Anda di halaman 1dari 61

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

BAB 2
GAMBARAN PELAYANAN
DINAS CIPTA KARYA
ACEH

Gambaran Pelayanan

Rusunawa Peulanggahan Banda Aceh

BAB

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

GAMBARAN PELAYANAN DINAS


CIPTA KARYA ACEH

2.1 TUGAS, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI DINAS CIPTA KARYA


ACEH
Seiring dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007
Tentang Organisasi Perangkat Daerah, maka Dinas Cipta Karya Aceh yang
dibentuk berdasarkan Qanun Aceh Nomor 5 Tahun 2007, mengalami
reorganisasi menajdi Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Aceh.
Berdasarkan Qanun Aceh Nomor 15 Tahun 2012 Tentang Perubahan
terhadap Qanun Aceh Nomor 5 Tahun 2007 Tentang Susunan Organisasi
dan Tata Kerja Dinas, Lembaga Teknis Daerah, dan Lembaga Daerah
Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, mengalami reororganisasi lagi terpisah
dari Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Aceh menjadi Dinas Cipta Karya
Aceh. Kedudukan Dinas Cipta Karya sebagai unsur pelaksana otonomi
daerah di bidang keciptakaryaan yang melaksanakan urusan pemerintahan
daerah berdarkan asas otonomi daerah dan tugas pembantuan di bidang
keciptakaryaan.
Merujuk kepada Qanun Aceh tentang Uraian Tugas dan Fungsi Dinas Cipta
Karya Aceh, maka uraiana tugas pokok dan fungsi Dinas Cipta Karya Aceh
adalah sebagai berikut :
I. KEPALA DINAS
(1) Dinas Cipta Karya Aceh dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang
mempunyai tugas pokok melaksanakan tugas umum pemerintahan
dan pembangunan di bidang program, perencanaan, evaluasi, tata
ruang, pengembangan wilayah, tata bangunan dan konstruksi,

Gambaran Pelayanan

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

perumahan, air bersih, sarana dan prasarana dan pembinaan jasa


konstruksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
(2) Dalam hal melaksanakan tugas pokok Dinas Cipta Karya Aceh,
Kepala Dinas mempunyai fungsi sebagai berikut :
a. Pembinaan dan pengendalian urusan ketatausahaan dinas;
b. Pembinaan, pengendalian dan pengkoordinasian pemantauan
rencana

kebutuhan

perumahan,

air

bersih,

sarana

dan

prasarana permukiman, bahan-bahan bangunan, komponen


konstruksi dan jasa konstruksi di bidang keciptakaryaan;
c. Pembinaan dan pengendalian fasilitasi dalam penerapan dan
pencapaian

standar

pelayanan

minimal

di

bidang

keciptakaryaan;
d. Mengawasi pelaksanaan pekerjan bawahan dan mengevaluasi
hasilnya

secara

langsung

atau

melalui

laporan

untuk

mengetahui kelancaran serta hambatan yang terjadi;


e. Mengawasi kegiatan penyusunan program kerja tahunan, jangka
menengah dan jangka panjang sesuai ketentuan dan kebutuhan
agar pembangunan di bidang keciptakaryaan lebih terarah,
terencana dan terukur;
f. Mengkoordir
termasuk

kegiatan
perizinan

penyelenggaraan
dan

tugas

pelayanan

Cipta

umum

Karya
lintas

kabupaten/kota sesuai ketentuan dan kebutuhan dalam rangka


peningkatan pelayanan kepada masyarakat;
g. Melakukan pembinaan terhadap Unit Pelaksana Teknis Dinas
(UPTD) Dinas Cipta Karya sesuai ketentuan dan kebutuhan
untuk

mendukung

pelaksanaan

kegiatan

yang

sudah

direncanakan;
Gambaran Pelayanan

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

h. Pelaksanaan koordinasi dengan instansi dan/atau lembaga


terkait lainnya di bidang keciptakaryaan; dan
i. Pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan
gubernur sesuai bidang tugasnya.
(3) Kepala Dinas Cipta Karya Aceh membawahi :
a. Sekretaris;
b. Kepala Bidang Program, Perencanaan dan Evaluasi;
c. Kepala Bidang Tata Ruang dan Pengembangan Wilayah;
d. Kepala Bidang Tata Bangunan dan Konstruksi;
e. Kepala Bidang Perumahan, Air Bersih, Sarana dan Prasarana;
f. Kepala UPTD; dan
g. Jabatan Fungsional

II. SEKRETARIAT
Gambar 2.1
Struktur Organisasi Sekretariat
SEKRETARIAT

SUB BAGIAN
UMUM
Gambaran Pelayanan

SUB BAGIAN
KEPEGAWAIAN DAN
TATA LAKSANA

SUB BAGIAN
KEUANGAN

1
0

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

(1) Sekretariat
pelayanan

adalah

unsur

administrasi,

pembantu

umum,

Kepala

Dinas

kepegawaian,

di

bidang

tatalaksana

dan

keuangan.
(2) Sekretariat dipimpin oleh Sekretaris dan mempunyai tugas pokok
melakukan pengelolaan urusan administrasi, umum, perlengkapan,
peralatan,
kepegawaian,

kerumahtanggaan,
ketatalaksanaan,

perpustakaan,
hukum,

keuangan,

perundang-undangan,

pelayanan administrasi, penyusunan program, data, informasi,


pemantauan, evaluasi dan pelaporan di lingkungan Dinas Cipta
Karya Aceh.
(3) Dalam melaksanakan tugas pokok, Sekretaris mempunyai fungsi
sebagai berikut :
a. Pengendalian

teknis

urusan

ketatausahaan,

rumah

tangga,

barang inventaris, aset, perlengkapan, peralatan, pemeliharaan


dan perpustakaan;
b. Mengkoordinir kegiatan pendistribusian surat masuk dan keluar
sesuai permasalahannya agar pencapaian ke tujuan tepat waktu;
c. Mengelola administrasi keuangan, verifikasi dan perbendaharaan,
pembukuan dan akuntansi sesuai dengan dokumen anggaran
untuk menghindari terjadinya penyimpangan;
d. Mengkoordinir

pelaksanaan

evaluasi

berdasarkan

kegiatan

pengelolaan administrasi keuangan dalam rangka pelaporan


realisasi fisik dan keuangan;

Gambaran Pelayanan

1
1

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

e. Pembinaan

teknis

ketatalaksanaan,

urusan

hukum

kepegawaian,

dan

organisasi,

perundang-undangan

serta

pelaksanaan hubungan masyarakat;


f. Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan penyiapan bahan usulan
kenaikan pangkat, gaji berkala, masa persiapan pensiun sesuai
ketentuan

dan

kebutuhan

dalam

rangka

peningkatan

kesejahteraan pegawai;
g. Mengelola kegiatan penyusunan Daftar Urut Kepangkatan (DUK)
dan Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerja (DP3) sesuai pedoman
yang

berlaku

dalam

rangka

kelengkapan

administrasi

kepegawaian;
h. Mengelola kegiatan penyiapan bahan usulan KARPEG, KARIS,
KARSU,

TASPEN

kebutuhan

dan

untuk

Kartu

tertibnya

Askes

sesuai

administrasi

ketentuan

dan

dan

peningkatan

kesejahteraan pegawai;
i. Memotivasi
penghargaan

bawahan
untuk

dengan

memberikan

peningkatan

perhatian

produktifitas

kerja

dan
dan

pengembangan karir; dan


j. Pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh
kepala dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.
(4). Sekretaris membawahi :
a. Sub-Bagian Umum
b. Sub Bagian Kepegawaian dan Tata Laksana; dan
c. Sub Bagian Keuangan
(1) Sub-Bagian Umum mempunyai tugas melakukan urusan
ketatausahaan,
Gambaran Pelayanan

rumahtangga,

barang

inventaris,

aset,
1
2

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

perlengkapan, peralatan, pemeliharaan, perpustakaan dan


protokuler.
(2) Sub Bagian Kepegawaian dan Tata Laksana mempunyai tugas
melakukan urusan kepegawaian, organisasi, ketatalaksanaan,
hukum dan perundang-undangan, pelaksanaan hubungan
masyarakat dan protokuler.
(3) Sub-Bagian

Keuangan

pengelolaan

mempunyai

administrasi

tugas

keuangan,

melakukan
verifikasi,

perbendaharaan, pembukuan, pelaporan realisasi keuangan


serta penyusunan laporan keuangan di Lingkungan Dinas
Cipta Karya Aceh.

III.

