemiringan : 120 s/d 900 o Jarang reng : 285 mm.  Pemasangan.  Sebelum pemasangan kontraktor diwajibkan untuk mengukur sudut kemiringan atap.  Finishing dengan memberikan paku rivet dan lem sealent pada semua sisi bawah ventilator (bila ada) yang terpasang pada atap.K. sebelum dan sesudah pembelian Zincalume harus sepengetahuan Pengawas Lapangan.35 mm o Berat/lembar : 1.  Zincalume harus memenuhi persyaratan NI-19. tang rivet.

 Papan listplank dipaku pada rangka listplank sedangkan untuk sambungan pada papan listplank menggunakan sambungan bibir lurus  Setelah selesai pemasangan.M. yang mana pelurus itu sebagai pengikat ujung ujung usuk supaya jarak dan ukuran usuk terkontrol.  Sambungan-sambungan listplank harus dibuat sedemikian rupa atau saling berkait sehingga kuat menahan gaya tarik. - Persyaratan Pelaksanaan  Listplank dipasang pada posisi ujung rangka kuda-kuda baja ringan dengan tumpuan gording kayu dan alat sambung paku kayu ukuran 2-2. Balok penggantung : 5/7 cm c.  Papan listplank haruslah dari kayu yang telah diketam.  Listplank di pasang dengan bantuan pelurus.  Listplank harus dipasang dengan lurus dan datar tidak boleh melengkung. maka di finishing dengan pendempulan dan pengecatan. Untuk memulai pemasangan Zincalume harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Konsultan Pengawas. AYAT 02. PEKERJAAN RANGKA DAN PLAFOND - Bahan yang digunakan  Bahan yang digunakan rangka plafond dan penutup plafond adalah jenis kayu Kelas II atau setara ukuran sebagai berikut: a. AYAT 02.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Zincalume juga ditimbang dengan tarikan benang.  Rangka listplank bagian atas dan bawah harus diberikan pengakuan dengan menggunakan paku.5 inchi.  Ukuran Listplank setelah diketam adalah : 2/25 CM. Plafond Gypsumboard : tebal 5 mm ukuran 120 x 240 cm Tahun Anggaran 2016 . Rangka plafond : 6/12 cm dan 5/7 cm b.L. PEKERJAAN LISTPLANK KAYU KELAS II - Persyaratan Bahan  Listplank adalah dari papan kayu kelas II dari jenis Meranti atau jenis kayu lain dengan kelas kuat yang sama untuk bangunan.

memiliki serat yang teratur. terkecuali untuk seluruh jenis kayu lain seperti dinyatakan dalam gambar.  Sebelum dilaksanakannya pemasangan langit-langit ini. Untuk kayu kelas II kering setempat kelembaban tidak dibenarkan melebihi 12%.tidak ada lobang-lobang atau bekas penyetelan. cara pemasangan.  Besi strip untuk plat sambungan kayu dan diperkuat dengan balok kunci ukuran 8/12 cm.  Pemasangan plafond Gypsumboard mengikuti pola pada gambar yang tercantum dalam gambar bestek dengan ukuran 60 x 120 cm. diwajibkan mengadakan pengecekan/pemeriksaan kembali terhadap pekerjaan yang erat hubungannya dengan pekerjaan langit-langit ini antara lain instalasi kabel listrik penerangan dan Tahun Anggaran 2016 . tidak terkena cuaca langsung dan terlindung dari kerusakan dan kelembaban. memiliki ketahahan terhadap beban angin. ketahanan terhadap perubahan udara.  Sebelum pemasangan. Kontraktor diwajibkan untuk meneliti gambargambar yang ada dan kondisi di lapangan (ukuran dan lubang-lubang).  Setelah terpasang perlu diberi pelindung terhadap benturan dan pengotoran dari pelaksanaan pekerjaan lain.  Ukuran-ukuran kayu yang digunakan harus sesuai dengan gambar kerja. lurus. layout / penempatan. semua pekerjaan lain yang terletak di atas langit-langit harus sudah terpasang secara sempurna. mekanisme dan detail-detail sesuai gambar. termasuk mempelajari bentuk. pola.  Jenis kayu yang dipakai harus sesuai dengan pekerjaan kayu yang disebutkan diatas.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara  Bahan Kayu tersebut memiliki defleksi maksimum 2 mm diantara dua tumpuan.  Harus diperhatikan semua sambungan siku/ sudut untuk rangka kayu dan penguat lain yang diperlukan hingga terjamin memperhatikan/menjaga kerapian terutama untuk kekuatannya. - Syarat-syarat pelaksanaan  Sebelum melaksanakan pekerjaan. penimbunan kayu di tempat pekerjaan harus ditempatkan pada ruang / tempat dengan sirkulasi udara yang baik.  Syarat-syarat kelembaban kayu yang dipakai harus memenuhi syarat PPKI.  Sebelum pekerjaan pemasangan langit-langit dimulai.dengan bidang-bidang yang tampak.  Kayu yang digunakan harus kering. tidak cacat/mata kayu serta tidak mempunyai bidang yang lemah/tidak keropos.

 Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada bahan-bahan penggantung/pengunci.  Sekrup yang rusak pada waktu pemasangan harus dicabut dan diganti.  Semua bahan-bahan pengunci/penggantung harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. grendel. danrangka ini dicat dengan meni kayu sebanyak 2x laburan.  Engsel-engsel dan grendel-grendel yang digunakan dan aksesories lainnya yaitu bermerek Ex. dll. engsel.  Tepi. pemasangan atap. kunci pintu kamar mandi merek Alpha. PEKERJAAN PENGGANTUNG/PENGUNCI - Lingkup pekerjaan ini adalah penyediaan bahan.  Rangka langit-langit yang digunakan adalah kayu 5/7 kayu kruing untuk balok pembagi dan balok induk sebagai balok utama adalah 6/12.  Tiap kunci harus memiliki 3 buah anak kunci. Tahun Anggaran 2016 . sudut tiap potongan asbes plat setelah pemotongan adalah harusrapi dan mulus.agar pemasangan asbes plat menjadi rata. engsel. Dorma atau setara.N. Solid. rel. AYAT 02. dan kontraktor harus memperlihatkan contohnya terlebih dahuu kepada Konsultan Pengawas. - Persyaratan pemasangan/pelaksanaan  Sekrup-sekrup dalam pemasnagannya harus cocok dengan bahan pengunci/penggantung yang digunakan.  Sisi bawah dari tiap rangka langit-langit tersebut harus halus (diserut). pengukuhan sekrup dengan cara memutar.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara daya. alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini yaitu pemasangan kunci. - Persyaratan bahan  Kunci-kunci yang digunakan yaitu kunci pintu silinder merek Belleza.  Semua kunci-kunci. dan kelengkapan pintu lainnya. grendel dan bahan-bahan pengunci/penggantung lainnya harus terpasang dengan baik. pegangan pintu. diwajibkan adanya kerja sama (koordinasi) yang baik antara semua unsur Pelaksanaan Lapangan. presisi dan tidak ada cacat.

PEKERJAAN PENGECATAN 1. 2. a. Cat Tembok Cat tembok bagian dalam (interior) dipakai merk sekualitas Flora/Cendana dan cat tembok bagian luar (exterior) dipakai setara cat merk Mowilex Wheathercoat. adalah setara produksi EMCO untuk cat besi dan cat tembok merk Mowilex atau yang setara dan disetujui Pengelola Teknis/Perencana. dinding tembok. peralatan. Bahan-Bahan Cat serta pelapis-pelapis lain yang akan digunakan disini. Tahun Anggaran 2016 . minyak dan kerak dengan cara menggosok. menyikat dengan sikat baja kemudian harus segera ditutup dengan cat . dan didapat warna yang sama. under coat dan finish harus dibedakan.Meni. b. Setelah plesteran tembok kering maka pengecatan tembok baru dapat dilaksanakan dengan cara sebagai berikut:  1 lapis alkali resisting primer  Acrylic Wall Filler untuk meratakan permukaan tembok bagian dalam bangunan (plamur)  2 lapis Crylic Emulsion untuk dinding dalam dan  2 lapis Weathershield Acrylic Emulsion untuk dinding luar. cat dasar dan cat akhir dengan lapisan sebagai berikut:  2 lapis Quick Drying Metal Primer Red Lead sampai rata  1 lapis Undercoat  1 lapis weather Resistant Alumunium Paint sampai rata. Warna untuk tiap lapisan primer. Cat Besi (EMCO) Besi yang akan dicat harus dibersihkan dari karat. AYAT 02. plafond dan permukan kayu (kusen. tenaga dan pekerjaan pengecatan pada seluruh permukaan kolom dan balok beton. listplank dan lain-lain) sesuai dengan gambar kerja.O. Lingkup pekerjaan ini Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara  Pemasangan bahan-bahan pengunci/penggantung dilakukan setelah bangunan selesai dicat atau atas persetujuan konsultan pengawas.

