Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH

PENGERTIAN DAN TUJUAN MANAJEMEN PENDIDIKAN
Disusun guna memenuhi tugas
Mata Kuliah : Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan
Dosen Pengampu : Nur Khoiri M.Ag

oleh:
1; Sulistiyorini
2; Dewi khariroh
3; Sofa Normadana
4; Utari Dwi S

(133711049)
(133611043)
(133711012)
(1403076020)

FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO
SEMARANG
2015
BAB I
Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 1
Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 1

output dan outcome dalam manajemen pendidikan? 3. maka dapat dirumuskan rumusan masalah sebagai berikut: 1. output dan outcome dalam manajemen pendidikan D. Tujuan Penulisan Dari rumusan di atas. Latar Belakang Pendidikan mempunyai tugas menyiapkan sumber daya manusia untuk pembangunan. output dan outcome dalam manajemen pendidikan? C. Model pengembangan manajemen yang digunakan dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Rumusan Masalah Dari latar belakang diatas. Untuk memahami ikhtisar tentang input. Penyelesaian masalah semestinya tidak dilakukan secara terpisah-pisah. Bagaimana pola pikir tentang input.PENDAHULUAN A. process. berkarakter. output dan outcome dalam manajemen pendidikan 3. Namun seiring dengan perkembangan zaman selalu memunculkan persoalan-persoalan baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. bermoral dan berkepribadian. Sistematika Penulisan Sistematika penulisan karya tulis ilmiah adalah sebagai berikut : Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 2 Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 2 . Serta perlu ditetapkan sebuah model manajemen yang mengarah pada pengembangan. process. B. Untuk mengetahui pengertian manajemen dan pendidikan 2. tetapi harus ditempuh langkah atau tindakan yang sifatnya menyeluruh. dimana dalam pengorganisasiannya dilakukan dengan usaha bersama secara efektif dan efisien untuk mendayagunakan semua sumber dan potensi yang ada demi tercapainya tujuan pendidikan yang telah ditetapkan sebalumnya. Suatu pendidikan dipandang bermutu diukur dari kedudukannya untuk ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan suatu kebudayaan dan berhasil membentuk generasi muda yang cerdas. Untuk memahami pola pikir tentang input. process. Untuk itu perlu dirancang suatu sistem pendidikan yang mampu memberikan arahan dalam pelaksanaan kegiatan dalam tahap mencapai tujuan atau sasaran yang akan dikehendaki. Dimana gambaran ini tercermin dari beragamnya masalah pendidikan yang kian rumit. maka makalah ini memiliki tujuan sebagai berikut: 1. Bagaimana ikhtisar tentang input. process. Apa pengertian manajemen dan manajemen pendidikan? 2.

BAB II LANDASAN TEORI Dalam bab ini akan menguraikan tentang pengertian dari manajemen pendidikan dan tujuan pendidikan yang diperoleh dari berbagai sumber pustaka. saran-saran yang berkaitan dengan. tujuan penulisan dan sistematika penulisan. memahami serta membuat ikhtisar tentang input process output dan outcome dalam manajemen pendidikan BAB IV PENUTUP Bab terakhir akan memaparkan tentang kesimpulan dari penulisan. BAB III PEMBAHASAN Dalam bab ini akan menjelaskan tentang semua hal yang berhubungan dengan definisi ataupun pengertian dari menejemen pendidikan. jurnal atau dari situs web yang bersangkutan. rumusan masalah. serta penutup dan daftar pustaka. tujuan dari menejemen pendidikan.BAB I PENDAHULUAN Bab ini meliputi sub-sub yang menguraikan latar belakang masalah. Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 3 Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 3 .