BIDANG PROGRAM, PERENCANAAN DAN EVALUASI


Gambar 2.2
Struktur Organisasi Bidang Program. Perencanaan dan Evaluasi

BIDANG PROGRAM, PERENCANAAN DAN


EVALUASI

SEKSI
PENYUSUNAN
PROGRAM

(1) Bidang

Program,

SEKSI
PERENCANAAN

Perencanaan

dan

Evaluasi

SEKSI DATA,
EVALUASI DAN
PELAPORAN

merupakan

unsur

pelaksana teknis di bidang program, perencanaan, data, evaluasi dan


pelaporan Dinas Cipta Karya.
Gambaran Pelayanan

1
3

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

(2) Bidang Program, perencanaan dan Evaluasi dipimpin oleh Kepala


Bidang dan mempunyai tugas pokok melakukan kegiatan penyusunan
program kerja tahunan, jangka menengah dan jangka panjang,
penelitian,

pengkajian,

pengembangan, perencanaan

teknis,

data,

informasi, pengawasan teknis, pemantauan, evaluasi dan pelaporan


kegiatan pelaksanaan Dinas Cipta Karya.
(3) Dalam

melaksanakan

tugas

pokok,

Kepala

Bidang

Program,

perencanaan dan Evaluasi mempunyai fungsi sebagai berikut :


a. Pembinaan teknis penyusunan program kerja tahunan, jangka
menengah dan jangka panjang;
b. Pembinaan teknis penyusunan rencana anggaran yang bersumber
dari APBD, APBN dan sumber lainnya;
c. Pembinaan dan pengendalian teknis penelitian, pengkajian dan
pengembangan Dinas Cipta Karya;
d. Pembinaan teknis penyiapan data dan informasi di bidang
pelaksanaan Dinas Cipta Karya;
e. Pembinaan dan pengendalian teknis pemantauan, evaluasi dan
pelaporan pelaksanaan di bidang keciptakaryaan;
f. Pembinaan

dan

pengendalian

teknis

penyusunan

rencana

strategis, laporan akuntabilitas kinerja dan rencana kinerja Dinas


Cipta Karya;
g. Melakukan

perencanaan,

pengawasan,

bimbingan

teknis

konstruksi keciptakaryaan;
h. Mengatur kegiatan penyusunan rencana anggaran baik yang
bersumber dari APBD maupun APBN dan sumber lainnya sesuai

Gambaran Pelayanan

1
4

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

dengan usulan unit kerja untuk pencapaian sasaran, program


dan kegiatan dapat berjalan lancar;
i. Mengendalikan kegiatan penyusunan rencana strategis, laporan
akuntabilitas kinerja dan rencana kinerja Dinas Cipta Karya
sesuai ketentuan dan kebutuhan dalam rangka memenuhi
permintaan pihak-pihak yang membutuhkan;
j. Mengkoordinasikan kegiatan monitoring, evaluasi dan pelaporan
pelaksanaan kegiatan rutin dan pembangunan secara periodik
untuk mengetahui hambatan yang terjadi dan mencari alternatif
pemecahannya;
k. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait sesuai ketentuan
yang

berlaku

dalam

rangka

sinkronisasi

dan

kelancaran

pelaksanaan kegiatan;
l. Pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh
kepala dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya;
m. Membuat laporan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan secara
berkala sebagai bahan untuk penyusunan program selanjutnya.
(4) Seksi program mempunyai tugas menyusun program kerja tahunan,
jangka menengah dan jangka panjang, rencana anggaran dan
pengawasan/pengendalian pelaksanaan konstruksi yang bersumber
dari APBD, APBN, dan sumber lainnya.
(5) Seksi perencanaan mempunyai tugas mengelola dan mengendalikan
kegiatan

perencanaan

teknis,

pelaksanaan

pengawasan

dan

pelayanan perencanaan teknis dan administrasi sesuai ketentuan


perundang-undangan untuk mendukung kelancaran tugas pokok
bidang program, perencanaan dan evaluasi.

Gambaran Pelayanan

1
5

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

(6) Seksi data, evaluasi dan pelaporan mempunyai tugas mengelola


kegiatan data, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan monitoring dan
pengawasan kegiatan pelayanan teknis dan administrasi sesuai
ketentuan perundang-undangan untuk mendukung kelancaran tugas
pokok bidang program, perencanaan dan evaluasi.
IV.

BIDANG TATA RUANG DAN PENGEMBANGAN WILAYAH


Gambar 2.3

Struktur Organisasi Bidang tata ruang dan pengembangan wilayah


BIDANG TATA RUANG DAN
PENGEMBANGAN WILAYAH

SEKSI TATA
RUANG

(1) Bidang

tata

ruang

SEKSI PEMBINAAN
TATA RUANG
KAB/KOTA

SEKSI
PENGEMBANGAN
WILAYAH

dan pengembangan wilayah

adalah

unsur

pelaksana teknis dibidang perencanaan tata ruang, pengembangan


wilayah dan pembinaan tata ruang kabupaten/kota.
(2) Bidang tata ruang dan pembinaan wilayah mempunyai tugas
melakukan perencanaan tata ruang pengembangan wilayah dan
pembinaan tata ruang kabupaten/kota.
(3) Dalam

melaksanakan

tugas

pokok,

bidang

tata

ruang

dan

pengembangan wilayah mempunyai fungsi :


a. Pelaksanaan penataan ruang provinsi yang terintegrasi dan
terarah;

Gambaran Pelayanan

1
6

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

b. Pelaksanaan penataan ruang kawasan khusus dan tertentu


yang menjadi kewenangan provinsi;
c. Pelaksanaan fasilitasi bantuan teknis penyusunan rencana tata
ruang wilayah kabupaten/kota;
d. Pelaksanaan konsolidasi tanah perkotaan dan perdesaan;
e. Pelaksanaan pengelolaan data dan informasi tata ruang;
f. Penyelenggaraan pelayanan umum di bidang penataan ruang;
g. Pelaksanaan pembinaan bidang penataan ruang provinsi dan
kabupaten/kota;
h. Pengawasan

teknis

penyelenggaraan

penataan

ruang

kabupaten/kota;
i. Pelaksanaan pembangunan sesuai program pemanfaatan ruang
wilayah;
j. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait sesuai dengan
ketentuan

yang

berlaku

dalam

rangka

sinkronisasi

dan

kelancaran pelaksanaan kegiatan;


k. Pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh
kepala dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya; dan
l. Membuat la[poran hasilpelaksanaan tugas kepada atasan
secara berkala sebagai bahan untuk penyusunan program
selanjutnya.
(4) Seksi tata ruang mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana
tata ruang wilayah provinsi, revisi rencana tata ruang kawasan
strategis/prioritas/lintas

kabupaten/kota

perbatasan

provinsi,

rencana kawasan siap bangun (lisiba) kawasan permukiman baru.

Gambaran Pelayanan

1
7

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

Seksi pengembangan wialyah mempunyai tugas melaksanakan


upaya untuk mewujudkan penyelenggaraan tata ruang wilayah
melalui pelaksanaan program dan tertib tata ruang sesuai dengan
ketentuan perundang-undangan.
Seksi pembinaan tata ruang kabupaten/kota mempunyai tugas
melaksanakan upaya peningkatan kinerja bidang penataan ruang
berupa supervisi, konsultasi dan pengembangan sistem informasi
serta melaksanakan koordinasi penyelenggaraan penataan ruang
wilayah provins dan kabupaten/kota

V. BIDANG TATA BANGUNAN DAN KONSTRUKSI


Gambar 2.4
Struktur Organisasi Bidang tata bangunan dan konstruksi

BIDANG TATA BANGUNAN DAN


KONSTRUKSI

SEKSI
PENATAAN
BANGUNAN

SEKSI
PENGENDALIAN
TEKNIK

SEKSI KELYAKAN DAN


PEMANFAATAN
BANGUNAN

(1) Bidang tata bangunan dan konstruksi adalah unsur pelaksana teknis
di bidang tata bangunan dan konstruksi bidang kecipta karyaan.
(2) Bidang tata bangunan dan konstruksi mempunyai tugas pokok
melakukan
pelaksanaan,

kegiatan

penataan

pengendalian

bangunan,

teknis

pembinaan

bangunan,

dan

teknis,

kelayakan

pemanfaatan bangunan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk


mendukung kelancaran tugas pokok Dinas Cipta Karya.
Gambaran Pelayanan

1
8

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

(3) Dalam melaksanakan tugas pokok, bidang tata bangunan dan


konstruksi mempunyai fungsi sebagai berikut :
a. Menyusun rencana kerja berdasarkan peraturan yang berlaku
untuk pedoman pelaksanaan kegiatan;
b. Melaksanakan kegiatan inventarisasi, pendaftaran, pengaturan,
pengelolaan, penghapusan banguna gedung dan rumah negara
serta bangunan umum lainnya dan lingkungannya sesuai dengan
ketentuan

yang

berlaku

untuk

tertibnya

pendataan

dan

pengelolaan aset negara;


c. Melaksanakan

kegiatan

penyelenggaraan

teknis

pembinaan,

pelaksanaan dan pengendalian pola dan struktur bangunan,


sarana dan prasarana, serta gedung dan rumah negara;
d.

Mengendalikan

kegatan

penetapan

standarisasi

program

pembangunan sarana dan prasarana gedung serta rumah negara


sesuai ketentuan dan kebutuhan untuk kelancaran pelaksanaa,
pengawasan dan pengendalian;
e. Melaksanakan pembinaan teknis penyelenggaraan, pengelolaan
dan perawatan bangunan gedung dan rumah negara;
f. Memberikan bantuan teknis terhadap dinas-dinas non teknis
yang membutuhkan;
g. Mengendalikan pelaksanaan tugas monitoring, evaluasi dan
pelaporan secara periodik dalam rangka kelancaran pelaksanaan
tugas;
h. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait sesuai ketentuan
yang

berlaku

dalam

rangka

sinkronisasi

dan

kelancaran

pelaksanaan kegiatan;
Gambaran Pelayanan

1
9

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

i. Pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh


kepala dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya; dan
j. Membuat laporan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan secara
berkala sebagi bahan untuk penyusunan program selanjutnya.
(4) Seksi penataan bangunan mempunyai tugas melakukan survey
investigasi, bantuan teknis di bidang penataan bangunan sesuai
ketentuan perundang-undangan untuk mendukung kelancaran
tugas pokok Bidang Tata Bangunan dan Konstruksi.
(5) Seksi pengendalian teknik mempunyai tugas melakukan survey
investigasi dan penyelenggaraan dan pelaksanaan teknis sesuai
ketentuan perundang-undangan untuk mendukung kelancaran
tugas pokok Bidang Tata Bangunan dan Konstruksi.
Seksi kelayakan dan pemanfaatan bangunan mempunyai tugas
melakukan

kegiatan

pengelolaan

terhadap

kelayakan

dan

pemanfaatan bangunan dalam pelaksaan pelayanan teknis dan


administratif sesuai dengan ketentuan perundang-undangan untuk
mendukung kelancaran tugas pokok Bidang Tata Bangunan dan
Konstruksi.