debu. Cat Kayu Pengecatan kayu dipakai cat EMCO. Laksanakan pengecatan atas semua permukaan sesuai dengan aturan pakai yang dijelaskan oleh pabrik pembuat cat. SSPC-SP-10. dsb. BS. c. minyak. kemudian dilap bersih setelah dilakukan:  1 (satu) lapis cat primer  1 (satu) lapis under coat  2 (dua) lapis cat final Cat primer dan under coat harus satu merk dengan cat final. gemuk. Cat didatangkan ke lapangan pekerjaan harus dalam kaleng asli dari pabrik. 3. merk dan sebagainya. 4232 second quality.P.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Untuk cat tembok dalam maupun luar agar dilakukan pengecatan sampai merata dan didapat warna akhir yang sama. b. lengkap dengan label perusahaan. b.  Pelaksana harus menyerahkan kepada Pengelola Teknis/Perencana aturan pemakaian cat dari pabrik pembuatnya yang disetujui. Semua cat yang akan digunakan harus mendapatkan persetujuan Pengelola Teknis/Perencana sebelum boleh dipakai di dalam pekerjaan. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK 1. bersihkan permukaan kayu dari kotoran. Biarkan permukaan yang akan dicat mengering. AYAT 02. Amplas permukaannya. 4. Khusus pelaksanaan pekerjaan cat dengan cat tahan karat harus menggunakan airless spray. c. pekerjan instalasi listrik meliputi penyediaan dan pemasangan semua bahan yang diperlukan dalam pekrjaan ini Adapun lingkup pekerjaannya meliputi : Tahun Anggaran 2016 . d. Lingkup pekerjaan Seperti dalam gambar rencana. Persyaratan pelaksanaan a. Pelaksana harus membersihkan bagian dari baja yang akan dicat anti karat dengan cara melakukan Sand-blasting yang sesuai dengan SA. Persetujuan Pengelola Teknis/Perencana a. Lapisan pengecatan jenis Xnyl synthetic emulsion dan polyurethan harus mencapai minimal 2 (dua) kali.21/2.

harus bekerjasama dengan pemborong lainnya agar seluruh pekerjaan dapat berjalan dengan waktu yang ditetapkan g. Uji coba berfungsinya aliran listrik setelah pemasangan instalasi d. kontrkaotr harus sudah menyerahkan daftar bahan-bahan yang dipakai dalam pekerjaan Tahun Anggaran 2016 . Pemborongan pekerjaan instalasi hendaknya dalam melaksanakan pekerjaan ini. dianggap bahwa pemborong telah mempelajari situasi dan telah berkonsultasi dengan pemborong pekerjaan instalasi lainnya f. Setiap gambar kerja yang diajukan untuk disetujui oleh direksi. Korordinasi yang baik perlu ada untuk mencegah jenis pekerjaan yang satu tidak menghalangi pekerjaan yang lain h. Pemasangan miniatur cirsuit breaker (MCB) pada bangunan f. Pemuatan shop drawing sebelum melaksanakan pekerjaan b. adalah dengan kondisi siap menyala c. pemborong harus mengajukan gambar-gambar kerja dan detail working drawing serta harus diajukan kepada direksi untuk disetujui e.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara a. Pemasangan sistem pentahanan g. Gambar rencana dan spesifikasi (persyaratan) ini merupakan suatu kesatuan yang saling melengkapi dan mengikat. stop kontak termasuk fixture c. Gambar-gambar system ini menunjukkan secara umum tata letak dari peralatan instalasi yang disesuaikan dengan kondisi lapangan d. Semua bahan-bahan yang dipasang harus dalam keadaan baik. Pekerjaan pemasangan instalasi ini harus dilaksanakan oleh instalatur yang sudah mempunyai iin yang disahkan oleh PLN b. Ketentuan umum a. Penyambungan daya listrik dari PLN 2. Pemasangan instalasi listrik jka tidak disyaratkan lain. Pengujian dan percobaan h. Sebelum pekerjaan dimulai. berkualitas baik dan sesuai dengan gambar spesifikasi yang dimaksud i. Selambat-lambatnya 2 minggu setelah kotrkator menerima persetujuan untuk melaksanakan pekerjaan listrik. Panel penerangan dan panel distribusi induk dan instalasinya e. Pembuatan As Built Drawing dan segaka yang diperluakn i. Instalasi penerangan.