manajemen adalah ilmu dan seni yang mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumbersumber lain secara efektif dan efisian untuk mencapai suatu tujuan tertentu. dan pengawasan (controlling).3 Sedangkan definisi pendidikan sendiri. Definisi Manajemen dan Manajemen Pendidikan Kata manajemen berasal dari bahasa latin. pimpinan (leading). Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 4 Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 4 . dengan kata benda management dan diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia menjadi manajemen atau pengolahan.hlm. kepribadian.yaitu “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana intik mewujudkan suasana belajar dari proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. (Raja Grafindo Persada:Jakarta:2014)hlm. (Bumi Aksara. mengorganisasi. 1 Terdapat berbagai pendapat tentang definisi manajemen. 2Mohammad Mustari. pengendalian diri.2 Dalam proses manajemen terlibat fungsi-fungsi pokok yang ditampilkan oleh seorang manajer/pimpinan yaitu: perencanaan (planning). Oleh karena itu. manajemen adalah suatu proses yang mempunyai ciri khas yang meliputi segala tindakan-tindakan perencanaan. Menurut Hasibuan. 1Husaini Usman.Sedangkan menurut GR Terry. 1. manajemen diartikan sebagai proses merencana. jika ditinjau dari sudut hukum. 5. Kata-kata itu digabung menjadi kata kerja manageryang artinya menangani. Landasan Manajemen Pendidikan.:Jakarta:2009)hlm. yaitu berasal dari kata manus yang berarti tangan dan agree yang berarti melakukan.Managere diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dalam bentuk kata kerja to manage. 1. definisi pendidikan berdasarkan Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas pasal 1 ayat (1).BAB II LANDASAN TEORI 1. Manajemen Pendidikan. memimpin dan mengendalikan upaya organisasi tercapai secara efektif. diantaranya sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya. 3 Nanang Fattah. Manajemen Teori Praktik Dan Riset Pendidikan. pengorganisasian. dan pengendalian yang bertujuan untuk menentukan dan mencapai sasaran-sasaran yang sudah ditentukan melalui pemanfaatan berbagai sumber. pengarahan. pengorganisasian (organizing). (PT Rosdakarya: Bandung: 2009).

( Raja Grafindo Persada. Selanjutnya untuk tujuan dari manajemen pendidikan itu sendiri antara lain:6 4Husaini Usman. masyarakat.kecerdasan. Lebih tapatnya. Manajemen Pendidikan. Rangkaian kegiatan itu merupakan proses pengelolaan dari suatu rangkaian kegiatan pendidikan yang sifatnya kompleks dan unik yang berbeda dengan tujuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan yang seesar-besarnya. hlm 14. serta ketrampilan yang diperlukan dirinya. Jakarta:2014). Lebih lanjut menurut Mulyani A.”4 Sehingga manajemen pendidikan dapat didefinisikan sebagai seni dan ilmu mengelola sumber daya pendidikan untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar pesrta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. kecerdasan. definisi manajemen pendidikan adalah sebagai berikut: Manajemen pendidikan adalah rangkaian kegiatan yangm menunjuk kepada usaha kerja sama dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Manajemen teori praktik dan riset pendidikan. Proses pengelolaan dilakukan agar tujuannya dapat dicapai secara efektif dan efisien. akhlak mulia. Proses dilakukan dalam rangka mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 5 Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 5 . (Bumi Aksara: Jakarta:2009). tujuan kegiatan pendidikan ini tidak terlepas dari tujuan pendidikan secara umum dan tujuan pendidikan yang tlah ditetapkan oleh suatu bangsa 3. Proses pengelolaan dilakukan bersama oleh sekelompok manusia yang tergabung dalan suatu organisasi sehingga kegiatannya harus dijaga agartercipta kondisi kerja yang harmonis tanpa mengorbankan unsure-unsur manusia yang terlibat dalam kegiatan pendidikan itu. 5. serta ketrampilan yang diperlukan dirinya. yang dalam haal ini meliputitujuan yang bersifat umum (skala tujuan umum) dan yang diemban oleh tiap-tiap organisasi pendidikan (skala tujuan khusus). Manajemen merupakan kegiatan atau rangkaian kegiatan yang dilakukan dari. pengendalian diri. akhlak mulia. bangsa dan Negara.( Bumi Aksara: Jakarta:2009). oleh dan bagi manusia 2.hlm 6 6Husaini Usman. Nurhadi (1983) menekankan cirri-ciri atau pengertian Manajemen Pendidikan yang terkandung dalam definisi tersebut adalah sebagai berikut:5 1. masyarakat. Jika pengertian manajemen diterapkan pada usaha pendidikan maka sudah termuat halhal yang menjadi objek pengelolaan atau pengaturan. kepribadian. 4. hlm 11 5Mohammad Mustari. bangsa dan Negara. Manajemen Teori Praktik dan Riset Pendidikan.

