Anda di halaman 1dari 9

9.

HIRARKI
PERKEMBANGAN WILAYAH
(Metode Skalogram)

Pengantar
Wilayah

didefinisikan

sebagai

area

geografis

yang

mempunyai ciri tertentu dan merupakan media bagi segala


sesuatu untuk berlokasi dan berinteraksi. Dari definisi tersebut,
dapat diturunkan tipologi-tipologi wilayah berdasarkan sifat
hubungannya,
berdasarkan

fungsi

masing-masing

pertimbangan

sosial,

komponennya

ekonomi

maupun

atau
politis

lainnya. Diantara tipologi-tipologi yang ada terdapat salah satu


tipologi yang disebut dengan tipologi wilayah nodal, yang
merupakan pengembangan dari konsep sel hidup.

Dalam

penjabaran wilayah nodal ini, wilayah diasumsikan sebagai suatu


sel hidup yang terdiri dari inti dan plasma, yang masing-masing
mempunyai fungsi yang saling mendukung.

Inti dalam hal ini

dasumsikan sebagai pusat kegiatan industri dan pusat pasar serta


pusat inovasi.

Sedangkan plasma atau hinterland merupakan

pusat pemasok dari bahan mentah, tenaga kerja, dan pusat


pemasaran barang-barang hasil industri yang diproduksi di pusat
(inti).
Berdasarkan konsep wilayah nodal tersebut, pusat atau
hinterland suatu wilayah dapat ditentukan berdasarkan jumlah
dan jenis fasilitas umum, industri dan jumlah penduduknya. Unit
wilayah yang mempunyai jumlah dan jenis fasilitas umum,
industri dan jumlah penduduk dengan kuantitas dan kualitas yang
secara relatif paling lengkap dibandingkan dengan unit wilayah
yang lain akan menjadi pusat atau mempunyai hirarki lebih
IX-1

tinggi.

Sebaliknya, jika suatu wilayah mempunyai jumlah dan

jenis fasilitas umum, industri serta jumlah penduduk dengan


kuantitas

dan

kualitas

paling

rendah

merupakan

hinterland dari unit wilayah yang lain.

wilayah

Dengan cara ini,

selanjutnya dapat ditentukan hirarki dari seluruh unit wilayah


dalam suatu cakupan administrasi wilayah yang lebih luas.
Asumsi
Beberapa asumsi yang digunakan dalam penetapan ini
adalah : bahwa penduduk mempunyai kecenderungan untuk
bergerombol di suatu lokasi dengan kondisi fisik, sosial dan
ekonomi yang secara relatif terbaik untuk komunitasnya. Daerah
dengan fasilitas umum terlengkap merupakan pusat bagi daerah
di

sekitarnya.

Fasilitas

yang

ada

di

seluruh

sub

wilayah

merupakan fasilitas pokok dan fasilitas yang hanya di wilayah


tertentu merupakan fasilitas penciri perkotaan.
Data
Data yang digunakan adalah data fasilitas pelayanan dan
populasi penduduk di setiap sub wilayah. Data yang digunakan
cukup satu titik waktu data.
Contoh Model Gutman Scales
Metode

yang

banyak

digunakan

untuk

menentukan

hierarkhi wilayah oleh Struktural Analis adalah Guttman scales.


Metode ini mengidentifikasi hierarkhi pusat dari fasilitas umum
yang dimiliki suatu wilayah. Identifikasi dan perankingan yang
dilakukan tidak didasarkan ada jumlah fasilitas yang dimiliki di
suatu wilayah, tetapi pada tingkat kelengkapan fasilitas yang ada
di suatu wilayah dan membandingkannya dengan wilayah lain.

