Anda di halaman 1dari 89

AR.

Rahadian
Dasar
Trading
Forex Online
Arsy Bisnis

Http://arsybisnis.com

Kemajuan teknologi informasi telah membuat


berbagai kemudahan, selain informasi mudah di
dapat dan dengan waktu yang cepat juga
mendatangkan ragam peluang bisnis. Trading
forex kini dapat di akses melalui internet
sehingga kita dapat melakukan bisnis
dimanapun kita berada. Sebelum Anda terjun
dalam bisnis Trading Forex Online, pahami dan
pelajari dahulu mengenai bisnis tersebut, agar
Anda memperoleh hasil yang optimal.

1
Page

Kata Pengantar

Kemajuan dan perkembangan teknologi semakin maju, lompatan ini


merupakan kemudahan bagi kita. Sekarang apa yang ingin diketahui
semakin mudah kita mendapatkan informasinya hanya dengan sentuhan
jemari kini dunia seakan ada dalam genggaman. Tak terkecuali sektor
bisnis juga merambah ke dunia internet, semakin mudah saja kehidupan
terasa.
Dalam hal bekerja juga kita dapat mengerjakan sesuatu di rumah di
depan layar komputer, waktu bersama keluarga akan semakin banyak
jadinya. Trading forex salah satunya, sudah lama juga masuk ke dunia
online, yang dahulunya untuk berbisnis forex ini kita harus ke luar rumah
menuju kantor pialang atau broker, kini dengan sentuhan jemari Anda
dapat melakukannya dirumah sambil ditemani istri terkasih tentunya.
Trading forex online khususnya di Indonesia masih kurang diminati begitu
juga dengan bisnis investasi lainnya masih membutuhkan waktu agar
masyarakat mengenal bidang investasi lebih jauh dan memiliki
pengetahuan dalam bisnis ini. Pada kesempatan ini, kami berbagi
informasi mengenai dasar-dasar trading forex online yang kami
kumpulkan dari beberapa website forex dan juga beberapa buku
pegangan tentang dunia forex. Semoga buku kecil ini menjadi berkat bagi
kita semua dan menambah wawasan bagi Anda yang ingin mengenal
dunia trading forex.
Terimakasih atas waktu dan kesempatan yang telah Anda berikan untuk
membuka dan membaca untaian kalimat yang tersusun dalam buku kecil
ini. Terimakasih kami ucapkan yang sebesar-besarnya kepada
www.belajarforex.com yang begitu banyak membantu hingga kami
mengenal dunia forex dan bertambah wawasan berkat ilmu yang Anda
bagikan, semoga berkah untuk kehidupan Anda.

Salam Hangat

AR. Rahadian

2
Page

1.PELUANG BISNIS FOREX ONLINE


Lifestyle

Di era digital dan teknologi informasi yang semakin maju, hampir semua
bisnis yang ada terintegrasi dengan teknologi internet. Dunia kini semakin
dekat dan terhubung dengan cepat, kemajuan ini tentunya semakin
memudahkan bagi kita dalam menyelesaikan sebagian dari pekerjaan
dengan bantuan teknologi. Setengah dari populasi masyarakat di dunia
kini aktif menggunakan internet, tentunya hal ini menjadi satu keunggulan
dimana berbagai proses transaksi di dunia bisnis dapat dengan cepat di
proses dan tidak lagi membutuhkan waktu yang lama. Seiring dengan
perkembangan teknologi, bisnis online menjadi sebuah peluang yang
dapat memberikan hasil bagi pelaku bisnis itu sendiri. Tak terkecuali bisnis
trading forex, saham dan komoditas trading lainnya. Trading online
sudah lama muncul di duna internet dan sudah banyak broker yang
menjadi fasilitator bagi trader hadir disana.
Namun pertanyaan yang senantiasa bergumul dalam sebagian pikiran
masyarakat adalah, benarkah bisnis tersebut dapat memberikan
penghasilan? Benarkah broker membayar hasil trading mereka? Bisakah
broker dipercaya?. Banyak sudah pertanyaan keraguan hinggap
dalam benak masyarakat, bukan tanpa sebab sebagian masyarakat
memiliki keraguan semacam itu. Kenapa? Sebabnya adalah, ada juga
beberapa broker yang nakal tidak dapat dipercaya dan hal ini bukan
saja terjadi dalam trading online namun secara offline banyak bisnis
investasi ini ternyata hanya sebuah penipuan. Tentunya hal itu
menyangkut attitude dari masing-masing personal, bagi Anda yang
hendak serius menekuni bisnis trading online sebelum memulai gali
informasi lebih dalam tentang bisnis trading online ini.
Ada beberapa hal atau pertanyaan yang harus Anda pertanyakan sebelum
menekuni dunia trading online diantaranya:
Apa resiko bisnis forex? Sama seperti bisnis lainnya, resiko bisnis forex
adalah kehilangan modal. Namun jika bisnis ini diusahakan dengan benarbenar maka tentu saja resiko ini bisa diminimalisir. Bahkan bisa menjadi
sebuah bisnis yang sangat menguntungkan.
Bagaimana cara bisnis forex untuk pemula atau bagi pemula? Cara
memulai bisnis forex itu sama saja bagi pemula maupun yang sudah ahli,
karena yang ahli pun dulunya adalah pemula. Yang perlu ditekankan bagi

Page

pemula adalah jangan terburu-buru untuk melakukan transaksi dalam


jumlah besar, lakukan transaksi kecil-kecilan saja dulu sampai anda
memahami trading forex lebih dalam.
Apa beda bisnis forex dengan bisnis emas online? Dari segi cara
memulainya dan cara tradingnya hampir sama. Hanya beda jenis yang
ditransaksikannya, dalam trading emas tentu saja emas yang
ditransaksikannya. Namun baik trading emas maupun forex bisa dilakukan
dari satu akun forex. Saat didepan komputer, trading emas atau trading
forex hanyalah soal pilihan.
Apa bisnis forex mudah? Memulai bisnis forex itu mudah. Melakukan
tradingnya gampang-gampang susah, susahnya adalah mengendalikan
emosi agar tidak terpancing melakukan transaksi seenaknya hati.
Bagaimana cara bisnis forex trading? Anda tinggal mengikuti panduan
dari masing-masing broker yang di pilih. Perhatikan dan pahami dengan
seksama apa yang ada dalam FAQ atau aturan yang berlaku di broker
tersebut.
Seperti apa alur proses bisnis forex? Proses bisnis forex dimulai dengan
mendaftar forex atau membuat akun forex pada sebuah broker, lalu
menginstall metatrader atau tempat transaksi forex, kemudian
menyetorkan modal ke akun forex. Setelah itu barulah melakukan inti dari
bisnis forex yaitu transaksi (trading)
Bisakah bisnis forex tanpa modal? Bisa saja, ada broker yang menawarkan
modal gratis sebesar $5. Dengan modal gratis $5 tersebut anda bisa
bisnis forex tanpa modal. Tapi sepertinya tidak pantas jika anda ingin
bisnis forex itu gratis tanpa modal. Silahkan siapkan modal, itu
menunjukan keseriusan anda menggeluti bisnis forex ini.
Bagaimana dengan bisnis forex modal kecil? Modal gratis saja bisa apalagi
modal kecil tentu saja sangat bisa. Namun jika modal yang digunakan
kecil maka jangan terlalu berharap mendapatkan keuntungan yang besar.
harapkan saja keuntungan sewajarnya sesuai dengan besarnya modal.
Jadi berapa modal minimal bisnis forex? Aturannya untuk akun micro
modal minimalnya $5, akun standar $100 dan akun unlimited $500.
Mengenai besarnya modal ini kembali pada anda, berapa keuntungan
yang ingin didapatkan? Semakin besar modalnya maka keuntungannya
pun bisa lebih besar.

Page

Apa keuntungan dan kerugian bisnis forex? Keuntungannya yaitu bisa


dilakukan sendirian tanpa perlu campur tangan pihak lain, sehingga jika
anda untung maka keuntungannnya untuk anda semua. Dalam bisnis
forex anda mengelola uang sendiri dan menikmati hasilnya sendiri dengan
kemampuan sendiri. Kerugiannya jika terjadi kehilangan modal akibat rugi
maka cuma anda sendiri saja yang menanggungnya.
Apa bahaya bisnis forex? bagaimana dengan orang yang bangkrut? Resiko
terbesar bisnis forex yaitu bangkrut akibat mengalami rugi dalam jumlah
besar. Jadi usahakan modal untuk bisnis forex ini adalah uang dingin yang
jika habis pun kehidupan keluarga anda tidak terpengaruh, semuanya
tetap berjalan lancar. Cara mencegah bankrut yaitu atur volume
transaksinya agar tidak terlalu besar. Jangan terburu-buru ingin dapat
untung besar, nanti juga kalau sudah terbiasa trading bisa mudah dapat
untung besar.
Mungkinkah terjadi gagal dalam bisnis fore? Bisnis apapun termasuk
bisnis forex kemungkin gagal itu ada, namun perbandingan kemungkinan
gagal dan kemungkinan berhasil itu 50:50. Artinya kemungkinan berhasil
pun terbuka lebar.
Apa bisnis forex legal? Bisnis forex legal karena memiliki payung hukum
dan ada lembaga negara yang mengaturnya. Di indonesia bisnis forex
diatur oleh Bappebti. Di Australia diatur oleh ASIC, di Rusia diatur oleh
CRFIN, di Cyprus diatur oleh CYSEC, di Inggris diatur oleh FCA
Seperti apa bisnis forex dalam islam? Dalam pandangan hukum islam
bisnis forex ini dibolehkan (menurut fatwa MUI No: 28/DSN-MUI/III/2002
tentang Jual Beli Mata Uang) namun harus memenuhi beberapa
ketentuan, salah satu yang paling penting adalah Tidak Ada Spekulasi
(untung-untungan), artinya sebelum melakukan transaksi, silahkan analisa
dulu. jangan karena dengar suara kokok ayam 3 kali lalu anda transaksi,
itu namanya untung-untungan.
Adakah bisnis forex islami? Sama saja dengan bisnis forex biasa. Untuk
orang muslim, broker menyediakan pilihan pengaturan agar akun menjadi
swap free atau bebas bunga sehingga menjauhkan dari kata haram.
Karena yang haram itu adalah riba, sedangkan bisnis forex adalah
kegiatan jual beli. Namun walaupun begitu sebenarnya intinya selama
anda tidak mendasarkan transaksi pada menghitung kancing, melempar
koin, suara tokek, kokok ayam atau hal aneh lainnya yang tidak masuk
akal, maka bisnis forex itu boleh dan lebih condong ke halal.

Page

Setelah Anda pahami semuanya mulailah untuk mempelajari berbagai


instrumen yang terkait dengan dunia bisnis yang akan dibidik. Keseriusan,
ke-uletan serta kegigihan Anda adalah faktor-faktor yang akan menunjang
keberhasilan sebuah bisnis. Gagal dan kegagalan adalah hal biasa dalam
kehidupan, saat Anda kecil sebelum dapat berjalan tentunya mengalami
jatuh bangun dan Anda saat itu pantang menyerah hingga dapat berjalan.
Atau saat belajar bersepeda dimasa kecil, berapa kali Anda mengalami
kegagalan coba hitung kembali? Pasti jumlahnya banyak bukan? Tetapi
Anda pantang menyerah, seharusnya dalam berbisnis Anda memiliki
kembali nyali seorang anak kecil yang gigih dan pantang menyerah. Kunci
sukses Anda dalam hal ini adalah belajar, belajar dan terus belajar
hingga menemukan titik puncak yang Anda harapkan.

6
Page

2. INSTRUMEN DASAR TRADING FOREX


Dalam trading forex kita dapat mengambil posisi profit pada dua arah,
dimana bila saat harga sedang turun atau juga naik kita masih dapat
memperoleh margin, tergantung pada posisi awal Anda masuk. Ada
beberapa dasar yang harus Anda ketahui sebelum memulai trading forex,
diantaranya:
Perhitungan profit atau rugi
Dalam trading forex untuk menghitung profit dinamakan pips
dimana keuntungan atau kerugian Anda dihitung berdasarkan
jumlah naik atau turun pergerakan harga di kalikan dengan nilai
pips. Sederhananya adalah, jika Anda membeli $100 dollar maka
nilai pips adalah: 100 x 1%= 1. Misalnya, jika Anda memperoleh
nilai penurunan atau kenaikan dari sebuah mata uang yang
diperdagangkan misalnya 50 maka hitungannya adalah: 50x1=50
dengan kata lain Anda memperoleh profit atau kerugian sebesar,
$50.
Bagaimana cara posisi masuk
Di trading forex terdapat pasangan posisi open Buy close Sell dan
open Sell close Buy. Dimana bila Anda hendak ambil posisi Buy
harus diperhatikan bahwa pergerakan harga hendak naik,
sebaliknya jika ambil open Sell artinya posisi pergerkan harga
hendak turun.
Pada platform dari masing-masing broker sudah terpasang ragam
teknik analisa yang dapat Anda pelajari, dan juga beberapa fitur
pendukung lainnya seperti stop lose dan pending. Anda dapat
belajar langsung di platform dan hendaknya Anda mempelajari
semua fitur yang ada di platform agar Anda lebih paham.
Selain hal diatas, sebelum Anda memulai trading forex pahami
dahulu apa itu analisa fundamental dan analisa teknikal. Analisa
fundamental adalah sebuah analisa yang mengandalkan berita
ekonomi, kebijakan dan berita dunia yang mempengaruhi
pergerakan mata uang. Sedangkan analisa teknikal berkaitan erat
dengan matematis, karena teknik ini penuh dengan hitungan dan
grafik.

Page

Hal yang harus diperhatikan dalam trading forex adalah mengenai


psikologi, seperti yang diuraikan diatas dimana yang harus sangat
diredam adalah faktor emosi dalam diri sendiri. Dalam bisnis ini
faktor profit yang dihasilkan tinggi menjadikan emosi Anda akan
mudah tergoda, jadi hati-hatilah dan redam emosi jangan sampai
malah profit yang sudah dihasilkan malah amblas bersama
modalnya.

Waktu Pasar Trading Forex


Ada sejumlah hal yang harus Anda pahami terkait waktu trading forex.
Pasar forex selalu buka 24 jam dalam sehari dan 5 hari dalam seminggu.
Tidak berbeda jauh dengan pasar biasa, tidak setiap saat pasar selalu
ramai. Ada hari di mana pasar penuh sesak dengan pengunjung. Ada pula
waktu dan jam di mana pasar kosong meski tetap buka. Ada bulan-bulan
tertentu di mana pengunjung pasar benar-benar melebihi kapasitas,
misalnya menjelang hari raya.
Pengetahuan terhadap waktu trading forex sangatlah penting. Karena
dengan itu Anda bisa menyesuaikan karakter strategi trading forex Anda
dengan karakter waktu trading forex yang berlaku pada umumnya. Ini
sangat penting untuk mencapai profit forex yang maksimal dari setiap
trading yang Anda lakukan di pasar forex.
Dalam trading forex, waktu pasar dibagi menjadi beberapa sesi
perdagangan besar (utama), yaitu Sesi Sydney (Australia), Sesi Tokyo
(Asia), Sesi London (Eropa), dan Sesi New York (Amerika). Kita tahu bahwa
ada perbedaan waktu yg cukup panjang antara Australia dan Amerika,
kurang lebih sekitar 16 jam. Kondisi inilah yg membuat pasar trading forex
tidak pernah tutup. Dengan kata lain, ketika satu pasar tutup maka pasar
yang lain sedang buka.
Penguasaan terhadap waktu-waktu pasar dalam perdagangan forex
sangat penting bagi seorang pemain forex. Dengan memahami ciri dan
karakteristik setiap pasar forex, maka Anda akan memiliki gambaran yang
utuh untuk menentukan kapan, jam, waktu, dan hari yang paling cocok
untuk Anda dalam bermain forex.

8
Page

Pasar Tokyo/Asia

Sesi Tokyo adalah pasar Asia. Ini disebabkan oleh karena Tokyo adalah
pusat perdangan di Asia, yang mana mengambil porsi perdagangan
sekitar 21% dari total transaksi pada hari tersebut. Mata uang Yen adalah
mata uang favorit di pasar forex ini. Sebagai bagian penting untuk
menguasai waktu trading forex yang tepat, maka Anda harus mengetahui
ciri-ciri dan karakteristik dari sesi pasar Tokyo. Berikut ini adalah ciri dan
karakter dari Pasar Tokyo dalam trading forex:
1.

Selain Jepang, negara-negara dengan kekuatan ekonomi kedua


(Hongkong, Singapore, Australia, Seoul) juga aktif melakukan transaksi.
Bersama China, Jepang adalah negara eksportir. Dengan demikian, selain
Bank Sentral Jepang dan Bank Sentral China, para pengusaha komersial
(Ekspor/Impor) juga turut aktif berdagang dalam pasar ini.

2.

Pada saat-saat tertentu likuiditas bisa menjadi sangat kecil, terlihat


pada pergerakan harga yang sangat kecil (tidak berubah dalam waktu
yang relatif lama). Pergerakan harga yang kecil ini memungkinkan
terbentuknya level breakout dari tren sebelumnya yang terjadi di pasar
Amerika sehingga muncul fase konsolidasi dari suatu pair.

3.

Sebagian besar pergerakan terjadi saat awal-awal perdagangan


dimana pada saat-saat itulah berita ekonomi fundamental dirilis atau
dipublikasikan.

4.

Pasar Tokyo sedikit banyak juga akan membawa dampat kepada


pasar-pasar yang buka selanjutnya karena trader di Eropa dan Amerika
akan melihat apa yang terjadi sebelumnya di pasar Tokyo.

5.

Pair yang mungkin menarik untuk Anda perdagangkan pada sesi


Asia ini adalah JPY dan AUD. Hal ini mengingat China juga telah tumbuh
menjadi kekuatan ekonomi baru. Saat China merilis berita-berita penting,
maka kedua Pair tersebut juga akan ikut terpengaruh.
Pasar London/Eropa
Pasar Eropa mengambil porsi terbesar, yaitu hampir sekitar 36% dari total
perdagangan. Pasar Eropa adalah tempat yang paling ramai dimana

9
Page

ribuan pengusaha-pengusaha besar kelas dunia melakukan


transaksi trading forex.
Sebagai bagian penting untuk menguasai waktu trading forex yang tepat,
Anda juga harus mengetahu ciri dan karakteristik dari sesi pasar Pasar
London/Erop sebagai berikut ini:
1.