VII. BIDANG PERUMAHAN, AIR BERSIH, SARANA DAN PRASARANA


Gambar 2.5
Struktur Organisasi Bidang perumahan, air bersih, sarana dan prasarana

BIDANG PERUMAHAN, AIR BERSIH,


SARANA DAN PRASARANA

Gambaran Pelayanan

2
0

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

SEKSI
PERUMAHAN

SEKSI PENATAAN
LINGKUNGAN
PERMUKIMAN

SEKSI AIR BERSIH


DAN LIMBAH

(1) Bidang perumahan, air bersih, sarana dan prasarana adalah unsur
pelaksana teknis d bidang perumahan, air bersih, sarana dan
prasarana.
(2) Bidang perumahan, air bersih, sarana dan prasarana mempunyai
tugas

pokok

melakukakan

kegiatan

pelaksanaan

di

bidang

perumahan, pengelolaan air bersih dan limbah dan penataan


lingkungan permukiman cipta karya sesuai dengan ketentuan yang
berlaku untuk mendukung kelancaran tugas pokok Dinas cipta
Karya.
(3) Dalam melaksanakan tugas pokok, Bidang perumahan, air bersih,
sarana dan prasarana mempunyai fungsi :
a. Menyusun rencana kerja berdasarkan peraturan yang berlaku
untuk pedoman pelaksanaan kegiatan;
b. Mengendalikan pelaksanaan konstruksi perumahan, sarana dan
prasarana permukiman sesuai ketentuan dan kebutuhan dalam
rangka pengendalian dan pembangunan perumahan, sarana dan
prasarana permukiman;
c. Melaksanakan kegiatan penyelenggaraan teknis pembangunan
perumahan, sarana dan prasarana permukiman;
d.

Mengendalikan

kegiatan

penetapan

standarisasi

program

perumahan, sarana dan prasarana permukiman sesuai ketentuan


dan kebutuhan untuk kelancaran;
e. Mengkoordinir kegiatan pembinaan perusahaan air bersih baik di
tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, melaui bimbingan
Gambaran Pelayanan

2
1

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

teknis, sminar, workshop dan lokakarya serta bentuk pelatihan


lainnya dalam rangka peningkatan kualitas dan kuantitas air
bersih bagi masyarakat;
f. Mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan pengelolaan air limbah
dan persampahan sesuai ketentuan dan kebutuhan dalam rangka
menghindari

pencemaran

lingkungan

perumahan

dan

permukiman;
g. Mengendalikan pelaksanaan tugas monitoring, evaluasi dan
pelaporan secara periodik dalam rangka kelancaran pelaksanaan
tugas;
h. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait sesuai ketentuan
yang

berlaku

dalam

rangka

sinkronisasi

dan

kelancaran

pelaksanaan kegiatan;
i. Pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh
kepala dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya; dan
j. Membuat laporan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan secara
berkala sebagi bahan untuk penyusunan program selanjutnya.
(4) seksi Perumahan mempunyai tugas melakukan survey investigasi,
pendataan dan bantuan teknis pembangunan dan rehabilitasi
perumahan, sarana dan prasarana.
Seksi air bersih dan limbah mempunyai tugas melakukan survey
investigasi, pendataan dan bantuan teknis pembangunan dan
rehabilitasi perumahan, sarana dan prasarana air bersih dan limbah.
Seksi

penataan

lingkungan

permukiman

mempunyai

tugas

melakukan survey investigasi, pendataan dan bantuan teknis


pembangunan dan rehabilitasi sarana dan prasarana drainase dan
jalan lingkungan.
Gambaran Pelayanan

2
2

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

VII. UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) PEMBINAAN JASA


KONSTRUKSI
Gambar 2.6
Struktur Organisasi UPTD pembinaan jasa konstruksi

UPTD PEMBINAAN JASA


KONSTRUKSI

SUB BAGIAN
TATA USAHA

SEKSI KINERJA JASA


KONSTRUKSI

SEKSI PEMBINAAN
JASA KONSTRUKSI

(1) UPTD pembinaan jasa konstruksi adalah unsur pelaksana teknis di


UPTD pembinaan jasa konstruksi di bidang keciptakaryaan.
(2) UPTD

pembinaan

jasa

konstruksi

mempunyai

tugas

pokok

melaksanakan sebagian kegiatan teknis operasional dan atau


kegiatan teknis penunjang di bidang pembinaan dan pengawasan
usaha jasa konstruksi.
(3) Dalam

melaksanakan

tugas

pokok,

UPTD

pembinaan

jasa

konstruksi mempunyai fungsi sebagai berikut :


a. Penyusunan program perencanaan di bidang pembinaan dan
pengawasan usaha jasa konstruksi;
b. Pelaksanaan inventarisasi badan usaha jasa konstruksi;
c. Pelaksanaan bimbingan teknis jasa konstruksi;

Gambaran Pelayanan

2
3

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

d. Pelaksanaan koordinasi dengan lembaga pengembangan jasa


konstruksi nasional dan daerah;
e. Pelaksanaan pembinaan usaha jasa konstruksi meliputi sistem
pengadaan jasa konstruksi, manajemen mutu, keselamatan kerja,
kesehatan kerja dan administrasi kontrak;
f. Pelaksanaan bimbingan teknis di bidang peningkatan kompetensi
jasa konstruksi;
g. Pelaksanaan

pengawasan

sertifikasi

badan

usaha

jasa

konstruksi;
h. Pelaksanan monitoring, evaluasi dan pelaporan;
i. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait sesuai ketentuan
yang

berlaku

dalam

rangka

sinkronisasi

dan

kelancaran

pelaksanaan kegiatan;
j. Pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh
kepala dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya; dan
k. Membuat laporan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan secara
berkala sebagi bahan untuk penyusunan program selanjutnya.
(4) Sub bagian tata usaha mempunyai tugas melakukan koordinasi
penyusunan program kerja UPTD, pengelolaan urusan umum,
rumah tangga, perlengkapan, keuangan, kepegawaian, hubungan
masyarakat,

perpustakaan

dan

pelaksanaan

administrasi

di

lingkungan UPTD.
Seksi

pembinaan

usaha

jasa

konstruksi

mempunyai

tugas

melaksanakan pembinaan, peningkatan dan koordinasi di bidang


pengembangan jasa konstruksi.

Gambaran Pelayanan

2
4

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

Seksi kinerja jasa konstruksi mempunyai tugas melaksanakan


kegiatan inventarisasi, pengawasan dan pengendalian usaha jasa
konstruksi.

VIII. UPTD TePAT-SaReA


Gambar 2.7
Struktur Organisasi UPTD TePAT-SaReA
UPTD TePAT-SaReA

SUB BAGIAN TATA


USAHA

SEKSI OPERASI DAN


PEMELIHARAAN

(1) UPTD TePAT-SaReA Adalah unsur pelaksana teknis di UPTD TePATSaReA di bidang keciptakaryaan.
(2) UPTD TePAT-SaReA mempunyai tugas pokok melaksanakan kegiatan
teknis operasional dan atau kegiatan teknis penunjang di bidang
pengelolaan dan pengelolaan sampah secara terpadu dalam wilayah
provinsi aceh dengan wilayah kerja beberapa kabupaten/kota.
(3) Dalam melaksanakan tugas pokok, UPTD TePAT-SaReA mempunyai
fungsi :
a. Penyusunan program perencanaan di bidang pengelolaan dan
pengolahan sampah secara terpadu;
b. Penyelenggaraan administrasi umum dan kerumahtanggaan;
c. Penyusunan rencana kebutuhan operasional pengelolaan dan
pengolahan sampah;

Gambaran Pelayanan

2
5

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

d. pengkajian dan penyusunan bahan petunjuk teknis di bidang


pengelolaan sampah regional;
e. Peru musan kebijakan di bidang pengelolaan dan pengolahan
sampah secara terpadu;
f. Penyelenggaraan pengelolaan dan pemecahan permasalahan
sampah regional;
g. Penyusunan

standar

operasional

prosedur

di

bidang

persampahan;
h. Pengoptimalisasi daya dukung dan daya tampung lingkungan
serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang
persampahan.
i. Pemeliharaan instalasi dan prasarana bangunan lainnya;
j. Penanganan

sampah

yang

berorientasi

pada

perlindungan

lingkungan;
k. Penyelenggaran sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat di
bidang pengelolaan sampah;
l. Pengelolaan barang inventaris kekayaan milik pemerintah aceh;
m. Penyelenggaraan monitoring,evaluasi dan pelaporan;
n. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait sesuai ketentuan
yang

berlaku

dalam

rangka

sinkronisasi

dan

kelancaran

pelaksanaan kegiatan;
o. Pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh
kepala dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya; dan
p. Membuat laporan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan secara
berkala sebagi bahan untuk penyusunan program selanjutnya.
Gambaran Pelayanan

2
6

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

(4) Sub bagian tata usaha mempunyai tugas melakukan penyusunan


program kerja UPTD, pengelolaan urusan umum, rumah tangga,
perlengkapan, keuangan, kepegawaian, hubungan masyarakat,
perpustakaan dan pelayanan administrasi lainnya di lingkungan
UPTD.
Seksi operasi dan pemeliharaan mempunyai tugas melaksanakan
kegiatan

operasional

dan

pemeliharaan

pengelolaan

dan

pengolahan sampah secara terpadu sesuai dengan ketentuan.

IX. KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL


(1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan
sebagian tugas pemerintah aceh sesuai kebutuhan dan keahlian
yang

terdiri

dari

sejumlah

tenaga,

dalam

jenjang

jabatan

fungsionalyang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan


bidan keahliannya.
(2)

Setiap kelompok di pimpin oleh seorang tenaga fungsional senior


yang ditunjuk oleh gubernur, dan bertanggung jawab kepada
kepala dinas.

(3)

Jumlah Jabatan Fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan


dan beban kerja.

(4)

Jenis dan jenjang Jabatan Fungsional diatur sesuai dengan


peraturan perundang-undangan.

