Anda di halaman 1dari 20

SOAL ARSIP KEDKOM 2012

1.

a.
b.
c.
d.
e.
2.
a.
b.
c.
d.
e.
3.
a.
b.
c.
d.
e.
4.
a.
b.
c.
d.
e.
5.
a.
b.
c.
d.
e.
6.

Aktivitas manusia secara langsung maupun tidak langsung dapat menyebabkan perubahan serius pada
komposisi atmosfir secara global. Hal ini disebabkan karena beberapa aktivitas manusia dapat menyebabkan
meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca secara signifikan di atmosfer. Kegiatan berikut yang dapat
menyumbangkan kenaikan konsentrasi gas rumah kaca:
Industri kertas, penebangan hutan
Industry kilang minyak, penangkapan ikan
Trasnportasi darat, reboisasi hutan mangrove
Transportasi laut, pembakaran sampah dengan insinerator
Pembuangan sampah sembarangan, teknologi biopori
Peningkatan suhu bumi dapat dicegah dengan kegiatan go green. Termasuk kegiatan go green adalah
Pembuatan tanggul-tanggul banjir, penanaman lahan dengan system tumpang sari
Penebangan hutan untuk area pemukiman, transportasi mengunakan listrik
Pembakaran sampah jauh dari pemukiman, pemanfaatan ulang kertas bekas
Penebangan hutan untuk area pertanian, transportasi menggunakan BBG
Penghijauan hutan, pemisahan sampah organic dan an organic
Keterlibatan semua sector dalama menghadapi perubahan iklim mutlak diperlukan agar bencana yang
lebih luas dapat dihindari. Sector kesehatan dapat berperan dalam menghadapi perubahan iklim dalam hal:
Mitigasi
Adaptasi
Adaptasi dan mitigasi
Perbaikan kesehatan lingkungan
Pemberdayaan kesehatan masyarakat
Kegiatan yang dapat dilakukan oleh sector kesehatan dalam menghadapi climate change adalah:
Peningkatan kegiatan promosi kesehatan tentang climate change dan dampaknya terhadap kesehatan yang
dilakukan oleh puskesmas
Peningkatan kerjasama seluruh stakeholder dalam reboisasi hutan mangrove sehingga hutan mangrove
yang rusak dapat segera diatasi dan tidak menjadi habitat perindukan nyamuk
Penggunaan teknologi ramah lingkungan pada alat transportasi sehingga tidak menimbulkan pencemaran
lingkungan dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat
Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga dengan memisahkan pembuangan
sampahnya menjadi sampah organic dan anorganik
Membuat tanggul penahan banjir (seperti banjir kanal timur) agar tidak terjadi banjir dan dapat
menyebabkan masalah kesehatan pasca banjir
Indicator PHBS terkait dengan pengendalian vector adalah:
Membersihkan jamban
Memberantas jentik nyamuk
Membuang sampah pada tempatnya
Mencuci tangan dengan air mengalir
Memberantas nyamuk dengan fogging

Strategi kegiatan yang cocok diterapkan untuk peningkatan kesadaran anggota keluarga agar mau
melaksanakan PHBS yaitu:
a.
Advokasi
b.
Bina suasana

c.
d.
e.
7.
a.
b.
c.
d.
e.

Advokasi dan bina suasana


Pemberdayaan masyarakat
Advokasi dan pemberdayaan masyarakat
Strategi kegiatan yang cocok diterapkan untuk peningkatan kesadaran masyarakat agar mau
melaksanakan PHBS dalam rangka pengendalian vector adalah yaitu:
Advokasi
Bina suasana
Pemberdayaan masyarakat
Advokasi dan bina suasana
Advokasi dan pemberdayaan masyarakat

8.
a.
b.
c.
d.
e.

Indicator PHBS yang termasuk dalam aspek kesehatan lingkungan adalah:


Persalinan ditolong oleh petugas kesehatan
Melakukan aktivitas fisik setiap hari
Pemberian ASI eksklusif pada bayi
Makan sayur dan buah setiap hari
Menggunakan jamban sehat

9.
a.
b.
c.
d.
e.

