Anda di halaman 1dari 18

Anatomi

buah dan
biji

Anatomi buah
Struktur anatomi buah
Sampel

Struktur anatomi buah


Apabila bakal buah berkembang
menjadi buah, dinding ovarium
menjadi perikarpium (dinding buah),
dinding ovarium pada bunga terdiri
dari sel-sel parenkim, jaringan
pembuluh, dan lapisan epidermis
dalam dan luar. Selama pemasakan,
perikarpium bertambah jumlah
selnya.
Next

Eksokarpium yang merupakan


bagian terluar. Pada Glicine (kacang
kedelai), eksokarpium terdiri dari
lapisan epidermis dan hipodermis,
keduanya dengan dinding sel yang
tebal.
Mesokarpium yang merupakan
bagian tengah buah. Pada Glicine
terdiri dari parenkim mesokarp.
Endokarpium yang merupakan
lapisan dalam. Pada glicine
mencakup beberapa lapisan sel
sklerenkim dan epidermis dalam.

Perikarp
pada
glicine

Perkembangan buah
Setelah terjadi pembuahan bakal buah
meluas ke arah plasenta dan ovarium
(disebabkan 2 proses yaitu pembelahan
sel dan pembesaran sel) terbentuk
buah nyata (diikuti oleh pertumbuhan
memanjang dan pertumbuhan komponen
buah)

Lycopersicon esculentum
(tomat)

Merupakan buah berdaging dimana dagingnya


mencakup perikarp, sekat dan plasenta yang besar.
Menjelang masak, jaringan plasenta berdegradasi serta
bersifat lendir karena prosesnya melibatkan selulase.
Perubahan warna sewaktu proses pemasakan terjadi
karena transformasi kloroplas menjadi kromoplas.

Plasenta memenuhi ruang


buah sehingga bakal biji
tertanam di dalamnya.

Anatomi biji
Struktur anatomi biji
Perkecambangan

Biji berkembang
dari bakal biji.

Struktur anatomi biji terdiri atas :


Kulit biji (Perisperm)
Merupakan bagian terluar biji yang mempunyai integumen
(bakal biji) dimana semua bagian yang menyusun integumen
berperan dalam pembentukan kulit biji. Susunan Struktur
anatomi kulit biji sangat bervariasi untuk setiap jenis
tumbuhan. Kulit biji berasal dari selaput bakal biji. Kulit biji
terdiri dari dua lapisan yaitu :
1. Lapisan kulit luar (Testa)
pelindung utama bagi
bagian dalam biji
2.Lapisan kulit dalam (Tegmen) biasanya tipis seperti
selaput biasanya disebut kulit ari.
Endosperm
Merupakan hasil pembelahan inti primernya yang berkalikali, berfungsi memberi makan embrio yang sedang
berkembang. Sel-selnya mengandung amilum, lemak,
protein atau butir-butir aleuron
Embrio
Merupakan hasil pembelahan zigot hasil pembuahan yang
mempunyai potensi membentuk tanaman yang sempurna.
Embrio pada dikotil dan monokotil berbeda jumlah
kotiledonnya, monokotil memiliki satu kotiledon sedangkan
dikotil memiliki dua kotiledon.

Penampang melinta
biji jagung

Back

Next

PERKECAMBAHAN

Kecambah tumbuhan yang masih kecil , belum lama muncul


dari biji dan masih hidup dari persediaan makanan yang terdapat
dalam biji.
Perkecambahan Pertumbuhan embrio yang dimulai kembali
setelah penyerapan air (imbibisi)
Biji akan berkecambah bila terpenuhi beberapa syarat yang
diperlukan yaitu air, udara, cahaya dan panas. Sebelum
berkecambah, biji memerlukan waktu istirahat, sebelum waktu
istirahat terpenuhi, biji tidak akan berkecambah walaupun syaratsyarat lain terpenuhi. Gejala ini dikenal dengan nama Dormansi.
Perkecambahan biji dapat dibedakan menjadi :
a. Perkecambahan di atas tanah (epigeal) radikula (calon akar)
muncul hipokotil memanjang di bagian dasarnya dan
melengkung keping biji yang menyelubunginya tertarik ke atas
tanah oleh tegangan hipokotil meluruskan diri, kulit biji tanggal,
dan kulit biji terpisah satu dari lainnya ujung epikotil mulai
membentuk daun, buku, dan ruas.
b. Perkecambahan di bawah tanah (hipogeal) koleoriza
memanjang dan menembus perikarp akar menembus koleoriza
di ujung lain, pucuk yang diselubungi oleh koleoptil muncul.

Keterangan :
A.KULIT BIJI

1
2

1.Kutikula
2.Jaringan palisade
3.Parenkim termampat
4.Lapisan sel baru
5.Parenkim

3
4
5

B.KEPING BIJI
6.Epidermis keping biji
7.Parenkim keping biji
8.Tetes minyak

6
7
8