Anda di halaman 1dari 42

Chapter 1 : User Interface, Modelling,

lighting, Rendering

By : Weli Andrian, S.T


Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Provinsi Riau
Pekanbaru, Oktober 2014

Contact & Whatsapp : 0812 7698 6309

facebook & line : Weli Andrian

bbm : 7DD91E13

DAFTAR ISI
1. User Interface Blender 2.7.1 ........................................................................... 3
2. User Preferences Setting .................................................................................. 12
3. Shotcut Key Blender .......................................................................................... 16
4. Modelling 1 : Building ....................................................................................... 22
5. Rendering ............................................................................................................. 35
6. Lighting ................................................................................................................. 39

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

1.

User Interface Blender 2.7.1

lender merupakan software open source yang digunakan untuk menghasilkan


animasi dan games 3d. Selain gratis, software ini memiliki kelebihan dengan tidak
terlalu membebani dan membuat komputer anda menjadi lebih lamban saat
dijalankan dibanding software pengolahan 3d lainnya serta ukuran file installernya yang
tidak besar. Software blender ini dapat anda download langsung secara gratis di website
resminya di http://www.blender.org.
Blender memiliki user interface yang terdiri dari susunan jendela interface yang disebut
editor type. Editor type ini nantinya dapat diganti-ganti sesuai kebutuhan anda. Secara
default, terdapat 5 editor type yang ditampilkan pada user interface blender yang baru
saja anda buka seperti gambar dibawah ini.

Gambar 1.1. User Interface Blender 2.7.1


Terdapat 17 editor type pada blender yaitu :
1. 3D View
Editor type 3d view berfungsi untuk menampilkan area kerja dari objek 3d yang
anda kerjakan. Pada editor ini, anda dapat melakukan perubahan bentuk pada
objek, menambahkan animasi serta melihat hasil gerak animasinya. Disini anda
juga dapat melakukan pengaturan untuk dapat melihat dari perspektif yang
berbeda seperti dari depan, samping, atas serta dari perspektif kamera.
Terdapat 3 objek default yang akan ditampilkan oleh blender pada saat baru saja
dibuka, yaitu objek cube, camera, dan lamp (lampu). Ketiga objek tersebut dapat
anda pindah-pindahkan posisinya termasuk posisi camera dan lamp.
3

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.2. 3D View Editor


2. Timeline
Pada editor type timeline anda dapat menambahkan keyframe yang berfungsi
untuk mengatur kecepatan, arah serta bentuk animasi objek yang ada pada 3d
view. Disini anda dapat mengatur berapa panjang durasi animasi yang akan anda
buat dengan mengatur jumlah frame start dan end. Selain itu anda juga dapat
memutar atau memainkan animasi yang ada buat dengan menekan tombol play
pada toolbar yang ada dibawah frame ataupun memainkannya secara terbalik.

Gambar 1.3. Timeline Editor


3. Graph Editor
Graph editor berfungsi untuk mengelola keyframe yang telah dibuat dalam proses
animasi. Anda dapat menghasilkan animasi yang berjalan lebih alami dengan
melakukan pengaturan pada kurva yang ada pada graph editor.

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.4. Graph Editor


4. Dope Sheet
Pada editor dope sheet anda juga dapat melakukan pengaturan terhadap animasi
keyframe yang telah anda buat sebelumnya. Perbedaannya dengan graph editor
adalah pada dope sheet anda hanya dapat menggerakkan keyframe ke frame yang
lebih dekat atau jauh atau dengan kata lain memanjangkan durasi animasi
ataupun memendekkannya tanpa dapat mengatur titik puncak kecepatan dari
gerak serta arah animasinya. Sedangkan pada graph editor anda dapat mengatur
titik puncak kecepatan serta arah dan rotasi animasi objek.

Gambar 1.5. Dope Sheet Editor


5. NLA Editor
NLA (Non Linear Animation) merupakan editor yang digunakan untuk
memanipulasi dan menggunakan kembali suatu aksi animasi tanpa harus
menambahkan dan mengelola keyframe. Editor ini sering digunakan dikarenakan
dalam menambahkan perubahan animasi pada suatu scene akan menjadi lebih
mudah. Konsep dari NLA editor menggunakan sesuatu yang disebut tracks. Tracks
akan memantu anda dalam mengelola strip animasi yang ditampilkan seperti
dibawha ini.

