Anda di halaman 1dari 3

3/19/2016

EnamjenisikandiusulkanperolehsertifikatMSCANTARANews

TOP NEWS | TERKINI | RILIS PERS | RSS

TWITTER | FACEBOOK | REGISTER | SIGN IN

Ketentuan Penggunaan

cariberita

Tentang Kami
HOME
MAKRO

Sabtu, 19 Maret 2016


NASIONAL
MONETER

INTERNASIONAL
BISNIS

EKONOMI

OLAHRAGA

HIBURAN

TEKNOLOGI

WARTA BUMI

ARTIKEL

OTOMOTIF

FOTO

ANTARA TV

ENGLISH

BURSA

ANA Jakarta-Japan Flights


To Tokyo from IDR6,844,000 Book by 30 Apr, 2016!

Enam jenis ikan diusulkan peroleh sertifikat MSC


Selasa, 15 April 2014 14:37 WIB | 3.799 Views

Pewarta: M. Irfan Ilmie

Topik Pilihan
# Rio Haryanto F1
# Pembongkaran Kalijodo
# Liga Champions 2016
# Pencabutan Sanksi Iran
# Revisi UU KPK
# Kereta Cepat Jakarta-Bandung
# Misteri Kematian Mirna
Nelayan memasarkan ikan kerapu merah dan jenis ikan karang (FOTO ANTARA/Ampelsa)

Nusa Dua (ANTARA News) - Enam jenis ikan tangkap yang menjadi komoditas
ekspor andalan diusulkan memperoleh sertikat dari Dewan Penata Layanan
Kelautan (The Marine Stewardship Council/MSC) agar bisa diterima di pasar
global.
"Ada enam jenis ikan yang kami ikutkan sertikasi MSC, yakni cakalang, tuna
mata besar, tuna sirip kuning, rajungan, kakap merah, dan kerapu," kata
Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian
Kelautan dan Perikanan Saut P Hutagalung di sela-sela Konferensi Perikanan
Dunia di Nusa Dua, Bali, Selasa.
Ia menilai sertikasi itu sangat penting karena tuna dan cakalang
memberikan kontribusi sekitar 18 persen dari total ekspor perikanan selama
2013 senilai 4,2 miliar dolar AS.
"Sertikasi ini sekaligus untuk program perbaikan sektor perikanan secara
berkesinambungan. Apalagi sekarang importir selalu mempertanyakan
sertikat MSC untuk memastikan, apakah ikan-ikan yang ditangkap itu
memperhatikan kelestarian lingkungan," ujarnya.

# Pimpinan Baru KPK

Pilkada DKI
Para advokat siap kawal
Pilkada DKI Jakarta
Menkopolhukam: Tidak ada
perubahan syarat calon
independen
Yusril berharap Ahok tak
terlibat Sumber Waras
Lulung yakin kisruh PPP tidak
hambat pencalonannya di
Pilkada DKI
Haji Lulung bernyanyi "Ani"
saat menghadap Rhoma

Sampai saat ini belum satu pun perusahaan perikanan di Indonesia yang
mendapatkan sertikat MSC. Namun pada konferensi kedua di Nusa Dua itu,
sudah ada lima perusahaan yang ikut program sertikasi, salah satunya dari
Bali.
Menurut Saut, selain mahal, untuk mendapatkan sertikat itu perusahaan
dan mitranya dari kalangan nelayanharus melalui proses pengujian yang
sangat ketat.
Apalagi dari enam juta nelayan dan pembudidaya ikan di Indonesia berada
http://www.antaranews.com/berita/429436/enamjenisikandiusulkanperolehsertifikatmsc?utm_source=fly&utm_medium=related&utm_campaign=news

