Anda di halaman 1dari 8

PROPOSAL

PENELITIAN TINDAKAN KELAS
A.MENINGKATKAN KETERAMPILAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA
COOPERATIVE LEARNING TIPE CIRC PADA SISWA KELAS VII A SMPN 3 PARINGIN
KABUPATEN BALANGAN
B. PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG
Setiap guru menginginkan proses pembelajaran yang dilaksanakan menyenangkan
dan berpusat pada siswa.

Siswa antusias mengacungkan tangan untuk menjawab

pertanyaan atau memberikan pendapat, bersorak merayakan keberhasilan mereka, bertukar
informasi dan saling memberikan semangat. Dan tujuan akhir dari semua prose situ adalah
penguasaan konsep dan hasil belajar yang memuaskan.
Berdasarkan pengamatan dan pengalaman penulis dalam mengajar matematika
selama ini, siswa kurang memahami materi yang diajarkan guru dan mengalami kesulitan
dalam menyelesaikan soal matematika. Selanjutnya melalui sebuah diskusi dengan teman
sejawat, penulis mencoba mengidentifikasikan masalah sebagai berikut: bahwa mungkin
rendahnya hasil belajar matematika disebabkan karena (1) pendekatan pembelajaran yang
diberikan kurang sesuai, (2) metode mengajarnya kurang bervariasi, (3) keterampilan
berpikir siswa kurang maksimal (4) teknik penilaian tidak sesuai sehingga perkembangan
kemampuan siswa kurang terukur, (5) pemanfaatan lingkungan/alat peraga kurang , dan
dukungan belajar dari orang tua dan masyarakat rendah.
Mengingat masalah di atas jika tidak diselesaikan akan berakibat munculnya
masalah-masalah yang baru seperti siswa akan semakin kesulitan menerima materi pada
kelas berikutnya, peluang tidak lulus setelah ujian dan siswa semakin kurang memaknai
dan menyenangi pelajaran matematika.
Oleh karena itu, guru-guru secara kolaboratif mencoba mencari cara dan
menemukan model pembelajaran yang tepat agar penyebab masalah yang teridentifikasi di
atas dapat segera diatasi. Berdasarkan ide kolaboratif antar guru-guru matematika SMP
Negeri 3 Paringin. Maka model Cooperative Learning tipe CIRC (Cooperative Integrated

mempertanyakan. maka penelitian tindakan berbasis kelas yang akan dilaksanakan ini memiliki tujuan Untuk meningkatkan keterampilan siswa kelas VII SMP Negeri 3 Paringin dalam memahami dan menyelesaikan soal cerita melalui model Cooperative Learning Tipe CIRC. Implementasi/penerapan model pembelajaran tersebut akan diteliti secara kolaboratif melalui Penilitian Tindakan Kelas. Cooperative Learning di dalamnya ada Learning Society yang cocok untuk meningkatkan aktivitas kegiatan belajar. guru dapat menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif untuk saling bertanya. (Cooperative Integrated reading and Composition). TUJUAN PENELITIAN Sesuai dengan masalah penelitian yang akan dipecahkan melalui PTK. Kolaboratif di lakukan oleh peneliti dengan dibantu guru pelajaran matematika yang lain. maka secara kolaboratif. 3. Dalam Learning Society ini. 2. maka masalah yang dihadapi guru kelas VII SMP Negeri 3 Paringin adalah sebagai berikut: Apakah Cooperative Learning Tipe CIRC dapat meningkatkan keterampilan siswa kelas VII SMP Negeri 3 Paringin dalam menyelesaikan soal-soal cerita? Bentuk tindakan pemecahan masalah Untuk menjawab masalah tersebut di atas. . dan mengemukakan gagasan dalam kelompoknya.Reading and Composition) berbasis penemuan perlu diimplementasikan di SMP Negeri 3 Paringin guna meningkatkan keterampilan siswa dalam menyelesaikan soal cerita. bentuk tindakan untuk memecahkan masalahnya adalah dengan diterapkannya model pembelajaran Cooperative Learning tipe CIRC (Cooperative Integrated reading and Composition) berbasis penemuan. RUMUSAN MASALAH Atas dasar identifikasi penyebab masalah yang telah diuraikan pada latar belakang di atas.

