Anda di halaman 1dari 25

KARBOHIDRAT

By : Elza Safitri, S.Si

Karbohidrat
Komposisi dasar Karbohidrat
I
H - C - OH
I

(CH2O)n

Karbohidrat
Kumpulan besar senyawa-senyawa Hidrogen dan Oksigen dengan
perbandingan (seperti pada air /H2O), dan dikombinasikan dengan
Karbon. Rumusnya secara umum ditulis Cn(H2O)n.
Secara keseluruhan adalah senyawa organik yang paling banyak
ditemukan di alam, diproduksi tumbuhan hijau melalui fotosintesa,
CO2-nya diambil/ didapatkan dari udara.
Karbohidrat pada prinsipnya terdiri dari :
Gula
Pati
Dextrin
Sellulosa
Glikogen
Yang paling sederhana adalah Gula sederhana (Monosaccharida),
yang mengandung gugus aldehid (aldosa) atau keton (ketosa)
yang terpenting : glukosa dan fruktosa
Dua molekul monosaccharida yang bergabung bersama,
dihubungkan oleh Oxigen dan kehilangan 1 molekul air disebut
Disaccharida yang terpenting : Sukrosa (gula tebu), maltosa dan
laktosa

Karbohidrat
Polisaccharida mempunyai molekul yang besar (misalnya 10
unit pada glikogen, 25 unit pada pati dan 100 s/d 200 unit
pada sellulosa) yang tersusun dari satu ataupun beberapa
macam Monosaccharida
Berfungsi pada makhluk hidup sebagai struktur yang
essensial dan sebagai cadangan energi.
Struktur utamanya:
Tumbuhan sellulosa & hemisellulusa
Hewan
Khitin (komponen utama eksoskeleton arthropoda)
Glucoprotein (pada membran sel kaya akan
glucoprotein)
Sebagai penyimpanan energi
Tumbuhan pati
Hewan glikogen
Bila energi dibutuhkan karbohidrat akan dipecah oleh
enzim

Karbohidrat
Karbohidrat digunakan pada pabrik-pabrik film, plastic dan
produk lainnya.
Sellulosa (salah satu karbohidrat) bisa dikonversi
menjadi viscosa rayon, acetate rayon, dan produk
kertas.
NitroSellulosa (sellulosa nitrat) digunakan dalam
memproduksi film (motion picture film), semen,
guncotton, celluloid dan produk-produk plastic lainnya.
Pati digunakan dalam prosa pembuatan makanan.
Pectin (pembuat jelli), gum Arabic dan Agar-agar
digunakan dalam memproduksi bahan-bahan perekat
dan emulsi.
Gum Arabic juga digunakan dalam dunia obat-obatan,
agar-agar merupakan kandungan laksatif dan juga
sebagai media untuk bakteri maupun jamur.

Aldosa

Biokimia 2008

Ketosa

Biokimia 2008

fig 9-3a

Gula D atau L
Penandaan D & L didasarkan pada konfigurasi
C asimmetris tunggal pada gliseraldehid.
CHO

CHO
H

OH

HO

L-glyceraldehyde

CHO
H

OH

CH2OH

D-glyceraldehyde

CH2OH

CH2OH

D-glyceraldehyde

CHO
HO

CH2OH

L-glyceraldehyde

Biokimia 2008

H
HO
H
H

2
3
4
5
6

CHO
C

OH

OH (linear form)

OH

D-glucose

CH2OH
6 CH2OH

6 CH2OH

H
4

OH

H
OH

OH

-D-glucose

OH

H
4

OH

H
OH
3

OH

OH

-D-glucose

Derivat (turunan) Gula


H

OH

OH

OH

CH2OH

D-ribitol

CHO

COOH

CH2OH

OH

HO

OH

OH

OH

OH

OH

HO

CH2OH

COOH

D-gluconic acid D-glucuronic acid

CH2OH

CH2OH
H

O
H
OH

H
OH

OH
H

NH2

-D-glucosamine

O
H
OH

H
O OH

OH
H

N
H

CH3

-D-N-acetylglucosamine

Ikatan Glikosidis (Glycosidic


Bonds)

H OH

H OH
H2 O

H O
HO
HO

H
H

H
OH

CH3 -OH

H O

HO
HO

H
H

OH

-D-glucopyranose

methanol

H
OH
OCH3

methyl--D-glucopyranose

Disaccharida

Biokimia 2008

Disaccharida

Biokimia 2008

Biokimia 2008