Anda di halaman 1dari 7

OSI SEVEN LAYER DAN TCP/IP

TUGAS I
Mata Kuliah Jaringan dan Arsitektur Telekomunikasi

Oleh:
Syahroni Wahyu Iriananda (156060300111006)

PROGRAM STUDI PASCA SARJANA
MINAT SISTEM KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2016

karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Keywords—OSI Layer. Minat Sistem Komunikasi dan Informatika Malang. Universitas Brawijaya. peralihan atau konstitusi jaringan komputer yang sangat heterogen. PENDAHULUAN Pada tahun 1977 sebuah organisasi standar internasional (ISO) membentuk sebuah sub-komite untuk merumuskan standar yang memungkinkan pertukaran.com Abstract— Open System Interconnection merupakan sebuah standar model arsitektur jaringan komputer yang dibuat dan diimplementasikan oleh dua organisasi standar internasional yaitu International Organization for Standardization (ISO) dan International Telecommunication Sector Standar Union-Telekomunikasi (ITU-T). Sebelum munculnya model referensi OSI. Indonesia roniwahyu@gmail.Open System Interconnection (OSI) Layers dan Transmission Control Protocol/Internet Protocol Sebuah Ringkasan Studi Perbandingan Syahroni Wahyu Iriananda Pascasarjana Teknik Elektro. maka TCP/IP hanya menggunakan 5 lapisan saja. Program OSI tumbuh dari kebutuhan untuk standar jaringan internasional dan dirancang untuk memfasilitasi komunikasi antara hardware dan software sistem meskipun ada perbedaan pada arsitektur yang mendasarinya. sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). sehingga model ini disebut juga dengan model "Model 7 Lapisan OSI" (OSI 7 Layer Model). II. Jika Model OSI bekerja dengan 7 lapisan. OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. karena protokol ini mampu bekerja dan diimplementasikan pada lintas perangkat lunak (software) di berbagai sistem operasi Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack. Prioritas utama Sub-komite in adalah membangun arsitektur OSI atau “Open System Interconnection” (ISO/TC97/SC16). TCP/IP. Tidak adanya suatu protokol yang sama. Artikel ini memberikan ringkasan dari rangkaian protokol OSI dan menggambarkan pemetaan terhadap model referensi OSI secara umum dan membahas tentang TCP/IP sebagai model arsitektur jaringan yang banyak digunakan saat ini.Internet. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri. membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi. I. Model OSI bekerja dengan 7 lapisan. Pada akhir tahun 70-an dan awal tahun 80-an sebuah proyek di DARPA mengembangkan arsitektur lain yaitu TCP/IP yang merupakan gabungan dari protokol TCP (Transmission Control Protocol) dan IP (Internet Protocol). OSI berfungsi sebagai kerangka kerja untuk mendefinisikan protokol standar. KONSEP OSI LAYER Dalam perkembangannya protokol OSI saat ini terdiri dari berbagai protokol standar yang didasarkan pada model dasar referensi OSI. .

