Anda di halaman 1dari 22

SISTEM UTILITAS I

AIR BERSIH DAN AIR KOTOR

KELOMPOK 10 :

JURUSAN ARSITEKTUR
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS TADULAKO
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat HidayahNya sehingga
kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat
sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun
pedoman bagi pembaca dalam memahami mata kuliah sistem utilitas dengan materi Sistem Air
Bersih Dan Sistem Air Kotor.
Harapan kami semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para
pembaca, sehingga kami dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya
dapat lebih baik.
Makalah ini kami akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang kami miliki sangat kurang.
Oleh kerena itu kami harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang
bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.

Palu, Oktober 2015

Penyusun

DAFTAR ISI

BAB I
PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang
Air merupakan kebutuhan pokok yang diperlukan oleh manusia. Manusia
memerlukan air untuk segala aktifitas yang dilakukan. Mulai dari hal kecil
sampai hal yang besar. Air dapat dibedakan menjadi dua yaitu air bersih dan
air kotor. Air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari
dan akan menjadi air minum setelah dimasak. Air buangan atau air kotor
adalah air bekas pakai yang dibuang. Kebutuhan air bersih di kalangan
masyarakat semakin meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk dan
pembangunan. Penggunaan air bersih pasti menghasilkan air kotor. Oleh
karena itu sebagai bahan pembelajaran kami mengambil sampel perumahan
BTN Lasoani sebagai acuan penelitian tentang sistem air bersih dan sistem
air kotor.

1.2Rumusan masalah
Bagaimana sistem air bersih di Perumahan BTN Lasoani
Bagaimana Sistem air Kotor di Perumahan BTN Lasoani
1.3 Tujuan
Mengetahui sistem air bersih di Perumahan BTN Lasoani
Mengetahui Sistem Air Kotor di Perumahan BTN Lasoani

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Air Bersih


Air bersih adalah salah satu jenis sumberdaya berbasis air yang bermutu
baik dan biasa dimanfaatkan oleh manusia untuk dikonsumsi atau dalam
melakukan aktivitas mereka sehari-hari termasuk diantaranya adalah sanitasi.

BAB IV
GAMBARAN UMUM

Lokasi : BTN. Lasoani


Developer : PT. Intim Anugrah Perdana

BTN Lasoani adalah sebuah perumahan yang terletak di sebelah timur


kota palu, tepatnya berada dalam kecamatan mantikulore. Telah ada sejak
1997 dengan system distribusi air berasal dari sungai kawatuna dan
sumur dalam. Perhitungan kepala keluarga berkisar 600 KK.
Jika sebelumnya PDAM donggala menyediakan fasilitas air bersih berupa
pengolahan system air bersih, karena keadaan air sungai yang tidak
menentu dan mengikuti keadaan musim maka sumber air di area GROUND
RESERVOIR di tambah dengan sumber air tanah yaitu 2 unit sumur artesis.
Ketiga sumber tersebut tidak hanya mengaliri sepenuhnya area
perumahan tetapi juga untuk perumahan di sekitarnya. Pengairan sampai
di jln. Garuda dan jln. Veteran.

BAB V
IDENTIFIKASI SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DAN SISTEM PENGALIRAN AIR
KOTOR

Sumber air yang digunakan untuk mendistribusikan air ke perumahan adalah


PDAM dengam sumber air berasal dari :

Sungai kawatuna
2 sumur pompa

System distribusi air yang digunakan pada perumahan ini adalah system
kontinu. Dengan system pengaliran system pengaliran gravitasi. System
ini digunakan apabila elevasi sumber air mempunyai perbedaan cukup
besar dengan daerah pelayanan, sehingga tekanan yang diperlukan dapat

dipertahankan. Cara ini dianggap cukup ekonomis. Karena hanya


memanfaatkan beda ketinggian lokasi.

System

penyediaan air bersih pada btn lasoani menggunakan system komunitas.