IX-2

Wilayah analisis dalam Metode Guttman scales ini dibagi


menjadi 3 kelas pokok, yaitu :
Pemusatan (Centrality) : yaitu menggambarkan keterkaitan
antar wilayah dalam satu kelompok masyarakat.
yang digunakan adalah fasilitas

Indikator

yang berkaitan dengan

pemerintahan. Contoh susunan tabel yang dapat dibentuk


dalam gambaran pemusatan ini ditampilkan pada Tabel 2.
Tabel 1. Tingkat Pemusatan Kabupaten X
Kecamat
an

Organisasi
massa
daerah

Purwoas
ri
Purwoda
di
Purwoke
rto
Purwosa
ri
Purworej
o
Rejosari
Rejoasri
Rejodadi
Rejoso

Kantor
Pemerinta
han
Setempat

Organis
asi
massa
nasional

Kepala
Pemerinta
han
Daerah

Kepala
Kantor
Cabang
Pusat

Kantor
Pemerinta
han
Cabang
Pusat
1

1
1
1
0

0
1
0
0

0
0
0
0

0
0
0
0

1
0
0
0

1
0
0
0

Solidaritas (Solidarity) : yaitu menggambarkan aktivitas sosial


yang dilaksanakan di suatu wilayah. Indikator yang digunakan
adalah

fasilitas

umum

yang

bersifat

sosial

dan

tidak

dimanfaatkan untuk mencari keuntungan. Contoh susunan


tabel yang dapat dibentuk dalam gambaran solidaritas ini
ditampilkan pada Tabel 3.
Differensiasi
kemajemukan
Indikator

(Differentiation)
struktur

yang

yang

perekonomian

digunakan

menggambarkan
antar

merupakan

sub

proxy

wilayah.
kekuatan
IX-3

perekonomian di suatu wilayah, yaitu keberadaan/kelengkapan


fasilitas umum perekonomian di suatu wilayah. Susunan tabel
yang

dapat

dibentuk

dalam

gambaran

diferensiasi

ini

ditampilkan pada Tabel 4.


Metode Skalogram
Metode lain yang bisa digunakan untuk menentukan hirarki
wilayah adalah metode skalogram.

Dalam metode skalogram,

seluruh fasilitas umum yang dimiliki oleh setiap unit wilayah


didata dan disusun dalam satu tabel. Tabel ini bisa dianggap
sebagai penggabungan atau penyederhanaan Skala Guttman.
Penyusunan tabel ini serupa dengan Skala Guttman, hanya ketiga
tabel tersebut dijadikan satu dengan asumsi bahwa masingmasing fasilitas
indifferent.

mempunyai bobot dan kualitas yang bersifat

Metode skalogram ini bisa digunakan dengan

menuliskan jumlah fasilitas

yang dimiliki oleh setiap wilayah,

atau menuliskan ada/tidaknya fasilitas tersebut di suatu wilayah


tanpa memperhatikan jumlah/kuantitasnya.
Prosedur kerja penyusunan hirarki daerah berdasarkan
infrastruktur dengan menggunakan Skalogram adalah sebagai
berikut :
1. Susun matrik jumlah penduduk serta jenis dan sarana
fasilitas umum wilayah yang ada sesuai dengan unit
pengukuran (kecamatan) yang dibutuhkan dalam file xls
seperti di bawah ini :

IX-4

N
o

Kecamat
an

B1

.
.
n

B2
:
Bn
Kec
yang
punya
fasilitas
total
fasilitas

Pendudu
k

SD

F1

F2 . .
.

total
fasilita
s

jenis
fasilit
as

Indeks
(F1.k) /
bk*(N/ak
)

FN
ak
bk
N /
ak

Bobot

2. Untuk menyusun hirarki yang paling tinggi berdasarkan


jumlah total fasilitas yang dimiliki kecamatan, adalah blok
dari kolom No (no. 1) sampai N ke bawah dan ke kanan
sampai indeks, pilih menu data dan pilih sort. Lalu options
sort top to bottom dengan No header row, kemudian pilih
sel/kolom

AD

(jumlah

total

fasilitas)

dengan

sifat

descending.
3. Untuk menyusun hirarki berdasarkan jumlah jenis fasilitas
yang dimiliki kecamatan, adalah blok dari kolom No. (dari
no. 1) sampai N ke bawah dan ke kanan sampai indeks, pilih
menu data dan pilih sort. Lalu options sort top to bottom
dengan No header row, kemudian pilih sel/kolom AE (jumlah
jenis fasilitas) dengan sifat descending.
4. Untuk menyusun hirarki berdasarkan indeks masing-masing
kecamatan dengan urutan dari indeks paling tinggi , adalah
blok dari kolom No. (dari no. 1) sampai N ke bawah dan ke
kanan sampai indeks, pilih menu data dan pilih sort. Lalu

