Anda di halaman 1dari 21

SOSIALISASI POSBINDU

DI DESA
OLEH :

Hj. Diah Rosanty, S. Kep., Ns

.

.

000 X Rp.(INA DRG) . rata-rata satuan biaya per penderita per kunjungan (tanpa subsidi): Rp. diperkirakan terdapat 7.4 juta kasus Diabetes di Indonesia pada tahun 2010  Bila terdapat 1. didapat 74. 5.000 kasus ◦ TOTAL biaya yang dikeluarkan (INA DRG Kelas 3): ◦ 74.496.007.432 = Rp.5 Milyard  Total biaya rawat jalan (2010).0 % dengan komplikasi yang memerlukan rawat inap. total kunjungan: 370..000.370.BEBAN EKONOMI PTM  Hasil perhitungan biaya medis rawat inap.322.

29% 65.5 detik) Indonesia → 300. 2009  20.4 juta kematian di dunia  (1 kematian setiap 6.06% 4.7% Perokok Laki-laki (>15 Th) 65.5 % 76.1% Global Youth Tobacco Survey di Indonesia.4% 34.000 kematian tiap tahun akibat rokok  PEROKOK INDONESIA RISKESDAS 2007 RISKESDAS 2010 Prevalensi Perokok (>15 Th) 33.2% Penduduk terpapar asap rokok 84.9% Perempuan (>15 Th) 5.3 % pelajar SMP merokok .KONSUMSI PRODUKSI TEMBAKAU/ ROKOK  80% perokok ada di negara sdg berkembang Tembakau sebagai penyebab 5.

Komplikasi DM Diagnosis Dini Hipertensi Hiperglikemia Dislipidemia Obesitas Promosi Kesehatan & Pencegahan Penyakit Menerapkan prilaku sehat pada individu. Fenomena Gunung Es PTM Kronis / life threatening conditions -Strok -PJK -Diabetic nephropathy Faktor Risiko Biologis -Hipertensi -Hiperglikemia -Dislipidemia -Obesitas Faktor Risiko Prilaku -Merokok -Kurang Aktifitas Fisik -Rendah Buah/Sayur . PJK. Keluarga & Masy.Intervensi Pencegahan Kematian prematur dan Kecacatan Tatalaksana kasus stroke.Alkohol FAKTOR SOSIAL .

KARAKTERISTIK HIPERTENSI DI INDONESIA .

KARAKTERISTIK DIABETES DI INDONESIA 9 .

DATA SURVEILANS PTM PKM KEC.LABUHAN BADAS HIPERTENSI DM : Asma KLL CAL Tiroid Strook : : : 577 Org 300 Org : 180 Org 369 Org 50 Org : 15 Org : 20 Org .

Sex •Keturunan dll Risiko Perilaku • Tembakau • Diet • Alkohol • Aktifitas Fisik • Stress Faktor Risiko / Penyakit Antara Faktor Lingkungan : Globalisasi. Modernisasi.PENYAKIT TIDAK MENULAR Faktor Risiko dan Fase Akhir Risiko Melekat •Umur. Polusi dll •Hipertensi •Diabetes •Obesitas • Dislipidemia •Lesi pra kanker •Bronkhitis kr/ emfisema paru/ efusi pleura Fase Akhir •PJK -PD •Strok •Diabetes •Ginjal Kronik •Kanker •PPOK . Sosio-ekonomi daya.

.

Kerja • Perumahan •Sekolah Posbindu PTM • Merokok • Diet • Aktif Fisik • Stres •Hipertensi •Hiperkolestrol •Obesitas •Hiperglikemi Deteksi & Tindak Lanjut Dini BIOLOGI PTM KuratifRehabilitatif Pengkayaan Lingkungan Kondusif Peningkatan Kemampuan masyarakat Peningkatan Pengetahuan / Keterampilan petugas Kesehatan Peningkatan Faskes. Obat.STRATEGI KOMPREHENSIF KOMPREHENSIF PENGENDALIAN PENGENDALIAN STRATEGI PTM PTM •Status Sosial GAYA HIDUP Promosi Kesehatan • Geografis • Ling. Alkes dll Monitoring-Evaluasi Surveilans Promosi Kesehatan ADVOKASI KEBIJAKAN PPTM KUNGAN •Gender JEJARING KERJA-KEMITRAAN PPTM “TRIPLE Acs” SURVEILANS & REGISTRI LING •Umur Penguatan Dukungan Aksi Masyarakat KOORDINASI DAN SINKRONISASI PROGRAM STRUKTUR SOSIAL Promotif “Health in All Policy” INFORMASI Bina Upaya Yankes .

