Anda di halaman 1dari 14

A S U H A N K E P E R A WAT A N K E L U A R G A T N .

M
DI DUSUN RAJEK WETAN TIRTOADI, MLATI, SLEMAN
YO G YAK ARTA

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Praktik Profesi Ners


Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran UGM
Stase Keperawatan Keluarga

Disusun oleh :
DINA ANDRIANI HUTAGALUNG
99/130180/KU/09554

P R O G R A M S T U D I I L M U K E P E R AWATAN
FAK U LTAS K E D O K T E R A N U G M
Y O G YAK A R TA
2004

PENGKAJIAN KELUARGA
I.

Data Umum
1. Nama Kepala Keluarga

: Tn.Mintohardjo

2. Umur

: 70 thn-an

3. Alamat

: Rajek Wetan RT.02 RW 14 Tirtoadi

4. Pekerjaan KK

: Buruh tani

5. Pendidikan KK

:-

6. Agama

: Islam

7. Suku Bangsa

: Jawa

8. Tanggal Pengkajian

: 27 November 2004

9. Komposisi keluarga
No

Nama

1
Ny.Semiati
2
Eko
3.
Ria
4
Anah
5
Restu
* Ket.: L = Lengkap

JK

Hubungan
dgn KK

Umur

P
Anak
43 thn
L
Cucu
23 thn
P
Cucu
20 th
P
Cucu
13 th
L
Cucu
11 rh
TL = Tidak lengkap/Belum

10. Genogram

Pendidikan

Pekerjaan

SLTP
SMU
SLTP
SD

Buruh
Buruh
Kary.Toko
Pelajar
Pelajar

Keterangan
Laki-laki
Perempuan
Klien
Tinggal dalam 1 rumah
11. Tipe Keluarga

: nuclear family

12. Status Sosial Ekonomi keluarga :


Tulang punggung keluarga adalah Anak dan Cucu ke-2 yang bekerja
sebagai karyawan toko.. Selain itu Ny.S juga menganyam tikar untuk
menambah pendapatan keluarga. Penghasilan perbulan tidak tentu dan
digunakan untuk biaya hidup. Keluarga tidak punya tabungan
13. aktifitas rekreasi keluarga

Tidak pernah rekreasi karena alasan biaya.


II.

Riwayat Tahap Perkembangan Keluarga


1. Tahap Perkembangan Keluarga Saat ini
Keluarga dengan usia lanjut
2. Tugas Perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi tidak ada
3. Riwayat keluarga inti
Tn.M mengeluh sakit kepala, sudah 3 haru, leher terasa kaku. Klien
menyatakan awal sakit adalah ketika makan gulai kambing di acara
perkawinan tetangga, lalu malamnya tidak bisa tidur sehingga akhirnya
pusing sekali. Riwayat hipertensi (+), Katarak (+), Riwayat DM (-)
Ny.S dalam keadaan sehat tetapi Ny.S menyatakan sekarang juga mulai
sering pusing jika sedang stres
Cucu-cucu klien dalam kondisi sehat kecuali cucu terakhir An.R sedang
batuk pilek, tetapi tetap sekolah dan beraktifitas.
4. Riwayat penyakit keluarga sebelumnya
Riwayat penyakit keturunan : asma (-), hipertensi (+), DM (-)

III.