Gambar 1.6. NLA Editor


5

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Terdapat 3 jenis strip, action, transition dan meta. Action terdiri dari data
keyframe. Transition menampilkan perhitungan diantara action dan meta akan
menggabungkan strip secara keseluruhan.
6. UV/Image Editor
UV/Image Editor digunakan untuk mengelola UV dari image yang akan dijadikan
texture. Proses menjadikan image yang merupakan objek 2D (sumbu x dan y,
disebut juga sumbu U dan V) tersebut menjadi texture yang menutupi permukaan
objek 3d (sumbu x, y, z) disebut juga UV mapping. Dengan menggunakan texture
UV anda dapat menciptakan kesan realistis pada objek 3d yang anda buat lebih
baik daripada vertex painting.

Gambar 1.7. UV/Image Editor


7. Video Sequence Editor (VSE)
Video Sequence Editor (VSE) menyediakan fitur agar anda dapat mengumpulkan
dan menggabungkan kumpulan video klip atau video strip menjadi sebuah film.
Selain dapat menggabungkan video, anda juga dapat menggabungkan image,
sound serta scene yang telah anda buat sebelumnya pada file blender yang sama
dengan video yang ada pada sequence editor serta menambahkan efek transisi di
tiap peralihan pemutaran satu video dengan video yang lain.

Gambar 1.8. Video Sequence Editor


8. Movie Clip Editor
Movie clip editor merupakan editor yang terbaru yang disediakan oleh software
blender. Editor ini digunakan untuk menambahkan coretan, gambar, serta garis

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

pada video yang dapat anda lakukan langsung pada area yang ingin anda
tambahkan pada video.

Gambar 1.9. Movie Clip Editor


9. Text Editor
Pada text editor anda dapat menambahkan teks untuk catatan penting serta
dokumentasi dari file ataupun project. Disini juga anda dapat menambahkan
script phyton untuk keperluan anda dan menampilkannya hasilnya pada 3d view.

Gambar 1.10. Text Editor


10. Node Editor
Pada node editor, anda akan dapat melakukan pengaturan terhadap material,
texture serta lighting dengan lebih dinamis menggunakan node. Proses ini
dinamakan compositing. Tiap scene dalam di tiap file blend anda dapat memiliki
banyak material node map dan satu compositing node map.

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.11. Node Editor


11. Logic Editor
Logic editor merupakan editor yang digunakan dalam proses pembuatan logika
dari suatu game atau disebut juga game logic. Game logic merupakan scripting
layer default pada suatu game engine. Setiap objek game didalam suatu game
memiliki satu kumpulan dari komponen logika yang dapat disusun melalui sebuah
graphic interface logic editor. Logic editor ini tidak memerlukan pengetahuan
programming secara mendalam, sehingga jika anda belum mengetahui
bagaimana phyton programming tidak akan kesulitan menggunakan logic editor
ini.

Gambar 1.12. Logic Editor


12. Properties
Pada properties editor terdapat beberapa tab akan sering anda gunakan seperti
render, modifier, material, texture, particle, world hingga object data. Fitur-fitur
yang disediakan pada properties ini akan sangat membantu anda dalam proses
modelling, lighting, texturing hingga rendering. Editor ini akan secara deault
muncul pada mode window default.
8

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.13. Properties Editor


13. Outliner
Didalam outliner editor, anda dapat melihat semua daftar object yang ada pada
file blend yang anda kerjakan. Disini anda dapat mengatur view dari object,
mengunci seleksi object, menghilangkan suatu objek pada waktu proses render
serta melihat properti dari objek-objek tersebut.

Gambar 1.14. Outliner Editor


14. User Preferences
Didalam user preferences, anda dapat melakukan pengaturan dasar terhadap
software blender yang anda gunakan. Anda dapat mengatur interface dari
blender, pengaturan proses editing, pengaturan shortcut key, manajemen addons,
tema interface blender, pengaturan directory file output, dan lainnya pada editor
ini.

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.15. User Preferences Editor


15. Info
Info editor menyediakan informasi dan pilihan dalam pengaturan file, jendela
editor, engines serta properti lain yang digunakan pada file blend anda.

Gambar 1.16. Info Editor


16. File Browser
File browser memungkinkan anda untuk melihat directory dari computer yang
anda gunakan. Didalam editor inilah anda dapat melakukan proses simpan, hapus,
rename ataupun menambahkan folder baru untuk file blend anda.

Gambar 1.17. File Browser Editor

10

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

17. Phython Console


Jika anda memiliki banyak pekerjaan yang akan menggunakan phyton script
didalam project blend anda maka anda dapat melakukannya dan mengeksekusi
dan melihat hasil dari eksekusi script anda pada editor ini.

Gambar 1.18. Phyton Console Editor

11

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

2.

U
B

User Preferences Setting

ntuk dapat menggunakan software blender dengan lebih optimal anda sebaiknya
mengatur terlebih dahulu beberapa hal pada user preferences editor. Klik pada
menu file yang ada pada sebelah kiri atas layar anda, dan pilih user preferences.

Gambar 1.19. Sub Menu User Preferences


Klik pada tab interface dan centang pilihan auto depth. Pilihan ini membantu dalam
proses zoom pada 3d view untuk dapat melakukan zoom in lebih jauh.

Gambar 1.20. User Preferences Interface

12

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Selanjutnya, klik tab input dan centang pilihan emulate numpad. Gunanya adalah untuk
mengaktifkan fungsi shortcut key dari tombol angka pada keyboard untuk perspektif
viewport 3d view. Dengan fungsi ini anda dapat memutar perspektif 3d view objek anda
dari depan, samping atau atas dengan mudah.

Gambar 1.21. User Preferences Input


Berikut gambar yang menampilkan view perspective depan dan samping kanan.

Gambar 1.22. View Perspective Front & Right


Selanjutnya anda beralih ke tab addons, disini anda dapat menambahkan addons yang
dapat memberikan fitur-fitur tambahan dari fitur standar yang telah ada di software
13

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

blender. Klik pada tombol add curve dan centang semua pilihan yang ada. Dengan
mencentang semua pilihan maka blender yang anda gunakan akan memiliki fitur
tambahan seperti penambahan objek spiral, pohon dan objek lainnya yang berbasis kurva.

Gambar 1.23. User Preferences Addons Curve


Lalu klik tombol add mesh yang ada dibawah add curve dan centang semua pilihan yang
tersedia. Dengan menambahkan add mesh anda mendapatkan tambahan banyak objek
lainnya seperti landscape, diamond, rantai (chain), pipe(pipa) dan objek lainnya yang
berbasis mesh.

Gambar 1.24. User Preferences Addons Mesh


14

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Dan yang terakhir klik pada tombol rigging yang terletak di nomor ketiga dari bawah.
Centang pilihan rigify. Rigify dapat membantu anda dalam proses animasi. Dengan rigify
andadapat langsung menambahkan bone (tulang) manusia secara lengkap tanpa harus
membangunnya dari awal lagi.

Gambar 1.25. User Preferences Addons Rigging

15

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

3.

Shortcut Key Blender

ntuk mempermudah anda dalam mengerjakan project animasi, akan lebih efektif
bagi anda untuk mengetahui shortcut key pada software blender. Dengan
mengetahui banyak shortcut key maka anda dapat mempersingkat waktu tanpa
harus mencari-cari letak menu atau fitur tertentu di blender. Berikut adalah beberapa
shortcut key yang akan sering anda gunakan nantinya.

Keys

Mode

Action

Select all / Deselect all

Shift + A
Alt + A

Add menu
Play animation toggle

Alt + Shift + A
CTRL + A

Object Mode

Play animation in reverse toggle


Apply menu (such as freeze transforms)

CTRL + Shift + A

Object Mode

Make Dupliverts Real

B
Shift + B

Border select (marquee select)


Marquee zoom

Shift + B
Alt + B

Set render border (Active Camera)


Isolate 3D view toggle

Circle select (brush select)

C
Shift + C

Sculpt Mode

Clay brush
3D Cursor to origin

Alt + C

Object Mode

Convert menu

Alt + C
CTRL + Shift + C

Edit Mode
Object Mode

Close / Open a curve


Add Constraint menu

CTRL + Alt + Shift + C


D
Shift + D

Set Origin menu


Sculpt Mode

Alt + D

Draw brush
Duplicate
Linked Duplicate (Instance)