2.

Karena sesi London memiliki waktu yang overlaping dengan pasar


lainnya, maka sesi ini menjadi sangat ramai. Hal ini mengakibatkan
likuiditas menjadi sangat tinggi dan spreads pips menjadi lebih kecil.
Range pergerakan harga menjadi sangat tinggi (Volatile).

3.

Tren yang terjadi mayoritas akan terus berlanjut hingga sesi awal
pada perdangan pasar NewYork.

4.

Saat siang hari, volatilitas akan menurun seiring jam siang untuk
makan serta menunggu sesi Amerika buka.

5.

Beberapa berita penting di zona Eropa juga akan sangat


mempengaruhi pergerakan harga.

6.

Di sesi Eropa ini, semua pair menjadi sangat menarik untuk


diperdagangkan karena ramainya perdangan. Namun yang terketat tetap
pada major pair, yaitu EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, dan USD/CHF.
Beberapa pair silang, seperti EUR/JPY dan GBP/JPY juga dapat dilirik karena
bergerak cukup stabil. Banyak trader yang menyukai pasangan pair silang
ini.
Pasar New York/Amerika
Pasar New York mengambil porsi sekitar 19% dari total perdagangan. New
York adalah pusat perdagangan dan bisnis di Amerika. Kota ini juga
dijuluki sebagai City that never sleep, artinya kota yang tidak pernah
tidur.
Kita ketahui bahwa USD adalah mata uang dunia, hampir 90%
perdagangan akan selalu melibatkan dollar di dalamnya. Untuk itu,
mengetahui ciri dan karakteristik pasar New York akan sangat penting

10
Page

bagi strategi menang trading forex Anda, yakni dalam menentukan waktu
dan timing forex yang membawa pada profit.
Beberapa ciri dan karakteristik sesi New York adalah sebagai berikut:
1.

Likuiditas yang tinggi terjadi sepanjang pagi hari (awal


perdagangan) karena overlaping dengan sesi Eropa.

2.

Saat berita-berita ekonomi penting USA dirilis, maka akan memiliki


kekuatan yang sangat besar untuk menggerakkan harga di pasar. Jangan
lupa, 90% perdangangan adalah melibatkan dollar.

3.

Setelah pasar Eropa tutup, maka likuiditas dan volatilitas juga


cenderung menurun (saat sesi siang Amerika).

4.

Pada hari Jumat waktu Amerika, perdangan akan menurun drastis


karena trader-trader Asia dan Eropa sudah berhenti untuk beraktivitas.
Mereka bersiap untuk liburan akhir minggu.

5.

Beberapa pembalikan arah tren juga mungkin sering terjadi pada


periode waktu setelah sesi siang Amerika. Beberapa trader tidak mau
membiarkan posisi terbuka untuk menghindari hal-hal atau berita yg
mungkin terjadi di akhir pekan.

6.

Seperti pada pasar Eropa, semua pasangan pair sangat menarik


dimainkan di sesi Amerika ini, hanya Anda harus memberi perhatian
ekstra untuk saat-saat di mana berita penting akan dan sedang dirilis.
Dollar akan bergerak secara liar dan bahkan melompat-lompat pada
momen-momen yang seperti itu.

Karakteristik setiap pair mata uang utama dunia


Memahami karakteristik dari mata uang yang ditradingkan akan membuat
Anda sadar berapa tingkat resiko dan keuntungan yang dapat Anda
dapatkan dari mata uang tersebut atau apakah mata uang ini cocok
dengan toleransi resiko ataupun waktu trading Anda. Berikut kita ulas
bersama beberapa mata uang populer yang seringkali ditradingkan.
GBP/USD
Grafik GBP/USD merupakan grafik agresif sepanjang masa. Lihat saja
rentang pergerakan harga grafik ini yang sangat cepat. Grafik di bawah
merupakan grafik 1 jam untuk GBPUSD. Dalam hitungan beberapa jam

Page

11

saja pergerakan sudah mencapai 100 poin lebih. Berita Fundamental yang
sering muncul untuk GBP adalah pada pukul 06.00 WIB (medium impact)
dan 16.30 & 19.45 WIB untuk High Impact. Untuk USD yaitu pada pukul
19.30 - 22.00 WIB untuk semua kategori Medium & High Impact.

Rata-rata pergerakan harian: 100 - 200 poin

Stop Loss ideal Daytrader : 200 poin

Jam aktif perdagangan : 15.00 - 22.00 WIB

Nilai per poin : $1 (mini) atau $10 (regular)

EUR/USD
Menurut beberapa pengamat EUR/USD adalah pair mata uang yang lebih
enak ditradingkan ketimbang GBPUSD. Pergerakannya 3/4 nya GBPUSD.
Dengan menambahkan SMA 10 & 20, kita dapat mengambil
keputusan Buy & Sell. Berita Fundamental yang sering muncul untuk EUR
adalah pada pukul 16.00 & 18.00 WIB untuk Medium & High Impact. Untuk
USD yaitu pada pukul 19.30 - 22.00 WIB untuk semua kategori Medium &
High Impact.

Rata-rata pergerakan harian: 75 - 150 poin

Stop Loss ideal Daytrader : 200 poin

Jam aktif perdagangan : 14.00 - 22.00 WIB

Nilai per poin : $1 (mini) atau $10 (regular)

AUD/USD
Jika Anda ingin bertrading santai, tanpa takut pergerakan harga bergerak
cepat secara drastis, Anda dapat memilih alternatif untuk AUD/USD.
Pergerakan AUD/USD adalah setengah dari EUR/USD atau 3/4 dari
GBPUSD. Stop Loss ideal Daytrader : 150 poin. Berita Fundamental yang
sering muncul untuk AUD adalah pada pukul 07.30, 10.30 WIB (suku
bunga) untuk Medium & High Impact. Untuk USD yaitu pada pukul 19.30 22.00 WIB untuk semua kategori Medium & High Impact.

Jam aktif perdagangan : 07.00 - 22.00 WIB

Nilai per poin : $1 (mini) atau $10 (regular)

12

USD/CHF

Page

Iya, dengan mengetahui pergerakan USD naik atau turun, Anda cukup
mengamati pergerakan USD/CHF. Grafik ini berlawanan dengan
pergerakan GBP/USD, EUR/USD dan AUD/USD. Jika USD/CHF turun maka
cenderung terjadi pergerakan naik yang hebat dari EUR/USD, GBP/USD
dan AUD/USD. Sifat ketenangan yang alamiah jelas terlihat pada pair ini.
Anda yang juga ingin bermain santai, dapat bertrading pada pair ini.
Berita Fundamental yang sering muncul untuk CHF adalah pada pukul
14.00 WIB untuk Medium & High Impact. Untuk USD yaitu pada pukul
19.30 - 22.00 WIB untuk semua kategori Medium & High Impact.

Stop Loss ideal Daytrader : 100 poin

Take Profit : 150 - 200 poin.

Jam aktif perdagangan : 14.00 - 22.00 WIB

Nilai per poin : $0.8 (mini) atau $8 (regular)

USD/JPY
Pair ini sering memberi kejutan dimana Anda harus berhati-hati dalam
mengambil keputusan Buy atau Sell. Akhir-akhir ini Yen Jepang sering
melemah, jadi Anda jangan lama-lama open posisi Sell. USD/JPY per akhir
Februari 2009 naik dari 93.00 menjadi 95.00. Jam berita Fundamental
adalah 06.50 - 12.00 WIB untuk Jepang dan untuk USD yaitu pada pukul
19.30 - 22.00 WIB untuk semua kategori Medium & High Impact.

Stop Loss ideal Daytrader : 100 poin

Take Profit : 150 - 200 poin.

Jam aktif perdagangan : 14.00 - 22.00 WIB

Nilai per poin : $1.2 (mini) atau $12 (regular)

Mata Uang Komoditas


Nilai tukar mata uang suatu negara ditentukan oleh dua faktor yaitu faktor
intern dan faktor ekstern, baik itu kondisi ekonomi, situasi politik, dan
sentimen lainnya. Seluruh faktor mengenai negara akan berpengaruh
pada pergerakan mata uang negara tersebut baik itu berdampak banyak
atau sedikit.

13
Page

Namun dalam pasar forex terdapat mata uang yang harganya dinilai oleh
hanya satu faktor yaitu ekspor. Mata uang ini dalam forex disebut dengan
mata uang komoditas. Mata uang komoditas adalah mata uang yang
berasal dari negara-negara yang merupakan eksportir bahan baku atau
sumber daya alam yang dimilikinya.
Spesifikasi mata uang komoditas adalah ekonomi negara tersebut
bedasarkan pada ekspor dari tipe barang mentah tertentu seperti minyak,
gas, logam, dan produk pertanian. Secara umum pengertian ini berlaku
tidak hanya bagi negara-negara berkembang pengekspor sumber daya
alam/ bahan baku seperti Burundi, Tanzania atau Papua Nugini, namun
juga berlaku bagi negara-negara industri maju pengekspor komoditi
seperti Australia, Kanada dan Selandia Baru.
Dengan pengertian tersebut maka pada dasarnya terdapat banyak mata
uang yang dapat dikatakan sebagai commodity currency. Mata uang
yang paling aktif diperdagangkan di pasar forex adalah Dollar Selandia
Baru (NZD=Dollar Kiwi), Dollar Australia (AUD=Aussie) dan Dollar Kanada
(CAD=Loonie). Sehingga relevansi istilah commodity currency dalam
perdagangan forex lebih condong kepada ketiga mata uang tersebut.
Mata uang ketiga negara itu juga dikenal sebagai commodity
dollars atau Comdolls, karena ketiga negara tersebut memiliki mata uang
yang bernama Dolar. Bagi negara-negara penghasil bahan baku dalam
jumlah besar, kenaikan dari harga komoditi memungkinkan nilai tukar
mata uang negara tersebut juga ikut naik, dan begitu juga sebaliknya.
Salah satu negara penghasil komoditi terbesar dan memiliki mata uang yang
aktif diperdagangkan adalah Australia. Saat ini Australia merupakan negara
terkemuka dalam pertambangan dan memiliki cadangan besar dunia untuk
emas, brown coal, timbal, nikel, tembaga dan perak. Sementara komoditas dari
Australia berupa batubara, LNG, bijih besi, tembaga, intan dan mineral lainnya
menjadi bahan baku untuk pembangunan negara-negara lain di dunia.

Dengan kepemilikan sumber daya yang melimpah, banyak investor yang


menanamkan modalnya di sektor sumber daya alam Australia, dan telah
memberikan kontribusi signifikan terhadap kemakmuran Australia.
Sepanjang tiga tahun terakhir, sektor ini telah berkontribusi sekitar 18
persen dari PDB, 42 persen dari pendapatan ekspor dan lumbung
pendapatan pajak perusahaan. Pendapatan dari sektor ini banyak

Page

14

direinvestasikan kembali pada proyek-proyek infrastruktur dan


sumberdaya alam lainnya. Kunci utama untuk menarik investasi besar dan
jangka panjang ke Australia adalah kemampuannya menyediakan rezim
perpajakan yang stabil dan kompetitif.
Emas adalah salah satu komoditi yang menjadi andalan Australia dan
memiliki porsi lebih dari 50 persen dari nilai ekspor total negara tersebut.
Komoditi emas memberikan kontribusi besar bagi produk domestik bruto
(PDB) Australia, sehingga kenaikan dan penurunan harga emas, dapat
mempengaruhi arah dollar Australia. Hal ini menyebabkan fluktuasi nilai
emas memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap perekonomian
Australia dan pergerakan mata uang dollar Australia. Bahkan pergerakan
emas dapat dijadikan dasar atau langkah bagi pelaku pasar untuk
memprediksi pergerakan pairs AUD/USD.
Dalam dunia keuangan, emas dipandang sebagai safe havenmelawan
inflasi dan juga merupakan komoditi yang paling sering diperdagangkan.
Namun pasokan emas di pasar dunia tidak sejalan dengan jumlah
permintaan yang terus mengalami peningkatan. Sejumlah merger dan
penutupan tambang menggambarkan bagaimana pasokan emas
berkurang.

Pengaruh Harga Minyak, Emas, dan DJI dalam forex Trading


Perkembangan harga komoditi dan index saat ini memberikan dampak
yang cukup signifikan terhadap perkembangan mata uang dalam trading
Forex. Sebut saja beberapa komoditi seperti minyak mentah, emas, gas
alam membuat pengaruh yang kuat terhadap naik turunnya mata uang
USD dan mata uang lain. Begitu juga dengan pegaruh pergerakan saham
di Amerika yang tergabung dengan Dow Jones Index. Jika pergerakan
saham secara umum disuatu negara mengalami penurunan maka nilai
mata uang dinegara tersebut akan terkoreksi turun.
Crude Oil
Minyak mentah atau yang juga dikenal sebagai Crude Oil merupakan
komoditas dan kebutuhan utama dunia saat ini. Output dari minyak
mentah yang digunakan sehari-harinya adalah solar, bensin, pertamax,
dan lain-lain. Sebesar 84% dari minyak mentah akan diolah menjadi
bahan bakar kendaraan(bensin), bahan bakar pesawat terbang dan
jet(disel), bahan pemanas bumi(heating), bahan bakar lain, dan gas
cair(liquefied petroleum gas).
Barel adalah satuan alat tukar minyak mentah ke kurs dollar. Pemilihan
dollar sebagai alat tukar minyak dan emas adalah karena mata uang USD

Page

15

dikenal hampir seluruh dunia. Khusus untuk minyak, Amerika adalah


negara yang konsumsi minyak tertinggi didunia melebihi Cina. Barel juga
diakui dan dipakai sebagai alat satuan minyak mentah karena sudah
resmi menggunakan standar ISO 9001:2000.
Kategori minyak yang biasa diperdagangkan didunia :
1. West Texas Intermediate (WTI) yang merupakan kualitas tertinggi,
manis, minyak kuning keemasan yang dihasilkan di Cushing,
Oklahoma(Amerika).
2. Brent Blend, yang terdiri dari 15 macam dengan diuji sistem Brent dan
Ninian dihasilkan di perairan Basin Shetland timur di Laut Utara. Basis
produksi adalah di Sullom Voe, Shetland. Negara-negara di Eropa, Afrika,
dan Timur Tengah menggunakan minyak ini sebagai standar alat tukar
komoditas.
3. Dubai-Oman, disuplai ke Timur Tengah dan Asia Pasifik.
4. Tapis(diproduksi di Malaysia, disuplai ke Asia Timur).
5. Minas (diproduksi di Indonesia, juga disuplai ke Asia Timur).
6. OPEC Reference Basket, diproduksi di negara-negara anggota OPEC.
Baru-baru ini minyak kembali turun ke area dibawah $50 per barelnya
level terendah harga minyak sepanjang sejarah. Hal ini disebabkan karena
stok lebih banyak dari permintaan, namun bukan masalah itu saja
perekonomian dunia sedang lesu. Pertumbuhan ekonomi negara-negara
kuat sedang melemah, sedangkan pemakaian minyak kebanyakan
permintaannya dari negara-negara industri. Ditambah ekonomi negeri
Cina yang juga turut melemah, Cina merupakan negara terbesar kedua
pengguna minyak. Maka negara eksportir minyak seperti Kanada akan
menurun penjualannya karena turunnya harga minyak dunia dan
berpengaruh pada nilai mata uang negara Kanada.
Jika harga minyak mentah dunia naik maka :
1. Nilai mata uang USD akan melemah. Hal ini disebabkan karena beban
konsumsi minyak negara Amerika juga akan meningkat diikuti neraca
perdagangan yang negative.
2. Nilai mata uang negara pengespor rutin minyak dunia seperti
CAD(Kanada) dan NOR(Norwegia) akan naik.
3. Nilai pasangan mata uang( pair) terhadap USD yang lain seperti
AUD/USD, EUR/USD, GBP/USD, dan NZD/USD diikuti dengan melemahnya
pair USD/CHF, USD/JPY dan USD/CAD.
Sebaliknya jika minyak dunia turun nilai mata USD akan menguat.
Emas
Emas digunakan sebagai satuan standard berdasar sistem Bretton Woods.

Page

16

Simbol Emas berdasar standar ISO adalah XAU. Ukuran kemurnian emas
dikenal dengan karat. Yang paling murni adalah 24 karat. Harga emas
yang tinggi pada saat ini karena jumlahnya memang sangat terbatas.
Pertama kali pemerintah Amerika mematok harga emas menjadi $20,67
per troy ons($664,56/kg), pada tahun 1934 naik menjadi $35 per troy ons
atau setar dengan $1125,27 per kg.
Pada tahun 1961 Amerika dan Eropa membuat manipulasi harga di pasar
hingga harga emas melambung tinggi pada saat ini. Pada tahun 2005
badan World Gold Council memperkirakan persediaan emas didunia saat
ini mencapai 3859 ton. Jika dikurangi dengan permintaan akan emas yang
totalnya mencapai 3754 ton maka masih ada sisa sebesar 105 ton. Emas
adalah standar nilai mata uang kebanyakan Negara seperti halnya
Amerika. Maka dapat dikatakan emas adalah komoditas berharga kedua
setelah minyak. Negara yang paling sensitive terhadap naik turunnya
harga emas adalah AUD.

Dow Jones Index


Dow Jones Index adalah index utama yang mencakup semua jasa layanan
termasuk didalamnya nilai tukar dan berbagai produk investasi lainnya.
Yang lebih dikenal adalah Dow Jones Industrial Average atau lebih dikenal
dengan Dow Jones Index yang mencakup 130.000 jenis produk investasi
fix income dan alternatif, termasuk didalamnya investasi hedge fund dan
pasar komoditi. DJI juga merupakan pemilik dari Dow Jones STOXX Index,
salah satu basis index yang didalamnya terdapat index Eropa, Wilshire
Associates(Dow Jones Wilshire Global Index) yang terdiri dari data Dow
Jones Wilshire 5000 yang didalamnya terdapat index di 60 negara dan
12.000 perusahaan sekuritas. Sistem yang terdapat didalamnya
merupakan suatu kesatuan sistem yang terpadu dan terintegrasi satu
dengan yang lainnya.
Intinya Dow Jones Index mencerminkan 95% kapitalisasi perusahaan
Amerika, diluar perusahaan kecil menengah yang pergerakan sahamnya
lambat.
Jika pergerakan DJI melemah atau menguat maka pergerakan mata uang
USD juga akan terpengaruh. Jika semua harga saham yang tergabung
dalam DJI naik maka nilai mata uang USD juga akan cenderung naik,
demikikan sebaliknya.