Indikator PHBS yang mempunyai tujuan untuk pencegahan diare adalah:


Membuang sampah pada tempatnya
Menutup makanan dengan tudung saji
Mengusir lalat yang hinggap pada makanan
Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
Mencuci sayuran dan buah-buahan sebelum disajikan

10.
a.
b.
c.
d.
e.
11.
a.
b.
c.
d.
e.
a.
b.
c.
d.
e.
13.
a.

Penyakit DBD pada anak dapat dicegah jika semua anggota keluarga melakukan perilaku PHBS.
Indikator PHBS pada tatanan rumah tangga yang terkait dengan pencegahan DBD adalah:
Membuang sampah pada tempatnya
Memberantas jentik nyamuk di rumah
Memberantas nyamuk dengan fogging
Menguras bak mandi setiap minggu
Mengubur barang-barang bekas
Seorang dokter perusahaan batu bara di minta oleh bagian manajemen untuk melakukan plant survey,
sebelum pelaksanaan persiapan apakah yang perlu dilakukan oleh dokter tersebut?
Persiapan pekerja perusahaan
Persiapan manajemen perusahaan
Alat ukur dan checklist risk assessment
Persiapan klinik perusahaan
Semua salah

12. Pada saat dilakukan plant survey, metode yang sering kali digunakan adalah:
Walkthrough survey
Opening conference
Closing conference
Klarifikasi temuan
Semua salah
Identifikasi bahaya potensial saat plant survey adalah:
APD

b.
c.
d.
e.

Kecelakaan
Keselamatan
Fisik
Alat kerja

14.
a.
b.
c.
d.
e.

Yang termasuk kedalam hazard ergonomic adalah:


Duduk lama
Debu
Listrik
Stress kerja
Beban kerja

15.
a.
b.
c.
d.
e.

Tujuan plant survey adalah:


Adanya pencatatan dan pelaporan penyakit akibat kerja
Adanya informasi dan penyuluhan penyakit
Tersedianya APD
Adanya pemeriksaan kesehatan pekerja
Mengidentifikasi potensi bahaya

16.
a.
b.
c.
d.
e.

Manfaat plant survey bagi dokter perusahaan adalah:


Dapat melakukan upaya-upaya pencegahan
Meningkatan produktivitas kerja
Mengetahui APD yang digunakan
Mengetahui profil perusahaan
Semua benar

17.
a.
b.
c.
d.
e.

Presentasi hasil plant survey dapat berupa:


APD
Kecelakaan
Penyakit kerja
Bahaya potensial
Semua benar

18.
a.
b.
c.
d.
e.

Pentingnya profil perusahaan dalam plant survey adalah:


Mengetahui proses produksi dan karakteristik pekerja
Mengetahui APD yang digunakan
Mengetahui manajemen perusahaan
Mengetahui produksi perusahaan
Semua salah

19.
a.
b.
c.
d.
e.

Perusahaan harus menyediakan MSDS jika perusahaan tersebut menggunakan bahan material berupa:
Pekerjaan berat
Target kerja
APD
Bahan ledak
Bahan kimia

20.
a.
b.
c.

Rekomendasi bagi perusahaan yang bergerak di bidang garmen dapat berupa:


Membuang sampah pada tempatnya
Menyediakan tempat sampah
Menggunakan APD

d.
e.
21.
a.
b.
c.
d.
e.
22.
a.
b.
c.
d.
e.
23.
a.
b.
c.
d.
e.

Mempelajari MSDS
Mempelajari dan memahami factor resiko
Program promosi kesehatan di puskesmas melakukan penyebaran informasi kesehatan mengenai PHBS di
tempat ibadah. Informasi yang disampaikan mengenai PHBS di tatanan:
Pendidikan
Rumah tangga
Tempat-tempat umum
Tempat kerja
Institusi kesehatan
Siswa SD di kecamatan X diberikan imunisasi tetanus dan campak oleh puskesmas setempat. Kegiatan ini
dilakukan oleh petugas puskesmas melalui program:
P2M bagian imunisasi
Kesehatan anak bagian imunisasi
Usaha kesehatan sekolah
Pemberdayaan masyarakat sekolah
Kesehatan lingkungan sekolah
Pelaksanaan kegiatan diatas memerlukan kerjasama dengan pihak sekolah. Kegiatan ini disebut sebagai
kegiatan:
Lintas program
Lintas sektoral
Kerjasama antar program
Program spesialis
Program puskesmas

24.
a.
b.
c.
d.
e.

Berikut ini yang termasuk merupakan program pengembangan wajib di puskesmas adalah:
Kesehatan lingkungan
Usaha kesehatan lanjut usia
Promosi kesehatan
Upaya kesehatan mata
Upaya kesehatan kerja

25.
a.
b.
c.
d.
e.

Petugas program perbaikan gizi masyarakat di puskesmas paling tepat dipegang oleh tenaga:
Sarjana kesehatan masyarakat
Sanitarian
Dokter
Perawat
Nutrisionis

26.
a.
b.
c.
d.
e.

Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh program kesehatan ibu dan anaka adalah:
Penyuluhan NAPZA
Pemeriksaan garam beryodium
Deteksi dini tumbuh kembang (DIDTK)
Imunisasi balita
Pemeriksaan jentik nyamuk

27.
a.
b.

Penyakit menular langsung yang ditangai oleh program penyakit menular di puskesmas adalah:
DBD, kusta, DM
TB, pneumonia, kusta

c.
d.
e.

Kusta, rabies, filariasis


TB, DBD, pneumonia
DM, hipertensi, pneumonia

28.
a.
b.
c.
d.
e.

Program penanggulangan NAPZA merupakan bagian kegiatan dari program:


Promosi kesehatan
Kesehatan lingkungan
Usaha kesehatan sekolah
Kesehatan remaja
Kesehatan anak

29.
a.
b.
c.
d.
e.

Pada metode Deducto Hipotetico Verivikatif, membuat dugaan yang ditarik berdasarkan teori,
dogma/pengalaman pengalaman, adalah:
Deduksi
Hipotesis
Verifikasi
Uji statistic
Induksi

30.
a.
b.

Dalam metode Deducto Hipotetico Verivikatif, pemahaman mengenai deduksi adalah:


Dugaan yang ditarik berdasarkan teori, dogma/pengalaman pengalaman
Berdasarkan pengalaman pengalaman/teori teori atau dogma yang bersifat umum dilakukan
dugaan/hipotesis
c.
Proses pembuktian untuk hipotesis yang telah disusun
d.
Hasil penelitian tersebut disususn ke dalam suatu teori yang umum/generalisasi
e.
Para ahli menunjukkan kerendahan hatinya dalam menyatakan hasil penelitian
31.
a.
b.
c.
d.
e.
32.
a.
b.
c.
d.
e.
33.
a.
b.
c.
d.
e.

Pada pembuatan proposal penelitian, apabila pertanyaan yang muncul adalah kenapa kita melakukan
penelitian ini? dan apa yang diharapkan?, maka tahap pembuatan proposal yang dilakukan adalah:
Seleksi, analisis pernyataan rumusan masalah
Formulasi tujuan penelitian
Telaah literature/kepustakaan
Metodologi penelitian
Rencana kerja dan anggaran
Elemen penting pada proposal penelitian, seperti pembuatan definisi operasional, variable, desain
penelitian dan teknik pengumpulan data, dilakukan pada tahap pembuatan proposal penelitian:
Seleksi, analisis pernyataan rumusan masalah
Formulasi tujuan penelitian
Telaah literature/kepustakaan
Metodologi penelitian
Rencana kerja dan anggaran
Element penting penelitian adalah membuat kerangka teori dan kerangka konsep penelitian. Hal tersebut
dilakukan pada tahap penelitian:
Seleksi, analisis pernyataan rumusan masalah
Formulasi tujuan penelitian
Telaah literature/kepustakaan
Metodologi penelitian
Rencana anggaran

34.
a.
b.
c.
d.
e.
35.
a.
b.
c.
d.
e.
36.
a.
b.
c.
d.
e.

