Anda di halaman 1dari 3

TUGAS KHUSUS

RESUME JURNAL PENGARUH PENGGUNAAN DAUN SINGKONG
(Manihot esculenta Crantz) SEBAGAI SUBSTRAT PEMBUATAN TEMPE
TERHADAP DAYA TERIMA KONSUMEN DAN PENGEMBANGANNYA
SEBAGAI BAHAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI
Tempe merupakan sumber makanan yang bergizi baik karena memiliki
kandungan protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh
tubuh. Peningkatan konsumsi kedelai tidak berbanding lurus dengan produksinya.
Terjadi penurunan produksi sebesar 63.161 ton kedelai dan penurunan
produktivitas sebesar 0,69 kuintal/hektar yang menyebabkan pemerintah harus
mengimpor kedelai dari luar negeri. Permasalahan tersebut mendorong untuk
mencari alternatif lain sebagai pengganti kedelai untuk bahan baku pembuatan
tempe. Salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai bahan baku pengganti
kedelai dalam pembuatan tempe adalah daun singkong.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan daun
singkong sebagai substrat pembuatan tempe terhadap daya terima konsumen dan
mengetahui daya terima sifat organoleptik tempe daun singkong. Penelitian ini
dapat memberi informasi kepada konsumen yang berada kota Mataram mengenai
produk fermentasi berupa tempe daun singkong yang dianggap baru oleh
masyarakat dan memanfaatkan daun singkong sebagai bahan alternatif pengganti
kedelai dalam pembuatan tempe. Jenis penelitian ini adalah eksperimen,
menggunakan rancangan acak lengkap satu faktor dengan 5 perlakuan dan 3 kali
ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah perlakuan A (daun singkong 100%,
kedelai 0%), perlakuan B (daun singkong 75%, kedelai 25%), perlakuan C (daun
singkong 50%, kedelai 50%) perlakuan D (daun singkong 25%, kedelai 75%) dan
perlakua E (daun singkong 0%, kedelai 100%) sebagai kontrol.
Kandungan gizi yang diuji dalam penelitian ini adalah protein, lemak dan
karbohidrat dari tempe 100% daun singkong. Hasil pengujian protein diketahui
bahwa kadar protein dalam 100 gram tempe daun singkong sebesar 6,02 gram.
Hasil pengujian lemak tempe diketahui bahwa kadar lemak dalam 100 gram

96 perlakuan B (penggunaan daun singkong 75%).04 gram. .55 perlakuan D (penggunaan daun singkong 25%).01 untuk perlakuan C dan B (penggunaan daun singkong 50% dan 75%).44 untuk pelakuan B (penggunaan daun singkong 75%). kemudian skor 3.81 pada pelakuan A (penggunaan daun singkong 100%).4 untuk perlakuan C (penggunaan daun singkong 50%).34 pada perlakuan A (penggunaan daun singkong 100%). skor 2. dan skor terendah yaitu 2.18 untuk pelakuan C (penggunaan daun singkong 50%).88 gram. Daya terima panelis konsumen yang berada di Kota Mataram terhadap warna. diperoleh skor 3. Terhadap indikator aroma dari kelima macam tempe. kedelai 100%). skor 3. diperoleh skor 3. Penggunaan daun singkong sebagai substrat pembuatan tempe memberi pengaruh terhadap daya terima konsumen.76 pada pelakuan E (penggunaan daun singkong 0%. dan skor 2. diperoleh skor 3.85 pada perlakuan A (penggunaan daun singkong 100%). skor 3.54 pada perlakuan E (penggunaan daun singkong 0%.tempe daun singkong sebesar 1.06 perlakuan D (penggunaan daun singkong 25%). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan. dan skor 2. kemudian skor 3. Terhadap indikator tekstur dari kelima macam tempe.24 pelakuan D (penggunaan daun singkong 25%).80 untuk pelakuan C (penggunaan daun singkong 50%). kemudian skor 3. skor 3. Hasil pengujian karbohidrat diketahui bahwa kadar karbohidrat dalam 100 gram tempe daun singkong sebesar 4. aroma. maka dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1. Terhadap indikator rasa dari kelima macam tempe.93 pada perlakuan E (penggunaan daun singkong 0%). kedelai 100%). Dari hasil pengujian hedonik pada 30 orang panelis konsumen terhadap indikator warna dari kelima perlakuan diperoleh skor sebesar 3. skor 2. skor 2.68 pada pelakuan A (penggunaan daun singkong 100%).40 pelakuan D (penggunaan daun singkong 25%).48 pada pelakuan E (penggunaan daun singkong 0%). skor 2. kemudian skor 3. Semakin banyak penggunaan daun singkong untuk pembuatan tempe daya terima konsumen semakin menurun. skor 3.85 untuk pelakuan B (penggunaan daun singkong 75%). tekstur dan rasa dari tempe daun singkong dalam skala hedonik tergolong cukup disukai. 2.

. Pengaruh Penggunaan Daun Singkong (Manihot esculenta Crantz) Sebagai Substrat Pembuatan Tempe Terhadap Daya Terima Konsumen Dan Pengembangannya Sebagai Bahan Praktikum Mikrobiologi.3. S. dkk. K. DAFTAR PUSTAKA Widiastuti. Prosedur pembuatan tempe daun singkong telah dikembangkan sebagai bahan praktikum mikrobiologi. 2015. N. Mataram: FKIP Universitas Mataram.