E
Alt + E

Edit Mode
Edit Mode

Extrude region
Extrude menu

Shift + E

Edit Mode

Crease

Shift + E

Edit Mode

Set Keyframe Extrapolation menu (Graph


Editor)
End frame assign (Timeline window)

CTRL + E

Edit Mode

Edges menu

F
F

Edit Mode
Edit Mode

Create Face (3+ vertices selected)


Create Edge (2 vertices selected)
16

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Sculpt Mode

Brush size adjust

Shift + F
Shift + F

Sculpt Mode

Brush strength adjust


Camera Fly mode

CTRL + F

Edit Mode

Faces menu

Alt + F
Alt + Shift + F

Edit Mode
Edit Mode

Fill create faces


Beauty Fill create faces

CTRL + Shift + F
CTRL + Alt + Shift + F

Edit Mode
Edit Mode

Edge Flip
Select linked flat faces (Face Mode only)

Move (Grab)

G
Alt + G

Sculpt Mode
Object Mode

CTRL + G

Grab brush
Reset location
Create new group

Shift + G
CTRL + Shift + G

Object Mode
Object Mode

Select Grouped menu


Add selected to active group

Alt + Shift + G
Alt + G

Object Mode

Remove selected from active group


Ungroup (Node Editor)

CTRL + G
Shift + G

Edit Mode
Edit Mode

Vertex Groups menu


Select Similar menu

CTRL + G

Add selected objects to group

H
Shift + H

Hide selected
Hide unselected

Alt + H

Unhide all

CTRL + H
CTRL + Alt + H
H
CTRL + H

Object Mode
Object Mode

Restrict selected from render


Allow selected to render

Edit Mode

Minimize node toggle (Node window)


Hooks menu

Insert Keyframe menu

Alt + I
I

Sculpt Mode

Delete keyframe
Inflate brush

CTRL + I
Shift + I

Pose Mode

Select Inverse
Add IK menu

CTRL + Alt + I

Pose Mode

Remove IK constraint

J
CTRL + J

Object Mode

Save last render (Render window)


Join selected objects

Alt + J

Edit Mode

Covert selected triangles to Quads

LMB + K

Edit Mode

Knife cut

LMB + Shift + K

Edit Mode

Knife cut midpoint


17

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Object Mode

Make Local menu

L
L

Edit Mode
Sculpt Mode

Select Linked Components


Layer brush

CTRL + L

Object Mode

Make Links menu

Shift + L

Object Mode

Select Linked menu

M
M

Object Mode

Move object to a different layer


Add Marker (Action Editor)

M
CTRL + M
Alt + M

Add Marker (Timeline)


Mirror object over an axis
Edit Mode

Merge menu
Properties panel toggle

CTRL + N

Object Mode

Reload Start-up File

CTRL + N
CTRL + N

Pose Mode
Edit Mode

Recalculate Roll menu


Recalculate normals to outside

CTRL + Shift + N

Edit Mode

Recalculate normals to inside

O
Alt + O

Edit Mode
Edit Mode

Proportional Editing on/off toggle


Proportional Editing connected toggle

Shift + O

Edit Mode

Proportional Editing Falloff type toggle

CTRL + O
CTRL + Alt + O

Open file
Link file

Clean Keyframes (F-Curve Editor)

Alt + O

Smooth Keys (F-Curve Editor)

Alt + O

Object Mode

Clear Origin on children

P
P

Object Mode
Edit Mode

Start Game Engine


Separate

P
P

Sculpt Mode
Edit Mode

Pinch/Magnify brush
Pin vertices (UV/Image Editor)

Alt + P

Edit Mode

Unpin vertices (UV/Image Editor)

Alt + P
CTRL + P

Clear Parent menu


Make Parent

CTRL + Shift + P

Make Parent without Inverse

CTRL + P

Edit Mode

Make Vertex Parent

CTRL + Alt + P

Make Proxy

CTRL + Q
CTRL + Alt + Q

Quit Blender
Quad View toggle

Rotate

Alt + R

Object Mode

Clear rotation
18

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

CTRL + R

Edit Mode

Loop Cut

Shift + R

Edit Mode

Select Row from selected vertex (NURBS surface)