Presentation Layer Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Session Layer Menentukan bagaimana dua terminal menjaga. . TCP. dan SPX ( Sequence Packet Exchange). Selain itu. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah UDP. C. E. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah RPC (Remote Procedure Call). IP atau Internet Protocol. Transport Layer Berfungsi untuk memecah data ke dalam paketpaket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. umumnya digunakan untuk tugas ini. Termasuk jenis-jenis protokol jaringan dan metode transmisi. Application Layer Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Network Layer Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP. data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Presentation Layer Berfungsi untuk mentranslasikan atau konversi data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak pemantul (redirector software). mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan. seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya. Peta Rangkaian Protokol OSI untuk Semua Lapisan Model Referensi OSI Ketika data ditransfer melalui jaringan. dan mentransmisikan ulang terhadap paket-paket yang hilang di tengah jalan. translasi data. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim. atau dihancurkan. Gambar 1. membuat header untuk paket-paket. maka akan ditambahkan satu label atau identitas data sedangkan pada sisi penerima label atau identitas tersebut akan dihapus sesuai dengan layernya. memelihara dan mengatur koneksi. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen. B. Protocol lainnya seperti IPX. kemudian di sisi penerima.gif dan JPG untuk gambar. SMTP. dan service lain yang jalan di jaringan. Protokol D. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP. dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu perancang jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data.. pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement). Koneksi di layer ini disebut “session”. dan DSP (AppleTalk Data Stream Protocol). seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP). dan NFS. dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3. A. Selain itu. sebelumnya data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal. dan POP3. Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. Application Layer Application Layer berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan. di level ini juga dilakukan resolusi nama. Rangkaian OSI Layer menerapkan dua jenis layanan jaringan: . Beberapa fungsi yang mungkin dilakukan oleh Layer Network · Membagi aliran data biner ke paket diskrit dengan panjang tertentu · Mendeteksi Error · Memperbaiki error dengan mengirim ulang paket yang rusak · Mengendalikan aliran Protokol OSI menetapkan dua protokol routing di lapisan jaringan: 1. enkripsi dan konversi. dipelihara.bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. seperti program email. Internet Packet eXchange. FTP. mulai dari layer aplikasi sampai physical layer. Layer ini membentuk kode konversi. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer. End System-to-Intermediate System (ES-IS) 2. Lapisan ke-5 ini berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat. Intermediate System-to-Intermediate System (ISIS).

dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF. bridge. Net BEUI. Token Ring / IEEE 802. dan Internet Engineering Task Force (IETF). Lapisan ini bertanggung jawab untuk mentransfer frame dari satu host ke yang lain. CMNS melakukan fungsi yang terkait dengan pembentukan eksplisit jalur antara berkomunikasi entitas lapisan transport. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih highlevel. Berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. rusak. nirkabel.4) dan Tokenring (802. paket terstruktur untuk data). yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC). pemeliharaan. COMP adalah sebuah protokol jaringan lapisan OSI yang membawa lapisan atas data dan indikasi kesalahan atas link connectionoriented. Spesifikasi IEEE 802. F.1. atau digandakan.25 Packet-Layer Protocol (PLP).5) adalah protocol pada layer Data-link. arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring). skema pengalamatan. Layanan Jaringan Connectionless Jaringan Connectionless diimplementasikan dengan menggunakan Connectionless Network Protocol (CLNP) dan connectionless Network Service (CLNS). Selain itu. KONSEP TCP/IP Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu. CLNS menyediakan layanan lapisan jaringan ke lapisan transport melalui CLNP. Protokol yang didukung media akses mencakup IEEE 802. CMNS juga menyediakan mekanisme untuk meminta kualitas tertentu layanan (QoS). pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)). topologi jaringan dan pengabelan. CoNp didasarkan pada X. ARP. sebagai contoh kabel. hub dan network card adalah berada pada layer ini. atau media transmisi lainnya. Selain itu. Hal ini bertentangan dengan CLNS. dan pemutusan. Peralatan seperti repeater. Tokenbus (802. 2. Berbagai macam protokol media akses didukung dalam OSI protokol memungkinkan protokol lainnya suite ada dengan mudah bersama OSI pada media jaringan yang sama. CLNS tidak melakukan setup koneksi atau penghentian karena jalur ditentukan secara independen untuk setiap paket yang ditransmisikan melalui jaringan. Ini adalah media di mana sinyal digital ditransmisikan. Protokol OSI Suite mendukung berbagai protokol standar media akses pada lapisan link fisik dan data. G. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah DDP (Delivery Datagram Protocol). dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub. FDDI (Fiber Distributed Data Interface). kabel koaksial.2 LLC. Selain itu. serat optik. karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan. misordered. layer data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical. IEEE 802. adalah Ethernet. Lapisan data link paket bit mentah dari lapisan fisik menjadi frame (logis. Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network. X.5. III. yang berarti bahwa tidak ada jaminan ada bahwa data tidak akan hilang. X. repeater. Hal ini ditentukan dalam ITU-T Rec. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melalui media jaringan. pada level ini terjadi koreksi kesalahan. level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio. Hal ini bisa merupakan kabel twisted pair. Physical Layer Lapisan fisik Ini adalah layer yang paling sederhana. berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi antar peralatan. Lapisan ini berkaitan dengan colokan fisik dan soket dan spesifikasi listrik dari sinyal saja. Layanan jaringan berorientasi koneksi OSI diimplementasikan dengan menggunakan ConnectionOriented Network Protocol (COMP) dan ConnectionMode Network Service (CMNS). dan RARP (Reverse ARP).2 & 802.3. Layanan Jaringan Connection-oriented. metode pensinyalan. Ethernet (802. flow control. . transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical.3). ITU-T Rec. membagi level ini menjadi dua level anak.222 dan lain-lain. Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP. ISDI.212 [ISO / IEC 8886]. mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. CLNP menyediakan antarmuka antara Connectionless Layanan Jaringan (CLNS) dan lapisan atas. dan X. Internet Architecture Board (IAB). sinkronisasi bit. seperti halnya Internet Society (ISOC). dan switch layer 2 beroperasi. Lapisan ini berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan. CLNS menyediakan pengiriman upaya terbaik. Data Link Layer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical. Fungsi ini meliputi setup koneksi.25. dan ATM. CLNS bergantung pada protokol lapisan transport untuk melakukan deteksi dan koreksi kesalahan.