X. KEPEGAWAIAN

Gambaran Pelayanan

2
7

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

(1) Kepala Dinas, Sekretaris, Kepala Bidang, Kepala UPTD, Kepala


Sub Bagian, dan Kepala Seksi diangkat dan diberhentikan oleh
Gubernur.
(2) Unsur-unsur

lain

di

Dinas

Cipta

Karya

diangkat

dan

diberhentikan oleh Kepala Dinas atas pelimpahan kewenangan


dari Gubernur.
(3) Jenjang kepangkatan dan formasi kepegawaian ditetapkan sesuai
dengan peraturan perundang-undangan.
(4) Eselon Jabatan pada Dinas Cipta Karya adadalah sebagai berkut :
a. Kepala Dinas Eselon II.a ;
b. Sekretaris Eselon III a ;
c. Kepala Bidang Eselon III.a ;
d. Kepala UPTD Eselon III.a ;
e. Kepala Sub Bagian Eselon IV.a ;
f. Kepala Seksi Eselon IV.a.
Adapun Bagan Organisasi Dinas Cipta Karya Provinsi Aceh seperti berikut:

Gambar 2.8 Struktur Organisasi dan Tata Kerja Dinas Cipta Karya

Gambaran Pelayanan

2
8

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

2.2 SUMBER DAYA DINAS CIPTA KARYA ACEH


Sumber daya pendukung pelaksanaan program dan kegiatan Dinas Cipta
Karya Aceh terdiri dari sumber daya manusia, dana dan sumber daya
pendukung lainnya. Dukungan ketersediaan sumberdaya manusia yang
berkualitas, professional, berpengetahuan serta memiliki pengalaman
dalam mengelola suatu organisasi atau lembaga agar dapat berjalan secara
optimal merupakan hal yang sangat diperlukan.
Keberhasilan pencapaian kinerja organisasi akan sangat ditentukan oleh
kinerja sumberdaya manusia yang ada dalam menjalankan tugas dan
fungsinya masing-masing.
Sebagai salah satu perangkat kerja Pemerintah Provinsi Aceh, Dinas Cipta
karya Aceh didukung oleh sejumlah personil

atau pegawai yang

mengemban tugas dan fungsi sebagaimana tertuang dalam Perda No. 15


Tahun 2012 Perubahan atas Qanun Aceh No. 5 Tahun 2007 tentang
Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas, Lembaga Teknis Daerah dan
Lembaga Daerah Provinsi NAD.
Sampai dengan tahun 2013, jumlah pegawai Pegawai Negeri Sipil dengan
dukungan tenaga Pegawai Harian Lepas Administrasi dan Satuan Pengaman
sebanyak 341 orang.
Berdasarkan komposisi dan jumlah Personil Lingkup Dinas Cipta karya
Aceh tahun 2013, tergambarkan sebagai berikut :
Gambaran Pelayanan

2
9

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

Tabel 2.1
Komposisi dan Jumlah Personil
No.
Uraian
1 Pegawai Negeri Sipil
2 Pegawai Harian Lepas
3 Satuan Pengamanan
Jumlah

Jumlah
200
136
5
341

%
58.65
39.88
1.47
100.00

Sumber : Dinas Cipta karya Aceh, 2013


Komposisi jabatan Pegawai berdasarkan Golongan Ruang Lingkup Dinas
Cipta karya Aceh, sampai dengan tahun 2013 terdata sebagai berikut :

Tabel 2.2
Komposisi Pegawai Berdasarkan Pangkat Dan Golongan
No.
1
2
3
4
5

Jabatan
Kepala Dinas
Sekretaris
Kepala Bidang
Kepala Seksi / Subbag
Staf / Pelaksana
Jumlah

% Terhadap Jumlah Pegawai

Golongan
I

II

45

45

1 22.5

III

1
19
120
14
0
70

Jumlah
IV
1
1
5
1
5

1
1
6
20
172

13

200

6.
5

100

Sumber : Dinas Cipta karya Aceh, 2013


Komposisi Personil berdasarkan jabatan dan kualifikasi pendidikan Lingkup
Dinas Cipta karya Aceh sampai dengan tahun 2013 adalah sebagai berikut :
Sumber : Dinas Cipta karya Aceh, 2013
Gambaran Pelayanan

3
0

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

Tabel 2.3
Komposisi Pegawai Berdasarkan Kualifikasi Pendidikan
Kualifikasi Pendidikan

No

Jabatan

.
1
2
3
4
5
6

S
3

Kepala Dinas
Sekretaris
Kepala Bidang
Kepala Seksi / Subbag
Staf / Pelaksana
Pegawai Harian Lepas
Jumlah
% Terhadap Jumlah
Pegawai

S2
1
1
5
5
17
3
32
9.3
8

S1

D3

15
1
91
9
63
13
169 23
49. 6.7
6

Jumlah

SLT

55
62
117

1
1
5
21
172
141
341

34.3

100

Jenis pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Teknis yang diikuti pegawai


Dinas Cipta karya Aceh sampai dengan tahun 2013 sebagaimana Tabel
berikut :
Tabel 2.4
Jenis Pendidikan dan Latihan Teknis Yang Diikuti s/d Tahun 2013

No
.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

Jenis Diklat
Adm. Keuangan
Adm. Tek. & Umum Proyek IPJK
Administrasi Keuangan
Diklat Adum
Diklat Adumla
Diklat Prajabatan Gol II
Diklat Prajabatan Gol. III
Diklat Prajabatan Gol. I dan II
Diklat Pengadaan Brg/Jasa Pemerintah
Sertifikasi Pengadaan Brg & Jasa (L2)
Sertifikasi Pengadaan Brg & Jasa (L4)
Diklat Penyusunan Renstra & Lakip

Gambaran Pelayanan

Jumla
h
1
1
1
8
4
32
41
8
12
7
3
1
3
1

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48

Jenis Diklat
Air Bersih Unit IKK Bid.
Algap Leadhership Academy
AMDAL
Analisa Jabatan
Apl E-Monitoring DJ. TR
Apresiasi RTRWN, RTR Pulau & NSP
Bendaharawan A
Bimtek Adm Plkp Bid Penyi&Penyal Brg
Bimtek Keprotokolan
Bimtek Konsultasi Supervisi TA2008
Bimtek Manaj. pengelolaan Brg
Bimtek Pelaksanaan IKMD
Bimtek Pelaksanaan IKMN
Bimtek Pengadaan Brg dan Jasa
Bimtek Penyediaan Adm Brg
Bimtek Sistem Manaj Mutu Kons
BMS Bridge Investigation Course
Dasar Teknik
Desiminasi Penerimaan Neg Bkn Pajak
Diklat LAN Kepemimpinan Tk. III
Diklat Pejabat Inti Satker
Diklat Pengelo. Ling Hdp Proyek Jl & Jbt
Diklat PIM III
DIKLAT PIM TK II
Diklat PIP
Diklat Prakontrak
Diklat SPAMA
Diklat Sub Profesional Staf
Diklat Tek. Fung. KMP Angkatan VIII
Diklat Teknis Jakon
Disem Raperpres RTR P Sumatera
Disem Spesif Umum Bid Jl & Jbt
IAC on Inter. & Tech. for Hous Stra.
IIRMSS
Instruktur BMS
Kasie Perencanaan/Pengawas

Gambaran Pelayanan

Jumla
h
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
2
4
1
1
1
1
1
1
2
1
2
2
1
2
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
3
2

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84

Jenis Diklat
Komputerisasi
KS Pemugaran Perumahan Desa
KS Tata Cara Pengadaan Jakon
KS Ukur Tanah & Pemetaan
KS Ukur Tanah & Pemetaan Lanjutan
Kuliah Matrikulasi
Kursus Pengadaan Brg & Jasa
Kursus Pengawas Lapangan
Kursus Perenc. Gbr & Angg Bid CK
Kursus PIP BRR NAD-Nias
Kursus Pratugas Tata Usaha
Kursus Standar Dok Lelang & TC Peng.
Kursus Ukur Tanah CK
Lat. Adm. Keuangan PDAM
Lat. Ass. Perenc. Teknik
Lat. Perkopers. Dista
Latihan Bela Negara
LKKPS Kemiliteran Sipil
Manaj. Penaksiran Hrg Brg & Js
Manajemen Perkotaan
Manajemen Proyek
NSPM TR Kab/Kota Prov NAD
Orient Tek kePUan&Kur Mnj Proy(KMP)
Orient. Prog. Perh. & Penang. Jln Dati II
Orients Tek. Jln & Manaj. Proyek
Outbound Management Training
Pejabat Inti Proyek (PIP)
Pejabat Inti Satker
Pel & Pengangk Penget Penan. MD
Pel Ahli Hukum Kontrak
Pel Sistem Infor Geografis
Pel. Konstruksi Laba-laba
Pel. Pengelola Adm. Kug
Pel. Road Safety Audit
Pel. Tata Cara Prakontrak
Pelat TC Commisioning Inst Pengol Air

Gambaran Pelayanan

Jumla
h
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
3
1
1
1
1
12
1
1
1
1
1
1
3
1
3
1
3
3

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
10
0
10
1
10
2
10
3
10
4
10
5
10
6
10
7
10
8

Jenis Diklat

Jumla

Pelat TR Wil Kab Daerah Tk. II


Pelat. Penel Mdl Envirommental Design
Pelat. Perenc. Sistem DrainaseJln.
Pelat. Tek Bid Mknik Tnh (Geo Teknik)
Pelat. Tek. Bid. Konst. Lainnya (Beton)
Pelat. Tek. Bid. Perkerasan Aspal
Pelat. Tek. Inspeksi (ItiDi-IKRAM)
Pelayanan Kessos
Pemak Pelat Sos Amdal Peman Ruang
Pemberdayaan Pembina Jakon Tk Provinsi
Pembinaan & Pengelolaan Dep Pu
Pembinaan Adm Kug Dep. PU
Pembuatan Jl diatas Tnh Lembek
Pemel. Rutin Jln Nas. & Prov.
Pen. Pembukuan & Lap. Kug.

h
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
2
3

Penataran P4 Eselon III & IV

Penataran P4 Pola Pendukung

Penataran P4 Tipe B

Penataran Waskat

Pengambaran Perenc. Tata Ruang

Pengkt. Koor. Perenc. & P.

