Anda di halaman 1dari 3

Gout Arthritis

Nomor
SKDI 4

Muskuloskeletal dan Rheumatologi Christian Adiputra


Definisi Singkat
sedikit
peningkatan
pada
Gout adalah suatu kumpulan
konsentrasi
serum
akibat
gejala yang timbul akibat adanya
peningkatan drastis sekresi asam
deposisi Kristal monosodium urat
urat. Hiperurisemia dapat timbul
pada
jaringan
atau
akibat
karena
penurunan
eksresi,
supersaturasi asam urat di dalam
peningkatan
produksi
atau
cairan ekstra seluler. Istilah tersebut
kombinasi keduanya.
perlu
dibedakan
dengan
Serangan gout tidak hanya karena
hiperurisemia, yaitu peninggian
kadar asam urat yang terlalu tinggi,
kadar urat serum lebih dari 7.0
namun juga terjadi saat penurunan
mg/dL pada laki-laki dan 6.0 mg/dL
kadar asam urat, misalnya pada
pada perempuan
penggunaan alupurinol. Pelepasan
Disebut gout apabila serangan
Kristal
monosodium
urat
dari
inflamasi terjadi pada articular atau
depositnya di dalam tofus akan
periartikular seperti bursa dan
memicu inflamasi yang berujung
tendon. Tingginya kadar asam urat
pada nyeri hebat.
serum juga dapat menyebabkan
Manifestasi Klinis
kelainan pada ginjal, deposisi pada
Terdapat 4 stadium :
jaringan lainnya serta berkaitan
1. Artritis gout akut
dengan kejadian dan mortalitas
Serangan
pertama,
kardiovaskular
peradangan
monoartikuler
Etiologi dan Faktor Risiko
(unilateral = MTP 1) yg timbul
1. Genetic
mendadak dengan eritema,
2. Lingkungan
:
obesitas,
nyeri hebat, dan peningkatan
konsumsi alcohol, psoriasis,
suhu di sekitar sendi.
gagal ginjal kronis, gangguan
2. Interkritikal
hematologi,
hipertensi,
Asimptomatik,
tidak
ada
keganasan,
riwayat
tanda radang, namun pada
transplatasi organ.
aspirasi
sendi
ditemukan
Epidemiologi
Kristal
monosodium
urat.
Prevalensi gout di AS sekitar 13,6
Periode ini dapat berlangsung
kasus / 1000 laki-laki dan 6,4%
beberapa
bulan
sampai
kasus
/1000
perempuan.
beberapa tahun.
Peningkatan insidens gout dikaitkan
3. Artritis gout kronik
dengan perubahan pola diet dan
Timbul serangan gout akut
gaya hidup, peningkatan kasus obes
berulang, tidak ada gejala di
dan sindrom metabolic.
antara dua fase serangan
Patofisiologi dan Patogenesis
akut. Interval serangan akut
Singkat
makin
lama
makin
Saturasi asam urat di tubuh terjadi
memendek, ;ama serangan
pada konsentrasi 6,4-6,8 mg/dL
makin
lama
makin
pada kondisi tertentu, dengan batas
memanjang
serta
jumlah
maksimal kelarutan adalah 7 mg/dL.
sendi yang terserang makin
Sekresi
asam urat
berkorelasi
banyak.
dengan
konsentrasinya
karena
4. Artritis gout kronik bertofus

Serangan poliartikuler dan


ditemukan
tofus
(deposit
Kristal natrium urat pada
jaringan) pada sendi yang
terserang.
Anamnesis
Nyeri sendi biasanya nyeri 1
sendi di lokasi MTP 1
Apakah ada bengkak ?
Sudah berapa lama ? sakit
gak ?
Kalau di pegang sendinya
apakah terasa hangat ?
Ada kaku dipagi hari ? kalau
ada berapa lama ?
Apakah suka makan jeroan,
tahu, tempe ?
Apakah sedang
mengkonsumsi alcohol ?
Merokok gak ?
Apakah menggunakan obat
diuretik (yang bikin cepet
berkemih )?
Apakah sedang
mengkonsumsi obat OAINS?
RPD
RPK
Riwayat social ekonomi
Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan musculoskeletal
lengkap (LOOK, FEEL, MOVE)
sesuai dengan lokasi nyerinya
sendi
Pemeriksaan Penunjang
Aspirasi cairan sendi
(ditemukan Kristal
monosodium urat )
Foto radiologi ( tofus )
Darah lengkap
Asam urat darah
Kriteria Diagnostik

Ditemukan 6 dari 12 fenomena


klinis,
laboratorium
maupun
radiologi :
1. > 1 serangan artritis akut
2. Inflamasi maksimal dalam
satu hari
3. Serangan
artritis
monoartikular
4. Kemerahan pada sendi
5. Pembengkakan atau nyeri
yang timbul pada sendi MTP 1
6. Serangan
unilateral
yang
melibatkan sendi tarsal
7. Hiperurisemia
8. Massa yang dicurigai tofus
9. Hiperurisemia
10.-----------------------------------------P
embengkakan asimetris pada
sendi yang dibuktikan melalui
pemeriksaan X-ray
11.-----------------------------------------K
ista subkortikal tanpa erosi
yang
terlihat
melalui
pemeriksaan X-ray
12.-----------------------------------------K
ultur
negative
mikroorganisme dari cairan
sendi saat terjadi inflamasi
sendi
Diagnosis Banding
Artropati Kristal
Monoartropati akut
OA
RA
Protokol dan Algoritma
Tatalaksana
1. Mencegah
serangan
akut,
mencegah
berulangnya
serangan artritism mengatasi
komplikasi
sebagai
akibat
deposisi Kristal monosodium
urat di sendi/ginjal/jaringan
lain, serta mengatai kondisi
yang terkait gout seperti
obes,
hipertrigliserid,
hipertensi.

2. Menjaga kadar asam urat agar


selalu dalam batas normal.
Medikamentosa
Kolkisin PO 0,5-0,6 mg setiap
2 jam (Urikosuric agents)
Prednison (kortikosteroid)
Alupurinol (urikosuric agents)
R/ Kolkisin tab 0,5 mg no XXI
S3 dd tab 1
---------------------------------------(sign)
R/ Prednison tab 50 mg no X
S1 dd tab 1
---------------------------------------(sign)
R/ Alupurinol tab 100 mg no X
S1 dd tab 1
---------------------------------------(sign)
Non-medikamentosa

Penurunan berat badan


hingga BB ideal
Pengaturan diet rendah purin
Mengistirahatkan sendi yang
terkena
Menghindari
obat-obatan
yang
mengakibatkan
terjadinya hiperurisemi (tiazid,
salisilat
dosis
rendah,
siklosporin, niasin, etambutol)

Edukasi
1. Turunkan berat badan jika
obes
2. Hindari makan tempe, tahu,
jeroan, brokoli, kol, kacangkacangan, emping (yang
mengandung purin)
3. Sendi yang sakit
diistirahatkan, jangan banyak
di gerakkan.