Keterampilan siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Paringin dalam memahami makna kalimat soal cerita dan menyelesaikan soal cerita dapat meningkat. Bagi guru: 1. 3.4. Implementasi/penerapan model pembelajaran tersebut akan diteliti secara kolaboratif melalui Penelitian Tindakan Kelas. 2. 2. . khususnya dalam mata pelajaran matematika. RENCANA PEMECAHAN MASALAH Untuk menjawab masalah tersebut di atas. Merupakan upaya guru dalam menunjang program pemerintah pusat dalam meningkatkan kemampuan belajar dan hasil belajar siswa. Penerapan model Cooperative Learning tipe CIRC(Cooperative Integrated reading and Composition) berbasis penemuan dapat dikembangkan atau diterapkan pada siswa di kelas-kelas lain. maka secara kolaboratif. 5. Adanya inovasi model pembelajaran matematika dari dan oleh guru yang menitik beratkan pada penerapan model Cooperative Learning tipe CIRC (Cooperative Integrated reading and Composition). Kolaboratif di lakukan oleh peneliti dengan dibantu guru pelajaran matematika yang lain. bentuk tindakan untuk memecahkan masalahnya adalah dengan diterapkannya model pembelajaran Cooperative Learning tipe CIRC (Cooperative Integrated reading and Composition) berbasis penemuan. MANFAAT PENELITIAN Manfaat hasil penelitian yang di harapkan adalah sebagai berikut: Bagi siswa: 1. Hasil belajar siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Paringin dalam mata pelajaran matematika meningkat.

Menurut Boediono (2002:1) kompetensi merupakan pengetahuan. dan nilai-nilai dasar yang di refleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak. siswa perlu memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan soal cerita. Diperoleh panduan inovatif model pembelajaran matematika Cooperative Learning tipe CIRC (Cooperative Integrated reading and Composition) berbasis Penemuan. Dalam menyelesaikan soal cerita. khususnya dalam menyelesaikan soal cerita dapat dipercepat dan lebih ditingkatkan pula. Diharapkan akan mengurangi adanya siswa SMP Negeri 3 Paringin yang belum tuntas dalam materi kesebangunan yang disebabkan oleh rendahnya nilai matematika. 2. C. yang selanjutnya di harapkan dapat dipakai untuk kelas-kelas yang lainnya. Dan CIRC berbasis penemuan merupakan model pembelajaran yang tepat untuk melatih siswa berfikir tinggi. baik di SMP Negeri 3 Paringin maupun SMP-SMP yang lainnya. Jadi para siswa perlu dilatih untuk memiliki pemikiran yang tinggi (higher-level thinking) dalam matematika. Pengertian CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) . KAJIAN PUSTAKA Kurikulum 2006 yang dikenal Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) memasukkan keterampilan-keterampilan berpikir yang harus dikuasai anak disamping materi isi yang merupakan pemahaman konsep. keterampilan. keterampilan dan nilai-nilai dasar untuk melakukan sesuatu. Seharusnya. sesuai dengan usia mereka. pengetahuan dan keterampilan siswa SMP Negeri 3 Paringin. Dengan demikian.Bagi sekolah (SMP Negeri 3 Paringin): 1. dalam arti memiliki pengetahuan. Kebiasaan berfikir dan bertindak secara konsisten dan terusmenerus dapat memungkinkan seseorang menjadi kompeten. Jadi. siswa dituntut untuk berfikir tingkat tinggi (higherlevel thinking). permasalahan dalam penelitian ini layak untuk dipecahkan melalui Penelitian Tindakan Kelas dengan menerapkan model pembelajaran CIRC.