17
Page

3. ANALISA FUNDAMENTAL & TEKNIKAL

Analisa Fundamental
Secara garis besar, analisa pada forex trading terdiri dari dua bagian
yaitu analisa teknikal dan analisa fundamental. Analisa teknikal
mendasarkan analisanya dengan perhitungan matematis (biasanya
mengunakan data statistik) dan menggunakan grafik (chart - itu sebabnya
pelaku analisa teknikal biasa disebut chartist) sebagai senjata utamanya.
Analisa fundamental mengambil pendekatan yang berbeda. Dasar yang
digunakan adalah berita atau pun rumor yang beredar di pasar.
Seperti kita ketahui bersama, bursa finansial seperti saham dan pasar
uang sangat sensitif dengan berita yang sedang beredar di market.
Demikianlah yang terjadi pada pasar forex trading. Bahkan dapat
dikatakan kini bahwa yang menggerakan nilai tukar mata uang adalah
justru berita itu sendiri. Dengan kata lain berita adalah penggerak emosi
market yang mengakibatkan berubahnya titik keseimbangan pada nilai
tukar mata uang.

18
Page

Jika Anda seorang awam, mungkin kita tidak terlalu peduli dengan
kenaikan tingkat suku bunga US misalnya. Tetapi tidak bagi seorang
trader. Kenaikan suku bunga Bank Sentral oleh The Fed (bank sentralnya
US) dapat berarti menguatnya Dollar Amerika hingga ratusan point yang
berarti disanalah uang dapat diperoleh. Atau sebaliknya, kerugian dapat
terjadi jika tindakan yang diambil tidak sesuai dengan pasar.
Itu sebabnya news/berita sangat berpengaruh terhadap portfolio investasi
seorang forex trader. Jika Anda hendak menjadi seorang trader handal,
maka kini saatnya Anda juga mempelajari analisa fundamental.
Contoh kenaikan suku bunga diatas hanyalah salah satu contoh dari berita
fundamental yang biasa di release tiap-tiap harinya. Nah, mengapa
kenaikan suku bunga bisa berarti penguatan nilai tukar mata uang dan
apa pengaruhnya pada investasi saya, itulah yang harus Anda pelajari.

Ada alur logis dan hukum-hukum ekonomi yang berlaku disini (meski
kadang tidak 100% berlaku - kenyataanya analisa fundamental berkaitan
bukan saja dengan pemikiran logis dari kebijakan moneter atau berita
yang keluar tetapi juga bagaimana pasar bereaksi terhadap berita
tersebut alias psikologi pasar).
Sumber, Jenis, dan Faktor Penentu dalam Analisa Fundamental
Berita-berita yang dikeluarkan dapat berupa berbagai hasil survey,
kebijakan moneter sampai bahkan kejadian yang bersifat insidental
seperti terorisme. Informasi tersebut dapat diperoleh/dikeluarkan melalui:

Instansi Resmi/Pemerintah

Media cetak/elektronik (TV, website, koran, dsb)

Perorangan

Ada lebih dari 50 berita yang dapat mempengaruhi pergerakan mata


uang. Dari ke 50 berita tersebut, efek yang ditimbulkan cukup jelas yaitu
naik atau turun terhadap mata uang negara yang bersangkutan. Berita
fundamental yang bersifat positif pada negara yang mengeluarkan berarti
mata uang negara yang bersangkutan akan menguat dan sebaliknya mata
uang pasangannya akan melemah.
Sebagai contoh misalnya pada mata uang GBP/USD, jika pihak US yang

Page

19

menaikkan tingkat suku bunganya maka nilai tukar Dollar akan menguat
terhadap. Poundsterling. Dan itu artinya Pound melemah terhadap Dollar
karena berita yang di release oleh US bersifat positif terhadap mata
uangnya.
Untuk jenis beritanya, ada beberapa jenis berita jika dilihat dari
bidangnya:

Ekonomi

Politik

Keamanan (global, regional, negara)

Penentu dalam melakukan analisa fundamental:

Kecepatan memperoleh informasi

Sumber informasi

Pengolahan informasi & forecasting (ramalan)

Nah, diakhir dari bahasan singkat ini, kami cantumkan beberapa berita
fundamental dan kaitannya dengan pergerakan mata uang. Harap dicatat
bahwa setiap negara mengeluarkan beritanya sendiri-sendiri, kali ini
diasumsikan bahwa negara yang me releasenya adalah Amerika Serikat.
Beberapa Data Ekonomi dan Pengaruhnya Terhadap Dollar AS
No.Economic Indicator
Naik / Turun US$
1 Average Earning
Naik
Menguat
2
Balance of Payment
Naik
Menguat
3 Budget Deficit
Turun
Menguat
4 Business Inventories
Naik
Menguat
5 Capacity Utilization
Naik
Menguat
6 Car Sales
Naik
Menguat
7 Chicago PMI (Purchasing Management Index)
Naik
Menguat
8 Constuction Spending
Naik
Menguat
9 Consumer Confidence Index (CCI)
Naik
Menguat
10 Consumer Credit (CI)
Naik
Menguat
11 Consumer Price Index (CPI)
Naik
Menguat

Trading Dengan Berita

20

Consumer Spending (Expenditure)


Cost of Living
Current Acount
Corporate Profit
Deflasi
Discount Rate
Durabel Goods Orders
Econimic Monetary System (EMS)
Factory Orders
Federal Budget
Federal Reserve Fund
Gross Domestic Product (GDP)
Gross National Product (GNP)
Housing Start
Industrial Productions
Invisible Trade
Jobless Claims
Leading Indicator
Money Supply (M1, M2, M3, M4)
National Association
(NAPM)
Non Farm Payrolls
Personal Expenditure
Personal Income
Prime Rate
Product Price Index (PPI)
Public Sector Debt Repayment
Retail Sales
Trade Balance
Trade Devicit
Trade Weighted Index
Unemployment Rate
Unit Labour Cost
Value Added Tax
Visible Trade

Page

12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46

Naik
Naik
Naik
Naik
Naik
Naik
Naik
Naik
Naik
Naik
Naik
Naik
Naik
Naik
Naik
Naik
Turun
Naik
Naik
Naik
Naik
Naik
Naik
Turun
Naik
Naik
Naik
Naik
Naik
Turun
Naik
Turun
Naik
Naik
Naik

Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat
Menguat

Page

21

Dalam bahasan ini diharapkan Anda dapat mengenal kategori beritaberita apa saja yang mempengaruhi nilai mata uang suatu Negara.
Negara mana saja, tentunya negara-negara yang mata uangnya kita
tradingkan dalam Forex trading. Misal USD untuk negara Amerika. AUD
untuk negara Australia, EUR untuk negara Uni Eropa, GBP untuk negara
Inggris, CAD untuk negara Kanada, JPY untuk negara Jepang, CHF untuk
negara Swiss dan NZD untuk negara Selandia Baru. Selain itu, Anda juga
harus mengetahui kapan berita itu muncul. Dapat disimpulkan Anda harus
mengetahui :
1. Pasangan mata uang apa yang Anda tradingkan.Misal
bertrading dengan GBP/USD maka Anda harus mengetahui
berita penting apa saja untuk GBP(Inggris) dan USD (Amerika).
Misal pada pukul 16.30 WIB muncul berita CPI (Consumer
Price Index) bulanan atau CPI m/m lalu pada jam 19.30 WIB
muncul Trade Balance Amerika. Nah, kita memaksimalkan
trading kita dengan masuk pada pukul 16.30 WIB untuk CPI
m/m Inggris dan pada pukul 19.30 WIB malamnya untuk
bertrading berdasar News Trade Balance Amerika.
2. Jam Berita tersebut. Pada contoh diatas kita harus mengetahui
jam berita tersebut muncul. Misal jam 16.30 untuk untuk CPI
m/m dan jam 19.30 WIB.
3. Sumber berita tersebut. Sumbernya harus benar dan valid
seperti dari Fxstreet.com atau Forexfactory.com.
4. Forecasting dan Ramalan. Setelah mengetahui ada berita CPI
m/m itu kita dapat membuat ramalan apakah CPI tersebut
bisa membuat GBP melemah atau menguat.
Dalam bertrading Forex kita kenal ada sejumlah pair mata uang seperti
GBP/USD, EUR/USD, AUD/USD, dan lain-lain. Pasangan (pair) mata uang
tersebut mewakili dua mata uang dua buah negara seperti misalnya
AUD/USD maka yang kita perdagangkan adalah mata uang Ausi (AUD) dan
Amerika (USD). Dalam bertrading AUD/USD kita juga harus
mempertimbangkan dan melihat berita-berita apa saja yang
mempengaruhi negara Ausi dan Amerika sehingga membuat harga
AUD/USD menjadi naik atau turun.
Intinya kita harus mempelajari berita Fundamental apa saja yang
mempengaruhi Ausi dan Amerika. Berita-berita tersebut dapat berupa
berita ekonomi, politik, keamanan dikedua negara itu yang dapat
membuat mata uangnya mengalami pergerakan. Kali ini kita membahas
tentang pengaruh berita pada perkembangan harga pair mata uang. Kita
akan membahas sejumlah berita fundamental yang sifatnya sangat kuat
pengaruhnya terhadap mata uang didunia.

Page

22

Data Pertumbuhan Ekonomi


Dalam data ini termasuk didalamnya adalah GDP dan GDP Deflator. GDP
(Gross Domestic Product) adalah sebuah indikator yang mengukur nilai
kesluruhan barang jasa yang dihasilkan suatu Negara. GDP terdiri dari 4
komponen utama yaitu: tingkat konsumsi, investasi, pembelian-pembelian
oleh pemerintah, dan total bersih ekspor.
Sedangkan GDP Deflator adalah adalah sebuah indikator ekonomi yang
menghitung nilai inflasi dari semua aktifitas ekonomi dalam satu tahun.
Di Amerika, nilai GDP Deflator sering dianggap lebih penting
mencerminkan nilai GDP yang sesungguhnya. Sifat berita ini juga
berbanding lurus dengan mata uang negara bersangkutan. Misal jika GDP
Deflator Amerika naik maka nilai mata uang USD akan mengalami
kenaikan.
Jadi dengan penjelasan diatas dapat diketahui faktor-faktor yang kuat
mempengaruhi GDP :
1. Tingkat Konsumsi. Indikator yang terkait : Consumer Spending.
2. Jumlah Investasi di negara tersebut.
3. Pengeluaran Pemerintah berupa pembelian barang dan jasa yang
dibutuhkan.
4. Selisih nilai Ekspor dengan impor. Indikator terkait adalah Trade
Balance.
Neraca perdagangan atau disebut juga Trade Balance juga sering menjadi
fokus investor untuk mengetahui Pertumbuhan Ekonomi disuatu negara.
Cara meramalkan berita ini juga sama seperti memprediksikan hasil GDP.
Yang juga mempengaruhi GDP :
1. Data tenaga kerja : Non Farm Payroll, Unemployment
Rate, Claims, Claimant Count Change yang
mempengaruhi Tingkat Konsumsi. Jika gaji atau upah yang
diterima tinggi maka konsumsi juga tinggi karena dipastikan
sebagian upah juga dihabiskan untuk konsumsi. Selain itu
konsumsi juga terkait dengan sektor ritel (Retail Sales),
konsumsi pembelian rumah yaitu Housing Start, Mortgage
Approval, lalu juga sektor manufaktur seperti Manufacturing
Production & Industrial Production.
2. Data Modal Asing : TIC Net Long-Term Transactions yang
mempengaruhi investasi disuatu negara.
3. Pengeluaran pemerintah juga terkait dengan kenaikan harga
barang dan jasa yaitu inflasi yang lebih dikenal dengan CPI &
PPI.

Page

23

Data Suvey
Seringkali survey terhadap sejumlah kalangan dapat mempengaruhi
sentimen pasar terhadap mata uang yang bersangkutan. Termasuk
didalamnya adalah Consumer Confidence, Consumer Sentiment,
Consumer Confidence Index, PMI, Ivey, Manufacturing & Service
PMI, Chicago PMI, IFO Survey, German ZEW Economic Sentiment,
dll. Intinya saat sentimen terhadap bisnis, perekonomian, manufaktur
menurun, market biasanya akan bereaksi negatif terhadap mata uang
negara itu. Misal jika Consumenr Confidence Swiss turun maka nilai mata
uang CHF seketika itu juga akan terkoreksi turun nilainya. Tentu saja
dengan asumsi bahwa pasar menganggap suatu berita data survey
dianggap penting.
Data Inflasi
Yang terkait dengan berita ini adalah CPI dan PPI. Consumer Price
Index (CPI) adalah indikator yang mengukur tingkat kenaikan barang dan
jasa yang dikenakan kepada konsumen. Kenaikan harga barang dan jasa
pada akhirnya akan meningkatkan inflasi yang pada akhirnya biasanya
harus diimbangi dengan menaikkan suku bunga. Kenaikan suku bunga
dapat memperkuat mata uang negara yang bersangkutan.
PPI (Product Price Index) adalah suatu indikator ekonomi yang menghitung
tingkat inflasi dari barang-barang yang dibeli oleh produsen atau
perusahaan manufaktur (pengolah barang). Jika tingkat inflasi barang
dan jasa yang dibeli oleh produsen naik, maka nantinya produsen juga
akan menaikan harga barang dan jasa untuk menutup kenaikan harga
bahan baku yang telah dibeli. Jika harga barang dan jasa naik maka itulah
sebagai awal mula pemicu inflasi dan pemerintah bersama bank sentral
akan mencoba menaikan tingkat suku bunga.
Biasanya trader dan investor juga memperhatikan nilai inti dari CPI & PPI
yaitu Core CPI & Core PPI. Core CPI didapat dari nilai CPI dikurangi
dengan komponen makanan segar. Nilai makanan segar dinilai membuat
trend inflasi CPI menjadi sering berubah-ubah nilainya. Core PPI adalah
sebuah indikator yang menghitung dari nilai PPI yang stabil nilainya.
Nilainya didapat dari nilai PPI dikurangi dengan komponen makanan dan
energi. Perilaku harga terhadap data inflasi atau dikenal dengan CPI dan
PPI adalah sama seperti GDP yaitu jika inflasi(CPI & PPI) naik maka nilai
mata uang negara yang bersangkutan akan mengalami kenaikan. Hal ini
disebabkan karena pasar bereaksi dengan alasan bank sentral negara
yang bersangkutan akan menaikan tingkat suku bunga. Kita akan
membahas tingkat suku bunga dan pengaruhnya sebentar lagi.
Suku Bunga
Setiap pengumuman tingkat suku bunga market akan selalu menunggu

Page

24

berita tersebut. Jika suku bunga disuatu negara naik maka asumsi yang
ada adalah banyak orang yang mengganti cadangan mata uangnya
dengan mata uang negara yang menaikan tingkat suku bunga. Oleh
sebab itu maka nilai mata uang negara tersebut akan mengalami
kenaikan.
Data Tenaga Kerja
Tenaga kerja dapat menyebabkan nilai mata uang suatu negara
mengalami kenaikan atau penurunan. Termasuk dalam kategori ini adalah
perubahan jumlah tenaga kerja, data pengangguran, data pembayaran
upah bulanan. Nama yang lebih dikenal adalah Employment Change,
Nonfarm Employment Change (Non Farm Payroll), Nonfarm
Productivity, Unit Labor Costs,Labor Cost Index, dan nama lain yang akan
muncul nanti.
Yang paling kuat dan pergerakaan harga yang cepat adalah Non Farm
Payroll. Non Farm Payroll adalah jumlah tenaga kerja baru dari sektor non
pertanian yang bekerja baik full-time maupun part-time yang mendapat
upah/gaji resmi dari lebih 500 perusahaan swasta maupun publik. Jika
sektor tenaga kerja naik maka pasar memprediksikan nilai pertumbuhan
ekonomi negara itu akan mengalami pertumbuhan.
Selain itu data pengangguran juga dapat mempengaruhi harga yaitu
Unemployment Rate, Unemployment Change, dan Unemployment Claims.
Inti dari data pengangguran ini adalah selalu negatif bagi mata uang jika
nilainya naik bila dibandingkan dari waktu ke waktu. Contoh jika nilai
Unemployment Rate Ausi naik maka nilai mata uang AUD cenderung
melemah.
Jika munculnya bersamaan misalnya jika Non Farm Payroll &
Unemployment Rate Amerika muncul bersamaan maka Anda dapat
memilih berita yang pengaruhnya lebih kuat yaitu Non Farm Payroll.
Memang terkadang membingungkan menghadapi dua berita Fundamental
sekaligus. Anda harus membuat sebuah skala prioritas mana berita yang
pengaruhnya lebih kuat dari pada berita yang lain. Misal : Non Farm
Payroll lebih penting daripada Unemployment Rate, Service PMI lebih
berpengaruh daripada Manufacturing PMI. Penentuan ini berdasar
pengalaman. Jika Anda tidak merasa yakin atau ragu maka sebaiknya
jangan bertrading di mata uang yang mempunyai dua buah berita
Fundamental sekaligus pada jam yang sama, apalagi jika keduanya
bertolak belakang yaitu yang satu mengatakan mata uang akan turun dan
yang satu mengatakan akan segera naik.