Daftar Bahan dan Contoh. maka harus di adakan penggantian. d. k. 3. c. maka kontraktor harus menyediakan bahan tersebut. Kontraktor harus menjaga keselamatan dari bahan bahan yang di pakai sebagamana mestinya sebelum dan sesudah pemasangan. pemborong harus mendidik karyawan/petugas dan pemilik proyek sehingga mengenali sistem yang terpasang sehingga dapat menjalankannya. Material yang di sebutkan secara khusus dengan merk tertentu. Apabila oleh sebab sebab tertentu di adakan penggantian. Selama masa pemeliharaan pekerjaan. b. Tahun Anggaran 2016 . Contoh bahan yang akan di gunakan harus di perlihatkan kepada Direksi untuk di setujui. Masa Pemeliharaan dan Serah Terima Pekerjaan. dan tidak ada biaya tambahan untuk itu. Kontraktor harus menyerahkan sebanyak 3 (tiga) rangkap mengenai hal – hal seperti antara lain pengetesan kabel.maka pengecatan di lapangan dapat di sesuaikan dengan persyaratan. hasil pengetesan peralatan instalasi dan semua hal – hal yang berkaitan dengan instalasi. 4. Laporan Pengetesan. a. Pekerjaan baru dapat di terima setelah di lengkapi dengan bukti bukti hasil pemeriksaan (goedkeuring) yang di tanda tangani bersama antara instalatur yang melaksanakan pekerjaan tersebut dan Direksi. Bilamana peralatan tersebut tidak di cat dari pabriknya. l. e. Bahan yang rusak karena kelelaian dari pemborong.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara j. Peralatan instansi ini harus di garansi selama 2 (dua) bulan terhitung sejak tanggal penyerahan pertama. serta jika perlu di sahkan juga oleh pemimpin proyek. Sebelum melaksanakan pekerjaan pemborong harus menyerahkan kepada Direksi contoh bahan yang akan di gunakan untuk di periksa dan disetujui. pemborong pekerjaan di wajibkan untuk mengatasi segala kerusakan yang terjadi pada instalasi yang di pasang apabila terjadi ketidak beresan. Peralatan dari pabrik yang terdapat cacat-cacatnya harus di cat kembali seperti semula. Selama masa pemeliharaan. maka kontraktor harus meminta persetujuan dari direksi. Biaya akibat tersebut menjadi tanggung jawab pemborong.

6. NYM. pemborong harus memeriksa keadaan dari alat alat yang di pakai dalam pekerjaan ini.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara 5. lantai. Pemeriksaan Rutin Selama masa pemeliharaan. 10. dinding dan sebagainya termasuk mengembalikan dalam keadaan semula menjadi pekerjaan pemborong instalasi ini. Pemeriksaan rutin minimal di laksanakan tiap 2 (dua) minggu sekali. b. daya berikut lampu – lampu yang di gunakan. NYY dengan diameter 2. Kwalitas Peralatan/Bahan Semua kwalitas bahan dan perlatan yang di pergunakan harus dalam baru dan termasuk dalam standar industri indonesia (SII) dan di setujui oleh pemberi tugas dan intalasi teknis kelistrikan. Frekwensi dan Tegangan Listrik. Pembobokan/Pengelasan/Pengeboran. Penyerahan gambar pelaksanaan rangkap 3 (tiga) paling lambat 1 minggu sebelum penyerahan pekerjaan pertama kali. Pembobokan tembok. Pemasangan instalasi penerrangan . Kabel Instalasi Listrik  Kabel intalasi penerangan dan stop kontak di pakai jenis NYA.  Rentangan kabel yang di pasang di atas plafond harus di kencangkan dengan bantuan isolator. Scope Pekerjaan Listrik Sebagaimana tertera dalam gambar rencana pemborong pekerjaan dalam instalasi listrik harus melakukan pengadaan dan pemasangan serta menyerahkan dalam keadaan baik dan siap untuk di pergunakan. 9. 8. b. Seluruh peralatan yang akan di suplay dalam pekerjaan ini harus di rencanakan untuk bekerja pada frekwensi 50 Hz dan tegangan 220/380 volt.5 mm dan 3 mm dari bahan kawat tunggal dan tidak diperkenankan memasang kabel serabut. Pekerjaan Listrik Pekerjaan listrik termasuk pekerjaan instalasi ini adalah seluruh sistem instalasi secara lengkap sehingga dapat berfungsi dengan baik. Tahun Anggaran 2016 . Material dan Pemasangan a. 7. Garis besar scope pekerjaan ini adalah : a.

