Anda di halaman 1dari 7

A.

Sejarah RSU Datu Beru


Perkembangan Rumah Sakit di daerah saat ini sedang tumbuh pesat,
pertumbuhan ini dilatarbelakangi oleh adanya otonomi daerah sehingga
peningkatan pelayanan, peralatan, ketenagaan hingga peningkatan kapasitas
tempat tidur juga mengalami hal yang sama. Untuk pengembangan pelayanan
berkaitan erat dengan aspek pendidikan, ekonomi, kependudukan, sosial budaya.
Semakin tinggi tipe rumah sakit semakin besar kebutuhan sarana, prasarana dan
peralatan yang tentunya akan melibatkan tenaga-tenaga profesional dari berbagai
disiplin ilmu.
Rumah Sakit pada dasarnya berpegang pada misi sosial untuk memberikan
pelayanan kesehatan kepada semua pihak. Di sisi lain Rumah Sakit semakin
berpengaruh oleh mekanisme pasar dan harus tetap bisa bersaing serta
mempertahankan keberadaannya bahkan dituntut untuk memberikan pelayanan
yang lebih baik.
Terlepas dari berbagai kontradiksi yang muncul, perubahan globalisasi
yang begitu cepat menuntut Rumah Sakit untuk segera merubah paradigma ke
arah yang lebih maju. Diantaranya adalah adanya aplikasi manajemen modern
dalam pengelolaan rumah sakit dengan berbagai ciri sebagai berikut :
1. Adanya strategi & tujuan strategis Rumah Sakit
2. Adanya peta perjalanan organisasi Rumah Sakit
3. Adanya penerapan proses manajemen pada bidang keuangan, pemasaran,
logistik, pelayanan dan manajemen dalam pengelolaan manajemen Rumah
Sakit.
4. Dalam pengelolaan Rumah Sakit diharapkan akan terbentuk Rumah Sakit
yang bersifat entrepreneurship sehingga rumah sakit dapat hidup.
5. Adanya prioritas customer dalam pelayanan rumah sakit.

6. Adanya penggunaan satu atau lebih instrumen manajemen dalam pengelolaan


manajemen rumah sakit.
Dengan diterapkannya aplikasi manajemen modern, mandiri dan
berkembang terus dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnisnya. Dalam
menghadapi lingkungan bisnis yang semakin kompetitif, sebuah organisasi
diperkirakan akan terjadi di masa depan.
Lebih dari itu organisasi memerlukan untuk menciptakan perubahan yang
dilaksanakan mulai dari jangka waktu yang cukup panjang untuk mewujudkan
sasaran strategis yang dirumuskan.
Berdasarkan konsep manajemen modern dalam industri rumah sakit,
manajemen strategis adalah perencanaan yang diperlukan untuk mencapai
strategis rumah sakit yang terdapat dalam visi dan misi rumah sakit.
Adapun sejarah singkat RSUD Datu Beru Takengon
Berdiri sejak masa penjajahan Belanda Tahun 1939
Tahun 1978 RSU Takengon Menyandang Type D
Tahun 1995/ SK. MENKES RI. No. 109/ dengan Nama RSU Datu Beru
Takengon
Tahun 2002 menjadi Badan Pelayanan Kesehatan (BPK RSU) Datu Beru
Takengon
Tahun 2008 Bulan Juli (PP41) menjadi RSUD
Tahun 2009 SK MENKES RI Nomor 549/Menkes/SK/VII/2009
meningkat menjadi RSUD Type B

B. Visi dan Misi


Visi
Terwujudnya Rumah Sakit Umum Datu Beru Takengon sebagai Rumah Sakit
Rujukan Regional Wilayah Tahun 2012
Misi

1. Mewujudkan pelayanan paripurna pada seluruh lapisan masyarakat


2. Meningkatkan kualitas Pembelajaran Profesional disemua tingkatan untuk
menghasilkan sumber daya kesehatan yang beriman dan bertaqwa serta
berilmu pengetahuan dengan teknologi
3. Meningkatkan Produktivitas kerja dan pelayanan dengan satu komitmen
4. Meningkatkan fungsi Mananejen secara efektif dan efisien sesuai
komitmen
5. Meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh pegawai rumah sakit
6. Mewujudkan sarana dan prasarana yang berkualitas
Motto
G

: Gesit, disiplin disertai dengan rasa senang dan ramah dalam


melaksanakan pelayanan

: Efektif dan efisien dengan biaya yang minimal serta hasil yang
memuaskan

: mudah dimengerti dan tidak berbelit-belit dalam prosedur

: Memiliki rasa aman baik fisik maupun mental, material dan emosional
dan spritual dalam pelaksanaan