S
Alt + S

Object Mode

Scale
Reset Scale

Sculpt Mode

Smooth brush

S
Shift + S
Alt + S
CTRL + S

Start frame assign (Timeline window)


Snap menu
Edit Mode

Shrink / Fatten
Save File

Object Tools panel toggle

Toggle frames / seconds (Timeline)

CTRL + T

Edit Mode

Tilt (Curves)

Alt + T
Shift + T

Edit Mode
Sculpt Mode

Reset Tilt (Curves)


Flatten/Contrast brush

Shift + T

Move Texture Space

Shift + Alt + T
CTRL + T

Object Mode

Scale Texture Space


Make Track menu

Alt + T
CTRL + T

Object Mode
Edit Mode

Clear Track menu


Convert selected faces to triangles

Object Mode

Make Single User menu

Edit Mode

UV Mapping menu

CTRL + U

Save User Settings

CTRL + Alt + U

User Preferences window

V
V

Edit Mode
Edit Mode

Set Handle Type menu (curves)


Rip selected vertices

V
CTRL + V

Edit Mode

Object Mode / Vertex Paint Mode toggle


Vertices menu

Object Mode

Specials menu

Edit Mode

Specials menu (varies per object)

W
Shift + W

Edit Mode
Edit Mode

Weld / Align menu (UV/Image Editor)


Warp

CTRL + W

Save File

X
X

Delete menu
Constrain global X axis transform

XX

Constrain local X axis transform

Y
YY

Constrain global Y axis transform


Constrain local Y axis transform
19

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Edit Mode

Split Vertex / Edge / Face

Constrain global Z axis transform

ZZ
Z

Constrain local Z axis transform


Solid / Wireframe toggle

Alt + Z

Solid / Textured toggle

CTRL + Z
CTRL + Shift + Z

Undo
Redo

NUM 0

Active camera view

CTRL + NUM 0
CTRL + Alt + NUM 0

Turn selected object into active camera


Move camera to current view

NUM .

Frame selected in view

NUM /

Global/Local view toggle

NUM 1
NUM 3

Front view
Side view

NUM 7

Top view

NUM 5
CTRL + NUM 1

Perspective/Orthographic view toggle


Back view

CTRL + NUM 3
CTRL + NUM 7

Other side view


Bottom view

NUM 4/NUM 6
NUM 2/NUM 8

Rotate view left/right in iterations


Rotate view up/down in iterations

Keyboard #

View layer 1 - 10

Alt + Keyboard #
~

View layer 11 - 20
View all layers

CTRL + Keyboard #

Add Subsurf modifier with that # of levels

,
CTRL + ,

Bounding Box Center pivot


Median Point pivot

3D Cursor pivot

CTRL + .
Alt + .

Individual Centers pivot


Active Object pivot

HOME

Frame all in view

Tab
CTRL + Tab

Object Mode / Edit Mode toggle


Mesh Select Mode menu

CTRL + Tab
CTRL + Tab

Edit Mode
Object Mode

Object Mode / Weight Paint Mode toggle


Object Mode / Pose Mode toggle (Armatures)

Spacebar

Search (3D view)

Spacebar

Toolbox (UV/Image Editor)


20

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

CTRL + Spacebar

Transform Manipulator toggle

Alt + Spacebar
CTRL + LMB drag

Orientation menu
Lasso select

CTRL + LMB click

Edit Mode

Extrude / Create new component or bone

Left/Right Arrow
Up/Down Arrow

Increase 1 frame
Increase 10 frames

Shift + Left/Right Arrow


CTRL + Up/Down Arrows

Go to end start/end frame


Maximize current view toggle

Shift + Spacebar
CTRL + Left/Right
Arrows

Maximize current view toggle

F1
F2

Open file
Save As

F3
F3

Repeat History menu


Save Rendered Image (UV/Image Editor)

F11
F12

Show last closed rendered image


Render current frame

CTRL + F12

Render animation

Shift + F1
Shift + F2

Link/Append from Library


Logic Editor

Shift + F3

Node Editor

Shift + F4

Python Console

Shift + F5

3D view

Shift + F6
Shift + F7

Graph Editor
Properties

Shift + F8
Shift + F9

Video Sequence Editor


Outliner

Shift + F10

UV/Image Editor

Shift + F11
Shift + F12

Text Editor
Dope Sheet

Screen presets toggle

21

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

T
1.

