Anda di halaman 1dari 6

PRAKTIKUM KIMIA

O
L
E
H

Nama

: Trifani pakan

Kelas

: X Mipa 6

Kelomok : 4

SMA KHATOLIK GIOVANNI


KUPANG

LKS 1
Reaksi Redoks

A. Tujuan : Mengetahui reaksi redoks pada beberapa logam dengan larutan.


B. Dasar teori :
Konsep reduksi dan oksidasi (redoks) berdasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen,
penyerahan dan penerimaan elektron, serta peningkatan dan penurunan bilangan
oksidasi. Reaksi reduksi-oksidasi merupakan reaksi yang berlangsung pada proses-proses
elektrokimia, yaitu proses kimia yang menghasilkan arus listrik dan proses kimia yang
menggunakan arus listrik.
Reaksi redoks adalah gabungan dari reaksi reduksi dan reaksi oksidasi yang
berlangsung bersamaan. Tidak ada peristiwa pelepasan elektron (reaksi oksidasi) tanpa
disertai peristiwa penangkapan elektron (reaksi reduksi). Reaksi redoks dapat berlangsung
spontan maupun tidak spontan.
Reaksi redoks antara logam dan asam berlangsung spontan bergantung pada mudah
atau
sukarnya
logam
itu
mengalami
oksidasi
(kuat
ataulemahnya
sifatreduktor).Alessandro Volta melakukan eksperimen dan berhasil menyusun
deretkeaktifan logam atau deret potensial logam yang dikenal dengan deret Volta.
Li K Ba Ca Na Mg Al Nu Zn Cr Fe Cd Co Ni Sn (H) Cu Ag Hg Pt Au
Semakin ke kiri suatu unsur dalam deret Volta, sifat reduktornya semakin kuat. Artinya,
suatu unsur akan mampu mereduksi ion-ion unsur di sebelah kanannya, tetapi tidak mampu
mereduksi ion-ion dari unsur di sebelah kirinya.

C. Alat dan Bahan


Gelas kimia 250 ml
Logam seng
Paku besi
Larutan CuSO4 1 M
D. Cara kerja
1. Siapkan alat dan bahan.
2. Masukan larutan CuSO4 sebanyak 100 ml ke dalam gelas kimia 250 ml.
3. Siapkan sepotong logam seng berukuran kurang lebih 4 x 2 cm yang telah
diamplas bersih.
4. Amati perubahan yang terjadi.
5. Lakukan kembali percobaan seperti di atas dengan menggunakan logam besi.

E. Hasil pengamatan

Ketika logam seng dimasukan ke dalam larutan CuSO4, logam seng mengalami
perubahan warna, dari warna silver menjadi warna hitam.
Ketika logam besi dimasukan ke dalam larutan CuSO4 logam besiyang terkena larutan
mengalami perubahan warna menjadi coklat.
F. Pembahasan
Pertanyaan :
1. Apa yang terjadi saat seng yang berada dalam larutan CuSO4 ?
2. Apa yang terjadi saat paku dalam larutan CuSO4 ?
3. Reaksi apa yang terjadi ?
Jawaban :
1. Yang terjadi saat seng beradadalam larutan CuSO4 adalah seng berubah warna
menjadi hitam.
2. Yang terjadi saat paku berada dalam larutan CuSO4 adalah paku berubah warna
menjadi coklat.
3. Reaksi oksidasi/ reduktor.
G. Kesimpulan
jika seng dan paku dicelupkan pada larutan CuSO4 akan berubah warna.
H. Daftar pustaka
1. http://vennyhert.blogspot.co.id/2013/11/praktikum-reaksi-redoks.html
2. https://kimiamath.wordpress.com/2015/06/01/laporan-praktikum-kimia-dayadesak-logam/
3. http://busukma.blogspot.co.id/2015/04/laporan-kimia-reaksi-redoks.html