mutu interaksi peserta didik di kelas sangat tergantung pada mutu perilaku peserta didik di kelas. relevan. akhlak mulia. Input yang diolah adalah peserta didik dan input pengolah meliputi visi. kecerdasan. 5. manajemen kelas. variasi penggunaan media pendidikan. bangsa dan Negara. 8. masyarakat. dan penggunaan prinsip-prinsip pengajaran dan pembelajaran yang efektif. Input. kesungguhan mengajar. kejelasan mengajar. Mutu proses pembelajaran sangat tergantung pada mutu interaksi antara pendidik dan peserta didik. efektif. pengendalian diri. khususnya proses pembelajaran. bermutu. Demikian juga. Teratasinya masalah mutu pendidikan. Meningkatkan citra positif pendidikan7. dana. Terwujudnya suasana belajar dan proses pembelajaran yang aktif. proses adalah kejadian berubahnya peserta didik yang belum terdidik menjadi peserta didik terdidik. Perilaku pendidik di kelas misalnya. Terbekalinya tenaga kependidikan dengan teori tentang proses dan tugas administrasi pendidikan (tertunjangnya profesi sebagai manajer atau konsultan manajemen pendidikan). proses. 2. kurikulum. Prosesmeliputi manajemen. kepemimpinan. tujuan. Tercapainya tujuan pendidikan secara efektif dn efisien. output. sasaran. dan terutama proses pembelajaran. Process adalah kejadian berubahnya sesuatu menjadi sesuatu yang lain. Input digolongkan menjadi dua. penggunaan waktu. administrasi pendidikan. dan outcome. misi. hubungan interpersonal. serta ketrampilan yang diperlukan dirinya. 2. sarana dan prasarana. ekspektasi. keseriusan belajar. keempatian terhadap peserta didik. 7.Process. 6. kreatif. 4.1. Raja Grafindo (Persada:Jakarta: 2014) hlm 57. Misalnya. Dalam pendidikan. karena 80% masalah mutu disebabkan oleh manajemennya. budaya pada satuan pendidikan. dan peran masyarakat dalam mendukunglembaga pendidikan. Manajemen Pendidikan. 1. penggunaan variasi metode mengajar.Output dan Outcome dalam Manajemen Pendidikan Sistem pendidikan terdiri dari input. dan akuntabel. menyenangkan dan bermakna (PAKEMB). Input adalah segala sesuatu yang diperlukan untuk berlangsungnya proses pendidikan. 3. yaitu yang diolah dan pengolahnya. penggunaan jenis pertanyaan. kedisiplinan. Terciptanya peserta didik yang aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. Terpenuhi salah satu dari 5 kompetensi tenaga kependidikan (tertunjangnya kompetensi manajerial tenaga kependidikan sebagai manajer). regulasi pendidikan. 7 Muhammad Mustari. kepribadian. Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 6 Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 6 . keinovasian pengajaran. tenaga kependidikan. Terciptanya perencanaan pendidikan yang merata. 2. organisasi pendidikan.

perhatian terhadap pelajaran. prestasi belajar ditentukan oleh tingkat efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran. ilmiah. rasa kasih sayang. 4. Daya kalbu terdiri atas daya spiritual. nalar. kemampuan menjaga harmoni dengan lingkungan. emosional. toleransi. kemampuan mengembangkan karir. daya kalbu. Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 7 Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 7 . keingintahuan. pertanyaan. keberanian moral. Daya pikir terdiri atas daya pikir deduktif. baik dampak bagi individu tamatan maupun bagi masyarakat. dan (2) pengembangan diri tamatan. kemampuan mengelola sumberdaya. Kemampuan dasar meliputi daya pikir. kestaminaan. Prestasi belajar ditunjukkan oleh peningkatan kemampuan dasar dan kemampuan fungsional. dan keterampilan. kemampuan menggunakan sistem dalam kehidupan. kemampuan memanfaatkan informasi. kreatif. ketahanan. dan kesiapan belajar. Output pendidikan adalah hasil belajar atau prestasi belajar yang merefleksikan seberapa efektif proses pembelajaran diselenggarakan. dan daya raga yang diperlukan oleh peserta didik untuk terjun di masyarakat dan untuk mengembangkan dirinya. kemampuan kerjasama. lateral. 3. komitmen. eksploratif. kejujuran dan kebersihan. Daya raga terdiri atas kesehatan. moral. dan etika. diskoveri. kesopanan. disiplin diri.semangat belajar. Artinya. tanggung jawab. Kemampuan fungsional antara lain meliputi kemampuan memanfaatkan teknologi dalam kehidupan. kritis. kemampuan berwirausaha. kemampuan kejuruan. usaha. dan berpikir sistem. Outcome memiliki dua dimensi yaitu: (1) kesempatan melanjutkan pendidikan dan kesempatan kerja. induktif. kerajian. Outcome adalah dampak jangka panjang dari output atau hasil belajar. estetika. harga diri.