4.

Modelling 1 : Building

ahapan awal dari membuat animasi 3d adalah dengan membuat objek yang akan
menjadi karakter 3d nantinya dalam animasi anda. Tahapan tersebut dinamakan
modelling. Selanjutnya akan dijelaskan tahapan dari modelling suatu bangunan.

Buka software blender anda dan klik dimanapun pada area 3d view, maka anda akan
mendapatkan sebuah file blend baru yang secara default seperti gambar dibawah.

Gambar 1.26. User Interface Default Blender


2.

Tekan tombol 1 dan 5 pada keyboard untuk mengubah perspektif menjadi front
ortographic

Gambar 1.27. View Front Ortographic

22

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

3.

Seleksi object cube yang ada didalam area 3d view, lalu masuk ke edit mode dengan
menekan tombol tab pada keyboard anda. Dengan masuk kedalam edit mode, maka
anda akan dapat merubah bentuk dari object cube tersebut.

Gambar 1.28. Edit Mode


4.

Ketika anda masuk kedalam edit mode pertama kali, object cube akan terseleksi
seluruh vertexnya (titik). Lalu tekan tombol w, dan pilih subdivide. Subdivide
berfungsi untuk membagi area object menjadi dua bagian sama besar.

Gambar 1.29. Specials Subdivide


5.

Tekan tombol A pada keyboard anda untuk menghilangkan seleksi, setelah itu anda
akan mendapatkan object cube yang diberikan subdivide tadi akan terbagi seperti
gambar dibawah ini.

23

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.30. Cube Subdivide


6.

Tekan tombol Z untuk menjadikan object transparan, kemudian tekan tombol B


untuk border select. Seleksi area bagian kiri cube seperti dibawah ini.

Gambar 1.31. Border Select Cube Bagian Kiri


7.
8.

Lalu delete area tersebut dengan menekan tombol X atau tombol delete.
Klik pada tab modifier yang ada pada properties editor yang ada disebelah kanan
anda. Klik pilihan add modifier dan pilih mirror.

24

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.32. Add Modifier Mirror


9.

Kemudian centang pilihan clipping. Dengan menerapkan pilihan clipping, objek yang
ditambahkan mirror tidak akan menembus bayangan mirrornya.

Gambar 1.33. Clipping Mirror


10. Tekan tombol z untuk menghilangkan view transparan.
11. Tambahkan dua garis vertical seperti gambar dibawah berikut pada cube dengan
menekan tombol Ctrl + r

25

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.34. Loop Cut / Adding Edge Cube


12. Seleksi 1 garis edge no 2 teratas dengan menekan tombol alt + klik kanan dan geser
garis tersebut keatas seperti gambar dibawah dengan drag klik kiri pada tanda
panah biru kearah atas.

Gambar 1.35. Loop Cut / Adding Edge Cube


13. Tekan tombol Z untuk mode wireframe/transparan, lalu tekan tombol A untuk
menghilangkan seleksi yang ada.
14. Tekan tombol C untuk cyrcle select dan seleksi dua titik yang ada ditengah cube.

26

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.36. Seleksi 2 Vertex


15. Tekan tombol Z dan klik kiri pada tanda panah biru dan drag keatas sehingga bentuk
objek cube menjadi seperti gambar dibawah.

Gambar 1.37. Drag 2 Vertex


16. Seleksi 4 titik vertex teratas menggunakan border select (tombol B) sehingga akan
tampil area seleksi seperti berikut

27

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.38. Seleksi 4 Vertex Teratas


17. Dalam kondisi area diatas masih terseleksi tekan tombol 3 untuk berpindah ke
perspective right ortographic.

Gambar 1.39. Perspektif Right Ortographic


18. Tekan tombol E untuk melakukan extrude. Tarik kearah kiri untuk memajukan area
yang diseleksi tersebut hingga seperti gambar dibawah.

Gambar 1.40. Extrude Area Atap Rumah


28

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

19. Lalu tambahkan 4 garis edge vertikal dan 5 garis edge horizontal dengan menekan
tombol ctrl + r. Dan posisikan letaknya seperti seperti gambar dibawah.