25
Page

Data perumahan
Berita ini muncul dan dianggap penting sejak krisis kredit perumahan
muncul pertama kali di Amerika. Berita yang termasuk didalamnya adalah
Housing Start, Building Permits, Buliding Approval, House Price Index,
Mortgage Approvals,National Home Price Index, New Home Sales. Jika ada
berita lain yang namanya baru dan berhubungan dengan sektor
perumahan maka Anda dapat menambahkan daftar ini kembali.
Pengaruhnya terhadap mata uang adalah berbanding lurus dimana jika
sektor perumahan meningkat maka nilai mata uang negara yang
bersangkutan akan naik.
Sumber
Dalam bertrading sehari-hari, Anda harus menemukan website aktif dan
update untuk mendapatkan informasi berita-berita Fundamental negara
yang mata uangnya ditradijngkan di pasar Forex. Kami rekomendasikan
agar Anda membuka web Fxstreet.com lalu memilih bagian tengah Web
yang terdapat potongan berita Fundamental hari ini. Anda dapat klik View
Economic Calendar. Atau Anda dapat klik link sbb :
http://www.fxstreet.com/fundamental/economic-calendar/
Tampilannya adalah sbb :

26
Page

Untuk informasi mengenai tanda seru 1 hingga 3. warna dan symbol


lainnya adalah sbb :

Keterangan lainnya adalah :


Date
: Tanggal waktu server Web
(GMT) : Waktu berdasar jam GMT. Agar sama dengan jam WIB, kita

Page

27

perlu tambahkan 7 jam.


Country : Nama Negara yang mengeluarkan berita tersebut.
Events : Nama berita yang dikeluarkan.
Actual : Nilai actual atau yang dirilis pada waktu berita tersebut yang
dikeluarkan.
Cons
: Consensus atau Forecast : Prediksi pasar atau ahli ekonomi
terhadap nilai actual yang akan dikeluarkan.
Previous : Nilai pada periode sebelumnya misal m/m berarti berita
tersebut dirilis bulanan. Jika dikelurkan awal Agustus maka data yang
akan dikeluarkan terkait dengan data bulan Juli dan nilai Previous adalah
data bulan Juni.
y/y : year/year : data diperbandingkan secara tahunan.
q/q : quarter/quarter : data diperbandingkan per tiga bulan.
Perhatian kita sehari-hari dalam bertrading adalah pada berita dengan
tanda seru 2 (rata-rata : dapat menghasilkan 20 40 poin pergerakan
harga) dan berita dengan tanda seru 3 (high impact : pengaruh kuat dan
dapat menghasilkan 30 70 poin pergerakan harga). Berita dengan satu
tanda seru tidak perlu dijadikan acuan pembukaan harga.
Untuk jam yang ada di web adalah jam berdasar standar GMT dimana
agar sama dengan WIB, Anda dapat menambahkan 7 jam. Misal pidato
Bapak Trichet pada tanggal 7 Agustus mempunyai tiga buah tanda seru,
waktu yang ditunjukan adalah pada jam 12.30 GMT. Maka waktu yang
ditunjukan pada WIB adalah jam 19.30 WIB (12.30 + 7 jam).
Penerapan
Misal kita menghadapi sebuah berita Fundamental untuk mata uang Euro.
Misal kita bertrading berdasarkan News pada yang pada tanggal tanggal 1
Maret 2016 untuk mata uang dollar Kanada (CAD). Pair mata uang terkait
adalah USD/CAD. Memang ada pair mata uang lain selain USD/CAD misal
GBP/CAD atau yang lainnya, tetapi saya cenderung menggunakan
USD/CAD yang telah dikenal dengan baik pergerakannya dan cukup
sensitive terhadap berita Fundamental. Di web tertulis jam 11.00 maka
pada jam kita adalah jam 18.00 WIB. Ada dua buah berita untuk CAD pada
jam 18.00 WIB. Saya cenderung lebih memperhatikan berita Net Change
in Employment dari pada Unemployment Rate karena data yang pertama
sifatnya lebih kuat dari data kedua berdasar pengalaman.
Diasumsikan kita hanya membahas Net Change in Employment (Jul) atau
nama lainnya adalah Employment Change. Pertama-tama kita harus
mengetahui apakah definisi dari Employment Change itu. Employment
Change adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah lapangan kerja
yang tercipta disuatu negara pada bulan lalu. Nah, pengaruh berita ini
juga berbanding lurus terhadap mata uang. Jika Employment Change

Page

28

disuatu Negara naik maka nilai mata uang Negara tersebut akan
mengalami kenaikan. Maka jika Employment Change Kanada naik maka
nilai mata uang CAD akan mengalami kenaikan.
Maka jika CAD naik maka nilai pair USD/CAD akan turun demikian
sebaliknya. Sekarang bagaimana jika nilai CAD yang melemah ? Maka
dapat dipastikan nilai USD/CAD akan naik.
Pada bulan Maret 2016 lalu nilai Employment Change Kanada adalah
-5K(kilo). 1 kilo setara dengan 1000 satuan. Maka pada bulan Peb lalu ada
5000 lapangan kerja yang tutup. Diprediksikan nilai pada bulan Maret
2016 data lapangan kerja yang tercipta mencapai 5K(5000). Maka
diprediksikan nilai mata uang CAD akan menguat. Ada beberapa cara
untuk mendapatkan keuntungan dalam bertrading berita
Fundamental :
1. Pasang Order, 2 - 5 menit sebelum berita dikeluarkan.
Jadi Anda dapat order harga pada pukul 17.55 atau pada
17.58 WIB. Misal USD/CAD saat ini berada pada harga 1.0630.
Maka Anda dapat memasang pending order One Cancel Order
dengan maksud memasang order Buy atau Sell sekaligus. Jika
salah satu tersentuh maka yang satu akan dibatalkan oleh
system. Ok, kita buat scenario perangkap sbb :
Jika nilai actual diatas prediksi pasar maka harga
USD/CAD akan turun dan jika nilai actual dibawah
prediksi pasar maka harga USD/CAD akan naik
Kita buat basis Buy diatas (Buy Stop) dan Sell dibawah
harga running(Sell Stop) sebesar 20 poin.
Maka pada One Cancel Orders kita pilih Product
USD/CAD, pilih Expiry : End of Days (kita mau order ini
hanya berlaku untuk satu momen berita ini saja).
Kolom pertama : Buy basis Stop, Rate di 1.0650.
Kolom pertama : Sell basis Stop, Rate di 1.0610.
Dengan bentuk seperti ini kita dapat mendapatkan
keuntungan apapun berita yang terjadi dan nilai actual
dari berita tersebut.
2. Pending Order dengan Trailing Stop. Ini cara aman untuk
membuat
order diatas (untuk Buy) dan dibawah (untuk Sell) harga
running saat ini. Andai betul nilai actual akan positif yaitu
diatas nilai 5K maka Anda dapat membuka order New pada
Trailing Stop Sell USD/CAD di 1.0610 dengan Trailing Stop di
20 poin. Trailing ini dapat membatasi kerugian Anda. Jika betul

Page

29

order Sell di 1.06100 terbuka maka Stop Loss akan terpasang


di 1.0630. Anda harga berbalik harga naik ke 1.0630 maka
posisi kita tereksekusi dan loss sebesar 20 poin. Tetapi jika
harga turun ke 1.0550 maka Stop Loss akan terpasang di
1.0570. Dan jika harga kembali naik ke 1.0570 maka posisi
Anda akan tertutup dan untung sebesar 40 poin (1.6010
1.0570).
3. Pending Order dengan memasang Stop Loss dan Limit.
Maka order yang buat adalah If Then Oco. Kita masukan Sell
Stop di 1.0610. Kolom pertama untuk Limit kita masukan di
Buy Limit di 1.0550 (target untung 60 poin) dan kolom kedua
kita masukan di Buy Stop di 1.0630 (target rugi 20 poin).

Analisa Teknikal
Untuk memulai sebuah analisa, kita harus mampu membaca grafik
terlebih dahulu. Grafik yang biasa dipakai adalah sebuah grafik sederhana
antara harga vs waktu. Sumbu X sebagai waktu dan sumbu Y sebagai
harga. Salah satu grafik yang populer digunakan dalam trading adalah
Candle Stick.

Grafik ini dibuat pada abad ke 17 oleh orang-orang Jepang yang awalnya
digunakan untuk memantau pergerakan harga pada produk-produk
komoditi. Steven Nison dikenal sebagai orang pertama yang
mempopulerkan chart model ini. Sifatnya yang sangat representatif
karena terdiri dari High, Low, Open dan Closing Price membuat grafik ini
paling populer dipakai oleh para analis forex. Jika Anda terbiasa dengan
produk-produk sekuritas, grafik ini tidak pernah digunakan untuk
memantau harga. Kenapa? Sederhana, harga sekuritas hanya
memerlukan closing price saja tidak seperti pada forex trading.
Interpretasi candlestick didasarkan pattern yang ada. Candle yang
berwarna hijau artinya harga bergerak naik atau closing price lebih tinggi
nilainya dibanding opening price. Sebaliknya, candle berwarna merah
artinya harga bergerak turun atau clsoing price lebih rendah nilainya
dibanding opening price. Lalu apa garis vertikal diatas dan dibawah dari
candle itu? Itu adalah highest price dan lowest price selama periode yang
diberikan. Dalam contoh diatas adalah harga terendah dan tertinggi untuk
setiap jamnya karena periode yang digunakan adalah per-jam.

Page

30

Jika memakai istilah Bullish dan Bearish maka yang berwarna hijau adalah
Bullish pattern dan yang berwarna merah adalah Bearish pattern. Untuk
lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini:
Jangan heran bila Anda menemui warna yang berbeda untuk kedua harga
diatas misalnya biru dengan merah. Tidak masalah, bergantung masingmasing chart provider dalam memberikan warna.

Beberapa Formasi dalam Candle Stick


Secara garis besar formasi ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu Bullish
candlestick formations, Neutral candlestick formations, dan
Bearish candlestick formations.
The Bullish Candlestick Formations
Ini semua adalah Bullish pattern. Beberapa diantaranya menandakan
strong bullish pattern. Sedikit panduan sederhana, apabila ditemukan
formasi-formasi berikut maka kemungkinan yang terjadi adalah sebuah
trend bullish akan segera terjadi.
Hammer Anda pasti dapat menduga mengapa disebut
hammer. Hammer terjadi setelah trend menurun yang kuat.
Jika terjadi setelah trend menguat yang tajam maka disebut
hanging man. Bentuknya seperti bullish pattern dengan
lowest price yang dalam serta tidak memiliki highest price.
Piercing Line Candle pertama adalah bear candle yang
panjang diikuti bull candle yang juga panjang. Bull candle
muncul dibawah bear candle tetapi tidak sampai separuh dari
bear candle.

Bullish Engulfing Lines Merupakan bullish pattern yang


kuat dan terjadi setelah downtrend yang cukup besar (dan
biasanya merupakan trend balik / reverse). Terjadi ketika
bearish kecil disusul bullish yang besar.

31
Page

Morning Star Pattern seperti ini menandakan harga telah


mencapai titik bawah (support) yang potensial. Munculnya
star (candle yang ditengah) mengindikasikan akan terjadi
trend balik bila diikuti bullish pada candle berikutnya. Star
dapat berupa bull candle atau bear candle.

Bullish Doji Star Star seperti ini menunjukan trend balik yang
sifatnya masih tidak pasti. Jika tidak ada indikator pendukung
lainnya yang memastikan trend akan berlangsung, disarankan
untuk wait and see terlebih dahulu.

Long Bearish Candle Bearish candle terjadi ketika harga


dibuka dekat pada highest price dan ditutup dekat pada lowest
price.

Hanging Man Terjadi setelah uptrend yang signifikan. Terdiri


dari dua candle dengan lowest price yang jauh kebawah tanpa
highest price. Pattern seperti ini adalah kebalikan dari hamer
pada bullish candlestick formation.
Dark Cloud Cover Merupakan bearish pattern . Akan lebih
kuat pengaruhnya apabila candle kedua muncul dibawah dari
bullish candle pertama.

Bearish Engulfing Lines Merupakan bearish pattern yang


cukup kuat apabila terjadi setelah uptrend dan merupakan
reverse pattern. Terjadi setelah bullish candle kecil diikuti bearish
candle yang besar.

32
Page

Evening Star Menunjukan bahwa harga sudah mencapai


titik resistance point-nya. Star (candle yang ditengah)
menunjukkan kemungkinan terjadi trend balik berupa bearish.
Star dapat berupa bear candle atau pun bull candle.

Doji Star Seperti pada bullish doji star, demikian doji star seperti
ini menunjukan bearish trend dengan periode yang tidak pasti.
Diperlukan penguat seperti evening star untuk memastikannya.

Shooting Star Merupakan trend balik minor. Star harus memiliki


highest price yang cukup panjang untuk dapat dikatakan shooting
star.

Neutral Candlestick Formations


Formasi candlestick netral tidak menunjukkan uptrend maupun
downtrend. Untuk keadaan seperti ini disarankan wait and see.

Spinning Tops Benar-benar simetris dan jarak antar open dan


close tidak terlalu besar. Tidak ada kepastian apa yang akan terjadi
setelahnya.
Doji Seperti Doji pada formasi bullish atau pun bearish. Posisi
seperti ini menandakan ketidak pastian trend yang akan terjadi
serta periodenya.
Double Doji Nah untuk model double doji seperti ini kemungkinan
yang akan terjadi adalah breakout untuk ketidak pastian yang
terjadi. Namun demikian model breakout yang akan terjadi tetap
tidak dapat dipastikan dari hanya formasi ini. Harus ada pendukung
lainnya.

Page

33

Harami Model seperti ini mengindikasikan berkurangnya


momentum trend yang akan segera diikuti berakhirnya trend. Terdiri
dari candle dengan ukuran yang lebih kecil berada ditengah-tengah
candle yang lebih besar sebelumnya. Pada contoh disamping
menandakan berakhirnya bullish trend karena bullish disusul oleh
bearish candle yang lebih kecil.

Reversal Candlestick Formations


Nah, formasi ini khusus untuk trend balik / reversal.
Long-legged Doji Sering menunujukkan titik balik. Terjadi ketika
open dan closing price adalah sama dengan highest dan lowest
price relatif besar.
Dragonfly Doji Juga merupakan titik balik. Hanya saja disini
menunjukkan bahwa lowest price-nya jauh lebih besar dibanding
highest price.

Gravestone Doji Open dan close serta lowest price adalah sama.
Sementara highest price jauh meninggi.

Stars Nah ini adalah bintang reverse. Posisinya berada diatas dari
candle sebelumnya yang berjenis sama. Seperti pada formasi
lainnya, kondisi seperti ini menunjukkan reversal trend mungkin
terjadi.

Teruslah berlatih dan pelajari, buat jam latihan Anda secara teratur maka
akan lebih cepat Anda memahami. Hanya dengan praktek secara
langsung Anda akan merasakan dan semakin mahir dalam membaca
sebuah grafik, tak ada yang instan menuju kesuksesan semua
memerlukan kerja keras dan disiplin dalam belajar.
Teknik Dasar Analisa
Ada banyak sekali teknik analisa yang terdapat pada dunia trading forex
ini, disini akan dibahas empat teknik dasar yang dapat digunakan dalam
sebuah analisa teknikal. Anda dapat memilih beberapa analisa teknikal

Page

34

yang menurut Anda sesuai dengan gaya trading yang Anda miliki. Dalam
hal ini yang dapat membuat Anda mahir adalah pengalaman trading Anda
sendiri, semakin banyak Anda berlatih dan menerapkan beberapa teknik
trading, kelak Anda akan menemukan alat teknik yang sesuai dengan
gaya yang Anda miliki. Untuk berlatih gunakan akun virtual Anda agar
lebih safety, jika sudah yakin Anda dapat memulai trading secara live
dengan modal uang benaran. Diantara alat teknik itu adalah:

1.Relative Strength Index

Perihal kegunaannya, RSI dapat kita gunakan untuk mengetahui hal-hal


berikut ini:
1. Divergence positif / negatif
2. Momentum pergerakan harga
3. Kondisi overbought / oversold
Namun diantara ketiga kegunaan diatas, kegunaan pertamalah yang
paling sering dipakai oleh para trader terutama karena sisi kemudahannya
sehingga interpretasi RSI tidak bias antara satu trader dengan trader
lainnya.
Cara pengidentifikasian kondisi overbought / oversold dengan RSI
sangatlah sederhana. Sederhana namun belum tentu mudah. Aturan
umum yang berlaku adalah kondisi overbought diperoleh bila RSI
memotong garis 70 dan oversold bila RSI memotong garis 30. Beberapa
buku juga merekomendasikan 20-80 sebagai batasan OB dan OS. Bisa
saja untuk mata uang tertentu dalam kondisi tertentu batasan overbought
/ oversold berada pada 40-60, jadi bergantung mana yang sesuai. Lagilagi perlu dilakukan trial and error. Namun demikian sebagai sedikit
panduan, RSI akan semakin akurat digunakan pada kondisi pasar yang
efisien dan stabil. Sampai saat ini, pasar forex merupakan pasar yang
paling stabil dan efisien dalam pergerakannya (harga lebih ditentukan
oleh market dan sangat likuid). Jadi, sedikit banyak batasan 30-70 masih
berlaku disini walaupun tidak mutlak.
The Centerline Crossover

Page

35

Seperti juga pada MACD yang dapat digunakan untuk mengukur kekuatan
momentum kenaikan/penurunan harga, RSI juga dapat digunakan untuk
hal yang sama. Bedanya jika pada MACD crossover terjadi pada garis nol
maka pada RSI pada garis 50.
Cara membaca kekuatan momentum suatu harga sama seperti pada
MACD yakni bila garis RSI menembus centerline (garis 50) dari bawah
maka sedang terjadi trend kenaikan. Besarnya momentum sebanding
dengan besar nilai RSI yang terjadi. Demikian juga berlaku sebaliknya.
Memang ada situasi-situasi tertentu dimana sinyal ini tidak berlaku
dikarenakan hal tersebut merupakan false signal pada RSI yang akan kita
bahas pada sub judul setelah ini. Namun dengan centerline crossover ini
maka akan sangat membantu kita dalam menentukan kondisi beli dan
jual.
False Signal pada RSI
Jangan menggunakan RSI sebagai indikator Anda tanpa membaca bagian
ini terlebih dahulu!! Mengapa? Ada beberapa keadaan dimana apa yang
dikatakan RSI berbeda dengan keadaan yang sebenarnya?. Inilah yang
disebut false signal alias sinyal palsu. Jika kita telusuri dari rumus RSI
mula-mula dapat kita ketahui bahwa pada dasarnya RSI bergerak dengan
sangat sensitif. Sebuah indikator yang sensitif memungkinkan kita
memiliki banyak anjuran untuk Buy/Sell menurut indikator yang
bersangkutan. Itu keuntungannya. Namun itu pun menjadi sekaligus
bumerang bagi kita karena dengan semakin banyaknya anjuran yang ada
maka akan semakin banyak kesempatan untuk terjadi anjuran yang
menyesatkan yang membawa kerugian besar. Oleh banyak chartist, RSI
tidak digunakan sendirian sebagai indikator utama karena sifat sensitifnya
itu. RSI lebih sering dipakai sebagai penguat anjuran oleh indikator lain.
Lalu adakah cara untuk menghilangkan false signal pada RSI atau
setidaknya mengurangi kepalsuan si RSI ini? Ada. Tentu saja ada. Cara
yang paling sederhana adalah mencari periode yang terbaik pada RSI
yang hendak kita gunakan. Seperti kita ketahui bersama bahwa semakin
besar periode sebuah indikator maka sifat sensitifitas akan semakin
bekurang. Hal ini juga berlaku pada RSI dengan demikian kita dapat
menggunakan RSI dengan periode sedikit lebih besar dari biasanya yaitu
14. Atau dapat juga menggunakan periode diatas itu, misalnya periode
18.