System jaringan yang digunakan adalah system cabang atau Branch.
Fasilitas penyediaan air minum adalah fasilitas perpipaan dengan
sambungan langsung, pipa dank ran disediakan hingga ke bagian dalam
rumah/bangunan. Perpipaan yang ada di BTN Lasoani tersedia dari ground
reservoir dengan dimensi 6 inci, turun ke jalan diameternya 4 inci, lalu
diameter pipa yang masuk ke area perumahan adalah 3 inci lanjut
distribusi ke blok-blok perumahan dengan diameter 2 inci. Untuk setiap
rumah memiliki akses pipa dengan diameter inci.

Pipa

yang digunakan
sebelum
adanya
pembangunan lanjutan adalah pipa PVC. Tetapi setelah adanya pembangunan
lanjutan pipa yang digunakan adalah pipa HDPE (High Density Polyethylene)
adalah pipa yang terbuat dengan bahan polyethylene dengan kepadatan tinggi

sehingga jenis pipa yang dihasilkan dapat menahan gaya tekan yang lebih tinggi,
kuat, lentur dan tahan terhadap bahan kimia.

Sistem Pengolahan Air Bersih pada Bak Penampungan Perumahan BTN Lasoani
adalah

B
B
K
F
S
F
R
a
D
a
o
l
e
i
e
n
i
k
a
o
d
l
s
g
s
g
k
i
t
e
u
t
u
u
m
r
r
n
r
l
e
a
v
a
i
a
a
n
s
o
n
b
s
s
t
i
i
u
i
i
a
r
s
s
i
i

Bangunan intake

Bangunan intake ini berfungsi sebagai bangunan pertama untuk masuknya air
dari sumber air.

Bak Prasedimentasi

Bangunan bak prasedimentasi dibentuk secara sederhana yang fungsinya hanya


untuk pengendapan air kotor

Koagulasi dan Injeksi

pada proses ini pengolahan air bersih secara kimia mulai dilakukan

Koagulasi bertujuan untuk memisahkan partikel koloid yang terdapat


pada air kotor

Flokulasi

flok adalah pengotor yang mengendap, tahap ini adalah untuk proses
pengendapan pengotor
Pada proses pembentukan flok masih diperlukan pengadukan tetapi
pengadukan lambat, dan juga diperlukan aliran air yang tenang agar flok
tidak naik lagi
Sedimentasi (Pengendapan)

Unit ini menggunakan prinsip berat jenis

Berat jenis partikel koloid (biasanya berupa lumpur) akan lebih besar
daripada berat jenis air
Pada tahap ini akan terpisah antara lumpur dan air

Filtrasi

Sesuai dengan namanya, untuk menyaring dengan media berbutir

Media yang biasa digunakan antara lain antrasit, pasir silika, dan kerikil

Reservoir

Merupakan tempat penampungan


air bersih sementara sebelum
didistribusikan ke konsumen

Kapasitas reservoir di atas adalah


1000 m3

Distribusi

Permasalahan
Permasalahan yang terjadi pada
system pengaliran air bersih pada kawasan perumahan BTN Lasoani adalah

ketika listrik padam. Karena system pompa menggunakan tenaga listrik sehingga
mengakibatkan ketika listrik padam proses pemompaan air terhenti. Sedangkan
masyarakat di perumahan BTN Lasoani hanya mengharap air yang di alirkan dari
PDAM. Karena tidak semua warga perumahan menggunakan bak penampungan
di rumahnya masing-masing.

