Anda di halaman 1dari 3

Nama: Filbert Kurnia Liwang

NPM: 1506738435
LTM Kolaborasi Kesehatan
1

Apa yang dimaksud dengan kolaborasi tim kesehatan? Apa yang dimaksud dengan tim,
kolaborasi, dan kerjasama tim (teamwork)?
Kolaborasi tim kesehatan merupakan serangkaian inisiatif atau aktivitas yang
bertujuan untuk memperkuat hubungan antara berbagai pemberi layanan kesehatan
dalam suatu kerja sama dengan tujuan yang sama, rasa hormat untuk masing-masing
bidang, pengambilan keputusan yang berfokus pada pasien dan komunikasi yang jelas.1
Tim adalah sekelompok individu yang bekerja bersama untuk menghasilkan sesuatu
atau memberikan pelayanan dimana semuanya terlibat.2 Kolaborasi adalah menghargai
perbedaan, menghormati nilai-nilai seseorang dan menciptakan iklim positif yang
didasari dengan rasa percaya dan hormat antar satu sama lain. 3 Kerjasama tim
merupakan sistem dimana seluruh orang bekerja bersama dengan tujuan yang sama
untuk mencapai suatu target.4

Apa saja komponen yang dibutuhkan untuk tercapainya suatu kerjasama tim yang
efektif?
Komponen yang dibutuhkan untuk mencapai suatu kerjasama tim yang efektif
adalah:
a. Komunikasi yang jelas dan terbuka
b. Arahan yang jelas
c. Tugas dan peran yang jelas bagi seluruh anggota tim
d. Saling menghormati antara anggota
e. Tanggung jawab menyeluruh bagi seluruh anggota
f. Partisipasi anggota dalam tugas
g. Manajemen konflik
h. Proses pengambilan keputusan yang jelas
i. Saling berbagi informasi secara rutin4

Apa saja model-model/jenis kolaborasi tim kesehatan?


Kolaborasi kesehatan dapat terjadi secara:
a. Praktik independen oleh berbagai profesional kesehatan yang bekerja
berdampingan tanpa bersinggungan
b. Konsultasi antara tenaga profesional dimana terjadi pertukaran informasi mengenai
penyakit dan cara mengobati
c. Interdependensi antar petugas layanan kesehatan dimana tanggung jawab dibagi
dan pengambilan keputusan yang dilakukan bersama-sama oleh tenaga
kesehatan.5

Apa saja prinsip-prinsip kolaborasi tim kesehatan?


Kolaborasi tim kesehatan harus memenuhi prinsip-prinsip tersebut
memberikan pelayanan kesehatan terbaik. Prinsip tersebut diantaranya:
a. Berpusat pada pasien
b. Menghargai hubungan pasien-dokter
c. Dokter sebagai penanggung jawab utama dalam perawatan
d. Rasa saling percaya dalam tim
e. Komunikasi yang jelas
f. Peran yang jelas di dalam sebuah tim
g. Sumber daya dan infrastruktur yang mencukupi
h. Riset dan evaluasi6

untuk

Mengapa kolaborasi tim kesehatan penting? Kaitkan dengan keselamatan pasien


(patient safety).
Kolaborasi tim kesehatan penting karena suatu profesi tidak mungkin memberi

Nama: Filbert Kurnia Liwang


NPM: 1506738435
layanan kesehatan seorang diri. Seorang dokter tidak mampu mengobati pasien
seorang diri saja dimanapun, baik di rumah sakit, maupun di puskesmas. Untuk
memberi layanan yang optimal kepada pasien, dokter juga bergantung pada profesional
lain.6
Perkembangan kolaborasi kesehatan harus berpusat pada kebutuhan dari pasien.
Pelayanan yang mengutamakan pasien merupakan fondasi dari pelayanan kesehatan
yang baik. Namun, pelayanan juga tidak boleh melupakan bahwa informed consent dari
pasien merupakan hal utama yang perlu diperoleh sebelum melakukan tindakan medis.6
6