peakflow meter. enzim jantung Pemeriksaan penyakit jantung** 3 Uji Fungsi gambaran fungsi paru paru** *Dilaksanaakan di Posbindu PTM **Jika tersedia dan dilaksanakan di fasyankes (puskesmas) Alat yang digunakan Body Fat Analyzer/ Alat Ukur Analisa Lemak Tubuh. Rapid test lemak darah EKG.PEMERIKSAAN DETEKSI DINI PTM No 1 2 Pengukuran FAKTOR RISIKO PTM* -Obesitas -Hipertensi -Gangguan sal napas -Hiperglikemia -Dislipidemia Hasil Pengukuran Berat Badan (BB) % Kadar Air Tubuh % Massa Otot Kebutuhan Basal Metabolisme Indeks Massa Tubuh Lingkar perut Tekanan darah Uji fungsi paru sederhana Gula darah Lemak darah Rekam jantung. Sphygmomanometer air raksa atau digital. biomaker (enzim jantung) Spirometer . Glukometer. Pita ukur.

PENGEMBANGAN PELAYANAN DAN PENYELENGGARAAN PTM DI PUSKESMAS • Promosi PTM PROMKES UPAYA KESEHATAM PENGENDALIAN PENYAKIT Revitalisasi Puskesmas PUSKESMAS PTM •Tatalaksan a PTM • Promotif • Preventif • Kuratif • Rehabilitatif • Deteksi dan Tindak lanjut dini PTM •Rujukan PTM • Rehabilitasi bersumberday a masyarakat • Respon Cepat kegawatdarur atan. Sarana dan Prasaran a . 1). SDM 2). MANAJEM EN PELAYANA N 3). cedera dan tindak kekerasan.

PROGRAM MONITORING DAN DETEKSI DINI FR-PTM Klinik swasta Puskesmas Dokter Keluarga DESA SIAGA Posbindu PTM Pemda Masyarakat PROMKES UPAYA KESEHATAM PENGENDALIAN PENYAKIT Profesi .

Indeks Massa Tubuh dan analisa lemak tubuh Sadari/CBE (Pemeriksaan Payudara sendiri) Pemeriksaan Tekanan Darah Posbindu Plus Layanan Posbindu Dasar Pemeriksaan Gula Darah Posbindu Utama Layanan Posbindu Plus Pemeriksaan Kolesterol Darah IVA .KLASIFIKASI LAYANAN DETEKSI DAN TINDAK LANJUT DINI POSBINDU-PTM Posbindu Dasar Wawancara Terarah Faktor Risiko dengan Instrumen Pemeriksaan Berat Badan. Tinggi Badan.

Posbindu PTM 18 .

sinkronisasi yang Sinergis dengan berbagai pihak terkait baik lintas program.PENUTUP  Masalah PTM meningkat dan mengancam pertumbuhan Ekonomi Bangsa  Spektrum masalah PTM sangat Luas NAMUN Mempunyai Faktor Risiko Bersama  Gaya Hidup  Pengendalian yang efektif & efisien Fokus Pada Faktor Risikonya secara terintegrasi  Pengendaliannya memerlukan koordinasi. dan Profesi  Pengendaliannya memerlukan dukungan sektor lain  Health in All Policy  Jejaring kerja Aktif untuk “Triple Acs” di Pusat & Daerah sangat diperlukan . integrasi.

MARI MENUJU MASA MUDA SEHAT HARI TUA NIKMAT DENGAN PERILAKU C E R D I K TANPA PTM CERDIK Cek kondisi kesehatan anda secara rutin dan teratur Enyahkan asap rokok dan polusi udara lainnya Rajin Aktifitas fisik dengan gerak olah raga dan seni Diet yang sehat dengan kalori seimbang (rendah gula. garam dan lemak serta kaya serat) Istirahat yang cukup Kendalikan stres .

TERIMAKASIH .