Peningk. Fungsi Penget. Bid. kePUan

Peny. Upaya Ling. UKL/UPL

Penyebar & Penerap Standar Bid. PU

Gambaran Pelayanan

3
4

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
10
9
11
0
11
1
11
2
11
3
11
4
11
5
11
6
11
7
11
8
11
9
12
0
12
1
12
2
12
3
12

Jenis Diklat

Jumla
h

Penyl. Adm. Umum Perkantoran

Penyu Rcn Prog Inves Jk Meneng Bid PU

Penyuluhan Peraturan

Penyuluhan Pertambangan

Perber Penang Tek. BU Jakon Kualif Kcl

Perenc & Permslhan Pondasi T Pancang

Perencanaan dan Anggaran

Perencanaan Jln Kabupaten

Perkantoran

PIP Ass. Perenc. Bid. Cipta Karya

Prajabatan

Prajabatan (STTPL) TK. III

Sem. Apart bg Masy. Gol. Menengah

Sem. On Acoustic Science

Seminar Tek. Perkerasan Jalan

SEPADA

Gambaran Pelayanan

3
5

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
4
12
5
12
6
12
7
12
8
12
9
13
0
13
1
13
2
13
3
13
4
13
5
13
6
13
7
13
8
13
9
14

Jenis Diklat

Jumla
h

Sertifikasi Ahli Pengadaan Nas

Sistem Akuntansi Informasi Dep PU

Site Engineer

Sof. Soil

Spama

Spama/PIM Tk. III

Survey & Analisa Jln Kab.

Tata Cara Pengadaan Jakon

TE Pengg Peta Perenc. TR Kota

Teknik Fungs. Orientasi Pemb. Daerah

Teknis Adm. Kepegawaian

Teknisi Laboratorium

Teknologi Beton

Tim Perenc. Jln Kab. Thp Anal. & Eval.

Diklat PIP Bid Perum & Permukiman

Pengelola Proyek Peningk Kualitas Lingk

Gambaran Pelayanan

3
6

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
0
14
1
14
2
14
3
14
4
14
5
14
6
14
7
14
8
14
9
15
0
15
1
15
2
15
3
15
4
15
5
15

Jenis Diklat

Jumla
h

Tata Cara Pengadaan Jasa

Adm. Perkantoran

TPM. P3D

Mandor

Diklat Manajemen Aset Daerah

Workshop Pengel. Keg. Pemanf Brg Daerah

Seminar KORPRI

Diklat PIM Tk.IV

Penyuluhan Sadar Zakat

Pengawasan Kearsipan

Manajemen Keprotokolan

Bimtek Arsiparis

Arsiparis Ahli

Pel. Bendaharawan Daerah

Pelat. Tek. Laboratorium

Pelat. Pengawas Pekerjaan Jl

Gambaran Pelayanan

3
7

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
6
15
7
15
8
15
9
16
0
16
1
16
2
16
3
16
4
16
5
16
6
16
7
16
8
16
9
17
0
17
1
17

Jenis Diklat

Jumla
h

ADUM

Penataran Petugas IKMN

Kursus Mekanik

Analisa Jab. & Perenc. T. Kerja

Teknis Kepegawaian Paket B

Sertifikasi Ahli Pengadaan Nas

Bimtek Sistem Manajemen Mutu

Pelat. Tek. AMPL

WS Png Pengungsi & Mnj Png Bcn

Tata Cara Pengadaan Jak

Bimtek Manajemen Pengadaan Brg

Adm Umum Perkantoran

STTPL

BT Peningk SDM Pengemb SPAM

Pemantapan Implem. Brg & Jasa E-

Peltek Mnj Pajak & Restri Daerah

Gambaran Pelayanan

3
8

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
2
17
3
17
4
17
5
17
6
17
7
17
8
17
9
18
0
18
1
18
2
18
3
18
4
18
5
18
6
18
7
18

Jenis Diklat

Jumla
h

Pelat. Tek. Bendaharawan Daerah

Pelat. Tenaga Adm

Diklat Bid. Cipta Karya Dep. PU

Pelat. Tek. Pengadaan Brg Daerah

Peltek Fungs Komputer Tk Dsr

Pengelolaan Gedung Negara

Peningk. & Pengemb. SDM

Pemantapan Sistem Aplik Pemant Elek

Pengelo. Dok & Monitoring

E-M DR Pemant Kemj Pelaks Keg Bid CK

Keppres No.16

Kompos (UDPK)

Sanitasi Tepat Guna

Training Ilmu Ukur Tanah

Air Limbah

Kursus Pra Tugas Gambar Bang. Umum

Gambaran Pelayanan

3
9

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
8
18
9
19
0
19
1
19
2
19
3
19
4
19
5
19
6
19
7
19
8
19
9
20
0
20
1
20
2
20
3
20

Jenis Diklat

Jumla
h

Perbaikan Kampung

Persampahan

Perbaikan Perum. Desa ( P3D )

Pengawas Lapangan Bangunan

Pembinaan Penyusunan Neraca Proyek

Sosialisasi SNI

On Job Training Prakontrak

Pengawasan IKK

Kep. Unit Inst. IKK

BMN

Pelat. Akuntansi Pemerintah

Pelat. Sistem Akuntansi Instansi

Pelat. Manaj. Kug

Penyusunan Neraca Proyek

Brevet A
Adm Bidang Kepegawaian

Gambaran Pelayanan

11
1
4
0

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
4
20
5
20
6
20
7
20
8
20
9
21
0
21
1
21
2
21
3
21
4
21
5
21
6
21
7
21
8
21
9
22

Jenis Diklat

Jumla
h

Pusdiklat Peg. PU

Diklat IKMN Proyek2 Bid. Perkim

Prajabatan

Tenaga Perenc. Seprov. Dista Angk V

Diklat Analis Kepeg. Terampil

Sosialisasi NSPM TR Kab & Kota

Bimtek Jab Fungsional Analis Kepeg

Sosialisasi SK SNI

OJT Tenaga Juru Ukur Bid. Perkim

Bimtek Pemb. Hkm PerUUan Kepeg

Bimtek Neraca

Penyuluhan Neraca Proyek

Verifikasi

Lab. Air Minum

Pengawas Lapangan

Penataan Pernbend Akunt Pelap Pelaks

Gambaran Pelayanan

4
1

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
0
22
1
22
2
22
3
22
4
22
5
22
6
22
7
22
8
22
9
23
0
23
1
23
2
23
3
23
4
23
5
23

Jenis Diklat

Jumla
h

OJT Tenaga Juru Ukur Bid. Perkim

Badan Diklat Kug Dep. Kug

Dep. PU

Diklat Tek. Penelolaan Kug Daerah

Bimtek Neraca Proyek

Peningkatan Ukur Tanah

Ukur Tanah

Pel Tek Bid Mektan, Perkerasan Aspal

Pemberian Advis. T. Penyi.

Apresiasi Tata Cara Prakontrak

Lat. Penata Ruang Dati. I

Apresiasi Penata Ruang

TOT Brg & Jasa

Pelat Perenc Penataan Ruang

Pel Tek Bid Mektan, Perkerasan Aspal

Diklat PPNS Penata Ruang Kemen PU RI

Gambaran Pelayanan

4
2

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
6
23
7
23
8
23
9
24
0
24
1
24
2
24
3
24
4
24
5
24
6
24
7
24
8
24
9
25
0
25
1
25

Jenis Diklat

Jumla
h

Pelat Aplikasi E-M Dirjen TR

Sos NSPM TR Kab&Kota Prov NAD

Diklat Tek TR & Mnj Lhn Perkotaan

Diklat Pengelo. Fasilitas Air Limbah RT

Pelatihan GIS/MAPINPO

Auto Card 2002

E-Monitoring

Manajemen Prasarana Perkotaan

Permasalahan Pemb. Kota & Penataan R

Teknis Informasi Bid. KePU-an

Sistem Informasi Geografis

Lokational TC Of Construction Sector

Diklat Pengelo. Fasilitas Air Limbah RT

Int course on integrated housing DP

Asesi Pemb. Insfrastruktur Aceh

Bimtek Tk. Dasar Penilai Aset

Gambaran Pelayanan

4
3

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
2
25
3
25
4
25
5
25
6
25
7
25
8
25
9
26
0
26
1
26
2
26
3
26
4
26
5
26
6
26
7
26

Jenis Diklat

Jumla
h

Sertifikasi Pengadaan Brg/Jasa (L2)

Sistim Aplikasi Pemantauan

Pelat. & Ujuan Nas. Sertifikasi Brg Jasa

Bimtek Konstruksi Pelaksana Gedung

Bimtek Konstruksi Pelaksana Gedung

Aplikasi Dokumen Barang

Teknik Jaringan LAN

Out Bond

On Job Training Juru Ukur

E-Procurement TBJP

Pengenalan Komputer

Training Ilmu Ukur Tanah

Gambar & Anggaran

Tenaga Penyuluh Masyarakat

Diklat Tek Sis Pengel Kug Daerah

BKPP

Gambaran Pelayanan

4
4

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
8
26
9
27
0
27
1
27
2
27
3
27
4
27
5
27
6
27
7
27
8
27
9
28
0
28
1
28
2
28
3
28

Jenis Diklat

Jumla
h

Tng Penyuluh OKKP2LDT (ABT-OECF)

