Anda di halaman 1dari 5

JOURNAL REVIEW

PREPARATION AND CHARACTERIZATION OF NABUMETONE


LIPOSOMES

N111 13 312
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI FARMASETIKA A

PREPARATION AND
CHARACTERIZATION OF
NABUMETONE LIPOSOMES
K. L. SENTHILKUMAR, R. P. EZHILMUTHU, PRAVEEN P.
Bahan-bahan yang digunakan:
Nabumeton, Soya lecithin 30% kolesterol, kloroform, metanol, kalium dihidrogen
fosfat, disodium hidrogen fosfat, natrium klorida, dan aseton.
Metode Formulasi Liposom:
Berbagai perbandingan nabumeton:soya lecithin:kolesterol dilarutkan dalam 5 ml
kloroform. Larutan ini dimasukkan ke dalam labu alas bulat 250 ml. Labu alas bulat
dirotavapor pada kecepatan 80 rpm selama 15 menit di dalam water bath pada
suhu 4oC di bawah vakum 900 mmHg. Pelarut organik kemudian diuapkan
perlahan pada proses ini sehingga terbentuk lapisan film lipid kering yang tipis pada
dasar labu. Lapisan film lipid kering yang tipis kemudian dihidrasi secara perlahan
dengan 5 ml buffer fosfat pH 7.4, diputar selama kurang lebih 2 jam hingga
diperoleh suspensi putih susu. Hasil yang diperoleh kemudian disentrifugasi untuk
menghilangkan nabumeton yang tidak terjerap pada kecepatan 3000 rpm selama
30 menit. Pelet yang diperoleh kemudian didispersikan di dalam buffer fosfat.
REVIEW
- Nabumeton merupakan obat Anti-inflamasi non steroid (AINS). Mekanisme kerja
nabumeton yaitu inhibitor siklooksigenase. Nabumeton praktis tidak larut dalam
air.
- Lesitin merupakan campuran yang terdiri dari digliserida dari asam stearat,
palmitat, dan oleat, yang terhubung pada ester kolin asam fosfat dan ditemukan
pada hewan dan tumbuhan hidup. Pada lesitin alami, asam fosfat terikat pada
gliserol pada posisi alfa, namun asam fosfat juga dapat terikat pada posisi beta.

Dari tabel dapat dilihat bahwa komponen utama dari lesitin yaitu fosfatidilkolin

Sedangkan untuk bagian non polar soya lesitin paling banyak mengandung asam
linoleat

Penggunaan kolesterol dalam liposom dapat menstabilkan rantai asam lemak,


membuatnya menjadi lebih kaku dan menurunkan permeabilitas liposom. Telah
diketahui selama beberapa dekade bahwa penambahan kolesterol ke dalam fase
cair (terutama lemak jenuh) menurun permeabilitas terhadap air. Sebuah

liposom yang terbuat dari 100% lipid tak jenuh dalam fase cairan tidak dapat
menahan konten obat yang terenkapsulasi dan obat larut air yang terjerap akan
bocor keluar seiring berjalannya waktu, maka dari itu penambahan kolesterol
diperlukan untuk mencegah kebocoran obat yang dienkapsulasi dalam liposom.
Molekul kolesterol mengisi ruang bebas yang terbentuk karena keregangan
dalam rantai lipid tidak jenuh dan hal ini akan mengurangi fleksibilitas rantai
lipid di sekitarnya.
Fosfolipid seperti fosfatidilkolin (lesitin) merupakan senyawa ampifilik pertama
yang digunakan untuk membentuk struktur bilayer yang memiliki sifat serupa
dengan membran sel. Liposom yang dibuat dari lesitin dan kolesterol yang
merupakan bahan yang secara alamiah berada di dalam tubuh manusia memiliki
keuntungan yaitu bioakseptabilitas yang besar.
Metode pembuatan liposom yang digunakan yaitu Hydration of Dry Lipid Film

Skema Kerja:
Nabumeton + Soya Lecithin +
Kolesterol
Nabumeton dilarutkan bersama soya
lecithin dan kolesterol karena bersifat
lipofilik
Dilarutkan dalam 5 ml kloroform
Setelah campuran homogen di dalam
pelarut organik, pelarut diuapkan
sehingga diperoleh lapisan film lipid
Dirotavapor pada kecepatan 80
rpm selama 15 menit pada suhu
4oC di bawah vakum 900 mmHg
Ditambahkan larutan aqueous ke dalam labu
dan dilakukan penggojokan. Penggojokan,
pengadukan, atau pencampuran kuat
direkomendasikan untuk dilakukan pada tahap
ini

Lapisan lipid dihidrasi dengan 5


ml buffer fosfat pH 7.4
Sentrifugasi dilakukan untuk memperoleh
liposom yang terbentuk, juga memisahkan
dengan nabumeton yang tidak terjerap
Pelet liposom yang diperoleh kemungkinan

PeletLarutan
didispersikan
yang diperoleh
dalam
adalahbuffer
liposom Multilamellar vesicles (MLV),
disentrifugasi
fosfat
pada untuk
kecepatan
memperkecil ukuran menjadi LUV atau
SUVmenit
dapat dilakukan sonikasi, ekstrusi, atau
3000 rpm selama 30

Pembuatan Liposom dengan Metode Hydration of Dry Lipid Film