melaksanakan tugas dalam suatu kelompok dengan menciptakan situasi dimana keberhasilan individu ditentukan atau dipengaruhi oleh keberhasilan kelompoknya. Dalam kelompok kecil. (4) Learning Society atau Team Learning. atau tingkat kecerdasan siswa. suku/bangsa. memahami ide pokok. dan menulis ikhtisar cerita atau memberikan tanggapan terhadap isi cerita. Dalam model pembelajaran CIRC. yaitu tahapan tindakan belajar yang harus dilaksanakan oleh kelompok dan guru memberikan bantuan kepada kelompok yang membutuhkannya. Kedelapan komponen tersebut adalah sebagai berikut. (6) Teaching Group. dan masing-masing siswa sebaiknya merasa cocok satu sama lain. yaitu pembentukan kelompok heterogen yang terdiri atas 4 sampai 5 siswa.misalnya diperoleh dari nilai rata-rata ulangan harian sebelumnya atau berdasarkan nilai rapor agar guru mengetahui kelebihan atau kelemahan siswa pada bidang tertentu. yakni pemberian materi secara . siswa diajarkan bagaimana bekerja sama dengan suatu kelompok. Siswa diajari menjadi pendengar yang baik. kreatif. Dalam kelompok ini tidak dibedakan atas jenis kelamin. Jadi. dalam kelompok ini sebaiknya ada siswa yang pandai. siswa ditempatkan dalam kelompok-kelompok kecil yang heterogen yang terdiri atas 4 atau 5 siswa. Sebelum di bentuk kelompok. dapat memberikan penjelasan kepada teman sekelompok. saling merevisa. (2) Placement test. (1) Teams. Salah satu ciri pembelajaran kooperatif adalah kemampuan siswa untuk bekerja sama dalam kelompok kecil yang heterogen. termasuk salah satu tipe model pembelajaran Cooperative Learning. berdiskusi. para siswa diberi suatu text / bacaan ( cerita/novel). model CIRC diterapkan dalam pembelajaran bahasa. (5) Team Scores and Team Recognition.CIRC singkatan dari Cooperative Integrated Reading and Composition. yaitu pemberian scor terhadap hasil kerja kelompok dan memberikan kriteria penghargaan terhadap kelompok yang berhasil secara cemerlang dan kelompok yang dipandang kurang berhasil dalam menyelesaikan tugas. menghargai pendapat orang lain dan sebagainya. Dengan pembelajaran kelompok. atau untuk mempersiapkan tugas tertentu dari guru. Pada awalnya. Masing-masing anggota dalam kelompok memiliki tugas yang setara. sedang atau lemah. kemudian siswa latihan membaca atau saling membaca. diharapkan para siswa dapat meningkatkan pikiran kritisnya. mendorong teman lain untuk bekerja sama. dan menumbuhkan rasa sosial yang tinggi. Model pembelajaran tipe CIRC memiliki delapan komponen. (3) Student Creative.

maka langkah yang ditempuh seorang guru mata pelajaran matematika adalah sabagai berikut. (e) Saling merevisi dan mengedit pekerjaan/penyelesaian (jika ada yang perlu direvisi). Guru siap melatih siswa untuk meningkatkan keterampilan siswanya dalam menyelesaikan soal cerita melalui penerapan pembelajaran tipe CIRC. (7) Facts Test. 1. . (d) Menemukan dan menuliskan penyelesaian soal ceritanya secara urut (menuliskan urutan komposisi penyelesaiannya). dan (8) Whole-Class Unit. yaitu pemberian rangkuman materi oleh guru di akhir waktu pembelajaran dengan strategi penemuan khususnya tentang pemecahan soal cerita. Setiap kelompok bekerja berdasarkan serangkaian kegiatan pola CIRC (Learnig Society). 4. (b) Membuat prediksi atau menafsirkan atas isi soal cerita. 2. Dengan mengadopsi model pembelajaran tipe CIRC untuk melatih siswa meningkatkan ketrampilannya dalam menyelesaikan soal cerita.singkat dari guru menjelang pemberian tugas kelompok. (c) Saling membuat ikhtisar atau rencana penyelesaian soal cerita. 3. apa yang ditanyakan. Guru berkeliling mengawasi kerja kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 4 atau 5 siswa. Guru memberitahukan agar dalam setiap kelompok terjadi serangkaian kegiatan spesific CIRC berbasis penemuan sebagai berikut. (a) Salah satu anggota kelompok membaca atau beberapa anggota saling membaca soal cerita tersebut. yaitu pelaksanaan test/ulangan berdasarkan fakta yang diperoleh siswa. termasuk menemukan dan menuliskan apa yang diketahui. dan (f) Menyerahkan hasil tugas kelompok kepada guru. Penerapan Model Cooperative Learning Tipe CIRC untuk menyelesaikan Soal Cerita. Guru mempersiapkan 1 atau 2 soal cerita dan membagikannya kepada setiap siswa dalam kelompok yang sudah terbentuk. Guru membentuk kelompok-kelompok belajar siswa (Learning society) yang heterogen. 1. dan memisalkan apa yang ditanyakan dengan suatu variabel tertentu.