: Semangat dalam melakukan pelayanan yang ditandai dengan senyum,


sapa dan salam hangat

: Ilmiah yang didasari iman

: Hati Nurani sebagai andalan utama

Komitmen
Kami karyawan/karyawati BLUD Datu Beru Takengon berkomitmen
memberikan pelayanan kepada masyarakat cepat, tepat dan profesional sesuai
dengan visi-misi BLUD Datu Beru Takengon
Falsafah
Keselamatan, kesembuhan dan kepuasan pelanggan adalah kebahagiaan kami
Value (Nilai)
1. Kejujuran

2. Profesionalisme
3. Kebersamaan
4. Nuansa Islami
Memberikan pelayanan dengan menjunjung nilai kejujuran dan sikap
profesionalisme serta semangat kebersamaan seluruh tim kerja dalam
nuansa islami
Letak Geografis
Badan layanan Umum Daerah Datu Beru Takengon beralamat di jalan
Kebanyakan, berjarak km dari pusat kota Takengon sangat strategis, mudah
dijangkau oleh masyarakat

Batas batas wilayah sebagai berikut :


-

Sebelah Utara
Sebelah Selatan
Sebelah Barat

Sebelah Timur

: Berbatasan dengan rumah penduduk


: berbatasan dengan rumah penduduk
: Berbatasan dengan komplek kantor Dinas Kesehatan
Kabupaten Aceh Tengah
: Berbatasan dengan AKBID dan Jalan Sengeda

Rumah Sakit Umum daerah data baru Kabupaten Aceh Tengah adalah
Rumah Sakit Pemerintah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah yang
merupakan Rumah Sakit Rujukan Regional untuk Wilayah Tengah Pemerintah
Aceh yang melingkupi 5 Kabupaten (Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues,
Aceh Tenggara dan Nagan Raya. Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru
Kabupaten Aceh Tengah, dengan kapasitas tempat tidur 279 TT merupakan RS
kelas B non pendidikan dengan jumlah kunjungan sebagai berikut :
JUMLAH KUNJUNGAN TAHUN 2014
JENIS DATA
Jumlah pengunjung
Jumlah rawat jalan
Jumlah Rawat Inap

PEMANFAATAN RUMAH SAKIT


Bed Occupancy Rate (BOR)
Length Of Stay (LOS)
Bed Turn Over (BTO)
Turn Over Interval (TOI)
Net Death Rate (NDR)
Gross Death Rate (GDR)
1. Pelayanan Kesehatan Rawat Jalan

JUMLAH
72.243
56.956
15.287

TAHUN 2014
82 %
4 hari
59 kali
1 hari
0,009
0,026

Rawat jalan adalah pelayanan medis kepada seorang pasien untuk


pengamatan, diagnosis, pengobatan, dan pelayanan kesehatan lainnya, tanpa
mengharuskan pasien tersebut dirawat inap.
Berikut pelayanan rawat jalan pada RSU Datu Beru
1) Poliklinik Umum
2) Poliklinik DM
3) Poliklinik Penyakit Dalam
4) Poliklinik KIA & KB
5) Poliklinik Anak
6) Poliklinik Bedah
7) Poliklinik Syaraf
8) Poliklinik Paru
9) Poliklinik Jiwa
10) Poliklinik THT
11) Poliklinik Kulit/ Kelamin
12) Poliklinik Mata
13) Poliklinik Gigi
Pelayanan Rawat Jalan Tahun 2014
No
.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.

Poliklinik
Poliklinik Umum
Poliklinik DM
Poliklinik Penyakit Dalam
Poliklinik KIA & KB
Poliklinik Anak
Poliklinik Bedah
Poliklinik Syaraf
Poliklinik Paru
Poliklinik Jiwa
Poliklinik THT
Poliklinik Kulit/Kelamin
Poliklinik Mata
Poliklinik Gigi
Jumlah

Jumlah kunjungan
28
2.345
13.599
3.599
4.335
5.355
6.055
2.019
7.796
4.194
1.331
3.144
3.176
56.956

2. Pelayanan Kesehatan Rawat Inap


Rawat inap (opname) adalah proses perawatan pasien oleh tenaga
kesehatan profesional akibat penyakit tertentu, dimana pasien diinapkan di suatu

ruangan di rumah sakit. Berikut adalah pelayanan rawat inap pada RSU Datu
Beru.

Anda mungkin juga menyukai