K. Pelatihan Pemantapan Bend.

K. Bendaharawan Daerah Angk. IV

Pejabat Inti Satker Ditjen CK

Pemtpan Imple Pengad Brg&Js Elek

Diklat PAK Analis Kepeg TA2007

Bimtek Achievement Motivation

Bimtek Manajemen Perkantoran Modern

Analytical Planning & Repersany

Kug

Komputer Tk Dasar Pengenalan

Pelat. Tek. Bid. Perkerasan Aspal

Pelat. Tek. Laboratorium

Pelat. Pengawas Pekerjaan Jl

Diklat PPNS Penata Ruang Kemen PU RI

Pelat & UN Sertifi Brg/Jasa Pem TA2008

Gambaran Pelayanan

4
5

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
4
28
5
28
6
28
7
28
8
28
9
29
0
29
1
29
2
29
3
29
4
29
5
29
6
29
7
29
8
29
9
30

Jenis Diklat

Jumla
h

Pel Tek Bid Mektan (Geotek)

Pel Tek Bid Konstruksi Lainnya (Beton)

Badan Diklat B. Aceh

Satker PKPAM NAD

Balai AB-PLP

Bimtek Konsultan Supervisi

Pelat. Teknis Bid. Mekanika Tanah

Pelat. Teknis Bid. Konstruksi Lainnya

Pembinaan Peny. Lap. Neraca Proyek

Disem&orie prog bant spl-oecf inp-23lg

Kursus Bendaharawan Daerah Angk. VIII

Kursus Computer Tk. DEO

Aplikasi Teknis Penatausahaan BMN

Bimtek UN Keahlian Pengad Brg Js Pem

Sistem Akuntansi Instansi

Pel. Pemetaan Bid. TR & GIS

Gambaran Pelayanan

4
6

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
0
30
1
30
2
30
3
30
4
30
5
30
6
30
7
30
8
30
9
31
0
31
1
31
2
31
3
31
4
31
5
31

Jenis Diklat

Jumla
h

Diklat Tek. Pengel Sistem Kug Dae

Diklat Anggaran

Pelat. Juru Ukur Tanah

Pelat. Tek. Bid. Konstruksi

Pemberdayaan SDM SI Jakon Indonesia

Pelat Tek Bid Kons Lainnya (Beton)

Pelat Bid Mekanika Tanah Geoteknik

Sos Pemb. RSD & Lingk Pedesaan Sht

Sosialisasi Uji Beton Bertulang

Bimtek Penyusunan DSP

Bimtek Penyususnan Formasi PNS

Diklat Analisis Kepegawaian Terampil

Pelat SA Inst, SIM, Akun Brg Mlk Neg

Pelat. Tek. Tenaga Pengawas Lap.

Penyuluhan Adm Barang

IKMN

Gambaran Pelayanan

4
7

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

No
.
6
31
7

Jumla

Jenis Diklat

Pelat. Pelaksanaan Pemel. Jl & Jbt

JUMLAH

483

Sumber : Dinas Cipta karya Aceh, 2013


Dari Tabel 2.4, terlihat bahwa daya dukung kapasitas pegawai dalam
pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Lingkup Dinas Cipta karya Aceh
melalui pendidikan dan latihan telah mencapai 70.60% dari total pegawai
yang mengikuti pendidikan dan latihan.
Dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi lingkup Dinas Cipta karya
Aceh, tidak terlepas dari ketersediaan dana serta sarana dan prasarana
perkantoran yang menunjang terhadap upaya pencapaian sasaran. Ditinjau
dari Jumlah dana yang dialokasikan dalam Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Provinsi Aceh kepada Dinas Cipta Karya Aceh selama kurun
waktu

Tahun

Anggaran

2013

sampai

2017

adalah

sebesar

Rp.

14.738.103.000.000,- yang terdiri dari :


Tahun Anggaran 2013 sebesar Rp. 3.013.100.000.000,Tahun Anggaran 2014 sebesar Rp. 2.988.857.000.000,Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 2.953.120.000.000,Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp. 2.902.025.000.000,Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp. 2.881.001.000.000,Sumber

daya/fasilitas

pendukung

lainnya

yang

berupa

kendaraan

operasional, gedung kantor, peralatan berat untuk pemeliharaan prasarana


dan sarana permukiman yang tersedia masih kurang memadai.
2.3 KINERJA PELAYANAN DINAS CIPTA KARYA ACEH
Gambaran Pelayanan

4
8

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

Sesuai dengan kebijakan yang telah disusun, program-program tersebut


diatas dijabarkan lagi dalam kegiatan-kegiatan sebagai tindakan nyata pada
tahun 2007 - 2012 dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, yaitu:
2.3.1.

Kegiatan Rutin

1. Aparatur
Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah memenuhi
kebutuhan belanja pegawai berupa gaji dan tunjangan-tunjangan
kerja lainnya untuk

pegawai baik Pegawai Negeri (PNS) maupun

Pegawai Harian (PH). Dari kegiatan ini diharapkan pembayaran dapat


dilakukan secara tepat waktu dan menurut peraturan yang berlaku.
2. Pelayanan Administrasi Perkantoran
Hasil yang diharapkan dari program kegiatan ini adalah pemenuhan
kebutuhan sarana pelayanan administrasi demi lancarnya kegiatan
administrasi untuk menunjang seluruh kegiatan pembangunan yang
telah

direncanakan.

Kelompok

kegiatan

Pelayanan

Administrasi

Perkantoran terdiri dari 14 (empat belas) kegiatan yang berkenaan


dengan surat menyurat, komunikasi, air minum & listrik, jasa
peralatan dan perlengkapan kantor, jasa pemeliharaan & perizinan
kendaraan

dinas/operasional,

jasa

administrasi

keuangan,

kebersihan kantor, ATK, barang cetakan & penggandaan, komponen


instalasi

listrik/

penerangan

bangunan

kantor,

peralatan

dan

perlengakapan kantor, bahan bacaan dan peraturan perundangundangan, makan dan minum, rapat-rapat koordinasi dan konsultasi
ke luar daerah serta jasa keamanan kantor.
3. Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Gambaran Pelayanan

4
9

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

Hasil yang diharapkan dari program kegiatan ini adalah memenuhi


kebutuhan sarana dan prasarana aparatur sebagai penunjang
terlaksananya kegiatan di bidang Cipta karya.
4. Peningkatan Disiplin Aparatur
Hasil yang diharapkan adalah terlaksananya pengadaan barang/jasa
aparatur.

5. Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur


Di bidang Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur ini, terdiri
dari dua kegiatan pokok yaitu (1) Pendidikan dan Pelatihan Formal
dan (2) Bimbingan Teknik Implementasi Perkantoran Perundangundangan.
2.3.2.

Kegiatan Pembangunan/Urusan Wajib

1. Pembangunan saluran drainase/gorong-gorong


Hasil yang ingin dicapai adalah Terbangunnya saluran dan Gorong gorong di lingkungan permukiman demi terciptanya lingkungan
permukiman yang sehat dan nyaman.
2. Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah
Hasil yang ingin dicapai adalah Terciptanya Managemen Pengelolaan
Air Minum / Air Bersih yang Sehat dan Terlayaninya kebutuhan Air
Minum bagi Masyarakat
3. Pengembangan Sistem Distribusi Air Minum

Gambaran Pelayanan

5
0

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

Hasil yang ingin dicapai adalah Terpenuhinya Kebutuhan Air Bersih


dan Meningkatnya Kesehatan Masyarakat
4. Peningkatan

operasi

dan

pemeliharaan

prasarana

dan

sarana

persampahan
Hasil yang ingin dicapai adalah tersedianya Prasarana dan Sarana
Pengelolaan

Persampahan

agar

meningkatnya

kesehatan

bagi

masyarakat & menciptakan lingkungan yang bersih & nyaman.


5. Perencanaan pengembangan infrastruktur
Hasil yang ingin dicapai adalah Tersedianya Pedoman Pengembangan
Wilayah Strategis dan Cepat tumbuh.
6. Monitoring, evaluasi dan pelaporan
Hasil yang diharapkan dari kegiatan monitoring, evaluasi dan
pelaporan

adalah

tersedianya

informasi

mengenai

pelaksanaan

seluruh kegiatan kecipta karyaan. Informasi yang dihasilkan berupa


laporan kegiatan setiap bulan selama satu tahun anggaran dan hasil
monitoring langsung ke lapangan.
7. Penataan lingkungan pemukiman penduduk perdesaan
Hasil yang ingin dicapai adalah tersedianya sarana dan prasarana di
daerah perbatasan, terisolirdan kepulauan untuk meningkatkan
kualitas

pelayanan

umum

bidang

infrastruktur

dasar

kepada

masyarakat diperdesaan.
8. Pembangunan jalan dan jembatan perdesaan
Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terbangunnya
infrastruktur jalan sebagai prasarana transportasi.

Hal yang

dilakukan

Jembatan,

adalah

Peningkatan

jalan,

Penggantian

Pembangunan Jalan Baru, Pembangunan Jembatan Baru.


Gambaran Pelayanan

5
1

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

9. Pembangunan sarana dan prasarana gedung


Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terbangunnya Sarana
Gedung Pendidikan, Kesenian, Peribadatan dan Keagamaan untuk
mendukung Kegiatan Pendidikan, Seni Budaya, Peribadatan dan
Keagamaan Serta Meningkatnya Kualitas Keimanan Bagi Masyarakat.
10.

Sosialisasi bidang perkotaan dan permukiman

Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah Terserapnya Informasi


Kepada masyarakat agar Tersedianya Tenaga Terampil dengan adanya
Informasi Hasil Pembangunan.
11.

Sosialisasi dan diseminasi peraturan perundang-undangan jasa

konstruksi dan peraturan lainnya yang terkait


Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terlaksananya
pengetahuan bagi pengguna dan penyedia jasa konstruksi terhadap
perundang-undangan jasa konstruksi.
12.