1/3

3/19/2016

EnamjenisikandiusulkanperolehsertifikatMSCANTARANews

Apalagi dari enam juta nelayan dan pembudidaya ikan di Indonesia berada
pada skala kecil. Bahkan untuk perikanan tangkap, dari sekitar 560 ribu unit
kapal yang beroperasi di perairan wilayah Indonesia, termasuk di Zona
Ekonomi Eksklusif Indonesia sekitar 98 persen berukuran di bawah 30 gross
ton sehingga sertikasi itu menjadi beban tersendiri.
"Saat pertama kali kami perkenalkan sertikasi ini pada 2008, banyak
perusahaan dan nelayan yang demo. Sekarang kesadaran untuk sertikasi
itu mulai tumbuh. Bahkan, perusahaan mulai mengajak rekan-rekannya
untuk ikut sertikasi," ujarnya.
Ia menargetkan dalam kurun waktu satu hingga dua tahun ke depan sudah
ada perusahaan perikanan di Indonesia yang mengantongi sertikat MSC.
Untuk merealisasikan program tersebut, Kementerian Kelautan dan
Perikanan mendorong mitra kerja nelayan mengikuti program sertikasi itu.
"Kami tidak ingin buru-buru dulu karena biayanya besar dan membebani
perusahaan. Beruntung beberapa perusahaan dan nelayan mendapatkan
bantuan dari Anova (perusahaan penyuplai perikanan untuk pasar Eropa dan
Amerika Serikat) dan WWF (organisasi nonpemerintah internasional yang
peduli terhadap lingkungan) mendukung pendanaan sertikasi," kata Saut.
Pada 2013, nilai ekspor cakalang dan ikan tuna mencapai 765 juta dolar AS
atau setara 660 ribu ton dan rajungan 369 juta dolar AS.
Pasar utama cakalang dan ikan tuna adalah Uni Eropa yang mampu
menghasilkan devisa senilai 180,2 juta dolar AS, Jepang 170,4 juta dolar AS,
dan Amerika Serikat 113,8 juta dolar AS.

Terpopuler
Kemenhub keluarkan izin usaha
penyelenggaraan kereta cepat 4.026 views
pemerintah akan segera realisasikan
bantuan seribu kapal 3.969 views
Kementerian BUMN harapkan Semen
Indonesia ekspansi ke Indonesia Timur
3.648 views

Menteri BUMN : "holding" perbankkan


menghemat Rp30 triliun 3.214 views
Penyesuaian harga BBM diumumkan April
3.125 views

"Betapa pentingnya kontribusi cakalang, tuna, dan rajungan sehingga kami


ikutkan program sertikasi sekaligus untuk menjaga citra produk perikanan
nasional di pasar global," kata Saut menambahkan.
Sebagai lembaga ekolabel perikanan internasional di negara-negara
berkembang, MSC memastikan ikan yang dipasarkan di dunia ditangkap
tanpa merusak lingkungan dan berkesinambungan.
Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT ANTARA 2014

Top News
Riset: Jakarta-Bandung-Bali
destinasi favorit
Menteri BUMN : "holding"
perbankkan menghemat
Rp30 triliun
Deputi : BUMN harus kurangi
ketergantungan terhadap
PMN
Penyesuaian harga BBM
diumumkan April

Like

12

Kemenhub keluarkan izin


usaha penyelenggaraan
kereta cepat

Tweet

Berita Lainnya

Produksi kepiting
Kotabaru turun
drastis

Rajungan terbaik di
Indonesia di Selat
Tiworo dikelola

Wapres lepas
rajungan di Pantai
Boddia

Ekspor rajungan
Indonesia tembus
Rp5 triliun

secara lestari
http://www.antaranews.com/berita/429436/enamjenisikandiusulkanperolehsertifikatmsc?utm_source=fly&utm_medium=related&utm_campaign=news

2/3

3/19/2016

EnamjenisikandiusulkanperolehsertifikatMSCANTARANews
secara lestari

Antaranews.com
98,374likes

LikePage

Karantina Palangka
Raya gagalkan
pengiriman kepiting
bertelur

DKP Mukomuko
sosialisasikan
larangan tangkap
lobster

Karantina Bengkulu
sita 110 ekor lobster
tak sesuai ukuran

Nelayan Gunung
Kidul panen ikan tuna
super

Komentar Pembaca

Share

Bethefirstofyourfriendstolikethis

Tweetoleh@antaranews

KomentarAnda
ANTARANEWS.COM

500 Karakter Tersisa

Submit

@antaranews

IMF:sukubunganegatifuntungkanekonomi
globalantaranews.com/550847
1menit

0Comments

Sortby Oldest
ANTARANEWS.COM
@antaranews

Seorangpebalapmeninggalpadabalap
pendukungMotoGPQatar
antaranews.com/550846

Addacomment...

6menit

FacebookCommentsPlugin

www.antaranews.com
Copyright 2016

Top News

Hiburan

Otomotif

Ketentuan Penggunaan

Fokus Berita

Teknologi

Bola

Tentang Kami

Nasional

Warta Bumi

Forum Pembaca

Jaringan

Internasional

Artikel

Rilis Pers

Pedoman

Ekonomi

Foto

Google+

Twitter

Olahraga

TV

Facebook
RSS

http://www.antaranews.com/berita/429436/enamjenisikandiusulkanperolehsertifikatmsc?utm_source=fly&utm_medium=related&utm_campaign=news

3/3