Lingkungan
1. Karakteristik Rumah
Denah Rumah

KM/WC
DAPUR
KMR TDR
ANAK
R.TAMU

R.KLG

KMR
TIDUR

UTAMA

Keterangan :
Rumah semi permanen, berlantai semen halus, halaman kecil, tidak
berpagar. Ventilasi cukup, sinar matahari dapat masuk,rumah tidak
lembab.Kamar mandi/WC di dalam rumah. Kebiasaan BAB di WC.
Sumber air bersih untuk makan dan mandi dari sumur. Kebersihan rumah
cukup
2. Karakteristik Tetangga dan Komunitas
Rumah berdekatan, masing-masing halaman tidak dipagar. Antar
tetangga saling toleransi dan mengenal satu sama lain.
3. Mobilitas geografis keluarga
Cucu bekerja di Yogya dan setiap hari pulang pergi menggunakan
kendaraan bermotor. Ny.S bekerja di sawah orang lain yang tidak jauh
dari rumah. Klien tidak bepergian.
4. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Jarang ikut kegiatan kemasyarakatan seperti arisan. Tetapi jika gotong
royong atau pengajian pasti ikut. Jika diundang ke syukuran juga datang.
5. Sistem pendukung keluarga
Keluarga memiliki jaminan kesehatan/sosial Gakin dari pemerintah
(kartu sehat). Alat transportasi yang dimiliki keluarga sepeda motor.
Jarak rumah dengan Puskesmas tidak terlalu jauh.
IV.

Struktur keluarga

1. Pola komunikasi keluarga


Komunikasi menggunakan bahasa Indonesia dan Jawa. Komunikasi
antar anggota keluarga baik.
2. Struktur peran (formal dan informal)
Suami berperan sebagai pencari nafkah, sedangkan istri sebagai pengatur
rumah tangga
3. Nilai dan norma keluarga
Nilai/norma yang dianut adalah nilai dan norma suku Jawa namun tidak
saklek dan tidak ada yang bertentangan dengan nilai-norma kesehatan
V.

Fungsi Keluarga
1. Fungsi Biologis keluarga
a. Kebersihan perorang
Secara umum, setiap anggota keluarga terlihat rapi dan bersih.
Berpakaian dengan baik. Kuku pendek dan bersih. Anggota
keluarga memakai sandal diluar rumah
b. Penyakit yang sering diderita
Sakit yang sering diderita misalnya batuk, pilek, pusing atau
demam.
c. penyakit keturunan
Hipertensi (+) DM(-),Asma(-)
d. penyakit kronis/menular
cucu terakhir sedang batuk pilek
e. kecacatan anggota keluarga
Tidak ada anggota keluarga yang cacat mental atau fisik.
f.

pola makan
Secara umum keluarga makan 3 kali sehari, makanan bervariasi
dan tidak ada pantangan makanan tertentu. Tidak ada riwayat
alergi makanan.Untuk Tn.M sebenarnya banyak pantangan
tetapi Tn.M selalu tidak mengindahkan. Pantangan hanya
dipatuhi jika sedang sakit. Jika sudah sehat maka Tn.M mulai
mengkonsumsi kembali

g. pola istirahat
Istirahat malam tidak ada masalah, keluarga tidur biasanya
sekitar pukul 21.00-22.00 dan bangun menjelang subuh. Tidur
siang sekali-sekali saja dan biasanya hanya sekitar satu jam.
Tetapi Tn.M mengeluh susah tidur, hanya 3 jam-an dimalam
hari, terutama jika tensi sedang naik atau banyak pikiran
2. Fungsi Psikologis keluarga
a. keadaan emosi
Hubungan antar anggota keluarga baik dan cukup harmonis.
Selama ini tidak ada masalah yang menyebabkan hubungan
antar anggota keluarga menjadi renggang. Keadaan emosi
semua anggota keluarga stabil.
b. pengambilan keputusan
Pengambilan keputusan dominan adalah Tn.M tetapi jika
menyangkut cucu-cucu keputusan lebih dominan diambil oleh
Ny.S.
c. mencari pelayanan kesehatan
Keluarga Tn.M telah memanfaatkan fasilitas kesehatan seperti
Puskesmas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Keluarga
memeriksakan diri apabila sakit dirasa sudah mengganggu
aktivitas sehari-hari.
3. Fungsi sosial keluarga
a. Hubungan antar keluarga
Hubungan dengan anggota keluarga besar baik, terutama
karena rumah saling berdekatan
b. Hubungan dengan orang lain
Hubungan keluarga dengan orang lain/ tetangga baik dan
belum pernah terjadi percekcokan antar tetangga.
c. Kegiatan organisasi sosial