Gambar 1.41. Penambahan Edge Untuk Jendela


20. Tekan tombol ctrl + tab untuk mengganti mesh select
mode dan pilih face.
21. Seleksi area yang akan dijadikan bingkai jendela dengan
menekan tombol shift + klik kanan.

Gambar 1.42. Seleksi Area Bingkai Jendela


22. Kembali ke view front ortographic dengan menekan tombol angka 1.
23. Lalu tekan tombol E untuk memajukan area yang diseleksi tadi dan tarik kesebelah
kanan sehingga hasilnya menjadi seperti gambar berikut.

29

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.43. Extrude Area Bingkai Jendela


24. Kembali ke mesh select mode vertex dengan menekan tombol ctrl + tab.
25. Tambahkan dua garis edge horizontal dengan menggunakan fitur knife dengan
menekan tombol K. Klik kiri pada titik awal garis dan titik akhir garis. Dan tekan
tombol space untuk menetapkan garisnya.

Gambar 1.44. Fitur Knife Untuk Pintu


26. Ulangi langkah tersebut sehingga terdapat dua garis seperti gambar dibawah.

30

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.45. Garis Edge Untuk Pintu


27. Perbaiki kemiringan edge yang ada menjadi lurus seperti gambar dibawah dengan
melakukan klik kanan pada vertex yang dirasa tidak lurus.

Gambar 1.46. Perbaikan Kemiringan Edge


28. Tekan tombol ctrl + tab dan pilih face.
29. Seleksi area seperti gambar dibawah.

31

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.47. Seleksi Area Pintu


30. Tekan tombol 3 untuk right Ortographic
31. Tekan tombol E dan tarik kearah kiri hingga hasilnya menjadi seperti gambar
dibawah.

Gambar 1.48. Extrude Area Pintu


32. Kembali ke front ortographic dan koreksi ketinggian atap dengan menekan tombol
Z dan tombol ctrl + tab > vertex untuk kembali ke mesh select mode vertex.
33. Tekan tombol A untuk menghilangkan seleksi pintu.
34. Tekan tombol B untuk border select dan seleksi area seperti dibawah ini.

32

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.49. Seleksi Area Atap Rumah


35. Klik kiri pada panah biru dan drag keatas.
36. Kembali ke object mode dengan menekan tombol
tab.
37. Tambahkan object lain sebagai tiang yang akan
diletakkan pada depan rumah yang akan menahan
atap yang ada didepan pintu dengan menekan
tombol shift + A, pilih
mesh > Cylinder.
38. Kecilkan ukuran cylinder dengan menekan tombol
S. Lalu posisikan didepan pintu seperti berikut.

Gambar 1.50. Posisi Tiang Rumah

33

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

39. Duplikat object tiang tersebut dengan menekan tombol shift + d dan posisikan untuk
tiang sebelah kiri.

Gambar 1.51. Duplikasi Tiang Rumah


40. Tambahkan lantai dan teras rumah serta kreasi lainnya hingga menjadi seperti
berikut.

Gambar 1.52. Penambahan Lantai & Teras

34

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

5.

Rendering

etelah anda selesai membuat model sebuah objek maka tentunya anda ingin
melihat hasil produksi akhirnya, baik itu berupa format image ataupun video.
Proses produksi pengkonversian ke image ataupun video ini dinamakan rendering.
Dalam proses render anda akan melihat eksekusi hasil yang yang berbeda dari 3d
view editor dikarenakan proses render akan menampilkan objek beserta penggabungan
material, texture, lighting, world setting, view camera dan lainnya.
Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan proses render image :
1. Atur posisi kamera dengan menggunakan fitur lock camera to view pada sidebar
panel properties. Untuk menampilkan panel ini tekan tombol N.

Gambar 1.53. Panel Properties


2.

Lihat pada bagian view dan centang loack camera to view.

Gambar 1.54. Lock Camera to View


35

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

3.

Tekan tombol angka 0 dan geser view camera dengan melakukan drag pada
scrolling mouse (klik tengah).

Gambar 1.55. Pengaturan View Camera

4.

5.
6.

7.

