Anda di halaman 1dari 7

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Rancangan Penelitian
Rancangan penelitian merupakan hasil akhir dari suatu tahap keputusan
yang di buat oleh peneliti berhubungan dengan bagaimana suatu penelitian bisa di
terapkan (Nursalam, 2011 : 77).
Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode deskriftif, yaitu bertujuan untuk mendiskripsikan (memaparkan) peristiwa
atau kejadian yang urgen pada saat ini secara sistematis dan lebih menekankan
pada data faktual daripada penyimpulan serta tidak ada analisis sehingga tidak
diperlukan adanya hipotesis (Nursalam, 2011 : 80)
Metode penelitian deskriftif digunakan dalam penelitian ini untuk
mengetahui secara objektif tentang bagaimana gambaran pengetahuan masyarakat
tentang antibiotik, penggunaan dan resistensinya di Desa Teluk Mesjid
Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun 2016.
B. Populasi Dan Sample
1. Populasi penelitian
Populasi adalah subjek misalnya manusia, klien yang memenuhi
kriteria yang telah ditetapkan (Nursalam, 2011 : 89).
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat di Desa Teluk
Mesjid Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara berjumlah
439 orang.
2. Sampel penelitian
Sampel terdiri dari bagian populasi yang terjangkau yang dapat di
pergunakan sebagai subjek penelitian melalui sampling (Nursalam, 2011 : 91).

Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian masyarakat di Desa Teluk


Mesjid Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara. Untuk
menentukan besarnya sampel pada penelitian ini menggunakan rumus sebagai
berikut :

Keterangan :
n = jumlah sampel
N = jumlah populasi
d = tingkat signifikansi (Nursalam, 2011 : 92)
Berdasarkan rumus diatas, di ketahui jumlah populasi (N) adalah 439
orang, tingkat kepercayaan (d) yang digunakan peneliti 0,1. Maka populasi
yang akan dijadikan sampel (n) yaitu sebanyak :

Jadi banyaknnya sampel yang akan dijadikan respoden pada penelitian


ini berjumlah 81 orang.
Untuk memudahkan peneliti dalam menyelesaikan sampel pada
populasi penelitian ini, peneliti menggunakan teknik simple random sampling
yaitu pengambilan sampel dengan cara acak tanpa memperhatikan strata yang
ada dalam anggota populasi (Hidayat, 2008 : 32).
Teknik simple random sampling dalam penelitian ini adalah dengan
memberi semua anggota populasi nomor identitas, kemudian semua nomor

identitas populasi tersebut dimasukkan kedalam kotak dan diaduk, selanjutnya


dikeluarkan secara acak sebanyak 81 nomor identitas.
3. Kriteria subjek penelitian
a. Kriteria penelitian
Kriteria inklusi adalah karakteristik umum subjek penelitian dari
suatu populasi target yang terjangkau dan akan diteliti (Nursalam, 2011 :
92).
Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat di Desa Teluk
Mesjid Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan
kriteria inklusi sebagai berikut :
1) Bersedia menjadi responden
2) Responden kooperatif
3) Responden berusia 21-44 tahun
4) Responden bisa membaca dan menulis
b. Kriteria Ekslusi
Kriteria ekslusi adalah menghilangkan/mengeluarkan subjek
yang memenuhi kriteria inklusi dari studi karena berbagai sebab
(Nursalam, 2011 : 92).
Subjek dalam penelitian ini yang termasuk dalam kriteria ekslusi
adalah sebagai berikut :
1) Tidak mempunyai tempat tinggal sendiri
2) Tinggal di Desa Teluk Mesjid kurang dari1 tahun
3) Tidak berada di tempat pada saat penelitian dilakukan
C. Variabel Penelitian
Variabel adalah perilaku atau karakteristik yang memberikan nilai beda
terhadap sesuatu benda, manusia, dan lain-lain (Nursalam, 2011 : 97).
Variabel penelitian dalam penelitian ini hanya menggunakan satu
variabel yaitu pengetahuan masyarakat tentang antibiotik, penggunaan dan
resistensinya.
D. Definisi Operasional Variabel
Definisi operasional adalah mendefinisikan variabel secara operasional
berdasarkan karakteristik yang diamati, sehingga memungkinkan peneliti untuk

melakukan observasi atau pengukuran secara cermat terhadap suatu objek atau
fenomena (Hidayat, 2008 : 35).
Table 3.1 Definisi Operasional Variabel

Variabel
Pengetahuan
masyarakat
tentang
antibiotik,
penggunaan
dan
resistensinya

Definisi
Operasional
Segala
sesuatu
yang
diketahui
oleh
masyarakat
tentang
obat
antibiotik,
penggunaan
antibiotik
yang
rasional,
dan
resistensi
antibiotik

Parameter

Alat Ukur

Skala

Hasil
Ukur

Pengetahuan
Kuesioner Ordinal Baik
:
responden
76%mengenai
100%
antibiotik,
Cukup :
penggunaan dan
56%-76%
resistensinya yang
Kurang :
meliputi :
<56%
a. Obat antibiotik
(Arikunto
b. Penggunaan
dalam
antibiotik yang
wawan
rasional
dan
c. Resistensi
Dewi,
antibiotik
2010: 18)