Keluarga jarang ikut kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, karena


alasan kesibukan.
4. Fungsi spiritual keluarga
Keluarga beragama Islam, menjalankan ibadah agama Islam.
5. Fungsi kultural
Keluarga menggunakan adat Jawa namun sudah tidak kaku. Nilai/norma
yang dianut masih dalam batas kewajaran dan tidak bertentangan dengan
kesehatan. Tidak ada hal-hal yang dianggap tabu oleh anggota keluarga.
6. Fungsi perawatan Kesehatan Keluarga
a. Menurut keluarga, masalah kesehatan apa yang sedang
dihadapi keluarga
Tn.M menyatakan masalah yang sedang dihadapi sekarang
adalah pusing dan tidak bisa tidur. Ia memperkirakan tensinya
naik. Tn.M juga mengeluh kataraknya tidak kunjung dioperasi
karena alasan biaya dan dokter tidak memperbolehkan karena
penderita hipertensi..
Ny.S menyatakan takut kena hipertensi juga seperti ayahnya
b. Apa yang dilakukan keluarga dalam menghadapi masalah
kesehatan keluarga ?
Pantang garam jika sedang sakit dan ke Puskesmas.
c. Kemana keluarga meminta pertolongan apabila ada anggota
keluarga yang mengalami masalah kesehatan ?
Ke Puskesmas atau ke dokter jika sakit sudah tidak bisa diatasi.
d. Tindakan apa yang dilakukan keluarga untuk mencegah
timbulnya masalah kesehatan.
Tidak ada tindakan yang dilakukan untuk mencegah penyakit

VI.

Stress dan Koping Keluarga


1. Stressor jangka panjang dan jangka pendek
Saat ini Ny. S menyatakan tidak ada masalah tertentu yang sangat
merisaukan atau sedang dihadapi keluarga.
2. kemampuan keluarga berespon terhadap situasi/stressor
Biasanya kalau ada masalah dibicarakan dan pecahkan bersama. Dalam
hal ini,
3. strategi koping yang digunakan
Berusaha menyelesaikan masalah dan kalau tidak bisa, pasrah saja
terhadap kehendak Tuhan

VII.

Pemeriksaan Fisik
Tn.M
TD; 160/100 mmHg, N= 88 x/menit Suhu : Afebris. KU Baik
Kepala :
Mata : Konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik, refkleks cahaya
+/+
Leher

: pembesaran kelenjar thyroid (-)

Thorax

: Jantung : dbn
Paru : vesikuler, sonor, ketinggalan gerak (-)

Abdomen : distensi (-), peristaltik (+) normal


Ekstremitas : dbn.
Anggota Keluarga yang lain :

Baik

TD:120/80

Baik

Baik

Baik

Baik

Tidak ada

2 Tn.E

Baik

TD:110/80

Baik

Baik

Baik

Baik

Tidak ada

3 Nn.R

Baik

TD:120/70

baik

baik

baik

baik

Tidak ad

4 An.A

Baik

afebris

baik

baik

baik

baik

tidak ada

5 An.R

Baik

afebris

baik

baik

baik

baik

batuk
pilek

VIII. ANALISA DATA

Keluhan
Elimi
nasi

1 Ny.S

Pencer
naan

TTV

Pende
ngaran

KU

Pengliha
tan

N Nama
o

Data
DS :
- Tn.M menyatakan jika sehat
pantangan dimakan lagi
- Tn.M menyatakan ia hanya
tahu bahwa ia sakit hipertensi
- Tn.M menyatakan kataraknya
tidak bisa dioperasi karena
tensi tinggi terus
- Ny.S menyatakan belum tahu
cara mencegah hipertensi

Tipologi
masalah
aktual

DO
- Tn.M dalam keadaan pusing
- TD=160/100, N=88x/mnt
- Riwayat HT (+), katarak (+)
DS :
aktual
- Tn.M
menyatakan
sekarang susah tidur.
- Tn.M menyatakan jika
tidur hanya 3 jam sudah
bangun lagi.
DO
IX.

