Anda di halaman 1dari 2

PENYISIHAN COD DAN TSS AIR SUNGAI BUATAN DENGAN

MENGGUNAKAN MUDBALL YANG TERBUAT DARI DEDAK PADI,


TANAH LIAT DAN EM4 AKTIF
Fajar Ibnil Hafiz
(fajar.hafiz@gmail.com)
Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Pasundan,
Bandung
Abstrak
Sungai sering digunakan sebagai sumber air bersih untuk masyarakat yang tinggal
di dekat atau di badan sungai. Namun, di Negara-negara berkembang seperti
Indonesia masih banyak penduduk yang membuang air limbah domsetik langsung
ke sungai, seperti halnya pada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai
Cikapundung Kota Bandung. Hal ini berdampak pada kualitas air sungai. Salah satu
upaya penanggulangan pencemaran sungai akibat limbah domestik ini adalah
dengan menyisihkan langsung kontaminan dari air sungai tersebut. Salah satu
upayanya adalah dengan pengolahan fisik dan biologis menggunakan media yang
terbuat dari dedak padi, tanah liat dan EM. Media ini dikenal dengan nama mudball
atau EM bokashi mudball. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan
komposisi optimum pembuatan mudball dan untuk mengetahui pengaruh pH,
diameter dan suhu terhadap kinerja mudball dalam menjernihkan air sungai buatan
dengan konsentrasi awal COD dan TSS masing-masing 100 mg/L dan 120 mg/L.
Hasil menunjukkan bahwa komposisi optimum mudball adalah 20% dedak padi dan
80% tanah liat dengan 40% EM4 aktif (v/b) terhadap berat total campuran dedak
padi dan tanah liat. Penelitian utama dilakukan untuk menentukan pH optimum
mudball, mengukur penyisihan COD dan TSS konsentrasi ekstrim (COD 400 mg/L
dan TSS 350 mg/l), menentukan tipe sorpsi isoterm, dan mencari hubungan antara
suhu dan diameter mudball dengan penyisihan COD dan TSS air sungai buatan.
Hasil yang didapat pada penyisihan COD dan TSS oleh mudball terbesar dengan
diameter 2,5 cm adalah pada pH 4 dengan efisiensi penyisihan sebesar 67,5% dan
100%. Efisiensi penyisihan COD menurun dengan meningkatnya pH. Penyisihan
COD dan TSS pada konsentrasi ekstrim adalah sebesar 42,86 % dan 90,48%.
Persamaan sorpsi isoterm COD dan TSS adalah persamaan BET dengan kapasitas
adsorpsi maksimum sebesar 13,03 mg/gr dan 28,41 mg/gr. Terdapat korelasi antara
suhu dengan penyisihan serta antara diameter dan besarnya penyisihan. Penyisihan
pada suhu 25o C lebih besar dari pada suhu 30o C dan semakin besar diameter
mudball, semakin besar penyisihan.
Kata Kunci: Adsorpsi, COD, EM4, Mudballs, TSS

COD AND TSS REMOVAL OF ARTIFICIAL RIVER WATER USING


MUDBALLS MADE FROM RICE BRAN, CLAY SOIL AND ACTIVATED
EM4
Fajar Ibnil Hafiz
(fajar.hafiz@gmail.com)
Department of Environmental Engineering, Pasundan University, Bandung
Abstract
Rivers are often used as a clean water source for communities living near or in
water bodies. However, in developing countries such as Indonesia domestic
wastewater is frequently discharged directly into the river, such as with that of
communities living along the Cikapundung River, Bandung. This causes pollution
of river water quality. One of the efforts to control river pollution due to domestic
wastewater is to directly remove contaminants in the river. One of the direct
treatment to improve the quality of polluted water is by physical and biological
treatment using media that is made from rice bran, clay, and EM. These media are
called mudballs or EM Bokashi mudball. The purpose of this study was to
determine the optimum composition, optimum pH of mudballs and effect of
diameter and temperature in treating artificial river water with an initial
concentration of COD and TSS 100 mg / L and 120 mg / L respectively. Optimum
composition of mudballs consist of 20% rice bran and 80% clay with 40% activated
EM4 (v / w) of the total weight of the rice bran and clay mixture. The primary
research conducted was to determine under optimum pH value, the removal of COD
and TSS at extreme concentrations (COD 400 mg / L and TSS 350 mg / l), the type
of sorption isotherms, and relationship between temperature and diameter of
mudball on the removal of COD and TSS of artificial river water. The largest COD
and TSS removals were at pH 4 this being 67.5% and 100% respectively. COD
removal efficiency decreases with increasing pH values. COD and TSS removal at
extreme concentrations are 42,86% and 90,48% respectively. Sorption isotherm
equations of COD and TSS are best describe bay the BET equation with the
maximum adsorption capacity being 13,03 mg/g and 28,41 mg/g respectively.
There is a correlation between temperature and removal, as well as between
mudball diameter and removal. Removal at 25 o C is greater than at 30o C, and
removal efficiency increases with increasing diameter.

Key Words: Cikapundung, COD, EM4, Mudballs, TSS