Page

36

Nah, periode mana yang cocok, silakan Anda yang tentukan sesuai selera
masing-masing. Belajar Forex sendiri jika hendak menggunakan RSI biasanya
menggunakan periode 10 atau 14, namun saya kembalikan lagi pada Anda
sebagai pembaca. Cara lainnya lagi adalah mengurangi sifat sensitifitas RSI

dengan memangkas bagian-bagian RSI yang terlalu keriting. Caranya


dengan memberikan penghalus pada RSI menggunakan SMA. Dalam
penggunaan SMA pada RSI, perlu dipahami untuk tidak menggunakan periode
yang lebih besar dari 5 dikarenakan akan merusak keunggulan RSI itu sendiri
yaitu sensitifitasnya. Jadi, cukup gunakan periode 1-5 dari SMA saja.

Penghalusan grafik ini sangat berguna bagi indikator RSI yang dapat
sering kali hanya mampir sebentar pada area OB dan OS atau pun
menembus centerline hanya sesaat saja. Dalam keadaan demikian, SMA
akan meredamnya sehingga kurva menjadi lebih halus.

2.Stochastic Oscillator
Stochastic Oscillator terdiri dari dua garis yang disebut %K dan %D. Inti
dari indikator ini adalah %K itu sendiri sedangkan %D adalah SMA dari
%K. Bisa dikatakan bahwa %D adalah sebagai garis pengidentifikasian
arah %K.
Jika kita lihat dari range Stochastic Oscillator yaitu 0100, dapat
dikatakan bahwa sebenarnya indikator ini tidaklah berbeda dengan RSI.
Hanya saja dalam Stochastic perhitungan meliputi harga terendah,
tertinggi dan closing price pada waktu yang ditentukan. Salah satu ciri
khas dari indikator ini adalah pergerakannya yang memang selalu ada
pada rentang 0-100. O ya, dalam tampilan kali ini, Stochastic yang
digunakan adalah Stochastic Slow pada Netdania. Kedepannya nanti Anda
akan mempelajari bahwa Stochastic Oscillator sendiri memiliki banyak
varian seperti fast dan slow.
Sekarang bagaimana kegunaan indikator ini? Apakah sama dengan RSI?
Kalau sama kenapa tidak pakai RSI saja? Stochastic memang sama
dengan RSI yaitu indikator bertipe Oscillator. Kegunaan indikator model
begini rata-rata memang untuk mengakomodasi pergerakan jenuh beli
dan jual dari pergerakan mata uang. Namun ada beberapa hal yang tidak
dimiliki RSI tetapi dimiliki Stochastic dan demikian juga sebaliknya.
Ditinjau dari sisi sensitivitasnya, RSI masih jauh lebih sensitif dibanding
Stochastic. Begitu juga dari sisi kemudahan pembacaan. RSI tidak
memiliki smoother seperti %D pada Stochastic. Dengan demikian dapat
menghilangkan efek bias pada pembacaan. Namun demikian
kesederhanaan RSI juga dapat menjadi kekurangannya. RSI kurang pas
jika dipakai untuk mengetahui trend yang sedang berlangsung pada mata

Page

37

uang. Sementara gabungan %K dan %D pada Stochastic dapat menjadi


duet yang cukup ampuh dalam memprediksi trend yang sedang terjadi.
Hal lainnya adalah dikarenakan Stochastic tidak sesensitif RSI maka false
signal pun tidak sesering pada RSI. Ini sebabnya kebanyakan trader lebih
memilih Stochasic dalam mengetahui keadaan jenuh beli dan jual dari
pasar.
Ada beberapa informasi yang dapat kita peroleh dengan Stochastic
Oscillator. Namun secara umum tidak berbeda dengan informasi pada RSI
dan SMA. Dan memang Stochastic Oscillator sebenarnya adalah gabungan
dari kedua jenis indikator tersebut dengan cara perhitungan yang
berbeda. Secara keseluruhan, indikator ini dapat kita gunakan untuk
menentukan keadaan overbought/ oversold (yang artinya prediksi trend
untuk jangka panjang), perpotongan antara %K dan %D (sebagai short
term trend), dan Bullish/ Bearish centerline.
Overbought / Oversold
Keadaan overbought/ oversold menurut Stochastic diperoleh bila garis %K
telah memasuki batasan 20 dan 80 yakni dibawah 20 untuk oversold dan
diatas 80 untuk overbought. Sama dengan RSI bukan? Harap diingat juga
bahwa batasan 20/80 ini bukanlah batasan mutlak. Bisa saja 30/70 atau
yang lain. Keadaan overbought/ oversold ini akan memicu naik turunnya
harga dalam jangka panjang. Apabila sedang terjadi kenaikan harga
namun stochastic sudah menuju titik overbought-nya dan mulai
meninggalkan area tersebut, itu berarti akan terjadi tekanan pada laju
kenaikan harga yang pada akhrinya membuat harga kembali turun sampai
keseimbangannya yang baru.
%K and %D Crossing
Selain area 20/80 seperti pada contoh diatas, perpotongan %D dan %K
juga dapat kita gunakan untuk menentukan sebuah posisi Buy/ Sell. Ada
kalanya kita kehabisan kesabaran menunggu Stochastic menyentuh
batasan 20/80 seperti yang telah kita tentukan. Meski seringkali akurat
namun dalam gelombang geraknya belum tentu ketika Stochastic
bergerak turun maka dia sempat memasuki area 20 dan demikian juga
ketika dia naik. Kadang sebelum sempat melewati area tersebut harga
telah kembali bergerak ke arah kebalikannya sehingga kita kehilangan
kesempatan. Nah, crossing ala Sotchastic dapat kita gunakan sebagai
penentu Buy/Sell dalam keadaan begini.
Sama seperti indikator Moving Average yang digunakan dengan melihat
crossing pada dua periode yang berlainan, hal yang sama juga dapat kita

Page

38

terapkan pada Stochastic. Bedanya disini adalah crossing yang terjadi


adalah antara %K dengan %D yang adalah smoother dari %K. Seperti
diketahui sebelumnya %D merupakan MA dari %K yang tidak lain
pencerminan dari perubahan harga. Jadi, sesuai dengan sifat MA dalam
menentukan perubahan trend, setiap perpotongan antara %D dengan %K
berarti adalah perubahan trend untuk jangka waktu singkat di depan.
Kondisi Bullish terjadi bila garis %K memotong %D dari bawah dan
sebaliknya trend Bearish diperoleh ketika %K memotong dari atas.
Keadaan ini bisa saja berlangsung bahkan ketika kedua garis sedang
dalam wilayah overbought/ oversold. Jika ini terjadi, itu artinya memang
tekanan beli atau jual sedang kuat sekali sehingga akan terjadi
kemungkinan harga menembus batas support dan ressistance-nya.

Perhatikan ketika %K dan %D saling berpotongan dan mulai bergerak ke


atas (ditandai dengan warna kuning) harga juga menunjukkan uptrend
dan terus bergerak naik. Sebaliknya ketika harga bergerak turun, %K dan
%D juga saling berpotongan dan menunjukkan arah ke bawah (ditandai
dengan warna hijau). Kedua keadaan ini terus menerus berulang dan silih
berganti. Cara pembacaan sama persis seperti kita menginterpretasikan
indikator Moving Average.
Hal yang menjadi kelebihan sekaligus kekurangan indikator yang bergerak
dalam kisaran tertentu seperti ini adalah sensitivitasnya. Begitu juga pada
Stochastic yang dapat bersifat sangat sensitif bila kita menggunakan
periode yang tidak tepat. Penggunaan periode yang tidak tepat dapat
membawa kita pada pengambilan keputusan yang salah yang pada

Page

39

akhirnya membawa kita pada kerugian besar.Untuk itu sangat disarankan


Anda mencari periode yang terbaik pada indikator ini untuk setiap pairs.
Besarnya bisa berbeda-beda. Semakin panjang periode yang dipakai maka
grafik indikator akan semakin halus yang artinya ke-sensitifitas-annya
akan berkurang. Disarankan juga untuk menggunakan Full Stochastic
dalam penggunaan karena memang lebih halus dan dapat mengurangi
grafik indikator yang terlalu keriting.

3.Moving Average (MA)


MA sendiri merupakan indikator berjenis trend, yaitu indikator yang
digunakan untuk menentukan trend yang sedang terjadi di market.
Penggunaannya sangat luas bukan saja dalam dunia forex, jika Anda
pernah bermain saham dan menggunakan analisa teknikal, maka pasti MA
juga digunakan disana. Toh memang analisa teknikal bersifat universal
dan dapat digunakan dalam sfemua market yang menggunakan data
kolektif.
MA juga dapat diturunkan lagi menjadi indikator baru dan benar-benar
berbeda dengan indikator aslinya. Jika nanti Anda mulai mempelajari
MACD (Moving Average Convergence Divergence) maka Anda akan
mengetahui bahwa indikator satu ini pun asalnya juga dari MA (lihat saja
namanya).
Moving average mempunyai tiga varian yang berbeda yaitu Simple
Moving Average, Weighted Moving Average dan Exponential Moving
Average. Masing-masing merupakan metode rata-rata bergerak, hanya
saja cara me-rata-ratakannya yang berbeda satu sama lain. Namun dalam
pembacaannya tetaplah sama dan semuanya mengiktui aturan yang
berlaku pada Moving Average. Kenyataannya sejak awal tahun 2000 an,
Moving Average bukan saja berkembang dalam 3 varian saja tetapi
menjadi lebih dari 5 varian yang disesuaikan dengan kegunaannya saja.
Namun untuk mempersempit ruang pembahasan sekaligus memudahkan
Anda dalam menginterprestasikan MA, pembahasan hanya difokuskan
pada ketiga jenis MA.
Simple Moving Average (SMA)
Simple Moving Average (atau biasa disebut Moving Average saja atau juga
disingkat SMA) adalah Moving Average paling sederhana dan tidak
menggunakan pembobotannya dalam perhitungan terhadap pergerakan
closing price.

40
Page

Perhatikan gambar Simple Moving Average dengan periode 10 berikut:

Meskipun sederhana, SMA cukup efektif dalam menentukan trend yang


sedang terjadi di market. Cara pembacaannya pun sederhana.
Secara garis besar MA dapat digunakan untuk hal-hal berikut:
1. Menentukan trend yang akan terjadi.
2. Menentukan titik support dan resistance.
3. Memuluskan indikator lain yang terlalu bergerigi.
Aplikasi MA paling banyak digunakan untuk memprediksi arah trend
sedangkan kegunaan no 2 dan 3 tidak terlalu banyak digunakan. Kali ini
kegunaan MA akan dititik beratkan pada kegunaan utamanya yaitu untuk
memprediksi trend. Sedangkan kegunaan no 2 akan dibahas pada artikel
tersendiri yang akan disisipkan kemudian.
Sekarang mari kita perhatikan MA dengan periode 10 yang diterapkan
pada GBP/USD periode 1 hari berikut ini:

41
Page

Perhatikan bagian yang telah diraster dengan warna biru. Ketika harga
bergerak naik, MA berada dibawah dari pergerakan mata uang.
Sebaliknya bila MA berpotongan dengan candlestick, trend naik berhenti
dan dilanjutkan dengan situasi sideways. Atau ketika trend naik terjadi
lalu kemudian MA menembus harga dan berpindah dari bawah menuju
keatas, itu merupakan pertanda bahwa trend naik telah berakhir untuk
kemudian dilanjutkan dengan trend turun.
Nah, bagaimana kalau kita menggunakan dua buah SMA dengan dua
periode yang berbeda? Hasilnya akan sangat menarik. Kita akan segera
tahu bagaimana hasilnya:

42
Page

Lebih memudahkan bukan? Dengan penggunaan dua SMA dengan dua


periode yang berbeda kita dapat lebih akurat lagi memprediksikan
kemana harga akan bergerak. Apabila telah terjadi perpotongan antara
harga dengan kedua SMA maka akan dipastikan harga akan berubah
arahnya. Pada gambar diatas, apabila MA dengan periode yang lebih kecilyaitu periode 10 jika di gambar-berada dibawah dari MA yang periodenya
lebih besar-pada gambar diwakili dengan periode 15-maka itu merupakan
indikasi harga sedang dalam trend turun dan sebaliknya apabila periode
lebih kecil di atas dari periode yang lebih besar maka trend mata uang
sedang dalam tren naik.
Dapat kita catat juga bahwa apabila rentang antara kedua SMA semakin
besar maka kemungkinan trend akan terus berlangsung dan bila mulai
terjadi penyempitan jarak diantara keduanya dan sampai terjadi
perpotongan kembali, bisa disimpulkan bahwa trend sudah berakhir.
Mudah bukan?
Mengenai periode MA yang digunakan, sayangnya sampai saat ini belum
ada aturan pencarian periode yang tepat untuk dipakai. Memang perlu
banyak-banyak berlatih dan mencoba (trial and error). Perlu Anda catat
bahwa penggunaan periode dapat berubah-ubah menurut kebutuhan
meskipun pada pair yang sama karena memang kondisi sebuah mata
uang adalah dinamis dari waktu kewaktu. Namun berdasarkan
pengalaman, disarankan periode yang digunakan tidak lebih besar dari
40. Ini dimaksudkan agar MA tidak kehilangan sensitivitasnya sebagai
indikator penentu trend.
Semakin besar periode dari MA maka kurva MA yang dihasilkan akan
semakin lebar dan tidak sensitif dalam mengakomodasi perubahan harga.
Sebaliknya, semakin kecil periode MA maka kurva MA yang dihasilkan
menjadi semakin semakin sensitif. Dalam hal ini terlalu sensitif atau tidak

Page

43

sensitif sama sekali bukanlah hal yang baik. Semakin sensitif sebuah
kurva MA maka semakin sering sinyal palsu dihasilkan dan membuat
trading kita loss. Sebaliknya, semakin tidak sensitif maka sinyal beli atau
jual menjadi semakin sedikit yang mengakibatkan kita tidak dapat
bertrading.
Seperti yang telah disarikan oleh BelajarForex.com mengenai penggunaan
SMA untuk membaca trend dalam bentuk tabel sbb:
No

Posisi SMA

Arti

SMA berada dibawah harga.

Kondisi bullish / trend naik.

SMA berada diatas harga.

Kondisi bearish / trend


menurun.

3.

SMA memotong harga dari atas.

Perubahan trend menuu bullish.

4.

SMA memotong harga dari bawah.

Perubahan trend
menujubearish.

5.

SMA periode lebih pendek memotong


SMA periode lebih panjang dari bawah.

6.

SMA periode lebih pendek memotong


SMA periode lebih panjang dari atas.

7.

8.

SMA dengan periode lebih panjang


berada diatas SMA berperiode lebih
pendek.

SMA dengan periode lebih panjang


berada dibawah SMA berperiode lebih

Perubahan trend menujubullish.

Perubahan trend
menujubearish.

Kondisi bearish / trend menurun.

Kondisi bullish / trend naik.

44
Page

pendek.

Weighted Moving Average (WMA)


Pertanyaan pertama yang timbul di benak kita adalah apakah perbedaan
SMA dengan WMA? Tentu saja ada perbedaannya. Cukup berbeda
sehingga diklasifikasikan menjadi dua bagian. Tidak cukup banyak
berbeda sehingga nama mereka mirip karena menggunakan metodologi
yang sama, hanya caranya yang berbeda.
Bayangkan begini: Manakah harga yang memiliki bobot penekanan yang
lebih besar dalam memprediksi harga didepan, harga satu jam terakhir
yang kita miliki atau harga dua bulan lalu yang kita miliki? Tentu saja yang
satu jam terakhir. Paling tidak pergerakan harga tidak satu jam terakhir
akan lebih representatif dalam memprediksi harga didepan apabila
dibandingkan dengan harga dua bulan yang lalu.
Atau jika kita aplikasikan dengan kehidupan sehari-hari, ambillah kita akan
membeli sebuah telepon genggam. Tentu saja kita akan mencari tahu
harga telepon genggam tersebut dalam rentang waktu terakhir. Nah,
mungkin kita akan lebih memperhatikan harga satu hari yang lalu
dibandingkan harga dua minggu yang lalu karena menurut hemat kita
pastilah pergerakan harga tidak akan berbeda jauh dengan harga satu
hari lalu.
Bobot penilaian inilah yang diatur oleh WMA. Pada SMA, bobot setiap
harga baik dua minggu lalu atau pun dua hari yang lalu memiliki bobot
penilaian yang sama. Pada WMA data terakhir memiliki bobot yang lebih
besar nilainya dibandingkan harga-harga sebelumnya.

Pembobotan nilai pada WMA akan tergantung pada panjang periode yang
kita tetapkan. Semakin panjang periode yang ditetapkan, maka semakin
besar pula pembobotan yang diberikan pada data terbaru.
Secara keseluruhan, peraturan pada WMA adalah sama seperti pada SMA
karena memang cara perhitungannya sama hanya memiliki perbedaan
pada pembobotan nilai saja. Berikut ringkasannya:
No

Posisi WMA

Arti

45

WMA berada dibawah


harga.

