Anda di halaman 1dari 13

Promosi Kesehatan

PERAWATAN BAYI
BBLR DI RUMAH
Dizi Bellari Putri, S.Ked
Bagian/SMF Anak
RSUD Cut Meutia Aceh Utara

Bayi Berat Badan Lahir


Rendah (BBLR)
1. Bayi kurang bulan murni (premature)
- Lahir masa gestasi < 37 minggu
BB sesuai masa gestasi
- Immaturitas system organ
2. Bayi kecil Masa Kehamilan (KMK)

- BB tidak sesuai dengan masa


gestasi

Penyebab
Faktor ibu
Faktor janin
Faktor plasenta
Tidak diketahui

Perawatan yang dapat Ibu


lakukan di rumah
1.
2.
3.
4.
5.

Pemberian ASI
Pertahankan suhu tubuh normal
Pencegahan penularan infeksi
Pemberian suplementasi
Kunjungan ke Dokter

1. Pemberian ASI
ASI => pilihan utama
berfungsi untuk kekebalan tubuh serta
manfaat psikologis lainnya.
Ibu yang melahirkan bayi prematur akan
mempunyai ASI dengan komposisi sesuai
kebutuhan bayinya.
Berilah ASI sedikit demi sedikit tapi
usahakan sesering mungkin untuk
mencukupi kebutuhan kalori, protein dan
lainnya.

refleks mengisap dan menelan BBLR


biasanya masih sangat lemah
Ibubisa memberikan ASI perah yang
disendokkan ke mulut bayi atau bila sangat
terpaksa dengan pipa lambung atau pipet.
susu formula khusus BBLR bisa diberikan
bila ASI tidak dapat diberikan karena
berbagai sebab.

2. Pertahankan Suhu Tubuh


Normal
BBLR memang
punya masalah
tentang
mempertahanka
n suhu tubuh,
cara
mempertahanka
n suhu
tubuhnya,
misalnya
dengan cara :

Metoda Kanguru (kangaroo


mother care)

Metode ini sangat baik untuk menjaga tubuh bayi


tetap hangat dengan cara menggendong atau
mendekap bayi, seperti bayi kanguru dalam
kantung ibunya.
Caranya: letakkan bayi dalam dekapan ibu dengan
kulit menyentuh kulit, posisi bayi tegak, kepala
miring ke kiri atau ke kanan. Keunggulannya, bayi
mendapatkan sumber panas alami terus menerus
langsung dari kulit ibu, mendapatkan kehangatan
udara dalam kantung/baju ibu, serta ASI ibu menjadi

Menempatkan bayi diruangan yang hangat,


botol yang dihangatkan, atau tempat tidur
berisi air hangat
Membungkus tubuh BBLR dengan kain hangat
dan diberikan kain penutup dikepala/ topi
Pastikan tangan selalu dalam kondisi hangat
saat memegang bayi berat lahir rendah
Usahakan cepat mengganti popok/kain/baju
basah

3.Pencegahan Penularan Infeksi

Pencegahan ini bisa dilakukan dengan cara


mencuci tangan sebelum memegang bayi
dan menghindarkan kontak dengan orang
atau lingkungan yang beresiko tinggi
terhadap penularan infeksi ( tempat umum
atau orang yang sedang sakit )
Menggunakan masker bila si ibu sakit

4. Pemberian Suplemen
yang sesuai
petunjuk
dokter seperti
multivitamin,
zat besi,
Vitamin E dan
sebagainya.

5. Kunjungi Dokter
mendapati tanda-tanda kurang baik, seperti
bayi malas minum, napas cepat, badan
panas, kulit bertambah kuning, atau kejang,
segera periksakan bayi ke rumah sakit.

TERIMA KASIH