Masalah

etiologi

Manajemen
regimen
terapeutik tidak
efektif

Kurang
pengetahuan
keluarga mengenai
cara perawatan
anggota dengan
hipertensi, katarak

Perubahan pola Keluarga


tidak
tidur
mengetahui
mengenai
perubahan
yang
terjadi pada proses
menua

Tn.M terlihat mengantuk


Usia Tn.M 70 thn-an
DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Manajemen regimen terapeutik tidak efektif berhubungan dengan
keluarga tidak mengetahui cara perawatan anggota keluarga yang sakit
Hipertensi, katarak
2. Perubahan pola tidur b.d Keluarga tidak mengetahui mengenai
perubahan yang terjadi pada proses menua

X.

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

1. Manajemen regimen terapeutik tidak efektif berhubungan dengan


keluarga tidak mengetahui cara perawatan anggota keluarga yang
sakit Hipertensi, katarak
No
1

Diagnosa
Keperawatan
Manajemen
regimen
terapeutik
tidak efektif
berhubungan
dengan
keluarga tidak
mengetahui
cara
perawatan
anggota
keluarga yang
sakit
Hipertensi,
katarak

Tujuan
Tujuan Umum :
Setelah dilakukan
asuhan
keperawatan
keluarga selama 3
minggu keluarga
dapat merawat
anggota keluarga
dengan Hipertensi,
katarak
Tujuan Khusus :
Keluarga Tn.M
mampu :
1. mengetahui
mengenai
penyakit
Hipertensi,
katarak
2. mengetahui cara
perawatan klien
Hipertensi,
katarak dirumah

Intervensi
Kaji pengetahuan keluarga
tentang penyakit Hipertensi,
katarak dan cara perawatannya
dirumah
Kaji sumber daya, tenaga, biaya,
waktu yang dimiliki keluarga
untuk merawat anak
Diskusikan dengan keluarga
mengenai penyakit Hipertensi,
katarak dan cara perawatan
dirumah agar tidak kambuh
Jelaskan juga pada klien dan
keluarga kondisi klien dan
tindakan yang sebaiknya
dilakukan
Pantau kondisi kesehatan anggota
keluarga selama masa
pembinaan.
Evaluasi pemahaman keluarga
mengenai informasi yang
diberikan
Berikan reinforcement positif
atas keberhasilan keluarga dalam
usaha perawatan yang telah
dilakukan

2. Perubahan pola tidur b.d Keluarga tidak mengetahui mengenai


perubahan yang terjadi pada proses menua
No
2

Diagnosa
Keperawatan
Perubahan
pola tidur b.d
Keluarga tidak
mengetahui
mengenai
perubahan
yang
terjadi
pada
proses
menua

Tujuan
Tujuan Umum
setelah dilakukan
asuhan
keperawatan
keluarga selama
3 minggu klien
mengerti
mengenai proses
menua
Tujuan Khusus
Keluarga Tn.M
mampu :
1.
mengetah
ui proses
menua
2.
mengetah
ui cara
mensiasati
kurang tidur

10

Intervensi
1.

Kaji
pengetahuan keluarga tentang
proses menua

2.

Kaji sumber
daya, tenaga, biaya, waktu,
dan fasilitas/peralatan yang
dimiliki keluarga

3.

Diskusikan
dengan keluarga mengenai
proses menua

4.

Jelaskan
mengenai perawatan lansia:
gizi lansia, PHBS dsb

5.

Anjurkan
keluarga melakukan
perawatan-perawatan pada
yang telah diajarkan

6.

Beri penekanan
ulang kepada keluarga
pentingnya melakukan
perawatan pada lansia

7.

Evaluasi
pemahaman keluarga terhadap
penjelasan perawat

8.

Berikan
reinforcement positif atas
keberhasilan keluarga dalam
usaha perawatan yang telah
dilakukan

XI.

CATATAN PERKEMBANGAN
Dx.1 Manajemen Regimen terapeutik tidak efektif berhubungan dengan
keluarga tidak mengetahui cara perawatan anggota keluarga
dengan Hipertensi dan katarak
NO WAKTU
IMPLEMENTASI
1. Sabtu, 27 Menanyakan kondisi klien
Nov
2004
Mengukur tanda vital
Mengkaji pengetahuan klien dan
keluarga tentang penyakit Hipertensi
dan katarak dan cara perawatannya
dirumah
Mengkaji kebiasaan-kebiasaan
merugikan bagi kesehatan yang
sering dilakukan klien
Memberikan kesempatan kepada
klien dan keluarga untuk bertanya
Memberikan reinforcement positif
atas respon klien

2.