Kondisi bullish / trend naik.

WMA berada diatas harga.

Kondisi bearish / trend


menurun.

3.

WMA memotong harga dari Perubahan trend menuju


bawah.
bearish.

4.

WMA memotong harga dari Perubahan trend menuju


atas.
bullish.

5.

WMA periode lebih pendek


memotong
WMA periode lebih panjang
dari bawah.

6.

WMA periode lebih pendek


memotong
WMA periode lebih panjang
dari atas.

Page

Perubahan trend menuju


bulish.

Perubahan trend menuju


bearish.

7.

WMA dengan periode lebih


panjang berada diatas
Kondisi bearish / trend
WMA berperiode lebih
menurun.
pendek.

8.

WMA dengan periode lebih


panjang berada dibawah
Kondisi bullish / trend naik.
WMA berperiode lebih
pendek.

Page

46

Gambar dibawah ini adalah aplikasi dalam memprediksi trend yang akan
terjadi dengan menggunakan WMA. Cara penggunaannya sama persis
dengan penggunaan pada SMA. Perhatikan perbedaan SMA dengan WMA
berikut ini:

Dan dibawah ini pemakaian WMA dengan dua periode yang berlainan:

47
Page

Terlihat WMA lebih responsif dalam memprediksi perubahan trend pada


GBP/USD. Setiap titik peralihan trend tepat berada pada candlestick
terakhir trend yang sedang berlangsung. Perhatikan juga pada gambar di
atas akan terjadi kembali perubahan trend dari bullish menuju
bearish. Dalam hal ini pemilihan periode yang tepat juga berpengaruh
pada presisi penentuan trend.
Nah, sampai disini kita sudah mengetahui bahwa pembobotan harga pada
tiap-tiap rentang waktu yang berbeda nilainya juga berbeda. Namun,
apakah metode pembobotan pada WMA merupakan metode pembobotan
yang paling cepat dalam memberikan perubahan trend? Tidak. Pada WMA
pembobotan dilakukan tidak menyertakan nilai WMA sebelumnya. Pada
bagian setelah ini kita akan melihat metode rata-rata bergerak yang
melibatkan fungsi eksponensial dalam melakukan pembobotannya.
Hasilnya adalah pemberian sinyal peralihan yang dapat lebih dini.
Exponential Moving Average (XMA).
XMA merupakan penyempurnaan dari metode SMA. Seperti kita ketahui
bahwa pembobotan SMA merupakan penyebab yang mengakibatkan
terjadinya keterlambatan sinyal perubahan trend. Pemberian bobot pada
XMA sama seperti juga pada WMA, melibatkan periode. Hanya saja
perbedaannya jika pada WMA semakin panjang periode yang kita gunakan
maka semakin besar bobot nilai terakhirnya, maka pada XMA terjadi

Page

48

sebaliknya yaitu semakin panjang periode yang kita pakai maka semakin
kecil pembobotan nilai terakhir yang kita pakai.
Secara keseluruhan, peraturan pada XMA adalah sama seperti pada SMA
karena memang cara perhitungannya sama hanya memiliki perbedaan
pada pembobotan nilai saja. Berikut ringkasannya:
No

Posisi XMA

XMA berada dibawah harga. Kondisi bullish / trend naik.

XMA berada diatas harga.

Kondisi bearish / trend


menurun.

3.

XMA memotong harga dari


bawah.

Perubahan trend menuu


bearish.

4.

XMA memotong harga dari


atas.

Perubahan trend menuju


bullish.

5.

XMA periode lebih pendek


memotong
XMA periode lebih panjang
dari bawah.

6.

XMA periode lebih pendek


memotong
XMA periode lebih panjang
dari atas.

7.

XMA dengan periode lebih


panjang berada diatas XMA
berperiode lebih pendek.

Arti

Perubahan trend menuju


bullish.

Perubahan trend menuju


bearish.

Kondisi bearish / trend


menurun.

49
Page

8.

XMA dengan periode lebih


panjang berada dibawah
XMA berperiode lebih
pendek.

Kondisi bullish / trend naik.

Nah, gambar dibawah ini adalah aplikasi dalam memprediksi trend yang
akan terjadi dengan menggunakan XMA. Cara penggunaannya sama
persis dengan penggunaan pada SMA.

Gambar dibawah ini adalah penggunaan XMA periode 10 pada grafik


GBPUSD.

Dan sama seperti MA lainnya, XMA pun lebih sering digunakan dengan
menggunakan 2 periode yang berlainan:

50
Page

SMA, WMA, XMA Mana yang Lebih Baik?


Nah ini mungkin pertanyaan terakhir yang tersisa dari pembahasan
Moving Average kita. Manakah diantara varian indikator MA ini yang
paling baik?
Dilihat dari pemberian sinyal bullish atau bearish memang XMA
merupakan indikator yang dapat memberikan sinyal yang lebih dini
dibanding keduanya. Tentu saja demikian karena toh XMA memang
diciptakan untuk mengeleminir kekekurangan varian MA pendahulunya.
Tapi jika pertanyaannya adalah mana yang lebih baik, ini menjadi sangat
relatif bergantung pada si pemakai.
Sebagai panduan, semakin sensitifnya sebuah indikator memang akan
menjadi sangat membantu untuk memprediksi harga. Namun sebaliknya,
semakin sensitif maka akan semakin banyak juga false signal yang
dihasilkan yang artinya bisa saja sinyal yang diberikan ternyata salah atau
tidak berlangsung lama. Itu sebabnya kembali bergantung pada sang
trader.
Jika Anda adalah seorang yang lebih menyukai permainan yang lebih
safe, mungkin SMA menjadi lebih cocok dibandingkan varian lainnya.
Dan sebaliknya bila Anda menyukai permainan yang lebih beresiko (yang
juga berari kemungkinan memperoleh keunutungan akan sama besarnya
dengan resiko yang mungkin terjadi) maka XMA akan lebih baik menurut
Anda karena lebih responsif dan lebih cepat dalam pemberian sinyal. Jika
Anda seorang penganut poros tengah, silakan gunakan WMA. Yang jelas

Page

51

indikator hanyalah sebuah instrumen, kitalah yang menentukan


keputusan berdasarkan petunjuk instrumen tersebut.
Sebenarnya jika dilakukan perhitungan melalui Mean Percentage Absolute
Error (MAPE), maka XMA akan memberikan error yang lebih kecil
dibandingkan yang lainnya. Namun tetap saja bukan berarti XMA adalah
absolut yang terbaik. Saya sengaja tidak mencantumkan perhitungan
dengan MAPE karena memang sangat relatif.

4. Moving Average Convergence Divergence

Versi Metatrader adalah sbb :

52
Page

Anda akan mengetahui mengapa MACD dikatakan mengambil formulasi


yang sama dengan MA. Mari kita lihat asal dari garis-garis diatas (MACD
line, triger line, Histogram, dan centerline) :

MACD line. Secara default fromulasi MACD line adalah : XMA12


XMA26 yaitu selisih dari XMA periode 12 dengan XMA periode 26. Oleh
karena menggunakan XMA, maka sifat-sifat MACD juga akan menyerupai
sifat-sifat XMA yaitu memberikan sinyal yang lebih dini dibanding MA
lainnya.
Triger line. Triger line adalah garis pemicu yang sebenarnya secara
default adalah XMA9.
Centerline. Garis biasa. Merupakan garis nol yaitu membatasi histogram
negatif dengan histogram positif.
Histogram. Formulasi untuk histogram adalah: MACD line Triger
line Digunakan sebagai indikasi overbought/oversold. Akan saya perjelas
nanti.
Pertanyaan lainnya adalah bisakah kita menggunakan XMA periode lain
untuk MACD line dan triger line? Bisa. Tentu saja bisa. Dan jika Anda
sudah cukup mahir Anda dapat bereksplorasi dengan menggunakan
periode yang berlainan.
Mungkin terlintas dipikiran kita mengapa kita harus repot-repot
menggunakan MACD yang padahal hanya pengurangan dari XMA saja.
Tidak demikian kenyataannya. Melalui formulasi sederhana seperti ini

Page

53

ternyata MACD mampu memberikan informasi bukan hanya trend yang


akan terjadi tetapi lebih dari itu.
MACD dapat digunakan untuk mengetahui peralihan momentum yang
dinilai kuat atau pun lemah, juga dapat dipakai untuk mengetahui kondisi
overbought/oversold pada pasar yang dapat memicu peralihan trend.

MACD untuk Perubahan Trend


Ini adalah kegunaan khas dari MA yang digunakan MACD sebagai MACD
line dan triger line. Cara membaca peralihan trend dari Bullish
menuju Bearish dan sebaliknya sama dengan cara kita membaca
peralihan trend pada MA. Garis digunakan untuk membacanya adalah
MACd line dan triger line. Mari kita perhatikan lagi gambar dibawah ini:

Persis seperti aturan pada pembacaan MA, pada MACD berlaku aturan
apabila MACD line memotong triger line dari bawah maka akan terjadi
perubahan trend menuju Bullish trend. Dan berlaku juga sebaliknya
apabila MACD line memotong triger line dari atas, maka akan terjadi
perubahan trend menuju Bearish trend.
Lalu apa pengaruhnya dengan center line? Adakah pengaruh perpotongan
MACD line dan triger line pada perubahan trend? Ada! MACD line dan
triger line yang memotong centerline juga merupakan indikasi perubahan

Page

54

trend. Namun dalam hal ini adalah perubahan trend dalam jangka
panjang.

Mungkin kriteria panjang disini sifatnya agak relatif. Maksudnya


bergantung pada jenis mata uang itu sendiri. Boleh jadi arti panjang bagi
GBP adalah sekitar 3 bulan namun pada EUR dan AUD bisa jadi 2 bulan
misalnya. Jadi bergantung pada mata uang yang kita pilih dan jangan
lupakan juga time scale yang kita pakai.
Overbought dan Oversold pada MACD
Dari formulasi sederhana pada MACD, kita bukan saja dapat menentukan
trend dalam jangka panjang maupun pendek. Ada satu lagi kegunaan
MACD yaitu sebagai indikator overbought dan oversold. Meskipun jarang
digunakan, ada baiknya kita mengetahuinya juga. Mungkin saja Anda
menyukai indikator ini sebagai penentu wilayah overbought dan oversold.
Situasi overbought atau jenuh beli merupakan indikasi bahwa pasar telah
mengalami kejenuhan dalam membeli mata uang yang bersangkutan. Jika
ini terjadi maka diramalkan akan terjadi penurunan harga dalam beberapa
saat kemudian. Begitu juga dengan oversold yang artinya kira-kira jenuh
jual. Jika terjadi oversold maka diramalkan akan terjadi penguatan harga
menuju titik resistance-nya. Perhatikan gambar dibawah:

Page

55

Perhatikan ketika histogram beranjak naik keatas dan berada diatas


centerline (dari nol) maka harga cenderung bergerak naik dan sebaliknya
ketika histogram bergerak turun dan menuju area negatif, harga juga
bergerak turun.
Garis dibawah centerline (area minus) merupakan wilayah yang disebut
oversold area dan diatas centerline (area positif) merupakan wilayah
overbought. Penurunan harga sendiri terjadi pada saat histogram (nah
disinilah kegunaan histogram) meninggalkan area yang bersangkutan.
Berikut ini mari kita ringkaskan kaidah-kaidah yang berlaku pada indikator
MACD:

No.

Kriteria

Definisi

1.

MACD line memotong triger line dari Peralihan trend menuju


bawah
Bullish

2.

MACD line memotong triger line dari Peralihan trend menuju


atas
Bearish

3.

MACD line dan triger line berada


diatas centerline (area positif)

Long Bullish trend

4.

MACD line dan triger line berada


dibawah centerline (area positif)

Long Bearish trend

5.

Histogram positif/negatif

Kondisi overbought /
Oversold

6.

Divergence positif

Harga akan ikut


bergerak naik

7.

Divergence negatif

Harga akan ikut


bergerak turun

Teknik Analisa Indikator Trend


Dalam mempelajari Forex Trading khususnya indicator teknikal, kita
memerlukan indicator untuk mengetahui trend dalam Forex Trading. Ada
beberapa teknik analisa indikator yang dapat di pelajari, dalam
mempergunakan teknik analisa tidak usah semuanya dipergunakan cukup
dua hingga teknik yang digunakan agar tidak pusing nantinya.
Linear Regretion

Page

56

Adalah sebuah data statistik yang memprediksikan harga ke depan dari


data masa lalu, dan biasanya digunakan saat harga mengalami kenaikan
atau penurunan yang signifikan. Dalam sejarah matematika Regresi Linear
dikembangkan pertama kali oleh Gauss yang seorang ahli matematika
pada tahun 1809. Lalu Gilbert Raff menggunakan prinsip ini untuk
bertrading saham pertama kali. Konsep yang dipakai untuk
menghitung inflasi harga kebutuhan harga pokok, ternyata dapat
diterapkan untuk mengukur trend harga berdasarkan grafik. Gilbert Raff
mengatakan bahwa ia menggunakan Regression Channel untuk
menghitung secara akurat pergerakan harga saham, obligasi, reksadana
dan komoditi.
Formula/Rumus dari Linear Regression adalah sbb :

Atau :
x : Periode waktu saat ini.
n : Jumlah periode waktu
Ya, dalam perhitungan sederhana LR tersebut, Raff mengubahnya dalam
bentuk hubungan dengan harga yaitu :
LR = SmoothPrice = MA(PRICE, Z)
Price : Harga saat ini.
Z : MA periode 1
Ket : MA : Moving Average
Fungsi
Regresi Linear merupakan sebuah indikator teknikal untuk mengukur

Page

57

trend berdasarkan metode statistik. Bentuk parabola yang dihasilkan


mirip dengan Moving Average dan metode yang digunakan juga serupa.

Tampak pada contoh gambar di atas, grafik AUDUSD time frame 1 jam.
Sudah ditambahkan juga indikator Linear Regresion. Terlihat memang
mirip dengan MA. Kita dapat mengambil posisi baru saat terlihat LR
menembus harga.
Metode yang digunakan dalam Regresi Linear adalah :
1. Pergerakan indikator menunjukan trend naik (bullish) atau turun
( bearish).
2. Jika menembus harga maka akan terbentuk sebuah trend baru.
Jika trend harga naik atau turun, sudut regresi linear juga akan
memperlihatkan basis naik atau turun juga. Saat harga naik atau turun
kita bisa mengharapkan hasil yang lebih tinggi lagi dari indikator ini.
Regresi Linear adalah sebuah model hubungan antara dua variabel
dengan persamaan linear. Sebagai contoh persamaan berat badan dan
tinggi seorang manusia.
Dengan demikian fungsinya sama dengan Moving Average, tetapi
perhitungannya dengan menggunakan metode statistik. Setiap poin yang
digambarkan indikator regresi linear akan meninggalkan jejak yang
digambarkan secara keseluruhan dalam bentuk kurva. Indikator ini
berguna untuk :
1. Memprediksi harga dimasa depan berdasarkan harga
pada saat ini.

Page

58

2. Menentukan trend harga. Ini mudah diterapkan


dimana saat LR menembus harga dari bawah keatas
maka akan terjadi bullish pattern (trend naik).
3. Penentu Support & Ressistence. Titik-titik yang kami
sebutkan sebagai New Trend pada grafik sebelumnya
tadi adalah dapat digambarkan sebagai titik Suppot
(batas bawah pergerakan harga) dan juga Ressisten
(batas atas pergerakan harga). Dalam Forex Trading kita
dapat mengukur korelasi antara Harga (Y) dan waktu
(X).
Kelebihan
Indikator ini sangat mudah digunakan untuk mengukur trend harga.
Dengan bantuan sebuah garis MA 1 maka kita dapat menyimpulkan
bahwa jika garis LR menembus harga maka akan terbentuk trend baru.
Kekurangan
Sifat indicator ini adalah Lagging atau terlambat artinya jika indicator ini
dipakai sendiri maka kita tidak mengetahui kapan harga akan berhenti
naik atau turun. Sebaiknya Anda menambahkan indicator oscillator seperti
RSI atau Stokastik untuk mengantisipasi hal tersebut.
Zig Zag
Didalam trading forex, Anda bisa menggabungkan indikator zigzag
dengan indikator moving average untuk mendapat profit dalam trading.
Disarankan agar Anda menggunakan metatrader untuk menampilkan
indikator tersebut.
Berikut adalah panduan seting untuk indikator zig zag & moving average.
1. Buka metatrader Anda.
2. Pastikan metatrader Anda sudah aktif & online.
3. Buka timeframe Daily (D1)
4. Untuk setting Zigzag : buka menu insert, indicators, custom, lalu pilih
zig zag.
Karena kita memang mengambil default dari metatrader, maka kita
tinggal klik ok. Jika Anda ingin mengganti warna dan ketebalan garis juga
diperbolehkan, silahkan klik Colors.
Zig Zag menunjukkan tren kinerja masa lalu dan hanya perubahan yang
paling penting. Indikator ini menyaring semua perubahan kurang dari
jumlah tertentu. Zig Zag dapat membantu Anda melihat perubahan
dengan menyorot pembalikan yang paling penting. Dalam segmen

59

terakhir dalam Zig Zag dapat berubah berdasarkan perubahan plot dasar.
Page

Tanpa moving average atau indikator trend lainnya, jangan coba-coba


bertrading hanya dengan zig zag.

5. Untuk setting Moving Average : buka menu insert, indicators, trend, lalu
pilih Moving Average. Pilih period :2, lalu klik Ok.
Ulangi lagi prosesnya, untuk mendapat moving average period 4, bedakan
warnanya dari moving average 2.
Sekali lagi, ulangi prosesnya untuk menampilkan indikator moving
average 30.