LKS 2
Perkembangan konsep reakasi redoks

A. Tujuan : Menyelidiki sifat-sifat reaksi oksidasi


B. Dasar teori :
Reaksi kimia dapat digolongkan ke dalam reaksi reduksi oksidasi (redoks) dan
reaksi bukan redoks. Konsep reaksi oksidasi dan reduksi mengalami perkembangan
seiring dengan kemajuan ilmu kimia. Pada awalnya, konsep reaksi oksidasi dan
reduksi didasarkan atas reaksi oksidasi yang melibatkan penggabungan/pengikatan
oksigen dan reaksi reduksi yang melibatkan pelepasan oksigen. Kemudian para ahli
melihat suatu karateristik yang mendasar dari reaksi oksidasi dan reduksi ditinjau dari
ikatan kimianya, yaitu adanya serah terima elektron. Adanya serah terima electron
menyebabkan reaksi oksidasi dan reduksi selalu terjadi bersama-sama sehingga disebut
juga dengan reaksi reduksi oksidasi atau reaksi redoks. Selanjutnya para ahli juga
menyadari bahwa reaksi redoks tidak selalu melibatkan serah terima electron, tetapi
juga penggunaan bersama pasangan electron, maka dikembangkanlah konsep reaksi
redoks berdasarkan perubahan bilangan oksidasi.
Reaksi redoks yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari misalnya pada reaksi
pembakaran, pengolahan logam, perkaratan besi, fotosintesis dan oksidasi makanan
dalam sel. Aki, baterai dan proses elektrolisis seperti penyepuhan juga berdasarkan
pada reaksi redoks.
C. Alat dan Bahan
Apel
Kentang
Pisau
Kertas
Korek api
Botol dan tutupnya
D. Cara kerja
a. Potongan apel dan kentang
1. Siapkan apel dan kentang.
2. Potonglah apel dan kentang tersebut. Kemudian biarkan kurang lebih
45 menit. Sambil menunggu, kegiatan (b) dapat dilakukan.
3. Amati perubahan yang terjadi pada potongan apel dan kentang
tersebut.
4. Analisislah perubahan yang terjadi.
5. Catat hasil pengamatan pada tabel.
b. Pembakaran kertas
1. Masukan kertas ke dalam botol.
2. Bakar kertas tersebut.
3. Biarkan kertas hingga habis terbakar dan amati hasil pembakarannya.
Amati zat yang dihasilkan.
4. Bersihkan botol, kemudian ulangi kegiatan 1 dan 2, tetapi saat kertas
mulai terbakar, tutup botol dengan segera.

5. Amati hal yang terjadi pada kertas.


6. Lakukan analisis penyebab kejadian tersebut.
7. Catat hasil pengamatan pada tabel.
E. Hasil pengamatan
a. Data pengamatan potongan apel dan kentang
Potongan
Apel

Kentang

Perubahan pada permukaan


potongan
Apel berubah warna menjadi
coklat
Kentang berubah warna
menjadi coklat.

Penyebab perubahan
Karna terjadi reaksi antara O2
dan zat yang terkandung pada
apel.
Kerna terjadi reaksi antara O2
dan zat yang terkandung pada
kentang

b. Data pembakaran kertas


Keadaan
botol
Botol
terbuka
Botol
tertutup

Hasil pembakaran
Jumlah
Warna
Banyak
Abu-abu
kehitaman
Sedikit
Coklat

Zat
CO
CO

Penyebab
kejadian
Karna ada oksigen
Karna tidak ada
udara/ kekurangan
oksigen.

F. Pembahasan
Pertanyaan :
1. Reaksi pada kegiatan a dan b termasuk reaksi oksidasi. Apakah pengertian reaksi
oksidasi? Apakah syarat terjadinya oksidasi?
2. Mengapa reaksi pada kegiatan b saat tabung tertutup menyebabkan hasil
pembakaran seperti pada tabel di atas?
3. Carilah tiga contoh reaksi yang termasuk reaksi oksidasi. Tuliskan reaksi tersebut.
4. Apakah pengertian reaksi reduksi?
5. Carilah tiga contoh reaksi yang termasuk reaksi reduksi. Tuliskan reaksi tersebut.

Jawaban :
1.
2.
3.
4.
5.

Reaksi oksidasi yaitu reaksi penambahan biloks dari suatu zat.


Karna tidak ada udara dalam tabung tertutup.
Perkaratan, pembusukan dan perubahan warna.
Reaksi reduksi adalah reaksi pelepasan oksigen dari suatu zat.
Pembakaran, pembusukan dan perubahan warna.

G. Kesimpulan
Pada kegiatan A, ketika buah apel dan kentang dibiarkan di udara terbuka,
maka apel dan kentang yang mengandung enzim akan bereaksi dengan oksigen
di udara yang akan membentuk senyawa kimia yang memberikan warna coklat.
Pada kegiatan B, ketika kertas di bakar dalam keadaan botol terbuka maka
jumlah yang dihasilkan dari sisa pembakan banyak, karna pada saat botol
terbuka udara masuk sehingga proses pembakaran tidak terganggu. Dan
sebaliknya, ketika kertas di bakar dalam keadaan botol tertutup, maka jumlah
yang dihasilkan dari sisa pembaan sedikit, karna pada saat botol tertutup tidak
ada udara di dalam botol sehingga api yang ada di dalam mati.

H. Daftar pustaka
1. http://bisakimia.com/2014/02/20/perkembangan-konsep-reaksi-oksidasireduksi/
2. http://viktorindrabuana10.blogspot.co.id/