Pengaliran Air Kotor

Sanitasi adalah bagian dari system pembuangan air limbah,


yang khususnya menyangkut pembuangan air kotor dari rumah
tangga, dapat juga dari sisa-sisa proses industry, pertanian,
peternakan dan rumah sakit (sector kesehatan).Sanitasi juga
merupakan suatu usaha untuk memberikan fasilitas di dalam rumah
yang dapat menjamin agar rumah selalu bersih dan sehat. Tentunya
tang ditunjang penyediaan air bersih yang cukup, dan pembuangan air
kotoran yang lancar.
Air Limbah adalah air buangan yang dihasilkan dari suatu proses
pruduksi industri maupun domestik (rumah tangga), yang terkadang
kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki
lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis. Dalamkonsentrasi
dan kuantitas tertentu, kehadiran limbah dapat berdampak negative
terhadap lingkungan tertutama kesehatan manusia sehingga dilakukan
penanganan terhadap limbah. Air kotor adalah air bekas pakai yang
sudah tidak memenuhi syarat kesehatan lagi dan harus dibuang agar
tidak menimbulkan wabah penyakit.
Beberapa hal yang
berkaitandengan pengertian dan kegiatan yang berhubungan
dengan limbah cair menurut P 82 tahun 2001yaitu :
a. Air adalah semua air yang terdapat diatas dan dibawah
permukaan tanah, kecuali airlaut dan fosil.
b. Sumber air adalah wadah air yang terdapat diatas dan
dibawah permukaan tanah,seperti, mata air, sungai, rawa,
danau, waduk, dan muara.
c. Pengelolaan kualitas air adalah upaya pemeliharaan air
sehingga tercapai kualitas airyang diinginkan sesuai
peruntukannya untuk menjamin kualitas tetap dalam
kondisialamiahnya.
d. Pengendalian pencemaran air adalah upaya pencegahan dan
penanggulangan pencemaran air serta pemulihan kualitas air
untuk menjamin kualitas air agar sesuaidengan baku mutu air.

e. Pencemaran air adalah masuknya makhluk hidup, zat, energy,


dan atau komponenlain kedalam air oleh kegiatan manusia
sehingga kualitas air turun sampai ketingkattertentu yang
menyebabkan air tidak berfungsi lagi sesuai dengan
peruntukannya.
f. Limbah cair adalah sisa dari sutu hasil usaha dan atau
kegiatan yang berwujud cair.
g. Baku mutu limbah cair adalah, ukuran batas atau kadar
unsure pencemar yangditenggang keberadaannya dalam
limbah cair yang akan dibuang atau dilepas kedalamsumber
air dari suatu usaha atau kegiatan.
Alat pembuangan air kotor dapat berupa :
- Kamar mandi, washtafel, keran cuci
- WC
- Dapur
Air dari kamar mandi tidak boleh dibuang bersama sama dengan
air dari WC maupundari dapur. Sehingga harus dibuatkan seluran
masing masing.
Diameter pipa pembuangan dari kamar mandi adalah 3 (7,5 cm), pipa
pembuangan dari WC adalah 4(10 cm), dan dari dapur boleh dipakai
diameter
2(5cm).pipa pembuangan dapat diletakkan pada suatu shaft, yaitu l
obang menerus yang disediakan untuk tempat pipa air bersih dan pipa
air kotor pada bangunan bertingkatuntuk memudahkan pengontrolan.
Atau dapat dipasang pada kolom-kolom beton dariatas sampai
bawah. Setelah sampai bawah, semua pipa air kotor
harus merupakansaluran tertutup di dalam tanah agar tidak
menimbulkan wabah penyakit dan bau taksedap.Dibawah lantai,
semua pipa sanitasi diberi lobang control, yang sewaktu-waktu
dapatdibuka bila terjadi kemacetan.
Sistem septic tank sebenarnya adalah sumur rembesan atau
sumur kotoran. Septictank merupakan sitem sanitasi yang terdiri dari
pipa saluran dari kloset, bak penampungan kotoran cair dan padat,
bak resapan, serta pipa pelepasan air bersih danudara.
Hal-hal yang yang harus diperhatikan saat pembangunan septic
tank agar tidakmencemari air dan tanah sekitarnya adalah :
1. jarak minimal dari sumur air bersih sekurangnya 10m.
2. untuk membuang air keluaran dari septic tank perlu dibuat
daerah resapan denganlantai septic tank dibuat miring kearah
ruang lumpur.