Tampak penggabungan indikator zig zag & moving average adalah sbb:

Page

60

Testimoni untuk kedua indikator itu adalah sbb :


Jika Zig Zag sudah menghubungkan ujung harga dari atas ke bawah
ataupun sebaliknya maka terdapat perubahan trend jika moving average
2 sudah crossing / melewati moving average 4. Jika moving average 2
cross moving average 4 dari bawah keatas, dan sudah ada koneksi zig
zag, maka Anda dapat melakukan open Buy.
Sebaliknya jika moving average 2 sudah cross moving average 4 dari atas
ke bawah maka Anda dapat melakukan open Sell, apalagi zig zag sudah
membuat koneksi.
Jika moving average 2 sudah cross moving average 4 dan dalam beberapa
hari kemudian sudah cross moving average 30 maka akan ada trend
kenaikan atau penurunan harga yang cukup besar. Target dalam 1 hari
dengan menggunakan indikator ini adalah 20 - 100 poin. Sebagai indikator
tambahan, gunakan saja Bolinger Bands, Stokastik Oscilator/RSI/MACD.
Ichimoku Kinko Hyo
Ichimoku Kinko Hyo (selanjunya akan disebut Ichimoku saja), berarti grafik
keseimbangan dalam sekilas atau "Equilibrium chart at a glance." Hosada
sendiri berusaha membuat indikator ini semenjak perang dunia ke dua
dengan melibatkan banyak sekali pelajar-pelajar yang disewanya sebagai
pengganti computer yang belum ada pada masa itu.

Meski indikator teknikal ini telah lama ada semenjak tahun awal 70an,
kegunaannya baru sampai dikalangan dunia luas pada akhir tahun
1990an. Sebelum masa tersebut Ichimoku dapat dikatakan sebagai
indikator khusus yang tidak banyak digunakan seperti lazimnya RSI atau
bahkan William %R yang notabene muncul belakangan. Baru setelah
mulai tersebarnya penggunaan PC dikalangan trader barat, Ichimoku
banyak digunakan dan mulai disadari sebagai salah satu indikator teknikal
terkomplet yang pernah ada sekaligus akurasinya yang sangat baik.
Inti dari Ichimoku adalah keberadaan awan (cloud) atau yang biasa
disebut sebagai "Kumo" dalam bahasa Jepang. Dengan adanya Kumo ini,
seorang trader dapat mengetahui dimanakah titik resisten atau support
dari pergerakan harga, seberapa tebal sup/res tersebut bahkan
bagaimana trend yang terjadi.
Komponen lainnya yang menjadi konfirmator kuat tidaknya sebuah sinyal
pergerakan adalah Tenkan Sen, Kijun Sen, dan Chikou Span. Sementara itu

Page

61

kedua garis yang membatasi awan dinamakan sebagai Chikou Span A dan
Chikou Span B. Dalam beberapa charting software lain juga sering disebut
Up Kumo dan Down Kumo
Bentuk dasar Ichimoku
Seperti telah dijelaskan di atas, Ichimoku terdiri dari beberapa garis
dimulai dari Chikou Span hingga Kijun Sen. Perhatikan gambar dibawah
ini:

Gbr 1. Komponen-komponen Ichimoku beserta awan yang dinamakan


Kumo.

Berikut ini adalah rumus dasar dari berbagai garis Ichimoku:


Tenkan Sen : (HIGHEST HIGH + LOWEST LOW)/2 Dengan periode
standar 9.
Kijun Sen : (HIGHEST HIGH + LOWEST LOW)/2 Dengan periode standar
26
Chikou Span : Harga penutupan harga dan digeser ke belakang
sebanyak 26 periode

Page

62

Senkou Span A : (TENKAN SEN + KIJUN SEN)/2 kemudian di majukan


sebanyak 26 periode
Senkou Span B : (HIGHEST HIGH + LOWEST LOW)/2 sebanyak 52 candle
terakhir kemudian dimajukan sebanyak 26 periode
Dari rumus di atas kita dapat menyimpulkan bahwa sebenarnya periode
dasar dari Ichimoku adalah 9, 26 , 52. Hal ini memang lumrah karena
pada dasarnya Ichimoku digunakan menganalisa pergerakan yang
cenderung panjang atau long periode. Belum ditemukan informasi hingga
saat ini bahwa Ichimoku pun dapat digunakan pada time frame yang lebih
pendek seperti layaknya dalam kegiatan day trading atau bahkan
scalping. Namun demikian penggantian periode dasar (9, 26, 52)
memungkinkan dilakukan.

Senkou Span
Seperti telah disebutkan sebelumnya, Ichimoku di desain untuk menjadi
indikator yang komplet dalam memprediksi, menentukan, entry maupun
exit. Untuk itu Ichimoku pada dasarnya tidak membutuhkan indikator lain
untuk digunakan.
Awan pada Ichimoku : Guna adanya awan adalah mengetahui titik resisten
atau support (tidak bisa keduanya ditentukan oleh Ichimoku). Bila sebuah
harga berada di atas awan Senkou, itu berarti bahwa harga sedang
berada dalam trend naik dan awan dibawahnya menjadi area Support dari
pergerakan harga. Sebaliknya bila ternyata harga berada dibawah Awan
Senkou, maka trend sedang dalam pergeakan turun dan awan di atasnya
menjadi area resisten.
Bila ternyata harga berada didalam awan, itu artinya harga sedang
memasuki masa struggling dan trend naik atau turun belum diketahui
atau bisa juga disebut kondisi Sideways.

63
Page

Gbr 2. Harga berada dibawah awan. Trend


Gbr 3. Harga berada didalam awan.
turun.
Sideways.

Gbr 4. Harga berada di atas awan. Trend naik.


Dalam berbagai keadaan, awan (kumo) seringkali berubah-ubah dari sisi
ketebalannya. Dalam hal ini kita perlu memahami konsep Sup/ Res
menurut Hosoda. Sang pembuat beranggapan bahwa support dan
resistance bukanlah sebuah garis semata tetapi cenderung
diidentifikasikan sebagai area. Itu sebabnya area Support dan Resistance
harga menurut Ichimoku bisa bergerak menebal maupun menipis. Saat
awan menebal, maka itu artinya area support/resistance juga menebal.

Page

64

Biasanya ini terjadi pada saat trend sudah mulai melemah dan akan
segera berakhir.
Satu lagi keunikan Ichimoku adalah Kumo ditampilkan hingga ke depan
melewati harga terakhirnya. Dengan demikian para pengguna Ichimoku
dapat meramalkan area Support dan Resistance yang akan terjadi
dikemudian harga bahkan saat harga belum terbentuk. Akibatnya seorang
trader mendapatkan bayangan apa yang mungkin terjadi beberapa candle
ke depan.

Gbr 5. Kumo mampu ditampilkan di depan harga, memungkinkan Kita


mengetahui kisaran Sup/ Res di depan.
Tenkan dan Kijun Sen
Bila dilihat dari bentuk dasarnya maka kita dapat mengetahui bahwa
sebenarnya kedua garis ini baik Tenkan dan Kijun Sen memiliki kegunaan
sama dengan Moving Average periode 9 dan 26. Namun demikian cara
pengeplotannya tidak sama persis dengan MA. Kalau MA diplot dengan
cara menjumlahkan semua titik close pada periode yang disepakati lalu
dirata-ratakan, garis Tenkan dan Kijun Sen di plot hanya dengan membagi
2 antara titik tertinggi dan terrendah dari harga. Hasilnya adalah garis
yang menyerupai Moving Average tetapi memiliki sensitifitas yang lebih
tinggi. Bila Anda belum mengetahui apa itu Moving Average (MA), silakan
baca pada bagian analisa teknikal.

Karena cara pemakaian Tenkan Send an Kijun Sen sama dengan cara
pemakaian MA, maka kedua garis itu berfungsi sebagai Trend indicator
seperti layaknya MA. Bila Tenkan Sen berada di atas Kijun Sen maka

Page

65

dikatakan bahwa harga sedang dalam trend naik dan sebaliknya bila
Tenkan Sen berada di bawah Kijun Sen maka harga sedang berada dalam
kondisi trend turun. Sementara itu perpotongan diantara keduanya adalah
tanda peralihan trend dari naik ke turun atau sebaliknya.
Dengan demikian sejauh ini kita memiliki dua buah konfirmasi trend yaitu
Tenkan Sen/ Kijun Sen dan posisi harga terhadap awan Senkou. Sementara
itu untuk dapat mengetahui titik support dan resistance harga, batasan
awan menjadi konfirmatornya.

Gbr 6. Tenkan Sen berada di bawah Kijun Gbr 7. Tenkan Sen berada di atas
Kijun Sen. Trend naik.
Sen. Trend turun.

Chikou Span
Chikou Span sebenarnya adalah hanyalah harga penutupan yang digeser
ke kiri sejauh 26 periode. Apabila kita mengganti tampilan harga dari
Candlestick menjadi Line Chart maka akan terlihat bahwa Chikou Span
sama persis dengan harga.

66
Page

Gbr 8. Terlihat Chiko Span sama persis dengan Closing Price hanya saja
tertinggal dibelakang.
Chikou Span digunakan untuk memberikan konfirmasi lebih lanjut
bagaimana posisi trend yang sedang terjadi. Bila Chikou Span berada di
atas dari harga, maka dapat dikatakan sebuah trend naik cenderung kuat
dan demikian juga sebaliknya bila Chikou Span berada di bawah dari
harga terakhirnya ini berarti trend turun yang lebih kuat.

Kesimpulan
Dengan banyaknya trend confirmatory yang dimiliki oleh Ichimoku, kita
dapat mengetahui derajat kuat tidaknya sebuah trend. Berikut kami
sarikan berbagai trend yang mungkin terjadi dan bagaimana Ichimoku
mengindikasikannya:

Page

67

Page

68

Gbr 9. Strong Bullish Signal pada area yang di arsir. Harga berada di atas
Kumo, Tenkan Sen berad di atas Kijun Send an Chikou Span berada di atas
harga.

Gbr 10. Medium Bullish Signal pada area yang diarsir. Perbedaan terletak
pada Kijun Sen dan Tenkan Sen yang berada di dalam Kumo.

Gbr 11. Weak Bullish Signal pada area yang diarsir. Kumo berada di atas
harga.
Indikator Alligator
Bill Williams adalah seorang pakar teknikal/chartis yang mengembangkan
konsep ChaosTheory dan efek istimewa yang terjadi di dalam
pasar/market. Bill William berpendapat bahwa salah satu tips sukses
trading Forex adalah mengetahui bagaimana pergerakan harga investasi,
baik forex, komoditi, index, saham, dll secara acak. Apakah Anda
mengetahui secara penuh mengenai teknikal atau Fundamental Analisis ?
Hal itu tidak berpengaruh banyak terhadap tujuan Anda bertrading yaitu
profit dan konsisten. Bill juga mengatakan bahwa banyak trader yang rugi
lebih disebabkan karena mereka mengandalkan tipe analisis yang
berbeda-beda yang tidak mengena pada market saat ini yang bergerak
dinamis non linear.
Lanjutnya, trading adalah sebuah permainan psikologi, harusnya setiap
trader atau investor harus menemukan gaya tradingnya masing-masing.

Page

69

Dengan demikian ada dua(2) aspek sebelum memulai Trading : mengenal


diri sendiri dan memahami struktur pasar dengan benar. Bill Williams
mengatakan bahwa dimensi pasar terdiri dari :

Fractal (phase space)

Momentum (phase energy) - Awesome Oscillator

Acceleration / Deceleration (phase force)

Zone (phase energy / force combination)

Balance Line (strange attractors)

Tips trading dari Bill adalah SEBELUM ada sinyal dimensi pertama "fractal"
muncul, semua sinyal dimensi lain (AO, AC, Zone, BL) belum valid.
Setelah sinyal fractal sudah muncul, maka apabila muncul sinyal dari
dimensi lain, lakukan penambahan trade (add on trades) pada arah sinyal
fractal. Misal, sinyal fractal sudah terbentuk, maka si trader boleh
mengambil atau membuka posisi berdasar sinyal Fractal tersebut. Trader
boleh mengambil posisi berdasar sinyal yang terbentuk oleh indikator
dimensi lainnya.

Preview Alligator
Untuk menampilkan indikator Alligator, Anda dapat klik pada tanda plus
Hijau, kanan no 3 atas. Atau Anda dapat memilih menu Insert, Indicators,
pilih Alligator, atau Insert, Indicators, Bill Williams, Alligator.

70
Page

Parameter default dari Alligator & Why.


Parameter default dari Alligator adalah 13/8/5. Anda juga dapat
menggunakan parameter 8/5/3 sebagai perbandingan. Kami melihat
bahwa parameter 8/5/3 lebih tajam ketimbang 13/8/5.
Berikut adalah rumus dari indikator teknikal : Alligator.
Alligator's Jaw (the blue line) atau Rahang Alligator (yang ditunjukan
oleh garis biru) adalah indikator Simple Moving Average periode 13 pada
nilai midian (High+Low)/2 yang menunjukan prediksi harga sebanyak 8
batang di masa depan.
Alligator's Teeth (the red line) atau gigi Alligator (yang ditunjukan
oleh garis merah) adalah indikator Simple Moving Average periode 8 pada
nilai midian (High+Low)/2 yang menunjukan prediksi harga sebanyak 5
batang di masa depan.
Alligator's Lips (the green line) atau bibir Alligator (yang ditunjukan
oleh garis merah) adalah indikator Simple Moving Average periode 5 pada
nilai midian (High+Low)/2 yang menunjukan prediksi harga sebanyak 2
batang di masa depan.

Page

71

Penggunaan indikator Alligator adalah untuk menentukan Trend bergerak


Naik atau Turun. Sesuai dengan penjelasan Rahang, Gigi dan Bibir
berurutan dan mengarah ke atas tanpa ada yang bersilangan maka Trend
Naik, begitu pula sebaliknya. Intinya trend jangka pendek (periode 5)
searah dengan trend jangka menengah (periode 8) dan juga searah
dengan trend jangka panjang (periode 13).
Jadi sekali lagi garis masing-masing trend harus berurutan dan tidak
bersilangan, sehingga membentuk seperti mulut buaya, entah ke atas
(uptrend) atau ke bawah (downtrend).

Perbandingan Alligator dengan Moving Average


Secara umum pergerakan Alligator sama dengan pergerakan Moving
Average. Berikut kami tampilkan Moving Average periode 10 & 20.

Penjelasan tentang Moving Average dapat Anda jumpai pada link ini :

72
Page

Alligator dengan Stokastic Oscillator


Alligator dapat dikombinasikan dengan Stokastic Oscillator. Fungsinya
adalah kita dapat mengetahui sampai sejauh mana harga bergerak.

Rate of Change and Momentum


Perbedaan ROC dengan Momentum hanya pada cara penghitungannya.
Kalau pada ROC perhitungan dilakukan dengan membandingkan harga
sekarang dengan harga pada periode yang lalu, pada momentum
perhitungan dilakukan dari selisih harga sekarang dengan harga pada
periode lalu.
Secara matematis ROC dan Momentum ditulis sebagai berikut:

73
Page

X = Closing price sekarang


Y = Closing price waktu yang lalu sesuai periode yang ditentukan
Nah, hampir sama bukan? Yang satu di bagi yang satu dikurangi. Hasilnya
terlihat pada gambar dibawah ini. Sama persis pattern yang terbentuk,
hanya saja nilainya tentu saja berbeda.

Jadi, apakah kegunaan kedua indikator ini akan sama persis satu sama
lainnya? Benar sama. Mungkin nilainya saja yang berbeda sehingga
batasannya akan berbeda untuk overbought / oversold. Namun dalam
penafsirannya adalah sama dan kembali pada Anda mana yang lebih
Anda sukai. Jika Anda menyukai dalam bentuk persentase, gunakan ROC
dan sebaliknya bila yang diinginkan adalah bentuk nol koma sekiansekian, gunakan momentum.
Supaya Anda semakin jelas saya berikan contoh perhitungannya. Pada
contoh ini, periode yang saya pakai adalah 10.

Closing
Price

ROC

1.7632

1.7598

1.7604

1.7635

1.7698

1.7701

1.7712

1.7765

1.7750

10 1.7732

11 1.7725

= (1.7725/1.7632) x 100 =
100,52745

= 1.7725 1.7632 =
0,0093

12 1.7724

100,71599

0,0126

13 1.7736

100,74983

0,0132

14 1.7798

100,924298

0,0163

15 1.7780

100,463329

0,0082

Page

74

No

Momentum
-

Sudah semakin jelas? Harus itu!!


Mungkin bagi Anda yang sudah sering bermain dengan saham atau
menggunakan source lain agak bingung dengan rumus yang saya
kemukakan diatas karena beberapa buku atau web menyebutkan rumus
ROC (misal dengan periode 10) tidak demikian namun seperti ini :

ROC = 100 * (Today's close - Close 10 periods ago) / (Close 10 periods


ago)
Beberapa situs web luar memang menyebutkan rumus diatas dengan
ROC, namun sebenarnya itu adalah P ROC yaitu Price Rate of Change.

Page

75

Pada P ROC perbandingan bukan saja diambil dengan pembagian harga


sekarang dengan harga periode lalu namun lebih menyerupai rumus
efisiensi yaitu penutupan harga sekarang dikurangi periode lalu baru
dibagi dengan harga periode lalunya dan dikalikan 100. Cara ini sah-sah
saja dan mana yang Anda sukai silakan gunakan. Yang jelas mohon maaf
jika tidak saya tampilkan P ROC disini karena memang chart untuk itu
tidak tersedia pada www.netdania.com dan lagi pula memiliki penafsiran
yang sama dengan momentum atau ROC yang akan saya terangkan
berikut.
Untuk memudahkan penjelasan, akan saya terangkan penggunaan
indikator Momentum. Mengenai ROC, akan sama dalam penggunaannya
dengan momentum, begitu juga dengan peraturan-peraturan yang
berlaku.

Using the Momentum


Pernah belajar Fisika waktu SMP atau SMA dulu? Jika pernah, pasti kita
pernah diberikan materi mengenai hukum Newton. Salah satu hukum
tersebut membahas mengenai inersia benda-benda yang bergerak.

Maksudnya begini, jika sebuah benda yang sedang bergerak oleh karena
sebuah gaya dikenakan padanya, maka setelah gaya pendorong tersebut
tidak lagi dikenakan pada benda tersebut, benda tidak langsung berhenti
tetapi kecepatannta akan berkurang secara perlahan-lahan sampai
berhenti sama sekali. Ini terjadi karena adanya sifat inersia pada benda
tersebut.
Inersia sendiri didefinisikan sebagai keberadaan sebuah benda untuk
tetap mempertahankan posisi dirinya terhadap titik acuan tertentu. Bila
benda tersebut bergerak maka dia akan terus bergerak jika tidak ada
gaya yang menghambatnya (dibumi gaya penghambatnya adalah gaya
gesek). Besarnya berbanding lurus dengan konstanta dan massa benda
dan dikalikan dengan kuadrat jari-jarinya.
Ok, kita tidak berlama-lama dengan fisika. Kita sedang berusaha mencari
uang disini, bukan sedang sekolah. Namun, demikianlah yang terjadi pada
pergerakan sebuah harga. Jika gaya pendorong harga untuk naik/turun

Page

76

sudah berkurang atau bahkan tidak ada lagi, maka trend tidak begitu saja
berhenti dan segera berbalik, namun akan berkurang perlahan-lahan
sampai akhirnya baru berhenti total karena gaya inersia-nya (tentu saja
bukan inersia betulan karena ini harga bukan benda yang punya jarijari!!).
ROC dan momentum digunakan untuk mengukur laju pergerakan ini. Jika
sebuah trend akan segera berakhir maka momentum pergerakan akan
berkurang sampai akhirnya menembus centerline-nya yang menandakan
trend sudah berlalu dan digantikan dengan trend yang baru.
Salah satu kelebihan pada kedua indikator ini adalah kemampuannya
untuk melihat apa yang kemungkinan terjadi didepan karena dapat
memberikan sinyal yang lebih dahulu akan pengurangan momentum yang
akan diikuti oleh berakhirnya trend dan perubahan arah. Namun demikian,
sama seperti RSI yang memiliki kelebihan dengan kesensitifannya, maka
kedua indikator ini pun memiliki kelemahan sehingga tidak boleh
digunakan sebagai indikator utama untuk penentuan buy/sell. ROC dan
momentum lebih baik digunakan sebagai approval dari indikator lainnya
guna menguatkan hasil analisa kita mengenai apa yang akan segera
terjadi.
Kegunaan lain dari kedua indikator ini adalah untuk mengetahui kondisi
overbought /oversold yang berarti akan segera terjadi perubahan arah
harga. Harap diingat selalu perubahan arah harga tidak akan terjadi
sampai indikator meninggalkan area overbought/ oversell yang kita buat.
Dan kembali jangan dilupakan bahwa batasan overbought/ oversold disini
nilainya dapat saja berbeda antara pair satu dengan pair lainnya bahkan
sebuah pair pun dapat bebeda dari waktu ke waktu dalam area ini.
Singkatnya apabila batasan overbought /oversold yang kita buat sudah
seringkali menimbulkan false signal, itu saatnya kita menentukan batasan
yang baru.
Perhatikan gambar dibawah ini:

77
Page

Untuk batasan kali ini saya memakai -0.0004 untuk batasan oversold dan
0.0005 untuk batasan overbought. Silakan bereksperiman untuk
menentukan batasan-batasan lainnya.
Lalu apakah gunanya centerline pada indikator ini? Kegunaan centerline
pada momentum sebenarnya sama dengan garis 50 pada RSI. Hanya saja
terus terang dibandingkan RSI yang cukup valid, penembusan garis
momentum terhadap centerline seringkali menimbulkan false signal. Itu
sebabnya jarang sekali centerline ini dipakai. Namun tidak ada salahnya
jika mau Anda coba.

4.Cara Menghitung Titik Support dan Resistance


Sebelum Anda ambil posisi wajib bagi Anda untuk mengetahui
dimanakan titik Support dan Ressistance pergerakan harga, kita dapat
mengetahui apabila harga sedang bergerak naik maka sampai dimanakah
trend kenaikan berlangsung dan kemudian berbalik arah. Demikian juga
kebalikannya bila harga bergerak turun.

78

Menentukan Support dan Ressistance


Page

Ada 3 (tiga) cara menentukan Support & Resistance yaitu :


1. Titik tertinggi dan terendah dalam suatu periode.
Nah ini adalah cara yang paling sederhana. Ada juga yang menyebutnya
sebagai metode klasik berhubung cara menentukannya cukup dengan
menarik garis horizontal secara manual semata-mata.
Tapi jangan anggap sepele metode klasik ini karena bahkan hingga hari ini
metode menarik garis manual seperti ini masih banyak digunakan oleh
analis teknikal kawakan.
Lantas, bagaimana caranya?
Hal pertama yang perlu Anda pahami dengan menggunakan cara klasik
seperti ini adalah Anda harus mengetahui history pergerakan tertinggi
dan terrendah dari pasangan mata uang yang sedang Anda analisis pada
periode waktu tertentu. Periode yang dipilih haruslah tidak boleh terlalu
panjang supaya rentang support dan ressistance jangan terlalu besar
namun juga tidak boleh terlalu pendek sehingga menyulitkan kita
menentukan kapan harus mengambil posisi berhubung jarak antara SupRes yang terlalu pendek.
Nah begini contohnya: misal GBPUSD pada Time Frame 1 jam mempunyai
titik tertinggi di 1.9750 dan terendah di 1.9670. Maka Resisten GBPUSD
untuk 1 jam adalah 1.9750 dan Support di 1.9670. Mudah bukan?
Sekarang mari perhatikan gambar berikut ini:

79
Page

Ya, ya, memang gambarnya kecil sekali sehingga angka-angkanya tidak


kelihatan. Ini adalah grafik GBPUSD dengan TF 4 Jam. Pada saat gambar
ini diambil, GBPUSD sedang berada di 1.9699 dan seperti telah Anda lihat
pada gambar, kita memiliki beberapa history harga tertinggi dan
terrendah. Dengan demikian pada titik-titik inilah kita menarik garis
secara manual (garis biru dan merah) sebagai batas titik support dan
resistance.

2. Simple Moving Average Periode Besar


Apakah Anda tahu indikator Moving Average? Indikator ini biasanya
digunakan untuk memprediksi trend pergerakan harga. Namun apabila
Anda mengeplotnya dalam periode yang lebih besar maka MA dapat
berguna sebagai garis Support atau Resistance harga. Dan kelebihannya
dibandingkan dengan metode klasik seperti contoh sebelumnya adalah
garis support atau resistance ini bersifat dinamis mengikuti pergerakan
harga. Menarik bukan?
Mari kita lihat MA periode 100. Garis yang ditunjukan oleh MA 100 adalah
Resistance untuk GBPUSD pada sebuah Time Frame.

80
Page

Terlihat Resistance dari GBPUSD pada Time Frame 1 jam adalah pada
1.9883 sesuai dengan garis Moving Average yang terakhirnya. Namun
sayangnya metode ini tidak dapat menentukan garis Support dan
Resistance, hanya dapat salah satunya saja entahkah Supportnya atau
Resistancenya saja. Dalam contoh kita kali ini kita dapat mengetahui titik
resistance dari harga namun tidak supportnya. Anda harus menggunakan
metode lain untuk mencari support.

3. Fibonacci Retracement.
Fibonacci Retracement merupakan salah satu cabang dari analisa
teknikal dengan menggunakan deret Fibonacci. Hampir semua varian dari
Fibonacci Analysis memang bertujuan untuk mengetahui titik Support dan
Resistance dari pergerakan harga. Kali ini kita hanya akan membahas
varian pertama sekaligus yang paling dasar dari Fibonacci yaitu Fibonacci
Retracement. Fibonacci Retracement yang digunakan dapat berupa harga
High Close atau harga pada titik Close. Perhatikan gambar berikut ini:

81
Page

Informasi dari Gambar 2 adalah :


S1

: 1.9650

R1

: 1.9935

R2

: 2.0023

R3

: 2.0111

R4

: 2.0397

Titik 1.9650 dapat disebut juga titik psikologis. Harga mengalami


pergerakan karena ditentukan oleh Demand dan Supply (Permintaan dan
Penawaran). O ya, omong-omong saya akan berikan sedikit petunjuk
tentang situasi harga GBPUSD pada tanggal 8 April 2008 yang lalu. Pasar
memang terlalu sensitif terhadap mata uang GBP karena BoE (Bank of
England) secara diplomatis berbicara kepada publik bahwa mereka akan
memangkas suku bunga lokal. Alhasil banyak pelaku "Profit Taking"
menjual mata uang GBP. Kondisi tersebut terkait dengan hukum DemandSupply yaitu saat penawaran banyak dan permintaan tetap maka mata
uang akan melemah dikarenakan banyaknya supply yang beredar di
pasar.

Page

82

Memang harga mulai turun. Dan saya pun merasakan gurihnya


mengambil posisi Sell GBPUSD di 1.9885 pada 8 April 08 malam dan Close
posisi di 1.9869 pada tanggal 9 April pagi. Yah cukuplah 16 poin buat satu
hari. Hehehe. Daripada harga koreksi keatas, lebih baik ambil rezeki yang
ada. Sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit.
Ok, kemungkinan terbesar banyak yang mengambil posisi Sell GBPUSD
pada saat malam hingga pagi hari. Tapi biasanya para trader juga
mengantisipasi berakhirnya trend dengan mengambil sebuah titik support
tertentu. Pada titik itu mereka tidak lagi melakukan aksi Sell tapi
sebaliknya mereka akan melakukan aksi profit taking dengan membeli
mata uang yang telah mereka jual sebelumnya. Nah jikalau semua orang
melakukan hal demikian secara otomatis penawaran berkurang dan
penurunan mata uang mulai kehilangan tenaganya. Akibatnya, harga
kembali bergerak naik.
Dalam kondisi tertentu, titik support dan resistance dapat ditembus oleh
pergerakan harga. Memang sulit untuk menembus dinding-dinding
Support dan Resistance yang telah terbentuk. Saat penjual menang dan
pembeli sedikit, tentu saja harga dapat kembali terus turun meskipun
sudah mencapai titik supportnya. Ketika harga menembus titik support
dan resistance maka akan terbentuk titik support dan resistance yang
baru. Titik support yang tertembus akan menjadi titik ressistance dan
setelah itu akan terbentuk titik support terbaru.
Saya perkenalkan Anda pada sebuah istilah yang bernama Pivot Poin.
Pivot Poin adalah sebuah titik dimana pergerakan harga tak akan bergerak
jauh dari titik tersebut.

4. Dengan Metode Pivot Points


Metode terakhir sekaligus menjadi PR untuk Anda coba sendiri adalah
dengan menggunakan sederetan rumus sebagai penentu titik support dan
resistence dari harga. Rumus-rumus ini biasa disebut sebagai Pivot Points.
Cara menghitung Pivot points
Pivot levels diturunkan dari harga High, Low, Close di hari sebelumnya.
Pivot points terdiri dari 5 levels:
R2 - Resistance kedua
R1 - Resistance pertama
PP - Pivot Point

83

S2 - Support kedua

Page

S1 - Support pertama

Juga ada level tambahan seperti R3, S3, dan mid-points.


Contoh, data O, H, L, C dari GBPUSD dengan periode D1
Open 1,9690
High 1,9725
Low 1,9640
Close 1,9680
PP = (O + H + L + C)/ 4
PP = (1.9690+1.9725+1.9640+1.9680)/4 = 1.9684
Sup 1 = (2 x P) - H = (2 x 1.9684) - 1.9725 = 1.9643
Sup 2 = P - (H - L) = 1.9684 - (1.9725 - 1.9640) = 1.9599
Res 1 = (2 x P) - L = (2 x 1.9684) - 1.9640 = 1.9728
Res 2 = P + (H - L) = 1.9684 + (1,9725 - 1,9640) = 1.9769

Setelah Pivot terpasang, yang harus dicatat:


1. Jika market open diatas Pivot maka diperkirakan market bullish, jika
merket open dibawah Pivot diperkirakan market bearish. Dan seberapa
jauh harga open dari PP, atau jika open dibawah S1 atau diatas R1.
2. Jika open dibawah S1 atau diatas R1, maka diperkirakan harga akan
mencoba koreksi terlebih dahulu sebelum bergerak searah dengan trend.
Nah ada banyak cara bukan? Silakan Anda mencobanya untuk
mengetahui mana yang lebih cocok bagi diri Anda sendiri. Apabila
ditanyakan metode yang mana yang terbaik, maka tidak ada yang lebih
baik dari yang lainnya. Setiap metode telah digunakan dan dilahirkan oleh
para trader-trader diseluruh dunia dan memiliki kelebihan dan
kekurangannya masing-masing.
Determining Support-Resistance with Simple Line

Page

84

Seperti yang telah kita pelajari bersama bahwa suatu trend (baik naik
maupun turun) memiliki titik balik. Andaikan sebuah pergerakan harga
dalam keadaan trend naik kemudian berganti menjadi trend turun, maka
titik balik dari trend naik ke trend turun inilah yang disebut batas
RESISTANCE. Sebaliknya titik dimana terjadi perubahan dari trend turun
menjadi trend naik disebut batas SUPPORT.
Bagaimana cara menentukan batas support/resistance dengan simple
line?
Cara ini merupakan cara yang paling sederhana dalam menentukan batas
support dan resistance. Tanpa menggunakan rumus, hitung-hitungan,
Anda dapat mengaplikasikan cara ini. Walaupun sederhana bukan berarti
tingkat kegunaannya juga berkurang. Bahkan simple line dapat dikatakan
THE EASIEST METHOD BUT EXTREMELY POWERFUL.
Untuk dapat menentukan batas support dan resistance dengan metode
simple line sangatlah mudah. (Untuk batas resistance) Anda cukup
melihat harga tertinggi dalam suatu periode lalu menarik garis lurus
seperti garis hijau pada gambar di bawah. Garis ini akan memberikan
indikasi kepada Anda agar Anda dapat mempunyai prediksi harga untuk
hal ini. Seperti gambar di bawah, harga-harga tertinggi dalam periode
tertentu inilah yang disebut batas resistance. Demikian juga dengan batas
support, Anda cukup melihat batas-batas terendah dalam periode tertentu
kemudian Anda tarik garis(lihat garis merah pada gambar di bawah)

85
Page

Gambar 1 Tampilan Ilustrasi Sup/Res Tunggal


Apa Fungsinya Bagi Anda?
Nah saudara, sesuai dengan pengertian di atas, para trader menggunakan
batas
support dan resistance untuk memprediksi pergerakan harga. Dengan
kata lain, apabila harga sudah mendekati batas support dan
resistancenya, Anda perlu waspada karena akan sangat mungkin trend
harga berbalik arah. Namun, tidak selamanya juga terjadi demikian.
Pergerakan harga menembus juga dapat menembus batas resistance, dan
terus melanjutkan pergerakannya, tanpa berbalik arah. Bila hal ini terjadi
maka batas resistance yang ditembus tadi otomatis menjadi batas
support. Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan gambar berikut:

86
Page

Gambar 2 Tampilan Multi Sup/Res


Harga GBP/USD pada saat chart ini diambil adalah 1.9857. Lihat gambar
di atas. Apabila harga kemudian hari menembus batas support 1 (garis
yang berwarna merah). Maka batas Support 1 tersebut akan berubah
fungsi menjadi Batas Resistance 1 dan Batas Support 2 menjadi Batas
Support 1. Demikian juga halnya apabila harga menembus batas
resistance

Kesimpulan:
Untuk mempergunakan analisa teknikal ini gunakan metode yang
menurut Anda mudah dan cocok dengan Anda, jangan memaksakan dan
menggunakan banyak metode dalam bertrading. Pada akhirnya akan
membuat Anda pusing sendiri. Pakailah metode yang bena-benar Anda
pahami dan sekali lagi cocok dengan Anda. Sebelum bertrading analisa
segala sesuatunya, muali dari trend, berita fundamental yang akan dirilis,
berita politik, dan ekonomi ( lihat di: www.bloomberg.com ), berikut data
index DJI serta harga minyak mentah dan emas karena hal ini
berpengaruh pada pergerakan mata uang.

87
Page

Tentang Penulis:

AR. Rahadian dilahirkan di sebuah kota kecil yang


berdekatan dengan Ibukota Indonesia, tepatnya di
kota hujan Bogor. Semasa kecil hingga kelas satu
SMA di habiskan di kota Bogor. Pada saat sering
terjadi tawuran antar pelajar yang memakan korban
jiwa, AR. Rahadian di bawa oleh orangtuanya ke kota kecil Ciamis, sebelas
selatan kota Bandung. Kota yang kecil tetapi sangat asri, sebuah kota
yang saat itu sangat sulit menemukan keramaian sebuah kota. Jangankan
keramaian, kendaraan antar kota pun hanya beroperasi siang hingga sore
hari iu pun masih jarang dan kebanyakan menggunakan kendaraan ojeg.
Tetapi di kota Ciamis AR. Rahadian menemukan dinamika kehidupan yang
membawa perubahan pada pola berpikir.
Selepas itu AR. Rahadian hijrah ke ibukota provinsi Jawa Barat, Bandung
untuk menuntut ilmu di sebuah perguruan tinggi swasta. Di Bandung, AR.
Rahadian menemukan banyak pengetahuan di bidang usaha, diantaranya,
berkat bergaul dengan penggembala ternak itik ia mendapatkan
pengetahuan tentang ternak itik, pertemuannya dengan buruh tani yang
membawanya pengetahuan tentang kelola pertanian, dengan sopir angkot
yang memiliki keahlian montir menambah pengetahuan akan bidang
angkutan, servis dan sparepart dan beberapa hal lainnya.
Buku ini didedikasikan untuk sesama yang memiliki hasrat berbinis forex
online, buku yang sederhana sengaja di buat agar menambah wawasan
bagi yang hendak membuka usaha. Agar kegagalan yang pernah dilalui
oleh penulis tidak terjadi pada pemula yang baru memulai.
AR. Rahadian kini tinggal bersama istri terkasih yang banyak memberikan
support luarbiasa dan sepenuh kasih menyokong. Dan seorang anak yang
kini sedang menimba ilmu di bidang visual grafis yang memiliki cita-cita
menjadi seorang animator sesuai hobinya menggambar animasi.
Terimaksih kepada pembaca yang sudi meluangkan waktu membaca buku
sederhana ini, semoga buku ini bermanfaat.

Salam Hangat

AR. Rahadian

88
Page

Daftar Website:
www.belajarforex.com
www.forexfactory.com
www.blomberg.com
www.reuter.com
www.seputarforex.com
www.ageamarketiva.com