Pada tahap penelitian dimana dilakukan penyusunan metode penelitian, maka pertanyaan yang harus
dilakukan untuk hal tersebut adalah:
Apa yang menjadi permasalahan yang akan diteliti?
Kenapa kita melakukan penelitian ini? Apa yang diharapkan?
Apakah informasi tersedia?
Data apa yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan penelitian kita?
Siapa mengerjakan apa dan kapan waktu pengerjaannya?
Dibawah ini merupakan langkah awal untuk mengembangkan kerangka konsep, konseptualisasi dan
operasionalisasi variable serta menentukan desain penelitian:
Perumusan masalah
Definisi masalah penelitian
Prasyarat utama penelitian
Sumber perumusan masalah penelitian
Kerangka teori penelitian
Setelah ditentukan perumusan masalah, pertanyaan penelitian, tujuan penelitian dan dilakukan telaah
literature, langkah selanjutnya adalah membuat:
Kerangka konsep penelitian
Definisi operasional penelitian
Metode penelitian
Rancangan penelitian
Kerangka teori penelitian

37.
a.
b.
c.
d.
e.

Berikut ini yang menjadi penyebab masalah program pelayanan kesehatan adalah:
Proses
Output
Outcome
Impact
Lingkungan

38.
a.
b.
c.
d.
e.

Dalam program puskesmas, masalah dilihat dari:


Outcome
Input
Proses
Lingkungan
Planning

39.
a.
b.
c.
d.
e.

Berikut ini merupakan outcome dalam program promosi kesehatan puskesmas:


Peningkatan pengetahuan masyarakat dalam pemberian ASI eksklusif
Kepuasan masyarakat dalam penyuluhan yang diadakan puskesmas
Jumlah penyuluhan yang diadakan mencapai target
Peningkatan persentase bayi yang mendapat ASI eksklusif
Tingginya jumlah masyarakat yang berpengetahuan baik terhadap pemberian ASI eksklusif

40.
a.

Contoh rumusan madalah yang benar adalah:


Cakupan bayi yang ditimbang (D/S) di wilayah Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih periode JanuariMei 2015 adalah sebesar 69,05% kurang dari target sebesar 85%
b.
Cakupan bayi yang ditimbang (D/S) di wilayah Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih periode JanuariMei 2015 memiliki selisih 15% dari target sebesar 85%

c.

Cakupan partisipasi masyarakat di wilayah Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih periode Januari-Mei
2015 dalam menimbang bayi (D/S) adalah sebesar 69,05% kurang dari target sebesar 85%
d.
Cakupan keterlibatan masyarakat di wilayah Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih periode Januari-Mei
2015 dalam menimbang bayi (D/S) memiliki selisih 15% dari target sebesar 85%
e.
Cakupan bayi yang ditimbang (D/S) di wilayah Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih periode JanuariMei 2015 adalah sebesar 69,05%
41.
a.
b.
c.
d.
e.

Pernyataan di bawah ini benar adalah:


Merupakan kesenjangan antara observed dan kenyataan
Diselesaikan dari yang paling rendah tingkat kegawatannya
Harus diselesaikan semua walaupun memiliki keterbatasan
Non-scoring technique lebih objektif
Dalam metode MCUA, apabila makin mungkin diselesaikan (feasible) akan diberikan skor lebih besar

42.
a.
b.
c.
d.
e.

Dalam MCUA, feasibility dapat dinilai dari:


Factor lingkungan
Factor organizing
Factor output
Factor ketersediaan tenaga kesehatan
Factor perencanaan

43.
a.
b.
c.
d.
e.

Metode BRYANT menggunakan criteria sebagai berikut:


Emergency, greatest member, expanding scope, policy
Seriousness, prevalence, community concern, manageability
Severity, magnitude, vulnerability, community and political concern
Seriousness, prevalence, expanding scope, policy
Emergency, prevalence, community concern, vulnerability

44.
a.
b.
c.
d.
e.

Diagram fishbone digunakan untuk:


Mencari kemungkinan penyebab masalah
Mencari masalah
Mencari prioritas masalah
Mencari akar penyebab masalah
Mencari kemungkinan akar penyebab masalah

45.
a.
b.
c.
d.
e.

Langkah selanjutnya setelah mencari kemungkinan penyebab masalah dalam lingkaran pemecahan
masalah adalah:
Merumuskan alternative pemecahan masalah
Menentukan penyebab yang paling dominan
Melakukan evaluasi
Menyusun rencana pemecahan masalah
Melakukan identifikasi masalah kembali

46.
a.
b.
c.
d.
e.

Untuk memilih pemecahan masalah yang terbaik, digunakan MCUA dengan criteria berikut ini, kecuali:
Dapat memecahkan masalah dengan sempurna
Mudah dilaksanakan
Didukung oleh kebijakan
Murah biaya
Waktu penerapan tidak lama

47.

Untuk mengetahui besarnya kasus baru DBD di wilayah kerja puskesmas Cilincing maka digunakan:

a.
b.
c.
d.
e.

Prevalence rate
Incidence rate
Propotion
Ratio
Attack rate

48.
a.
b.
c.
d.
e.

Berdasarkan waktu dilakukannya pengamatan maka prevalence rate dibagi menjadi:


1
2
3
4
5

49.
a.
b.
c.
d.
e.
50.
a.
b.
c.
d.
e.

Pada kelompok masyarakat tertentu masih ada yang menolak system asuransi. Mereka lebih memilih
mengumpulkan uang bersama (udunan) bila ada salah satu anggota keluarganya yang sakit. Hal ini merupakan
salah satu aspek yang harus disadari oleh seorang dokter layanan primer, yaitu aspek:
Psikologis
Biologis
Social
Budaya
Ekonomi
Angka kejadian kasus baru dan alam leptospirosis di wilayah kerja puskesmas X aadalah 5 per 100.000
penduduk. Angkat tersebut adalah:
Prevalence rate
Incidence rate
Propotion
Ratio
Attack rate
51. typhoid fever adalah salah satu penyakit endemis di Indonesia. Maksud pernyataan tersebut adalah:
a. typhoid fever adalah penyakit yang mematikan di Indonesia
b. typhoid fever adalah penyakit yang menular di Indonesia
c. typhoid fever adalah penyakit yang banyak terjangkau di Indonesia
d. typhoid fever adalah penyakit yang terdapat luas selain di Indonesia juga di seluruh dunia
e. typhoid fever adalah penyakit yang meningkat dua kali lipat angka kejadiannya di Indonesia
52. untuk mengetahui bagaimana persepsi pasien, seorang ibu rumah tangga yang berlatar belakang
pendidikan SD, mengenai hipertensi yang dialaminya maka pada saat anamnesis bentuk pertanyaan yang
paling sesuai adalah:
a. jelaskan definisi dari hipertensi?
b. bagaimana pandangan ibu tentang penyakit darah tinggi? Apakah itu adalah penyakit yang berat dan
mematikan?

c. bagaimana persepsi ibu tentang hipertensi?


d. apa yang ibu ketahui tentang penyakit darah tinggi?
e. Apa saja penyebab darah tinggi yang ibu ketahui?
53. untuk memahami budaya masyarakat tertentu ketika tugas di daerah maka sebaiknya seorang dokter
mempelajari ilmu:
a. culturologi
b. sosiologi
c. antropometri
d. biologi
e. antropologi
54. fase dalam siklus bencana, dimana yang dilakukan adalah evakuasi korbandan rapid analysis disebut:
a. emergency
b. preparedness
c. rehabilitation
d. reconstruction
e. recovery
55. berdasarkan data epidemiologi, jenis penyakit yang banyak terjadi ketika gempa bumi adalah:
a. combustion
b. typhoid fever
c. dengue fever
d. limb fracture
e. bronchitis
56. kasus pneumokosis banyak terjadi pada bencana:
a. earthquake
b. tsunami
c. flood
d. volcano eruption

e. drought
57. pada saat bencana banjir maka obat-obatan yang sebaiknya disediakan dalam jumlah besar:
a. mercurochrome
b. ringer lactate
c. multivitamin
d. chloramphenicol ear drop
e. H2O2 soln
58. salah satu tujuan dari pelaksanaan diagnosis intervensi komunitas adalah:
a. menentukan masalah kesehatan tiap personal di puskesmas
b. menentukan kebijakan kepala psukesmas di wilayah kerja nya
c. sebagai dasar untuk menentukan pengembangan kegiatan intervensi
d. melakukan kegiatan pengabdian masyarakat
e. sebagai pengembangan program puskesmas
59. dokter harus mampu melakukan komunikasi yang efektif dalam upaya peningkatan kesehatan, pemantauan
kesehatan individu dan kelompok merupakan profil dokter masa depan menurut WHO:
a. health care provider
b. decision maker
c. educator
d. manager
e. community leader
60. dokter harus mampu memanfaatkan sumber daya yang ada secara efisien, melalui pelayanan yang
terkoordinasi dan bekerja sama dengan profesi lain, pada lingkup operasional strata pertama merupakan profil
dokter masa depan menurut WHO:
a. health care provider
b. decision maker
c. educator
d. manager
e. community leader

61. penentuan area masalah dalam diagnosis intervensi komunitas dapat menggunakan metode non skoring
dimana metode tersebut untuk mengetahui persepsi masyarakat mengenai masalah yang ada, disebut dengan
metode:
a. Delphi technic
b. delbeq technic
c. bryan technic
d. MCUA technic
e. PAHO technic
62. dibawah ini merupakan salah satu teori terjadinya penyakit :
a. teori blum dan teori predisposing factor
b. teori health beliefe model dan teori the weel
c. teori L Green dan teori epidemiological triangle
d. teori the weel dan teori john Gordon
e. teori blum dan teori precede proceed
63. gerontology yang berasal dari Bahasa yunani diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari
keadaan manusia usia lanjut, dimana mencakup penyelidikan tentang dari manusia yang mengalami proses
penuaan:
a. gender dan biology
b. biologi dan aspek social
c. aspek medis dan social
d. a dan b benar
e. b dan c benar
64. pelopor geriatric yang dikembangkan di inggris adalah:
a. Ignaz leo
b. L.Green
c. Marjory Warren
d. H.R.Blum
e. salah semua

65. lanjut usia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas, telah diatur dalam peraturan
pemerintah nomor :
a. 41 tahun 2004
b. 42 tahun 2004
c. 43 tahun 2004
d. 42 tahun 2005
e. 43 tahun 2005
66. yang bukan termasuk upaya peningkatan kesejahteraan social bagi lanjut usia tidak potensial adalah :
a. pelayanan kesehatan
b. pelayanan keagamaan dan mental spiritual
c. bantuan social
d. pelayanan pendidikan dan pelatihan
e. perlindungan hokum
67. strategi yang digunakan untuk meningkatkan pelayanan gizi pada usia lanjut, antara lain adalah
desentralisasi, yang maksudnya :
a. mengarah pada asuransi kesehatan
b. meningkatkan kualitas pelayanan oleh nakes yang bermutu
c. memperpanjang usia harapan hidup
d. mendekatkan pelayanan dan tanggung jawab pada usila
e. membuka balai latihan kerja dan pelatihan untuk usila
68. yang berkewajiban membina panti social tresna werdha dan poksila di wilayah kerjanya adalah :
a. puskesmas
b. rumah sakit
c. LSM
d. keluarga
e. pemerintah
69. depkes (1985) menjelaskan tentang usila diaktakan bahwa proses ketuaan merupakan masa penurunan
bertahap dari masa puncak kedewasaan seseorang sampai saat kematian, merupakan bunyi teori:

a. teori pemisahan diri


b. teori psiko dinamika
c. teori kegiatan
d. konsep pengembangan
e. salah semua
70. yang dimaksud dengan kegiatan death and case follow up adalah:
a. kegiatan audit maternal
b. kegaitan audit perinatal
c. kegiatan audit infant
d. kegiatan audit maternal infant
e. kegiatan audit maternal perinatal
71. suatu peningkatan kejadian kesakitan dan kematian secara cepat dan mengenai daerah yang luas di sebut
sebagai:
a. epidemic
b. wabah
c. KLB
d. pandemic
e. kasus
72. yang merupakan factor predisposing factor dari akses nyata masyarakat terhadap pelayanan kesehatan
adalah :
a. asuransi kesehatan
b. anjuran dari petugas kesehatan
c. ketersediaan obat
d. persepsi biaya
e. manajemen administrasi pelayanan kesehatan
73. dibawah ini yang termasuk rujukan kesehatan adalah:
a. rujukan sarana dan logistic

b. rujukan specimen dan tenaga


c. rujukan ilmu pengetahun dan opersional
d. rujukan kasus dan rujukan tenaga
e. rujukan specimen dan logistic
74. pengukuran status gizi tidak langsung dapat dilakukan dengan cara:
a. biokimia
b. klinis
c. survey konsumsi
d. biofisik
e. antropometri
75. metode penilaian yang digunakan untuk memantau status gizi ibu hamil adalah dengan cara :
a. pengukuran BB/TB
b. pengukuran LILA
c. pengukuran tebal lemak
d. pengukuran Hb
e. pengukuran lingkar panggul
76. amar maruf nahi munkar secara individual sesuai dengan kadar kemampuan dan fungsinya, menurut
hukum islam adalah:
a. fardhu ain
b. fardhu kifayah
c. Sunnah muakkadah
d. Sunnah ghairu muakkadah
e. Sunnah muqayyad
77. berikut ini yang bukan termasuk sifat yang harus dimiliki oleh pelaku amar maruf dan nahi munkar,
adalah:
a. mengetahui hal-hal yang maslahah dan mudharat
b. mengetahui kaidah saddudzdzariah

c. bias menjadi teladan


d. rifq (lemah lembut)
e. ananiyah (mengutamakan kepentingan pribadi baru orang lain)
78. memanggil, menyampaikan, mengajak manusia ke jalan allah untuk melaksanakan perintah-Nya dan
menjauhi larangan-Nya untuk mencapai kehidupan bahagia di dunia dan akhirat sesuai dengan contoh
rasulullah, adalah:
a. definisi dawah dari segi Bahasa
b. definisi dawah Islamiyah dari segi istilah
c. definisi tabligh dari segi Bahasa
d. definisi amar maruf dan nahi munkar dari segi Bahasa
e. definisi dari muballigh
79. Menumbuhkan pengertian, kesadaran, penghayatan dan pengamalan ajaran Islam Sehingga menjadi Insan
Kamil bahagia di dunia dan akhirat adalah termasuk :
A. Pengamalan rukun Iman
B. Pengamalan rukun Islam
C. Bagian dari Ihsan
D. Amal Shalih
E. Tujuan Dakwah
80. Pelayanan kesehatan adalah termasuk metode dakwah Bil-Hikmah. Berikut ini yang bukan termasuk
metode Dakwah Islam adalah :
A. Mau izhah Hasanah
B. Mujadalah
C. Hikmah
D. Uswah Hasanah
E. Uswah Sayyiah
81. Sebagai seorang muslim profesi dan keahlian apapun yang mereka miliki wajib ber amar Maruf dan nahi
munkar yang meliputi :
A. Aqidah

B. Akhlak
C. Ibadah
D. Hak-hak manusia
E. Semua jawaban di atas benar
82. Berbagi dengan orang lain adalah salah satu wujud kepedulian sosial. Berikut ini yang bukan termasuk
kepedulian sosial adalah :
A. Berbagi senyum
B. Berbagi harta
C. Berbagi ilmu
D. Berbagi tenaga
E. Berbagi kemunkaran
83. Kesepakatan ulama dalam menentukan hukum suatu masalah ijtihadiyah disebut :
A. Ijmak
B. Qiyas
C. Ijtihad
D. Istishab
E. Istihsan
84. Firman Allah (QS Al-Kautsar:2) Artinya : Maka dirikanlah Shalat karena Tuhanmu Dan
A. Beramal shalihlah
B. Berbaktilah kepada orang tua
C. Bersyukurlah
D. Berkorbanlah
E. Berdzikirlah
85. Konsep Islam mengkarantina penderita penyakit menular sebagaimana hadits tentang Thaun Dianjurkan :
A. Tidak perlu takut terserang penyakit sebab sehat dan sakit termasuk takdir Allah
B. Agar tidak memasuki wilayah tersebut, atau jika sudah di dalam agar tidak keluar
C. Takdir Allah berisi pilihan pilihan

D. Bersabar dan tawakal


E. Tidak perlu berlebihan merespon dan menyikapinya
86. Pihak yang termasuk Bukan Pekerja dalam non-PBI adalah
A. Pejabat Negara
B. Pegawai swasta
C. Penerima pensiun
D. Pekerja mandiri
E. TNI
87. Di bawah ini akan mendapat jaminan kesehatan secara individu setelah membayar iuran ke BPJS yaitu
A. PNS
B. Pensiun
C. Pekerja Penerima Upah
D. Pekerja bukan penerima upah
E. TNI
88. Berikut ini adalah layanan yang tidak diberikan di layanan primer
A. Konseling KB
B. Transfusi darah
C. Rawat inap
D. Partus normal
E. Resep obat roborantia
89. Sistem pembayaran jasa medis dalam Sistem Kesehatan Nasional di fasilitas layanan sekunder
menggunakan metode
A. Time based
B. Serviced based
C. Salary
D. Capitation
E. Case payment