Sumber: Data Primer, 2016

E. Teknik Pengumpulan Data


Pengumpulan data adalah suatu proses pendekatan kepada subjek dan
proses pengumpulan karakteristik subjek yang di perlukan dalam suatu penelitian
(Nursalam, 2011 : 111).
1. Data primer
Pengumpulan data primer dilakukan dengan koesioner atau angket yang
dibagikan kepada masyarakat di Desa Teluk Mesjid Kecamatan Sungai
Pandan Kabupaten Hulu sungai Utara.
2. Data sekunder
Data sekunder diperoleh dari Puskesmas Alabio yang mendukung penelitian
ini seperti laporan pemakaian dan permintaan obat (LPLPO) Bulan Maret

Tahun 2016 mengenai pemakaian obat antibiotic dan jenis antibiotic


terbanyak diresepkan.
F. Analisa Data
Menurut Hidayat (2010: 95), dalam proses pengolahan data terdapat
langkah-langkah yang harus di tempuh peneliti, diantaranya :
1. Editing
Editing adalah upaya untuk memeriksa kembali kebenaran data yang
diperoleh atau dikumpulkan. Editing dapat dilakukan pada

tahap

pengumpulan data atau setelah data terkumpul. Pada penelitian ini peneliti
melakukan pengecekan kebenaran dan kelengkpan jawaban responden.
2. Coding
Coding merupakan kegiatan pemberian kode numeric (angka) terhadap data
yang terdiri atas beberapa kategori. Pemberian kode ini sangat penting bila
pengolahan dan analisa data menggunakan computer. Biasanya dalam
pemberian kode dibuat juga daftar dan artinya dalam satu buku (code book)
untuk memudahkan kembali melihat lokasi dan arti suatu kode dari suatu
variable. Jawaban yang benar di beri kode 1 dan jawaban yang salah diberi
kode 0.
3. Data Entry

Data Entry adalah kegiatan memasukkan data yang telah dikumpulkan


kedalam master tabel dan database komputer, kemudian membuat distribusi
frekuensi sederhana atau bisa juga dengan membuat tabel kontigensi.
4. Melakukan teknik analisis
Setelah data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, data
dianalisi. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan analisa statistik
deskriftif. Analisa statistik deskriftif yaitu suatu prosedur pengolahan data

dengan menggambarkan dan meringkas data dengan cara ilmiah dalam bentuk
tabel atau grafik (Setiadi, 2013: 148).
Sebelum melakukan analisa data terlebih dahulu peneliti memberikan
scoring pada setiap pertanyaan pada kuesioner. Untuk memberikan skor pada
penelitian ini, peneliti menggunakan skala Guttman.
Skala Guttman merupakan skala pengukuran dengan jawaban ya atau
tidak dan setuju atau tidak (Hidayat, 2008: 36). Skala Guttman ini pada
umumnya dibuat seperti checklist dengan interpretasi penilaian, jika
responden menjawab benar skor 1 dan jika responden menjawab salah skor 0.
Setelah dilakukan perhitungan total skor jawaban yang diperoleh
responden, kemudian peneliti melakukan analisa data dengan menghitung
persentase dengan menggunakan rumus sebagai berikut :

Keterangan :
P = persentase
f = jumlah jawaban yang benar yang dipilih responden
n = jumlah seluruh pertanyaan (Setiadi, 2007: 80)
Dari persentase diatas selanjutnya ditafsirkan kedalam bentuk data
kualitatif dengan menggunakan skala Baik bila hasil : 76%-100%, Cukup bila
hasil : 56%-76% dan Kurang bila hasil <56% (Arikunto dalam Wawan dan
Dewi, 2010: 18).
G. Intrumen Penelitian
Instrumen penelitian adalah alat-alat yang digunakan untuk pengumpulan
data (Notoatmodjo, 2012: 87). Instrumen penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini adalah kuesioner.
Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk
memperoleh informasi dari responden, dalam arti laporan tentang pribadinya atau
hal yang ia ketahui (Nursalam, 2011: 109).

Dalam penelitian ini peneliti menggunakan kuesioner yang berisi 20


pertanyaan, yang terdiri dari 5 pertanyaan tentang obat antibiotik, 10 pertanyaan
tentang penggunaan antibiotik yang rasional dan 5 pertanyaan tentang resistensi
antibiotik yang disajikan dalam bentuk pertanyaan tertutup artinya semua jawaban
yang ada benar atau salah.
Dalam kuesioner penelitian ini, terdiri dari data umum dan data khusus
yang harus diisi oleh responden.
1. Data umum
Data yang dijaring dalam data umum meliputi umur, pendidikan, pekerjaan
dan jenis kelamin responden.
2. Data khusus
Untuk mengumpulkan data pengetahuan responden tentang antibiotik,
penggunaan dan resistensinya, digunakan kuesioner dengan pilihan jawaban
pertanyaan ya atau tidak, untuk jawaban yang benar diberi nilai 1 dan jawaban
yang salah diberi nilai 0.
H. Waktu Dan Tempat Penelitian
1. Waktu penelitian
Waktu penelitian ini dimulai dari bulan Maret 2016 sampai dengan
bulan Juli 2016.
2. Tempat penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Teluk Mesjid Kecamatan Sungai
Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara.