Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI

Tujuan
1.
2.
3.
4.
5.

Mengetahui
Mengetahui
Mengetahui
Mengetahui
Mengetahui

Dasar teori

:
struktur jaringan epidermis dari lapisan Rhoeo Discolor
setiap fungsi dari setiap jaringan dan sel pada Rhoeo Discolor
struktur lapisan epitel dari rongga mulut ( sel hewan )
fungsi dari jaringan pada lapisan epitel rongga mulut
perbedaan struktur sel hewan dan tumbuhan

Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil mahkluk hidup. Sel
dibedakan menjadi 2 yaitu Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik, Sel Eukariotik
memiliki beberapa organel yaitu Mitokondria, Peroksisom, Mikrotubulus,
Mikrofilamen, Inti Sel, Retikulum Endoplasma, Aparatus Golgi, Ribosom, Lisosom,
Kloroplas, Sentrosom, Dinding Sel, Vakuola.
Sejarah penemuan sel :
1. Robert hooke
(1665)
Istilah sel digunakan untuk menamai ruang-ruang kosong seperti jaringjaring yang diamati dari mikroskop pada preparat irisan gabus.
2. Schliden dan Schwan (1830)
Tubuh tumbuhan dan hewan tersusun atas sel. Dan Sel diartikan sebagai unit
struktural kehidupan.
3. Robert Brown
(1831)
Menemukan adanya nukleus pada sel penyusun tubuh tanaman anggrek .
Nukleus dinyatakan sebagai pengatur aktivitas di dalam sel.
4. Felix Durjardin
Cairan plasmalah yang berperan dalam kehidupan sel.
5. Johanes Purkinye
(1869)
Protoplasma memberikan ciri suatu kehidupan.
6. Max Schultze
(1874)
Protoplasma merupakan dasar fisik kehidupan.
7. Rudolf Virchow
(1858)
Ditemukan fenomena pembelahan sel, sehingga disimpulkan bahwa semua
sel berasal dari sel ( omnis cellula cellula ).

Jaringan epitelium (epithelial tissue) terdapat dalam wujud lapisan-lapisan sel


yang terkemas dengan rapat. Pada banyak epitelium, sel-sel tersebut dipatri
menjadi satu oleh tight junction (persambungan ketat). Permukaan bebas pada
epitelium itu terpapar ke udara atau cairan, sementara sel-sel yang berada di
bagian dasar rintangan itu melekat ke suatu membran basal (Campbell, 2004).
Secara histologis mukosa mulut terdiri dari 3 lapisan, yaitu: 1) Lapisan
epitelium, yang melapisi di bagian permukaan luar, terdiri dari berlapis-lapis sel
mati yang berbentuk pipih (datar) dimana lapisan sel-sel yang mati ini selalu diganti
terus-menerus dari bawah, dan sel-sel ini disebut dengan stratified squamous
epithelium. 2) Membran basalis, yang merupakan lapisan pemisah antara lapisan
ephitelium dengan lamina propria, berupa serabut kolagen dan elastis. 3) Lamina
propria, Pada lamina propria ini terdapat ujung-ujung saraf rasa sakit, raba, suhu
dan cita rasa.

Alat dan bahan :


1.
2.
3.
4.

Daun rhoeo Discolor


Air
Tusuk gigi
Metyhlene biru

5.
6.
7.
8.

Mikroskop
Kaca preparat
Silet
Pipet

9.
10. Langkah Pengamatan Rhoeo discolor:
1. Siapkan mikroskop, atur mikroskop sesuai yang dibutuhkan.
2. Ambil lapisan warna ungu pada daun Rhoeo Discolor setipis mungkin dengan
3.
4.
5.
6.
7.

menggunakan silet.
Letakkan irisan daun Rhoeo Discolor diatas kaca preparat.
Beri sedikit air dengan menggunakan pipet pada kaca preparat.
Tutup kaca preparat .
Letakkan kaca preparat yang sudah ditutup di mikroskop.
Amati melalui mikroskop dan gambar struktur daun Rhoeo discolor.

11.
12.
13. Langkah Pengamatan epitel rongga mulut:
1. Ambil sel epitel pada bagian dalam mulut dengan menggunakan tusuk gigi.
2. Pindahkan sel ke atas kaca preparat.

3. Tambahkan setetes Metyhlene biru dengan menggunakan pipet di atas kaca


preparat.
4. Tutup kaca preparat.
5. Amati melalui mikroskop .
14.
15. Hasil pengamatan:
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.

27.Kesimpulan:
28.
29.Fungsi organel yang ada pada sel Daun Rhoeo discolor :
1. Dinding Sel
30.Dinding sel yang terletak diluar membrane plasma ,menyebabkan sel tidak
dapat bergerak dan berkembang bebas, layaknya sel hewan, Serta mencegah
kelebihan air yang masuk ke dalam sel.. Hal ini berguna karena dinding-dinding sel
dapat memberikan dukungan, perlindungan dan penyaring (filter) bagi struktur dan
fungsi sel sendiri.
2. Jaringan Epidermis
31. Jaringan yang terletak paling luar pada setiap organ tumbuhan.
Ciri-ciri jaringan epidermis adalah:

Tersusun dari sel-sel hidup.


Terdiri atas satu lapis sel tunggal.
Beragam bentuk, ukuran dan susunannya, tetapi biasanya tersusun rapat

tidak ada ruang antar sel.


Tidak memiliki klorofil
Dinding sel jaringan epidermis bagian mengalami penebalan , sedangkan

dinding sel jaringan epidermis bagian dalam dinding selnya tetap tipis.
Mengalami modifikasi membentuk derivat jaringan epidermis,
misal stomata, trikomata (rambut-rambut), spina (duri), vilamen , sel

kipas, sel kersik (sel silika).


3. Stomata
32.Celah pada epidermis yang dibatasi oleh dua sel penutup yang berisi kloroplas
dan mempunyai bentuk serta fungsi yang berlainan dengan epidermis.
33.Fungsi stomata:
Sebagai jalan masuknya CO2 dari udara pada proses fotosintesis
Sebagai jalan penguapan / transpirasi
Sebagai jalan pernafasan / respirasi
34.
4. Sel Penjaga
35.Berfungsi untuk mengatur, membuka dan menutupnya stomata. Pada
epidermis terdapat suatu lubang yang sangat kecil, bernama stoma (stomata).
bagian ini adalah celah yang dibatasi oleh dua sel khusus yang disebut sel penjaga.
36.Jadi, stomata terdiri atas sel penjaga yang berkloroplas, sel tetangga yang
tidak berkloroplas dan celah stomata.

37.
38.Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan
39.
1. Sel Tumbuhan

2. Sel Hewan

3. Struktur sel teratur

4. Struktur sel tidak teratur

5. Memiliki dinding sel

6. Tidak Memiliki dinding sel

7. Memiliki kloroplas

8. Tidak Memiliki kloroplas

9. Mempunyai Vakuola yang

10. Mempunyai vakuola tapi kecil

besar
11. Tidak memiliki sentrosom
13. Tidak memiliki lisosom
15. Tidak memiliki sentriol
17. Ukuran sel lebih besar
daripada sel hewan

12. Memiliki sentrosom


14. Mempunyai Lisosom
16. Mempunyai sentriol
18. Ukuran sel lebih kecil