Anda di halaman 1dari 2

PENDAHULUAN

1. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam, kemudian memeriksa


kehadiran siswa.
2. Guru membagi siswa menjadi kelompok-kelompok kecil (4 -5 orang) untuk
menyelidiki dan mendiskusikan topik yang dibahas.
3. Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan beberapa pertanyaan sebagai berikut :
Masih ingatkah kalian, apa yang dimaksud dengan senyawa ion? Bagaimana dengan
senyawa kovalen polar dan kovalen nonpolar?
4. Guru menarik minat siswa terhadap topik yang dipelajari dengan menginformasikan
materi yang akan dipelajari, yaitu: larutan elektrolit dan nonelektrolit.
5. Guru memunculkan permasalahan nyata dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan
dengan materi yang akan dipelajari, dengan mengungkapkan: Pernahkah kalian
mendengar istilah PLTA? Apa itu PLTA?
Mengapa air dapat digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik?
6. Guru membangkitkan terjadinya tanya jawab atau diskusi
7. Guru memberikan tanggapan atau jawaban siswa dengan tidak langsung
membenarkan atau menyalahkan.
KEGIATAN INTI
1. Guru menunjukkan alat-alat yang digunakan dan bahan untuk percobaan yaitu air,
HCl, larutan gula, kloroform, NaOH dan larutan garam.
2. Guru mengarahkan siswa untuk mengambil alat-alat percobaan dan membagikan LKS
pada perwakilan masing-masing kelompok.
3. Guru membimbing siswa dalam melakukan percobaan.
4. Guru membimbing siswa untuk merumuskan konsep
5. Siswa melakukan percobaan sesuai dengan petunjuk di LKS
Tahap Pembentukan Konsep
Fase 1 : Mengumpulkan Data
Dari hasil percobaan yang telah dilakukan, data apa saja yang telah kalian peroleh?
Tiap kelompok, coba tuliskan data yang diperoleh dari hasil percobaan!
Fase 2 : Mengelompokkan
Dari data yang ada di LKS, coba Kalian kelompokkan menurut kesamaan-kesamaan yang
kalian lihat!
Fase 3 : Memberikan Nama
Beri nama untuk masing-masing kelompok!
Tahap Interpretasi Data
Fase 4 : Mengidentifikasi
Dari data yang telah Kalian kelompokkan, apa yang kamu amati dari data tersebut?
Fase 5 : Mengenali Hubungan
Apakah hubungan antara jenis senyawa dengan daya hantar listrik?
Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi daya hantar listrik?
Fase 6 : Menyimpulkan
Dari data-data ini, coba kalian simpulkan apa yang dimaksud dengan larutan elektrolit dan
larutan nonelektrolit?
Tahap Aplikasi Prinsip

Fase 7 : Memprediksi
Apa yang akan terjadi pada:
Daya hantar listrik ketika menggunakan senyawa ion?
Daya hantar listrik ketika menggunakan senyawa kovalen polar?
Daya hantar listrik ketika menggunakan senyawa kovalen nonpolar?
Fase 8 : Menjelaskan
Jelaskan pendapat kalian!
Fase 9 : Menguji Ramalan
Secara umum, dari seluruh kegiatan yang Kalian lakukan, kesimpulan apa saja yang dapat
kalian peroleh?
Coba siapa yang mau memberikan pendapat?

PENUTUP
Pada akhir kegiatan guru memberi penguatan terhadap konsep yang telah dipelajari pada
pertemuan ini.