3. septic tank direncanakan utuk pembuangan kotoran rumah


tangga dengan jumlahair limbah antara 70-90 % dari volume
penggunaan air bersih.
4. waktu tinggal air limbah didalam tangki diperkirakan minimal
24 jam.
5. besarnya ruang lumpur diperkirakan untuk dapat menampung
lumpur yangdihasilkan setiap orang rata-rata 30-40
liter/orang/tahun dan waktu pengambilanlumpur
diperhitungkan 2-4 tahun.
6. pipa air masuk kedalam tangki hendaknya selalu lebih
tinggi kurang lebh 2.5 cmdari pipa air keluar.
7. Septic tank harus dilengkapi dengan lubang pemeriksaan dan
lubang penghawaanuntuk membuang gas hasil penguraian.
PROSES YANG TERJADI PADA SEPTICTANK

Yang sudah diketahui umum, septik tank berfungsi sebagai


tempat penampungan tinja dan semua air limbah yang datangnya dari
toilet, atau istilah sopannya blackwater. Bahwa septik tank menjadi
tempat penampungan tidak salah, Cuma pemahaman ini belum
lengkap.Ini cara pandang yang sudah kuno sebelum konstruksi septik
tank menjadi seperti yang kitalihat saat ini. Itu sebabnya mengapa
konstruksi septik tank tidak menjadi perhatian utama pemilik rumah,
pekerja konstruksi bahkan para perencana bangunan.
Jadi selain sebagai penampung, septik tank sebenarnya
dimaksudkan untuk mengolah air limbah blackwater sebelum
nantinya meresap ke dalam tanah atau dibuang ke pengolahan lebih
lanjur. Kata kuncinya di sinimengolah. Jadi lebih dari
sekedar menampung. Danseptik tank adalah bentuk pengolahan
limbah cair paling sederhana dan dapat dimiliki olehsemua rumah. Di
dalam septik tank yang sederhana itu sesungguhnya terjadi

serangkaian proses biologisdan kimiawi (biokimia) yang sangat rumit


yang melibatkan miliaran mikroba yang secaraalamiah saling berbagi
tugas.
Secara umum, di alam ada 2 kelompok mikroba yakni yang
membutuhkan oksigen (aerob)dan yang tidak membutuhkan oksigen
(anaerob). Sifat mikroba itulah yang dipakai dalamsystem pengolahan
limbah yang juga terbagi menjadi dua, system aerob dan system
anaerob. System aerob bekerja sangat cepat tetapi membutuhkan
energy, sedangkan system anaerob bekerja sangat lambat tapi
menghasilkan energy.Sistem anaerob ini yang salah satunya
diterapkan dalam pembuatan biogas.Di dalam septik tank tidak ada
suplai oksigen (anaerob), sehingga hanya mikroba anaerobsaja yang
bisa hidup. Itu sebabnya septik tank dibuat sedemikian tertutup rapat
sehingga tidakada oksigen yang bisa masuk. Jika ada oksigen yang
masuk, terjadi kekacauan di dalamseptik tank karena sebagian bakteri
anaerob yang terkena kontak dengan oksigen mogok bekerja. Dan
ketika itu terjadi, tahu-tahu septik tank mengeluarkan bau yang tidak
sedap (bautinja yang belum terolah).
Di dalam septik tank, mikroba mengeluarkan enzim dan enzim
itulah yang mengolah limbah.Mereka bekerja sangat lambat namun
pasti, bahkan hingga berbulan-bulan sebelum limbahtersebut terurai
sempurna. Pada situasi normal dalam 2 bulan, hanya 50% limbah yang
dapatdiuraikan dan dalam 5 bulan baru 80%. Dengan kata lain, jika
kita buang air hari ini, hingga 2 bulan ke depan, kotoran kita baru 50%
diolah.
Blackwater mempunyai komposisi kimia yang sangat kompleks
sehingga dipakai konsepumum yang bisa menggambarkan tingkat
polutan, salah satunya COD (Chemical OxygenDemand). Yaitu
banyaknya oksigen yang dibutuhkan agar bahan kimia yang ada
teruraisempurna. Makin tinggi nilai COD, makin tinggi tingkat
pencemarannya. Ini hanya dapatdiukur di laboratorium. Blackwater
memiliki nilai COD sekitar 10.000 (mg/L), limbah daridapur mulai 500,
air sungai di Jakarta ada di sekitar 50, air sungai di pegunungan 0.
Untuk pusat-pusat perdagangan atau hotel, pemerintah mensyaratkan
air limbahnya harus diolah hingga COD nya di bawah 80 sebelum
dibuang ke sungai.
Hasil akhir pengolahan blackwater, salah satunya adalah biogas.
Di dalam biogas sendiri adametana (bahan bakar gas) sekitar 60%,
dan karbondioksida sekitar 35%; Dan sisanya
asam belerang dan amoniak yang menjadi sumber