sehubungan dengan pemasangan perlengkapan toilet. Saklar dan Stop Kontak . . Ligting Fixture Ligting Fixture yang memakai TL di tentukan sebagai berikut : . pipa PVC 3. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan rekomendasi dari pabrik yang memproduksi. c.Kapasitor Colder (Fitting) buatan philips atau nasional . Tahun Anggaran 2016 . Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan.Pengawas group/sekering otomatis.8 “ atau sesuai dengan keperluan. PEKERJAAN SANITASI 1.Isolator untuk kabel harus di pasang di atas plafond.Pengaliran tegangan listrik dari PLN harus di atur dan di kontrol melaui panel.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara  Untuk pemasangan kabel instalasi yang tertanam dalam tembok.Warna TL adalah 33 (white) atau 54 (daylight) .Pemasangan saklar dan stop kontak harus mempergunakan terminal box atau memasang inbow dari jenis PVC dan mempunyai kapasitas minimal 10 ampere . Spoelhook.panel yang di lengkapi dengan peralatan pengamanan . Pengawas Group. 2.Ketinggian pemasangan stop kontak adalah 150 cm di atas permukaan lantai bangunan . bak cuci laboratorium. dan laundry sesuai dengan yang tertera pada gambar-gambar.TL (Flourescent Tubes) Balast dan stater buatan philips . tenaga kerja dan jasa-jasa lainnya. . e. harus di lengkapi dengan condet.Q. yang terbuat dari keramik . semua pengawasan aliran /saluran daya pada lampu lampu dan stop kontak do kontrol lewat panel MCB pada tiap-tiap lantai.Pengawas group harus di lengkapi dengan arde/pertanahan AYAT 02.Lampu pijar setara philips.Merk stop kontak atau saklar setara BROCO d.

penempatan. 4. rapi. Contoh Bahan Pelaksana harus menyerahkan brosur dan contoh bahan/peralatan toilet yang akan digunakan. 2) Pemasangan harus kuat. Tahun Anggaran 2016 . waktu dan letak perlengkapan toilet. Pelaksanaan a. pola. Pengerjaan 1) Pelaksana harus meminta ijin kepada Pengawas tentang cara. c. 6) Floor Drain ex TOTO b. pemasangan sparing-sparing. cara pemasangan dan detil detil sesuai gambar. bersih dan dikerjakan oleh tukang-tukang khusus dan terbaik. termasuk mempelajari bentuk. Penyimpanan Perlengkapan toilet harus disimpan di tempat penyimpanan yang telah disediakan dan harus bebas dari genangan-genangan air dan diusahakan agar mudah untuk diadakan pemeriksaan dan pengamatan. Kontraktor harus meneliti gambar gambar yang ada dan kondisi di lapangan. d. c. Pengujian Bahan Pelaksana harus menyampaikan secara tertulis bahwa bahan-bahan yang akan digunakan sudah melalui test yang diadakan di pabrik dengan disertai Sertifikat Pengujian. b. bahwa semua pekerjaan harus baik dan berfungsi secara sempurna dan dengan mengadakan test aliran air dan mendapat persetujuan dari Pengawas. KM/WC dipakai type Bolt Faucet merk ex TOTO (lever Handle sink trap).Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara 3. Sanitair (Sanitary ware) 1) WC duduk ex TOTO 2) Wastafel ex TOTO 3) Shower Head sesuai Specs TOTO 4) Apabila dipilih ex TOTO semua fixtures toilet harus disamakan 5) Kran air untuk toilet. Sebelum pemasangan dimulai. Jaminan Pekerjaan/Bahan Pelaksana harus memberikan jaminan secara tertulis. Bahan-bahan a.