Konsep Model TCP/IP Setiap lapisan yang dimiliki oleh kumpulan protokol (protocol suite) TCP/IP diasosiasikan dengan protokolnya masing-masing. sebuah alamat IP pun dapat dibagi menjadi dua bagian. kadang-kadang disebut sebagai DARPA Model. Simple Network Management Protocol (SNMP). Pengalamatan IP (IP Addressing) merupakan alamat logis yang terdiri atas 32-bit (empat oktet berukuran 8-bit) yang umumnya ditulis dalam format www. Domain Name System (DNS). B.xxx.Arsitektur TCP/IP tidaklah berbasis model referensi tujuh lapis OSI. File Transfer Protocol (FTP). dan Internet Group Management Protocol (IGMP). mengingat TCP/IP merupakan protokol yang awalnya dikembangkan dari proyek ARPANET yang dimulai oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. kadangkadang disebut sebagai DARPA Model. Protokol dalam lapisan ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP). serta Asynchronous Transfer Mode (ATM).zzz. Host-to-Host Layer Berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat connection-oriented atau broadcast yang bersifat connectionless. Seperti diperlihatkan dalam diagram. A. Integrated Services Digital Network (ISDN). Address Resolution Protocol (ARP). Internet Model. Dalam beberapa implementasi stack protokol. Protokol ini mencakup protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP). seperti halnya Microsoft TCP/IP. yakni Network Identifier (NetID) yang dapat mengidentifikasikan jaringan lokal dalam sebuah internetwork dan Host identifier (HostID) yang dapat mengidentifikasikan host dalam jaringan tersebut. Protokol TCP/IP menggunakan dua buah skema pengalamatan yang dapat digunakan untuk mengidentifikasikan sebuah komputer dalam sebuah jaringan atau jaringan dalam sebuah internetwork. Internet Model. Application Layer Bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP. mulai dari teknologi transport dalam LAN (seperti halnya Ethernet dan Token Ring). C. Sebagai contoh. Empat lapis ini. Internet Control Message Protocol (ICMP). Simple Mail Transfer Protocol (SMTP). TCP/IP merngimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis. atau DoD Model. Internetwork Layer Bertanggung jawab untuk melakukan pemetaan (routing) dan enkapsulasi paket-paket data jaringan menjadi paket-paket IP. dan masih banyak protokol lainnya. MAN dan WAN (seperti halnya dial-up modem yang berjalan di atas Public Switched Telephone Network (PSTN). TCP/IP dapat bekerja dengan banyak teknologi transport. D.yyy. atau DoD Model. Empat lapis ini. Telnet. Empat lapis ini. protokol-protokol lapisan aplikasi berinteraksi dengan menggunakan antarmuka Windows Sockets (Winsock) atau NetBIOS over TCP/IP (NetBT). Hypertext Transfer Protocol (HTTP). Protokol yang bekerja dalam lapisan ini adalah Internet Protocol (IP). dapat dipetakan (meski tidak secara langsung) terhadap model referensi OSI. dapat dipetakan (meski tidak secara langsung) terhadap model referensi OSI. TCP/IP merngimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis. alamat . mengingat TCP/IP merupakan protokol yang awalnya dikembangkan dari proyek ARPANET yang dimulai oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Empat lapis ini. Network Interface Layer Gambar 2. tetapi menggunakan model referensi DARPA. Dengan menggunakan subnet mask yang diasosiasikan dengannya. Protokol utama dalam protokol TCP/IP adalah sebagai berikut: Bertanggung jawab untuk meletakkan frame-frame jaringan di atas media jaringan yang digunakan.