bau di septik tank. Sekali buang air, kitamenyimpan potensi 1 liter


biogas yang setara dengan tenaga listrik untuk menyalakan lampu5
watt selama 1 jam. Tapi kenyataannya kan sebaliknya,biogas itu
terbuang dan kita malah berkontribusi menyumbang gas metana yang
menyebabkan bumi memanas.Biogas ini memang harus segera
dikeluarkan dari dalam septik tank agar tidak balik meracunimikroba
yang bekerja di dalamnya. Makanya di atas septik tank dibuat pipa
udara yang biasanya berbentuk huruf T. Melalui pipa tersebut biogas
dari dalam septik tank terlepas keudara bebas. Jika tidak ada pipa
udara ini akibatnya bisa sangat fatal. Biogas yang dihasilkanmakin
lama makin banyak, hingga suatu saat mencari jalan keluarnya sendiri
melalui ledakan.

mbah da
mbali k
imbah d
melalu
n,masuk
septictank untuk
diendapkan dan di saring,

proses air li
ri wc sampai ke
e dalam tanah l
ari wc
i salura
ke

kemudian
dialirkan ke drain fieldsehingga dapat masuk ke dalam air tanah.
C.

SUMUR RESAPAN
Sumur Resapan Air merupakan rekayasa teknik konversi air yang
berupa bangunanyang dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai
bentuk sumur gali dengankedalaman tertentu yang digunakan sebagai
tempat penampung air hujan diatas ataprumah dan meresapkannya
ke dalam tanah. Konstruksi Sumur Resapan Air (SRA) merupakan
alternatif pilihan dalam mengatasi banjir banjir dan menurunnya
permukaan air tanah pada kawasan perumahan, karenadengan
pertimbangan

1. Pembuatan konstruksi SRA tidak memerlukan biaya besar.


2. Tidak memerlukan biaya yang besar.

3. Bentuk konstruksi SRA sederhanaManfaat pembangunan Sumur


Resapan Air antara lain :
1. Mengurangi aliran permukaan dan mencegah terjadinya
genangan air, sehinggamengurangi terjadinya banjir dan
erosi.
2. Mempertahankan tinggi muka air tanah dan menambah
persediaan air
3. Mencegah menurunnya lahan sebagai akibat
pengambilan air tanah yang berlebihan.

BAB V
ANALISIS

Kebutuhan air bersih


150 L/hari jumlah pemakaian rata rata tiap orang
Jumlah penghuni rumah 6 orang
Jumlah pemakaian air bersih perhari = jumlah penghuni x jumlah pemakaian rata
rata tiap orang
Jumlah pemakaian air bersih perhari = 6 x 150 = 900 L/hari

Kebutuhan air bersih


150 L/hari jumlah pemakaian rata rata tiap orang
Jumlah penghuni rumah 3 orang
Jumlah pemakaian air bersih perhari = jumlah penghuni x jumlah pemakaian rata
rata tiap orang
Jumlah pemakaian air bersih perhari = 3 x 150 = 450 L/hari

Anda mungkin juga menyukai