Dimana administrasi menentukan “What” dan “ Policy – making” sedangkan manajemen menentukan “how” dan “Policy executing”. Sebagai contoh Djam’an Satori (1980) yang memberikan pengertian manajemen pendidikan dengan menggunakan istilah administrasi pendidikan yang diartikan sebagai “keseluruhan proses kerjasama dengan memanfaatkan semua sumber personil dan materil yang tersedia dan sesuai untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien”.( UIN Suka: Yogyakarta:2011) hlm11.13 Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 8 Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 8 . Mananjemen Pendidikan. Di satu pihak ada yang tetap cenderung menggunakan istilah manajemen. vol. sedangkan manajemen merumuskan bagaimana melaksanakan kebijakan yang telah digariskan oleh administrator. Manajemen pendidikan memanfaatkan berbagai sumber daya 3. sehingga dikenal dengan istilah manajemen pendidikan. Manajemen pendidikan berupaya untuk mencapai tujuan tertentu. Jurnal penelitian pendidikan.BAB III PEMBAHASAN A. baik yang bersifat umum maupun khusus tentang kependidikan. Efektivitas Pengembangan Manajemen Pendidikan Tinggi. Namun di lain pihak. diberbagi sumber lain menyebutkan bahwa Hadari Nawawi. Manajemen pendidikan merupakan suatu kegiatan 2. 2012. tidak sedikit pula yang menggunakan istilah administrasi sehingga dikenal istilah adminitrasi pendidikan. Akan tetapi.9 8Safaruddin. Meski ditemukan pengertian manajemen atau administrasi yang beragam. administrasi menentukan kebijakan kemana organisasi akan dibawa. namun secara esensial dapat ditarik benang merah tentang pengertian manajemen pendidikan. 9Linda Setyawati. Pengertian Manajemen dan Manajemen pendidikan Dalam konteks pendidikan. menggambarkan secara gradual tentang kedudukan administrasi lebih tinggi dari manajemen. memang masih ditemukan kontroversi dan ketidak konsistenan dalam penggunaan istilah manajemen. bahwa : 8 1.

sebanyak 4. Suatu manajemen pendidikan dilihat dari sudut pandang atau ruang lingkup manapun. Adapun dari sisi tujuan manajemen pendidikan. berakhlak mulia. Input. harus berpikir “sistem” artinya dalam penyelenggaraan pendidikan. Hal ini mengindikasikan bahwa dalam sistem pendidikan yang tercakup dalam manajemen pendidikan di Indonesia belumlah maksimal atau kurang tepat. Berdasarkan data survey tenaga kerja nasional 2009 yang dikeluarkan Bappenas. sehat. didalam manajemen tidak terlepas hanya menyelenggarakan saja. mandiri. 20 tahun 2003 bahwa tujuan pendidikan nasional yaitu untuk mengembangkannya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan Yang Maha Esa. berilmu. Output dan Outcome dalam Manajemen Pendidik Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 9 Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 9 . Namun harus ada kontrol untuk mengendalikan suatu manajemen agar dalam pendidikan tersebut dapat tercipta tujuan yang diinginkan sebelumnya. sehingga cenderung menunggu diterimanya lamaran pekerjaan yang diposkan ke perusahaan atau lembaga lain. Proces. Yang perlu diperhatikan dari tujuan pendidikan nasional itu adalah soal menciptakan individu yang mandiri.1 juta atau 22. pada realitanya. Kebayakan lulusan S1 ini sekarang kurang dalam berinovasi. cakap.2 % menganggur. Maksudnya di sini adalah individu yang setelah menempuh pendidikan dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk mendukungnya survive di tengah masyarakat. Hal ini mencerminkan gagalnya sistem pendidikan kita dalam menciptakan individu yang mandiri sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.Artinya. Yang lebih mengejutkan lagi pengangguran didominasi oleh lulusan diploma dan perguruan tinggi dengan kisaran diatas 2 juta orang. fenomena banyaknya pengangguran dari lulusan sarjana atau jenjang S1. kreatif. dari 21. Misalnya saja. pendidikan di Indonesia belumlah mencapai tujuan pendidikan nasional yang sesuiai UU Sisdiknas no. Dari fenomena tersebut menunjukkan perlunya perhatian khusus dalam pengelolan atau manajemen pendidikan yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman. Hal ini ditujukan agar tercapainya manajemen pendidikan. hakikatnya memiliki dua arti yakni Menyelenggarakan atau melaksanakan sesuatu serta Mengkontrol atau mengendalikan sesuatu. oleh karena itu dalam menjalankan kepemimpinan.Sebenarnya Manajemen merupakan faktor yang penting dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran di sekolah yang keberhasilannya diukur oleh prestasi tamatan (output). dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.2 juta masyarakat Indonesia yang masuk dalam angkatan kerja. B.

Perbedaan ini tentunya menimbulkan perbedaan pula dalam manajemen pendidikan sekolah. Singkatnya. siswa mengalami hubungan-hubungan fungsional dengan guru. Sedangkan yang kembali pada kurikulum KTSP ini merupakan sekolah yang belum mempunyai mempunyai kesiapan buku. Proses terdiri dari kurikulum. tenaga kependidikan. akhir-akhir ini yang menjadi sorotan adalah pada aspek kurikulum. pendampingan guru. sistem penilaian. Input terdiri dari mahasiswa. Hubungan fungsional ini dapat disebut produktif. Terlihat jelas disini perbedaan ini menunjukkan ketidakmerataan sarana prasarana maupun administrasi atau manajemen pendidikan di Indonesia. Sekolah yang menerapkan kurikulum 2013 ini dalam input pembelajarannya telah mempunyai kesiapan buku. kepala sekolah. Pribadi yang curang merupakan merupakan cerminan pribadi yang juga tidak bertanggung jawab. dan pelatihan kepala sekolah. Ujian Nasional tiap tahun selalu menjadi topik panas yang keberadaannya dikontroversikan karena banyaknya kecurangan yang terjadi.Membahas masalah Input pendidikan. sarana-prasarana. misalnya. melainkan terdapat hubungan-hubungan fungsional dengan seluruh elemen sekolah. kurikulum. jika sifatnya ini terbawa sampai dewasa. C. Siswa yang sering mencontek. Ikhtisar Input. maka seluruh manajemen pendidikan tersebut adalah buruk atau kurang baik. Output terdiri lulusan dengan kompetensi Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 10 Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 10 . pasti juga ada pengaruh input yang mentukan baik buruknya output. maka ia akan menjadi output yang buruk dari buruknya manajemen pendidikan sekolah. dosen. penataran guru. kegiatan belajar mengajar. sistem penilaian. dana. administrasi dan penilaian.Output danOutcome dalam Manajemen Pendidikan Dalam konteks manajemen pendidikan formal. terdapat sistem input-processoutput-outcome pendidikan yang saling berhubungan. penataran guru. Dalam proses manajemen pendidikan. dan fasilitas. dan pelatihan kepala sekolah. efektif dan efisien bila ia dapat menghasilkan keluaran yang sesuai dengan visi-misi sekolah. Penggambaran tentang pelaksanaan manajemen pendidikan yang kurang maksimal selain masalah diatas adalah sistem Ujian Nasional. jika salah satu dari sistem tersebut buruk. yang terjadi di dalam lingkup proses bukan hanya proses belajar mengajar antara guru dan siswa. Hubungan ini pun dapat disebut akuntabel apabila sekolah dapat mempertanggungjawabkan seluruh proses yang berlangsung di mikro pendidikan ini kepada masyarakat. pendampingan guru. Terdapat beberapa sekolah yang telah menggunakan kurikulum 2013 sedangkan yang lainnya kembali pada kurikulum KTSP.Proces. bahkan semua elemen mikro pendidikan ini saling pengaruhmempengaruhi secara fungsional dengan visi-misi sekolah. Berbicara tentang output atau lulusan sekolah yang dihasilkan.

dan produk penelitian serta pengembangan. Pada intinya input pendidikan dikatakan bermutu apabila telah berproses. Departemen Pendidikan Nasional menetapkan perguruan tinggi (PT) diharapkan dapat menghasilkan lulusan. teratasinya masalah mutu pendidikan. kompetitif. Tujuan dari manajemen pendidikan sendiri pada intinya adalah Terwujudnya PBM yang PAKEMB (bermakna). Sebagai outcome diharapkan lulusan perguruan tinggi mampu menyesuaikan diri terhadap kebutuhan para pemangku kepentingan di tingkat nasional maupun internasional. Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 11 Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 11 .10 Hal tersebut juga harus dibantu dengan manajemen yang bermutu. insan Indonesia yang cerdas. peserta didik yang aktif mengembangkan dirinya. nasional. meningkatnya citra positif pendidikan.sehingga menghasilkan output bermutu dengan hasil belajar yang tinggi . Dalam sebuah sistem. bermutu. terbentuksub-sub sistem yang secara sinergis saling mendukung dalam pencapaian tujuan penyelenggaraan program pendidikan. dan sehinggaoutcomedikatakan bermutu jika menghasilkan lulusan yang cerdas. kompetitif dan berhati nurani. proses pendidikan dikatakan bermutu jika dapat menciptakan suasana yang aktif. dan menyenangkan. regional maupun internasional. Memiliki kompetensi manajerial. tercapai tujuan pendidikan secara efektif & efisien. Outcome merupakan dampak lulusan dan produk perguruan tinggi terhadap lingkungan lokal. Kajian Model-Model Evaluasi Program Pendidikan. penuh kesantunan dan berhati nurani. cepat terserap dalam dunia kerja/dapat membuka lapangan pekerjaan. INPUT PROSES OUTPUT OUTCOME 1BAB IV PENUTUP A. perencanaan pendidikan merata.tertentu. KESIMPULAN Manajemen pendidikan adalah Seni dan ilmu mengelola sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Untuk Indonesia. kreatif.( Penelitian Universitas Negeri Yogyakarta:Yogyakarta:2009)hlm21. 10 Aman. Dan merupakan suatu kegiatan atau rangkaian kegiatan yang berupa proses pengelolaan usaha kerja sama sekelompok manusia yang tergabung dalam organisasi pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya agar efektif dan efisien. relevan & akuntabel.

dan. output. Manajemen Pendidikan. Bagi lembaga maupun dinas pendidikan perlu adanya peningkatan input. 2009. Efektivitas Pengembangan Manajemen Pendidikan Tinggi. apabila salah satu dari sistem tersebut kurang baik atau buruk. Bandung: Remaja Rosdakarya. Nanang.output dan outcome manjemen pendidikan agar tercapai tujuan pendidikan nasional.process. 2012. Kajian Model-Model Evaluasi Program Pendidikan. Sa’ud. 2. 2009. 2011. maka dapat dipastikan bahwa dalam memanajemen suatu lembaga kurang baik pula. DAFTAR PUSTAKA Aman. Jakarta : Bumi Aksara Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 12 Dasar-dasar Manajemen Pendidikan | 12 .Sistem input. Perencanaan Pendidikan. Husaini. Bandung: PT Rosdakarya. Safaruddin. B. process. Udin Syaefudin dan Abin Syamsudin Makmun. Universitas Pendidikan Indonesia. Landasan Manajemen Pendidikan. Muhammad. Manajemen teori praktik dan riset pendidikan. Mananjemen Pendidikan. output maupun outcome manajemen pendidikan karena masih minimnya penelitian tentang hal tersebut. outcome dalam manajemen pendidikan saling berhubungan. process. Bagi Mahasiswa atau peneliti perlu adanya penelitian lebih lanjut tentang input.13 Usman. Jurnal penelitian pendidikan. SARAN 1. Yogyakarta: Penelitian Universitas Negeri Yogyakarta Mustari.2005. vol. UIN Suka Yogyakarta Setyawati. Linda. 2014. Jakarta : Raja Grafindo Persada Fattah. 2009.