Jika diperlukan guru dapat memberikan bantuan kepada kelompok secara proporsional. keterlibatan siswa untuk belajar secara aktiv merupakan salah satu indikator keefektifan belajar. Melalui penerapan model pembelajaran. maka hasil belajar siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Paringin dalam menyelesaikan soal cerita dapat ditingkatkan. Denagn demikian siswa tidak hanya menerima saja materi pengajaran yang diterima guru. 3. model Cooperative Learning tipe CIRC berbasis penemuan. Penggunaan metode pembelajaran selalu ada dalam setiap proses pembelajaran. Penggunaan metode pembelajaran yang tepat akan mempengaruhi minat belajar siswa dan dapat meningkatkan mutu / hasil belajar siswa. Ketua kelompok melaporkan keberhasilan kelompoknya atau melapor kepada guru tentang hambatan yang dialami kelompoknya.2. metode dan media pembelajaran disekolah. Dalam hal ini. Dengan demikian berdasarkan landasan . Metode pembelajaran sebagai bagian dari komponen dalam proses pembelajaran yang memiliki fungsi sebagai cara yang digunakan dalam menyajikan bahan / materi untuk mencapai tujuan pembelajaran. 4. namun pada kenyataannya tidak semua metode dapat digunakan untuk menarik minat siswa dan mencapai tujuan pembelajaran. bahan / materi pembelajaran. Guru meminta kepada perwakilan kelompok tertentu untuk menyajikan temuannya di depan kelas. guru. Ketua kolompok harus dapat menetapkan bahwa setiap anggota telah memahami dan dapat menemukan cara mengerjakan soal cerita yang diberikan guru. Kerangka Berpikir Kerangka berpikir dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Kegiatan pembelajaran merupakan sistem pengajaran dengan melibatkan beberapa komponen yaitu tujuan. siswa. melainkan siswa juga berusaha menggali dan mengembangkan sendiri dalam kelompoknya.

juga mutu. pada pokok bahasan Pecahan adalah dengan menggunakan model pembelajaran matematika Cooperative Learning tipe CIRC (Cooperative Integrated reading and Composition). nilai/hasil belajar siswa lebih baik serta membuat siswa lebih bersemangat. upaya meningkatkan minat belajar siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Paringin pada mata pelajaran matematika. Hipotesis Tindakan Berdasarkan kajian/ landasan teori dan kerangka berfikir di atas. .teori diduga bahwa model pembelajaran matematika Cooperative Learning tipe CIRC (Cooperative Integrated reading and Composition) dapat digunakan guru dalam menyajian bahan/materi Pecahan di kelas VII A SMP Negeri Paringin bias dikatakan tepat karena dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. aktif dan bergairah dalam mengikuti materi/bahan yang disajikan guru. dengan model ini dapat menarik minat/perhatian siswa dalalm mengikuti kegiatan pembelajaran.