Profesi kesehatan apa saja yang dapat berperan dalam kolaborasi tim kesehatan?
Jelaskan secara singkat peran setiap profesi tersebut pada setting pelayanan
kesehatan individu, keluarga, dan masyarakat (kaitkan dengan video yang telah anda
lihat).
Profesi yang dapat bekerja dalam kolaborasi meliputi dokter umum, perawat,
psikolog, ahli gizi, apoteker, pekerja sosial, dan lainnya.1
Dokter umum menangani masalah klinis dari suatu individu dan memberikan solusi
klinis setelah melakukan diagnosa secara anamnesis, pembacaan hasil laboratorium
dan lainnya. Kemudian perawat memberikan pelayanan dengan merawat dan
mengontrol kondisi pasien. Psikolog diperlukan untuk menangani masalah kejiwaan
yang dialami oleb pasien. Lalu ahli gizi berperan untuk mengatur gizi dari pasien yang
diperoleh agar tetap memperoleh gizi seimbang dan membantu penyembuhan.
Apoteker berperan dalam pemberian obat-obatan kepada pasien dengan berfokus pada
keamanan obat.

Jelaskan secara singkat sistem pelayanan kesehatan di Indonesia, terutama bagian


subsistem upaya kesehatan (termasuk upaya pencegahan). Berikan contoh kolaborasi
tim kesehatan yang dapat dilakukan di pelayanan kesehatan tingkat pertama/primer.
Pengelolaan kesehatan di Indonesia dilaksanakan melalui Sistem Kesehatan
Nasional (SKN). SKN berperan sebagai pengelola kesehatan oleh bangsa Indonesia
demi mencapai derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya. SKN dilaksanakan
oleh Pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, dan/atau
masyarakat. SKN dilaksanakan untuk memenuhi pencapaian indikator kesehatan,
seperti penurunan Angka Kematian Bayi, Angka Kematian Ibu, dan pada akhirnya
mewujudkan definisi sehat pada masyarakat.7
Subsistem Upaya Kesehatan meliputi upaya pengobatan, pencegahan, dan
peningkatan kesehatan. Unsur-unsur subsistem upaya kesehatan meliputi upaya
kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, sumber dana upaya kesehatan, serta
pembinaan dan pengawasan upaya kesehatan.7
Salah satu contoh kolaborasi tim kesehatan di pelayanan kesehatan tingkat
pertama/primer adalah melalui program Nusantara Sehat yang dilaksanakan oleh
Kementerian Kesehatan dimana program ini merupakan upaya preventif, promotif, dan
kuratif kesehatan. Upaya ini melibatkan 5-9 orang tenaga kesehatan dari berbagai
bidang profesi untuk bekerja sama di sebuah puskesmas pada daerah terpencil selama
2 tahun.8

Nama: Filbert Kurnia Liwang


NPM: 1506738435
Daftar Pustaka
1. Ministry of Health and Long Term Care. Family health teams: guide to collaborative
team practice. Toronto, Ont: Ontario Ministry of Health and Long Term Care; 2005.
2. Borrill C, West M, Shapiro D, Rees A. Team working and effectiveness in health care.
British Journal of Healthcare Management. 2000;6(8):364-371.
3. University of Manitoba: Interprofessional Practice Education in Clinical Settings:
Immersion Learning Activities. Winnipeg: University of Manitoba Interprofessional
Education Initiative; 2011.
4. ODaniel M, Rosenstein AH. Professional Communication and Team Collaboration.
In: Hughes RG, editor. Patient Safety and Quality: An Evidence-Based Handbook for
Nurses. Rockville: Agency for Healthcare Research and Quality; March 2008.
5. Canadian Health Services Research Foundation. Teamwork in Healthcare:
Promoting Effective Teamwork in Healthcare in Canada. Ontario: Canadian Health
Services Research Foundation; June 2006.
6. Canadian Medical Association. Putting Patients First: Patient-centred Collaborative
Care. Ontario: Canadian Medical Association; 2007.
7. Indonesia. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2012 Tentang
Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia; 2012.
8. Kementerian Kesehatan Nasional. Nusantara Sehat [Internet]. [cited 2016 Feb 13].
Available from: http://nusantarasehat.kemkes.go.id/.