Anda di halaman 1dari 17

Sindroma Nefrotik

C2
Risa Sucitra Munthe 102010293
Ida Ayu Dyah Wahyu Suhari 102012467
Yono Suhendro 102013002
Yudanti Abigail Tranggono 102013116
Grevonds Austen 102013223
Stella 102013239
Wiranti Fani Putri 102013391
Fahala Lamboy Sihaloho 102013424
Nurul Amira Binti Rostathi 102013512

Skenario 6
Seorang anak laki-laki berusia

6 tahun datang dibawa ibunya


ke RS dengan keluhan selalu
bangun dengan kondisi mata
sembab terutama di daerah
mata setiap paginya sejak 3
hari yang lalu.

Anamnesis
Alloanamnesis
Keluhan utama bengkak pada mata
Apakah ada bagian tubuh lain yang bengkak,

merah, pitting?
Kualitas urine
Sesak napas
RPD autoimun, GN

Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum dan kesadaran
TTV dan antropometri
Inspeksi (udem ada di mana saja)
Palpasi (ginjal, edema, VU)
Perkusi (CVA)
auskultasi

Pemeriksaan penunjang
Urinalisis makroskopik dan

mikroskopik
Pemeriksaan darah albumin dan
kreatinin, kolestrol
Biopsy

Didapatkan albuminuria +3 (300mg/dl)

normalnya 4-5,4 g/dl dan kolestrol


serum 300 mg/dl. (N 200 mg/dl)

Diagnosis kerja
Sindrome nefrotik idiopatik
Gejala sindrome nefrotik primer yang belum di

biopsy dan tidak ada tanda penyakit sistemik.

Manifestasi klinis

Manifestasi klinis
Edema preorbita, scrotal, labial
Proteinuria masif > 40mg/m2/hari
Hipoalbuminemia
Hiperkolestrolemia
Lipiduria
Hiperkoagulabilitas
Gangguan metabolisme tulang dan calsium

Syndroma nefrotik primer


Glomerulonefritis lesi minimal
Glomerulonefritis fokal segmental
Glomerulobnefritis membranosa
Glomerulonefritis membranoproliferative

Syndroma nefrotik sekunder


Infeksi hepatitis, malaria
Obat merkuri
Imun atau alergi sengatan lebah
Keganasan limfoma
Hiperfiltrasi

etiologi
Umur
Keturunan
Riwayat alergi
Penyakit autoimun
Penyakit dasar

Patofisiologi

epidemiologi
Sales

GNLM
GNMP
GSFS

Komplikasi
Infeksi
Keseimbangan nitrogen negative
Hiperkoagulasi
Gagal ginjal akut
hipertoksisitas

Tatalaksana
Diet rendah garam dan protein.

Kesimpulan
Pasien didiagnosa sindrome nefrotik, hipotesis

diterima.