Anda di halaman 1dari 1

PENYIMPANAN VAKSIN

SOP

No.Kode
Terbitan
No. Revisi
Tgl. Mulai Berlaku
Halaman

:
:
:
:
:
Hi. HarisAhmad,SKM. M.Kes
Nip.19700101 199103 1 018

Puskesmas paguyaman
1. Pengertian
2.
3.
4.
5.

Tujuan
Kebijakan
Referensi
Prosedur

6. Langkah-langkah

7. Unit terkait

Penyimpanan vaksin dengan prosedur yang telah ditetapkan untuk


menjaga vaksin pada suhu yang telah ditetapkan
M untuk menjaga kwalitas vaksin
SK Kepala puskesmas No.004/2014

P alat :
1.Lemaries
2.Cool pack
3.Thermometer
4.Vaksin
5.Pelarut vaksin
6. Buku pencatat suhu vaksin
1aa 1. Semua vaksin di simpan pada suhu 2 derajat s/d 8 derajat
2. Bagian bawa lemari es di letakan kotak dingin cair cool pack)
sebagian penahan kestabilan suhu.
3. Penempatan vaksin HS (BCG, campak, polio,) diletakan lebih dekat
evaporator
4. Penempatan vaksin FS (TT, DT, Combo) diletakan lebih jauh
evaporator
5. Beri jarak antara vaksin minimal 1-2 cm atau 1 jari tangan, agar
terjadi sirkulasi udara yang baik
6. Letakkan satu buah thermometer muller dibagian tengah, lemari es
dan letakkan satu buah freeze tag di antara vaksin hepatitis B
7. Vaksin selalu di simpan dalam kotak kemasan agar tidak terkena
sinar ultra violet
8. Pelarut vaksin campak dan BCG di simpan pada suhu kamar.
Di petugas imunisasi