Minggu
5 Des
2004

Menanyakan kondisi klien


berdiskusi dengan keluarga mengenai
penyakit Hipertensi
Berdiskusi mengenai cara perawatan
dirumah agar tidak kambuh

11

EVALUASI
S:
- Tn.M menyatakan
bahwa hipertensi
adalah sakit darah
tinggi dan harus
pantang garam
- Ny.S menyatakan
belum tahu cara
perawatan dengan
hipertensi dan katarak
yang benar dirumah
O:
- TD=160/100
- Tn.M kooperatif
dalam menjawab
pertanyaan perawat
A : Tujuan belum
tercapai
P:
- Kontrak untuk
kunjungan
berikutnya
- Jelaskan tentang
penyakit Hipertensi
dan katarak
- Jelaskan mengenai
cara perawatan
Hipertensi dan
katarakdirumah
S:
- Ny.S menyatakan
baru mengetahui
mengenai
Hipertensi sekarang
- Tn.M menyatakan
bahwa ia akan
mulai mematuhi

Memotivasi klien untuk menerapkan


perawatan setiap hari
Mengevaluasi kembali pemahaman
keluarga terhadap hal-hal yang telah
dijelaskan

Minggu
12 Des
2004

diitnya
O:
-

Klien mampu
menyebutkan cara
perawatan
Hipertensi dirumah
Memberikan reinforcement poitif atas A : Tujuan tercapai
respon klien
sebagian
P:
- Kontrak kunjungan
berikutnya
- Jelaskan mengenai
Katarak dan cara
perawatannya
- Evaluasi
Menanyakan kondisi klien
S:
- Tn.M menyatakan
mengukur tanda vital
informasi yang
diberikan sangat
Menjelaskan pada klien dan keluarga
bermanfaat
mengenai katarak dan cara
O:
perawatannya dirumah
- Tn.M memahami
mengenai penyakit
Mengevaluasi kembali pemahaman
Hipertensi dan katarak
klien atas penjelasan yang diberikan
dan cara perawatannya
perawat
dirumah
A: Tujuan Tercapai
Memberikan reinforcement positif
P:
atas usaha keluarga meningkatkan
- Terminasi
kesehatan

Dx.2 Perubahan pola tidur b.d keluarga tidak mengetahui mengenai


perubahan pada proses menua
NO WAKTU
1. Sabtu
27 Nov
2004

IMPLEMENTASI
Mengkaji pengetahuan keluarga
tentang proses menua
Mengkaji sumber daya, tenaga,
biaya, waktu, dan fasilitas/peralatan
yang dimiliki keluarga
Memberikan kesempatan kepada
keluarga mengenai hal-hal apa saja
mengenai proses menua yang ingin
diketahui

12

EVALUASI
S:
- Tn.M menyatakan
belum tahu proses
menua
O:
- Tn.M banyak bertanya
setelah diberi
kesempatan oleh
perawat
A : Tujuan belum
tercapai

P:
- Kontrak untuk
kunjungan
berikutnya
- Jelaskan mengenai
proses menua
Menjelaskan mengenai perubahan
S:
pada proses menua
- Klien menyatakan
mengerti informasi
Berdiskusi dengan keluarga mengenai
yang diberikan
perawatan lansia
bermanfaat sekali
O:
Menganjurkan klien mengikuti
- Ny. P terlihat tertarik
kegiatan Yandu Lansia
dengan penjelasan
yang diberikan
Menganjurkan keluarga melakukan
A : Tujuan tercapai
perawatan-perawatan yang telah
P:
diajarkan
- Evaluasi
- Terminasi
Memberi reinforcement positif atas
keberhasilan keluarga dalam usaha
perawatan yang telah dilakukan
Memberikan reinforcement positif
atas respon klien

2.

Minggu
12 Des
2004

13