perbedaan mendasar antara TCP/IP dan OSI adalah pada jumlah layernya. pada OSI layer menggunakan model 7 layer sedangkan pada TCP/IP menggunakan 4 layer. TCP/IP lebih sederhana daripada OSI. 2013. 1994. mendukung internet.org/wiki/Model_OSI [4] WIKIPEDIA.w3schools. Namun TCP/IP lebih fleksibel dalam penggunaan.htm [6] http://www. yang dapat dilakukan secara manual (statis) atau menggunakan Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) (dinamis).com/osi1. V. Namun hal menjadikan layanan antarmuka dan protocol menjadi tidak karena belum didefiniskan sebelumnya.org/wiki/Internet_protocol_suite [5] http://computer. [1] Dokumen ISO/IEC 7498-1.116. KESIMPULAN Dengan demikian antara model protocol OSI dan model TCP/IP dapat dibuat kesimpulan dalam Tabel 1.044 dapat dibagi dengan menggunakan subnet mask 255. Perbandingan Antara OSI Seven Layer dengan TCP/IP . http://standards.008. Transmission Control Protocol/Internet Protocol https://id.wikipedia.255. Protokol TCP sangat bergantung.000 ke dalam Network ID 205.116.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/ s020269_ISO_IEC_7498-1_1994(E) [2] CISCO DOCWIKI.howstuffworks. http://docwiki.205. [2] Rachelle L Miller. TCP/IP dan OSI Layer memiliki kebihan dan kekurangan masing-masing.asp Gambar 4. Open System Interconnection. REFERENSI [1] Depavath Harinath.255. SANS Institute InfoSec Reading Room. namun pada saat ini TCP/IP jauh lebih berkembang. IP tidak andal paket Handal semua Tabel 1.008. karena protokol inilah internet dapat kita nikmati seperti saat ini. lebih kredibel.com/wiki/Open_System_Interconn ection_Protocols [3] WIKIPEDIA.cisco.iso. Dalam tabel tersebut. 2001.000 dan Host ID 44. No TCP/IP Reference Model OSI Reference Model 1 Ditetapkan setelah munculnya internet Ditetapkan sebelum munculnya internet 2 Layanan antarmuka dan protokol tidak jelas dibedakan sebelumnya Layanan antarmuka dan protokol jelas dibedakan sebelumnya 3 TCP/IP Mendukung kerja internet Tidak mendukung kerja internet 4 Lapisan longgar/fleksible Lapisan ketat/tidak fleksibel 5 Protokol bergantung Protokol tidak bergantung 6 Lebih kredibel Tidak Kredibel 7 TCP andal memberikan paket. Jendela Command Prompt Windows XP untuk melihat IP Address Alamat IP merupakan kewajiban yang harus ditetapkan untuk sebuah host. OSI Reference Model – A Seven Layered Architecture of OSI Model. Gambar 3. https://id.wikipedia. IJARCSSE.com/website/web_tcpip. IV. Dengan kata lain dari sisi jumlah lapisan protokol. The OSI Model: An Overview. Perbandingan antara protocol model OSI dengan TCP/IP TCP sangat handal dalam pengiriman paket sedangkan IP tidak.