Anda di halaman 1dari 3

Tugas Perubahan Bahasa

Vici Alfanani P
1006741803
Perubahan Gramatikal dalam Bahasa Indonesia
Perubahan gramatikal meliputi perubahan morfologis dan sintaksis.
Perubahan gramatikal tersebut terjadi melalui tiga mekanisme yaitu reanalisis,
analogi, dan peminjaman. Di bawah ini, saya akan memberikan contoh dan uraian
tentang perubahan gramatikal dalam bahasa Indonesia yang terjadi melalui proses
reanalisis, analogi, dan peminjaman.
a. Reanalisis
- gerha > grha > graha
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ke-1, gerha diartikan sebagai
bangunan, kantor, tempat tinggal, dsb. Dalam penggunaannya, terdapat dua
varian kata lain yaitu grha dan graha. Kata gerha sudah jarang ditemui, tetapi
kata graha dan grha masih sering digunakan sebagai nama bangunan dengan
fungsi tertentu seperti pada Graha Pena (kantor Jawa Pos), Graha Amerta
(rumah sakit), Bank Arta Graha, dan Grha Xl. Meskipun, kata dasar yang
pertama kali muncul adalah gerha. Namun, penutur bahasa Indonesia cenderung
menggunakan grha dan graha karena menganalisis kembali kata bentukannya
cenderung memiliki bentuk gugus morfem yang terbuka /gra/ daripada tertutup
/ger/. Pemunculan varian tersebut tidak terlepas juga dari proses analogi gugus
fonem /gra/ dari kata sanggrah dengan kata bentukannya menyanggrah dan
pesanggrahan.
-

peninju > petinju


Awalnya, peninju dan petinju dianggap memiliki kata dasar yang sama

yaitu tinju. Namun, kata bentukan yang seolah-olah memiliki kata dasar ninju
muncul seperti meninju dan meninjukan. Melalui proses reanalisis, pembentukan
kata di atas dapat dijelaskan. Kata peninju dan petinju harus dibedakan karena
memiliki kata dasar dan proses afiksasi yang berbeda. Peninju berasal dari kata
dasar meninju yang mendapatkan prefiks pe-. Sedangkan, petinju memiliki kata
dasar bertinju yang mendapatkan prefix pe-. Sebelum melekat dengan prefiks pe-,
1

kata dasar tinju melekat terlebih dahulu dengan prefiks me- (me-tinju) dan ber(ber-tinju). Kata dasar ninju tidak ada, tetapi muncul karena fonem /t/ luluh.
Proses peluluhan ini menggunakan proses analogi dengan kata penanya dan
menanyakan (tanya - nanya).
- Pesanan baru (Adverbia) diantar > Pesanan baru (Adjektiva) diantar
Salah satu ciri perubahan gramatikal yang muncul dari proses reanalisis
adalah struktur sintaksis yang ambigu seperti pada kata baru di atas. Kata baru
menjadi ambigu karena satu kata dapat memiliki kelas kata yang berbeda.
Perbedaan sintaksis berupa perbedaan kelas kata tersebut akan mempengaruhi
makna kalimat secara keseluruhan. Jika baru adalah adjektiva, kalimat tersebut
dapat dipenggal menjadi pesanan baru / diantar; artinya pesanan yang baru telah
diantar. Jika baru adalah adverbia waktu, pemenggalan kalimatnya menjadi
pesanan / baru diantar; artinya pesanan baru saja diantar.
b. Analogi
- pengkaji : pengamat, pengedit
Kata pengkaji muncul karena proses analogi yang melihat bentuk kata lain
yang sama atau sangat mirip seperti pengamat dan pengedit. Kata dengan makna
orang yang dapat dibentuk dengan melekatkan afiks peng- dengan kata dasar
yang menunjukkan proses visual dan kognitif seseorang (mengkaji, mengamati,
mengedit) bukan (kaji, amat, edit).
- Aku sayang (Verba) kamu > Sayang (Konjungsi) dia tak datang
Proses analogi tidak hanya melihat kemiripan bentuk, tetapi juga dapat
dilihat dari kemiripan makna dan asosiasi satu kata dengan kata lain. Kata sayang
dapat bertindak sebagai verba yang artinya mencintai, mengasihi atau sebagai
konjungsi yang menunjukkan keprihatinan, penyesalan, belas kasihan. Sayang
baik sebagai verba ataupun konjungsi, memiliki makna dan asosiasi yang mirip
karena keduanya menyangkut kasih atau kasihan.
c. Peminjaman
- Bahwa ia akan ke Amerika telah diketahui semua orang.
- Aku tidak tahu apa yang sedang dia bicarakan.
Kedua contoh kalimat di atas merupakan tipikal klausa nominal bahasa
Inggris yang struktur sintaksisnya diadopsi oleh bahasa Indonesia. Kalimat

pertama merupakan kalimat dengan klausa nominal Bahwa ia akan ke Amerika


yang menempati posisi subjek. Di kalimat kedua, klausa nominal apa yang dia
bicarakan menempati posisi objek Jika diterjemahkan kembali ke dalam bahasa
Inggris, kedua kalimat di atas menjadi That he will go to Amerika has been known
dan I dont know what he is talking about.