tidak ada bagian yang gompal. f. 2) Peralatan dan perlengkapannya yang dipasang adalah yang diseleksi baik. Pekerjaan Floordrain dan Clean Out Tahun Anggaran 2016 .Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara d. Selama pelaksanaan harus selalu dilakukan pemeriksaan dan pengujian untuk kesempurnaan hasil. g. rapi. 3) Stop kran harus dipasang pada pipa air bersih dengan kuat. Lihat tabel bahan di atas. retak atau cacat lainnya dan telah disetujui oleh konsultan MK. i. 2) Stop kran yang dapat digunakan setara merk SAN EI jenis ball valve setara tipe V61. h. 3) Ketinggian konstruksi pemasangan harus disesuaikan gambar untuk itu serta petunjuk-petunjuk dari produsennya dalam katalog/brosur. selama rusak bukan disebabkan pemilik. Pipa bak cuci harus dimungkinkan disambung diperpanjang dengan pipa flexible. 4) Untuk dudukan dasar kloset dipakai papan jati tua tebal 3 cm dan telah dicelup dengan larutan pengawet tahan air dibentuk seperti dasar kloset. Bila ada perbedaan/ kelainan harus melaporkan pada MK/Perencana. Kontraktor wajib memperbaiki/mengulangi/mengganti jika terdapat kerusakan selama masa pelaksanan dan masa garansi atas biaya kontraktor. e. penempatannya harus sesuai dengan gmbar. Pekerjaan Kran 1) Semua kran yang dipakai adalah setara Merk Toto dan SAN-EI semua verchroom finish. siku. waterpass dan dibersihkan dari semua kotoran dan noda dan penyambungan instalasi plumbingnya tidak boleh ada kebocoran. V63. dan tidak dibenarkan memulainya jika terdapat kelainan/perbedaan di tempat itu. Pemasangan harus baik. Pekerjaan Wastafel/Kloset/Sink/Tempat sabun 1) Semua peralatan dalam keadaan lengkap dengan segala peralatannya sesuai dengan yang telah disediakan oleh pabrik untuk masing masing tipe yang dipilih. Kran taman /halaman harus memiliki ulir. kloset disekrup pada papan tersebut dengan sekrup kuningan.

Tahun Anggaran 2016 . 5) Hubungan pipa dengan beton/ lantai menggunakan perekat beton kedap air Embeco ex MTC. 6) Setelah Floor drain dan clean-out terpasang. pasangan harus rapi waterpass.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara 1) Floordrain dan Clean-out yang digunakan adalah metal verchroom. meja harus dilubangi dengan rapi. j. lubang diameter 2” dilengkapi dengan siphon dan penutup berengsel untuk floor drain dan dopvercrhroom dengan draad untuk cleanout. Pembuatan septictank Segala item pekerjaan dalam pembuatan septictank harus sesuai gambar kerja atau bila tidak terdapat dalam gambar. maka hal-hal lain dalam pengerjaannya harus sesuai dengan SNI yang berlaku atau berdasarkan persetujuan konsultan pengawas. dibersihkan dari noda-noda semen dan tidak ada kebocoran. 2) Sink dipasang di tempat-tempat sesuai gambar 3) Sink yang dipasang harus sudah diseleksi baik dan disetujui MK. 4) Pada tempat tempat yang akan dipasang Sink. dibersihkan dari noda-noda semen dan tidak ada kebocoran. lubang diameter 2” dilengkapi dengan siphon dan penutup berengsel untuk floor drain dan dopvercrhroom dengan draad untuk clean-out. k. pasangan harus rapi waterpass. Pekerjaan Metal/keramik Sink (Bak Cuci) 1) Sink yang digunakan adalah Stainless stell untuk dapur dan Keramik untuk laboratorium. 2) Floor drain dipasang di tempat-tempat sesuai gambar 3) Floordrain dan CO yang dipasang harus sudah diseleksi baik dan disetujui MK 4) Pada tempat yang akan dipasang floordrain. 5) Hubungan pipa dengan beton/ lantai menggunakan perekat beton kedap air Embeco ex MTC 6) Setelah Sink terpasang. penutup lantai harus dilubangi dengan rapi.

serta perubahan-perubahan didalam Berita Acara Aanwijzing. sesuai dengan petunjuk. URAIAN PENUTUP Segala sesuatu yang belum tercantum dalam RKS ini dan masih termasuk lingkup dalam pelaksanaan ini kontraktor harus menyelesaikan. Perintah Pengguna Anggaran. baik sesudah atau selama berjalannya pekerjaan.Spesifikasi Teknis Rehabilitasi Gedung Ruang Rawat Inap Srikandi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara PASAL 03. Hal-hal yang timbul dalam pelaksanaan dan diperlukan penyelesaian dilapangan akan dibicarakan dan diatur oleh Konsultan Pengawas dengan dibuat Berita Acara yang disyahkan oleh Pengguna Anggaran. Tahun Anggaran 2016 .