Pemberdayaan penyedia jasa konstruksi (orang perseorangan,

badan usaha)
Hasil yang ingin dicapai adalah terlaksananya kegiatan pemberdayaan
jasa konstruksi guna terserapnya informasi kepada masyarakat.
13.

Pemberdayaan pengguna jasa konstruksi (instansi pemerintah,

orang perseorangan, badan usaha)


Hasil yang ingin dicapai adalah Meningkatnya Kinerja Pemberdayaan
Jasa Konstruk guna terserapnya informasi kepada masyarakat.
14.

Pembinaan jasa konstruksi daerah

Hasil yang ingin dicapai adalah Meningkatnya Kinerja Pemberdayaan


Jasa Konstruk guna terserapnya informasi kepada masyarakat.
15.

Pengawasan terhadap ketentuan keteknikan

Gambaran Pelayanan

5
2

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

Hasil yang diharapkan dari kegiatan adalah pelaksanaan pekerjaan


sesuai dengan dokumen teknis. yang dihasilkan berupa laporan hasil
pengawasan teknis pelaksanaan kegiatan.
16.

Pengembangan rumah sehat sederhana

Hasil yang diharapkan dari kegiatan adalah tersedianya rumah


sederhana siap huni bagi masyarakat korban bencana, kerusuhan
dan dhuafa.
17.

Penyusunan rencana tata ruang wilayah kabupaten/kota

Hasil yang ingin dicapai adalah terciptanya perencanaan ruang


wilayah yang teratur dan tertata baik
18.

Sosialisasi penerapan Qanun RTRWP NAD

Hasil yang ingin dicapai adalah meningkatkan operasional bidang


tata ruang pengembanganwilayah

Gambaran Pelayanan

5
3

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

Gambaran Pelayanan

5
4

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

BATAS AWAL YANG DIPERBAIKI


2.4 ANALISA LINGKUNGAN
DINAS CIPTA KARYA ACEH

INTERNAL

DAN

EKSTERNAL

(SWOT)

2.4.1 Analisa Lingkungan Internal


Dengan pendekatan SWOT (Strength, Weakness, Opportunity dan
Threat) linkgungan strategis internal Dinas Cipta Karya Aceh terdiri
dari kekuatan internal yang dimiliki dengan penjelasan sebagai
berikut :
A. Analisis Kekuatan (Strengths)
Kekuatan, dapat diwujudkan sebagai suatu sumber daya, ketrampilan/ kemampuan,
atau keuntungan. Sedangkan Kelemahan dapat didefinisikan sebagai suatu hal
batasan atau kekurangan dalam sumber daya, ketrampilan/ kemampuan dan
kapabilitas yang secara serius merintangi performansi efektif suatu organisasi.
Fasilitas, sumber daya financial, kapabilitas manajemen, ketrampilan, dapat menjadi
sumber dari kelemahan-kelemahan organisasi. Adapun kekuatan Dinas Cipta Karya
Aceh adalah :
a) Jumlah Sumber Daya Manusia (PNS, Tenaga Kontrak) sebanyak
341 orang dengan tingkat pendidikan yang cukup baik (S2 32
orang, S1 169 orang, D3 23 orang, SLTA 117 orang);
b) Tersedianya standar sebagai acuan, pedoman teknis dan manual
dalam melaksanakan tugas;;
c) Prasarana dan sarana untuk kantor yang memadai;
d) Tersedianya anggaran fisik maupun non fisik yang memadai.
B. Analisis Kelemahan (Weaknesses)

Gambaran Pelayanan

5
5

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

a) Belum optimalnya kinerja unit-unit di lingkungan dan masih


adanya staf yang kinerja dibawah standar Dinas Cipta Karya Aceh;
b) Belum tersedianya database Keciptakaryaan yang memadai;
c) Orientasi kerja staf masih belum sepenuhnya didasarkan pada
pencapaian sasaran tugas Dinas Cipta Karya Aceh;
d) Terbatasnya ketersediaan dana daerah;
e) Belum tercapainya Target MDGs 2015, Standar Pelayanan Minimal
(SPM) sektor Air Minum, Sanitasi, Persampahan dan Permukiman
Kumuh.
f) Belum maksimalnya pengalokasian dana pengawasan dengan nilai
fisik, mengakibatkan penurunan kualitas bangunan/tidak sesuai
dengan spesifikasi
2.4.2 Analisa Lingkungan Eksternal
Pada dasarnya, yang dimaksud dengan lingkungan eksternal Dinas
Cipta Karya adalah unit kerja yang secara langsung berpengaruh dan
berinteraksi dengan Dinas Cipta Karya Aceh seperti dinas-dinas
teknis lain yang ada kaitannya dengan faktor keberhasilan Dinas
Cipta Karya maupun satminkal yang ada di Kementerian Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat.
Dengan pendekatan SWOT, lingkunga strategis eksternal Dinas Cipta
Karya Aceh dapat diklasifikasikan sebagi kelompok pelauang dan
ancaman bagi eksistensi dan visi serta misi organisasi.
A.
Peluang (Opportunities)
a) Dukungan DPRA;
b) Adanya dukungan dana dari daerah maupun pusat;
c) Adanya perubahan perilaku masyarakat untuk hidup sehat,
teratur, bersih dan berwawasan lingkungan;
d) Minimnya aksesibilitas kawasan lingkungan permukiman di
wilayah perdesaan, daerah perbatasan dan kawasan terisolir
e) Tingginya
tuntutan
masyarakat
terhadap
pembangunan
perumahan layak huni, peningkatan sarana dan prasarana di

Gambaran Pelayanan

5
6

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

kawasan

permukiman

baik

di

perkotaan

dan

maupun

di

perdesaan;
f) Adanya dukungan pemerintah pusat untuk pencapaian target
MDGs, SDGs maupun SPM bidang Cipta Karya;
B.
Ancaman (Threats)
a) Kebijakan pemerintah yang kurang proposional dimana usulan
masyarakat sangat didominasi oleh usulan legeslatif;

b) Kenaikan jumlah penduduk perkotaan sebagai wujud terjadinya


fenomena

urbanisasi

akibat

migrasi

desa

kota

memerlukan

aturan/regulasi penetapan zoning yang dituangkan dalam Qanun


RTRW Kabupaten/Kota untuk mencegah pertumbuhan permukiman
yang sporadis.
c) Terjadinya penyimpangan pemanfaatan ruang dari ketentuan dan
norma yang seharusnya ditegakkan. Penyebabnya adalah inkonsistensi
kebijakan terhadap rencana tata ruang serta kelemahan dalam
pengendalian pembangunan, serta belum tersedianya alokasi fungsifungsi yang tegas dalam RTRW.
d) Tumbuhnya kawasan permukiman yang kurang layak huni cenderung
kumuh yang tidak sesuai dengan standard lingkungan permukiman
yang sehat

e) Letak lingkungan kawasan permukiman yang tersebar dengan


pola perkembangan yang belum teratur
f) Tidak berlanjutnya pemeliharaan sarana dan prasarana dasar
lingkungan

permukiman

pascakonstruksi,

akibat

kurangnya

keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan kegiatan

g) Rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan air


limbah dan persampahan permukiman

h) Belum

tercapainya

Target

MDGs

2015,

Standar

Pelayanan

Minimal (SPM) sektor Air Minum, Sanitasi, Persampahan dan


Permukiman Kumuh.

Gambaran Pelayanan

5
7

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

2.4.3 Analisa Lingkungan Strategis Dinas Cipta Karya Aceh


Analisa lingkungan strategis Dinas Cipta Karya Aceh dituangkan dalam Tabel 2.5. dan Tabel 2.6 berikut ini :
Tabel 2.5 SWOT Analisa Internal dan Eksternal
Kekuatan (Strengths)
S1 Jumlah
Kontrak)

Sumber

Daya

sebanyak

341

Manusia
orang

Kelemahan (Weaknesses)
(PNS,

Tenaga

Belum optimalnya kinerja unit-unit di lingkungan

dengan

tingkat

dan Masih adanya staf yang kinerja dibawah

pendidikan yang cukup baik (S2 32 orang, S1 169

standar Dinas Cipta Karya Aceh

orang, D3 23 orang, SLTA 117 orang);


S2 Tersedianya standar sebagai acuan, pedoman teknis
dan manual dalam melaksanakan tugas
S3 Prasarana dan sarana untuk kantor yang memadai

Belum tersedianya database Keciptakaryaan yang

memadai

Terbatasnya ketersediaan dana daerah

3
W

Orientasi kerja staf masih belum sepenuhnya

didasarkan pada pencapaian sasaran tugas Dinas


Cipta Karya Aceh

S4 Tersedianya anggaran fisik maupun non fisik yang


memadai

Belum tercapainya Target MDGs 2015, Standar

Pelayanan Minimal (SPM) sektor Air Minum,


Sanitasi, Persampahan dan Permukiman Kumuh

Gambaran Pelayanan

58

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

Belum

maksimalnya

pengawasan dengan nilai fisik, mengakibatkan


penurunan

kualitas

pengalokasian

dana

bangunan/tidak

sesuai

dengan spesifikasi

Peluang (Opportunities)

Tantangan (Threats)

O1 Dukungan DPRA

T1

Kebijakan pemerintah yang kurang proposional dimana


usulan masyarakat sangat didominasi oleh usulan
legeslatif

02

Adanya

dukungan

dana

dari

daerah

T2

Kenaikan

jumlah

penduduk

perkotaan

sebagai

wujud

terjadinya fenomena urbanisasi akibat migrasi desa kota

maupun pusat

memerlukan

aturan/regulasi

penetapan

zoning

yang

dituangkan dalam Qanun RTRW Kabupaten/Kota untuk


mencegah pertumbuhan permukiman yang sporadis.