Jika anda merasa telah mendapatkan view yang cukup


baik maka lakukan proses render. Untuk melakukan
render tekan tombol F12 atau klik pada tab render yang
memiliki icon camera yang ada pada properties editor
yang ada disebelah kanan anda.
Lihat pada bagian render dan klik tombol render.
Anda dapat mengatur ukuran image render pada
resolutions yang ada pada bagian dimensions.

Berikut adalah hasil akhir render dari objek rumah yang telah dibuat pada bagian
sebelumnya.

36

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.56. Hasil Render Objek Rumah


8.

Jika anda ingin menyimpan image


hasil render tersebut klik pada
menu image yang ada pada
bagian bawah jendela UV/Image
editor dan pilih save as image.
9. Lalu pilih directory dan ketikkan
nama file untuk image hasil render
tersebut.
10. Format dari image yang
tersimpan secara default
adalah .png, jika anda
ingin mengubahnya anda
dapat mengubahnya pada
bagian output pada tab
render. Tersedia beberapa
format image lainnya yang
dapat anda pilih.
Jika anda ingin melakukan render dengan format video maka anda harus melakukan
beberapa pengaturan yang sedikit berbeda dari render image, berikut langkahlangkahnya :
1. Pada bagian output pada
tab render yang harus anda
pilih adalah salah satu dari
format
movie
yang
tersedia.
2. Kemudian jika pada render
image
anda
tinggal
37

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

3.

4.

menekan tombol render yang ada pada bagian


render maka untuk format video yang harus
anda klik adalah tombol animation yang ada
disebelah tombol render.
Jika anda ingin merender frame tertentu pada
animasi yang anda buat maka anda dapat
mengubah start dan end frame yang ada pada
bagian dimensions di tab render.
Untuk menghentikan proses render ataupun
keluar dari jendela render tekan tombol esc
pada keyboard anda.

38

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

6.

Lighting

ada bagian sebelumnya anda telah melakukan proses render dari objek rumah
yang telah anda buat sebelumnya. Namun hasil render yang anda lakukan belum
maksimal dikarenakan anda belum melakukan pengaturan terhadap pencahayaan
atau lighting pada lingkungan sekitar objek. Berikut akan dijelaskan cara melakukan
pengaturan terhadap lighting serta jenis-jenisnya.
1. Pastikan anda berada pada object mode, kemudian cari dan klik kanan pada objek
lamp (lampu).
2. Setelah anda melakukan seleksi pada objek lamp tersebut maka pada editor
properties akan muncul tab object data dari lamp.

Gambar 1.57. Tab Object Data Lamp


3.

4.

Ganti jenis lamp dari point menjadi sun (matahari). Pada jenis lighting ini anda
dapat mengatur arah sorot pencahayaan sun dengan fitur rotasi dengan menekan
tombol R.
Tekan tombol F12 untuk melihat perubahan dari hasil render yang sebelumnya.
Anda akan menemukan bahwa rumah telah menampilkan warna aslinya meskipun
bayangan yang disebabkan oleh pencahayaan sun sangat gelap.

39

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.58. Hasil Render Dengan Sun


5.

6.

7.

Untuk mengurangi ketajaman kontras bayangan


yang terlalu gelap maka anda harus mengatur
pencahayaan yang ada pada lingkungan sekitar
objek pada tab world.
Centang paper sky pada bagian world dan
lakukan pengubahan pada warna horizon color
menjadi lebih cerah.
Centang juga pada blend sky untuk
menambahkan efek warna gradien pada lingkungan.

Gambar 1.59. Hasil Render Dengan Paper dan Blend Sky


8.

Kemudian centang environtment lighting untuk menambahkan pencahayaan alami


pada lingkungan objek. Kemudian lihat hasilnya dengan menekan tombol F12.

40

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.60. Hasil Render Dengan Environtment Lighting


9.

Terdapat beberapa jenis lighting dengan keunggulannya masing-masing yang dapat


anda coba pada tab object data lamp seperti spot, hemi dan area.

Gambar 1.61. Spot Lamp

41

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T

Gambar 1.62. Hemi Lamp

Gambar 1.63. Area Lamp

42

PELATIHAN ANIMASI 3D DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN


PROVINSI RIAU 2014
By : Weli Andrian, S.T