IX-5

options sort top to bottom dengan No header row, kemudian


pilih sel/kolom AF (indeks) dengan sifat descending.
5. Untuk menyusun hirarki infrastruktur yang paling tinggi
diletakan ke kiri maka blok dari kolom SD ke bawah sampai
jumlah total fasilitas dari semua kecamatan

ke kanan

sampai fasilitas terakhir (tempat hiburan), kemudian pilih


menu data dan pilih sort. Lalu options sort left to right,
kemudian pilih sel ak then by sel bk dengan keduanya
bersifat descending.

IX-6

Data
Data yang digunakan adalah sama dengan data untuk
menghitung LQ
n

Indeks Hirarki ( I1 ) ( Fik .


k

dimana :

n
ak

n
),
ak

adalah bobot fasilitas/faktor penentu hirarki.

Tabel 2.
N
o

Kecamat
an

B1

2
3
.
.
.
i
.
.
.

B2
B3

Bn

Pend
dk

Total
Jenis
Fasilita
s

Rasio
Jenis
Fasilitas

C1

C1/m

.
.
.

C2
.
.
.

C2/m
.
.
.

Fik
.
.
.

Ci

Ci/m

Infrastruktur
F1

F2

F3

...Fk
...

F11

F12

F13

F1k

F21
F31

Bi

Fn1

F2n

Kec.
Memiliki
Fasilitas

a1

a2

a3

Rasio Kec.
Memiliki
Fasilitas

a1
n

a2
n

a3
n

Bobot

n
a1

n
a2

n
a3

...ak.
..

Fm
F1
m

Fasilit
as

Indek
s
Hirar
ki

Fk #
k

Fm
n

am

...
ak
.
n
..
...
n
.
ak

..

IX-7

Tabel 3. Tingkatan Solidaritas Kabupaten X


Kecamata
n

Purwoker
to
Purwoasri
Purwosari
o
Purwodad
i
Purworejo
Rejoso
Rejodadi
Rejoasri
Rejosari

Pusat
Rekreasi
Remaja

Tempat
Penitipan
Anak

Biro
Konsu
lt.
Remaj
a
1

Pendidik
an
Orang
Dewasa

Balai
Latih
an
Kerja

Pelayanan
Resmi

Pusat
Kesehat
an
Rohani

Klinik
Kesehat
an
Masyar.

Jasa
Orga
ni.
Masa

Perpustak
aan

Pusat
jajan

Lemba
ga
Bantua
n
Hukum
1

1
1

1
1

1
1

1
1

1
1

1
1

1
1

1
0

1
0

1
0

0
0

0
0

1
1
1
1
1

1
1
1
1
1

1
1
1
1
1

0
1
1
0
0

1
0
1
0
0

0
1
0
0
1

0
0
0
1
0

1
0
1
0
0

0
0
0
1
0

0
0
0
0
0

1
0
0
0
0

0
1
0
0
0

Toko
bunga

Agen
travel

1
1

1
1

Tabel 4. Tingkatan Diferensiasi Kabupaten X


Kecamata
n

Grosir
lokal

Perum
Gas

Laundry

Restoran

Repara
si

Apoti
k

Toko
Emas

Butik

Salon

1
1

Toko
Minuman
1
1

1
1

1
1

1
1

1
1

1
1

1
1

Super
marke
t
1
1

Purwoasri
Purwodad
i
Purwoker
to
Purwosari
Purworejo
Rejosari
Rejoasri

1
1

1
1

1
1
1
1

1
1
1
1

1
1
1
1

1
1
1
0

1
1
0
1

1
1
1
1

1
1
1
1

1
1
1
1

1
1
1
0

1
1
1
0

1
1
0
1

1
1
0
0

1
0
0
0

IX-8

Rejodadi
Rejoso

1
1

1
1

0
1

1
1

1
1

1
0

1
0

0
0

IX-9

0
0

0
0

0
0

0
1

0
0