90. Berikut ini adalah karakter metode kapitasi


A. Banyak atau sedikitnya pasien yang dilayani dokter tidak mempengaruhi pendapatannya
B. Dokter termotivasi memberikan pelayanan terbaik dan cenderung berlebihan kepada pasiennya
C. Cenderung merugikan pasien yang membayar langsung pada saat palayanan diberikan
D. Dokter dihadapkan pada risiko merugi bila pasiennya banyak yang memiliki faktor resiko
E. Jumlah yang dibayarkan per kasus dihitung berdasarkan prosedur yang diperkirakan akan dilakukan
91. Seorang pekerja laki-laki berumur 40 tahun, terdiagnosis oleh dokter perusahaan menderita silicosis,
kemungkinan pekerja tersebut bekerja di industri :
A. Industri Alumunium
B. Industri Textile
C. Industri Asbes
D. Industri Batubara
E. Industri Baja
92. Pekerjaan diatas terbiasa merokok satu bungkus setiap hari, dalam diagnosis penyakit akibat kerja hal ini
termasuk kedalam langkah ke:
A. Dua
B. Tiga
C. Empat
D. Lima
E. Enam
93. Pemeriksaan pra-kerja, annual atau berkala termasuk kedalam pencegahan :
A. Primer
B. Sekunder
C. Tersier
D. Specific protection
E. Fit to work
94. Penyebab penyakit akibat kerja yang disebabkan microspora atau jamur yang biasanya mengenai pekerja
agriculture adalah :

A. Bagassosis
B. Byssinosis
C. Farmers lung
D. Anthracosis
E. Asbetosis
95. Berdasarkan risk assessment, resiko merupakan perkalian antara effect dan likelihood of accurancy, tingkat
keparahan efek yang memerlukan perawatan P3K, langsung dapat ditangani, dengan kerugian materi sedang
termasuk ke dalam kriteria :
A. Insignificant
B. Minor
C. Moderate
D. Mayor
E. Catastrophic/bencana
96. Dibawah ini yang tergolong cara ukur dalam pengambilan data adalah :
A. Kuisioner
B. Wawancara
C. Chec list
D. Timbangan
E. Salah semua
97. Diagnosis dan intervensi komunitas adalah survey. Maksud dari pernyataan tersebut :
A. Diagnosis dan intervensi komunitas dilakukan di daerah pedesaan
B. Diagnosis dan intervensi komunitas merupakan suatu penelitian
C. Diagnosis dan intervensi komunitas merupakan suatu kunjungan lapangan
D. Diagnosis dan intervensi komunitas dilakukan di wilayah Puskesmas
E. Diagnosis dan intervensi komunitas merupakan kegiatan ilmiah
98. Sebagai dasar untuk dapat membuat kuesioner (alat pengumpul data) pada diagnosis dan intervensi
komunitas
A. Area masalah

B. Kerangka teori
C. Kerangka konsep
D. Definisi operasional
E. Latar belakang
99. Persiapan yang harus dilakukan sebelum turun ke masyarakat untuk melakukan diagnosis komunitas:
A. Berkenalan, sambung rasa dan mewawancarai keluarga binaan
B. Menganalisis data penelitian, masalah kesehatan dan informan
C. Membuat daftar pertanyaan untuk wawancara kepada komunitas
D. Membaca hasil laporan diagnosis komunitas angkatan sebelumnya
E. Berdiskusi dengan keluarga binaan untuk menentukan masalah
100. Yang menunjukkan variable dependennya dalam judul diagnosis komunitas Perilaku ibu-ibu nifas dalam
pemberian ASI eksklusif pada bayinya di bawah ini adalah :
A. Perilaku ibu nifas dalam pemberian ASI eksklusif
B. Pengetahuan ibu nifas dalam pemberian ASI eksklusif
C. Pendidikan ibu nifas dalam pemberian ASI eksklusif
D. Ketersediaan sarana dalam pemberian ASI eksklusif
E. Dorongan suami dalam pemberian ASI eksklusif

Sampai bertemu di Semester Selanjutnya, dan Selamat Berlibur