O3 Adanya

perubahan

perilaku

masyarakat

T3

Terjadinya

penyimpangan

untuk hidup sehat, teratur, bersih dan

ketentuan

dan

berwawasan lingkungan

Penyebabnya

norma

adalah

pemanfaatan

yang

seharusnya

inkonsistensi

ruang

dari

ditegakkan.

kebijakan

terhadap

rencana tata ruang serta kelemahan dalam pengendalian


pembangunan, serta belum tersedianya alokasi fungsiGambaran Pelayanan

59

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

Peluang (Opportunities)

Tantangan (Threats)
fungsi yang tegas dalam RTRW.

O4 Minimnya aksesibilitas kawasan lingkungan

05

T4

Tumbuhnya kawasan permukiman yang kurang layak huni

permukiman di wilayah perdesaan, daerah

cenderung kumuh yang tidak sesuai dengan standard

perbatasan dan kawasan terisolir

lingkungan permukiman yang sehat

Tingginya tuntutan masyarakat terhadap


pembangunan
peningkatan

perumahan
sarana

dan

layak

T5

huni,

prasarana

Letak lingkungan kawasan permukiman yang tersebar


dengan pola perkembangan yang belum teratur

di

kawasan permukiman baik di perkotaan dan


maupun di perdesaan
O6 Adanya dukungan pemerintah pusat untuk

T6

Tidak

berlanjutnya

pencapaian target MDGs, SDGs maupun

prasarana

dasar

SPM bidang Cipta Karya

pascakonstruksi,

pemeliharaan
lingkungan

akibat

sarana

dan

permukiman

kurangnya

keterlibatan

masyarakat dalam proses perencanaan kegiatan


T7
Gambaran Pelayanan

Rendahnya

kesadaran

masyarakat

akan

pentingnya
60

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

Peluang (Opportunities)

Tantangan (Threats)
pengelolaan air limbah dan persampahan permukiman

T8

Belum

tercapainya

Target

MDGs

2015,

Standar

Pelayanan Minimal (SPM) sektor Air Minum, Sanitasi,


Persampahan dan Permukiman Kumuh

Tabel 2.6 Matriks SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats)


SWOT
Analisa Lingkungan
Eksternal

Peluang (Opportunities)
1)
2)
3)

Dukungan DPRA
Adanya dukungan dana dari daerah maupun pusat
Adanya perubahan perilaku masyarakat untuk hidup

4)

sehat, teratur, bersih dan berwawasan lingkungan


Minimnya
aksesibilitas
kawasan
lingkungan
permukiman

5)
Gambaran Pelayanan

Tantangan (Threats)

di

wilayah

perdesaan,

perbatasan dan kawasan terisolir


Tingginya
tuntutan
masyarakat

daerah
terhadap

1)

Kebijakan pemerintah yang kurang proposional


dimana usulan masyarakat sangat didominasi oleh

2)

usulan legeslatif
Kenaikan jumlah

penduduk

perkotaan

sebagai

wujud

fenomena

urbanisasi

akibat

terjadinya

migrasi desa kota memerlukan aturan/regulasi


penetapan zoning yang dituangkan dalam Qanun

61

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

pembangunan perumahan layak huni, peningkatan

RTRW

sarana dan prasarana di kawasan permukiman baik


di perkotaan dan maupun di perdesaan
dukungan
pemerintah
pusat

6) Adanya

3)

untuk

untuk

mencegah

pertumbuhan permukiman yang sporadis.


Terjadinya penyimpangan pemanfaatan ruang dari
ketentuan dan norma yang seharusnya ditegakkan.

pencapaian target MDGs, SDGs maupun SPM bidang

Penyebabnya

Cipta Karya

terhadap rencana tata ruang serta kelemahan

7) Kebutuhan

akan

sarana

gedung

pemerintahan,

adalah

inkonsistensi

kebijakan

dalam pengendalian pembangunan, serta belum

kesehatan, pendidikan dan mesjdi/meunasah yang

tersedianya alokasi fungsi-fungsi yang tegas dalam

kian meningkat

Analisa Lingkungan
Internal

Kabupaten/Kota

4)

RTRW
Tumbuhnya kawasan permukiman yang kurang
layak huni cenderung kumuh yang tidak sesuai
dengan standard

5)

lingkungan permukiman yang

sehat.
Letak lingkungan

kawasan

permukiman

yang

tersebar dengan pola perkembangan yang belum


6)

teratur
Tidak berlanjutnya
prasarana

dasar

pascakonstruksi,
7)

lingkungan

akibat

kurangnya

sarana

permukiman
keterlibatan

air

limbah

dan

persampahan

permukiman
Belum tercapainya Target MDGs 2015, Standar
Pelayanan

Minimal

(SPM)

sektor

Air

Minum,

Sanitasi, Persampahan dan Permukiman Kumuh

Gambaran Pelayanan

dan

masyarakat dalam proses perencanaan kegiatan


Rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya
pengelolaan

8)

pemeliharaan

62

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

Kekuatan (Strengths)
1) Jumlah
Sumber
Manusia

Daya

(PNS,

Kontrak)

341

Strategi Kekuatan Tantangan (K-O)

Meningkatkan kualitas perencanaan, pengendalian

2)

dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah


Meningkatkan kualitas SDM kompetitif dalam

Tenaga

sebanyak

Meningkatkan intensitas dan kualitas koordinasi


lintas

SKPA

(lintas

sektor)

dan

antar

level

pemerintahan.
Meningkat kualitas dan kompetsi SDM perencana

tingkat

pelaksanaan pembangunan di kawasan lingkungan

pendidikan yang cukup baik

permukiman
Meningkatkan dan mengembangkan kualitas sistem

3)

dan tenaga skill secara lebih propsional.


Meningkatkan
kinerja
pemberdayaan

4)

konstruksi
Meningkatkan pengetahuan bagi pengguna dan

dengan

(S2 32 orang, S1 169 orang,


D3

23

orang,

SLTA

3)

laporan

117

orang)
Tersedianya standar sebagai

4)

manual

dalam

pertanggungjawaban

dan

akuntabilitas

kinerja pemerintah daerah


Meningkatkan dan mengembangkan kualitas data
dan informasi untuk kebutuhan perencanaan dan

acuan, pedoman teknis dan


5)

kebijakan pembangunan serta pelaporan


Mengembangkan standard dan acuan pelaksanaan

3)

melaksanakan tugas
Prasarana dan sarana untuk

pekerjaan fisik di lapangan (petunjuk pelaksanaan

4)

kantor yang memadai


Tersedianya anggaran fisik

6) Meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan

maupun

non

fisik

kinerja

adanya

staf

dibawah

yang

standar

Dinas Cipta Karya Aceh


Belum tersedianya database

Gambaran Pelayanan

konstruksi

terhadap

perundang-

5)

undangan jasa konstruksi


Meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM jasa

6)

konstruksi baik perseorangan maupun badan usaha


Meningkatkan pengawasan bidang keteknikan
untuk menjaga kualitas konstrusksi

nasional dan internasional

Strategi Kelemahan Peluang (W O)

Strategi Kelemahan Tantangan (W T)

1)

Meningkatkan pengelolaan anggaran secara lebih

2)

efisiesn, efektif dan akuntabel


Meningkatkan cakupan pelayanan

unit-unit di lingkungan dan


Masih

jasa

jasa

keciptakaryaan yang sinergi untuk pencapaian target

yang

Kelemahan (Weaknesses)
1) Belum optimalnya kinerja

penyedia

dan petunjuk teknis) sesuai kebutuhan

memadai

2)

1)

2)

orang

2)

Strategi Kekuatan Peluang (W-O)

1)

1)

fungsi

ruang

sesuai

dengan

minum

Rencana Tata Ruang Wilayah sehingga dapat

perpipaan dan sanitasi yang layak yang diprioritaskan

mewujudkan permukiman yang aman, nyaman,

bagi

masyarakat

berpengahasilan

air

Meningkatkan

rendah

dalam

menigkatkan derajat kualitas kesehatan masyarakat.

2)

produktif dan berlanjutan


Meningkatkan infrastruktur

perdesaan

63

untuk

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

Keciptakaryaan

yang

3)

memadai
Terbatasnya

4)

dana daerah
Belum tercapainya
MDGs

Standar

Minimal

(SPM)

Persampahan

dan

Permukiman Kumuh
Belum
maksimalnya
pengalokasian
pengawasan
fisik,

dana
dengan

nilai

mengakibatkan

penurunan
bangunan/tidak

pengurangan

akses
air

masyarakat

minum

kawasan

dan

lingkungan

terhadap

sanitasi

4)

permukiman

Standar Pelayanan Minimimal


Meningkatkan ketersediaan sarana perumahan bagi
masyarakat miskin/ korban konflik/ bencana alam
ketersediaan
sarana
gedung

5) Meningkatkan
pemerintah,

kesehatan,

mesjid/meunasah

untuk

pendidikan
peningkatan

meningkatkan

dan

kumuh sesuai dengan target pencapaian MDGs dan

Target

sektor Air Minum, Sanitasi,

5)

Meningkatkan
ketersediaan

ketersediaan

2015,

Pelayanan

3)

dan
kinerja

pemerintah, kesehatan, pendidikan dan keagamaan.

3)

aksesibilitas

serta

sarana

prasarana gedung dan permukiman


Meningkatkan kualitas lingkungan permukiman
dan

kesejahteraan

menyediakan

sarana

masyarakat
dan

dengan

prasarana

dasar

permukiman.

4) Meningkatkan pengembangan wilayah strategis


dan cepat tumbuh
5) Meningkatkan
penyediaan

infrastruktur

perdesaan dengan penyediaan aksebilitas di


wilayah perdesaan, daerah perbatasan dan
kawasan terisolir sehingga dapat mendorong
pertumbuhan ekonomi masyarakat perdesaan

kualitas
sesuai

dengan spesifikasi

Gambaran Pelayanan

dan

64

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh

Rencana Strategis Dinas Cipta karya Aceh